Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) p-ISSN: 2797-2879, e-ISSN: 2797-2860 Volume 5, nomor 4, 2025, hal. Doi: https://doi. org/10. 53299/jppi. Pengembangan E-Booklet Berbasis Kearifan Lokal dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa SMAN 3 Dompu Moh. Zalhairi*. Sofyan Syamratulangi STKIP Al Amin. Dompu. Indonesia *Coresponding Author: zalhairiali@gmail. Dikirim: 17-09-2025. Direvisi: 13-10-2025. Diterima: 15-10-2025 Abstrak: Siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami materi secara konseptual, kurang berpikir analitis terhadap materi, kurang kritis, minim krearifitas dan inovasi yang Tujuan penelitian ini yaitu menjelaskan nilai-nilai kearifan lokal Dompu apa saja yang relevan dengan kompetensi dasar pada pembelajaran Bahasa Indonesia, mendeskripsikan bentuk dan karakteristik e-booklet yang dikembangkan berbasis kearifan lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam dan memahami tingkat keefektifan ebooklet berbasis kearifan lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, bernalar mendalam dan keterampilan berbahasa siswa SMAN 3 Dompu. Subjek penelitian ini secara keseluruhan mencakup 30 siswa kelas XI, guru Bahasa Indonesia dan dua validator ahli. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) Borg and Gall menjadi 10 tahapan. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi, wawancara dan angket dengan instrumen penelitian berupa lemabaran-lembaranya & teknik analisis data yaitu deskripstif kualitatif, deskriptif kuantitatif dan analisis isi. Hasil penelitian menunjukan bahwa e-booklet pada kategori sangat layak dengan peningkatan rata-rata post-test sebesar 15%. E-booklet disusun dalam bentuk buku kecil digital interaktif yang didalamnya terdapat gambar-gambar kearifan lokal Dompu seperti pangan tradisional karampi, timbu, kandui, kopi tambora, oha santa mina dan lenAode. Terdapat peningkatan keterampilan berpikir kritis, kreatif, bernalar mendalam dan berbahasa siswa. Menanamkan nilai-nilai kearifan lokal Dompu. Rata-rata efektivitas mencapai 87% dan tingkat internalisasi nilai kearifan lokal sebesar 86,5%, produk ini dinyatakan sangat efektif dan relevan. Kata Kunci: e-booklet. kearifan lokal. pembelajaran mendalam Abstract: Students still experience difficulties in understanding the material conceptually, lack analytical thinking towards the material, are less critical, and have minimal creativity and optimal innovation. The purpose of this research is to explain the local wisdom values of Dompu that are relevant to the basic competencies in Indonesian language learning, to describe the form and characteristics of the e-booklet developed based on local wisdom with a deep learning approach, and to understand the effectiveness level of the e-booklet based on local wisdom with a deep learning approach in improving critical thinking skills, creative thinking, deep reasoning, and language skills of students at SMAN 3 Dompu. The subjects of this research include a total of 30 students from class XI, an Indonesian language teacher, and two expert validators. This research uses the Research and Development (R&D) approach by Borg and Gall, which consists of 10 stages. The data collection techniques are observation, documentation, interviews, and questionnaires, with research instruments in the form of sheets and data analysis techniques being descriptive qualitative, descriptive quantitative, and content analysis. The research results show that the e-booklet is categorized as very feasible with an average post-test improvement of 15%. The e-booklet is compiled in the form of a small interactive digital book that contains images of local wisdom from Dompu such as traditional food karampi, timbu, kandui, tambora coffee, oha santa mina, @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Zalhairi & Syamratulangi. Pengembangan E-Booklet Berbasis Kearifan Lokal dengan PendekatanA and lenAode. There is an increase in critical thinking skills, creative thinking, deep reasoning, and language skills of the students. It instills the values of local wisdom from Dompu. The average effectiveness reaches 87% and the level of internalization of local wisdom values is 5%, making this product declared very effective and relevant. Keywords: e-booklet. local wisdom. deep learning PENDAHULUAN Pendidikan merupakan bidang ilmu yang sangat penting dalam membentuk karakter dan identitas. Salah satu mata pelajaran yang memiliki peran strategis dalam mencapainya adalah Bahasa Indonesia. Melalui pembelajaran Bahasa Indonesia, peserta didik tidak hanya diarahkan untuk menguasai aspek kebahasaan, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai budaya, moral, serta berbagai kearifan lokal yang ada. Pada era perkembangan information comunication and teknologi (ICT) yang maju saat