KOMPETENSI PROFESIONAL DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU PAUD KELOMPOK BERMAIN MEKAR TUNJUNG LANDIH BANGLI Ketut Yosi Putri Anugrah1. Ni Made Rianita2 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Satya Dharma Singaraja Jln. Yudistira No. Kendran. Kec. Buleleng. Bali Telp. E-mail : yosi. anugrah@gmail. com (Korespondin. Abstract: This study aims to analyze the professional competence of teachers in improving performance at PAUD Kelompok Bermain Mekar Tunjung Landih Bangli. The research employs a descriptive qualitative approach using purposive sampling involving three key informants: the principal and two active teachers. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation. The data analysis technique follows Miles and Huberman's model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The results show that teachers demonstrate adequate professional competence in lesson planning, subject mastery, and implementing play-based learning activities. However, challenges persist, such as limited access to formal training, technological constraints, and dual domestic The institution has responded with internal training, learning communities, and external collaborations. A supportive work environment and strong intrinsic motivation are identified as key factors in sustaining teacher performance. Therefore, continuous development of professional competence is essential to ensure the quality of early childhood education services. Keywords: Professional competence, teacher performance, early childhood education. PAUD, teacher training Pendidikan adalah sebuah program yang mengandung komponen tujuan, proses belajar mengajar antara murid dan guru sumber daya manusia (SDM) menjadi lebih baik. Sumber daya manusia tidak mungkin mempunyai keterampilan tinggi tanpa sentuhan pendidikan. Oleh sebab itu pendidikan yang dirancang untuk para anak bangsa harus pendidikan yang bermutu dan berkualitas sesuai dengan UUD 1945 bahwa Pasal 31 Ayat 1 hasil amandemen AuSetiap warga negara berhak mendapatkan pendidikanAy. Di institusi pendidikan seperti sekolah. SDM yang dimiliki yaitu wakil kepala sekolah/staf, guru/pendidik, karyawan / tenaga Pendidikan dalam membentuk kepribadian manusia dan meningkatkan sumber daya manusia. Tujuan Pendidikan mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu dan komunikatif serta kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratif serta tanggung jawab. Faktor yang berpengaruh dalam menentukan prestasi belajar salah satunya yaitu guru. Guru dan siswa adalah dua komponen yang tidak dapat dipisahkan dalam dunia Pendidikan. Guru bertugas mendidik setiap siswa menjadi lebih proaktif. Guru juga memiliki peranan yangsangat penting karena memegang Pendidikan dan pengajaran di sekolah sehingga dapat menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan siswa (Sari et al. , 2. Menurut Biechler & Snowman . dalam Iskandar . , dalam buku Aupengembangan pembelajaran anak PAUDAy pendidikan anak usia dini adalah merekaen yang berusia 3-6 tahun. Bermain Mekar Tunjung Landih Bangli 840 Kompetensi Profesional Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Paud Kelompok (Ketut Yosi Putri Anugrah. Ni Made Rianit. Mereka biasanya mengikuti program prasekolah dan kindergarten, sedangkan di Indonesia Pendidikan anak usia dini pada umumnya melakukan penitipan anak pada usia . buan- 5 tahu. dan kelompok bermain pada usia 3 tahun sedangkan pada usia 4-6 tahun biasanya mereka mengikuti program taman kanak- kanak atau yang sering disebut TK. Salah satu faktor yang menjadi pendorong utama kinerja guru PAUD adalah motivasi kerja. Motivasi kerja terdiri atas motivasi intrinsic seperti rasa panggilan profesi, kembang anak dan motivasi ekstrinsik, berupa insentif finansial, penghargaan, atau kesempatan karier. Seperti yang kita tau, pada dasarnya kompetensi bisa menjadi sebuah bayangan atau ilustrasi