BUDGETING : Journal of Business. Management and Accounting Volume 3. Nomor 2. Januari-Juni 2022 e-ISSN: 2715-2480 p-ISSN: 2715-1913 DOI: 10. 31539/budgeting. LAPORAN KEUANGAN DISTRIBUTOR MAKANAN BERDASARKAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS MIKRO. KECIL. DAN MENENGAH Etika Dwi Novitasari1. Arik Susbiyani2. Moh. Halim3 Universitas Muhammadiyah Jember1,2,3 Etikadwinovitasarii@gmail. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis laporan keuangan Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember berdasarkan standar akuntansi keuangan entitas mikro, kecil, dan menengah. Metode penelitan ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berdasarkan observasi, wawancara, dokumentasi. Sumber data yang di peroleh dalam penelitian ini adalah dari jenis sumber data primer dan Hasil penelitian menunjukkan. Standar yang digunakan oleh Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember masih belum secara jelas disebutkan. Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember mengakui masih belum begitu mendalam menggunakan standarnya. Simpulan, pencatatan, pengakuan, pengukuran dan penyajian laporan keuangan Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember masih belum sesuai dengan SAK EMKM. Kata kunci: Pencatatan. Pengakuan. Pengukuran dan Penyajian Laporan Keuangan ABSTRACT The purpose of this study was to analyze the financial statements of CV Food Distributors. TKT Bana Food Jember is based on financial accounting standards for micro, small and medium entities. This research method is descriptive qualitative. The data obtained in this study were based on observations, interviews, and documentation. Sources of data obtained in this study are primary and secondary data sources. The results showed, the standards used by Food Distributors CV. TKT Bana Food Jember is still not clearly stated. Food Distributor CV. TKT Bana Food Jember admits that they are still not very deep in using the standard. Conclusion, recording, acknowledging, measuring and presenting the financial statements of CV Food Distributors. TKT Bana Food Jember is still not in accordance with SAK EMKM. Keywords: Recording. Recognition. Measurement and Presentation of Financial Statements PENDAHULUAN Indonesia sebagai negara berkembang tidak terlepas dari kegiatan usaha yang dilakukan oleh individu maupun kelompok. Entitas Mikro. Kecil, dan Menengah (EMKM). Usaha Mikro merupakan kegiatan yang banyak dilakukan masyarakat Indonesia. EMKM sangat berperan penting dalam menciptakan lapangan pekerjaan. BUDGETING : Journal of Business. Management and Accounting 3. :290-299 sekaligus membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran yang ada. Kegiatan EMKM tidak terlepas dari aktivitas akuntansi yang sangat berguna untuk menunjukkan perkembangan atau kondisi keuangan sehingga kelangsungan hidup EMKM dapat terekam dan menjadi bahan untuk mengevaluasi (Adhikara, 2. Tidak dipungkiri bahwa sumber daya manusia juga memiliki andil dalam kemampuan EMKM di dalam persaingan dagang. Permasalahan yang sering dihadapi oleh EMKM berkaitan dengan prospek usaha yang kurang jelas serta visi dan misi, serta perencanaan yangbelum matang. Hal ini terjadi karena EMKM biasanya bersifat menaikan pendapatan, maksudnya EMKM merupakan usaha keluarga, teknologi yang digunakan masih sederhana, akses permodalan sangat minim, dan tidak ada pemisahan modal usaha dan kebutuhan-kebutuhan pribadi (Azizah et al. , 2. Penelitian ini dilakukan pada Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember. Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah ini adalah salah satu usaha yang bergerak pada usaha dagang. EMKM Molreng Jember hanya menyusun laporan laba rugi dan neraca secara sederhana. Artinya penyusunan yang sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro. Kecil Menengah (SAK EMKM) diimplementasikan secara penuh. Sedangkan laporan dalam Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro. Kecil dan Menengah (SAK EMKM) meliputi Laporan Posisi Keuangan, laporan Laba Rugi, dan Catatan Atas Laporan Keuangan. Berdasarkan fenomena research menunjukkan bahwa rendahnya EMKM di Kabupaten Jember yang bisa mengakses dana kredit lunak dari pemerintah. Hal ini disebabkan