Terakreditasi SINTA Peringkat 2 Surat Keputusan Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan Ristek Dikti No. 10/E/KPT/2019 masa berlaku mulai Vol. 1 No. 1 tahun 2017 s. d Vol. 5 No. 3 tahun 2021 Terbit online pada laman web jurnal: http://jurnal. JURNAL RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas. Vol. 4 No. 102 - 108 ISSN Media Elektronik: 2580-0760 Analisis Perancangan dan Implementasi FHRP di Protokol Routing RIPv2 dan OSPF Ramdhani Syahputra1. Rahmadi Kurnia2. Rian Ferdian3 1,2Teknik Elektro. Fakultas Teknik. Universitas Andalas 3Sistem Komputer. Fakultas Teknologi Informasi. Universitas Andalas syah@outlook. com, 2rahmadi_kurnia@ft. id, 3rian. ferdian@it. Abstract The high reliability of data access has become a problem faced by many companies, institutions, and universities. For this reason, a protocol required that can protect the network from a communication breakdown. One method used to maintain communication is by implementing a protocol redundancy system. One or more routers will act as the primary router for load balancing, and some routers are in standby mode if one main router is down. First hop redundancy protocols (FHRP) is a protocol that implements redundancy and load balancing systems. This protocol can transfer access data traffic if one of the routers on the network is down. FHRP divided into virtual router redundancy protocol (VRRP) and gateway load balancing Protocol (GLBP). This research analyzes the design and implementation to provide information about the quality of VRRP and GLBP services on the main router and the backup router, by using an application graphical network simulator (GNS) simulation 3. In the GNS3 application, a LAN network topology is designed with eight router devices in the form of a ring topology using RIPv2 and OSPF routing protocols, then implemented in protocols VRRP and GLBP. The analysis results show that GLBP can back up the network faster than VRRP when the primary router is down. If implemented into a LAN network with RIPv2 and OSPF routing protocols. VRRP has better service quality than GLBP Keywords: FHRP. VRRP. GLBP. RIPv2. OSPF Abstrak Keandalan data akses yang tinggi telah menjadi satu masalah yang dihadapi banyak perusahaan, lembaga, dan universitas. Karena alasan ini, diperlukan protokol yang dapat menjaga jaringan dari terputusnya komunikasi. Salah satu metode yang digunakan untuk mempertahankan komunikasi dengan menerapkan sistem protocol redundancy. Satu atau lebih router akan bertindak sebagai main router untuk load balancing dan beberapa router dalam mode stand by jika salah satu router utama First hop redundancy protocols (FHRP) merupakan protokol yang mengimplementasikan sistem redudancy dan load Protokol ini mampu mentransfer lalu lintas data akses jika salah satu router di jaringan down. FHRP dibagi menjadi virtual router redundancy protocol (VRRP) dan gateway load balancing protocol (GLBP). Penelitian ini menganalisis perancangan dan implementasi untuk memberikan informasi tentang kualitas layanan VRRP dan GLBP di router utama dan router cadangan, dengan menggunakan aplikasi graphical network simulator (GNS) 3. Di aplikasi GNS3 dirancang sebuah topologi jaringan LAN dengan delapan perangkat router berbentuk topologi ring menggunakan protocol RIPv2 dan OSPF, kemudian diimplementasikan ke protocol VRRP dan GLBP. Hasil analisa didapatkan bahwa GLBP dapat melakukan back up jaringan lebih cepat dari pada VRRP ketika router utama down. Apabila diimplementasikan ke sebuah jaringan LAN dengan protocol routing RIPv2 dan OSPF. VRRP memiliki kualitas layanan yang lebih baik dari pada GLBP. Kata