tentang tanggung jawab seseorang terhadap apa yang semestinya dilakukan. Dalam konteks kompetensi dalam bidang pendidikan, guru sebagai pendidik mempunyai kewajiban dalam penguasaan tentang bidang ilmu Menurut (Lutfiana, 2. , kompetensi pedagogik guru meliputi pemahan guru terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan potensi yang Berdasarkan hal tersebut maka pedagogik yang harus dimiliki seorang guru adalah menyelengarakan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan Menyelengarakan pembelajaran yang menyenangkan bagi dilakukan dengan memanfaatkan media dan sumber belajar yang sesuai dengan konsep belajar sambil bermain bagi anak di Taman Kanak-Kanak. Mewujudkan kegiatan belajar sambil bermain bagi peserta didik di Taman Kanak-Kanak dapat dilakukan melalui penggunaan media pembelajaran yang efektif dan Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. pengetahuan serta minat siswa dalam belajar (Nofriyanti & Nurhafizah 2. Guru PAUD memiliki kompetensi profesional dalam mengevaluasi pembelajaran. Kompetensi profesional guru tidak hanya mencakup karakteristik anak usia dini. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa guru PAUD masih menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan kinerjanya secara optimal (Nofriyanti & Nurhafizah Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah peserta didik di PAUD ini mengalami fluktuasi selama lima tahun Pada tahun ajaran 2020Ae2021 terdapat 12 anak, turun menjadi 10 anak pada tahun 2022Ae2023, dan kembali naik menjadi 35 anak pada tahun 2024Ae Penurunan jumlah siswa pada tahun tertentu mengindikasikan adanya tantangan yang perlu dievaluasi, terutama dalam hal kepercayaan terhadap mutu layanan yang diberikan. Sedangkan kenaikkan pada tahun ajaran lembaga Paud/KB mengalami lonjakan yag signifikan, hal ini Lebih lanjut, berdasarkan catatan kehadiran, ditemukan bahwa rata-rata ketidakhadiran guru mencapai 3 hingga 4 hari per bulan, terutama di awal Ketidakhadiran berdampak pada kesinambungan proses pembelajaran dan berpengaruh langsung terhadap perkembangan anak. Selain administratif guru seperti penyusunan RPPH, laporan perkembangan anak, dan dokumentasi kegiatan belajar belum tercapai secara optimal. Sekitar 40% ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Kompetensi Profesional Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Paud Kelompok Bermain Mekar Tunjung Landih Bangli (Ketut Yosi Putri Anugrah. Ni Made Rianit. administrasi tepat waktu. Penelitian oleh Dyah Novitasari dan Nila Fitria . PAUD profesional semestinya mampu menyusun kegiatan pembelajaran yang kreatif dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Fakta-fakta tersebut menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru PAUD Mekar Tunjung masih perlu ditingkatkan, baik dalam aspek perencanaan pembelajaran, penguasaan metode dan media belajar. Seluruh aspek ini berkaitan erat dengan kinerja guru secara keseluruhan. METODE Pelaksanaan dilakukan di PAUD Mekar Tunjung yang berlokasi di Dusun Penaga. Landih Desa Pengotan Kecamatan Bangli Kabupaten Bangli Provinsi Bali. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif yang dikumpulkan untuk faktor-faktor memengaruhi kinerja guru, khususnya dari aspek motivasi kerja, lingkungan kerja, dan pelatihan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan wawancara. HASIL PAUD Mekar Tunjung merupakan salah satu lembaga pendidikan anak usia dini yang berlokasi di Dusun Penaga. Desa Landih. Kecamatan Bangli. Kabupaten Bangli. Provinsi Bali. Lembaga ini secara resmi didirikan pada tanggal 2 Januari 2018 berdasarkan Surat Keputusan Nomor 421/01/DS. LDH/2017 dan mulai menjalankan operasional pendidikannya sejak 4 Oktober 2017 dengan izin operasional bernomor 421. 