Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen e-ISSN: 2461-0593 PENGARUH PROFITABILITAS. LIKUIDITAS. DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PERTAMBANGAN BATU BARA Dewi Aprillia Sari dewwiaprillia@gmail. Bambang Hadi Santoso Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya ABSTRACT This research aims to identify, analyze, and examine the effect of profitability, liquidity, and firm size on the firm value of Coal Mining companies. Furthermore, the profitability was measured by Return On Asset (ROA). liquidity was measured by Current Ratio (CR), and firm size was measured by Ln (Total Asse. The research applies quantitatively. Moreover, the population comprises all Coal Mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). The data collection technique used purposive sampling, in which the sample was based on the criteria given. In line with that, there were 11 companies as samples. Therefore, 44 data observations were analyzed during 2020-2023. The data analysis technique used multiple linear regression with SPSS 26 version. In addition, the result shows that profitability (ROA) has a negative and significant effect on firm value. Likewise, liquidity (CR) negatively and significantly affects firm value. However, firm size (Siz. has a positive and significant effect on firm value. Keywords: profitability, liquidity, firm size, and firm value. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan menguji pengaruh profitabilitas, likuiditas, dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan di sektor perusahaan pertambangan batu Dalam penelitian ini profitabilitas diukur dengan Return On Asset (ROA). Likuiditas diukur dengan Current Ratio (CR), dan Ukuran Perusahaan diukur dengan Ln (Total Asse. Jenis penelitian ini penelitian kuantitatif. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sampel penelitian dipilih dengan metode purposive sampling, yaitu pemilihan sampel dengan kriteria tertentu yang telah ditetapkan. Lalu, diperoleh 44 data observasi sebanyak 11 perusahaan yang dianalisis memenuhi kriteria selama periode 2020-2023. Teknik analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa profitabilitas (ROA) memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Begitu pula likuiditas (CR) yang memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Sedangkan, ukuran perusahaan (Siz. memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Kata kunci: profitabilitas, likuiditas, ukuran perusahaan, nilai perusahaan. PENDAHULUAN Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan kekayaan alam yang melimpah, di antaranya sektor pertambangan batu bara. Serta menjadi salah satu negara eksportir batu bara terbesar di dunia. Subsektor batu bara mempunyai peran penting sebagai salah satu sektor unggulan di Bursa Efek Indonesia (BEI), baik dari segi kapitalisasi pasar maupun jumlah emiten yang terdaftar untuk memberikan kontribusi positif dan signifikan bagi perekonomian Perusahaan yang bergerak di subsektor ini berperan penting dalam memenuhi kebutuhan energi baik domestik maupun internasional. Dalam kontribusinya sektor pertambangan batu bara turut menyumbang sebagian besar Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di subsektor mineral dan batubara di sektor ESDM. Menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) . , realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor ESDM tahun 2023 mencapai Rp300,3 triliun dengan subsektor mineral dan batubara yang berkontribusi sebesar Rp173 triliun, atau lebih 58% dari Pengaruh Profitabilitas. Likuiditas. Dewi Aprillia Sari. Bambang Hadi Santoso total PNBP sektor ESDM. Dengan perkembangan ini, sektor pertambangan batu bara berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata, terutama di wilayah Dalam beberapa tahun terakhir, industri pertambangan batu bara Indonesia mengalami pertumbuhan yang sangat pesat dibandingkan dengan negara pesaingnya, terutama di pasar Jepang seperti China ditunjukkan dengan jumlah dan nilai ekspor batu bara di bawah ini yang diambil dari Badan Pusat Statistik: 000,00 Volume Ekspor Batu Bara Tahun 2015-2023 000,00 000,00 000,00 2017 Berat 2018 bersih 2019 :A2020 Gambar 1 Volume Ekspor Batu Bara Indonesia Tahun 2015-2023 Sumber: Badan Pusat Statistik, 2024 (Diola. Berdasarkan pada Gambar 1. volume ekspor batu bara Indonesia menunjukkan tren peningkatan yang konsisten selama periode 2020 hingga 2023, tercatat tahun 2020 volume ekspor batu bara sebesar 341. 55 juta ton, di tahun 2021 mencatat sebesar 345. 45 juta ton, di tahun 2022 mencatat sebesar 360. 11 juta ton, dan di tahun 2023 mencatat sebesar 379. 71 ton. Dari data yang ditunjukkan pada tahun 2023, volume ekspor batu bara Indonesia mencapai 379,71 juta ton, meningkat 5,44% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ekspor ini mencerminkan tingginya permintaan global, khususnya dari negara-negara seperti China. India, dan Jepang, yang masih mengandalkan batu bara untuk kebutuhan energi dan industri. Namun, sebagai eksportir utama. Indonesia juga rentan terhadap fluktuasi harga batu bara di pasar internasional. Faktor-faktor seperti perubahan kebijakan energi global, transisi menuju energi terbarukan, serta dinamika geopolitik dapat mempengaruhi permintaan dan harga batu bara. Berikut kondisi yang menunjukkan rata-rata harga batu bara dapat diulas pada Gambar 2: Gambar 2 Grafik Kenaikan Harga Komoditas Batu Bara 2020-2024 Sumber: International Coal Price CNBC Indonesia, 2024 Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen : Volume 15. Nomor 4. April 2026 Berdasarkan Gambar 2. rata-rata harga batu bara tahun 2023 mencapai US$ 172,05 per ton, jauh