Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 174-183. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. IMPLEMENTASI PROGRAM MARKET DAY DALAM MENINGKATKAN JIWA ENTREPRENEUR SISWA DI SMA ELFITRA KOTA BANDUNG Wahyu Hidayat1. Samia Insyirah Gunawan2 Alamat e-mail: wahyuhidayat@uinsgd. id1, samiainsyrah@gmail. Manajemen Pendidikan Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak program Market Day terhadap pengembangan kewirausahaan siswa di SMA El-Fitra Kota Bandung. Melalui metode kualitatif yang melibatkan analisis dokumen, wawancara, dan observasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa program tersebut berhasil melibatkan siswa secara aktif dan membantu dalam pembangunan serta pengembangan kewirausahaan pada mereka. Kondisi kewirausahaan siswa tampak meningkat baik sebelum maupun setelah pelaksanaan program, dan mereka dapat menerapkan keterampilan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Implementasi program Market Day melibatkan berbagai aspek seperti perencanaan, koordinasi, dan pelaksanaan, sementara nilai-nilai moral kewirausahaan tercermin dalam aktivitas siswa. Hasil penelitian ini memberikan wawasan penting bagi praktisi dan akademisi tentang pentingnya pendekatan komprehensif dalam mengelola program kewirausahaan di sekolah serta memperkuat inovasi dalam manajemen kewirausahaan pendidikan. Keywords: Program Market Day. Jiwa Entrepreneur Siswa Abstract This research aims to explore the Market Day program's role in fostering entrepreneurial spirit among students implemented at SMA El-Fitra Kota Bandung. Through a qualitative approach involving document analysis, interviews, and observations, this study demonstrates that the program successfully engages students as primary actors and helps cultivate their entrepreneurial spirit. The students' entrepreneurial mindset appears robust both before and after the program's implementation, and they are able to apply these skills in their daily lives. The Market Day program implementation encompasses various aspects such as planning, coordination, and execution, while entrepreneurial values are reflected in students' activities. The findings of this research provide valuable insights for practitioners and academics on the importance of a comprehensive approach in managing entrepreneurship programs in schools and strengthening innovation in educational entrepreneurship management. Keywords: Market Day Program. Student Entrepreneurial Spirit Implementasi Program Market Day Dalam Meningkatkan Jiwa Enterpreneur Siswa Di SMA ElFitra Kota Bandung Wahyu Hidayat. Samia Insyirah Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 174-183. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. Pendahuluan Di Indonesia, pasar kerja menjadi semakin kompetitif dan selektif setiap harinya. Hal ini meningkatkan kesadaran akan perlunya untuk tidak terlalu bergantung pada prospek lapangan kerja lokal. Jumlah tenaga kerja potensial terus meningkat, namun jumlah kesempatan kerja tidak sebanding dengan perluasan tersebut dan justru cenderung menurun. Ketidakseimbangan antara jumlah pekerja baru dan lapangan kerja yang tersedia merupakan akibat dari buruknya pertumbuhan ekonomi dan krisis ekonomi yang berkepanjangan, yang menyebabkan banyak orang menganggur, termasuk lulusan sarjana dan mereka yang tidak memiliki pendidikan tinggi atau Ketidakseimbangan ini terlihat jelas dengan perkembangan lapangan kerja yang sangat lambat dibandingkan dengan peningkatan jumlah tenaga kerja yang begitu Ironisnya, angka pengangguran dan kemiskinan masih tinggi di