Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 11-16 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 11-16 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 Dampak Erupsi Gunung Sinabung Terhadap Sosial Ekonomi Petani Kopi Di Desa Payung. Kecamatan Payung. Kabupaten Karo Susan Novrini Fakultas Pertanian Universitas Islam Sumatera Utara Medan novrini@gmail. Abstrak Bencana alam mengakibatkan dampak yang merusak pada bidang ekonomi, sosial, dan lingkungan. Penelitian yang dilakukan di Desa Payung ini bertujuan untuk mengetahui dampak erupsi Gunung Sinabung terhadap pendapatan dan pengaruh sosial ekonomi petani kopi terhadap pendapatan kopi sebelum dan sesudah erupsinya Gunung Sinabung. Penentuan lokasi penelitian ditetapkan secarapurposive . Hal ini dilakukan karena Desa Payung merupakan daerah yang mayoritas bertani kopi. populasi di Desa Payung adalah 150 orang. Penentuan responden dilakukan dengan teknik acak sederhana atau simple random sampling. Adapun besar sampel yang diambil adalah sebanyak 30 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data Metode analisis yang digunakan di dalam penelitian ini adalah komperatif, yaitu uji beda rata-rata t-test (Paired Sample t tes. dan menggunakan metode analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS dengan tingkat kepercayaan sebesar 95%. Margin error( ) dalam penelitian ini sebesar 5%. Adapun hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: Terdapat perbedaan yang nyata pendapatan usahatani kopi sebelum dan sesudah erupsia Gunung Sinabung. Secara persial pengaruh sosial ekonomi petani kopi terhadap pendapatan kopi sebelum dan sesudah erupsinya Gunung Sinabung berpengaruh dan signifikan terhadap pendapatan petani kopi. Kata Kunci : Pendapatan. Sosial Ekonomi. Kopi. Bencana Alam Pendahuluan Bencana alam tidak dapat dianggap sebagai masalah yang sederhana. Bencana alam dapat mengakibatkan dampak yang merusak pada bidang ekonomi, sosial dan dalam Bil Bela Ginting . Dampak sosial ekonomi yang dirasakan para petani adalah adanya perubahan pendapatan usaha tani yang merupakan pendapatan pokok keluarga. Adanya perubahan pendapatan keluarga akan mempengaruhi kelangsungan hidup peta ni dan keluarganya. Perubahan tersebut antara lain adanya perubahan besar pendapatan dan sumber pendapatan lain, pendidikan keluarga, sumber pangan,perumahan, dan kepemilikan lahan. dalam Anil Chariny Putri . Berdasarkan identifikasi masalah maka tujuan penelitian adalah sebagai berikut : Untuk mengetahui dampak erupsi Gunung Sinabung terhadap pendapatan usahatani kopi sebelum dan sesudah erupsinya Gunung Sinabung. Untuk mengetahui pengaruh sosial ekonomi petani kopi terhadap pendapatan kopi sebelum dan sesudah erupsinya Gunung Sinabung. yakni diantaranya ialah Sewa lahan. Biaya produksi. Produktivitas. Pendidikan dan Kesehatan. Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 11-16 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 11-16 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 Landasan Teori Bencana Alam Bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain berupa gempa bumi, tsunami,gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah longsor(Pasal 1. UU RI No. 24 Tahun 2007. Tentang Penanggulangan Bencan. Penelitian Terdahulu Ginting . , dalam judul AuDampak Bencana Pasca Meletusnya Gunung Sinabung Terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Di Desa Kuta Rayat Kecamatan Naman Teran Kabupaten KaroAy. hasil penelitian yang diperoleh yaitu H1 : terdapat hubungan yang signifikan antara bencana