Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi Vol. 9 No. 1 Jan 2025 p-ISSN 2548-8716 Halaman 79 Ae 85 e-ISSN 2599-2791 DOI: 10. 33660/jfrwhs. https://jurnal-d3fis. id/index. php/akfis/article/view/413 Kombinasi Abdominal Stretching Exercise dan Massage Kneading Terhadap Penurunan Nyeri Haid (Dismenore. pada Remaja Putri Combination Of Abdominal Stretching Exercise and Massage Kneading to Reduce Manstrual Pain (Dismenore. in Teenagers Daima Fitria Muslechaty1. Nikmatur Rosidah2. Atika Yulianti3 Universitas Muhammadiyah Malang Korespondensi: nikmaturrosidah@gmail. Dikirim: 2 Jun 2024 Ditinjau: 26 Agu 2024 Disetujui: 3 Okt 2024 Publikasi Online: 11 Okt 2024 ABSTRAK Angka kejadian dismenorea pada remaja masih sangat tinggi dan menjadi salah satu permasalahan yang umum dan sering terjadi pada remaja yang berkaitan dengan organ reproduksi. Salah satu faktor resiko dismenorea usia, lama menstruasi dan akibat penurunan progresteron sehingga terjadi peningkatan hormon prostaglandin yang menyebabkan kontraksi dimiometrium dan menyebabkan vasokontriksi dan iskemia uterus. Jika dismenorea tidak ditangani akan menimbulkan rasa sakit seperti kram perut bagian bawah, nyeri pinggang dan kadang menjalar sampai pada paha sehingga akan mengganggu aktivitas harian salah satunya belajar dan sekolah. Terapi yang dapat dilakukan salah satunya massage dan exercise. Tujuan penelitian ini untuk melihat efektifitas dari abdominal stretching exercise yang dikombinasikan massage kneading pada remaja putri yang mengalami nyeri haid . Metode penelitian kuantitatif pre-eksperimental study design metode one group pretest- posttest design. Teknik sampling menggunakan purposive sampling, dengan 38 responden. Instrument penelitian yang digunakan numeric ratting sacle (NRS). Hasil yang didapat pada uji wilcoxon signed rank test diperoleh P value 0. 000, maka nilai P value <0. dapat disimpulkan terdapat efektivitas sebelum dan sesudah dilakukan kombinasi abdominal stretching exercise dan massage kneading terhadap penurunan nyeri. Kata kunci: Dismenorea. NRS, kombinasi abdominal stretching exercise dan massage kneading. ABSTRACT Incidence of dysmenorrhoea in teenagers is still very high and is one of the common and frequent problems in teenagers related to the reproductive organs. One of the risk factors for dysmenorrhoea is age, long menstruation and due to a decrease in progesterone resulting in an increase in the hormone prostaglandin which causes contraction of the dimyometrium and causes vasoconstriction and uterine ischemia. If dysmenorrhoea is not treated, it will cause pain such as lower abdominal cramps, low back pain and sometimes spreads to the thighs so that it will interfere with daily activities, one of which is studying and going to school. Therapies that can be done include massage and Objective To see the effectiveness of abdominal stretching exercises combined with massage in adolescent girls experiencing dysmenorrhea. Method quantitative pre-experimental study design, one group pretest-posttest design method. The sampling technique used purposive sampling, with 38 respondents. The research instrument used was a numerical ratting sac (NRS). there is a difference before and after with the results obtained in the Wilcoxon signed rank test obtained P value 0. 000 which obtained a P value <0. There is effectiveness before and after the combination of abdominal stretching exercise and massage kneading in reducing pain. Keywords: Dysminorrhoea. NRS, combination of abdominal stretching exercises and kneading massage. PENDAHULUAN Masa remaja proses tahap perubahan dari masa pubertas ke dewasa yang meliput kesiapan psikologis, emosional, sosial maupun fisik . Menstruasi pertama atau menarche pada seorang wanita merupakan salah satu ciri masa pubertas, yaitu suatu tahap perkembangan ditandai oleh matangnya organ seksual yang mencapai potensi reproduksi . Perdarahan vagina berkala disebabkan oleh lepasnya lapisan endometrium rahim saat menstruasi . Ketika menstruasi kebanyakan remaja putri mengeluhkan dismenorea yang merupakan gejala paling umum terjadi pada remaja. Dismenorea adalah keluhan menstruasi yang dirasakan dengan kram abdomen pada area bawah yang terjadi saat haid . Fenomena dismenorea di Asia 74. 