Indonesia meskipun negara ini kaya akan sumber daya alam dan budaya. Meskipun pemerintah menyadari tantangan-tantangan ini, pemerintah masih berupaya membekali generasi berikutnya dengan keterampilan yang diperlukan untuk hidup lebih efisien. Kewirausahaan dianggap sebagai salah satu solusi untuk masalah relevansi pendidikan serta cara meningkatkan produktivitas nasional. Pendidikan diartikan sebagai usaha yang disengaja dan terencana untuk menyediakan lingkungan belajar dan proses pembelajaran yang memungkinkan peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya dalam Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003. Pendidikan berupaya membentuk kepribadian, disiplin diri , spiritualitas, intelektualitas, standar moral yang tinggi, dan keterampilan yang diperlukan untuk kebaikan pribadi, masyarakat, negara, dan negara (Astuti, 2. Menurut Widya & Aster . , sekolah yang baik adalah sekolah yang dapat mencapai tujuan pendidikan nasional, salah satunya membekali siswa dengan kemampuan kewirausahaan. Keterampilan ini sangat aplikatif untuk mengurangi angka pengangguran. Dengan keterampilan berwirausaha, peserta didik dapat bertanggung jawab atas kehidupan pribadi dan sosial mereka, mempersiapkan mereka untuk berkiprah di masyarakat. Melalui proses pendidikan yang meliputi pelatihan Implementasi Program Market Day Dalam Meningkatkan Jiwa Enterpreneur Siswa Di SMA ElFitra Kota Bandung Wahyu Hidayat. Samia Insyirah Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 174-183. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. dan nilai-nilai kewirausahaan, sekolah dapat memberikan bekal berharga agar siswa mampu bekerja secara mandiri setelah lulus. Program kewirausahaan ini sebaiknya diterapkan di semua jenis sekolah, bukan hanya sekolah kejuruan. SMA El-Fitra Kota Bandung, sebagai lembaga pendidikan berbasis Islam, berupaya mengembangkan kompetensi kewirausahaan siswa melalui program market Dalam program ini, siswa belajar memasarkan produk kepada teman, guru, dan pihak luar, serta bertanggung jawab penuh atas produk tersebut, mulai dari pemilihan hingga penjualan dan pengelolaan produk yang tidak terjual. Market day dimulai pada tahun 2018 dan diadakan rutin setiap bulan atau saat ada acara pentas seni. Kegiatan ini berbentuk bazar di halaman sekolah dari pukul 08. 00 hingga 12. Jiwa kewirausahaan siswa serta sifat-sifat seperti kemandirian, pengendalian diri, kepemimpinan, akuntabilitas, integritas, dan komunikasi yang efektif berhasil dipupuk melalui program ini. SMA El-Fitra Kota Bandung diharapkan dapat memberikan pengaruh positif dan memberikan siswa alat yang mereka butuhkan untuk menghadapi perubahan di masa depan melalui program market day. Penelitian ini dilaksanakan di SMA El-Fitra yang beralamatkan di Cisaranten Kidul. Kec. Gedebage. Kota Bandung. Jawa Barat 40292. Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai implementasi program market day dalam meningkatkan jiwa entrepreneur siswa di SMA El-Fitra Kota Bandung. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi untuk mendapatkan informasi mengenai implementasi program market day dalam meningkatkan jiwa entrepreneur siswa di SMA El-Fitra Kota Bandung. Adapun sebagai Narasumber untuk mendapatkan data yaitu Pak Zainuddin selaku Pembina Osis di SMA El-Fitra Kota Bandung. Hasil dan Pembahasan Program Market Day di SMA El-Fitra Market Day adalah program pendidikan yang dirancang untuk memberikan peserta didik mengenai perspektif yang lebih luas tentang kehidupan. Implementasi Program Market Day Dalam Meningkatkan Jiwa Enterpreneur Siswa Di SMA ElFitra Kota Bandung Wahyu Hidayat. Samia Insyirah Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 174-183. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. Seiring berjalannya waktu, praktik ini bertujuan untuk memperkuat stabilitas mental, struktur emosi, dan pandangan hidup yang lebih optimis. Mashud mengklaim bahwa Market Day merupakan gambaran pendidikan kewirausahaan terpadu, di mana setiap pelajar mengambil bagian dalam setiap tahapan proses produksi, distribusi, dan konsumsi. Siswa harus mampu membuat barang dalam kegiatan produksinya yang bernilai bagi pasar dan bermanfaat bagi komunitas sekolah secara keseluruhan. Siswa kemudian diminta untuk membagikan dan menjual karya seninya. Selain guru dan personel sekolah lainnya, siswa yang tidak diberi tugas tersebut juga berperilaku sebagai konsumen (Siti, et al. , 2. Menurut Ghozali & Rahayu . Kegiatan ini biasanya dilakukan dalam bentuk pasar atau bazar yang diselenggarakan oleh sekolah. Kegiatan market day melibatkan setiap aspek sekolah, termasuk guru, staf, siswa, bahkan orang tua atau wali. Selain itu, market day berfungsi sebagai alat yang berguna untuk mengembangkan sikap kewirausahaan siswa yang mencakup peningkatan rasa percaya diri, keberanian dalam mengambil risiko, komunikasi, ketajaman bisnis, kejujuran, akuntabilitas, dan kemandirian. Dalam hal ini. Pak Zai, selaku pembina OSIS SMA El-Fitra menjelaskan bahwa program Market Day ditetapkan sebagai upaya untuk memperkuat dan memupuk semangat kewirausahaan pada siswa dengan tujuan agar mereka dapat terus belajar dan mempersiapkan diri untuk masa depan. Melalui program ini, siswa diharapkan dapat mengasah keterampilan berwirausaha, kreatifitas, serta kemampuan dalam berinteraksi dan bernegosiasi. Oleh karena itu. Market Day berfungsi lebih dari sekedar acara sekolah melainkan ini adalah sarana penting bagi anak-anak untuk bersiap menghadapi peluang dan kesulitan di masa depan. Hal ini sesuai dengan pernyataan Saroni bahwa acara Market Day yang diadakan di sekolah dapat menjadi wadah untuk menumbuhkan pola pikir kewirausahaan. Siswa berlatih menjalankan bisnis dengan tujuan menghasilkan keuntungan melalui latihan ini (Pratitis, 2. Dalam pelaksanaannya, program Market Day di SMA El-Fitra Kota Bandung mencakup beberapa ruang lingkup berikut: Implementasi Program Market Day Dalam Meningkatkan Jiwa Enterpreneur Siswa Di SMA ElFitra Kota Bandung Wahyu Hidayat. Samia Insyirah Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 174-183. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. Perencanaan. Proses perencanaan program Market Day di sekolah melibatkan koordinasi antara bidang kurikulum dan pembina OSIS. Program ini merupakan bagian dari agenda tahunan yang disampaikan oleh kurikulum pada awal tahun ajaran. Setelah itu, pembahasan dilakukan dengan pembina OSIS untuk mengintegrasikan kegiatan ini dalam jadwal sekolah, biasanya setelah Ujian Tengah Semester (UTS). Program Market Day bertujuan untuk mengembangkan kreativitas siswa melalui pengalaman praktis dalam Tahap akhir melibatkan tindak lanjut dan persiapan oleh pembina dan anggota OSIS, mencakup aspek logistik, administrasi, dan teknis pelaksanaan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi siswa. Pengorganisasian. Struktur dan pembagian tugas dalam program Market Day di sekolah diatur melalui koordinasi yang ketat antara pembina OSIS dan pengurus OSIS. Pembina OSIS akan mengumpulkan seluruh pengurus OSIS untuk memberikan briefing mengenai rangkaian kegiatan, termasuk Market Day. Dalam briefing tersebut. OSIS akan