Pemetaan Taman Kota di Jakarta Selatan menggunakan Sistem Informasi Geografis Wujud Pembangunan Berkelanjutan Namira Pratiwi1,*. Laire Kanya Ramadhanti. Eka Putri Handayani. Nurul Tri Mutmainah Universitas Negeri Jakarta. Rawamangun Jakarta Timur Sitasi: Pratiwi. Ramadhanti. Handayani. P, & Mutmainah. Pemetaan Taman Kota di Jakarta Selatan menggunakan Sistem Informasi Geografis sebagai Wujud Pembangunan Berkelanjutan. Jurnal Sains Geografi. Vol. No. Sejarah Artikel: Diterima: 6 Maret 2023 Disetujui: 13 Maret 2023 Publikasi: 31 Mei 2023 Email Korespondensi: annrinnesia@gmail. Abstract In addition to providing health effects for people who exercise and have recreation, city parks also play a role in beautifying the appearance of the city and providing space for people to socialize and do activities in open spaces. South Jakarta, as an integral part of the DKI Jakarta area, has a significant contribution in providing green open space for DKI Jakarta. Therefore, this study aims to determine the distribution of urban parks in the South Jakarta area in order to realize sustainable development. The research method used to determine the position of urban parks in South Jakarta involves literature studies and direct observation using ArcGIS Survey123 using nearest neighbor analysis to investigate the pattern of distribution of urban parks in South Jakarta City. general, parks in South Jakarta have the advantage of being strategically located close to cultural areas, business centers and residential areas. This advantage supports visitor attraction and various activities in the parks. Keywords: City Park. South Jakarta. Sustainable Development. Abstrak Copyright: A 2022 by the authors. Submitted for possible open access publication under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution (CC BY) license . ttps://creativecommons. org/license s/by/4. 0/). Selain memberikan efek kesehatan bagi masyarakat yang berolahraga dan berekreasi, taman kota juga berperan dalam memperindah tampilan kota dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk bersosialisasi dan beraktivitas di ruang Jakarta Selatan, sebagai bagian tak terpisahkan dari wilayah DKI Jakarta, memiliki kontribusi yang signifikan dalam penyediaan ruang terbuka hijau (RTH) untuk DKI Jakarta. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persebaran taman kota yang ada di wilayah Jakarta Selatan guna mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan untuk menentukan posisi taman kota di Jakarta Selatan melibatkan studi literatur dan observasi langsung menggunakan ArcGIS Survey123 dengan menggunakan analisis tetangga terdekat untuk menginvestigasi pola persebaran taman kota di Kota Jakarta Selatan. Secara umum, taman-taman di Jakarta Selatan memiliki keunggulan lokasi strategis yang dekat dengan kawasan budaya, pusat bisnis, dan Kelebihan ini mendukung penarikan pengunjung dan berbagai aktivitas di taman-taman tersebut. Kata Kunci: Taman Kota. Jakarta Selatan. Pembangunan Berkelanjutan. Pendahuluan Kota adalah sebuah sistem jaringan kehidupan manusia yang ditandai dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan diwarnai dengan strata sosial ekonomis yang heterogen serta coraknya yang materialistis (Bintarto, 1. Kota-kota terus mengalami perkembangan yang meliputi berbagai dimensi, seperti politik, sosial, ekonomi, budaya, dan teknologi, termasuk dimensi fisik (Hillier, 1. Sebagai bagian dari perkembangan kota, penting bagi pemerintah kota untuk memperhatikan penataan ruang publik, termasuk ruang terbuka hijau dan ruang terbuka publik dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Pratiwi, dkk. Halaman 84 Jurnal Sains Geografi, 1. , 2023. DOI: 10. 2210/jsg. Dalam penyusunan RTRW, suatu kota diharapkan menyediakan dan memanfaatkan ruang terbuka hijau dan ruang terbuka publik. Menurut UU No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, wilayah kota diharapkan memiliki luas ruang terbuka hijau dan ruang terbuka publik minimal 30% dari luas wilayah kota, dengan proporsi 20% untuk ruang terbuka hijau publik dan 10% untuk areal terbuka privat (Pemerintah Republik Indonesia, 2. Ruang terbuka hijau, termasuk taman kota, memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan, seperti menyerap air hujan, mengurangi polusi, dan memberikan sumber oksigen bagi penduduk (Sasongko, 2. Taman Kota juga memiliki manfaat yang penting dalam konteks sosial