Volume 2 Nomor 1. Hal 16-21. e-ISSN: 2808-9342 Homepage: https://ojs. stiem-bongaya. id/index. php/JAB Pendampingan Penerapan Sistem Akuntansi Kas Pada UMKM Batik Sapuro Ajun Nurul Afa1. Rahma Sabrina2. Amelia Nabila3. Winata Prasetyo4. Hendri Hermawan5 Universitas Islam Negeri (UIN) KH. Abdurrahman Wahid Pekalongan E-mail: ajunnurulafa@gmail. Abstrak : Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki potensi yang cukup besar untuk berkembang di era digital saat ini sekaligus sebagai penopang perekonomian negara. Namun sampai saat ini masih banyak UMKM yang belum menerapkan sistem akuntansi kas pada usahanya. Tujuan dari kegiatan Pendampingan Penerapan Sistem Akuntansi Kas pada UMKM Batik Nabila adalah untuk membantu UMKM Batik Nabila dalam hal pengelolaan pencatatan kas . urnal penerimaan dan pengeluaran ka. supaya sesuai dengan sistem akuntansi kas yang berlaku. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah tahap persiapan . empersiapkan materi yang akan disosialisasika. , tahap pengenalan . enggali informasi penggunaan pencatatan ka. , dan tahap pelaksanaan . emaparkan materi, pelatihan, pendampingan, serta bimbinga. dalam menerapkan sistem akuntansi kas pada UMKM Batik Nabila. Hasil dari penelitian ini adalah pedagang UMKM Batik Nabila telah memahami serangkaian materi yang telah disosialisasikan berupa praktik pembuatan jurnal penerimaan dan pengeluaran kas, membedakan antara debet dan kredit dalam sebuah jurnal termasuk komponen yang ada. Kata Kunci : akuntansi kas. UMKM Batik Abstract : Micro. Small and Medium Enterprises (MSME) have considerable potential to develop in the current digital era as well as to support the country's economy. However, until now there are still many MSME that have not implemented a cash accounting system in their business. The purpose of the Assistance in the Implementation of the Cash Accounting System for MSME Batik Nabila is to assist the management of cash records . ournals of cash receipts and disbursement. in accordance with the applicable cash accounting system. The method used in this activity is the preparation stage . reparing the material to be socialize. , the introduction stage . xcavating information on the use of cash record. , and the implementation stage . xplaining materials, training, mentoring, and guidanc. in implementing the cash accounting system at MSME Batik Nabila . The result of this research is that MSME Batik Nabila actors have understood the material that has been socialized in the form of the practice of making journal receipts and cash disbursements, distinguishing between debits and credits in a journal including existing components. Kata Kunci : accounting cash. MSME Batik PENDAHULUAN Indonesia adalah salah satu dari negara yang berkembang yang masyarakatnya banyak mendirikan kegiatan usaha yang dilakukan oleh individu atau kelompok yaitu sering disebut dengan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dampak dari UMKM itu sendiri adalah terciptanya lapangan kerja sehingga dapat membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran di Indonesia. Berjalannya kegiatan UMKM sangat beriringan dengan aktivitas Ajun Nurul Afa. Rahma Sabrina. Amelia Nabila. Winata. Prasetyo4. Hendri Hermawan akuntansi yang sangat berguna dalam pencatatan laporan keuangan. Pertumbuhan UMKM yang tidak diiringi dengan pengetahuan akan pencatatan akuntansi kas sehingga kurang maksimalnya dalam pengambilan keputusan dan memaksimalkan laba yang ingin diperoleh. Hal ini terjadi karena adanya kendala, salah satunya kurang pengetahuan sistem akuntansi kas yang baik dan Banyaknya UMKM yang tidak menggunakan sistem akuntansi kas pada pelaporannya dikarenakan tidak dinilai bank, padahal seiring pertumbuhan UMKM perlu berurusan dengan pihak luar dalam meningkatkan pendanaan yaitu diperlukannya transaksi dengan bank/Lembaga keuangan lainnya yang tentunya memerlukan laporan keuangan UMKM tersebut. Masalah utama yang menjadi focus dalam pengembangan UMKM Batik Nabila di Sapuro. Pekalongan yaitu praktik akuntansi yang baik dan benar. Menurut (Warsono, 2. akuntansi UMKM sangat mudah dipahami dan diterapkan. Dengan