kunci: FHRP. VRRP. GLBP. RIPv2. OSPF. A 2020 Jurnal RESTI tabel perutean, perubahan jaringan, dan administrator jaringan . Routing memainkan peran penting dalam Bersama dengan pengembangan jaringan komunikasi transfer data dari sumber ke tujuan yang terjadi di modern seperti jaringan internet, dibutuhkan sebuah lapisan jaringan model OSI . Dalam jaringan skala protocol routing yang berguna untuk mengakomodasi Pendahuluan Diterima Redaksi : 12-12-2020 | Selesai Revisi : 30-01-2020 | Diterbitkan Online : 08-02-2020 Ramdhani Syahputra. Rahmadi Kurnia. Rian Ferdian Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas. Vol. 4 No. 102 Ae 108 besar protocol routing dinamis lebih sering digunakan load balancing. Di penelitian Nikhil Hemant Bhagat dari pada protocol routing statis. Beberapa protocol tahun 2011 berjudul virtual router redundancy protocol routing dinamis dapat diterapkan dalam jaringan, a best open standard protocol in maintaining seperti routing information protocol (RIP) v2, dan open redundancy. Penelitian ini mempelajari kinerja dari shortest path first (OSPF) . Kelebihan dari protocol HSRP dan VRRP dengan memeriksa algoritma routing dinamis, jika ada perubahan topologi informasi redundansi kedua protokol, ditemukan bahwa berbagai protocol routing yang memungkinkan router untuk celah yang dihasilkan oleh HSRP teratasi oleh VRRP belajar tentang jaringan baru serta untuk menemukan sehingga VRRP merupakan protokol efisien terbaik jalur alternatif jika terjadi kegagalan ke jaringan yang untuk digunakan dalam menghasilkan redundansi. Dan sedang berjalan . Metode untuk mengatasi masalah pada penelitan Athira M. Lekha Abraham,Sangeetha jika terjadi kegagalan pada default gateway pertama di R. G tahun 2017 dengan judul study on network jaringan adalah dengan menggunakan metode first hop performance of interior gateway protocols RIP. EIGRP redundancy protocol (FHRP). FHRP dikembangkan and OSPF, penelitian ini membahasa tentang kualitas untuk mengurangi kehilangan traffic loss . , dan telah layanan routing RIP. EIGRP, dan OSPF yang dapat digunakan pada banyak jaringan LAN . FHRP disimpulkan bahwa EIGRP adalah protokol routing dibagi menjadi virtual router redundancy protocol terbaik untuk jaringan di tingkat perusahaan. (VRRP) dan gateway load balancing protocol (GLBP) Metode Penelitian yang memungkinkan dua router atau lebih untuk bekerja secara bersamaan pada satu alamat IP . Di paper ini dilakukan rancangan dan implementasi Protocol VRRP dan GLBP membuat redudancy dan protocol VRRP dan GLBP, serta dirancang sebuah load balancing yang bertujuan untuk menghilangkan jaringan LAN dengan delapan perangkat router waktu henti jaringan yang disebabkan ketika main berbentuk loop tertutup yang tersusun pada sebuah router down . , serta mengatur satu router aktif topologi ring dengan protocol routing RIPv2 dan OSPF sebagai main router dan router lainnya stand by . , sebagai jaringan internal, lalu di implementasikan yaitu, router aktif menjalankan proses routing, protocol VRRP dan GLBP ke jaringan LAN yang sedangkan router stand by siap untuk mengambil alih dirancang untuk mendapatkan kualitas layanan dengan peran router aktif segera jika router aktif down . , parameter output delay, packet loss, dan throughput. sehingga tidak akan ada putus koneksi pada jaringan Parameter Output Quality of Service . Jika main route mengalami down, sedangkan back up router tidak tersedia, maka akan berpengaruh pada Quality of service adalah kemampuan suatu jaringan semua perangkat yang terkoneksi ke jaringan . untuk menyediakan layanan data yang baik pada suatu Konsep dari protocol VRRP dan GLBP