5%, di Malaysia 69. 4% dan Thailand 84. 2% . Sedangkan di Indonesia fenomena dismenorea 60%- 70% dengan dismenorea primer 54. 89% dan dismenorea sekunder 45. Pada wilayah Jawa Timur sebanyak 64. 25% dengan 54. Kombinasi Abdominal Stretching Exercise dan Massage Kneading. | Daima Fitria Muslechaty dkk Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi Vol. 9 No. 1 Jan 2025 p-ISSN 2548-8716 Halaman 79 Ae 85 e-ISSN 2599-2791 DOI: 10. 33660/jfrwhs. https://jurnal-d3fis. id/index. php/akfis/article/view/413 dismenorea primer sisanya 9. 36% merasakan dismenorea sekunder . Dari 90% remaja putri mengalami masalah menstruasi dan lebih 50% mengalami dismenorea primer . Faktor yang mempengaruhi dismenorea adalah umur, usia menarche, lama menstruasi, kegiatan olahraga, riwayat keluarga dan stress . Faktor lain penyebab dismenorea akibat penurunan hormon progesterone sehingga prostaglandin meningkat dan terjadi kontraksi miometrium. Dismenorea dikaitkan dengan nyeri akibat kram otot di abdomen area bawah, mungkin saja merembet ke daerah pinggang sepanjang paha . Nyeri dirasakan dengan tanda yang lain mual, muntah, diare, nyeri kepala, pusing, kelelahan, nyeri payudara dan lemas. Dismenorea mempunyai dampak negatif karena nyeri yang dirasakan telah mengurangi fokus sehingga aktivitas seharinya dan belajarnyakan terganggu dan terkadang tidak masuk sekolah. Biasanya, cara tercepat dalam mengatasi persoalan tersebut dengan mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid yang mengurangi sintesis jalur siklooksigenase, mengurangi sintesis prostaglandin dan tromboksan. Ibuprofen satu diantara NSAID sering dipakai, tetapi jika dikomsumsi jangka panjang akan menimbulkan efek samping obat itu sendiri. Selain mengkomsumsi obat yang akan menimbulkan efek samping ada intervensi lain yang dapat dilakukan seperti TENS, infra merah, akupuntur, kompres air hangat, exercise dan massage. Abdominal Stretching Exercise (ASE) latihan fisik yang dapat dilakukan untuk mengurangi disminorea saat menstruasi. ASE dapat meringankan kram dengan meningkatkan sirkulasi darah, dan merangsan hormone endorphin yang bertindak sebagai pereda nyeri alami. Selain menurunkan nyeri ASE dibuatkan khusus untuk meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi kram otot , menambah kekuatan, daya tahan dan fleksibilitas otot. Massage kneading teknik pijat dengan cara meremas dan diberikan tekanan . pada pagian kulit menggunakan telapak tangan maupun jari-jari tangan. Massage kneading diberikan pada daerah suprapubis dengan menggunakan teknik palmar kneading dengan tekanan ringan untuk membantu melancarkan aliran darah untuk mengurangi iskemia otot yang kontraksi . Berdasarkan penjelasan diatas, ketika remaja putri mengalami mestruasi pada area suprapubic terkadang ke pinggang hingga area paha mengalami nyeri akibat kram otot. Pada massage kneading memberikan rileksasi dan abdominal stretching exercise dapat merangsang hormone endorphine. Maka dari itu peneliti ingin meneliti terkait kombinasi abdominal stretching exercise dan massage kneading untuk melihat pengaruh penurunan nyeri haid . pada remaja putri pondok pesantren unggulan tahfidz dan sains darussalam. METODE PENELITIAN Desain penelitian kuantitatif pre-eksperimental study design metode one group pretestposttest design. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Populasi sebanyak 42 dengan 38 sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi. Kriteria inklusi siswi yang sudah mengalami menstruasi, berusia 13- 19 tahun, yang bersedia menjadi responden penelitian dan melakukan abdominal stretching exercise dan massage kneading. Kriteria ekslusi 12 tahun kebawah, menggunakan obat pereda nyeri, tidak hadir saat penelitian dan siklus haid lebih dari 35 Responden menandatangi informed consent sebagai perlindungan antara responden dan Dilakukan uji shapiro wilk yang didapatkan P value <0. 005 maka data tidak normal sehingga dilanjutkan uji statistic nonparametric yaitu wilcoxon signed rank test. Abdominal stretching exercise diberikan 10- 15 menit dengan 5 kali seminggu selama 4 minggu dengan gerakan cat stretching, lower abdominal stretching, hip stretching, bridge position, lower trunk rotation dan curl up. Massage kneading diberikan pada daerah suprapubic selama 5 menit. Instrument penelitian yang digunakan numeric ratting sacle (NRS) untuk memperoleh data intensitas nyeri pretest Ae posttest setelah dilakukan kombinasi abdominal stretching exercise dan massage kneading. Pada penelitian ada 3 orang yang membantu yaitu examiner yang meng-assesment responden, asesor yang mengukur numeric ratting scale (NRS) pre dan post dan physical terapis yang memberikan intervensi. Kombinasi Abdominal Stretching Exercise dan Massage Kneading. | Daima Fitria Muslechaty dkk Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi Vol. 9 No. 1 Jan 2025 p-ISSN 2548-8716 Halaman 79 Ae 85 e-ISSN 2599-2791 https://jurnal-d3fis. id/index. php/akfis/article/view/413 DOI: 10. 33660/jfrwhs. HASIL DAN PEMBAHASAN Data karakteristik responden pada remaja putri pondok pesantren tahfidz dan sains darussalam, berikut tabel distribusi pada penelitian Tabel 1 karakteristik responden remaja putri pondok pesantren unggulan tahfidz dan sains Darussalam Variabel Mean Lama menstruasi Ket: N=Jumlah sampel. sd=Std. Deviation Menurut tabel 1 dapat dianalisa distribusi usia responden adalah 38 responden nilai mean 45 dengan sd 1. 856, distribusi lama menstruasi adalah 38 responden dengan mean 7. 16 dengan 495, distribusi intensitas nyeri sebelum intervensi adalah 38 responden dengan mean 5. dengan sd 1. 630 dan intensitas nyeri sesudah intervensi adalah 38 responden dengan mean 3. dengan sd 0. Tabel 2 uji normalitas data disminorea pada remaja putri pondok pesantren unggulan tahfidz dan sains darussalam P value Normalitas Pre-test <0. Post-test Wilcoxon signed rank test Pretest-postest <0. Ket:uji = uji sapiro wilk . N= jmlh sampel. 2 taile. a=nilai sig Menurut tabel 2 hasil dari uji normalitas diatas menggunakan shapiro-wilk, sebelum dilakukan intervensi diperoleh nilai statistic 0. 896 dari 38 sampel diperoleh nilai signifikan 0. 002 dan sesudah dilakukan intervensi dengan 38 sampel diperoleh niali signifikan 0. 000, maka hasil P value <0. 005, diambil kesimpulan bahwa data berdistribusi tidak normal. Selanjutnya digunakan uji statistic nonparametric yaitu wilcoxon signed rank test. Berdasarkan dari uji wilcoxon signed rank test didapat asymp. Sig. -taile. 000 diperoleh <0. 005 maka h0 diterima, berarti ada efektivitas pretest dan posttes dilakuan kombinasi abdominal stretching exercise dan massage kneading terhadap penurunan nyeri haid . pada remaja putri pondok pesantrean unggulan tahfidz dan sains darussalam, dan h1 ditolak yang dimana tidak ada efektivitas pretest dan postest dilakuan kombinasi abdominal stretching exercise dan massage kneading terhadap penurunan nyeri haid . pada remaja putri pondok pesantrean unggulan tahfidz dan sains Berdasarsakan tabel 1 distribusi usia responden adalah 38 responden nilai mean 15. dengan sd 1. Pada penelitian ini rentang usia antara 13 Ae 19 tahun yang merupakan remaja tengah menuju remaja akhir. Pada tahap tersebut remaja tumbuh dan berkembang secara fisik dengan cepat khususnya masa pubertas, salah satu tandanya yaitu menstruasi, pada saat menstruasi keluhan yang sering dialami yaitu nyeri haid . , yang dimana dismenorea lebih sering terjadi pada umur tersebut . Hal ini juga berkaitan dengan dengan hormon prostaglandin yang semakin meningkat, semakin bertambah usia pembentukan hormon semakin sempurna bersamaan dengan perkembangan alat reproduksi . Berdasarkan distribusi lama menstruasi adalah 38 responden dengan mean 7. 