KREASI AKTIF WANITA LANSIA DI KELURAHAN MERUYA SELATAN Suzan Bernadetha Stephani, . Ryani Dhyan Parashakti, . Alvita Sari Program Studi Manajemen. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Mercu Buana Jakarta Email: suzan. bernadetha@mercubuana. id, ryaniparasakti@gmail. com, alvita1701@gmail. ABSTRAK Proses menua dapat terlihat secara fisik dengan perubahan yang terjadi pada tubuh dan berbagai organ serta penurunan fungsi tubuh serta organ tersebut. Lanjut usia yang masih aktif dan memiliki keadaan fisik yang masih mampu bergerak tanpa bantuan orang lain sehingga dalam kebutuhannya sehari-hari ia masih mampu melakukannya sendiri. Berbagai aktifitas yang dapat membuat wanita lansia lebih tinggi nilai AHH disbanding pria, seperti kreasi tangan dari berbagai barang tidak terpakai atau pun senam untuk kesehatan. Kegiatan ini juga merupakan dukungan dari kami akademisi terhadap focus bidang kesehatan pada Hari Lanjut Usia Nasional ke 23 tahun 2018, pertama diperlukan kerjasama baik lintas program maupun lintas sektor, akademisi, kepala daerah, pelaku usaha, organisasi masyarakat, dalam membangun pemahaman public akan pentingnya hidup sehat, serta menjalankan perilaku hidup sehat dan yang kedua mewujudkan lansia sehat dan mandiri melalui keluarga sehat Kata Kunci: Lanjut usia, aktifitas sehat, kreasi wanita PENDAHULUAN PENDAHULUAN Data Susenas Data Susenas bahwa angka kesakitan pada lansia tahun 2012 mulai berkurang serta daya tahan tubuh 24,77% di di 24,77% Masalah . 100 orang lansia di daerah perkotaan 24 orang Masalah kognitif . DiDipedesaan Masalahyang Masalah 28,62%artinya lansiadi di dengan perkembangan perkembangan kognitif kognitif adalah 28,62% Usia pedesaan, 28 orang mengalami sakit. Usia melemahnya daya ingat erhadap sesuatu lanjut dikatakan dikatakan sebagai sebagai tahap tahap akhir . dan halhal. perkembangan pada daur kehidupan manusia dengan masyarakat sekitar. (Keliat, 1999 1999 dalam dalam Maryam Maryam 2. Masalah (Keliat. Masalah Sedangkanmenurut menurutPasal Pasal1 1ayat ayat. , . , . Masalah Sedangkan Masalah No. Tahun Kesehatan UU No. 13 Tahun 1998 tentang Kesehatan perkembangan emosional adalah rasa ingin yang telah mencapai usia lebih dari 60 tahun. sehingga tingkat perhatian lansia kepada Lansia mengalami mengalami perubahan perubahan dalam Selain Selainitu,itu. Lansia kehidupannya sehingga sehingga menimbulkan Permasalahan beberapa masalah. Permasalahan tersebut yang kurang sesuai dengan kehendak : : Masalah Masalah fisik ekonomi yang kurang terpenuhi. Masalahyang Masalah melemah,sering terjadi radang persendiran ketika melakukan Jurnal Abdi Masyarakat (JAM). Volume 5 Nomor 2. Maret 2020, hlm. 15 - 17 Masalah spiritual Masalah yang dihadapi terkait dengan perkembangan spiritual adalah kesulitan untuk menghafal kitab suci karena daya ingat yang mulai menurun, merasa kurang keluarganya belum mengerjakan ibadah, dan merasa gelisah ketika menemui permasalahan hidup yang cukup serius. Lanjut usia mengalami masalah Masalah ini berawal dari kemunduran sel-sel tubuh, sehingga fungsi dan daya tahan tubuh menurun serta faktor resiko terhadap penyakit pun meningkat. Masalah kesehatan yang sering dialami lanjut usia adalah malnutrisi, gangguan keseimbangan, kebingungan mendadak dan lain-lain. Selain itu, beberapa penyakit yang sering terjadi pada lanjut usia antar lain hipertensi, gangguan pendengaran