memilih router jaringan. Adapun parameter yang digunakan pada yang memiliki priority tertinggi dipilih sebagai main penelitian ini yaitu : router, dan router dengan priority rendah dipilih . Waktu Pengiriman Paket Delay = sebagai back up. Total Paket Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa kualitas Packet Loss = (Packets Hilan. ycu 100% Paket Total layanan protocol VRRP dan GLBP apabila terjadi . down pada main router, lalu dirancang sebuah topologi Throughput = Jumlah Data Yang Dikrim Waktu Pengiriman Data LAN dengan menggunakan delapan perangkat router berbentuk topologi ring dengan protocol routing yang Alokasi IP di Perangkat Router dan PC digunakan RIPv2 dan OSPF dengan menggunakan software graphical network simulator (GNS) 3. Alakosi IP untuk setiap router protocol VRRP dan selanjutnya protocol VRRP dan GLBP akan di GLBP, dan IP pada delapan perangkat router dapat implementasikan ke jaringan LAN yang dirancang dilihat pada Tabel 1 dibawah ini dengan menggunakan untuk mendapatkan kualitas layanan jaringan tersebut. IP yang berada di class A sebagai pengelamatan. Tujuan penelitian ini akan membantu perusahaan kecil Tabel 1. Alokasi IP dan menengah atau lembaga dalam menerapkan sistem Router Fast Fast jaringan terbaik dengan menganalisis parameterEthernet Ethernet parameter output. Penelitian sebelumnya yang dilakukan Zia Ur Rahman. Safyan Mukhtar. Sajjad Khan. Raees Khan. Zakir Ullah. Reena Rashid. Waqas Ahmad tahun 2017 dengan judul performance evaluation of first hop redundancy protocols (HSRP. VRRP & GLBP) membahas tentang konsep kerja dan protocol yang lebih efektif dalam mengatasi kegagalan pada jaringan, dengan hasil analisa bahwa GLBP adalah teknologi baru dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan yaitu untuk FHRP dan juga untuk Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas. Vol. 4 No. 102 Ae 108 Ramdhani Syahputra. Rahmadi Kurnia. Rian Ferdian Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas. Vol. 4 No. 102 Ae 108 VRRP menempatkan beberapa router dalam satu set cadangan sehingga membentuk satu router virtual. Sedangkan GLBP salah satu router didalam group GLBP akan terpilih sebagai active virtual gateway (AVG). Masing-masing router lainnya akan bertindak sebagai back up. Untuk perancangan protocol VRRP dan GLBP digunakan GNS 3. Seperti ditunjukkan pada Rancangan Topologi Protocol VRRP dan GLBP Gambar 1 yang menjadi rancangan protocol VRRP dan Di protocol VRRP dan GLBP, main router GLBP, dimana router 5 berfungsi sebagai back up dikonfigurasi dengan prioritas tertinggi dan back up dengan priority 10, dan router 6 sebagai main router router dikonfigurasi dengan prioritas lebih rendah. Pada dengan priority 100. R10 R11 PC1 PC2 Gambar 1. Rancangan dan Desain Protocol VRRP dan GLBP Di VRRP menempatkan beberapa router dalam satu set untuk setiap grup router yang dikonfigurasi. Grup cadangan sehingga membentuk satu router virtual. Di router lain akan bertindak sebagai jalur cadangan jika antara semua metode cadangan main dan back up di AVG gagal. Jika ada lebih dari dua AVG. AVG terbaik VRRP, fungsi gateway harus ditanggung oleh main kedua akan dalam kondisi siaga menjaga semua router atau router utama. Ketika kegagalan terjadi pada perangkat lain dalam status listen. GLBP menciptakan main router, back up router lainnya akan memilih satu failover yang baik dan melakukan penyeimbangan router melalui VRRP untuk mengambil alih pekerjaan beban di gateway default jaringan untuk mencegah main router. Sedangkan GLBP bekerja seperti VRRP kemacetan traffic. Fitur terbaik yang disediakan GLBP dengan kemampuan load balancing. Tidak