16 dengan sd Faktor lain penyebab disminorea pada usia remaja yaitu tingkat stress akibat dari sekolah atau bekerja, kurangnya olahraga dan juga lama menstruasi, normalnya lama menstruasi antara 37 hari. Lama menstruasi setiap orang tidak sama dikarena faktor keadaan berbeda antara lain hormon yang diproduksi tubuh, jumlah nutrisi yang dikomsumsi, kegiatan harian, kondisi Kombinasi Abdominal Stretching Exercise dan Massage Kneading. | Daima Fitria Muslechaty dkk Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi Vol. 9 No. 1 Jan 2025 p-ISSN 2548-8716 Halaman 79 Ae 85 e-ISSN 2599-2791 DOI: 10. 33660/jfrwhs. https://jurnal-d3fis. id/index. php/akfis/article/view/413 psikologis, dan kualitas stres yang dirasakan. Pada dasarnya saat tubuh mengalami stres, hormon-hormon dalam tubuh tidak bekerja seefektif biasanya. Semakin Lama menstruasi membuat uterus semakin kerap kontraksi dan prostaglandin yang dikeluarkan banyak juga . Nyeri yang dirakan ditimbulkan karena produksi prostaglandin berlebihan, ketika kontraksi uterus yang konstan menimbulkan suplai darah menuju uterus terputus sehingga mengalami dismenorea . Berdasarkan distribusi intensitas nyeri sebelum intervensi adalah 38 responden dengan 13 dengan sd 1. 630 dan intensitas nyeri sesudah intervensi adalah 38 responden dengan 05 dengan sd 0. Ketika seorang remaja mengalami menstruasi, otot- otot daerah perut dan panggul terasa tegang akibat kontraksi uterus yang terus menerus, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman atau nyeri haid . Selama dismenorea peningkatan kontraksi rahim karena kenaikan hormone prostaglandin yang menyebabkan vasokontraiksi pada uterus terjadi iskemia dan kram pada abdomen area bawah sehingga terjadi rangsangan rasa nyeri ketika menstruasi . Rasa nyeri pada remaja sangat bermacam dari nyeri ringan ke berat, nyeri yang dirasakan bisa hanya beberapa jam dan ada yang sampai berhari- hari. Perlakuan pemberian kombinasi abdominal treatching exercise selama 10-15 menit dan massage . kneading pada daerah suprapubis selama 5 menit, yang dimulai latihan saat menstruasi dengan 1 minggu 5 kali pertemuan selama 4 minggu, didapatkan hasil intensitas nyeri haid sebelum dilakukan intervensi intensitasnya nyerinya berada di nyeri ringan ke berat setelah dilakukan intervensi intensitas nyeri sebagian besar berada dinyeri ringan dan sisanya berada dinyeri sedang. Abdominal stretching exercise merupakan olahraga yang dapat meproduksi hormon endrofin yang dapat menurunkan nyeri haid . secara alami . Dengan gabungan 6 gerakan yang abdominal stretching exercise dapat menurunkan nyeri kram otot ketika menstruasi . , meningkatkan kebugaran, mengoptimalkan kemampuan berfikir, dan meningkatkan relaksasi mental dan fisik. Jika dilakukan secara rutin dan teratur lebih cepat menurunkan nyeri disminorea, selain itu juga dapat menambah kekuatan otot, daya tahan, fleksibilitas otot dan juga merileksasikan tubuh. Olahraga menyebabkan produksi endorfin di otak dan spinal cord, yang bisa menurunkan rasa sakit. Dibandingkan wanita yang hanya duduk diam, mereka yang berolahraga mempunyai dampak manfaat yang lebih tinggi dan prevalensi dismenore yang lebih Latihan peregangan perut merupakan salah satu jenis olahraga yang membantu mengurangi kram menstruasi. Dalam penelitian Fitrianingsih . melakukan olahraga atau latihan abdominal stretching dilakukan rutin 3- 5 kali selama 1 minggu dengan rentang waktu 15- 60 menit tanpa menibulkan keluhan nyeri dan pusing menjadi proses aliran darah meningkat keseluruh organ terutama uterus yang menimbulkan disminorea berkurang. Dalam penelitian Aida Rachmawati . masih tidak ada aturan waktu maupun frekuensi yang pasti dalam melakukan stretching untuk mengurangi nyeri