di bawah rata-rata tahun 2022, yang berjumlah US$ 345,4 per ton. Meskipun demikian, rata-rata harga batu bara pada tahun 2022 masih jauh lebih tinggi dibandingkan dengan periode sebelum perang Rusia-Ukraina, ketika harga berada di bawah USD 100 per ton. Penurunan signifikan harga batu bara ini memberikan dampak negatif bagi Indonesia, yang menggantungkan sekitar 14Ae15 persen pendapatannya pada ekspor batu bara. Melemahnya harga batu bara juga akan berdampak pada pengurangan pendapatan perusahaan batu bara. Pendapatan perusahaan yang stabil atau meningkat dari waktu ke waktu menciptakan kepercayaan di kalangan investor, sehingga berkontribusi pada peningkatan nilai pasar Perusahaan yang laju pertumbuhan pendapatan yang tinggi biasanya mempunyai nilai yang lebih tinggi dibandingkan perusahaan stagnan (Damodaran, 2. Menurut Koller et al. , investor menilai perusahaan berdasarkan pendapatan yang dapat menciptakan arus kas bebas . ree cash flo. untuk diinvestasikan kembali atau didistribusikan sebagai dividen. Pendapatan tinggi yang konsisten meningkatkan minat investor sehingga menaikkan nilai perusahaan. Menuurt Harmono . , mengungkapkan nilai perusahaan yakni indikator kinerja perusahaan yang tercermin dalam harga pasar saham, yang dipengaruhi oleh mekanisme ketersediaan dan kebutuhan pasar modal. Semakin besar kapitalisasi pasar saham perusahaan mengindikasikan minat yang tinggi bagi investor dalam mengambil keputusan untuk menanamkan modal perusahaan. Semakin tinggi nilai perusahaan, semakin tinggi pula kesejahteraan investor (Suroto, 2. Dalam menjalankan bisnisnya, nilai perusahaan memiliki peran krusial karena mencerminkan persepsi publik terhadap kinerja perusahan. Peningkatan nilai saham perusahaan di pasar modal adalah salah satu cara untuk mendapatkan keuntungan yang diinginkan. Untuk memenuhi kepentingan para stakeholder, perusahaan melakukan berbagai tindakan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Menurut Harjito dan Martono . , suatu perusahaan mempunyai tujuan ingin mendapatkan profit yang maksimal. Dengan profit maksimal perusahaan dapat terus berkembang dan meningkatkan nilai perusahaannya. Akibatnya, pemegang saham akan mendapatkan manfaat dari nilai perusahaan yang paling tinggi (Fama dan French, 1. , setiap perusahaan dapat mencapai tujuan optimalisasi nilai perusahaan jika fungsi manajemen keuangan berjalan dengan baik. Nilai perusahaan dipenelitian ini dianalisis melalui rasio harga saham terhadap price to book value (PBV), alat yang telah lama dipakai oleh investor menilai guna mencari saham yang dianggap undervalued atau murah. Para analis sekuritas sering menggunakan PBV untuk mengestimasi harga saham di masa mendatang (Ramadhani et al. , 2. Untuk mengetahui lebih lanjut nilai perusahaan maka berikut ini ditunjukkan nilai perusahaan pertambangan batu bara selama 4 tahun memakai perhitungan price to book value (PBV). Berdasarkan perhitungan tabel 1 menunjukkan perusahaan pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode empat tahun mulai dari tahun 2020 hingga 2023 mengalami perubahan atau fluktuasi yang bervariasi. Menurut Jason . , mengemukakan bahwa kriteria penilaian PBV < 1,0 dianggap sangat menarik karena memberi gambaran harga pasar saham lebih rendah dibanding nilai aset bersihnya, sehingga saham tersebut dinilai undervalued dan memiliki potensi keuntungan di masa depan. Mengacu hal tersebut diketahui PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) adalah perusahaan nilai PBV paling menarik di mata investor dibandingkan perusahaan lain memiliki rata-rata sebesar 0,360 dengan rata-rata keseluruhan industri batu bara sebesar 7,001. Sedangkan PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk (AIMS) merupakan perusahaan dengan nilai PBV yang paling tidak menarik dimata investor karena nilai PBV lebih dari 1 memiliki rata-rata 28,784 dengan ratarata keseluruhan industri batu bara sebesar 7,001. Pengaruh Profitabilitas. Likuiditas. Dewi Aprillia Sari. Bambang Hadi Santoso Tabel 1 Perhitungan Nilai Perusahaan Pertambangan Batu Bara Tahun 2020-2023 Dengan Proksi PBV Rata-Rata PBV . alam kal. Kode Perusahaan AIMS 2,549 5,746 2,909 103,930 28,784 BESS 1,353 11,966 1,318 1,034 3,918 CNKO -0,389 -0,366 -0,349 -0,337 -0,360 DWGL -27,377 12,808 11,232 6,862 0,881 FIRE 5,518 2,198 1,123 0,781 2,405 PTBA 1,855 12,835 1,466 1,300 4,364 SGER 5,013 5,054 2,394 5,699 4,540 SMMT 0,647 0,778 2,013 3,664 1,776 TCPI 24,449 32,624 24,120 17,594 24,697 TEBE 1,039 1,003 1,036 0,922 1,000 PKPK 0,802 2,939 14,533 1,775 5,012 Rata-Rata 1,405 7,962 5,618 13,020 7,001 Sumber: Laporan Keuangan, 2024 (Diola. Kemudian, dilihat selama periode 2020-2023 diketahui di tahun 2020 nilai rata-rata PBV perusahaan pertambangan batu bara yakni 1,405 kali dan terdapat lima perusahaan dengan PBV < 1, yaitu PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk (AIMS) sebesar 2,549 kali . PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) sebesar -0,389 kali. PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) sebesar -27,377 kali . PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) sebesar 0,647 kali, dan PT Perdana Karya Perkasa Tbk. (PKPK) sebesar 0,802 kali. Nilai PBV < 1 yang dimiliki dari beberapa perusahaan pertambangan batu bara disebabkan adanya COVID-19 yang mempengaruhi permintaan batu bara global. Pada tahun 2021 nilai rata-rata PBV perusahaan pertambangan batu bara sebesar 7,962 kali dan terdapat tiga perusahaan dengan PBV < 1, yaitu PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk (AIMS) sebesar 5,746 kali. PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) sebesar -0. 