dan estetik kota. Selain memberikan efek kesehatan bagi masyarakat yang berolahraga dan berekreasi, taman kota juga berperan dalam memperindah tampilan kota dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk bersosialisasi dan beraktivitas di ruang terbuka (Hidayat & Prasetyo, 2. Dengan adanya taman kota, masyarakat dapat menikmati keindahan alam tanpa harus melakukan perjalanan jauh dan dapat menciptakan kehidupan yang harmonis di lingkungan sekitarnya (Sutrisno, 2. Jakarta Selatan, sebagai bagian tak terpisahkan dari wilayah DKI Jakarta, memiliki kontribusi yang signifikan dalam penyediaan ruang terbuka hijau (RTH) untuk DKI Jakarta. Menurut data. Jakarta Selatan menyumbang 25% dari total luas RTH DKI Jakarta, dengan 780 taman yang mencakup 45% dari total taman di DKI Jakarta (Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, 2. Hal ini menunjukkan bahwa taman-taman di Jakarta Selatan memiliki pengaruh besar dalam meningkatkan kenyamanan dan kualitas lingkungan kota Jakarta Selatan. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan untuk menentukan posisi taman kota di Jakarta Selatan melibatkan studi literatur dan observasi langsung menggunakan ArcGIS Survey123 (Arfiani. Yulianto, & Arthanty, 2018. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappena. , 2019. Direktorat Jenderal Cipta Karya, 2. Dalam tahap studi literatur, peneliti akan mencari dan mempelajari literatur terkait taman kota di Jakarta Selatan, termasuk peraturan, kebijakan, dan rencana pengembangan yang ada. Informasi mengenai lokasi taman yang sudah ada, termasuk peta dan koordinat geografisnya, akan dikumpulkan dan dianalisis untuk memahami pola pengembangan taman kota di Jakarta Selatan. Setelah studi literatur, peneliti akan melanjutkan dengan melakukan observasi langsung menggunakan ArcGIS Survey123 (Arfiani et al. , 2018. Direktorat Jenderal Cipta Karya, 2. Dalam tahap ini, formulir survei yang mencakup pertanyaanpertanyaan terkait penentuan posisi taman kota akan dibuat menggunakan ArcGIS Survey123. Peneliti akan melakukan survei lapangan untuk mengidentifikasi dan mengamati lokasi-lokasi taman kota di Jakarta Selatan. Menggunakan ArcGIS Survey123, peneliti akan mencatat informasi mengenai lokasi, kondisi, dan karakteristik lingkungan di sekitar area yang diamati (Arfiani et al. , 2018. Direktorat Pratiwi et al. Halaman 85 Jurnal Sains Geografi, 1. , 2023. DOI: 10. 2210/jsg. Jenderal Cipta Karya, 2. Hasil survei lapangan tersebut akan digabungkan dengan data literatur yang sudah dikumpulkan untuk menganalisis dan mengevaluasi posisi yang paling tepat untuk pembangunan taman kota di Jakarta Selatan (Arfiani et al. , 2018. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappena. , 2. Data yang diperoleh dari metode penelitian yang telah disebutkan sebelumnya, yaitu studi literatur, observasi langsung menggunakan ArcGIS Survey123, dapat dianalisis menggunakan metode analisis tetangga terdekat menggunakan software ArcGIS 8 (ESRI, 2. Analisis tetangga terdekat adalah metode analisis spasial yang mempelajari interaksi antara lokasi dan lingkungan sekitarnya untuk menentukan hubungan spasial terdekat antara entitas geografis. Dalam analisis ini, data lokasi taman kota yang dikumpulkan dari survei lapangan dan literatur akan dimasukkan ke dalam software ArcGIS. Dengan menggunakan fungsi analisis tetangga terdekat yang tersedia dalam software tersebut, peneliti dapat menentukan taman kota yang memiliki jarak terdekat dengan entitas atau fitur lain yang relevan, seperti penduduk, pusat kegiatan sosial, atau fasilitas publik lainnya. Hasil analisis tetangga terdekat akan memberikan informasi tentang taman kota yang berlokasi strategis dan memiliki keterhubungan spasial yang baik dengan komponen-komponen lingkungan sekitarnya. Analisis ini dapat memberikan wawasan yang lebih baik dalam menentukan posisi taman kota yang optimal di Jakarta Selatan, dengan mempertimbangkan faktor-faktor spasial dan keterkaitan dengan lingkungan sekitar. Hasil dan Pembahasan Kontribusi Penulis Hasil Conceptualization: Author X. Taman Kota di Jakarta Selatan merupakan aset penting dalam menciptakan kualitas lingkungan dan kehidupan yang lebih baik bagi penduduknya. Salah satu wilayah di Jakarta Selatan yang memiliki sebaran taman kota yang cukup signifikan adalah Kebayoran Baru. Kebayoran Baru dikenal sebagai salah satu kecamatan yang memiliki banyak taman dengan berbagai fungsi dan keindahan. Author Y. Author X. Author Y. investigation: Author X. Author Y. writingAioriginal draft preparation: Author X. Author Y. writingAireview and editing: Author X. Author Y. Author X. Author Y. All authors have read and agreed to the published version of the manuscript. Pratiwi et al. Halaman 86 Jurnal Sains Geografi, 1. , 2023. DOI: 10. 