8/3976/Dikpora. Mengedepankan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan. PAUD ini menaruh perhatian utama pada pengembangan karakter serta kecerdasan anak sejak usia Sebagai swasta. PAUD Mekar Tunjung telah Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. menunjukkan adanya komitmen dalam menyediakan layanan pendidikan yang Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah I Ketut Rendah dan operator Ni Wayan Erni Asih, lembaga pendidikan yang mendukung aspek perkembangan fisik, emosional, dan anak-anak. Kegiatan mencakup pengenalan terhadap literasi lingkungan sekitar. Selain fokus pada pengembangan peserta didik. PAUD Mekar Tunjung juga menjalin hubungan yang sinergis dengan orang tua dan masyarakat sekitar guna menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang anak. Dengan profesional dan fasilitas yang terus ditingkatkan. PAUD Mekar Tunjung berkomitmen untuk menjadi pilihan utama bagi masyarakat Bangli dalam bidang pendidikan anak usia dini. PAUD Mekar Tunjung telah melayani kelompok bermain (KB) sejak membentuk generasi muda yang unggul dan bermanfaat bagi bangsa dan negara. Lembaga ini didirikan oleh I Ketut Rendah, warga lokal dari Desa Landih. Berdasarkan pengelola, terungkap bahwa selama PAUD berbagai kendala, khususnya terkait berdampak pada kurangnya sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar Berikut perkembangan jumlah siswa di PAUD Mekar Tunjung untuk periode tahun ajaran 2020 hingga 2025. ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Bermain Mekar Tunjung Landih Bangli 842 Kompetensi Profesional Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Paud Kelompok (Ketut Yosi Putri Anugrah. Ni Made Rianit. Hasil triangulasi dan reduksi data dari ketiga informan menunjukkan bahwa guru di PAUD Mekar Tunjung telah menjalankan peran profesionalnya secara optimal dalam berbagai aspek, meskipun masih menghadapi beberapa tantangan struktural. Strategi yang dirancang oleh lembaga, termasuk pelatihan adaptif dan budaya komunitas belajar, menjadi respons progresif terhadap berbagai kendala yang dihadapi. Data lapangan ini juga menunjukkan kesesuaian dengan temuan berbagai studi ilmiah yang relevan, memperkuat validitas temuan penelitian ini. Setelah dilakukan reduksi data terhadap hasil wawancara dari ketiga informan, tahap selanjutnya adalah proses triangulasi data untuk memperoleh validitas Triangulasi dilakukan dengan membandingkan dan menyelaraskan jawaban dari setiap informan pada tema permasalahan yang telah ditentukan. Proses ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesamaan atau perbedaan persepsi antar informan, sehingga dapat ditarik kesimpulan yang lebih objektif. Tabel 4. 1 Hasil reduksi dan triangulasi Tema Permasala Reduksi Data Informa RPPH Reduksi Data Informan RPPH si harian Reduksi Data Informa RPPH Perencanaan Pembelajara Penggunaan Media Pelatihan Media a, perlu Gunakan APE. PAUD & STEM Gunakan Dokumentas Evaluasi Catat Dokumen Triangula Guru telah RPPH adaptif, dan meski ada Guru an media Evaluasi Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. i & Evaluasi asi perlu gan harian, bulanan ke orang tua tasi harian orang tua Tantangan Pembelajara Latar guru dan Keterbatas alat/media Peran n SMA. Motivasi & Suasana Kerja Termotivas cinta anakanak. Motivasi Hambatan & Strategi Pengemban Profesional Suasana Hambata & latar n, solusi: PKBM & s belajar Hambatan Sulit ikut Pelaksanaan Pembelajara Observas Pendekata n bermain agar anak fokus dan Pendekata n personal dan sabar, orang tua. si formal Guru i tantangan . eran ganda, alat. Motivasi guru kuat dan berasal dari dalam diri serta Hambatan tiap guru. Pelaksanaa PEMBAHASAN Hasil bahwa kompetensi profesional guru PAUD di Kelompok Bermain Mekar Tunjung Landih Bangli telah diterapkan melalui perencanaan, dan pengembangan diri, meskipun masih terdapat keterbatasan fasilitas dan dukungan pelatihan eksternal. Secara umum, guru-guru menunjukkan kemampuan mengelola kegiatan bermain Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH), serta menilai