seperti adalah failsafe karena secara otomatis merutekan paket protokol redundancy. GLBP dapat melakukan load ke router yang berbeda jika sebuah router down dan balancing yang memungkinkannya untuk berbagi membuat jaringan tetap hidup. Simulasi dan beban lalu lintas di banyak router. GLBP bekerja perancangan protocol VRRP dan GLBP dirancang di dengan menetapkan active virtual gateway (AVG) GNS3 dengan menggunakan salah satu layer tiga Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas. Vol. 4 No. 102 Ae 108 Ramdhani Syahputra. Rahmadi Kurnia. Rian Ferdian Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas. Vol. 4 No. 102 Ae 108 switch atau router. Protocol VRRP dan GLBP akan perangkat router. Untuk mengetahui kinerja dari diimplementasikan ke jaringan LAN dengan delapan redudancy dan load balancing protocol akan dilakukan perangkat router yang dibentuk dari topologi ring. analisa kualitas layanan untuk mendapatkan parameter Maka, didapatkan permasalahan utama, yaitu pada output. Topologi jaringan LAN yang dirancangan percobaan kinerja dari gabungan dynamic routing, dengan delapan perangkat router yang di redudancy dan load balancing dari protocol VRRP dan implementasikan ke protocol VRRP dan GLBP dengan GLBP. Di penelitian ini digunakan protocol routing routing RIPv2 dan OSPF ditampilkan pada Gambar 2. OSPF dan RIPv2 untuk jaringan internal di delapan Gambar 2. Rancangan dan Desain Jaringan LAN Delapan Perangkat Router Dengan Protocol VRRP dan GLBP Metode dan Tahap Penelitian yang Diusulkan dilakukan adalah melakukan analisa kebutuhan sistem dengan cara mengumpulkan kebutuhan-kebutuhan yang Dalam penelitian ini akan diaplikasikan protokol diperlukan untuk menerapkan failover pada router jaringan yang dapat meredudansi router dan load menggunakan protokol VRRP dan GLBP. Tahap kedua balancing untuk diimplementasikan pada suatu jaringan penelitian ini mendesain topologi protocol VRRP dan LAN sehingga didapatkan analisis kualitas layanan GLBP, serta menentukan router yang akan dijadikan VRRP dan GLBP. Untuk perancangan sistem main router dan back up router berdasarkan priority diimplementasikan menggunakan tiga unit router cisco tertinggi dari router tersebut, selanjutnya merancang seri 3690 . outer 4, router 5 dan router . yang nantinya topologi jaringan LAN yang akan diimplementasikan akan menjadi main router dan back up router. Ketiga protocol VRRP dan GLBP dengan routing yang router dikonfigurasi VRRP dan GLBP sebagai main digunakan pada LAN adalah RIPv2 dan OSPF sebagai dan back up. Router 5 dan router 6 terhubung dengan jaringan internal. Tahap ketiga dari penelitian ini switch manage, seperti pada Gambar 1 rancangan melakukan pengujian pada kinerja protocol VRRP dan protocol VRRP dan GLBP. Pada tahap pertama yang GLBP, serta kinerja protocol VRRP dan GLBP apabila Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas. Vol. 4 No. 102 Ae 108 Ramdhani Syahputra. Rahmadi Kurnia. Rian Ferdian Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas. Vol. 4 No. 102 Ae 108 diimplementasikan pada jaringan LAN yang dirancang. Hasil dan Pembahasan Pengujian dilakukan dengan menguji kinerja protocol Pada protocol VRRP memungkinkan terjadinya VRRP dan GLBP di main router dengan kondisi address resolution protocol (ARP) yang ditunjukkan jaringan normal dan memutuskan koneksi jaringan di dengan Auwho has 20. Ini terjadi dikarenakan main router dengan asumsi terdapat gangguan pada paket tidak dapat menemukan MAC address tujuan, main router, sehingga fungsi utama jaringan dari sehingga router secara otomatis mengirimkan ARP protocol VRRP dan GLBP diambil alih back up router untuk