ini, seorang pendidik sangat perlu menemukan media dan pendekatan yang memberikan layanan terjangkau dan relevan sesuai kebutuhan belajar peserta didik. Agar peserta didik lebih fokus memiliki kemampuan berpikir analitis, kreatif, kritis, inovatif dan memahami konsep yang diajarkan secara mendalam. Namun, berdasarkan observasi yang dilakukan di SMAN 3 Dompu menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami materi secara konseptual, kurang berpikir analitis terhadap materi, kurang kritis, minim krearifitas dan inovasi yang optimal. Siswa cenderung menghafal informasi dan keilmuan tanpa memahami makna konsep secara utuh serta kurang mampu mengevaluasi, mensintesis, serta menganalisis keilmuan secara mendalam. Solusi yang efektif untuk memecahkan masalah tersebut ialah seorang pendidik perlu menggunakan media e-booklet berbasis kearifan lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam. E-booklet ialah media bahan ajar yang disajikan dalam bentuk buku kecil elektronik berisi poin-poin materi ajar yang menampilkan gambar-gambar menarik hasil dokumentasi pribadi maupun sumber lain disertai keterangan yang menjelaskan tentang gambar agar siswa memahami materi secara detail (Fauzizah et al. , 2. (Silaban & Zulyusri, 2. , (Hendrianti et al. , 2. , (Pangestu et al. , 2. Selanjutnya pendekatan pembelajaran mendalam ialah sistem pembelajaran pemahaman mendalam dan berkelanjutan yang diharapkan seorang pendidik dapat menghidupkan tiga pilar penting pada Siswa diantaranya mindful learning . embelajaran penuh kesadara. , meaningful learning . embelajaran yang bermakn. , joyful learning . embelajaran yang menyenangka. agar sukses mencapai tujuan akhir pembelajaran yang diinginkan (Khotimah & Abdan, 2. , (Arif et al. , 2. , (Suwandi et al. , 2. , (Sumarto & Harahap, 2. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini diantaranya: . Nilai-nilai kearifan lokal Dompu apa saja yang relevan dengan kompetensi dasar pada pembelajaran bahasa Indonesia? . Bagaimanakah bentuk dan karakteristik e-booklet yang dikembangkan berbasis kearifan lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa SMAN 3 Dompu? . Bagaimanakah tingkat keefektifan e-booklet berbasis kearifan lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, bernalar mendalam dan keterampilan berbahasa siswa SMAN 3 Dompu? @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Zalhairi & Syamratulangi. Pengembangan E-Booklet Berbasis Kearifan Lokal dengan PendekatanA Pendekatan yang hendak dilakukan dalam penelitian ini yaitu Research and Development (R & D) Borg and Gall. Beberapa strategi pemecahan masalah yaitu: . identifikasi kebutuhan dan potensi artinya mengidentifikasi kesenjangan dalam pembelajaran serta potensi yang relevan. perancangan media e-booklet berbasis kearifan lokal artinya mendesain media e-booklet berbasis kearifan lokal untuk memperjelas penyampaian dan pemahaman materi (Febriani et al. , 2. , (Sinaga et , 2. integrasi pendekatan pembelajaran mendalam dalam pembelajaran, strategi ini dirancang untuk menghidupkan kesadaran memaknai konsep dan menyenangkan dalam belajar. uji coba terbatas dan evaluasi produk artinya uji coba terbatas pada satu kelas untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan respons Penilaian kelayakan oleh validator ahli (Asinta & Prasetyaningtyas, 2. Penyempurnaan dan diseminasi produk artinya berdasarkan hasil evaluasi, produk akan disempurnakan dan disiapkan untuk implementasi lebih luas. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) Borg and Gall. Pendekatan tersebut dimodifikasi untuk dapat menghasilkan produk berupa e-booklet berbasis kearifan lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam yang diharapkan terciptanya kualitas pembelajaran (Gustina et al. , 2. , (Siswanto et al. , 2. , (Sari et al. , 2. Adapun diagram alir penelitian ini sebagai berikut. Diagram 1. Tahapan Penelitian. Penjabaran tahapan tersebut yaitu: . tahap analisis kebutuhan, tahap ini akan dilakukan identifikasi oleh ketua peneliti mengenai potensi masalah yang ada di tempat penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan guru, dan studi awal terhadap materi ajar yang digunakan di SMAN 3 Dompu. tahap perencanaan, tahap ini ketua melakukan perencanaan untuk ditindak lanjut oleh anggota serta mempersiapkan segala hal. tahap desain produk, tahap ini ketua peneliti mulai membuat e-booklet awal yang memuat materi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam untuk menghasilkan produk. tahap validasi, tahap ini anggota akan konsultasikan ke validator ahli materi . hli pengajar berbasis kearifan loka. , guru Bahasa Indonesia SMAN 3 Dompu dan validator ahli media pembelajaran . hli dalam bidang teknologi pendidika. berkaitan dengan kualitas desain e-booklet berbasis kearifan lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam untuk memastikan bahwa produk yang dikembangkan layak untuk diuji coba. revisi desain, tujuan revisi ini untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan dari desain produk awal. uji coba terbatas, tahap ini menguji terbatas produk pada sejumlah 12 siswa kelas XI di SMAN 3 Dompu untuk menilai kelebihan dan kekurangan produk berdasarkan respon guru dan siswa. revisi produk, tahap ini berdasarkan hasil uji coba terbatas. Uji terbatas dilakukan terhadap sejumlah kecil @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Zalhairi & Syamratulangi. Pengembangan E-Booklet Berbasis Kearifan Lokal dengan PendekatanA siswa dan guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan prosedur yang sistematis meliputi persiapan, pelaksanaan pembelajaran, pengumpulan data, dan analisis hasil. Hasil uji terbatas diharapkan memberikan gambaran awal tentang kualitas E-Booklet dalam mendukung proses pembelajaran, menumbuhkan pemahaman teks argumentasi, serta memperkuat nilai-nilai kearifan lokal Dompu melalui pendekatan pembelajaran mendalam. Temuan dari tahap ini menjadi dasar penting untuk penyempurnaan produk sebelum digunakan dalam skala yang lebih luas. uji coba luas, tahap ini produk yang telah direvisi akan diuji kembali dengan subjek yang lebih banyak yaitu 30 siswa kelas XI untuk menghasilkan efektifitas hasil belajar siswa dan keterlibatan mereka. revisi akhir, tahap ini merevisi kekurangan pada uji coba luas agar memenuhi kriteria kualitas, efektif dan menarik. diseminasi dan implementasi, tahap akhir ini menyebarluaskan hasil produk secara umum dan ke sekolah-sekolah untuk mendorong implementasi produk skala luas. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi, dokumentasi, wawancara dan angket. Observasi perlu dilakukan untuk mengamati perilaku atau aktivitas secara langsung. Lembar observasi akan dianalisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Dokumentasi yang akan dikumpulkan berupa arsip, foto, video, atau dokumen tertulis lainnya. Lembar dokumen akan dianalisis data menggunakan analisis isi. Wawancara yang digunakan dalam penelitian ini ialah wawancara semi Lembar wawancara akan dianalisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Lembar angket akan dianalisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini secara keseluruhan mencakup 30 siswa kelas XI, guru Bahasa Indonesia dan dua validator ahli yang sama-sama berkontribusi dalam proses Penelitian ini diharapkan memiliki beberapa luaran meliputi: . produk ebooklet interaktif berbasis kearifan lokal yaitu memiliki e-booklet interaktif yang memuat materi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal Dompu, seperti tradisi, budaya, bahasa, serta cerita rakyat setempat sehingga menjadi media yang dekat dengan kehidupan siswa. model pembelajaran mendalam . eep learnin. yang kontekstual ialah mempunyai model integratif pembelajaran Bahasa Indonesia yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga pada keterlibatan emosional, afektif, dan nilai-nilai local. peningkatan kompetensi literasi dan apresiasi budaya lokal yaitu siswa dapat membangkitkan kesadaran dan rasa cinta terhadap budaya lokal sehingga ada rangsangan untuk membaca, menulis dan analisis berpikir yang berkualitas. publikasi dan hak kekayaan intelektual (HKI), penelitian ini ditargetkan publikasi ke jurnal nasional terakreditasi sinta dan memiliki sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) berupa ciptaan. modul yang akan digunakan dalam pembelajaran. Pembelajaran dengan berbagai pendekatan dapat dengan mudah diterapkan kepada mahasiswa apabila, pembelajaran tersebut dilengkapi dengan bahan ajar yang salah satu diantaranya adalah Modul ajar yang baik dan terstruktur (Muhammad, 2. diseminasi maksudnya luaran penelitian ini diharapkan dapat tersebar ke sekolah-sekolah agar dimanfaatkan demi kemajuan inovasi pendidikan. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan model Research and Development (R&D) Borg and Gall yang telah dimodifikasi menjadi sepuluh @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Zalhairi & Syamratulangi. Pengembangan E-Booklet Berbasis Kearifan Lokal dengan PendekatanA Tujuan utama penelitian adalah menghasilkan produk e-booklet berbasis kearifan lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam yang layak, efektif, dan menarik untuk digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMAN 3 Dompu. Adapun hasil penelitian dari 10 tahapan sebagai berikut. Analisis Kebutuhan Hasil observasi dan wawancara dengan guru menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia di SMAN 3 Dompu masih terbatas pada penggunaan buku teks dan modul standar dari pemerintah. Materi yang digunakan kurang mengaitkan konteks kearifan lokal Dompu, sehingga siswa belum sepenuhnya memahami