dan penglihatan, demensia, osteoporosis, dan sebagainya. METODE Tahap Persiapan Tahap awal yang dilakukan adalah melakukan kerjasama dengan masyarakat setempat di sana seperti ketua RT/RW, dan organisasi masyarakat lainnya missal kader posyandu lansia. Dalam musyawarah ini, kami akan menyampaikan maksud dan tujuan dari program kami serta meminta izin merealisasikan kegiatan yang akan kami lakukan yaitu berupa sosialisasi langsung ke masyarakat melalui kader posyandu lansia sederhana bagi warga. Penyusunan teknis, perumusan materi edukasi dan penentuan narasumber dan pelatihan kreasi aktif wanita lansia. Terlebih dahulu dirumuskan teknis acara untuk pemberian edukasi kepada masyarakat. Langkah-langkah yang akan dilakukan untuk menyusun teknis acara, yaitu : Menyusun rundown acara. Perancangan materi sosialisasi Tahap Pelaksanaan Edukasi Langkah awal yang dilakukan yaitu mengumpulkan sejumlah warga lansia serta kader yang peduli lansia. Kepada mereka ini akan diberikan pengetahuan dasar mengenai kebutuhan dasar lansia. Membangun penurunan kesehatan lansia akan dapat diperlambat dengan kepedulian keluarga dan sekitar terhadap para lansia. Praktek pelatihan kreasi aktif wanita Selanjutnya akan dilakukan pelatihan kreasi aktif wanita, di lokasi kegiatan yang akan direncanakan bersama. Tahap Akhir Pada tahap ini, kegiatan yang dilaksanakan dengan menyebarkan kuesioner kegiatan dan pendataan peserta yang hadir. pelaporan data lansia terbaru detail dengan data sehat serta lomba kreasi aktif wanita lansialain: HASIL DAN PEMBAHASAN Persiapan Tahap persiapan dilakukan pada tanggal 1 Maret 2019. Pada tahap ini meliputi semua hal-hal yang bersifat teknis, manajerial dan penjadwalan . ime schedul. Penyusunan rundown acara Persiapan sarana dan prasarana pelatihan. Persiapan ini meliputi penyediaan sarana dan prasarana. Koordinasi lapangan. Koordinasi lapangan akan dilakukan oleh Tim pelaksana dan pihak RPTRA Mahkota Sosialisasi program penerapan bagi masyarakat ini dilakukan dilokasi kegiatan yaitu sesuai area yang akan disepakati. Kreasi Aktif Wanita Lansia Di Kelurahan Meruya Selatan Pelaksanaan Kegiatan Pelaksanaan kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 28 Februari 2019. Pelatihan seni melipat kertas. Tabel 1. Susunan Acara WAKTU KEGIATAN 30 Ae 10. JENIS KEGIATAN Pembukaan dan sambutan 05 Ae 12. Pelatihan melipat kreasi dengan kertas Monitoring dan Evaluasi Monitoring dilakukan pada saat kegiatan berlangsung oleh tim pelaksana. Tahap evaluasi dilakukan melalui kuesioner yang dibagikan kepada peserta pelatihan. Hasil evaluasi sebagai berikut : Tabel 2. Hasil kuesioner kegiatan No. Pertanyaa Apakah kegiatan ini menyenangkan? Tidak Apakah kegiatan ini dapat anda sehat dan bahagia? Apakah kegiatan seperti ini perlu diadakan lain waktu? KESIMPULAN DAN SARAN Kegiatan lansia di kelurahan Meuya Selatan ini sangat dibutuhkan, mereka memerlukan sarana berkumpul untuk dapat berinteraksi, para lansia menginginkan diadakan kegiatan tambahan kembali untuk mengisi waktu kosong mereka dengan berharga dan bermanfaat bagi tubuh dan rohani Sangat mengharapkan kegiatan serupa dibuat secara continue. Kesimpulan bahwa para lansia di lingkungan kelurahan Meruya Selatan telah melakukan kegiatan, yang bertujuan sebagai berikut: Menambah kegiatan sehat wanita lansia Menggiatkan aktifitas wanita lansia kreasi melipat kertas bersama DAFTAR PUSTAKA