disminorea, tetapi dengan melakukan abdominal stretching dengan konsisten menimbulkan penurunan nyeri haid karena pembuluh darah tubuh akan membesar dalam jumlah dan ukuran serta menyalurkan darah ke seluruh bagiannya termasuk organ reproduksi sehingga nyeri haid menurun. Massage kneading merupakan seni pinjat yang menggunakan telapak tangan dengan diberikan pressure. Pijat ini berfungsi dapat mengurangi nyeri disminorea . Efek fisiologis dari pijatan ringan yang dilakukan dapat meringankan kram otot yang berkontraksi ketika menstruasi sehingga otot tersebut menjadi lebih rilax. Melakukan massage ringan setiap hari cenderung dapat mengurangi nyeri haid dengan merangsang hormon endhorphin sehingga responden merasa nyaman dan rileks dan nyaman . Didalam penelitian Selli Junita . pemeberian massage dengan pressure selama 5 hari berturut turut dapat meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi ketegangan dan juga membantu merileksasi tubuh. Hasil pada penelitian ini sejalan dengan Putri Lisdiana . memberikan massage kneading pada remaja yang mengalami disminorea menunjukkan hasil ada penurunan intensitas nyeri karena pijat kneading Kombinasi Abdominal Stretching Exercise dan Massage Kneading. | Daima Fitria Muslechaty dkk Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi Vol. 9 No. 1 Jan 2025 p-ISSN 2548-8716 Halaman 79 Ae 85 e-ISSN 2599-2791 DOI: 10. 33660/jfrwhs. https://jurnal-d3fis. id/index. php/akfis/article/view/413 membuat area yang mengalami iskemik dapat memperoleh oksigen yang dibutuhkan karena terjadi kenaikan jumlah kapilaritas pembuluh darah, oksigen dan nutrisi. Antara abdominal stretching exercise dan massage kneading dapat membuat otot rileks dan melancarkan aliran darah pada abdominal akibat dari nyeri haid . Namun abdominal streatching exercise dan massage kneading memiliki mekanisme tersendiri dalam mengurangi nyeri haid . Latihan yang menargetkan otot-otot perut, panggul, dan pinggang dikenal dengan sebutan latihan peregangan perut. Latihan-latihan ini memberikan rasa nyaman pada tubuh dan aliran darah dan oksigen ke otot-otot di sekitar perut meningkat, yang pada gilirannya membantu oksigen mencapai pembuluh darah yang mengalami vasokonstriksi dan iskemia serta mengurangi nyeri haid. Abdominal Stretching latiahan yang fokus pada peregangan otot perut, panggul dan Laihan ASE dapat merilekskan dan meningkatkan alirah darah oksigen ke otot-otot disekitar perut, dapat membantu melancarkan aliran oksigen mencapai pembuluh darah saat terjadi vasokontriksi dan iskemi, sehingga rasa disminorea menurun. Selain menurunkan disminorea abdominal stretching exercise membuat kekuatan , daya tahan, fleksibilitas otot meningkat dan memicu efek relaks yang memicu pengeluaran hormone endorphin sehingga menumbuhkan rasa Semanta dengan adanya massage kneading dapat meningkatkan kapilaritas pembuluh darah yang dapat meningkatkan aliran pembuluh darah, oksigenasi dan nutrisi ke jaringan yang mengakibatkan pembuluh darah yang awalnya mengalami iskemia menjadi terpenuhi kebutuhan Maka sebab itu, kombinasi dari kedua intervensi ini menjadi stimulus yang maksimal untuk membantu mengurangi nyeri haid . SIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian kombinasi abdominal stretching exercise dan massage kneading pada remaja putri pondok pesantren unggulan tahfidz dan sains darussalam didapatkan Rata rata usia 45 dengan sd 1. 856, lama menstruasi 7. 16 dengan sd 0. 495, intensitas nyeri sebelum diberikan ntervensi 5. 13 dengan sd 1. 630, intensitas nyeri sesudah diberikan intervensi 3. dengan sd 0. 868, dan hasil uji wilcoxon signed rank tes didapat P value <0. 005 yang dimana ada efektivitas sebelum dan sesudah dilakuan kombinasi abdominal stretching exercise dan massage kneading terhadap penurunan nyeri haid . pada remaja putri pondok pesantrean unggulan tahfidz dan sains Darussalam yang dengan dosis 1 minggu 5 kali selama 4 minggu. DAFTAR PUSTAKA