relevansi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Studi dokumen juga memperlihatkan bahwa sumber ajar belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Hal ini menguatkan perlunya pengembangan media pembelajaran inovatif berbasis e-booklet yang mengintegrasikan kearifan lokal. Perencanaan Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, peneliti menyusun rencana pengembangan produk yang mencakup pemilihan materi teks argumentasi dan poster yang dipoles dengan kearifan lokal Dompu dalam bidang pangan sesuai dengan materi semester ganjil kelas XI SMAN 3 Dompu, serta penerapan pendekatan pembelajaran mendalam. Sebagai tim peneliti juga mengkaji kurikulum merdeka yang digunakan sekolah yang diperlukan untuk pembuatan produk e- booklet berbasis kearifan lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam, menyiapkan instrument-instrumen penelitian dan jadwal kegiatan pengembangan produk. Desain Produk Produk awal berupa e-booklet disusun dalam bentuk buku kecil digital interaktif yang didalamnya terdapat gambar-gambar kearifan lokal Dompu yang akan menjadi media pembelajaran. Isi e-booklet memuat materi teks Bahasa Indonesia sesuai kurikulum merdeka yang berlaku di SMAN 3 Dompu yang dipadukan dengan contoh-contoh nyata dari kearifan lokal, seperti pangan tradisional karampi, timbu, kandui, kopi tambora, oha santa mina dan lenAode. Desain e-booklet disesuaikan dengan prinsip pembelajaran mendalam: mengajukan masalah kontekstual, mendorong siswa berpikir kritis, reflektif, dan mengaitkan materi dengan pengalaman nyata. Validasi Produk E-booklet yang telah didesain kemudian divalidasi oleh validator ahli materi . hli pengajar berbasis kearifan loka. , guru Bahasa Indonesia SMAN 3 Dompu dan validator ahli media pembelajaran . hli dalam bidang teknologi pendidika. Hasil validasi menunjukkan bahwa e-booklet memperoleh skor rata-rata 88% . ategori Aspek yang mendapat apresiasi tinggi meliputi kesesuaian konten dengan kurikulum, muatan kearifan lokal, serta tampilan desain yang menarik. Namun, terdapat masukan dari validator mengenai penyesuaian teks yang harus relevan, ukuran huruf dan penambahan gambar-gambar yang relevan. Tabel 1. Hasil Validasi E-Booklet Berbasis Kearifan Lokal Aspek yang Dinilai Kesesuaian dengan Integrasi kearifan Validator Skor Ratarata (%) Kategori Ahli materi Sangat Layak Ahli materi & guru Layak Keterangan Konten sesuai dengan KD dan kurikulum merdeka Contoh pangan lokal relevan @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Zalhairi & Syamratulangi. Pengembangan E-Booklet Berbasis Kearifan Lokal dengan PendekatanA Desain Keterbacaan Rata-rata Total Ahli media Layak Guru Layak Layak Perlu penyesuaian ukuran huruf dan tambahan visual Teks jelas, namun perlu sedikit revisi tata letak. Dapat digunakan dengan revisi minor . Revisi Desain Berdasarkan hasil validasi, peneliti merevisi produk dengan memperbaiki penyesuaian teks yang relevan, ukuran huruf dan penambahan gambar-gambar yang . Uji Coba Terbatas Uji coba terbatas dilaksanakan pada satu kelas XI SMAN 3 Dompu dengan jumlah 12 siswa. Hasil angket menunjukkan bahwa 85% siswa menilai e-booklet menarik dan mudah dipahami, sedangkan 80% guru menyatakan e-booklet membantu dalam memfasilitasi pembelajaran kontekstual. Observasi selama proses pembelajaran memperlihatkan siswa lebih aktif berdiskusi, mampu mengaitkan materi dengan pengalaman lokal, serta menunjukkan keterlibatan lebih tinggi dibandingkan pembelajaran menggunakan buku teks. Tabel 2. Hasil Uji Coba Terbatas Indikator Penilaian E-booklet menarik Materi Memfasilitasi Mendorong diskusi dan keterlibatan Respon Siswa (%) Respon Guru (%) Keterangan Siswa antusias menggunakan media baru Konten jelas, contoh relevan dengan pengalaman lokal Guru menilai media membantu mengaitkan materi Siswa lebih aktif dibandingkan saat pakai buku teks . Revisi Produk Setelah uji coba terbatas, dilakukan perbaikan kembali berdasarkan masukan siswa dan guru, diantaranya menambah latihan tugas berbasis kearifan lokal, menjelaskan lebih detail kepada guru Mapel mengenai langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran menggunakan E-booklet berbasis kearifan lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam dan memperbanyak contoh visual dari pangan lokal. Uji Coba Luas Uji coba luas menggunakan desain pretest-posttest, di mana siswa diberikan tes awal . untuk mengetahui kemampuan dasar mereka sebelum menggunakan ebooklet, kemudian dilakukan pembelajaran dengan menggunakan e-booklet berbasis kearifan lokal. Setelah pembelajaran, siswa diberikan tes akhir . untuk mengukur peningkatan hasil belajar. Selain itu, dilakukan observasi dan angket untuk menila aktivitas belajar siswa, keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran mendalam dan respon guru terhadap kemudahan dan efektivitas produk. Tahap ini melibatkan satu kelas XI penuh . otal 30 sisw. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar. Nilai rata-rata post-test siswa meningkat sebesar 15% dibandingkan pre-test. Selain itu, hasil angket menunjukkan @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Zalhairi & Syamratulangi. Pengembangan E-Booklet Berbasis Kearifan Lokal dengan PendekatanA 90% siswa merasa e-booklet membuat pembelajaran lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari, serta 87% siswa merasa lebih terdorong berpikir kritis. Tabel 3. Hasil Uji Coba Luas. Aspek Penilaian Hasil Pre-test Hasil Post-test Peningkatan (%) Rata-rata nilai siswa Siswa merasa pembelajaran relevan Siswa terdorong berpikir Tingkat keterlibatan Keterangan Terjadi peningkatan hasil belajar setelah penggunaan Materi lebih terkait dengan kehidupan sehari-hari Siswa mampu mengaitkan materi dengan pengalaman Aktivitas diskusi dan refleksi meningkat . Revisi Akhir Produk direvisi akhir dengan memperbaiki navigasi, memperkuat fitur interaktif, serta menambahkan bagian latihan tugas dan evaluasi berbasis masalah Hasil revisi akhir menghasilkan bentuk e-booklet berbasis kearifan lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam yang dapat dilihat pada gambar 1. Gambar 1. Bentuk E-booklet Berbasis Kearifan Lokal Dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam. Diseminasi dan Implementasi E-booklet kemudian disosialisasikan kepada guru Bahasa Indonesia di SMAN 3 Dompu dan beberapa sekolah di Kabupaten Dompu. Guru memberikan respon positif bahwa produk ini dapat menjadi alternatif sumber belajar inovatif yang relevan dengan kurikulum dan berbasis kearifan lokal. Hasil penelitian ini memaparkan analisis-analisis data berdasarkan instrumen penelitian yang telah direalisasikan untuk memperoleh data yang akurat dan relevan sesuai tujuan penelitian. Selain itu, teknik analisis yang sesuai dengan jenis data yang dikumpulkan dapat menghasilkan data yang akurat dan relevan. Instrumen penelitian berfungsi sebagai alat untuk menjaring informasi dari berbagai sumber, baik berupa @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Zalhairi & Syamratulangi. Pengembangan E-Booklet Berbasis Kearifan Lokal dengan PendekatanA aktivitas pembelajaran, hasil wawancara, dokumen pendukung, maupun tanggapan siswa dan guru melalui angket. Setiap instrumen dirancang agar dapat mengukur aspek yang berbeda namun saling melengkapi, sehingga data yang diperoleh memiliki validitas dan reliabilitas yang memadai. Selanjutnya, data yang terkumpul dianalisis dengan metode yang sesuai dengan karakteristiknya, baik secara kualitatif maupun kuantitatif, untuk memberikan gambaran yang utuh mengenai pengembangan E-booklet berbasis kearifan lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam Mapel Bahasa Indonesia di SMAN 3 Dompu. Analisis Deskriptif Kualitatif Lembar Observasi Berdasarkan hasil observasi, e-booklet berbasis kearifan lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam menunjukkan kualitas yang baik dari berbagai Dari segi bentuk, e-booklet memiliki sampul yang menarik dengan menampilkan identitas kearifan lokal Dompu, tata letak konsisten, warna serasi, serta gambar relevan, dan dapat diakses dengan mudah melalui perangkat digital, sehingga memenuhi kriteria media pembelajaran yang praktis dan menarik. Isi materi disusun sesuai dengan kurikulum Bahasa Indonesia, khususnya pada teks argumentasi dan poster, serta diperkaya dengan gambar pangan lokal Dompu yang membantu siswa memahami materi sekaligus mengenal budaya daerah. Dari sisi penyajian, materi disusun runtut, logis, dan sistematis, dilengkapi pertanyaan pemantik, tugas reflektif, dan diskusi yang mendukung pembelajaran mendalam, dengan variasi teks, gambar, dan fitur interaktif sehingga tidak monoton. Aspek kebahasaan dinilai komunikatif, sederhana, sesuai tingkat perkembangan siswa SMA, dan tetap mengikuti kaidah bahasa Indonesia, sementara penggunaan istilah lokal dijelaskan dengan baik sehingga menambah kosakata sekaligus mengenalkan budaya lokal. Keunggulan utama e-booklet terletak pada integrasi kearifan lokal Dompu, terutama di bidang pangan, yang tidak hanya mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia, tetapi juga menumbuhkan kebanggaan serta kepedulian siswa terhadap identitas budaya dan ketahanan pangan lokal (Yoma et al. , 2. , (Puspitasari & Resmalasari, 2. Analisis Data Deskriptif Kualitatif Wawancara Berdasarkan hasil wawancara, dapat dideskripsikan bahwa bentuk ideal ebooklet adalah format digital interaktif dengan kombinasi teks, gambar, audio-visual, dan kuis. Konten e-booklet harus mengintegrasikan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan kearifan lokal secara kontekstual. Bahasa yang digunakan perlu sederhana, komunikatif, dan sesuai dengan tingkat SMA. E-booklet harus memfasilitasi