kurang lengkapnya laporan keuangan yang dibuat oleh EMKM di Kabupaten Jember sehingga menurunkan kepercayaan stakeholder salah satunya pihak bank yang akan memberikan kredit lunak. Pihak bank menggunakan laporan keuangan untuk menilai kelangsungan EMKM yang dijalankan. Apabila EMKM yang diajukan untuk mendapatkan pinjaman kredit lunak tersebut memiliki profit yang tinggi maka berpotensi akan menerima pinjaman yang diberikan pemerintah. Berdasarkan latar belakang maka dilakukan kajian untuk mengetahui penyusunan laporan keuangan pada Entitias Mikro. Kecil, dan Menengah (EMKM) Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro. Kecil dan Menengah (SAK EMKM). BUDGETING : Journal of Business. Management and Accounting 3. :290-299 KAJIAN TEORI EMKM EMKM adalah peluang usaha produktif milik perorangan atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria usaha mikro yang diatur oleh undang undang. Usaha kecil adalah peluang usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang dari perusahaan yang dimiliki, dikuasai atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha besar yang memenuhi kriteria usaha kecil yang telah diatur dalam undang-undang (Tatik. Laporan Keuangan. Laporan keuangan adalah catatan informasi suatu perusahaan pada periode akuntansi yang menggambarkan kinerja suatu perusahaan. Laporan keuangan berguna bagi banker, kreditor, pemilik dan pihak-pihak yang berkepentingan dalam menganalisis serta menginterpretasikan kineerja keuangan dan kondisi perusahaan (Ikatan Akuntansi Indonesia, 2. SAK EMKM Dewan Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (DSAK IAI) tahun 2009 menerbitkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntanbilitas Publik (SAK ETAP) untuk diterapkan pada entitas kecil dan menengah. Akan tetapi, melihat dari kebutuhan standar akuntansi yang lebih sederhana pada entitas mikro kecil dan DSAK IAI juga menerbitkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM). SAK EMKM diberlakukan pada tanggal 1 januari 2018 (ED SAK EMKM, 2. Laporan tentang kondisi keuangan suatu usaha, meliputi informasi tentang aset, liabilitas, dan ekuitas entitas pada pada periode tertentu, serta ditampilkan pada laporan posisi keuangan. Unsur- unsur tersebut didefinisikan sebagai berikut menurut (SAK EMKM, 2. Aset adalah sumber daya yang dikelola oleh entitas sebagai akibat dari kejadian masa lampau dan manfaat ekonomik dimasa depan yang diharapkan akan diperoleh suatu entitas. Liabilitas adalah kewajiban perusahaan yang muncul dari BUDGETING : Journal of Business. Management and Accounting 3. :290-299 kejadian masa lalu yang jika diselesaikan dapat berakibat pada arus keluar sebagai sumber daya entitas yang berisi manfaat ekonomik. Ekuitas adalah hal residual pada aset entitas setelah dikurangi liabilitas. Penghasilan adalah kenaikan manfaat ekonomik selama periode pelaporan dalam bentuk arus kas masuk kewajiban yang mengakibatkan kenaikan pada entitas yang mulanya bukan dari kontribusi penanaman modal. Beban adalah penurunan manfaat ekonomik selama periode pelaporan dalam arus keluar kewajiban yang mengakibatkan penurunan pada entitas yang bukan dikarenakan distribusi pada penanaman modal METODE PENELITIAN Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian dengan pendekatan deskriptif kualitatif adalah metode yang dapat memberikan gambaran yang berkaitan dengan data sesuai dengan fakta yang Didalam penelitian ini tidak dilakukan manipulasi data, hanya peneliti menggambarkan data apa adanya sesuai dengan data dan hasil yang diperoleh. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Data primer yaitu diperoleh secara langsung oleh peneliti dari sumber pertama yang merupakan pemilik EMKM Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember. Selain data primer, peneliti juga menggunakan data sekunder, pengertian dari data sekunder sendiri adalah data yang diperoleh secara tidak langsung atau data yang sudah ada sebelumnya. Sumber dari data sekunder yaitu berupa Laporan laba rugi dan laporan neraca yang dilakukan oleh EMKM tersebut. Proses pencarian serta menyusun secara sistematis dari data diperoleh dari lapangan, nantinya dapat mudah dipahami dan diinformasikan ke orang lain dinamakan analisis data. Penelitian kualitatif