mengetahui alamat address. Seperti ditampilkan untuk menggantikan kinerja main router. pada Gambar 3 dibawah ini. Gambar 3. Traffic Broadcast Di Protocol VRRP ARP mengirimkan MAC address ketika pengiriman paket dilakukan, paket yang dikirimkan tidak sampai ke tujuan dan terjadinya loss. Berputar-putarnya paket disebut juga dengan bridging loop. Bridging loop adalah paket data yang berputar-putar dalam jaringan untuk mencari alamat. Delay Protocol VRRP dan GLBP Delay adalah waktu rata-rata yang dibutuhkan suatu paket untuk menempuh rute dari asal ke tujuan. Pengukuran delay protocol VRRP dan GLBP adalah untuk mendapatkan rata-rata jeda waktu antar paket data yang dikirimkan. Dari persamaan 1, didapatkan delay VRRP dan GLBP main router dan back up router pada Gambar 4, dan delay jaringan LAN yang dirancang ketika diimplementasikan menggunakan protocol VRRP dan GLBP pada Gambar 5. Delay . VRRP dan GLBP di Implementasi LAN R9 R10 R11 VRRP Delay . RIPv2 VRRP Delay . OSPF GLBP Delay . RIPv2 GLBP Delay . OSPF Gambar 5. Delay Protocol VRRP dan GLBP di 8 Perangkat Router Delay . Protocol VRRP GLBP Main Back Up Router Router PC1 Main Back Up Router Router PC 2 Gambar 4. Kualitas Delay Protocol VRRP dan GLBP Pengujian kualitas layanan protocol VRRP dan GLBP menghasilkan kenaikan delay sebesar 2,02% di back up router pada protocol VRRP, dan sebesar 0,11% di protocol GLBP ketika peran main router yang mengalami down digantikan oleh back up router. Ini menunjukkan bahwa protocol GLBP dapat melakukan back up dengan cepat ketika main router mengalami down dibandingkan dengan protocol VRRP. Untuk nilai kualitas layanan delay pada protocol VRRP di main router memiliki kualitas delay yang lebih kecil 36,19% dibandingkan dengan kualitas delay di protocol GLBP. Sedangkan delay delapan perangkat router dengan topologi ring didapatkan bahwa terdapat perbedaan delay ketika jaringan diimplementasikan Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas. Vol. 4 No. 102 Ae 108 Ramdhani Syahputra. Rahmadi Kurnia. Rian Ferdian Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas. Vol. 4 No. 102 Ae 108 dengan menggunakan protocol routing RIPv2 dan memerlukan waktu untuk menggantikan kerja dari OSPF, yaitu delay routing OSPF lebih kecil 3. 27% dari main router. Walaupun terjadi kenaikan kualitas packet pada routing RIP dengan dengan diimplementasi loss, nilai dari kualitas packet loss yang mengalami protocol VRRP, dan delay routing RIPv2 lebih besar kenaikan dapat dikategorikan bagus menurut standart 5,20% di setiap router dari pada delay OSPF ketika ITU-T untuk protocol VRRP dan GLBP. Kenaikan diimplementasikan protocol GLBP. nilai packet loss di back up router ketika main router down, dan fungsi jaringan diambil alih oleh back up Packet Loss Protocol VRRP dan GLBP router pada protocol VRRP sebesar 3,22%, dan di protocol GLBP sebesar 0,86%. Jadi ketika main router Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa packet loss di mengalami down, tidak terjadinya kehilangan banyak protocol VRRP dan GLBP termasuk pada kategori paket di protocol GLBP dan VRRP. Perbandingan bagus menurut standart ITU-T. Gambar 6 menampilkan kualitas packet loss antara protocol GLBP dan VRRP kualitas layanan output packet loss dari protocol yang di main router adalah 122,58%. Untuk packet loss dari dimplementasikan, dan packet loss jaringan LAN yang topologi yang dirancang diketahui bahwa pada dirancang ketika diimplementasikan menggunakan beberapa router yang menggunakan routing RIPv2 protocol VRRP dan GLBP pada Gambar 7. memiliki nilai packet loss yang lebih baik dari pada routing OSPF pada router R3. R7, dan R8 ketika