pasca meletusnya Gunung Sinabung terhadap kehidupan sosial ekonomi di Desa Kuta Rayat Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo dan Ho : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara bencana pasca meletusnya Gunung Sinabung terhadap kehidupan sosial ekonomi di Desa Kuta Rayat Kecamatan Naman Teran Kabupaten KaroAy . Kerangka Pemikiran Erupsi Gunung Sinabung memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan masyarakat di Kabupaten Karo, terutama para masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada Sumber Daya Alam (SDA) yaitu petani. Desa Payung adalah salah satu desa yang berada di Kecamatan Payung yang potensi terbesarnya adalah usahatani kopi. Metode Penelitian Daerah penelitian ditentukan secara Purposive . Desa Payung. Kecamatan Payung ini salah satu penghasil produksi kopi terbesar dan mengalami dampak tidak langsung erupsi Gunung Sinabung. Populasi dalam penelitian ini adalah petani yang mengusahakan usahatani kopi di Desa Payung. Kecamatan Payung. Kabupaten Karo. Jumlah petani sampel di daerah penelitian 150 petani yang mengusahakan tanaman kopi. Penarikan sampel dilakukan dengan cara teknik acak sederhana atau simple random sampling. Adapun besar sampel sebanyak 30 orang atau 20% dari populasi. Menurut Arikunto . jika populasi besar . ebih dari . maka 20% dapat mewakili seluruh populasi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data Hasil Dan Pembahasan Dampak Erupsi Gunung Sinabung Terhadap Pendapatan Usahatani Kopi Gunung Sinabung, dengan koordinat 30010Ao LU dan 98023Ao merupakan gunung merapi aktif yang secara administratif berada di daerah kabupaten Karo. Dari hasil penelitian diperoleh data bahwa dari sejumlah 637 kepala keluarga penduduk desa terdapat sekitar 23. 55 persen . KK) yang menggantungkan pendapatan dari usahatani kopi. Secara rataAerata setiap bulan pada sampel. Desa Payung mampu memperoduksi sebanyak 574,809 Kg biji kopi dalam bentuk biji basah . erry Dapat diinterpretasikan bahwa biaya pemeliharaan tanaman menyerap sebesar 57,93 persen dari total biaya tanaman. Nilai pemeliharaan tersebut hanya sebesar 1,23 persen yang ditransaksikan untuk pembelian obat dan pupuk. Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 11-16 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 11-16 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 Dari hasil penelitian diperoleh data bahwa setiap hektar . lahan kopi masyarakat mampu memberikan produksi sebesar 28. 403,48 kilogram biji kopi segar setiap Artinya dengan frekuensi pemanenan sebanyak 10 . kali dalam setahun, maka usahatani tersebut mampu memberikan hasil rata-rata sebesar 2. 840,348 kilogram setiap kali panen perbulan. Jumlah produksi ini apabila diolah akan memberikan hasil sebesar 13. 637,70kg biji kering . oasted bean. Jumlah produksi ini, apabila dikalikan dengan harga rata-rata yang berlaku adalah sebesar Rp. 733 akan memberikan penerimaan sebesar Rp. Dengan biaya produksi rata-rata sebesar Rp. 918, maka kegiatan panen tersebut akan memberikan pendapatan sebesar Rp. Dari hasil penelitian diperoleh data bahwa jumlah populasi petani kopi di desa Payung sebanyak 150 orang. Hal ini berarti setiap tahun kegiatan budidaya tanaman kopi dapat memberikan pendapatan sebesar Rp. 404,5. Apabila dihubungkan dengan masa bencana selama 5 . tahun, maka total kerugian masyarakat petani kopi mendekati angka 1 milyar. Pengaruh sosial ekonomi petani kopi terhadap pendapatan sebelum dan sesudah erupsinya Gunung Sinabung Untuk mengetahui sejauh mana pengaruh sosial ekonomi petani kopi terhadap pendapatan sebelum dan sesudah erupsinya Gunung SinabungA: Tabel 1. Hasil Uji Regresi LinearBerganda Coefficientsa Model (Constan. Unstandardized Coefficients Std. Error 331538,369 1944129,7 ,009 ,357 -1,141 ,116 Sewa Lahan (R. (X. Biaya Produksi (R. (X. Produktivitas (K. 24567,382 (X. Pendidikan (X. -148713,369 Kesehatan (X. 214895,758 Standardi Coefficien Beta ,171 Sig. ,866 ,000 -,130 ,024 -9,879 ,981 ,000 308,601 1,091 79,609 ,000 392171,92 504555,30 -,004 -,379 ,708 ,004 ,426 ,674 Sumber : Analisis Data Primer. Dari hasil perhitungan diperoleh persamaan regresi sebagai berikut: Y = 331. 538,369 0,009 X1 (-1,141 X. 567,382 X3 (-148. 713,369 X. 214895,758 X5 D E A Konstanta sebesar331. 538,369artinya jika variabel Sewa Lahan (X. Biaya Produksi (X. Produktivitas (X. Pendidikan (X. Kesehatan (X. tidak ada maka pendapatan petani kopi adalah331. 538,369. Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 11-16 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 11-16 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 Koefiesien Regresi X1 Sewa Lahan sebesar 0,009 berarti jika variabel Sewa Lahan ditambahkan 1 variabel maka Pendapatan yang diterima berkurang ANOVAb Sum of Mean Model Squares Square Sig. Regression 2,009E16 4,017E15 2960,315 ,000a Residual 3,257E13 1,357E12 Total 2,012E16 Sumber : Analisis Data Primer Predictors: (Constan. Kesehatan (X. Biaya Produksi (R. (X. Sewa Lahan (R. (X. Pendidikan (X. Produktivitas (K. (X. Dependent Variable: Pendapatan (Y) sebesar 0,009. A Koefisien Regresi X2 Biaya Produksi -1,141 berarti jika variabel Biaya Produksi ditambahkan 1 variabel maka pendapat nya bertambah sebesar -1,141. A Koefisen regresi X3 Produktivitas24. 567,382berarti jika ditambahkan 1 Variabel Produktivitas maka pendapatan nya akan bertambah sebesar 24. 567,382. A Koefisen Regresi X4 Pendidikan-148. 713,369 berarti jika ditambahkan 1 variabel pendidikan maka pendapatan nya bertambah sebesar-148. 713,369. A Koefisen Regresi X5 Kesehatan 214895,758 berarti jika ditambahkan 1 variabel Kesehatan maka pendapatan nya bertambah sebesar 214895,758. Hasil Pengujian Pengaruh Variabel (Uji F ) Untuk menguji pengaruh variable tersebut secara serempak, maka menggunakan uji F sebagai berikut : Tabel 2. Hasil Pengujian Pengaruh Variabel (Uji F ) Dengan kriteria pengujian : Jika Fhitung< Ftabel maka diterima H0 tolak Ha Jika Fhitung > Ftabel maka diterima Ha tolak H0 Berdasarkan hasil perhitungan secara serempak terhadap pengaruh variabel bebas seperti Sewa Lahan (X. Biaya Produksi (X. Produktivitas (X. Pendidikan (X. Kesehatan (X. terhadap variabel terikat yaitu pendapatan (Y) diperoleh F hitung > F tabel . 0,315 > 2,. Maka terima Ha dan tolak Ho, artinya bahwa variabel independent ( X1 . X 2 . X 3 . X 4 , dan X 5 ) secara serempak berpengaruh nyata secara signifikan terhadap pendatan pada tingkat kepercayaan 95%. Demikian hipotesis diterima, hal ini terjadi karena variabel bebas berpengaruh nyata terhadap pendatan usahatani kopi. Koefisien Determinasi (RA) menunjukkan nilai sebesar 0,998 artinya variabel Berdasarkan output di atas diketahui nilai Rsquare 0,998, hal ini mengandung artu bahwa pengaruh variabel X1 . X 2 . X 3 . X 4 , dan X 5 secara simultan terhadap variabel Y adalah sebesar 99. Pengujian Hipotesis Secara Parsial (Uji T) Kriteria penguji = 5% Jika thitung < ttabel maka diterima H0 tolak Hapada = 5% Jika thitung> ttabel maka diterima Ha tolak H0pada = 5% Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 11-16 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 11-16 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 Dalam Uji T dilakukan pada derajat kebebasan . -k-. dimana n adalah jumlah responden dan k adalah jumlah variabel. Untuk tingkat keyakinan yang digunakan adalah 95% atau 5%, maka hasilnya jumlah responden/2. 