366 kali. PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) sebesar 0,778 kali. Selanjutnya, pada tahun 2022 nilai rata-rata PBV sebesar 5,618 kali dan terdapat dua perusahaan dengan PBV < 1, yaitu PT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk (AIMS) sebesar 2,909 kali dan PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) sebesar -0,349 kali. Di tahun 2023 nilai rata-rata PBV sebesar 13,020 kali dan terdapat satu perusahaan dengan PBV < 1, yaitu PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO) sebesar 0. 337 kali. Beberapa perusahaan pertambangan batu bara yang memiliki PBV < 1,0 dianggap sangat menarik bagi investor karena mengindikasikan bahwa saham tersebut dinilai undervalued dan memiliki potensi keuntungan di masa depan. Berbagai aspek yang mempengaruhi nilai perusahaan, yakni profitabilitas, likuiditas, dan ukuran perusahaan. Profitabilitas digambarkan daya saing perusahaan dalam menghasilkan keuntungan, semakin besar tingkat profitabilitas suatu perusahaan makin tinggi pula kinerja Menurut Brigham dan Ehrhardt . , profitabilitas dianggap penting untuk menentukan berbagai kebijakan dan keputusan penting yang dilakukan oleh perusahaan. Tingkat profitabilitas perusahaan yang besar akan mengurangi penggunaan pendanaan berupa hutang (Brigham dan Joel, 2. Tingkat profitabilitas perusahaan berkorelasi positif dengan tingkat struktur modal yang lebih kecil. Efek gabungan dari likuiditas ditunjukkan dalam profitabilitas, aset manajemen, dan utang operasional (Gitman dan Zutter, 2015:. Informasi tentang profitabilitas juga digunakan oleh investor untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan dan mengurangi ketidakpastian serta risiko yang mungkin terjadi, sehingga keputusan yang diambil diharapkan selaras dengan tujuan yang diinginkan. Jika nilai profitabilitas suatu perusahaan lebih tinggi, investor akan lebih berminat untuk menyalurkan investasi. Semakin banyak investor yang tertarik pada saham suatu perusahaan, semakin tinggi nilai perusahaan tersebut. Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen : Volume 15. Nomor 4. April 2026 Profitabilitas pada penelitian ini akan dihitung dengan proksi Return On Asset (ROA), yaitu hasil yang didapat atas pembagian laba dengan total asset yang dimiliki perusahaan. Penggunan ROA bertujuan untuk mengukur seberapa berpengaruh akan return atas laba yang diinginkan oleh investor untuk melakukan investasi, mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan, menaksir resiko investasi atau pinjaman, membuat keputusan bisnis yang lebih baik dan lebih akurat (Damayanti, 2. Faktor kedua yang berpengaruh terhadap nilai perusahaan yakni likuiditas. Likuiditas didefinisikan sebagai kemampuan suatu organisasi dalam menunaikan kewajiban jangka pendek pada tanggal jatuh tempo (Fahmi, 2. Menurut Munawir . dalam (Prayogo, 2. , mengemukakan tingkat likuiditas yakni kemampuan dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka pendek atau melunasi utangnya saat jatuh tempo. Apabila semakin tinggi atau besar nilai likuiditas maka akan menunjukkan tingginya kesanggupan perusahaan dalam menunaikan kewajiban lancarnya. Sebaliknya, apabila semakin rendah atau kecil nilai likuiditas maka semakin rendah pula perusahaan dalam menunaikan kewajiban jangka Tingkat likuiditas yang optimal diperlukan untuk mendukung kebutuhan operasional jangka pendek tanpa mengorbankan peluang untuk menghasilkan laba yang lebih besar. Manajemen yang efektif harus bisa mengelola likuiditas untuk memaksimalkan profitabilitas tanpa meningkatkan risiko keuangan. Faktor yang ketiga dalam mempengaruhi nilai perusahaan adalah ukuran perusahaan. Brigham dan Houston . , mengungkapkan ukuran perusahaan adalah skala yang menggambarkan seberapa besar atau kecil suatu perusahaan. Skala ini disusun berdasarkan jumlah aset, nilai pasar saham, dan penjualan. Semakin banyak aset, nilai pasar saham, dan penjualan yang didapatkan perusahaan, semakin besar ukuran perusahaan. Finanti . mengungkapkan perusahaan yang lebih besar memiliki lebih banyak tuntutan untuk mengolah informasi laporan keuangan. Ukuran perusahaan diukur dengan melihat tingkat total aset dan penjualan yang dapat menunjukkan keadaan perusahaan di mana perusahaan yang besar akan memiliki kelebihan dalam akses pendanaan yang diperoleh untuk mendanai investasinya dalam menghasilkan laba (Kusna dan Setijani, 2. Oleh karena itu, perusahaan harus lebih menyadari pentingnya informasi laporan keuangan yang diberikan kepada mereka, terutama yang berkaitan dengan nilai perusahaan. Berdasarkan penjelasan dan penjabaran latar belakang yang penulis lakukan adapun pokok permasalahannya dalam penelitian ini, yaitu . Apakah pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020 - 2023?, . Apakah pengaruh likuiditas terhadap nilai perusahaan pada perusahaan pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020 - 2023?, dan . Apakah pengaruh ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020 - 2023? TINJAUAN TEORITIS Teori Signalling Teori sinyal merupakan salah satu teori penting guna menilai kinerja keuangan. Teori ini memberikan sinyal informasi yang disampaikan perusahaan dapat mempengaruhi keputusan investor yang akan berinvestasi pada perusahaan. Sinyal yang akan diberikan oleh perusahaan yaitu suatu informasi tentang kinerja pihak manajemen perusahaan agar dapat diimplementasikan untuk membedakan mana perusahaan yang berkualitas ataupun perusahaan yang kurang berkualitas, sehingga membuat informasi tersebut efektif digunakan untuk memberikan sinyal positif kepada investor. Informasi seperti profitabilitas, likuiditas, dan ukuran perusahaan dianggap sebagai sinyal yang