pembelajaran mendalam, melalui aktivitas refleksi, diskusi, analisis dan pemecahan masalah (Rosidah & Sugianti, 2. , (Ndruru et al. , 2. Harapan responden adalah agar e-booklet dapat menumbuhkan minat belajar siswa, sekaligus memperkuat kecintaan terhadap budaya dan identitas lokal. Analisis Isi Dokumen Bentuk dan Karakteristik E-Booklet Hasil analisis isi dokumen mengenai bentuk dan karakteristik e-booklet menunjukkan bahwa pengembangan produk ini didasarkan pada telaah berbagai sumber, meliputi Kurikulum Merdeka Bahasa Indonesia SMA, silabus dan perangkat ajar SMAN 3 Dompu, buku teks Bahasa Indonesia kelas X, literatur akademik tentang media digital dan pembelajaran mendalam, serta dokumen kearifan lokal Dompu. Bentuk e-booklet yang ideal adalah media digital interaktif berbasis PDF atau flipbook yang memadukan teks, gambar, dan tautan multimedia dengan desain visual sederhana, menarik, serta mudah dinavigasi. Formatnya dipilih agar dapat diakses secara offline sehingga sesuai dengan kondisi sekolah yang memiliki @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Zalhairi & Syamratulangi. Pengembangan E-Booklet Berbasis Kearifan Lokal dengan PendekatanA keterbatasan Indonesia jaringan. Dari sisi karakteristik, isi konten berfokus pada materi inti Bahasa berupa teks argumentasi, poster, dan analisis teks yang dipadukan dengan kearifan lokal Dompu, khususnya pada pangan, budaya, dan tradisi Bahasa yang digunakan bersifat baku, komunikatif, dan sesuai tingkat kognitif siswa SMA, sedangkan struktur penyajian disusun sistematis melalui pendahuluan, materi inti, aktivitas siswa, refleksi, dan evaluasi. Fitur interaktif meliputi gambar, ilustrasi, foto, tautan video, kuis, serta aktivitas reflektif yang mendukung pembelajaran. Seluruh karakteristik ini selaras dengan pendekatan pembelajaran mendalam karena mendorong siswa menghubungkan konsep bahasa dengan budaya lokal, menganalisis serta mengevaluasi teks, melakukan refleksi, dan menghasilkan karya berbasis kearifan lokal. Dengan demikian, e-booklet yang dihasilkan berbentuk media digital interaktif, praktis, dan menarik, mengintegrasikan konten bahasa dengan konteks budaya lokal, menggunakan bahasa yang komunikatif dan baku, dilengkapi fitur multimedia, serta mendukung proses analisis, refleksi, motivasi dan produksi karya yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa (Tama & Simbolon, 2. , (Nadiyah et al. , 2. Analisis Isi Dokumentasi Keefektifan E-Booklet Berbasis Kearifan Lokal dengan Pendekatan Pembelajaran Mendalam Hasil analisis isi dokumentasi keefektifan e-booklet berbasis kearifan lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam menunjukkan bahwa media ini mampu meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia siswa secara signifikan. Berdasarkan angket, observasi guru, catatan lapangan, dan produk siswa, ditemukan bahwa e-booklet efektif dalam mengembangkan empat keterampilan utama, yaitu berpikir kritis, kreativitas, penalaran mendalam, dan keterampilan berbahasa. Dokumentasi menunjukkan bahwa siswa dapat mengidentifikasi masalah nyata, membedakan fakta dan opini, serta menyusun argumen logis, yang menandakan peningkatan kemampuan berpikir kritis. Kreativitas siswa terlihat melalui karya poster dan teks argumentatif yang berani serta inovatif, diperkuat dengan meningkatnya rasa percaya diri ketika mempresentasikan hasil. Aspek penalaran mendalam tercermin dari kemampuan siswa menghubungkan fenomena pangan lokal dengan data dan menyusun argumen berbasis bukti, meskipun membutuhkan pembiasaan lebih lanjut. Sementara itu, keterampilan berbahasa berkembang baik, terlihat dari teks siswa yang lebih runtut, kosakata variatif, serta kelancaran dalam mengemukakan pendapat secara lisan. Temuan lintas aspek juga menegaskan bahwa e-booklet berhasil mengintegrasikan nilai kearifan lokal Dompu secara relevan, memperkuat pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan student-centered. Dengan demikian, dokumentasi secara konsisten memperlihatkan bahwa e-booklet ini efektif mendukung peningkatan kompetensi bahasa dan keterampilan berpikir siswa sekaligus menanamkan identitas budaya lokal dalam proses belajar. Analisis Deskriptif Kuantitatif Angket Tingkat Keefektifan E-Booklet Analisis deskriptif kuantitatif angket tingkat keefektifan e-booklet berbasis kearifan lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam pada pembelajaran Bahasa Indonesia siswa SMAN 3 Dompu menunjukkan hasil yang sangat positif. Instrumen angket skala Likert 1Ae5 dengan 20 butir pernyataan yang mencakup aspek berpikir kritis, kreativitas, penalaran mendalam, dan keterampilan berbahasa dianalisis melalui perhitungan skor total, rata-rata, serta persentase efektivitas. Hasilnya, aspek berpikir kritis memperoleh rata-rata skor sekitar 4,2Ae4,6 atau setara dengan efektivitas 