adanya praktik akuntansi yang memadahi dapat digunakan untuk pengajuan kredit bank berupa laporan keuangan. Penerapan system akuntansi kas berbeda dengan perusahaan besar. Akuntansi UMKM umumnya menggunakan metode pencatatan berbasis kas, dimana pendapatan diakui Ketika kas diterima atau dikeluarkan (Meitasari, 2. Adapun fungsi penggunaan sistem akuntansi kas pada laporan keuangan dapat membantu UMKM menggambarkan pendapatan dan laba bersih usahanya (Rais. R, 2. (Soliha, 2. kas merupakan alat pembayaran milik perusahaan baik yang berbentuk uang ataupun yang bukan berbentuk uang. Menurut (Rollin Niswonger, et al, 2. kas merupakan naiknya modal milik perusahaan yang berasal dari hasil penjualan barang dagangan, pelayanan jasa, peminjaman uang, penyewaan harta, dan semua kegiatan perusahaan yang memperoleh penghasilan (Rasyid, 2. Akuntansi kas merupakan pendapatan yang diakui dalam system akuntansi saat uang diterima dan ketika uang dikeluarkan diakui sebagai beban (Nasrudin, 2. Sistem penerimaan kas adalah kas yang diterima perusahaan, baik yang berupa uang tunai maupun surat-surat berharga untuk mempunyai sifat dapat segara digunakan, yang berasal dari transaksi perusahaan maupun penjualan tunai, pelunasan piutang, atau transaksi lainnya untuk menambah kas perusahaan. Sistem akuntansi penerimaan kas adalah untuk mengumpulkan, mencatat transaksi yang dapat membantu pimpinan untuk menangani penerimaan perusahaan. Perusahaan kas berasal dari dua sumber utama, yaitu penerimaan kas dari tunai dan penerimaan kas dari piutang. Menurut (Mulyadi, 2. ada lima fungsi yaitu fungsi penjualan, fungsi kas, fungsi gudang, fungsi pengiriman, dan fungsi akuntansi. Adapun dokumen yang digunakan yaitu, faktur penjualan tunai, pita register kas, credit card sales slip, bill of lading, bukti setor bank, rekapitulasi beban pokok penjualan. Catatan akuntansi yang digunakan yaitu, jurnal penjualan, jurnal penerimaan kas, jurnal umum, kartu persediaan, kartu Gudang. Selain fungsi dari sistem akuntransi penerimaan kas, adapun fungsi-fungsi yang terkait dalam sistem pengeluaran kas yaitu, fungsi yang memerlukan pengeluaran kas, fungsi kas, fungsi akuntansi, fungsi pemeriksaan intern. Dokumen yang digunakan dalam sistem akuntansi pengeluaran kas dengan cek menurut (Mulyadi, 2. , bukti kas keluar, cek, dan permintaan cek atau check request (Harahap, 2. Objek pada kegiatan ini dilakukan pada UMKM Nabila Batik yang terletak di jalan madura . iarah makam Habib Ahma. Sapuro. Pekalongan. Jawa Tengah. Saat menjelang Khaul Habib Ahmad banyak peziarah yang dating membeli batik dan penjualan batik jadi meningkat dua kali lipat dibandingkan hari biasa. Alasan kami mengambil objek tersebut karena selain tempatnya strategis dan sesuai dengan bidang kegiatan pengabdian kami juga kami melihat bahwa UMKM tersebut memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang tetapi sangat disayangkan belum menerapkan sistem pencatatan akuntansi kas yang baik dan benar. Oleh karena itu, tujuan kegiatan pengabdian ini untuk mensosialisasikan dan membantu UMKM Nabila Batik dalam menerapkan sistem pencatatan akuntansi kas. TINJAUAN PUSTAKA Usaha Mikro. Kecil dan Menengah (UMKM) Pemberdayaan Usaha Mikro. Kecil dan Menengah (UMKM) Kata pemberdayaan . sangat mudah diucapkan namun pemahaman pengertiannya dan implikasinya dalam sikap dan tindakan nyata dalam pembangunan belum dapat diwujudkan. 1 Jo Marie Griesgraber dan Bernhard G Gunter2 , sebagaimana dikutip Mubyarto menyatakan bahwa pemberdayaan adalah upaya untuk membangun daya . dengan mendorong. Ajun Nurul Afa. Rahma Sabrina. Amelia Nabila. Winata. Prasetyo4. Hendri Hermawan memotivasi, dan membangkitkan kesadaran akan potensi yang dimilikinya serta berupaya untuk Dengan mengacu definisi pemberdayaan di atas, maka pemberdayaan UMKM dimaksudkan adalah upaya untuk membangun UMKM dengan mendorong, memotivasi, dan membangkitkan kesadaran akan potensi dari UMKM tersebut dan berupaya untuk mengembangkannya. Undang Undang Nomor 20 tahun 2008 tentang Usaha Mikro. Kecil dan Menengah angka 8 menyatakan Pemberdayaan adalah upaya yang dilakukan Pemerintah. Pemerintah