Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan Volume 13. No. April 2022 ISSN:2086-3861 E-ISSN: 2503-2283 Aplikasi Bioteknologi Fermentasi Tepung Biji Trembesi Samanea saman Dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Ikan Nila (Oreochromis niloticu. Application of Biotechnology Fermentation of Trembesi Samanea saman Flour in Feed on Growth and Survival of Tilapia Oreochromis niloticus Kasman1. Fatihatul Nikma1. Nurhayati1. Magfiratun1. Yessi Revina Beqi1. Asni Anwar2*. Murni2. Akmaluddin2 . Mahasiswa Program Studi Budidaya Perairan. Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar . Dosen Program Studi Budidaya Perairan. Fakultas Pertanian. Universitas Muhammadiyah Makassar. *Penulis korespondensi : email : asni@unismuh. (Diterima Februari 2022/ Disetujui April 2. ABSTRACT The specific objective of this research is to obtain appropriate technology that can be applied in increasing the growth and survival of tilapia seeds as an effort to maximize the use of rain Tree seeds through fermentation biotechnology using yogurt, to increase tilapia production nationally. This study used a completely randomized design (CRD) with 4 treatments each repeated 3 times. For what was tested was treatment A . he content of fermented rain tree flour without using yogurt . B . he content of fermented tamarind flour with yogurt 4 ml/kg of fee. C . he content of fermented rain tree flour with yogurt 6 ml/kg of fee. and D . ermented rain tree flour with yogurt 8 ml/kg fee. The results showed that fermented rain tree seeds using yogurt with different doses had a significant effect . <0. on the growth and survival of tilapia. Further tests using multiple distances (Dunca. showed differences between treatments. The highest growth was obtained in treatment B . ogurt dose 4 ml/k. 51gr, followed by treatment A . 24gr, treatment C . ogurt dose 6 ml/k. 57gr, and the lowest was treatment D . ml/k. ) 19. The highest survival rate was obtained in treatment B . ogurt dose 4 ml/k. of 88%, followed by treatment A . 33%, treatment C . ogurt dose 6 ml/k. 67%, and treatment D . ogurt dose 8 ml/k. with the same value of 78. Based on the results of the study, it can be concluded that the application of fermented rain tree flour with yogurt 4 ml/kg in feed can increase the growth and survival of tilapia. Key Word: rain tree, biotechnology. Oreoshromis niloticus, feed. ABSTRAK Tujuan khusus penelitian ini adalah mendapatkan teknologi tepat guna yang dapat diterapkan dalam meningkatkan pertumbuhan dan sintasan benih ikan nila sebagai upaya memaksimalkan penggunaan biji trembesi melalui bioteknologi fermentasi menggunakan yoghurt, untuk meningkatkan produksi ikan nila secara nasional. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan masing-masing diulang 3 kali. Adapun yang di uji adalah perlakuan A . adar tepung biji trembesi terfermentasi tanpa menggunakan yoghurt . B . adar tepung biji trembesi terfermentasi yoghurt 4 ml/kg paka. C . adar tepung biji trembesi terfermentasi yoghurt 6 ml/kg paka. dan D . epung biji trembesi terfermentasi yoghurt 8 ml/kg Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi biji trembesi menggunakan yoghurt dengan dosis yang berbeda berpengaruh nyata . <0. terhadap pertumbuhan dan sintasan nila. Uji lanjut menggunakan jarak berganda (Dunca. memperlihatkan adanya perbedaan antar Pertumbuhan tertinggi diperoleh pada perlakuan B . osis yoghurt 4 ml/k. sebesar To Cite this Paper Kasman. Nikma. Nurhayati. Magfiratun. Beqi. Anwar. Murni. Akmaluddin. Aplikasi Bioteknologi Fermentasi Tepung Biji Trembesi Samanea saman Dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Ikan Nila (Oreochromis niloticu. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 13 . : 90-97. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI 51g. , disusul perlakuan A . 24gr, perlakuan C . osis yoghurt 6 ml/k. 57gr, dan terendah perlakuan D . ml/k. Sintasan tertinggi diperoleh pada perlakuan B . osis yoghurt 4 ml/k. sebesar 88%, disusul perlakuan A . 33%, perlakuan C . osis yoghurt 6 ml/k. 67%, dan perlakuan D . osis yohgurt 8 ml/k. dengan nilai yang sama 78. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pada kadar tepung biji trembesi terfermentasi yoghurt 4 ml/kg dalam pakan mempu meningkatkan pertumbuhan dan sintasan benih ikan nila. Kata Kunci:Trembesi, bioteknologi. Oreochromis niloticus, pakan. PENDAHULUAN Tanaman trembesi sebagai pohon pelindung menghasilkan biji yang melimpah (Nuroniah dan Kosasih, 2. , selain itu tepung biji trembesi yang telah disangrai dalam 100 gram mengandung protein 44,4% (Sri Kamtini, 2. sedangkan kacang tanah hanya mengandung protein 26,9%. Oleh karena itu biji trembesi memenuhi kriteria untuk dijadikan sebagai bahan baku pembuatan selai pengganti kacang tanah (Lestari, 2. Selain itu biji trembesi dapat digunakan sebagai bahan pembuatan produk makanan dan bahan kue untuk mengurangi konsumsi berlebihan pada penggunaan tepung terigu (Istiqomah, 2. Namun pemanfaatan biji trembesi untuk pakan ikan terkendala oleh tingginya kandungan serat kasar sebesar 11,72% (Novitasari, 2. , sebagaimana dilaporkan Handajani . dan Jusadi et al. bahwa serat kasar lebih dari 10% dalam pakan dapat menghambat pertumbuhan ikan. Salah satu tehnik untuk menurunkan kandungan serat dalam pakan melalui penerapan bioteknologi fermentasi menggunakan yoghurt (Nurhayati et al. , 2. Selanjutnya Zubaidah et , . menyatakan bahwa yoghurt mengandung bakteri Lactobacillus dan Streptococcus thermophiles menghasilkan enzim yang mampu mendegradasi serat pada pakan. Penelusuran artikel ilmiah mengenai tanaman trembesi, telah memanfaatkan daun trembesi untuk kompos dan pakan ternak (Firansyah . Fauziah et al. , . , dan Fajrul . Selain itu ekstrak etanol daun trembesi dikategorikan kuat terhadap bakteri Staphylococcus aureus (Rita et , 2. Sedangkan Meiliawati et al. , . menyatakan bahwa ekstrak daun trembesi memiliki daya antiseptik dan berpotensi sebagai bahan pembuatan hand sanitizer alami. Hal ini didukung oleh penelitian Rita . dan Sariri et al. , . bahwa tanaman trembesi mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu tanin, flavonoid, saponin, steroid, terpenoid,triterpen dan glikosida kardiak. Penelitian selanjutnya oleh Irianti . bahwa biji trembesi dapat menurunkan Total Suspended Solid atau (TSS) bahan cemar pada dosis 1. 200 mg/L dan kecepatan pengadukan 180 rpm dengan menghasilkan persentase penyisihan 81,25%. Selanjutnya Amsyar et al. melaporkan bahwa biji trembesi berpotensi baik sebagai bahan penjernih air. Namun belum diketahui peran biji trembesi terfermentasi, jika dijadikan pakan ikan nila. Oleh karena itu, sangat penting dilakukan penelitian mengenai aplikasi bioteknologi fermentasi dalam pemanfaatan biji trembesi terfermentasi yoghurt terhadap peningkatan pertumbuhan dan sintasan benih ikan nila. METERI DAN METODE Penelitian ini dilakukan selama 3 bulan mulai bulan Juni sampai Agustus 2021. Selama masa pandemi covid-19 memperhatikan proses penelitian berdasarkan protokol kesehatan untuk menjaga tidak terjangkit, dengan mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak yang Proses fermentasi dilakukan di Fakultas pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar, analisis kualitas air dilakukan di Labolatorium Terpadu Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas. Proses pemeliharaan ikan nila dilakukan di Laboratorium Terpadu Program Studi Budidaya Perairan. Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar. To Cite this Paper Kasman. Nikma. Nurhayati. Magfiratun. Beqi. Anwar. Murni. Akmaluddin. Aplikasi Bioteknologi Fermentasi Tepung Biji Trembesi Samanea saman Dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Ikan Nila (Oreochromis niloticu. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 13 . : 90-97. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI Persiapan dan proses fermentasi Biji Trembesi Buah trembesi yang sudah tua diambil dari alam kemudian dikupas dan diambil bijinya, biji trembesi tersebut dijemur sampai cukup kering. Selanjutnya dilakukan penambahan yoghurt sesuai perlakuan terhadap biji trembesi dan dimasukkan kedalam plastik klip, ditutup rapat dan diinkubasi dengan periode 72 jam secara anaerob, selanjutnya disimpan dalam boks dengan tujuan agar suhu ruangan sama. Setelah proses inkubasi selesai, disimpan dalam frezer untuk menghentikan kerja enzim, kemudian dikeringkan dan ditepungkan lalu dianalisis kimia di Persiapan wadah. Media Pemeliharaan dan Hewan Uji Wadah pemeliharaan benih ikan nila adalah akuarium kaca berukuran 50x45x45 cm3 sebanyak 12 buah dan dilengkapi aerasi. Media pemeliharaan yaitu air pompa dari sumur bor dan ditampung dalam bak penampungan air kemudian disterilkan. Setiap akuarium diisi air tawar sebanyak 20 L dan dilengkapi aerasi. Hewan uji yang digunakan adalah benih ikan nila (Oreochromis niloticu. ukuran 2-3 cm dengan padat tebar 1 ekor/L. Benih ikan nila berasal dari Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar. Rancangan Percobaan Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan masing-masing diulang 3 kali. Adapun perlakuan yang diuji adalah: Perlakuan A = kadar tepung biji trembesi terfermentasi tanpa yoghurt . Perlakuan B = kadar tepung biji trembesi terfermentasi yoghurt 4 ml/Kg Perlakuan C = kadar tepung biji trembesi terfermentasi yoghurt 6 ml/Kg Perlakuan D = kadar tepung biji trembesi terfermentasi yoghurt 8 ml/Kg Pengukuran Parameter Pertumbuhan mutlak benih ikan nila Pertumbuhan berat mutlak benih ikan nila uji dihitung mengikuti Dehaghani et al. , 2. sebagai Wg = W 2 Ae W 1 Keterangan: = Pertumbuhan biomassa mutlak . = biomassa ikan pada akhir penelitian . = biomassa ikan pada awal penelitian . Sintasan Benih ikan nila (%) Sintasan dihitung dengan menggunakan rumus (Dehaghani et al. , 2. sebagai berikut: = ----------- x 100% Keterangan : SR = Kelangsungan Hidup Nt = Jumlah ikan nila akhir penelitian . N0 = Jumlah ikan nila pada awal pemeliharaan . Analisis Kualitas Air Parameter Kualitas air yang diukur dalam penelitian adalah: Suhu. C) dan Derajat keasaman . H). Analisis Statistik Data yang diperoleh dari penelitian ini berupa data kelangsungan hidup, pertumbuhan mutlak ikan nila dianalisis secara statistika menggunakan analisis ragam (Uji F). Bila terdapat perbedaan nyata To Cite this Paper Kasman. Nikma. Nurhayati. Magfiratun. Beqi. Anwar. Murni. Akmaluddin. Aplikasi Bioteknologi Fermentasi Tepung Biji Trembesi Samanea saman Dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Ikan Nila (Oreochromis niloticu. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 13 . : 90-97. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) dan data kualitas air dianalisa secara deskriptif (Hanafiah, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Pertumbuhan Mutlak Benih Ikan Nila Pertumbuhan mutlak benih ikan nila yang diberi pakan dengan penambahan tepung biji trembesi selama penelitian disajikan pada gambar 1. Gambar 1. Pertumbuhan mutlak benih ikan nila yang diberi pakan tepung biji trembesi yang difermentasi yoghurt selama penelitian. Analisis ragam menunjukkan bahwa pemberian pakan dengan penambahan tepung biji trembesi terfermentasi yoghurt yang berbeda dalam pakan benih ikan nila memberikan pengaruh nyata . <0,. terhadap pertumbuhan mutlak. Uji jarak berganda (Dunca. terhadap pemberian tepung biji trembesi terfermentasi dalam pakan benih ikan nila memperlihatkan bahwa pertumbuhan mutlak benih ikan nila yang diberi pakan dengan kadar biji trembesi terfermentasi yoghurt 4 ml/kg pakan lebih tinggi dibanding dengan pakan uji lainnya. Sintasan Benih Ikan Nila Sintasan benih ikan nila dengan pemberian kadar tepung biji Trembesi hasil fermentasi yoghurt disajikan pada gambar 2. Gambar 2. Sintasan benih ikan nila yang diberi pakan tepung biji trembesi yang difermentasi yoghurt selama penelitian. Analisis ragam menunjukkan bahwa pemberian tepung biji trembesi hasil fermentasi menggunakan yoghurt yang berbeda dalam pakan ikan nila memberikan pengaruh nyata . <0,. terhadap sintasan benih ikan nila. Hasil uji jarak berganda (Dunca. pemberian tepung biji To Cite this Paper Kasman. Nikma. Nurhayati. Magfiratun. Beqi. Anwar. Murni. Akmaluddin. Aplikasi Bioteknologi Fermentasi Tepung Biji Trembesi Samanea saman Dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Ikan Nila (Oreochromis niloticu. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 13 . : 90-97. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI trembesi terfermentasi yoghurt dalam pakan benih ikan nila memperlihatkan bahwa sintasan benih ikan nila yang diberi pakan dengan kadar tepung limbah sayur terfermentasi yoghurt 4 ml/kg pakan sama dengan 6 ml/kg pakan, tetapi nyata lebih tinggi dibanding dengan kadar tepung biji trembesi 8 ml/kg pakan dan kontrol. Kadar 4 ml/kg sama dengan 6 ml/kg dan 8 ml/kg, tetapi nyata lebih tinggi dibanding dengan kontrol. Kadar 6 ml/kg sama dengan 8 ml/kg dan kontrol, namun nyata lebih rendah dibanding kadar 4 ml/kg. Kontrol sama dengan perlakuan 8 ml/kg, nyata lebih rendah dibanding dengan kadar tepung limbah sayur 4 ml/kg dan 6 ml/kg. Perlakuan dengan penambahan yoghurt 6 dan 8 ml/kg pakan, menunjukkan nilai pertumbuhan mutlak dan sintasan lebih rendah dibandingkan penambahan yoghurt 4 ml/kg pakan. Hal tersebut disebabkan oleh enzim yang dihasilkan oleh bakteri Lactobacillus dan Streptococcus thermophiles untuk memfermentasi biji trembesi melebihi dosis yang optimal. Sebagaimana dilaporkan Putri et , . bahwa kepadatan bakteri yang tinggi mengakibatkan terjadinya persaingan dalam proses pengambilan substrat atau nutrisi yang berdampak pada aktivitas bakteri dalam menghasilkan enzim pencernaan menjadi terhambat. Begitupun dengan perlakuan tanpa fermentasi . , yang menghasilkan nilai pertumbuhan mutlak dan sintasan ikan nila yang rendah, hal tersebut diakibatkan oleh protein kompleks serta dinding sel pada biji trembesi yang sulit dicerna oleh ikan nila sehingga menghambat pertumbuhan. Perlakuan pada penambahan yoghurt 4 ml/kg pakan, menunjukkan nilai pertumbuhan mutlak dan sintasan tertinggi, hal ini diduga karena kemampuan ikan nila dalam mengkonsumsi dan memanfaatkan pakan sesuai dengan kebutuhan ikan nila. Hastuti et al. , . melaporkan bahwa penggunaan dosis mikroorganisme dalam memfermentasi bahan baku pakan seharusnya dalam dosis