membagi tugas dengan menetapkan penanggung jawab untuk pentas seni dan penanggung jawab khusus untuk Market Day. Selanjutnya, penanggung jawab Market Day akan mengadakan rapat terpisah yang dipimpin langsung oleh ketua OSIS, sementara pembina OSIS hanya berperan dalam menyampaikan arahan dan memantau Setelah pembagian tugas, akan dibentuk panitia mini yang khusus menangani pensi dan Market Day. Penentuan tema dan waktu pelaksanaan biasanya berasal dari sekolah, namun OSIS tetap diberikan ruang untuk memberikan masukan seperti saran dress code dan modal yang Sejalan Market Day diselenggarakan berdasarkan tema tertentu, sehingga memerlukan persiapan dan koordinasi yang cermat. 1 Karena program ini dikelola oleh OSIS, pengurus OSIS akan terlebih dahulu menawarkan kesempatan kepada anggota yang ingin berkontribusi dalam Market Day, dengan kriteria yang Tri Rukmana et al. , . Menanamkan Nilai-Nilai Kewirausahaan melalui Kegiatan Market Day. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Vol. No. 1, hal. Implementasi Program Market Day Dalam Meningkatkan Jiwa Enterpreneur Siswa Di SMA ElFitra Kota Bandung Wahyu Hidayat. Samia Insyirah Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 174-183. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. ditentukan oleh OSIS sendiri. Guru hanya terlibat sebagai juri untuk menilai baik kegiatan pentas seni maupun Market Day. Pelaksanaan. Pelaksanaan program Market Day di sekolah ini disesuaikan dengan tujuan dan prinsip-prinsip yang tercantum dalam visi dan misi sekolah, yang bertujuan untuk mendidik generasi yang memiliki akhlak Oleh karena itu, kegiatan ini diatur sedemikian rupa agar tidak bercampur antara laki-laki dan perempuan. Jika ada interaksi antara mereka, peserta diingatkan untuk menjaga jarak. Kegiatan Market Day biasanya diawali dengan sholat dhuha sekitar pukul 8:30 pagi, setelah itu persiapan Sekolah menetapkan ketentuan pelaksanaan seperti waktu, tempat, dan tema. Makanan yang disajikan oleh setiap kelas yang terdaftar harus mengikuti tema yang telah ditentukan oleh pihak sekolah. Setelah setiap kelas menyajikan makanan mereka, perwakilan dari setiap kelas harus mempresentasikan makanan yang disajikan oleh kelas masing-masing. Ini dimaksudkan sebagai salah satu tanda keberhasilan dari program Market Day, yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam berbicara di hadapan orang banyak dengan lebih percaya diri. Peserta yang terdiri dari kelas 10 dan 11, masing-masing sebanyak tiga kelas, sehingga total ada enam kelas yang berpartisipasi, diharapkan sekreatif mungkin dalam menyajikan dan menampilkan barang dagangan mereka. Peserta diharapkan sekreatif mungkin dalam menyajikan dan menampilkan barang dagangan mereka. Setelah kegiatan selesai, akan diadakan rapat evaluasi dengan pengurus OSIS, termasuk penanggung jawab pentas seni dan Market Day, untuk membahas kendala yang dihadapi dan memperbaiki pelaksanaan di masa depan. Berdasarkan penjelasan tersebut, peneliti mengambil kesimpulan bahwa program Market Day SMA El-Fitra yang bertujuan untuk melibatkan siswa sebagai penggerak utama merupakan salah satu program kecakapan hidup atau program pendukung. Program ini bertujuan membantu proses pembentukan dan penumbuhan jiwa kewirausahaan pada siswa sebagai bekal untuk masa depan mereka. Pelaksanaan program Market Day ini melibatkan koordinasi antara bidang kurikulum dan pembina OSIS. Program ini adalah Implementasi Program Market Day Dalam Meningkatkan Jiwa Enterpreneur Siswa Di SMA ElFitra Kota Bandung Wahyu Hidayat. Samia Insyirah Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 174-183. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. bagian dari agenda tahunan yang dirancang oleh kurikulum dan disampaikan pada awal tahun ajaran. Kondisi Jiwa Entrepreneur Siswa di SMA El-Fitra Kota Bandung Menurut Baldacchino dalam (Hadiyati, 2. , kewirausahaan bisa diartikan sebagai kemampuan untuk menciptakan dan menginovasi, yang menjadi dasar, strategi, dan sumber dalam mencari kesempatan untuk meraih keberhasilan. Intinya, kewirausahaan melibatkan kemampuan untuk menggunakan kreativitas dalam berpikir dan bertindak untuk menciptakan sesuatu yang istimewa dan berbeda demi mengejar peluang. Ciri-ciri utama seorang wirausaha adalah berani mengambil risiko, tanggung jawab dan percaya diri. Mereka berperilaku dan mengambil keputusan sesuai dengan apa yang mereka yakini akan membawa kesuksesan. Kebanyakan pengusaha berpikir mereka bisa berbuat lebih baik. Mereka dengan cepat menetapkan target yang lebih tinggi setelah mencapai target awal. Pengusaha harus memiliki keleluasaan untuk mengambil tindakan berdasarkan keyakinannya tentang apa yang akan membawa kesuksesan (Peristiwo, 2. Kondisi jiwa entrepreneur siswa sebelum adanya program Market Day di SMA El-Fitra beragam, tergantung pada latar belakang dan didikan orang tua masing-masing. Sekolah ini menerima siswa dengan berbagai karakter, baik yang tertarik pada dunia usaha maupun yang fokus pada bidang pendidikan. Bagi siswa yang sudah memiliki jiwa wirausaha, mereka biasanya menunjukkan minat dengan menjual makanan di kelas atau di kantin. Untuk perkembangan lebih lanjut, jiwa kewirausahaan ini akan dipraktikkan langsung dalam program Market Day. Guru hanya berperan sebagai pendukung, memberikan bimbingan dan motivasi. Nilai-nilai kewirausahaan yang diterapkan dalam program ini meliputi keberanian untuk berinovasi, perencanaan usaha yang matang, dan evaluasi keuntungan untuk menentukan apakah modal lebih besar atau lebih kecil dari pendapatan. Selain itu, siswa diajarkan untuk bersikap ramah dalam berwirausaha. Program Market Day direncanakan untuk berlangsung secara rutin di masa Narasumber menyatakan bahwa rencana ke depannya akan Implementasi Program Market Day Dalam Meningkatkan Jiwa Enterpreneur Siswa Di SMA ElFitra Kota Bandung Wahyu Hidayat. Samia Insyirah Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 174-183. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. melibatkan sponsorship, karena sebelumnya aspek ini belum ada namun ternyata penting untuk mengajarkan siswa cara mengelola acara dengan melibatkan pihak Siswa akan diajarkan cara membuat proposal yang akan diajukan ke mitra sekolah, seperti penerbit Erlangga yang telah bermitra dengan sekolah ini. Implementasi Program Market Day Meningkatkan Jiwa Entrepreneur Siswa di SMA El-Fitra Kota Bandung Program Market Day di SMA El-Fitra Kota Bandung adalah bagian dari agenda tahunan bidang kurikulum yang kemudian disampaikan dalam rapat dan pelaksanaannya diserahkan kepada pembina OSIS. Selanjutnya, pembina OSIS akan mengumpulkan seluruh pengurus OSIS untuk memberikan briefing mengenai rangkaian kegiatan Market Day. Tujuan dari program Market Day adalah untuk memberikan dukungan kepada peserta didik dalam memperkuat semangat kewirausahaan mereka, yang nantinya akan memberikan manfaat dalam usaha yang mereka jalani di masa mendatang. Suryana keseluruhan merupakan proses pengajaran yang menggunakan ide dan teknik untuk membantu anak mengembangkan kecakapan hidup selama mereka Pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai kewirausahaan dapat membantu