30-5-1=24, maka didpat t tabel yang diperoleh adalah 2,063. Sewa Lahan Variabel sewa lahan (XCA) hasil T hitung yaitu 0,024 dengan demikian T hitung < T tabel . ,024 < 2,. yang secara statistik variabel sewa lahan (XCA) berpengaruh tidak nyata terhadap Pendapatan Usaha tani kopi di Desa Payung. Biaya Produksi Variabel Biaya Produksi (X. hasil T hitung yaitu-9,879 dengan demikian 0,05 > sig 0,000 yang secara statistik variabel biaya Produksi dapat dikatakan bahwa terima hipotesis biaya produksi berpengaruh nyata terhadap pendapatan atau terima Ha tolak Ho. Produktivitas Variabel Produktivitas (X. hasil T hitung yaitu 79,609 dengan T hitung > T tabel . ,609 >2,063 yang berarti variabel produktivitas berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani kopi. Pendidikan Variabel Pendidikan (X. hasil T hitung yaitu -0,397 dengan T hitung < T tabel . ,615 < 2,063 yang berarti variabel pendidikan tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani kopi, atau dapat dikatakan bahwa tolak hipotesis pendidikan tidak berpengaruh nyata terhadap pendapatan atau terima Ho tolak Ha. Kesehatan Variabel kesehatan kerja (X. hasil T hitung yaitu 0,426 dengan demikian T hitung < T tabel . ,426 < 2,. yang secara statistik variabel kesehatan (X. tidak berpengaruh nyata terhadap Pendapatan Usaha tani didesa Payung. Atau dapat dikatakan bahwa tolak hipotesis terima Ho tolak Ha. Kesimpulan Sesuai dengan hasil penelitian, diuraikan beberapa kesimpulan sebagai berikut : Sebelum erupsi usahatani kopi mampu memberikan pendapatan sebesar Rp. 010,23 per ha per tahun dengan jumlah populasi petani kopi di Desa Payung sebanyak 150 orang, artinya setiap tahun kegiatan budidaya tanaman kopi petani dapat memberikan pendapatan sebesar Rp. 534,5. Setelah erupsi Gunung Sinabung terjadi penurunan yang sangat terhadap komponen panen yang mengakibatkan turunnya pendapatan menjadi sebesar Rp. 749,47. Dari hasil tabel di atas nilai ycEaycnycycycuyci adalah 6,754 dan nilai ycycycaycayceyco adalah 2,063. Sehingga H1 diterima. Jadi Terdapat perbedaan yang nyata pendapatan usahatani kopi sebelum dan sesudah erupsia Gunung Sinabung. Pengaruh sewa lahan, biaya produksi, produktivitas, pendidikan dan kesehatan terhadap pendapatan petani kopi berdasarkan analisis regresi linier berganda Secara serempak variabel seperti Sewa Lahan (X. Biaya Produksi (X. Produktivitas (X. Pendidikan (X. Kesehatan (X. berpengaruh nyata secara signigikan terhadap pendapat petani kopi (Y) di daerah penelitian dengan tingkat kepercayaan 95%. Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen, 12 . 11-16 https://journals. id/index. php/ilman Jurnal Ilman: Jurnal Ilmu Manajemen Volume 12. Issue 1. Februari, pages 11-16 p-ISSN 2355-1488, e-ISSN 2615-2932 Secara persial sewa lahan berpengaruh tidak nyata secara signifikan terhadap Pendapatan petani kopi. Secara persial biaya Produksi dapat dikatakan bahwa berpengaruh nyata secara signifikanterhadap pendapatan petani kopi. Secara persial produktivitas berpengaruh nyata secara signifikanterhadap pendapatan petani kopi. Secara persial pendidikan tidak berpengaruh nyata secara signifikanterhadap pendapatan petani kopi. Secara persial kesehatan tidak berpengaruh nyata secara signifikan terhadap Pendapatan petani kopi. Daftar Pustaka