Packet Loss (%) Protocol diimplementasikan protocol VRRP. Sedangkan pada VRRP GLBP protocol GLBP, packet loss routing RIPv2 lebih besar 0,62% pada setiap router dari pada routing OSPF. Throughput Protocol VRRP dan GLBP Dari persamaan 3, didapatkan kualitas layanan throughput protocol VRRP dan GLBP, yang ditampilkan pada Gambar 8. Main Back Up Router Router Throughput (Kbp. Protocol Main Back Up Router Router PC1 PC 2 Gambar 6 Kualitas Packet Loss Protocol VRRP dan GLBP Packet Loss (%) VRRP dan GLBP di Implementasi LAN VRRP GLBP Main Back Up Router Router PC1 Main Back Up Router Router PC2 Gambar 8. Kualitas Throughput Protocol VRRP dan GLBP Tujuan mendapatkan kualitas nilai bandwidth dalam kondisi yang sebenarnya. Bandwidth bersifat tetap, sedangkan throughput bersifat dinamis. Analisis pengujian VRRP Packet Loss (%) RIPv2 throughput protocol VRRP didapatkan nilai throughput VRRP Packet Loss (%) OSPF main router sebesar 0,217 kbps dan throughput back up GLBP Packet Loss (%) RIPv2 router 0,433 kbps. Diketahui terdapat kenaikan kualiatas throughput sebesar 0,217 kbps pada back up GLBP Packet Loss (%) OSPF router saat kondisi main router down. Sedangkan throughput protocol GLBP di main router sebesar Gambar 7. Packet Loss VRRP dan GLBP di 8 Perangkat Router 1,538 kbps, dan throughput di back up router sebesar Kualitas layanan packet loss yang didapatkan dari 4,615 kbps. Kenaikan throughput di protocol GLBP persamaan 2, diketahui bahwa terjadi peningkatan sebesar 3,077 kbps ketika jaringan dijalankan oleh back besarnya kualitas nilai packet loss ketika main router router dengan kondisi main router dalam kondisi down. down, dan fungsi jaringan diambil alih oleh back up Untuk perbandingan throughput antara protocol VRRP Peningkatan ini terjadi karena back up router dan GLBP ketika di main router sebesar 1,321 kbps. R10 R11 Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas. Vol. 4 No. 102 Ae 108 Ramdhani Syahputra. Rahmadi Kurnia. Rian Ferdian Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas. Vol. 4 No. 102 Ae 108 yang menunjukkan VRRP memiliki kualitas throughput dapat melakukan back up lebih cepat dari VRRP ketika lebih baik dari pada GLBP. Selanjutnya nilai kualitas jaringan di main router down dan fungsi utama jaringan layanan throughput di jaringan LAN yang dirancang dijalankan dengan back up router. Untuk kualitas dengan delapan perangkat router yang membentuk layanan dari parameter output, protocol VRRP topologi ring dengan jaringan internal LAN memiliki kualitas layanan yang lebih baik jika menggunakan routing RIPv2 dan OSPF yang dibandingkan dengan protocol GLBP, dan jika protocol dimplementasikan protocol VRRP dan GLBP VRRP dan GLBP implementasikan ke sebuah jaringan ditampilkan pada Gambar 9. LAN yang telah dirancang dengan menggunakan routing RIPV2 dan OSPF, protocol VRRP dapat memberikan kualitas layanan parameter output yang Throughput (Kbp. VRRP dan GLBP di baik dibandingkan dengan protocol GLBP. Implementasi LAN Daftar Rujukan . Siti Ummi Masruroh. Fadly Robby. Nashrul Hakiem. , 2016. Performance Evaluation of Routing Protocols RIPng. OSPFv3, and EIGRP in an IPv6 Network. International Conference on Informatics and Computing (ICIC). Lombok. Indonesia 28-29 Oktober 2016. Ie. doi: 10. 1109/IAC. Parvesh Kumar Chaudhary. Ravi Kumar. Sumit Kaushik. , 2018. Design and Simulate HSRP Protocol Based Network on Packet R1 R2 R3 R7 R8 R9 R10 R11 Tracer. International Journal of Engineering Science and Computing. Volume 8 (Issue No. , 19600-19605. VRRP Throughput RIPv2 . Athira M. Lekha Abraham,Sangeetha R. , 2017. Study on Network Performance of Interior Gateway Protocols - RIP. VRRP Throughput OSPF EIGRP and OSPF. International Conference on Nextgen Electronic Technologies. Tamilnadu. India 23-25 Maret 2017. GLBP Throughput RIPv2 Ie. doi: 10. 