85Ae92%, menandakan bahwa e-booklet mampu melatih siswa @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Zalhairi & Syamratulangi. Pengembangan E-Booklet Berbasis Kearifan Lokal dengan PendekatanA membedakan fakta dan opini serta menarik kesimpulan logis. Kreativitas siswa juga meningkat dengan skor 4,1Ae4,5 . Ae90%), ditunjukkan melalui kemampuan mereka menghasilkan ide baru dan mengekspresikan gagasan dengan mengaitkan budaya Aspek penalaran mendalam mencapai rata-rata 4,0Ae4,4 . Ae88%), mengindikasikan siswa mulai terbiasa menganalisis masalah dan mengembangkan argumen kontekstual, meskipun masih membutuhkan latihan lebih lanjut. Keterampilan berbahasa menjadi aspek tertinggi dengan skor 4,2Ae4,6 . Ae92%), memperlihatkan peningkatan kemampuan membaca, menulis, memperkaya kosakata, serta menyusun teks argumentatif. Secara keseluruhan, skor rata-rata total 4,3 atau 87% menempatkan e-booklet dalam kategori sangat efektif. Siswa menilai media ini menarik dan bermanfaat, terutama karena memadukan ilustrasi serta konteks lokal, sementara guru menyarankan pengayaan fitur kuis interaktif dan integrasi dengan projek penguatan profil pelajar Pancasila. Dengan demikian, e-booklet dapat dinyatakan sangat efektif dan layak digunakan sebagai media pembelajaran inovatif Bahasa Indonesia di SMAN 3 Dompu (Laoli et al. , 2. , (Listiani et al. , 2. Analisis Deskriptif Kuantitatif Angket Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dompu Hasil analisis deskriptif kuantitatif angket mengenai nilai-nilai kearifan lokal Dompu yang relevan dengan kompetensi dasar pembelajaran Bahasa Indonesia pada materi mengenalkan dan memproduksi pangan lokal menunjukkan capaian yang sangat tinggi. Instrumen angket dengan 12 butir pernyataan mencakup enam aspek utama, yaitu religiusitas & syukur, gotong royong & kebersamaan, ekonomi & kemandirian, cinta tanah air & identitas budaya, pelestarian lingkungan & sumber daya, serta kreativitas & inovasi. Hasil analisis memperlihatkan bahwa semua aspek memperoleh skor rata-rata di atas 4,0 dengan persentase efektivitas berada pada kisaran 84Ae90%. Aspek religiusitas & syukur tercatat 88%, menunjukkan kesadaran siswa bahwa pangan lokal merupakan karunia Tuhan yang perlu dijaga. Gotong royong & kebersamaan berada pada 86%, mencerminkan pentingnya kerja sama dalam melestarikan kuliner Aspek ekonomi & kemandirian serta kreativitas & inovasi sama-sama memperoleh 84%, mengindikasikan bahwa siswa memahami potensi pangan lokal sebagai peluang usaha dan media ekspresi kreatif, meski masih memerlukan praktik lebih lanjut. Sementara itu, aspek cinta tanah air & identitas budaya menjadi yang tertinggi dengan 90%, menandakan kebanggaan siswa terhadap pangan lokal sebagai identitas daerah. Aspek pelestarian lingkungan juga mendapat skor tinggi, yaitu 86%, menunjukkan kepedulian siswa terhadap keberlanjutan sumber daya lokal. Secara keseluruhan, rata-rata skor 4,32 atau persentase 86,5% menempatkan hasil pada kategori sangat tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa nilai-nilai kearifan lokal Dompu telah terinternalisasi dengan baik dalam diri siswa kelas XI SMA, relevan dengan pembelajaran Bahasa Indonesia, serta dapat dijadikan dasar pengembangan bahan ajar inovatif berupa e-booklet berbasis kearifan lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam. Dari hasil penelitian di atas dapat diperoleh pembahasan bahwa penelitian pengembangan e-booklet berbasis kearifan lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam di SMAN 3 Dompu dilaksanakan melalui sepuluh tahapan model Research and Development (R&D) Borg and Gall yang telah dimodifikasi. Tahap analisis kebutuhan menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia masih didominasi buku teks dan modul standar, tanpa mengaitkan kearifan lokal Dompu @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Zalhairi & Syamratulangi. Pengembangan E-Booklet Berbasis Kearifan Lokal dengan PendekatanA maupun pemanfaatan teknologi digital. Hal ini melatarbelakangi perlunya pengembangan media inovatif berupa e-booklet. Pada tahap perencanaan, peneliti menyusun rancangan produk yang memuat materi teks argumentasi dan poster berbasis pangan lokal, menyiapkan instrumen penelitian, serta menyesuaikan dengan kurikulum merdeka. Desain produk awal berupa e-booklet digital interaktif berisi materi, contoh kearifan lokal, dan aktivitas pembelajaran mendalam. Produk ini divalidasi oleh ahli materi, media, dan guru dengan hasil 88% . ategori laya. , meski perlu perbaikan teks, ukuran huruf, dan penambahan gambar. Setelah revisi desain, uji coba terbatas pada 12 siswa memperlihatkan respon positif, yakni 85% siswa menilai menarik dan 80% guru menilai memfasilitasi pembelajaran kontekstual. Revisi produk menambahkan latihan berbasis kearifan lokal dan visual pangan