mencerminkan kondisi dan prospek perusahaan (Setiadi dan Agustina, 2. Pengaruh Profitabilitas. Likuiditas. Dewi Aprillia Sari. Bambang Hadi Santoso Profitabilitas Profitabilitas menjadi salah satu indikator utama kinerja keuangan yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam mengoptimalkan sumber daya yang tersedia, seperti aktivitas penjualan, kas, modal, jumlah karyawan, dan jumlah cabang, serta digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memperoleh keuntungan (Kasmir, 2019:. Likuiditas Likuiditas merupakan kemampuan perusahaan guna menunaikan kewajiban jangka Likuiditas menggambarkan kemampuan aset lancar untuk menutupi liabilitas . jangka pendek pada perusahaan. Likuiditas yang tinggi menyurati kepada investor bahwa perusahaan mempunyai kestabilan keuangan yang baik. Namun. Khairani et al. mengatakan bahwa likuiditas yang terlalu tinggi dapat menjadi sinyal negatif karena menunjukkan perusahaan memiliki aset lancar yang tidak produktif. Ukuran Perusahaan Salah satu faktor penting yang berpengaruh terhadap nilai perusahaan adalah ukuran Ukuran perusahaan digambarkan dengan skala operasi perusahaan dan diukur menggunakan total aset perusahaan. Ukuran perusahaan yang lebih besar seringkali memberikan kepercayaan lebih kepada investor, karena perusahaan dianggap lebih stabil dan mempunyai akses yang lebih luas terhadap pasar dan sumber daya (Brigham dan Houston, 2. Nilai Perusahaan Nilai perusahaan menjadi aspek penting bagi investor dalam menilai keputusan investasi Menurut Purwanti . 0 : . , mengungkapkan sudut pandang shareholders mengenai nilai perusahaan didasarkan pada seberapa baik suatu perusahaan dapat mengelola sumber daya dengan cara yang paling efektif untuk mencapai tujuan utamanya, yaitu profit perusahaan, yang ditunjukkan dalam harga sahamnya. Menurut Husnan dan Pudjiastuti . , nilai perusahaan yang tinggi menggambarkan perusahaan memiliki kinerja keuangan yang baik dan mampu menambah manfaat lebih bagi pemegang saham. Bagi pemegang saham, nilai perusahaan yang tinggi memberikan keuntungan langsung dalam bentuk peningkatan harga saham dan kekayaan mereka. Oleh karena itu, perusahaan memperoleh keberhasilan dalam memberikan imbal hasil yang optimal kepada investor. Penelitian Terdahulu Penelitian-penelitian sebelumnya yang menjadi acuan dari penelitian ini, antara lain . Amildha Dhinda Assyifa . menemukan bahwa struktur modal . ebt to equity rati. berpengaruh positif tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, keputusan investasi . rice earning rati. dan profitabilitas . eturn on equit. berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, . Daffa Adhyasta dan Sri Sudarsi . menemukan bahwa profitabilitas, likuditas, solvabilitas, serta ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, . I Wayan Warmita dan Ni Wayan Alit Erlina Wati . menemukan bahwa profitabilitas serta harga saham berpengaruh positif tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, likuiditas serta ukuran perusahaan berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan, . Heni Tri Mahanani dan Andi Kartika . struktur modal dan profitabilitas tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan pada sektor perbankan, likuiditas serta ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan pada sektor perbankan, . Mega Aprilia . menemukan bahwa profitabilitas . berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan, leverage . berpengaruh positif tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, dan ukuran perusahaan . berpengaruh positif signifikan terhadap nilai Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen : Volume 15. Nomor 4. April 2026 Rerangka Konseptual Gambar 3 menjelaskan hubungan antara variabel independen, yaitu profitabilitas, likuiditas, dan ukuran perusahaan, terhadap variabel dependen yaitu nilai perusahaan, baik secara parsial maupun simultan. Rerangka ini disusun untuk mempermudah analisis hubungan antar variabel dalam penelitian. Profitabilitas (ROA) Likuiditas Nilai Perusahaan (CR) (PBV) Ukuran Perusahaan (L. Gambar 3 Rerangka Konseptual Pengembangan Hipotesis Pengaruh Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Menurut Kasmir . , profitabilitas adalah ukuran yang menilai kemampuan suatu perusahaan untuk menghasilkan keuntungan. Profitabilitas yang tinggi menggambarkan bahwa aset perusahaan dengan optimal respons positif dari pasar sehingga memaksimalkan nilai perusahaan. Dalam penelitian ini, profitabilitas diukur menggunakan return on asset (ROA) karena mencerminkan kemampuan perusahaan dalam mengelola asetnya secara optimal (Gitman, 2009:. Profitabilitas yang baik dapat meningkatkan kepercayaan investor karena menunjukkan tingkat profitabilitas yang tinggi berdampak pada nilai perusahaan. Penelitian oleh Assyifa . , dan Aprilia . menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. H1: Profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Pertambangan Batu Bara yang Terdaftar di BEI Tahun 2020-2023. Pengaruh Likuiditas Terhadap Nilai Perusahaan Likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi liabilitas jangka pendek yang jatuh tempo (Kasmir, 2016:. Dalam penelitian ini, likuiditas diukur menggunakan current ratio (CR) karena rasio yang lebih tinggi menggambarkan perusahaan lebih mampu membayar kewajibannya tepat waktu yang dapat menjadi sinyal positif kepada pasar. Sinyal ini mencerminkan kestabilan keuangan perusahaan dan potensi keberlanjutan operasionalnya sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap kepercayaan investor dan nilai Penelitian Adhyasta dan sudarsi . dan Mahanani dan Kartika . mendukung adanya pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. H2: Likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Pertambangan Batu Bara yang Terdaftar di BEI Tahun 2020-2023. Pengaruh Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Hubungan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan dapat dianalisis dengan teori sinyal . ignalling theor. Dalam lingkup ini, ukuran perusahaan yang sering diukur berdasarkan total aset, menjadi sinyal bagi investor tentang stabilitas dan potensi perusahaan. Perusahaan besar cenderung lebih mampu menghadapi risiko, mempunyai kemudahan akses ke pasar modal, serta mampu menarik investor melalui reputasi dan keprcayaan yang lebih Pengaruh Profitabilitas. Likuiditas. Dewi Aprillia Sari. Bambang Hadi Santoso Hal ini menandakan bahwa perusahaan besar mempunyai kemampuan untuk menciptakan nilai lebih baik dibandingkan perusahaan kecil. Penelitian Aprilia dan Triyonowati . , serta Adhyasta dan Sudarsi . mendukung adanya pengaruh dan signifikan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan. H3: Ukuran Perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Pertambangan Batu Bara yang Terdaftar di BEI Tahun 2020-2023. METODE PENELITIAN Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis hubungan antar variabel melalui uji hipotesis dengan data berbentuk angka yang diolah secara statistik. Pendekatan ini digunakan karena bertujuan untuk menjelaskan bagaimana hubungan antar variabel saling berinteraksi satu sama lain. Jenis penelitian yang digunakan adalah kausal komparatif, yang bertujuan mengidentifikasi hubungan sebab-akibat antara variabel. Adapun variabel independen dalam penelitian ini adalah profitabilitas, likuiditas, dan ukuran perusahaan sedangkan nilai perusahaan merupakan variabel dependen. Gambaran dan Populasi Penelitian Menurut Sugiyono . , populasi adalah kumpulan individu, peristiwa, atau objek dengan karakteristik tertentu yang menjadi fokus penelitian, dianalisis, dan dijadikan dasar dalam penarikan kesimpulan dan ditetapkan oleh peneliti sebagai objek penelitian. Dalam penelitian ini, populasi yang digunakan adalah perusahaan pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020Ae2023. Pemilihan perusahaan pertambangan batu bara sebagai fokus penelitian bertujuan untuk menilai sejauh mana perusahaan-perusahaan tersebut mampu menghasilkan keuntungan. Teknik Pengambilan Sampel Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yaitu metode pemilihan sampel berdasarkan kriteria atau pertimbangan tertentu yang sesuai dengan tujuan penelitian. Menurut Kasmir . , purposive sampling memungkinkan peneliti memilih sampel yang dianggap paling relevan dan mampu memberikan informasi yang dibutuhkan secara optimal. Adapun kriterian yang ditentukan antara lain . Perusahaan pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tahun 2020-2023, . Perusahaan pertambangan batu bara yang menerbitkan laporan keuangan secara berturut-turut selama periode tahun 2020-2023, dan . Perusahaan pertambangan batu bara yang laporan keuangannya disajikan dalam bentuk rupiah. Teknik Pengumpulan Data Penelitian ini menggunakan metode dokumentasi untuk mengumpulkan data. Metode ini dilakukan dengan mengakses dan mengunduh laporan keuangan perusahaan pertambangan batu bara yang dipublikasikan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui situs resmi w. id dan Galeri BEI STIESIA Surabaya, untuk periode tahun 2020Ae2023. Variabel dan Definisi Operasional Variabel Variabel dependen Nilai Perusahaan Nilai perusahaan adalah ukuran yang menggambarkan keberhasilan suatu perusahaan dalam menciptakan kredibilitas pasar terhadap prospek masa depannya. Dalam penelitian ini nilai perusahaan diproksikan menggunakan Price to Book Value (PBV). PBV dapat dikatakan baik dan sangat menarik jika berada pada standart industri < 1. Rumus yang digunakan sebagai berikut (Brigham dan Houston, 2. Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen : Volume 15. Nomor 4. April 2026 PBV = Market Price Share Book Value Share Variabel Independen Teknik Analisis Data Teknik analisis data menggunakan metode kuantitatif. Metode pengelolaan data ini memerlukan metode analisis dan interpretasi data dalam bentuk pengukuran kuantitatif dan statistik menggunakan perhitungan ilmiah (Bungin, 2. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan program SPSS versi 20. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Dalam analisis regresi, uji normalitas digunakan untuk mengetahui dan menguji apakah data residual pada variabel independen dan dependen berdistribusi normal (Ghozali, 2. Salah satu metode yang digunakan adalah Kolmogorov-Smirnov (K-S), sebagaimana dijelaskan oleh Ghozali . Jika nilai signifikansi > 0,05, maka data dianggap berdistribusi Sebaliknya, jika nilai signifikansi < 0,05, maka data tidak berdistribusi normal. Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas diterapkan untuk menguji apakah varians dari residual bersifat konstan (Ghozali, 2. Heteroskedastisitas dapat menyebabkan hasil estimasi yang tidak Model regresi harus bebas dari heteroskedastisitas untuk validitas hasil. Uji ini dilakukan menggunakan metode Glejser, yaitu dengan meregresi nilai absolut residual terhadap variabel independen. Berdasarkan Ghozali . , jika nilai signifikansi > 0,05 maka tidak terdapat heteroskedastisitas, sedangkan jika < 0,05 maka terdapat indikasi heteroskedastisitas dalam data. Uji Multikolinieritas Pengujian multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah terdapat hubungan linier yang tinggi antara variabel independen dalam model (Ghozali, 2. Uji ini dilakukan melalui regresi berganda dengan melihat korelasi antar variabel independen