perkembangan anak sesuai aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Temuan ini mengonfirmasi teori Kompetensi Profesional Guru sebagaimana diatur dalam Permendiknas No. 16 Tahun 2007, yang menekankan empat kemampuan utama: penguasaan materi ajar, kemampuan ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Kompetensi Profesional Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Paud Kelompok Bermain Mekar Tunjung Landih Bangli (Ketut Yosi Putri Anugrah. Ni Made Rianit. keprofesian berkelanjutan, dan etika profesi. Dalam konteks penelitian ini, guru telah memenuhi sebagian besar indikator tersebut, terutama dalam penguasaan materi dan perencanaan pembelajaran, namun masih perlu peningkatan dalam aspek inovasi media dan evaluasi berbasis perkembangan anak. Kompetensi Profesional dan Teori Motivasi Kerja Dari menyatakan motivasi mereka untuk terus belajar muncul karena dorongan intrinsik untuk memberikan yang terbaik bagi anak Hal ini sejalan dengan teori motivasi Abraham Maslow . yang menempatkan kebutuhan aktualisasi diri sebagai pendorong utama seseorang untuk meningkatkan Guru yang telah memenuhi kebutuhan dasar . aji, keamanan kerj. akan profesional dan kreatif di kelas. Temuan ini juga mendukung Teori Harapan (Expectancy Theor. dari Vroom . , yang menjelaskan bahwa seseorang akan bekerja keras ketika percaya bahwa usahanya membawa hasil dan penghargaan. Guru di PAUD Mekar Tunjung Landih merasa bahwa setiap keberhasilan dalam mengajar dan mendapat apresiasi dari kepala sekolah atau orang tua meningkatkan semangat kerja mereka. Hubungan Kompetensi dengan Kinerja Guru Kinerja guru PAUD tidak hanya diukur dari hasil pembelajaran, tetapi juga dari sikap profesional dalam melaksanakan Guru yang memiliki kompetensi profesional tinggi mampu menyiapkan pembelajaran yang menarik, serta melakukan penilaian otentik sesuai perkembangan anak. Hal ini konsisten dengan pendapat Spencer & Spencer profesional mencakup keterampilan . , pengetahuan . , dan sikap . yang terintegrasi dalam perilaku kerja yang efektif. Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. Penelitian ini juga mendukung temuan Basri & Suryana . yang profesional berpengaruh langsung terhadap peningkatan kualitas layanan PAUD. Mereka profesional cenderung menunjukkan kinerja lebih stabil karena memahami tugasnya secara mendalam dan memiliki tanggung jawab moral yang kuat terhadap perkembangan anak usia dini. Faktor Pendukung dan Penghambat Kinerja Guru Hasil penelitian menunjukkan dua . Faktor internal berupa motivasi pribadi, rasa tanggung jawab, dan keinginan . Faktor eksternal berupa dukungan lembaga, fasilitas belajar, serta pelatihan dari pemerintah daerah. Guru keterbatasan fasilitas seperti alat peraga dan media belajar membuat mereka harus kreatif menggunakan bahan sederhana. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian Wulandari & Rahmah . bahwa guru PAUD di mengandalkan kreativitas lokal dalam meningkatkan kualitas pembelajaran anak. Selain itu, dukungan kepala sekolah juga berperan penting. Berdasarkan hasil observasi, kepala sekolah di PAUD Mekar Tunjung aktif melakukan supervisi pembelajaran dan memberi kesempatan guru mengikuti workshop atau pelatihan Pendekatan partisipatif ini mendukung teori Bandura . tentang social learning, di mana individu belajar melalui interaksi sosial dan observasi perilaku orang lain. Penguatan Profesionalisme Pelatihan Berkelanjutan Kompetensi profesional guru tidak dapat statis. ia perlu dikembangkan secara berkelanjutan melalui pelatihan, kolaborasi, dan refleksi praktik. Guru di PAUD Mekar Tunjung telah memanfaatkan Kegiatan ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Bermain Mekar Tunjung Landih Bangli 844 Kompetensi Profesional Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Paud Kelompok (Ketut Yosi Putri Anugrah. Ni Made Rianit. Kelompok Kerja Guru (KKG) untuk berbagi pengalaman