lokal. Uji coba luas pada 30 siswa menunjukkan peningkatan hasil belajar dengan kenaikan rata-rata nilai post-test 15%, serta 90% siswa merasa pembelajaran lebih relevan dan 87% terdorong berpikir kritis. Produk kemudian direvisi akhir dengan perbaikan navigasi, fitur interaktif, serta latihan evaluasi berbasis masalah nyata, sebelum diseminasi kepada guru yang menilai e-booklet relevan dan inovatif. Analisis data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket mengonfirmasi bahwa ebooklet memiliki bentuk menarik, isi sesuai kurikulum, penyajian runtut, dan bahasa komunikatif dengan integrasi kearifan lokal pangan Dompu. Data kualitatif dari wawancara menekankan pentingnya format digital interaktif, bahasa sederhana, dan kegiatan reflektif, sementara telaah dokumen menunjukkan keselarasan dengan kurikulum dan kebutuhan lokal. Dokumentasi pembelajaran membuktikan efektivitas e-booklet dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, bernalar mendalam, serta keterampilan berbahasa siswa. Analisis angket efektivitas memperoleh skor rata-rata 87% . ategori sangat efekti. , sedangkan angket nilainilai kearifan lokal mencatat capaian tinggi pada aspek religiusitas, gotong royong, cinta budaya, pelestarian lingkungan, ekonomi, dan kreativitas dengan rata-rata 86,5%. Secara keseluruhan, penelitian ini menghasilkan e-booklet berbasis kearifan lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam yang layak dan efektif digunakan. Media ini tidak hanya meningkatkan hasil belajar siswa, tetapi juga menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya lokal, memperkuat identitas daerah, serta mendorong ketahanan pangan berbasis kearifan lokal. Integrasi antara materi Bahasa Indonesia dengan kearifan lokal terbukti membuat pembelajaran lebih kontekstual, bermakna, dan sesuai dengan semangat kurikulum merdeka. KESIMPULAN Berdasarkan Research and Development (R&D) Borg and Gall yang dimodifikasi menjadi sepuluh tahapan, dapat disimpulkan bahwa e-booklet berbasis kearifan lokal dengan pendekatan pembelajaran mendalam terbukti layak, efektif, dan menarik sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia di SMAN 3 Dompu. Proses pengembangan dimulai dari analisis kebutuhan, perencanaan, perancangan, validasi, hingga implementasi, menunjukkan bahwa produk ini mampu menjawab keterbatasan bahan ajar yang sebelumnya kurang mengintegrasikan konteks budaya E-booklet disusun dalam bentuk buku kecil digital interaktif yang didalamnya terdapat gambar-gambar kearifan lokal Dompu seperti pangan tradisional karampi, timbu, kandui, kopi tambora, oha santa mina dan lenAode. Desain e-booklet disesuaikan agar relevan dan mengikuti prinsip pembelajaran mendalam: @2025 JPPI . ttps://jurnal. com/index. php/jpp. Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi 4. 0 Internasional Zalhairi & Syamratulangi. Pengembangan E-Booklet Berbasis Kearifan Lokal dengan PendekatanA mengajukan masalah kontekstual, mendorong siswa berpikir kritis, reflektif, dan mengaitkan materi dengan pengalaman nyata. Hasil validasi ahli menempatkan ebooklet pada kategori sangat layak, sedangkan uji coba terbatas dan uji coba luas memperlihatkan adanya peningkatan aktivitas belajar, keterlibatan siswa, serta hasil belajar dengan peningkatan rata-rata post-test sebesar 15%. Analisis data kualitatif dan kuantitatif menunjukkan bahwa e-booklet ini tidak hanya mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreatif, bernalar mendalam, dan berbahasa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kearifan lokal Dompu, khususnya dalam aspek religiusitas, identitas budaya, gotong royong, ekonomi, pelestarian lingkungan, serta kreativitas. Dengan rata-rata efektivitas mencapai 87% dan tingkat internalisasi nilai kearifan lokal sebesar 86,5%, produk ini dinyatakan sangat efektif dan relevan untuk mendukung pembelajaran kontekstual, student centered, serta sejalan dengan kurikulum merdeka. Dengan demikian, e-booklet yang dikembangkan dapat dijadikan sebagai alternatif sumber belajar inovatif yang tidak hanya meningkatkan kompetensi bahasa siswa, tetapi juga memperkuat kecintaan mereka terhadap budaya dan identitas lokal. UCAPAN TERIMA KASIH Ucapan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada Kemendikbudristek DRTPM telah menfasilitasi berupa dukungan pendanaan terhadap pelaksanaan Peneliti juga menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada STKIP Al Amin Dompu sebagai institusi asal peneliti yang telah memberikan izin, fasilitas, dan dukungan akademik selama proses penyusunan proposal hingga pelaksanaan Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada SMAN 3 Dompu yang telah memberikan kesempatan dan kerja sama dalam kegiatan penelitian, serta kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya penelitian ini dengan baik. DAFTAR PUSTAKA