disini pada pengolahan data laporan keuangan EMKM Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember, kecamatan mumbulsari kabupaten jember sehingga data dapat menjadi sebuah laporan keuangan yang bermanfaat pada EMKM. SAK EMKM pada penelitian ini digunakan sebagai alat analisis untuk peneliti. SAK EMKM dijadikan standar akuntansi keuangan untuk digunakan dalam menyusun Keuangan pada usaha kecil dan menengah yang kebanyakan belum menerapkan standar dalam pencatatan keuangan. Langkah-langkah penelitian yang dilakukan adalah pertama melakukan BUDGETING : Journal of Business. Management and Accounting 3. :290-299 pengumpulan data diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi terkait dengan lokasi penelitian di Jl. Lerjen Sutoyo 133. Kabupaten Jember. Kedua, mendeskripsikan pencatatan keuangan yang ada di EMKM Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember yang telah dilakukan sampai saat ini. Ketiga, mengidentifiasi aktivitas keuangan pada EMKM Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember. Adapun yang dimaksud dengan aktivitas keuangan yaitu berupa pembelian barangdagangan, pencatatan persediaan, sampai dengan proses penjualan dan laba perusahaan serta transaksi lainnya yang menunjang aktivitas keuangan. Keempat, merekontruksi laporan keuangan dengan mendeskripsikan laporan keuangan EMKM Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember, selanjutnya melakuakan evaluasi definisi, pengakuan, pengakuran, penyajian, dan pengungkapan Standar Akuntansi keuangan Entitas mikro. Kecil dan Menengah (SAK EMKM) yaitu, laporan Posisi Keuangan. Laporan Laba Rugi, dan catatan Atas Laporan Keuangan HASIL PENELITIAN Analisis Data Hasil Penelitian Pencatatan Berdasarkan aturan SAK EMKM, pencatatan laporan keuangan mewajibkan entitas untuk mengganti model pencatatan dari kas basis menjadi akrual basis. Akrual basis yaitu proses pencatatan akuntansi yang dicatat pada saatterjadinya transaksi, meskipun belum menerima ataupun mengeluarkan kas. Berdasarkan hasil penelitian, pencatatan laporan keuangan Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember sudah menggunakan akrual basis, dimana pihak Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember mencatat segala jenis transaksi pada saat terjadinya transaksi tersebut. Hal ini sejalan dengan aturan standar akuntansi yang ada. Jadi dapat disimpulkan untuk pencatatan laporan keuangan sudah sesuai dengan SAK EMKM. Pengakuan dan Pengukuran Berikut ini merupakan format laporan posisi keuangan yang disusun oleh Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember : BUDGETING : Journal of Business. Management and Accounting 3. :290-299 Tabel 1. Neraca CV. TKT Bana Food Jember Desember 2020 Molreng Jember Neraca Untuk Periode Yang Berakhir Pada 31 Desember 2020 Aktiva Liabilitas Aktiva Lancar Utang Usaha Kas Rp. Persediaan Rp. Jumlah Aktiva Rp. Ekuitas Lancar Aktiva Tetap Kendaraan Ak Peny Kendaraan Jumlah Aktiva Tetap Rp. Modal Pemilik Saldo Laba Rp. Rp. (Rp. Prive (Rp. Rp. Jumlah Modal Pemilik Rp. Total Liabilitas Ekuitas Sumber: Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember 2020. Total Aktiva Rp. Rp. Berdasarkan Neraca atau dalam SAK UMKM sekarang adalah Laporan Posisi Keuangan untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2020 menunjukkan bahwa Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember belum sesuai dengan pada SAK EMKM karena tidak menampilkan dalam satu kolom akun-akun pada Laporan Posisi Keuangan untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2020. Distributor Molreng Jember seharusnya menyusun Laporan Posisi Keuangan sesuai dengan SAK UMKM seperti dibawah ini: Tabel 2. Laporan Posisi Keuangan CV. TKT Bana Food Jember Desember 2020 Laporan Posisi Keuangan Distributor Molreng Jember Pada 31 Desember 2020 Aset Lancar Kas Persediaan Total Aset Lacar Rp. Rp. Rp. Aktiva Tetap Kendaraan Ak Peny Kendaraan Total Aset Tetap Rp. Rp. Rp. Jumlah Aset Rp. BUDGETING : Journal of Business. Management and Accounting 3. :290-299 Liabilitas Utang Usaha Ekuitas Modal Saldo Laba Prive Total Equitas Rp. Rp. (Rp. Rp. Total Liabilitas Ekuitas Sumber: Data diolah, 2020. Rp. Berdasarkan Laporan Posisi Keuangan Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2020 