optimal, jika terlalu rendah akan menyebabkan rendahnya jumlah enzim yang diproduksi sehingga tidak cukup untuk menghidrolisis bahan baku, namun jika berlebihan, aktifitas enzim dalam mendegradasi subtrat semakin tinggi dan berdampak terhadap pemakaian energi dan menurunkan kandungan nutrisi bahan baku. Penelitian sebelumnya oleh Ahmadi et al. , . bahwa pemberian probiotik yang optimal pada pakan berpengaruh terhadap saluran pencernaan, sehingga akan membantu proses penyerapan makanan dalam pencernaan ikan sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan. Selanjutnya Lingga . melaporkan bahwa fermentasi pakan dengan menggunakan probiotik mampu meningkatkan pertumbuhan ikan patin (Pangasius sp. Selain itu juga dilaporkan oleh Yulianigrum et al. , . bahwa pemberian pakan yang difermentasi probiotik pada dosis 6 ml/kg pakan 6 ml/kg pakan yang memberikan laju pertumbuhan spesifik sebesar 8,03%, bobot mutlak 110,09 gram, panjang mutlak 15,51 cm, kelulushidupan 92,62%, efisiensi pakan 117,22%, serta konversi pakan 0,85 pada ikan lele (Clarias gariepinu. Berdasarkan analisis ragam yang dilakukan pada penelitian dengan pemeliharaan ikan nila selama 30 hari menunjukkan bahwa penambahan probiotik yoghurt dalam fermentasi biji trembesi memberikan pengaruh nyata terhadap sintasan ikan. Sintasan benih ikan nila pada penelitian dalam semua perlakuan, dapat dikategorikan baik. Hal ini sejalan dengan Arsyadana et al. , . bahwa sintasan (SR) Ou 50% tergolong baik, kelangsungan hidup 30-50% sedang dan kurang dari 30% tidak baik. Parameter kualitas air merupakan salah satu faktor pembatas dalam kinerja pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan dalam perairan. Selama penelitian, suhu berada pada kisaran antara 26300C, kisaran ini menunjukkan kisaran yang dapat ditoleransi dalam penggunaan biji trembesi terfermentasi yoghurt pada pakan. Hasil pengamatan suhu dan PH selama penelitian disajikan pada tabel 1 berikut : Tabel 1. Kisaran parameter kualitas air selama pemeliharaan benih ikan nila dengan aplikasi pakan tepung biji Trembesi terfermentasi yoghurt. Parameter Suhu . C) Kisaran Nilai Penelitian 4 ml/kg 6 ml/kg 8 ml/kg 6,1-8,3 6,7-8,2 6,3-8,2 6,4-8,1 Kisaran optimal (KEP. 28/MEN/2. 28,5-31,5 7,5-8,5 To Cite this Paper Kasman. Nikma. Nurhayati. Magfiratun. Beqi. Anwar. Murni. Akmaluddin. Aplikasi Bioteknologi Fermentasi Tepung Biji Trembesi Samanea saman Dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan dan Sintasan Ikan Nila (Oreochromis niloticu. Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan, 13 . : 90-97. Journal Homepage: https://journal. id/index. php/JSAPI Derajat keasaman selama penelitian berada pada kisaran antara 6,1 - 8,5, kisaran ini masih dalam batas yang dapat ditoleransi oleh ikan untuk menunjang pertumbuhan dan sintasan. pH air yang terlalu rendah dapat mengakibatkan kematian ikan, sedangkan pH air yang terlalu basa mengakibatkan laju pertumbuhan ikan terhambat. KESIMPULAN Pemberian pakan terhadap benih ikan nila menggunakan tepung biji trembesi terfermentasi yoghurt dengan dosis 4 ml/kg dapat meningkatkan pertumbuhan mutlak dan sintasan sebesar 21,51% dan 88%. Ucapan Terimakasih Ucapan terimakasih kepada Universitas Muhammadiyah Makassar atas dukungannya pada pelaksanaan penelitian ini, serta semua pihak yang telah terlibat. Terkhusus kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Riset dan Teknologi di bawah pengelolaan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmaw. sebagai penyandang dana melalui program PKM 5 bidang pada skim PKM-RE tahun anggaran 2021. DAFTAR PUSTAKA