Daerah. Dunia Usaha, dan masyarakat secara sinergis dalam bentuk penumbuhan iklim dan pengembangan usaha terhadap Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah sehingga mampu tumbuh dan berkembang menjadi usaha yang tangguh dan mandiri. Iklim Usaha adalah kondisi yang diupayakan Pemerintah dan Pemerintah Daerah untuk memberdayakan Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah secara sinergis 1 Mubyarto. Membangun Sistem Ekonomi. BPFE. Yogyakarta, 2000, halaman 263 2 Ibid, hal 263 10 melalui penetapan berbagai peraturan perundang-undangan dan kebijakan di berbagai aspek kehidupan ekonomi agar Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah memperoleh pemihakan, kepastian, kesempatan, perlindungan, dan dukungan berusaha yang seluas-luasnya. Pengembangan adalah upaya yang dilakukan oleh Pemerintah. Pemerintah Daerah. Dunia Usaha, dan masyarakat untuk memberdayakan Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah melalui pemberian fasilitas, bimbingan, pendampingan, dan bantuan perkuatan untuk menumbuhkan dan meningkatkan kemampuan dan daya saing Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah. Pengertian usaha dalam UMKM adalah perusahaan, yang dapat berskala mikro, kecil, dan Usaha Mikro adalah usaha produktif milik orang perorangan dan/atau badan usaha perorangan yang memenuhi kriteria Usaha Mikro sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Usaha Kecil adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari Usaha Menengah atau Usaha Besar yang memenuhi kriteria Usaha Kecil sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang ini. Usaha Menengah adalah usaha ekonomi produktif yang berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau menjadi 11 bagian baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Kecil atau Usaha Besar dengan jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini Akuntansi Kas Cash accounting atau akuntansi kas adalah sistem akuntansi yang mengakui pendapatan ketika uang tunai diterima dan mengakui beban ketika uang dikeluarkan. Ini kontras dengan akuntansi akrual, dimana pendapatan diakui saat diperoleh, dan pengeluaran diakui saat saat terjadi, terlepas kapan uang tunai dikumpulkan atau dibayarkan. Meskipun dasar akuntansi akrual memberikan pandangan jangka panjang yang lebih baik tentang keuangan perusahaan, metode kas memberi manajemen gambaran yang lebih baik tentang uang tunai yang mereka Dari sudut pandang pajak, terkadang menguntungkan bagi bisnis baru untuk menggunakan metode akuntansi kas. Dengan begitu, pencatatan penghasilan dapat ditunda hingga tahun pajak berikutnya, sementara biaya dihitung segera. Selanjutnya, metode akuntansi kas dapat secara signifikan mengurangi biaya pembukuan, karena lebih sederhana dan lebih sedikit memakan waktu daripada metode akrual. Selain itu, perusahaan yang menggunakan sistem akuntansi tunai dapat dengan mudah menentukan profitabilitas mereka saat ini. Namun, dalam metode kas, tidak ada piutang usaha atau utang usaha. Ini dapat menimbulkan kesulitan bagi bisnis yang tidak segera menerima pembayaran untuk barangbarang, atau memiliki tagihan yang belum dibayar. METODE Kegiatan pelatihan dan sosialisasi pencatatan menggunakan Sistem Akuntansi Kas Masuk dan Keluar dilaksanakan pada UMKM Batik Nabila di Sapuro. Pada Hari Senin, 13 Juni 2022, dari pukul 12. UMKM Batik Nabila adalah salah satu UMKM yang memiliki Ajun Nurul Afa. Rahma Sabrina. Amelia Nabila. Winata. Prasetyo4. Hendri Hermawan perkembangan yang cukup stabil daripada UMKM batik lainnya di Sapuro. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini dimulai dengan tahap persiapan. Pada tahap ini mempersiapkan materi akuntansi kas yang akan disosialisasikan pada UMKM Nabila Batik. Kemudian pada tahap pengenalan, kami menggali informasi mengenai pencatatan kas yang masih manual yang digunakan pada UMKM Nabila. Setelah itu kami membuat perbandingan antara pencatatan kas secara manual dengan pencatatan kas yang menggunakan sistem akuntansi kas. Dimana pencatatan sitem akuntansi kas lebih bermanfaat untuk pengembangan prospek UMKM kedepannya. Pada tahap pelaksanaan, kami memaparkan materi laporan keuangan khususnya pada laporan kas masuk dan keluar, pelatihan, pendampingan sekaligus bimbingan dalam menerapkan sistem akuntansi kas pada UMKM Batik Sapuro. Diharapkan dengan adanya kegiatan pelatihan ini maka diharapkan para karyawan bagian akunting butik Nabila memahami dan menguasai kegiatan pembukuan sehingga administrasi keuangan bisa berjalan baik. HASIL Pelaksanaan kegiatan sosialisasi penerapan penggunaan sistem akuntansi kas masuk dan keluar ini dimulai dengan memberikan arahan berupa penjelasan kepada pedagang UMKM Batik Nabila mengenai apa itu sistem kas masuk dan keluar, serta bagaimana cara membuat jurnal penerimaan kas dan pengeluaran kas yang baik dan benar. Tidak hanya itu saja kami juga memberikan penjelasan mengenai pentingnya pembuatan laporan kas masuk dan keluar, posisi debet dan kredit yang benar, komponen-komponen apa saja yang masuk kedalam jurnal penerimaan dan pengeluaran kas, penambahan item jurnal sesuai dengan kebutuhan toko . ode baju dan cekli. yang bermanfaat untuk memastikan bahwa barang tersebut sudah masuk dalam perhitungan, serta pencatatan dalam jurnal penerimaan dan pengeluaran kas dalam setiap bulannya akan memudahkan pedagang dalam menghitung laba rugi dan terperincinya penerimaan dan pengeluaran kas yang terjadi dalam bulan tersebut. Hasil dokumentasi selama kegiatan sosialisasi, sebagai berikut : Gambar 1. 1 Sosialisasi mengenai Sistem Akuntansi Kas Kegiatan Pelatihan ini dilakukan pada UMKM Batik Nabila di Sapuro. Pada Hari Senin, 13 Juni 2020 pukul 12. Kegiatan pelatihan diikuti oleh 1 pedagang UMKM Batik Nabila dan 4 Anggota tim pelatih dimana salah satu tim pelatih menjadi penyaji materi yang akan disampaikan yaitu mengenai pembuatan Sistem Akuntansi Kas Masuk dan Keluar. Ajun Nurul Afa. Rahma Sabrina. Amelia Nabila. Winata. Prasetyo4. Hendri Hermawan Gambar 1. 2 Sistem Akuntansi Kas sebelum pelatihan Gambar 1. 4 Sistem Akuntansi Kas Masuk sesudah pelatihan Gambar 1. 3 Sistem Akuntansi Kas Keluar sesudah pelatihan Gambar 1. 5 Sistem Akuntansi Kas Masuk sesudah pelatihan Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada UMKM Batik Nabila di Kelurahan Sapuro. Pekalongan ini telah berhasil dilaksanakan dengan baik berkat dukungan dari semua pihak yang terlibat. Adapun hasil dari kegiatan sosialisasi ini dapat dilihat pada gambar 5, dapat diketahui bahwa pedagang UMKM Batik Nabila telah memahami serangkaian materi yang telah disosialisasikan oleh kelompok kami. Adapun buktinya. Ketika pedagang praktik membuat jurnal penerimaan kas dan jurnal pengeluaran kas. Pedagang juga dapat membedakan antara debet dan kredit dalam sebuah jurnal termasuk komponen yang ada. Adanya jurnal penerimaan kas dan pengeluaran kas juga membantu pedagang UMKM Batik Nabila untuk mengetahui penerimaan dan pengeluaran kas setiap bulannya secara terperinci. Tidak hanya itu saja selain mampu memahami dan mempraktikkan pembuatan jurnalnya, pedagang juga mampu menyusun jurnal penerimaan dan pengeluaran kas yang telah disosialisasikan oleh kelompok kami. KESIMPULAN Kegiatan pelatihan pada UMKM Batik Nabila ini ditujukan agar dapat membantu usahanya dalam hal mengelola pencatatan kas supaya sesuai dengan sistem akuntansi kas yang berlaku berupa jurnal penerimaan dan pengeluaran kas. Jurnal penerimaan kas pada UMKM Batik Nabila digunakan untuk mencatat transaksi penerimaan seperti transaksi penjualan tunai dan kegiatan lainnya yang berpengaruh dengan kas secara langsung. Sedangkan untuk jurnal pengeluaran kasnya digunakan untuk mencatat transaksi pengeluaran seperti pengeluaran yang terjadi atas jual beli secara tunai atau kegiatan operasional lainnya yang berkaitan dengan pengeluaran kas. Ajun Nurul Afa. Rahma Sabrina. Amelia Nabila. Winata. Prasetyo4. Hendri Hermawan UCAPAN TERIMA KASIH Kami ucapkan terimakasih kepada UIN K. H Abdurrahman Wahid yang telah mengizinkan kegiatan pelatihan ini dan kami ucapkan terimakasih kepada pedagang UMKM Batik Nabila di Sapuro yang telah bersedia menjadi objek pelatihan sekaligus berpartisipasi aktif dalam kegiatan pelatihan ini, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik. DAFTAR PUSTAKA