mengajar dan menilai hasil belajar anak. Hal ini mendukung temuan Sulastri et al. bahwa community of practice di lingkungan PAUD efektif dalam memperkuat profesionalisme guru dan meningkatkan mutu layanan pendidikan. Namun demikian, frekuensi pelatihan yang diselenggarakan pemerintah daerah masih terbatas. Guru berharap adanya lebih banyak pelatihan tematik seperti Aupembuatan sensorikAy Auobservasi perkembangan anak berbasis asesmen autentikAy. Kekurangan pelatihan eksternal ini menunjukkan bahwa sistem pembinaan guru PAUD di tingkat daerah masih perlu diperkuat agar kompetensi profesional mereka terus berkembang. Implikasi terhadap Kinerja dan Mutu PAUD Keterkaitan kompetensi profesional dengan kinerja guru berdampak langsung pada mutu layanan PAUD. Guru yang menyenangkan, mengembangkan potensi anak secara optimal, serta menumbuhkan nilai karakter. Peningkatan profesionalisme masyarakat terhadap lembaga PAUD. Dengan demikian, temuan penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa kompetensi profesional guru merupakan determinan utama dalam meningkatkan kinerja dan mutu pendidikan anak usia dini. Upaya peningkatan profesionalisme guru harus dilakukan secara holistik, mencakup kesejahteraan, serta dukungan fasilitas SIMPULAN Berdasarkan mengenai kompetensi profesional dalam meningkatkan kinerja guru PAUD di Kelompok Bermain Mekar Tunjung Landih Bangli, maka diperoleh kesimpulan sebagai Tingkat kompetensi profesional guru Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. PAUD di PAUD Mekar Tunjung tergolong baik. Hal ini terlihat dari kemampuan guru dalam menyusun perencanaan pembelajaran (RPPH), penguasaan materi ajar, pemanfaatan media pembelajaran sederhana, serta partisipasi aktif dalam pelatihan formal dan informal. Kompetensi profesional guru tercermin perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi Guru merancang pembelajaran yang fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan anak. Dalam bermain sambil belajar diterapkan secara konsisten, serta menunjukkan kesabaran dalam membimbing aspek sosial dan emosional anak. Hambatan yang dihadapi guru dalam pengembangan kompetensi profesional meliputi keterbatasan waktu karena peran ganda domestik, keterbatasan dalam penguasaan teknologi, serta latar belakang pendidikan yang tidak sepenuhnya sesuai dengan PAUD. Strategi yang ditempuh oleh lembaga mencakup pelatihan campuran . nline dan offlin. , pembentukan komunitas belajar internal, serta kerja sama dengan lembaga eksternal (PKBM) untuk mendukung sertifikasi dan pelatihan literasi digital. DAFTAR RUJUKAN Bandura. Social Learning Theory. Englewood Cliffs. NJ: Prentice-Hall. Basri. & Suryana. Analisis Tantangan Strategi Pengembangan Profesionalisme Guru Prasekolah. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Vol. No. 1, 709-718. Basri. Optimalisasi Peran Guru Pendidikan Anak Usia Dini yang Proporsional. Ya Bunayya. Vol. No. 1, 29-45. Basri. , & Suryana. Analisis ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Kompetensi Profesional Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Paud Kelompok Bermain Mekar Tunjung Landih Bangli (Ketut Yosi Putri Anugrah. Ni Made Rianit. guru prasekolah. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7. , 1159Ae1167. Boyatzis. The Competent Manager: A Model for Effective Performance. John Wiley & Sons. Danisa. , & Komari. Kajian teoritis lingkungan kerja dan kinerja Management Business Innovation Conference Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Tanjungpura. Darusman. Sari. , & Putra. Hubungan kompetensi profesional dengan kinerja guru SD Gugus 10 Kota Prabumulih. Journal of Educational Research. Desrina. Kompetensi pedagogik guru PAUD dalam mengenalkan angka kepada anak usia dini di masa Journal of Education Review, 3. , 30Ae38. Dewi. , & Suryana. Analisis evaluasi kinerja pendidik PAUD di PAUD Al-Azhar Bukittinggi. Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4. , 543Ae550. Eliza. Sardi. Amalia. , & Karmila, . Jenis-jenis pelatihan peningkatan profesional guru PAUD di Indonesia. Jurnal Basicedu, 6. , 6836Ae6843. Gatot. Mengukur Kinerja Guru Satuan PAUD. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Vol. No. 5, 6295-6302. Gatot. Kinerja Guru PAUD dalam Menstimulasi Lima Aspek Perkembangan Anak Usia Dini di Satuan PAUD. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7. , 1203Ae1212. Herman. Sari. , & Pratama. Pengaruh kompetensi profesional terhadap kinerja guru SMP. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran. Hidayatullah. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Guru Ips SMP dan MTS di Kecamatan Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. Marioriwawo Kabupaten Soppeng. Diploma thesis. Universitas Negeri Makassar. Huda. , & Maemonah. Implementasi Teori Bandura dalam Meningkatkan Kemandirian Siswa. Jurnal Pendidikan Madrasah, 8. Husniyawati, & Wulandari. Analisis Motivasi Kerja Kader Posyandu Berdasarkan Teori Vroom. Jurnal Promkes, 4. , 100Ae107. Idrus. Analisis Standar Pendidikan dan Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini. Tanzhimuna: Jurnal Pendidikan Islam, 2. , 181Ae190. Iskandar. Kinerja Guru PAUD Motivasi Lingkungan Kerja. Journal of Islamic Business Enterpreneurship. Vol 1. , 126 Ae Islamy. Kajian Konseptual Perilaku Prososial Perspektif Psikologi Sosial. JPIPS, 2. Jannah. Sukiman, & NaAoimah. Implementasi penilaian portofolio dalam meningkatkan kompetensi guru RA Wadas Kelir Purwokerto. AULADUNA: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 7. , 43Ae54. Joen. Purnamawati. & Amiruddin. Kinerja Guru. Pendekatan Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja Guru. Magama. Palu. Julaiha. Bahrun. Rizka. Rosmiati. , & Nessa. Peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar anak usia dini di TK FKIP Universitas Syiah Kuala. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini (JIM PAUD), 7. , 1Ae10. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Panduan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Direktorat PAUD. ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Bermain Mekar Tunjung Landih Bangli 846 Kompetensi Profesional Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Paud Kelompok (Ketut Yosi Putri Anugrah. Ni Made Rianit. Jurnal "Profesionalisme Guru PAUD dalam Lembaga Nonformal". Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 5. , 2021. Khusna. , & Priyanti. Pengaruh kemampuan pedagogik guru TK. Jurnal Potensia: Pendidikan Dasar, 8. , 45Ae53. Lutfiana. AuAnalisis Kompetensi Profesional Guru Melalui Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Information Technology. Ay PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran. Vol. No. 1, 1Ae10. Maslow. A theory of human Psychological Review, 50. , 370Ae396. Matondang. Perilaku Prososial (Prosocial Behavio. Anak Usia Dini dan Pengelolaan Kelas melalui Pengelompokan Usia Rangkap (Multiage Groupin. Eduhumaniora, 8. MuAoarif. Pengaruh Kompetensi Profesional Guru dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pembelajaran, 17. Nababan. Purba. , & Siburian. The Challenge of Being a Teacher in Industrial Revolution Proceedings of the 5th Annual International Seminar Transformative Education and Educational Leadership (AISTEEL 2. , 488(Aistee. Vol. 14, 219Ae Nofriyanti. Yelva. Nurhafizah Nurhafizah. Etika Profesi Guru Paud Profesional dalam Mewujudkan Pembelajaran Bermutu. Vol. No. 2, 676-684. Novia. , & Listiana. Peran Pendidik PAUD dalam Perspektif Teori Sosial Bandura. Jurnal Obsesia, 12. Noviani. Perbandingan kinerja guru PAUD dalam penggunaan LKA dan APE di TK Desa Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. Kebonagung Sukodono. PAUD Teratai, 7. , 95Ae103. Novitasari. , & Fitria. Gambaran kompetensi profesional guru PAUD Mangga Paninggilan Ciledug. Jurnal AUDHI, 3. , 67Ae Nugrahani. Putro. , & Rohmah. Peran Guru Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Huruf Hijaiyah Pada Anak Usia Dini. Jurnal PGPAUD Trunojoyo : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 11. , 85Ae93. Nuralih. Hasanah. , & Wibowo. Pengaruh kompetensi profesional terhadap kinerja guru Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi. Jurnal Pendidikan Dasar. Permendikbud No. 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Permendikbudristek No. 26 Tahun 2022 Pendidikan Guru Penggerak. Perdirjen GTK No. 2626/B/HK. 01/2023. Pulih. Pengaruh Pelatihan dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja yang Dimediasi oleh Motivasi Kerja Guru dan Pegawai pada SMK Negeri 2 Bangli. Other Thesis. Universitas Mahasaraswati Denpasar. Rizka. Fuad. , & Kamaludin. Pengaruh lingkungan kerja dan beban kerja terhadap stres kerja guru: Sebuah kajian literatur Journal on Education, 7. , 8796Ae8803. Rupnidah. , & Suryana. Media pembelajaran anak usia dini. Jurnal PAUD Agapedia, 6. , 49Ae Saifullah. Pengaruh kompetensi profesional terhadap kinerja guru di Sekolah Avicenna Jagakarsa. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan. ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356 Kompetensi Profesional Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Paud Kelompok Bermain Mekar Tunjung Landih Bangli (Ketut Yosi Putri Anugrah. Ni Made Rianit. Sari. Izhari. , & Maswanto. Pengaruh motivasi kerja, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja terhadap kinerja guru SDI Cikal Harapan. Jurnal Muhammadiyah Manajemen Bisnis, 5. , 17Ae26. Sari. , & Setiawan. Kompetensi pedagogik guru dalam menilai pembelajaran anak usia dini di TK Al-Muttaqin Sungai Duren. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4. , 850Ae859. Saripudin. Evaluasi kompetensi guru pendamping PAUD nonformal di Kota Tasikmalaya. AWLADY: Jurnal Pendidikan Anak, 5. , 123Ae Selomo. Suryanto, & Santi. Perilaku Prososial Ditinjau Dari Pengaruh Teman Sebaya Dengan Empati Sebagai Variabel Antara Pada Generasi BRILIANT : Jurnal Riset dan Konseptual, 5. Spencer. , & Spencer. Competence at Work: Models for Superior Performance. Wiley. Sulastri. Fitria. , & Martha. Kompetensi Profesional Guru dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP Negeri 8 Prabumulih. Journal of Education Research, 1. , 258Ae Sum. Kompetensi Guru Paud dalam Pembelajaran di Paud di Kecamatan Langke Rembong Kabupaten Manggarai. Jurnal Lonto Leok Pendidikan Anak Usia Dini. Vol. No. 1, 68Ae75. Ulfa. Nasution. Hasibuan. Natasya. Budiman. Azmi, , & Nasution. Kompetensi profesional guru dalam Jurnal Yudistira: Publikasi Riset Ilmu Pendidikan dan Bahasa, 2. , 24Ae Undang-Undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Permendikbud No. 16 Tahun 2007 tentang Standar Jurnal Daya Saing (Vol. XI. No. i Oktober 2. Kualifikasi Akademik Kompetensi Guru. Utami. , & Hasanah. Kompetensi Profesional Guru dalam Penerapan Pembelajaran Tematik Negeri Maguwoharjo Yogyakarta. PIONIR: Jurnal Pendidikan, 8. , 1Ae10. Utaminingsih. Anwar. Rachmawaty. Pengaruh work life balance terhadap kinerja guru PAUD: Tantangan dan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8. , 1269Ae1276. Vroom. Work and Motivation. New York: Wiley. Wulandari. , & Rahmah. Kompetensi profesionalisme guru PAUD Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9. , 102Ae Yusuf. , & Mursid. Interkorelasi Implementasi Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini Terhadap Hasil Belajar Siswa. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 14. , 78Ae89. Zakiya. , & Nurhafizah. Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Meningkatkan Profesionalisme Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Vol. No. Zubaidi. Profesionalisme Guru dan Efektivitas Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Vol. No. 2, 10601067. ISSN: 2407-800X ISSN: 2541-4356