menggunakan nilai variance inflation factor (VIF). Multikolinearitas terindikasi jika VIF > 10 dan nilai toleransi < 0,10. Sebaliknya, jika VIF < 10 dan toleransi > 0,10, maka tidak terjadi multikolinearitas dalam model. Uji Autokorelasi Uji autokorelasi dilakukan untuk menguji apakah ada korelasi antara residual pada periode tertentu dengan residual periode sebelumnya dalam model regresi (Ghozali, 2. Model regresi yang baik seharusnya bebas dari autokorelasi. Untuk mengujinya, digunakan statistik Durbin-Watson (D-W) dengan ketentuan: jika nilai D-W < -2 berarti ada autokorelasi jika berada antara -2 hingga 2 berarti tidak ada autokorelasi. dan jika > 2 maka terdapat autokorelasi negatif. Analisis Regresi Linier Berganda Analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen dalam suatu model (Ghozali, 2018:. Dalam penelitian ini, variabel independennya terdiri dari Profitabilitas (ROA). Likuiditas (CR), dan Ukuran Perusahaan (UP), sedangkan variabel dependennya adalah Nilai Perusahaan (PBV). PBV= 1 ROA 2 CR 3 UP e Pengaruh Profitabilitas. Likuiditas. Dewi Aprillia Sari. Bambang Hadi Santoso Keterangan: PBV = Nilai Perusahaan pada tahun ROA = Profitabilitas = Likuiditas = Ukuran Perusahaan e1, 2, 3 = Koefisien Regresi masing-masing variabel independen . = Konstanta = Standart Error Uji Koefisien Determinasi (R. Menurut Ghozali . , uji koefisien determinasi (RA) digunakan untuk menilai seberapa baik pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Nilai RA yang rendah mendekati 0 menunjukkan pengaruh yang sangat kecil, sedangkan nilai yang tinggi mendekati 1 menunjukkan bahwa variabel independen secara signifikan mampu menjelaskan variabel dependen. Uji Kelayakan Model Uji F Menurut Ghozali . , uji F digunakan untuk menguji kelayakan suatu model regresi dalam memprediksi pengaruh Profitabilitas. Likuiditas, dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan. Model dianggap layak jika nilai signifikansi uji F < 0,05, sedangkan jika > 0,05 maka model dinyatakan tidak layak digunakan. Uji Hipotesis (Uji . Menurut Ghozali . , uji t digunakan untuk menguji dan mengukur pengaruh signifikan variabel independen terhadap variabel dependen. Jika nilai signifikansi < 0,05, maka terdapat pengaruh signifikan, sedangkan jika > 0,05, maka tidak ada pengaruh HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Tabel 2 Hasil Uji Kolmogorov-Smirnov (K-S) Normal Parameters yca. yca Most Extreme Differences Mean Std. Deviation Absolute Positive Negative Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. -taile. Unstandardized Residual Sumber: Data Sekunder, 2025 (Diola. Hasil uji normalitas menggunakan One Sample Kolmogorov-Smirnov yang sebelumnya pada model regresi tersebut nilai Asymp. Sig. -taile. sebesar 0,038 < 0,05. Ini menegaskan model regresi tidak berdistribusi normal kemungkinan karena adanya outliers. Setelah dilakukan penyesuaian outliers, uji normalitas kembali dilakukan. Hasilnya, nilai Asymp. Sig. -taile. menjadi 0,200, yang lebih besar dari 0,05. Dengan demikian, model sudah berdistribusi normal. Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen : Volume 15. Nomor 4. April 2026 Uji Multikolinieritas Tabel 3 Hasil Uji Multikolinieritas Variabel (Costan. ROA Nilai Tolerance VIF Sumber: Data Sekunder, 2025 (Diola. Berdasarkan Tabel 12 hasil uji multikolinearitas, tidak terdeteksi masalah multikolinearitas dalam model regresi ini. Hal ini ditunjukkan oleh nilai tolerance yang berada di atas 0,10 dan nilai VIF yang memiliki angka kurang dari 10 untuk semua variabel independen. Hasil tersebut memperjelas bahwa hubungan yang ditemukan tidak cukup kuat antar variabel independen. Uji Autokorelasi Tabel 4 Hasil Uji Autokorelasi Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Durbin-Watson Sumber: Data Sekunder, 2025 (Diola. Mengacu Tabel hasil uji Durbin-Watson, didapatkan sebesar 1. 362 yang dimana nilai DW tersebut mendekati 2 sesuai dasar kriteria keputusan, sehingga dapat disimpulkan model regresi ini tidak terdapat autokorelasi. Uji Heteroskedastisitas Model (Constan. ROA Tabel 5 Hasil Uji Heteroskedastisitas (Uji Glejse. Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Beta Sig. Sumber: Data Sekunder, 2025 (Diola. Berdasarkan Tabel 14 hasil uji heteroskedastisitas dengan menggunakan uji glejser, didapatkan hasil bahwa semua variabel independen memiliki nilai signifikansi (Sig. ) > dari 0,05, yaitu profitabilitas (ROA) sebesar 0,823, likuiditas (CR) sebesar 0,123, dan ukuran perusahaan (UP) sebesar 0,181. Hasil ini menegaskan bahwa tidak terdapat indikasi heteroskedastisitas dalam model regresi. Analisis Regresi Linier Berganda Tabel 6 Hasil Uji Analisis Regresi Linier Berganda Model Unstandardized Coefficients (Constan. ROA Std. Error Sumber: Data Sekunder, 2025 (Diola. Standardized Coefficients Beta Sig. Pengaruh Profitabilitas. Likuiditas. Dewi Aprillia Sari. Bambang Hadi Santoso Bentuk persamaan regresi linier berganda pada penelitian ini dapat dijelaskan sebagai PBV= 1,810 Ae 26,132 ROA Ae 0,331 CR 0,175 UP A Persamaan analisis regresi berganda tersebut menunjukkan bahwa nilai perusahaan (PBV) dipengaruhi oleh beberapa variabel independen, yaitu profitabilitas (ROA), likuiditas (CR), dan ukuran perusahaan (UP), diuraikan: . Nilai konstanta sebesar 1,810 menunjukkan besarnya nilai perusahaan (PBV) ketika semua variabel independen bernilai nol, . Koefisien variabel profitabilitas (ROA) sebesar -26,132 menggambarkan hubungan yang berlawanan secara negatif dengan nilai perusahaan (PBV), artinya apabila profitabilitas mengalami penurunan, maka nilai perusahaan akan mengalami penurunan sebesar 26,132, . Koefisien variabel likuiditas (CR) sebesar -0,331 juga menggambarkan hubungan yang berlawanan secara negatif dengan nilai perusahaan (PBV), artinya apabila likuiditas mengalami penurunan, maka nilai perusahaan akan mengalami penurunan sebesar 0,331, dan . Koefisien variabel ukuran perusahaan (UP) sebesar 0,175 menggambarkan hubungan yang searah secara positif dengan nilai perusahaan (PBV), artinya apabila ukuran perusahaan mengalami kenaikan, maka nilai perusahaan akan mengalami kenaikan sebesar 26,132. Uji Koefisien Determinasi (R. Tabel 7 Hasil Uji Koefisien Determinasi Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Durbin-Watson Sumber: Data Sekunder, 2025 (Diola. Hasil uji koefisien determinasi, diperoleh nilai R Square (RA) sebesar 0,984 , yang berarti bahwa 98,4% variasi dalam nilai perusahaan (PBV) bisa diuraikan oleh variabel profitabilitas (ROA), likuiditas (CR), dan ukuran perusahaan (UP). Sementara itu, sisanya 1,6% yang disebabkan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam penelitian ini. Uji Kelayakan Model Uji F Tabel 8 Hasil Uji F Sum of Squares Model Regression Residual Total Mean Square Sig. 0,000 Sumber: Data Sekunder, 2025 (Diola. Hasil uji F diperoleh nilai F hitung sebesar 738. 185 dan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Ini menunjukkan model regresi yang digunakan dalam riset ini dianggap layak untuk menguraikan perubahan nilai perusahaan. Uji Hipotesis (Uji . Model Tabel 9 Hasil Uji t Unstandardized Coefficients (Constan. ROA Std. Error Standardized Coefficients Beta Sig. Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen : Volume 15. Nomor 4. April 2026 Model Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Beta Sig. Sumber: Data Sekunder, 2025 (Diola. Berdasarkan pada Tabel uji hipotesis . , diinterpretasikan yaitu berikut: . Pengaruh Profitabilitas (ROA) terhadap Nilai Perusahaan(PBV), pengujian ini menunjukkan bahwa variabel profitabilitas (ROA) memiliki nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 (), dengan arah hubungan negatif. Nilai t hitung sebesar -46,446, sedangkan t tabel sebesar 1,. 68709 sehingga t hitung > t tabel. Ini menegaskan profitabilitas (ROA) berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan (PBV). Dengan demikian, hipotesis pertama mengemukakan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan ditolak, . Pengaruh Likuiditas (CR) terhadap Nilai Perusahaan (PBV), pengujian ini menunjukkan bahwa variabel likuiditas (CR) memiliki nilai signifikansi sebesar 0,005, yang lebih kecil dari 0,05 (), dengan arah hubungan negatif. Nilai t hitung sebesar 2,959, sedangkan t tabel sebesar 1,68709, sehingga t hitung > t tabel. Ini mengindikasikan likuiditas (CR) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (PBV). Dengan demikian, hipotesis kedua mengemukakan likuiditas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan ditolak, dan . Pengaruh Ukuran Perusahaan (UP) terhadap Nilai Perusahaan (PBV), pengujian ini menunjukkan variabel ukuran perusahaan (UP) memiliki nilai signifikansi sebesar 0,046 yang lebih kecil dari 0,05 () yang mengarah hubungan positif. Nilai t hitung sebesar 2,070, sedangkan t tabel sebesar 1,68709 sehingga t hitung > t tabel. Ini mengindikasikan ukuran perusahaan (UP) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (PBV). Dengan demikian, hipotesis ketiga mengemukakan ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan diterima. PEMBAHASAN Pengaruh Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Penelitian ini menemukan profitabilitas (ROA) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (PBV) perusahaan pertambangan batubara yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI) tahun 2020-2023. Hasil uji t menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0. 05 () yang menunjukkan hubungan antara profitabilitas (ROA) dan nilai perusahaan (PBV) adalah signifikan. Selain itu, nilai koefisien regresi sebesar -26,132 yang bernilai negatif, mengindikasikan bahwa semakin tinggi profitabilitas (ROA) yang diperoleh suatu perusahaan pertambangan batu bara yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI) tahun 20202023 belum tentu bisa menjamin peningkatan nilai perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan signifikan antara profitabilitas dan nilai perusahaan, mengindikasikan bahwa perusahaan pertambangan batubara di BEI tahun 2020Ae2023 telah mengelola modalnya dengan baik. Efisiensi ini meningkatkan kepercayaan pemegang saham, menarik investor, dan berpotensi meningkatkan produktivitas serta laba perusahaan. Temuan ini selaras dengan penelitian Panjaitan dan Supriyati . dan Jihadi et al. profitabilitas berpengaruh negatif yang signifikan terhadap nilai perusahaan. Mereka menemukan meskipun profitabilitas tinggi, nilai pasar perusahaan (PBV) tetap rendah, kemungkinan besar disebabkan oleh faktor-faktor eksternal dan persepsi pasar yang kurang optimis terhadap pertumbuhan masa depan perusahaan. Namun, temuan ini berbanding terbalik dengan Assyifa . dan Aprilia . , yang menemukan bahwa profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Penelitian Assyifa dan Aprilia menunjukkan bahwa semakin tinggi profitabilitas, semakin tinggi pula nilai perusahaan yang tercermin dari PBV. Hal ini mungkin terjadi karena pasar lebih menilai positif laba yang Pengaruh Profitabilitas. Likuiditas. Dewi Aprillia Sari. Bambang Hadi Santoso diperoleh oleh perusahaan, yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan dan stabilitas jangka panjang perusahaan. Pengaruh Likuiditas Terhadap Nilai Perusahaan Penelitian ini menemukan bahwa likuiditas (CR) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (PBV) perusahaan pertambangan batubara yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI) tahun 2020-2023. Hasil uji t menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,005 < 0. 