e-ISSN 2746-3656 doi: https://doi. org/10. 24114/jfi. Jurnal Fibonaci Volume 05. : 8 - 15, 2024 Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Dengan PMRI Menggunakan Konteks Alat Musik Pada Materi Lingkaran Dilsa1. Dona Ningrum Mawardi Mawardi2. Rani Refianti3 Fakultas Sains dan Tenologi. Pendidikan Matematika. Universitas PGRI Silampari, dilsasari71@gmail. 2Fakultas Sains dan Tenologi. Pendidikan Matematika. Universitas PGRI Silampari donaningrum2018@gmail. 3Fakultas Sains dan Tenologi. Pendidikan Matematika. Universitas PGRI Silampari ranirefianti834@gmail. Diterima 11 Juli 2024, disetujui untuk publikasi 24 November 2024 Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD dengan pendekatan PMRI menggunakan konteks alat musik pada materi lingkaran kelas Vi yang valid, praktis, dan memiliki efek potensial. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan pada model pengembangan 4-D, yang terdiri dari langkah-langkah: , design . , develop . dan disseminate . Teknik koleksi data dilakukan melalui wawancara, observasi, angket . dan uji dengan subjek studi adalah peserta didik kelas Vi SMP Negeri 8 lubuklinggau yang berjumlah 5 orang siswa uji small group dan 32 peserta didik untuk uji field test. Berdasarkan hasil dari analisis data menunjukan bahwa nilai AikenAos v dari validasi ahli bahasa yaitu 0,77 ahli media yaitu 0,70 dan ahli materi yaitu 0,68 dengan kategori valid. Pada uji kepraktisan guru dan peserta didik mendapatkan keseluruhan 92% dengan kategori yang sangat berguna Dan hasil tes efek potensial melalui tes yang diberikan oleh 32 peserta didik menerima data bahwa 27 siswa . %) termasuk di kategori tuntas dan 5 peserta didik . %) dengan kategori belum tuntas. [PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK DENGAN PMRI MENGGUNAKAN KONTEKS ALAT MUSIK PADA MATERI LINGKARAN] (Jurnal Fibonaci, 05. : 8 - 15, 2. Kata Kunci: Pengembangan. LKPD. PMRI. Konteks. Lingkaran Pendahuluan Pendidikan adalah komponen yang sangat panting dalam kehidupan manusia dan menentukan kemajuan suatu negara(Siregar & Harahap, 2. Oleh karna itu, pendidikan harus dilaksanakan sebaik mungkin untuk memcapai hasil terbaik. Matematika adalah salah satu bidang pendidikan yang sangat Ini menunjukan bahwa matematika diajarkan di setiap jenjang pendidikan, guru harus memiliki kemampuan untuk membuat sistem pembelajaran yang inovatif dan kreatif yang sesuai dengan kurikulum yang berkembang saat ini. Di antaranya adalah system pemnbelajaran yang dirancang untuk membantu peserta didik meningkatkan kemampuan matematis mereka (Siregar & Harahap, 2. Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Medan Menurut Mu'tashimah, . ,Bahan ajar adalah bagian penting dari proses pembelajaran karena dapat membantu siswa memahami apa yang disampaikan oleh Salah satu sumber pendidikan yang dapat digunakan untuk mendukung materi pelajaran yaitu Lembar Kerja Peserta Didik, (Andari & Komsiatun 2. Hal ini sejalan dengan apa yang dikatakan Oktarina et al. mengatakan LKPD adalah sumber belajar yang dapat digunakan selama proses pembelajaran, berfungsi sebagai pendukung proses pembelajaran dan dapat membantu peserta didik memahami materi dan Sehingga penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) sangatlah berperan penting dalam proses pendidikan untuk memaksimalkan Dilsa. Dona Ningrum Mawardi Mawardi. Rani Refianti peserta didik dengan menjadikannya sebagai sumber belajar bagi peserta didik. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru matematika kelas Vi SMP N 08 Lubuklinggau pada tanggal 23 november 2023 yakni Ibu Rusnila Emmi, menggunakan buku paket yang dari sekolah sebagai sumber pembelajaran yang digunakan selama pembelajaran. Diketahui bahwa guru matematika belum merancang sendiri LKPD dalam pembelajaran matematika. LKPD yang mengenalkan PMRI ke peserta didik dan guru belum pernah mengajarkan ke peserta didik menggunakan konteks alat musik pada materi Ketahuilah bahwa materi pelajaran yang digunakan belum mencakup langkahlangkah pembelajaran yang dapat membantu Sebaliknya, materi pelajaran yang digunakan oleh guru berfokus pada buku paket yang disediakan sekolah. Hal ini desebabkan oleh kurangnya pengembangan bahan ajar guru. Akibanya bahan ajar yang digunakan terkadang tidak sesuai dengan sifat dan lingkungan sosial siswa. Penyusunan LKPD dapat disesuaikan dengan kondisi dan situasi kegiatan yang dilakukan selama proses pembelajaran menggunakan LKPD peserta didik mendapatkan pengetahuan mereka sendiri dengan melakukan kegiatan sesuai dengan petunjuk LKPD, bukan instruksi guru. Berdasarkan menggunakan LKPD menggunakan PMRI pada materi kubus dan balok yang dihasilkan valid, praktis, dan dapat berdampak pada kemampuan literasi matematis peserta didik. Penelitian ini berbeda dari penelitian sebelumnya dalam konteks yang digunakan. Pada penelitian Heriyadi & Prahmana, . , konsep lampion adalah konteks yang digunakan, tetapi dalam penelitian ini peneliti menggunakan konteks alat musik. Selain itu, menurut penelitian yang dilakukan olrh efuansyah dan wahyuni . , penggunaan bahan ajar dengan PMRI dapat membantu siswa menemukan konsep matematika yang terkandung dalam setiap masalah yang Jurnal Fibonaci C Volume 05 C Nomor 2 C Juli - Desember 2024 disajikan dalam bahan ajar yang dibuat. Lestari & Surya . juga mengatakan hal yang sama metode pmri dapat membantu siswa memahami kosep matematika. Maka dari itu pemilihan Lembar Kerja Peserta didik (LKPD) dikarenakan memiliki manfaat, tepatnya nantinya siswa dituntut untuk aktif karena lebih sering dalam mengerjakan masalah yang ada dalam LKPD yang dapat dipakai peserta didik dimanapun dan kapanpun. Di dalam penyusunan Lembar Kerja Siswa juga dibutuhkan metode yang nantinya bisa mengaitkan ide maematik dalam rutinitas sehari-hari yang dapat membimbing siswa untuk menemukan ide yang berkaitan pada kehidupan sekitar mereka, yaitu dengan karakteristiknya sesuai pada kurikulum 2013, salah satunya adalah metode Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI). Tinjauan Teoretis Pembelajaran matematika meruapakan ilmu yang terstruktur dan sistematik yang berarti bahwa konsep dan prinsip matematika saling berhubungan (Siagian,2. Dengan demikian, ketidakpahaman peserta didik terhadap suatu konsep akan menimnbulkan konsep-konsep Karena diharapkan pelajar dapat memahami konsep matematika secara komprehensif. Menurut Khomsiatun & Retnawati . , untuk mencapai kemahiran dalam pembelajaran matematika, pemahaman konsep matematika harus dibangun secara konstruktif. Ini karena pembelajaran matematika didasarkan pada konsep-konsep yang saling berkaitan. Peserta didik akan dilatih untuk berpikir logis, kreatif, memecahkan masalah, dan menyampaikan informasi matematis secara lisan dan tertulis. Dalam pembelajaran matematika, faktor internal sangat penting dalam menentukan keberhasilan belajar Khomsiatun & Retnawati . Hal ini ditinjau dari proses terjadinya peningkatan pemahaman konsep, karena salah satu karakteristik belajar adalah terjadi peningkatan pemahaman seorang berkat Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Dengan PMRI Menggunakan Konteks Alat Musik Pada Materi Lingkaran Pendekatan PMRI adalah metode matematika yang menekankan titik awal masalah nyata dalam rutinitas sehari-hari. (Aspriyani & Suzana, 2. adalah salah satu pendekatan yang memulai pelajaran dengan masalah konstektual untuk menunjukan bahwa matematika sangat dekat dengan sehari-hari (MuAotashimah et al. , 2. PMRI menunjukan bahwa konteks nyata yang dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik sangat penting (Istikomah et al. , 2. Idris Silalahi, . menyatakan bahwa pendidikan matematika realistik . adalah metode pembelajaran yang lebih berpokus pada aktivitas peserta membangun pengetahuan mereka sendiri tentang masalah matematika saat ini. Sedangkan menurut Friansah, dkk. , . salah satu metode pembelajaran alternatif PMRI kehidupan sehari-hari dan salah satu membantu adalah pemindaian resonasi megnetik (PMRI) peserta didik dalam pemahaman ide, dengan pembelajaran yang dimulai dari memberikan permaslahanpermasalahan dalam kehidupan biasa. Menurut mengenai PMRI oleh karena itu disimpulkan yang PMRI merupakan suatu pendekatan yang menghubungkan antara aktivitas manusia dengan matematika dalam kehidupan nyata, yang dapat membantu siswa memahami konsep yang ada pada proses belajar, yang dimulai dari memberikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. lembar kerja peserta didik (LKPD) dan lembar kerja siswa (LKS) memiliki pengertian yang sama, karena LKPD dan LKS memiliki singkatan yang sama LKPD juga dapat disebut sebagai lembar kerja siswa. Lembar Kerja Peserta didik (LKPD) adalah alat pendidikan dan pembelajaran yang dapat membantu siswa dan guru dalam proses pendidikan (Latifa, , 2. Sedangkan menurut Wijayanti, , . salah satu jenis bahan ajar cetak yang disebut lembar kertas yang berisi materi, ringkasan dan instruksi tentang cara mengerjakan tugas pembelajaran oleh peserta didik, yang mengacu pada kemampuan dasar yang diperlukan Hal yang sama dikemukakan oleh Muliastrini, dkk, . , bahwa lembar kerja siswa adalah alat pembelajaran yang berfungsi sebagai media dan sumber belajar yang didalamnya berisi panduan dan materi ajar yang dapat digunakan oleh siswa secara mandiri untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan sikap mereka. Sedangkan menurut Nareswari, dkk, . LKPD merupakan bahan ajar yang dapat digunakan oleh guru untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan kreatif. Dari beberapa pengertian tentang LKPD, maka penulis menyimpulkan bahwa LKPD berarti sebuah sumber pembelajaran yang terdiri dari lembaran kertas yang mengandung materi pembelajaran, contoh soal, latihan, dan panduan penggunaan yang bisa dijadikan sebagai standar untuk pengajaran yang dilakukan oleh siswa. Metode Penelitian Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan Thiagarajan yaitu model 4D kemudian di dalam pelaksanaanya diubah menjadi 3D. Model pengembangan 4D terdiri dari 4 tahap yakni: define, design, develop, dan disseminate, sedangkan pada penelitian ini peneliti hanya sejauh pada fase develop . Menurut Maydiantoro . tahapan yang dilakukan dalam menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang ditambahkan pada modifikasi PMRI adalah sebagai berikut: Tahap define merupakan tahap pertama dari model pengambangan 4D yang terkait dengan syarat-syarat pengembangan dalam suatu pembelajaran, atau lebih sederhannya tahap ini adalah langkah awal Pada saat ini dilakukan ialah analisis persyaratan LKPD dapat dilakukan dengan analisa terhadap penelitian dan penelitian sebelumnya literature. Tahapan design merupakan tahap kedua dalam model pengembangan 4D yaitu Jurnal Fibonaci C Volume 05 C Nomor 2 C Juli - Desember 2024 Dilsa. Dona Ningrum Mawardi Mawardi. Rani Refianti Interval Kriteria yc > 3, 4 Sangat valid I O3,4 2,8 < yc Valid 2,2 < yc O ya, yn Cukup valid I O ya, ya 1,6< yc Kurang valid I O ya, yi yc Tidak valid suatu konsep. Pada tahap ini standar tes pada LKPD pilihan media untuk LKPD pilihan format LKPD, dan rancang awal LKPD. Tahap Develop pengembangan adalah tahapan untuk mengembangkan sebuah produk melalui tahap pengujian yang divalidasi oleh ahli validator bahasa, validator materi, dan validator media. Dimana hasil dari validasi ahli akan digunakan sebagai bahan revisi dan evaluasi, sehingga menghasilkan LKPD yang valid, praktis dan memiliki efek potensial yang dapat diterapkan pada proses pe:latihan. Fokus penelitian ini adalah uji coba produk terhadap para ahli validator. Uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Teknik pengumpulan data merupakan teknik Menurut Sugiyono mengemukakan bahwa metode pengambilan data merupakan langkah-langkah utama yang diambil dalam penelitian, karena bertujuan untuk memperoleh suatu data teknik pengumpulan data ini dilakukan oleh penliti dengan tiga pendekatan, yaitu melalui observasi, percakapan, dan angket . yang akan dilaksanakan oleh peneliti, guna untuk mendapatkan data yang akan dibutuhkan pada penelitian pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD), uyang dibuat oleh peneliti merupakan LKPD yang melalui PMRI dengan menggunakan Konteks alat musik. Teknik analisis data dalam penelitian ini dianalisis secara kualitatif deskriptif yang dibagi menjadi beberapa aspek. Analisis Kevalidan Lembar validasi adalah alat yang digunakan untuk menilai kevalidan yang diisi oleh pakar Validator, lembar validasi digunakan untuk menilau validitas dalam sebuah product LKPD dengan pendekatan PMRI menggunakan Jurnal Fibonaci C Volume 05 C Nomor 2 C Juli - Desember 2024 konteks alat musik. yang dikembangkan ditunjukkan pada tabel berikut Tabel 1 menunjukkan kriteria kevalidan LKPD Analisis Kepraktisan Analisis kepraktisan yaitu berupa angket yang akan dibagikan kepada pendidikdan siswa. Angket tersebut akan digunakan untuk menentukan kepraktisan dalam produk LKPD dengan pendekatan PMRI menggunakan alat musik yang dikembangkan pada tabel dibawah Tabel 2 merinci kriteria praktis LKPD. Skor Kategori X > yc, ye Sangat Praktis 2,8 < yc O yc, ye Praktis 2,2 < yc O ya, yn Cukup Praktis 1,6 < yc O ya, ya Kurang Praktis X O ya, yi Tidak Praktis Analisis Efek Potensial Analisis instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar siswa (Norsanty & Chairani, 2. Teshasil belajar siswa digunakan untuk mengetahui apakah LKPD dengan pendekatan PMRI menggunakan konteks alat musik memiliki kemungkinan untuk berdampak pada hasil belajar peserta. Analisis instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar siswa (Norsanty & Chairani, 2. Tes hasil belajar siswa digunakan. ntuk mengetahui apakah LKPD PMRI menggunakan konteks alat musik memiliki kemungkinan untuk berdampak pada hasil belajar peserta. Tabel 3 Kriteria Efek Potensial LKPD. Intervval Persen Kriteria yc Ou ynya Sangat Baik yiya O yc < ynya Baik yiya O yc < yiya Cukup yeya O yc < yiya Kurang P < yeya Sangat Kurang Hasil dan Pembahasan Hasil Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Dengan PMRI Menggunakan Konteks Alat Musik Pada Materi Lingkaran Studi pengembangan ini menghasilkan sebuah produk LKPD berbasis PMRI menggunakan konteks alat musik, yang dilaksanakan dengan model pengembangan 4D. Dimana produk LKPD yang dihasilkan hanya mencapai ke tahapan pengembangan . Tahap dessiminate tidak dilaksanakan karena keterbatasan penelitian, dimana peneliti hanya berfokus pada pencapaian tujuan pengembangan seperti yang ada dalam rumusan masalah pada penlitian ini yakni mengetahui hasil validasi, dan respon guru serta peserta didik terhadap kepraktisan LKPD, juga bagaimana efek potensial LKPD berbasis PMRI menggunakan konteks alat musik pada materi lingkaran. Maka prosedur yang dilakukan pada penelitian pengembangan LKPD menggunakan 3 tahap diantaranya: . tahap define . , . tahap design . , . Berikut ini penjelasan dari tahap-tahap yang telah dilaksanakan dalam pengembangan LKPD. Tahap define (Pendefinisia. Tahap awal didefinisikan sebagai tahap pertama dilakukan di dalam penelitian 4-D dengan tujuan untuk menganalisis kenbutuhan untuk proses pendidikan. proses ini terdiri dari lima tahap: Front-end Analysis (Analisis pertam. Tahap LKPD wawancara pada hari Kamis 23 November 2023 dengan guru SMP N 08 Lubuklinggau tepatnya Ibu Rusnila Emmi. Pd yang mengetahui tentang bagaimana kondisi yang ada di sekolah. Hal tersebut berupaya untuk mengetahui bagaimana LKPD yang akan Wawancara tersebut mengenai kurikulum, permasalahan pembelajaran terhadap materi digunakan Hasil yang diperoleh melaui pengamatan dan wawancara, yaitu: Kurikulum yang digunakan untuk mata menengah pertama N 08 Lubuklinggau masih menggunakan kurikulum 2013. Permasalahan pembelajaran dihadapi berlangsung adalah peserta didik lebih bergantung pada guru. Sumber belajar digunakan di SMP kelas Vi N 08 Lubuklinggau yakni buku panduan dari Kemendikbud kurikulum 2013 edisi revisi 2017. Namun buku dan LKPD sumber belajar tersebut tidak digunakan sepenuhnya dan belum bisa mencapai tujuan pendidikan. Pada tahapan selanjutnya dibuatt lembar kerja peserta didik (LPKD) berbasis PMRI dengan menggunakan konteks alat musik pada materi lingkaran yang bertujuan agar tambahan dengan proses pembelajaran matematika, terkhusus pada siswamampu memahami ide-ide yang terdapat pada bahan tersebut dan memiliki kemampuan untuk berpikir kreatif sesuai dengan tujuan kurikulum 2013. Analisa Peserta Didik Tahap analisa siswa adalah suatu kegiatan untuk menentukan kebutuhan dan karakter siswa yang sesuai dengan rancangan LKPD berbasis PMRI menggunakan konteks alat musik pada materi lingkaran. Analisis ini dilakukan dengan wawancara secara langsung oleh guru mata pelajaran matematika. Tujuan analisis ini adalah untuk menentukan karakter peserta didik SMP Negeri 08 Lubuklinggau kelas Vi. Hasil penelitian menunjukkan halhal berikut: Peserta didik SMP kelas Vi Negeri 08 Lubuklinggau berusia dua belas hingga empat belas tahun dan semua peserta didik memiliki level kemampuan belajar yang berbeda-beda. Ada beberapa siswa yang terlibat secara aktif pada saat pembelajaran berlangsung, namun sangat banyak juga siswa yang kurang aktif pada saat belajar mereka hanya menunggu penjelasan dari guru. Jurnal Fibonaci C Volume 05 C Nomor 2 C Juli - Desember 2024 Dilsa. Dona Ningrum Mawardi Mawardi. Rani Refianti . Sumber belajar yang digunakan selama proses pendidikan yakni buku tambahan dari Kemendikbud . Peserta didik kelas Vi sebagai individu hanya dapat menyelesaikan tugas dengan pertayaan yang berbeda dari contoh soal peserta didik mengalami kesulitan dalam Task Analyis (Analisa Tuga. Analisa ini dilaksanakan dengan tujuan untuk merinci tugas-tugas yang akan diberikan kepada peserta didik yang ditunjukan dalam LKPD tugas,misalnya: Lakukan pekerjaan uang diberikan pada peserta didik berupa bahan pembelajaran berbasis PMRI. Permasalahan-permasalahan disajikan dalam tugas tersebut berdasarkan pada konteks alat musik, dimana cara penyelesaiannya sesuai dengan dengan petunjuk yang ada di dalam LKPD berbasis PMRI. Tugas yang akan dilakukan siswa berupa kegiatan individu, kelompok, dan diskusi melalui bimbingan guru. Tahap Design (Perencanaa. Tahap pelaksanaan design pada pengembangan LKPD berbasis PMRI dalam konteks alat musik adalah sebagai berikut: Membangun Tes Berdasarkann Kriteria Pilihan Media Pilihan Format Desain Awal LKPD berbasis PMRI menggunakan Konteks Alat Musik. Tahap Develop (Pengembanga. Hasil dari pengembangan LKPD dengan pendekatan PMRI berdasarkan hasil validasi yang dilakukan oleh 3 pakar pada aspek ahli bahasa, media dan materi. Adapun hasil validasi dapat diamati dari tabel berikut ini. Tabel 4 Rekap Evaluasi Validator Auditor Skor Kategoti Penilaian Ahli Bahasa 0,78 Valid Ahli Media 0,70 Valid Ahli Materi 0,68 Valid Berdasarkan tabel di atas. Maka bisa disimpulkan bahwa hasil validasi kelayakan ketiga aspek pada LKPD dengan PMRI dengan kategori valid. LKPD dengan PMRI sudah dikatakan valid oleh para validator. Tahap Dessiminate (Penyebara. Pada tahapan dessiminate tidak dapat dilakukan karena terbatasnya waktu. Concept Analysis (Analisa Konse. Berikut tampilan produk yang telah dibuat Pada tahap ini, analisis konsep pokok yang akan diajarkan yang berkaitan dengan materi lingkaran dan disusun berdasarkan aspek PMRI dengan membentuk sebuah peta konsep yang saling berkaitan dengan Specifying Instructional Objectives (Konstruksi tujuan pembelajara. Hasil dari Analisis konsep dn tugas digunakan sebagai acuan dasar dalam membentuk indicator dan tujuan dalam Perumusan tujuan pembelajaran digunakan sebagai dasar untuk mendesain berfungsi sebagai penjabaran dari kompetensi dasar LKPD. Jurnal Fibonaci C Volume 05 C Nomor 2 C Juli - Desember 2024 Gambar 1: Gambaran cover produk LKPD Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Dengan PMRI Menggunakan Konteks Alat Musik Pada Materi Lingkaran Penutup Penelitian pengembangan ini menunjukan LKPD berbasis PMRI menggunakan konteks alat musik yang valid, praktis, dan memiliki efek potensial. Daftar Pustaka