menunjukkan bahwa aset lancar yang dicatat oleh Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember terdapat akunkas, dan persediaan. Kas diakui hanya kas yang ada ditangan . ash on han. Untuk kas yang ada di bank hanya owner yang mengetahuidan tidak dicantumkan pada penyajian laporan keuangan. Persediaan diakuisebesar biaya perolehan, segala bentuk persediaan tidak dipisah. Dalam laporan laba rugi, pendapatan disajikan pertama kali, kemudian diikuti dengan beban dan terkahir laba . bersih dihitung setelah pengurangan dari pajak Adapun format laporan laba rugi Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember yakni, sebaga berikut: Tabel 3. Laporan Laba-Rugi CV. TKT Bana Food Jember Desember 2020 MOLRENG JEMBER LAPORAN LABA RUGI 31 DESEMBER 2020 PENDAPATAN Penjualan Rp. Rp. HARGA POKOK PENJUALAN Persediaan Awal Rp. Pembelian Rp. Barang Siap Jual Rp. Persediaan Akhir Rp. Harga Pokok Penjualan Rp. Laba Kotor Rp. BEBAN Beban Listrik Rp. Beban Penyusutan Rp. Kendaraan Beban Lain-lain Rp. Total Beban Laba Bersih Sumber: CV. TKT Bana Food Jember, 2020. (Rp. Rp. BUDGETING : Journal of Business. Management and Accounting 3. :290-299 Berdasarkan Laporan Laba-Rugi untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2020 menunjukkan bahwa Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember sudah sesuai dengan pada SAK EMKM 2016 karena menampilkan akun pendapatan dan akun beban untuk periode yang berakhir pada 31 Desember 2020. Selanjutnya didalam catatan atas laporan keuangan informasi yang disajikan memuat suatu pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dengan SAK EMKM, ikhtisar kebijakan akuntansi dan rician akun tertentu yang berisi penjelasan mengenai transaksi penting dan material, sehingga bermanfaat bagi pengguna untuk memahami laporan Penyajian Berikut ini merupakan tabel daftar laporan keuangan yang harus disajikan oleh CV. TKT Bana Food Jember : Tabel 4. Kelengkapan Laporan Keuangan CV. TKT Bana Food Jember Elemen Lapora Keuangan Lapora Posisi Keuangan Laporan Laba Rugi Catatan Atas Laporan Keuangan Sumber: Data diolah, 2020. Keteranga Ada Ada Tidak Ada Tabel 4. menunjukkan bahwa Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember menyusun 2 dari 3 komponen laporan keuangan yang disyaratkan oleh SAK EMKM. Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember hanya menyajikan laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi. Jadi dapatdilihat bahwa penyajian laporan keuangan Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember belum dapat dinyatakanlengkap menurut SAK EMKM. Berdasarkan informasi yang didapat, laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi sudah dapat memberikan informasi keuangan yang memadai, seperti informasi mengenai keluar masuknya kas. PEMBAHASAN Laporan keuangan merupakan suatu informasi yang menggambarkan kondisi keuangan suatu perusahaan, dan lebih jauh informasi tersebut dapat dijadikan sebagai gambaran kinerja keuangan perusahaan tersebut (Mahardika et al. , 2. Laporan BUDGETING : Journal of Business. Management and Accounting 3. :290-299 keuangan UMKM haruslah memenuhi persyaratan yang di atur dalam SAK EMKM (Sularsih & Sobir, 2. Standar yang digunakan oleh Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember pun belum secara jelas disebutkan. Distributor Molreng Jember mengakui masih belum begitu mendalam menggunakan standarnya. Satu dari tiga laporan keuangan yang harus disusun sesuai SAK EMKM belum dibuat oleh Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember. Laporan tersebut adalah catatan atas laporan Ketidak sesuaian pengakuan, pengukuran dan penyajian laporan keuangan Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember dengan SAK EMKM disebabkan faktor kurangnya pemahaman dan pengetahuan penyusun terkait dengan laporan keuangan, belum dilaksanakannya SOP, terbatasnya SDM, kurangnya pemahaman dan pengetahuan mengenai standar UMKM khususnya penyajian laporan keuangan dan kurangnya pengawasan dari pihak internal. SIMPULAN Berdasarkan pemaparan diatas dapat disimpulkan bahwa pencatatan, pengakuan, pengukuran dan penyajian laporan keuangan Distributor Makanan CV. TKT Bana Food Jember masih belum sesuai dengan SAK EMKM. DAFTAR PUSTAKA