menumbuhkan pola pikir kewirausahaan. Menurut Wijaya, kemampuan pendidikan kewirausahaan untuk memberikan dampak positif dan substansial terhadap cita-cita siswa menjadi wirausaha menjadi hal yang menjadikannya penting (Santriyanto & Agus, 2. Dalam prakteknya. Market Day di SMA El-Fitra Kota Bandung melibatkan semua elemen sekolah. Selain siswa yang bertugas, siswa yang tidak bertugas juga turut serta sebagai konsumen, demikian pula dengan guru dan staf sekolah lainnya. Menurut Herman Abdul Muhyi, yang merujuk pada Geoffrey G. Meredith, setiap individu memiliki potensi kewirausahaan yang beragam, . Percaya diri. Sikap percaya diri adalah hasil dari faktor internal seseorang yang terdiri dari campuran sikap dan keyakinan individu dalam menghadapi berbagai tugas atau pekerjaan. Oleh karena itu, sikap ini cenderung bersifat Implementasi Program Market Day Dalam Meningkatkan Jiwa Enterpreneur Siswa Di SMA ElFitra Kota Bandung Wahyu Hidayat. Samia Insyirah Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 174-183. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. fleksibel dan bergantung pada kemampuan individu untuk memulai, melaksanakan, dan menyelesaikan tugas tersebut. Berorientasi pada Tugas dan Hasil. Individu dengan motif berprestasi yang kuat adalah mereka yang secara konsisten menjunjung tinggi aktivitas dan Mereka sering kali menekankan keuntungan finansial, keuletan, dan usaha keras. Bagi mereka, mendapatkan hasil selalu merupakan hal yang paling penting. Keberanian Mengambil Risiko. Orang yang memilih tantangan daripada melakukan hal yang tidak terlalu menantang dalam mengejar kesuksesan atau kegagalan dikenal sebagai wirausaha. Daya tarik setiap pilihan, kesediaan seseorang untuk menerima kerugian, dan kemungkinan relatif keberhasilan atau kegagalan, semuanya mempengaruhi preferensi seseorang terhadap . Berorientasi pada Masa Depan. Kesuksesan seorang pengusaha ditentukan oleh kemampuannya memiliki wawasan dan visi ke depan. Kemampuan untuk menciptakan inovasi yang unik dan berbeda saat ini menjadi kunci utama kesuksesan mereka. Keorisinilan Kreativitas dan Inovasi. Seorang wirausaha yang sukses harus mempunyai jiwa kreativitas dan kemampuan inovasi yang orisinal serta mampu menciptakan solusi dan produk yang belum ada sebelumnya (Hamdani, 2. Kesimpulan Berdasarkan hasil wawancara di SMA El-Fitra Kota Bandung dapat disimpulkan bahwa Program Market Day di SMA El-Fitra Kota Bandung merupakan inisiatif keterampilan hidup yang fokus pada partisipasi aktif siswa. Tujuan utamanya adalah membina dan menanamkan semangat kewirausahaan kepada siswa, serta memberikan bekal berharga untuk masa depan mereka. Siswa di SMA El-Fitra Kota Bandung menunjukkan sikap kewirausahaan yang kuat dan Minat dan tindakan mereka dalam hal kewirausahaan terlihat jelas, baik sebelum maupun setelah implementasi program Market Day. Implementasi Implementasi Program Market Day Dalam Meningkatkan Jiwa Enterpreneur Siswa Di SMA ElFitra Kota Bandung Wahyu Hidayat. Samia Insyirah Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Darussalam (JMPID) Vol. No. 2: 174-183. September 2024 ISSN: 2722-7146 (Media Onlin. program Market Day di SMA El-Fitra Kota Bandung telah berhasil membentuk jiwa kewirausahaan pada siswa dengan efektif. Ini terbukti dari kemampuan siswa dalam menerapkan konsep tersebut dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam aspek perencanaan, koordinasi, dan pelaksanaan. Selain itu, nilai-nilai moral kewirausahaan tercermin saat siswa aktif berpartisipasi dalam Market Day dan kegiatan rutin lainnya. Daftar Pustaka