05 () yang menunjukkan hubungan antara likuiditas (CR) dan nilai perusahaan (PBV) adalah signifikan. Selain itu, nilai koefisien regresi sebesar -0,331 yang bernilai negatif, mengindikasikan semakin tinggi likuiditas (CR) yang diperoleh suatu perusahaan pertambangan batu bara yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI) tahun 2020-2023 belum tentu bisa menjamin peningkatan nilai perusahaan. Likuiditas yang terlalu tinggi menunjukkan perusahaan menyimpan terlalu banyak aset lancar daripada menggunakannya ke hal yang lebih produktif. Hal ini bisa membuat investor ragu, karena dana yang seharusnya digunakan untuk ekspansi atau peningkatan profit justru tidak dimanfaatkan secara optimal. Temuan ini selaras dengan penelitian Warmirta dan Wati . mengemukakan bahwa likuiditas (CR) berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan (PBV), yang berarti semakin tinggi likuiditas maka nilai industri justru berisiko menurun. Namun, temuan ini bertentangan dengan penelitian Adhyasta dan Sudarsi . serta Mahanani dan Kartika . mengemukakan bahwa likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai Pengaruh Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Penelitian ini menemukan ukuran perusahaan . berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan (PBV) perusahaan pertambangan batubara yang terdaftar di bursa efek Indonesia (BEI) tahun 2020-2023. Hasil uji t menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,046 < 0. 05 () yang menunjukkan bahwa hubungan antara likuiditas (CR) dan nilai perusahaan (PBV) adalah signifikan. Selain itu, nilai koefisien regresi sebesar 0,175 yang bernilai positif. Artinya, semakin besar ukuran perusahaan, semakin tinggi pula nilai perusahaan. Ukuran perusahaan umumnya diukur berdasarkan total aset, di mana perusahaan dengan aset yang lebih besar cenderung mendapatkan kepercayaan lebih besar dari investor daripada perusahaan kecil. Perusahaan dengan ukuran lebih besar juga memiliki akses lebih mudah ke sumber pendanaan, baik dari perbankan maupun pasar modal, sehingga lebih leluasa meningkatkan profitabilitas. Selain itu, skala ekonomi yang lebih besar memungkinkan perusahaan untuk lebih efisien dalam mengelola biaya operasional dan meningkatkan daya saingnya di industri. Dengan stabilitas dan prospek pertumbuhan yang lebih baik, perusahaan besar menjadi lebih menarik bagi investor, yang pada akhirnya memberikan dampak positif pada nilai perusahaan di pasar. Temuan ini selarass dengan penelitian oleh Aprilia dan Triyonowati . serta Adhyasta dan Sudarsi . , mengemukakan bahwa ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Namun, hasil penelitian ini bertentangan dengan penelitian Aeni . dan Himawan . mengungkapkan ukuran perusahaan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap nilai SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa . profitabilitas (ROA) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, . likuiditas (CR) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, . ukuran perusahaan . berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, dan . ketiga variabel independen dalam penelitian ini Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen : Volume 15. Nomor 4. April 2026 mampu menjelaskan pengaruh terhadap nilai perusahaan sebesar 98,4%, sedangkan sisanya sebesar 1,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam studi ini. Keterbatasan Penelitian Penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan. Pertama, peneliti mengalami kesulitan dalam memperoleh laporan keuangan dari beberapa perusahaan pertambangan batu bara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020Ae2023. Ketidaklengkapan data menyebabkan sebagian perusahaan yang semula memenuhi kriteria terpaksa dikeluarkan dari sampel. Kedua, waktu penelitian yang terbatas membuat peneliti belum dapat mengeksplorasi lebih dalam variabel-variabel lain yang mungkin berpengaruh terhadap nilai perusahaan, serta belum memungkinkan penggunaan metode analisis yang lebih kompleks. Ketiga, fokus penelitian ini hanya pada data keuangan, tanpa mempertimbangkan faktor eksternal seperti kebijakan pemerintah, kondisi ekonomi global, maupun strategi manajemen, yang sebenarnya juga dapat memengaruhi nilai perusahaan. Saran Berdasarkan temuan dan kesimpulan dalam penelitian ini, terdapat beberapa saran yang dapat diberikan, antara lain . bagi perusahaan pertambangan batu bara yang terdaftar di BEI periode 2020Ae2023, disarankan untuk meningkatkan profitabilitas dengan mengevaluasi kinerja operasional serta memperluas pasar, dalam hal likuiditas perusahaan perlu mengelola modal kerja secara lebih efisien, perusahaan juga sebaiknya memperbesar aset dan meningkatkan efisiensi operasional guna memperkuat kepercayaan investor dan mempermudah akses pembiayaan, . bagi investor hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan dalam menilai kinerja perusahaan, khususnya dalam melihat pengaruh profitabilitas, likuiditas, dan ukuran perusahaan terhadap nilai pasar sehingga dapat membantu dalam pengambilan keputusan investasi secara lebih tepat, . bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk menggunakan semua populasi perusahaan pertambangan batu bara yang terdaftar di BEI, supaya hasilnya kompeherensif serta mempertimbangkan aspek-aspek lain yang mungkin berpengaruh terhadap nilai perusahaan, seperti leverage, struktur aset, dan tingkat inflasi yang belum dimasukkan dalam penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA