Jl. Beringin Entrop. Kota Jayapura, papua Vol. No. Maret 2025, pp. e-ISSN : 3063-6582, p-ISSN : 3064-0598. DOI : https://doi. org/10. 55049/cnd. Sosialisasi Kewirausahaan Bagi Mahasiswa Selaku Pelaku UMKM di Kelurahan Entrop Distrik Jayapura Selatan Yuniar Sri Hartati*. Ratna Mufidah* dan Eka Pravitasari Putri* *Dosen Program Studi Ekonomi Pembangunan. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura Alamat Email : tanti_soelarso@yahoo. com, ratnasubroto0709@gmail. com, siiputrikodog@gmail. ARTICLE INFO Riwayat Artikel: Diterima 1 Maret 2025 Disetujui 29 Maret 2025 Keywords: Kewirausahaan. UMKM. ABSTRAK Abstract : The introduction of entrepreneurship to students is done by providing socialization about UMKM. The current problem faced is the lack of understanding of the community/Students about the potential and income opportunities from UMKM, the lack of understanding of the entrepreneurial spirit as the basic capital for running the economy, the lack of understanding of increasing small businesses from home units into stepping stones for economic development. In general, the purpose of this community service is to conduct Entrepreneurship Socialization for Students, aiming to: . Increase public/students understandingabout the potential and income opportunities. Increase the entrepreneurial spirit as the basic capital for running the . Increase small businesses from home units into stepping stones for economic development. The implementation methods are: . Counseling. discussion/question and answer. Demonstration/practice. Evaluation. follow-up. Partner Participation. The results obtained from this activity are that participants increasingly understand the importance of entrepreneurship by running UMKM for the sustainability of the economy. Abstrak : Pengenalan kewirausahaan yang dilakukan kepada mahasiswa ini dengan cara memberikan sosialisasi tentang UMKM. Permasalahan pada saat iniyang dihadapi adalah bahwa kurangnya pemahaman masyarakat/mahasiswa tentang potensi dan peluang penghasilan dari UMKM, kurangnya pemahaman akan jiwa kewirausahaan sebagai modal dasar menjalankan perekonomian, kurangnya pemahaman meningkatkan kembali usaha kecil dari unit rumahan menjadi batu loncatan pengembangan perekonomian. Secara umum tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah melakukan Sosialisasi Kewirausahaan Bagi Mahasiswa Sebagai Pelaku UMKM, bertujuan untuk:. Meningkatkan pemahaman masyarakat/mahasiswa tentang potensi dan peluang penghasilan. Meningkatkan jiwa kewirausahaan sebagai modal dasar menjalankan . Meningkatkan kembali usaha kecil dari unit rumahan menjadi batu loncatan pengembangan perekonomian. Metode pelaksanaan adalah: . Penyuluhan. diskusi/tanya jawab. Demostrasi/praktek. Evaluasi. tindak lanjut. Partisipasi Mitra. Hasil yang didapat dari kegiatan ini adalah bahwa peserta semakin paham akan pentingnya berwirausaha dengan menjalankan UMKM untuk keberlanjutan perekonomian. Open access article under the CC BY-SA license. Pendahuluan Dahulu kewirausahaan dianggap dapat dilakukan melalui pengalaman langsung di lapangan dan merupakan bakat yang dibawa sejak lahir sehingga kewirausahaan tidak dapat dipelajari dan diajarkan. Seseorang yang mempunyai bakat kewirausahaan dapat mengembangkan bakatnya melalui pendidikan, pelatihan dan pengalaman. Mereka yang menjadi enterpreneur adalah orang-orang yang mengenal potensi dan belajar mengembangkan potensi untuk menangkap peluang serta mengorganisir usahanya. Untuk menjadi wirausaha yang sukses mempunyai bakat saja tidak cukup namun diperlukan pengetahuan memadai mengenai segala aspek usaha yang akan ditekuni. URL Jurnal: https://cendisia. stie-portnumbay. id/index. php/cnd/ A e-ISSN : 3063-6582, p-ISSN : 3064-0598 Usaha Mikro. Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor ekonomi yang berekembang di Indonesia. Sektor ini banyak dijalankan oleh pengusaha karena mudah dikelola dan tidak membutuhkan biaya yang terlalu besar dalam proses pendiriannya. Kebijakan pemberdayaan UMKM secara umum diarahkan untuk mendukung upaya penanggulangan kemiskinan dan kesenjangan, memberikan kontribusi dalam peningkatan pendapatan masyarakat berpendapatan rendah, menciptakan kesempatan kerja yang sangat berperan dalam mengurangi tingkat pengangguran. menjadi prioritas pembangunan nasional. Kebijakan pemberdayaan UMKM dalam secara umum diarahkan untuk mendukung upaya-upaya penanggulangan kemiskinan dan kesenjangan, penciptaan kesempatan kerja serta peningkatan ekspor, yang menjadi prioritas pembangunan nasional. Dalam kerangka itu, pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) diarahkan agar memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penciptaan kesempatan kerja, peningkatan ekspor dan peningkatan daya saing, sementara itu pengembangan usaha skala mikro diarahkan untuk memberikan kontribusi dalam peningkatan pendapatan masyarakat berpendapatan rendah, khususnya di sektor pertanian dan perdesaan. Fenomena implementasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia yang paling sering terjadi adalah tingkat produktivitas yang rendah, nilai tambah rendah, dan kualitas produk yang rendah. Walaupun pada kenyataanya UMKM diakui menjadi lapangan kerja bagi sebagian besar pekerja di Indonesia, tetapi kontribusi dalam output nasional di kategorikan masih rendah. Hal ini dikarenakan UMKM, khususnya usaha mikro yang selama ini banyak menyerap tenaga kerja, mempunyai tingkat produktivitas yang sangat rendah. Sedangkan upah merefleksikan biaya tenaga kerja untuk setiap tingkat produktivitas. Sehingga jika tingkat produktivitas rendah maka upah relatih jg rendah. Kondisi memperlihatkan produktivitas sektor mikro dan kecil yang rendah bila di bandingkan dengan usaha yang lebih besar. Salah satu faktor penyebab rendahnya tingkat produktivitas dikarenakan tingkat penguasaan teknologi dan kemampuan wirausaha di kalangan UMKM masih rendah. Pengembangan UMKM selama ini tidak banyak memberikan hasil yang maksimal terhadap peningkatan kinerja UMKM yang menyebabkan perkembangan ekonomi secara global mengakibatkan tingkat daya saing kita tertinggal dibandingkan dengan negara-negara tetangga kita seperti misalnya Malaysia dan Singapura. Oleh karena itu kebijakan bagi UMKM bukan karena ukurannya yang kecil, tapi karena produktivitasnya yang rendah. Peningkatan produktivitas pada UMKM, akan berdampak luas pada perbaikan kesejahteraan rakyat karena UMKM adalah tempat dimana banyak orang menggantungkan sumber Salah satu alternatif dalam meningkatkan produktivitas UMKM adalah dengan melakukan modernisasi sistem usaha dan perangkat kebijakannya yang sistemik sehingga akan memberikan dampak yang lebih luas lagi dalam meningkatkan daya saing daerah. Untuk itu pengenalan terhadap UMKM perlu disampaikan kepada masyarakat luas terutama bagi generasi muda, salah satunya yaitu pengenalan kewirausahaan dan UMKM bagi mahasiswa. Pentingnya pengenalan kewirausahaan dan UMKM bagi mahasiswa tidak hanya berlaku bagi mereka yang memiliki minat kewirausahaan atau bisnis. Pemahaman ini dapat membentuk pandangan yang lebih holistik terhadap ekonomi, masyarakat dan keberlanjutan, yang dapat diterapkan dalam berbagai konteks dan karir di masa Pengenalan kewirausahaan yang dilakukan kepada mahasiswa ini dengan cara memberikan sosialisasi tentang UMKM. Sosialisasi kewirausahaan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman serta informasi di bidang kewirausahaan dengan berbagai macam materi yang memadai antara lain: menumbuhkan ide bisnis, solusi masalah dalam merintis usaha, meningkatkan motivasi serta kepercayaan diri dalam merintis usaha UMKM. Dengan diselenggarakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, diharapkan dapat memberikan pengetahuan mengenai kewirausaan. Berdasarkan analisa keadaan, maka diperoleh informasi bahwa yang menjadi permasalahan pada saat ini adalah: . Kurangnya pemahaman masyarakat (Mahasiswa Sebagai Pelaku UMKM) di Kelurahan Entrop. Distrik Jayapura Selatan. Kota Jayapura tentang potensi dan peluang penghasilan dari UMKM. Kurangnya pemahaman akan jiwa kewirausahaan sebagai modal dasar menjalankan perekonomian. Kurangnya pemahaman meningkatkan kembali usaha kecil dari unit rumahan menjadi batu loncatan pengembangan Hartati. Mufidah dan Putri. Vol. No. Maret 2025:1-5 Hartati. Mufidah dan Putri, e-ISSN : 3063-6582, p-ISSN : 3064-0598 Sehubungan dengan hal itu, maka para Pengabdi atas nama Program Studi Ekonomi Pembangunan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura memandang penting untuk dilakukan Sosialisasi Kewirausahaan Bagi Mahasiswa Sebagai Pelaku UMKM Di Kelurahan Entrop Distrik Jayapura Selatan. Kota Jayapura. Secara umum tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah melakukan Sosialisasi Kewirausahaan Bagi Mahasiswa Sebagai Pelaku UMKM Di Kelurahan Entrop Distrik Jayapura Selatan, dan secara lebih spesifik tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah: Meningkatkan pemahaman masyarakat (Mahasiswa Sebagai Pelaku UMKM) di Kelurahan Entrop. Distrik Jayapura Selatan. Kota Jayapura tentang potensi dan peluang penghasilan. Meningkatkan jiwa kewirausahaan sebagai modal dasar menjalankan perekonomian. Meningkatkan kembali usaha kecil dari unit rumahan menjadi batu loncatan pengembangan Metode Metode pelaksanaan dan tahapan yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah : Ceramah Pada tahap ini dilakukan pemaparan materi tentang prosedur sosialisasi yang dilaksanakan kepada mahasiswa sebagai pelaku UMKM yang ada di Kelurahan Entrop. Diskusi/Tanya jawab Pelaksana pengabdian melakukan diskusi dengan mitra, terkait bahan sosialisasi dan waktu pelaksanaan sosialisasi, serta dokumen-dokumen yang diperlukan dalam pelaksanaan sosialisasi kewirausahaan yang di harapkan dapat dimiliki oleh Kelurahan Entrop Distrik Jayapura Selatan. Demonstrasi/Praktek Demostrasi/praktek yang dilakukan adalah berlatih untuk mendirikan UMKM dalam bentuk yang sederhana, baik dari persiapan administrasi, bahan baku sampai pelaporan keuangan sederhana. Evaluasi Evaluasi dilakukan untuk melihat sejauh mana pemahaman peserta sosialisasi tentang kewirausahaan dan UMKM yang telah dan akan dilakukan. Tindak Lanjut Melakukan tindak lanjut dengan menginventarisasi kebutuhan dalam pelaksanaan sosialisasi kewirausahaan yang dilakukan mahasiswa pelaksana UMKM di Kelurahan Entrop Distrik Jayapura Selatan. Partisipasi Mitra. Mitra berpartisipasi secara aktif dalam merencanakan kegiatan pengabdian dan memberikan informasi tentang cara melakukan sosialisasi kewirausahaan, serta menyediakan ruang pertemuan untuk pelaksanaan pelatihan. Mitra juga menghadirkan mahasiswanya yang berdomisili di Kelurahan Entrop demi kelancaran kegiatan pengabdian ini Hasil Dan Pembahasan Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ada beberapa langkah yang dilakukan team yaitu: Penyuluhan kewirausahaan dan pemberian motivasi dilakukan dengan Ceramah, digunakan untuk penyampaikan pengetahuan secara umum tentang manfaat berwirausaha, peluang wirausaha dan langkahlangkah untuk menjadi seorang wirausaha yang sukses melalui multi media. Demonstrasi digunakan untuk memberikan keterampilan secara langsung mengenai proses pendirian UMKM. Sosialisasi pendirian UMKM ditujukan untuk memberikan pengetahuan kepada para mahasiswa untuk menumbuhkan jiwa wirausaha para mahasiswa dan membangkitkan semangat mereka untuk memulai usaha salah satunya melalui pendirian UMKM. Evaluasi hasil sosialisasi dilakukan selama proses dan setelah kegiatan dilaksanakan. Evaluasi ini ditujukan untuk perbaikan di masa yang akan datang, untuk menjadikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat, memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat maupun bagi dosen sebagai penyelenggara kegiatan. Beberapa langkah yang dilakukan team pengabdi diantaranya: Sosialisasi Kewirausahaan BagiA( Hartati. Mufidah dan Putr. A e-ISSN : 3063-6582, p-ISSN : 3064-0598 Survey Pendahuluan. Kegiatan Survey pendahuluan tujuannya untuk mengetahui aktifitas calon peserta pengabdian sesuai yang direncanakan yaitu para mahasiswadisamping untuk mengetahui lokasi rencana kegiatan apakah lingkungan yang dituju secara ekonomi sudah cukup atau perlu dibina untuk berwirausaha. Observasi data mahasiswa Kegiatan observasi data mahasiswa ini dilakukan kepada Mahasiswa Sebagai Pelaku UMKM di Kelurahan Entrop, tujuannya untuk mengetahui Kegiata para mahasiswa selain belajar formal. Penjaringan Peserta Pengabdian Kegiatan ini dilakukan oleh pengabdi dan bekerja sama dengan STIE Port Numbay Jayapura sebagai penyedia tempat kegiatan. Partisipasi mitra dalam pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini yaitu menyiapkan peserta, sarana dan prasarana. LCD, layar untuk LCD, sound system. Pelaksanaan kegiatan pegabdian kepada masyarakat ini telah terlaksana dengan baik bertempat di STIE Port Numbay Jayapura. Terlaksananya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dan disepakati oleh STIE Port Numbay Jayapura sebelum kegiatan ini dilaksanakan. Pengabdian kepada masyarakat ini telah melalui beberapa tahapan. Tahapan pertama dimulai dengan melakukan tahap persiapan, pada tahapan ini dimulai dengan mempersiapkan proposal kegiatan pengabdian pada masyarakat, selanjutnya dilakukan observasi dan permohonan izin kepada pihak STIE Port Numbay Jayapura sebagai tempat pelaksanaan pengabdian. Disamping itu juga mengumpulkan informasi mengenai jumlah peserta yaitu jumlah mahasiswa yang akan mengikuti sosialisasi kewirausahaan. Tujuan dari kegiatan pelatihan ini dilaksanakan adalah dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dosen sebagai pengabdi. Sosialisasi ini ditujukan kepada mahasiswa pelaksana UMKM yang berdomisili di Kelurahan Entrop Distrik Jayapura Selatan sebagai sasaran pemberdayaan sosialisasi untuk mewujudkan kemandirian bagi mahasiswa sekaligus pembekalan ketrampilan berwirausaha. Tahap kedua adalah Tahapan pelaksanaan kegiatan dimulai dengan menjelaskan materi tentang Kewirausahaan dan UMKM yang disampaikan oleh Pemateri I (Yuniar Sri Hartati. SE. , materi tentang Pendirian UMKM yang disampaikan oleh Pemateri II (Dr. Ratna Mufidah. SP. Si. ) dan materi Hambatan dan Tantangan dalam Berwirausaha yang disampaikan oleh Pemateri i (Eka Pravitasari Putri. Pd. Pada tahapan pelaksanan selanjutnya dilakukan diskusi dan Peserta diberi kesempatan untuk mempraktekan secara langsung pendirian UMKM dengan bimbingan dari pemateri. Setelah kegiatan selesai dilaksanakan, maka para pengabdi melakukan evaluasi. Adapun evaluasi dari kegiatan ini dapat dinyatakan secara umum berhasil dengan baik dan memuaskan peserta . ahasiswa pelaksana UMKM) yang berdomisili di Kelurahan Entrop Distrik Jayapura Selatan. Penetapan sasaran ini digunakan untuk menyampaikan pemahaman dan pengetahuan kepada para pelaku UMKM mengenai peluang usaha dan ekonomi di masa krisis saat ini, serta langkah-langkah yang dapat meningkatkan usaha UMKM tersebut. Sosialisasi kewirausahaan ini mendapatkan sambutan yang hangat dan antusias sangat baik dari STIE Port Numbay Jayapura sebagai mitra yang menyediakan tempat sehingga terselenggaranya sosialisasi ini. Hartati. Mufidah dan Putri. Vol. No. Maret 2025:1-5 Hartati. Mufidah dan Putri, e-ISSN : 3063-6582, p-ISSN : 3064-0598 Sosialisasi ini juga untuk menjembatani mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam berwirausaha dan mendirikan UMKM. Kesimpulan Hasil kegiatan Pengabdian masyarakat pada mahasiswa pelaksana UMKM yang berdomisili di Kelurahan Entrop Distrik Jayapura Selatan berjalan dengan baik. Mahasiswa sangat antusias dan termotivasi mempelajari kewirausahaan tentang berwirausaha dan pendirian UMKM yang dapat menambah pendapatan ekonomi mereka. Sosialisasi ini memberikan keterampilan wirausaha, menanamkan jiwa kewirausahaan dapat mengasah kemampuan mereka dan menyebarkan semangat berinovasi dalam berwirausaha, serta mampu bersaing/pantang menyerah sebagai bekal wirausaha. Peningkatan dan pengembangan keterampilan oleh pelaksana UMKM yang berdomisili di Kelurahan Entrop Distrik Jayapura Selatan akan berdampak terhadap pertumbuhan kesadaran akan berwirausaha, mendukung munculnya usaha usaha kecil yang nantinya mampu meningkatkan pendapatan mahasiswa sekaligus dapat menciptakan lapangan usaha terutama mendapatkan uang saku serta lebih mandiri terhadap Rekomendasi Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang dilakukan yaitu Sosialisasi Kewirausahaan BagiMahasiswa Sebagai Pelaku UMKM Di Kelurahan Entrop Distrik Jayapura Selatan ini dapat memberi manfaat dan pengetahuan tambahan. Selain itu, kami juga merekomendasikan agar: Untuk menindaklanjuti pengabdian ini diharapkan para peserta dapat kembali mengajukan permohonan kegiatan lain yang lebih mengembangkan dan meningkatkan jiwa kewirausahaan dan meningkatkan pengetahuan tentang UMKM kepada Mahasiswa sebagai pelaku UMKM. Pelaksanaan pengabdian untuk masa mendatang sebaiknya dilakukan dengan waktu yang lebih panjang untuk dapat memasukkan materi praktik meningkatkan jiwa kewirausahaan dan meningkatkan pengetahuan UMKM yang lebih jelas dan lebih mudah dipahami serta di praktikkan. Koordinasi antar pelaku UMKM dan pengabdi lebih ditingkatkan dengan mengembangkan model pengabdian yang dapat diakses oleh semua pelaku UMKM dan anggota pengabdi. Daftar Pustaka