1109/icnets2. Golap Kanti Dey. Md. Mobasher Ahmed. Kazi Tanvir Ahmmed. GLBP Throughput OSPF Performance Analysis and Redistribution among RIPv2. EIGRP & OSPF Routing Protocol. International Conference on Computer & Information Engineering. Rajshahi. Bangladesh 26Gambar 9. Throughput VRRP dan GLBP di 8 Perangkat Router 27 November 2015. Ie. doi: 10. 1109/ccie. Kualitas throughput dari topologi yang dirancang . Zia Ur Rahman. Safyan Mukhtar. Sajjad Khan. Raees Khan. Zakir Ullah. Reena Rashid. Waqas Ahmad. , 2017. Performance didapatkan bahwa throughput untuk setiap perangkat Evaluation of First HOP Redundancy Protocols (HSRP. VRRP & router mempunyai nilai throughput yang sama baik GLBP). Journal of Applied Environmental and Biological RIPv2 OSPF Sciences. Volume 7 (Issue No. , 268-278. diimplementasikan protocol VRRP dan GLBP. Namun . Hiroshi Matsuda. , 2012. L2 Switch Feature for Virtual Router Redundancy Protocol Fast Convergence. International Journal of pada router R1. R9 dan R10 didapatkan penurunan Computer Applications. Volume 55 (Issue No. throughput jika dibandingkan dengan router lainnya. 5120/8796-3015. Nilai kualitas throughput yang rata-rata sama pada . Nikhil Hemant Bhagat. , 2011. Virtual Router Redundancy setiap router karna pada konsep kerja dari VRRP yang Protocol-A Best Open Standard Protocol in Maintaining Redundancy. International Conference on Web Services berupa redudancy dan GLBP dengan konsep load Computing (ICWSC). Palo Alto. CA. USA September 18-21, balancing yang membagi traffic secara merata, 2011. International Journal of Computer Applications. sehingga beban traffic dapat didistribusikan secara . Faisal Shahriar. MD. Shah Newaz. Syed Zahidur Rashid. , 2018. merata dengan memanfaatkan bandwidth yang tersedia. Designing a reliable and redundant network for multiple VLANs with Spanning Tree Protocol (STP) and Fast Hop Redundancy Protocol (FHRP). International Conference on Industrial Kesimpulan Engineering and Operations Management. Washington DC. USA 27-29 September 2018. First hop redundancy protocols (FHRP) merupakan salah satu solusi yang dapat diimplementasikan ke jaringan LAN . Chia Tai Tsai. Rong Hong Jan. Kuochen Wang. , 2010. Optimal Redundancy Allocation For High Availability Routers. suatu institusi, lembaga, maupun perusahaan untuk International Journal Of Communication Systems. Volume 23 memberikan keandalan data akses dijaringan. Virtual router (Issue No. , 1581Ae1599. org/10. 1002/dac. redundancy protocol (VRRP) dan gateway load balancing . Herman Kuswanto. Taufik Rahman. , 2019. Failover Gateway protocol (GLBP) merupakan beberapa protocol dari FHRP Menggunakan Protokol Virtual Router Redundancy Protocol yang dapat diimplementasikan ke jaringan LAN untuk (VRRP) pada Mikrotik Router. Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi (Justi. Volume 7 (Issue No. mengatasi kegagalan pada jaringan. Kedua protocol ini org/10. 26418/justin. mampu melakukan back up di jaringan data apabila main . Eka Kusuma Pratama. Fuad Nur Hasan. Kurani Mega router mengalami down, sehingga akses layanan data Asteroid. , 2018. Pemanfaatan Redudancy Router Dengan tidak mengalami gangguan yang berdampak pada Fitur Vrrp Mikrotik Pada Jaringan Thin Client. Jurnal Akrab Juara. Volume 3 (Issue No. kelangsungan aktifitas yang memerlukan akses ke layanan data. Dari hasil pengujian pada protocol GLBP Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informas. Vol. 4 No. 102 Ae 108