2210/jsg. Gambar 1. Persebaran Taman Kota di Jakarta Selatan Taman-taman di Kebayoran Baru tidak hanya berperan sebagai ruang terbuka hijau, tetapi juga sebagai tempat rekreasi dan kegiatan sosial bagi masyarakat setempat. Beberapa taman terkenal di Kebayoran Baru antara lain Taman Menteng. Taman Ayodya, dan Taman Puring. Taman Menteng, misalnya, merupakan salah satu taman kota yang strategis karena lokasinya yang berada di kawasan CBD Jakarta dan dekat dengan perumahan dinas, restoran, serta fasilitas olahraga yang baik (Salim, 2. Taman Ayodya juga memiliki keunggulan lokasi yang strategis di persimpangan jalan utama, sehingga banyak pengunjung dari berbagai wilayah yang datang ke taman ini (Suharyanto, 2. Sementara itu. Taman Puring terletak di dekat pasar dengan aksesibilitas yang mudah, sehingga banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tempat beristirahat dan bermain (Babakan, 2. Kehadiran taman-taman ini di Kebayoran Baru memberikan manfaat yang signifikan bagi penduduk dan pengunjung. Selain menyediakan ruang terbuka hijau yang penting untuk menjaga kualitas udara dan lingkungan, taman kota juga memberikan efek positif terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Tamantaman ini sering digunakan untuk berbagai aktivitas sosial dan rekreasi, seperti berolahraga, kegiatan keluarga, dan kegiatan budaya (Mardiyani, 2. Dengan demikian, taman-taman kota di Kebayoran Baru tidak hanya menjadi tempat yang indah, tetapi Pratiwi et al. Halaman 87 Jurnal Sains Geografi, 1. , 2023. DOI: 10. 2210/jsg. juga menjadi pusat kegiatan sosial yang memperkaya kehidupan komunitas setempat. Gambar 2. Nearest Neighbor Analysis Taman Kota Jakarta Selatan Penelitian ini menggunakan analisis tetangga terdekat untuk menginvestigasi pola persebaran taman kota di Kota Jakarta Selatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa persebaran taman kota di wilayah tersebut memiliki pola yang bersifat random. Penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh (Saptuti. Yuniarto, & Haryanto, 2. juga mendukung temuan ini, di mana mereka menemukan bahwa persebaran taman kota di Jakarta Selatan tidak mengikuti pola yang teratur atau terkonsentrasi di area tertentu. Temuan ini menunjukkan pentingnya upaya penataan ruang yang berkelanjutan dan berdasarkan kebutuhan setempat dalam mengembangkan taman kota yang merata di wilayah tersebut. Pembahasan Wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan memiliki perbatasan sebelah utara dengan Jakarta Barat dan Jakarta Pusat. Di sebelah timur berbatasan dengan Jakarta Timur. Di sebelah selatan berbatasan dengan Kota Depok, dan sebelah Barat dengan Kabupaten Tangerang (Ciputat dan Ciledu. (Badan Pusat Statistik (BPS), 2. Secara umum, taman-taman di Jakarta Selatan memiliki keunggulan lokasi strategis yang dekat dengan kawasan budaya, pusat bisnis, dan pemukiman. Kelebihan ini mendukung penarikan pengunjung dan berbagai aktivitas di taman-taman tersebut (Farizka & Turyanto, 2020. Mardhani, 2019. Setiawati & Haryanto, 2019. Tasik & Suharjito, 2. Salah satu upaya untuk mempertahankan kondisi wilayah kota, dapat dilakukan dengan mengembangkan Taman Kota, baik dari segi jumlah maupun kualitasnya. Jika suatu kota memiliki keterbatasan lahan dan hanya memiliki jumlah Taman Kota yang terbatas, maka dapat diimbangi dengan peningkatan kualitas fisik Pratiwi et al. Halaman 88 Jurnal Sains Geografi, 1. , 2023. DOI: 10. 2210/jsg. Taman Kota, seperti penambahan jumlah vegetasi atau optimalisasi pemeliharaan taman (Mardiyani, 2. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dibutuhkan peran serta masyarakat, swasta, dan pemerintah kota yang bersinergi dalam membenahi wilayahnya dengan menciptakan ruang terbuka hijau publik yang memadai untuk kegiatan masyarakat (Azizi, 2. Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan DKI Jakarta, yang terdiri dari Taman Kota dan lingkungan. Taman Rekreasi dan Interaktif. Taman eks refungsi SPBU. Taman Pemakaman Umum. Jalur Hijau, dan Jalur pedestrian. Berdasarkan tabel persebaran RTH. Jakarta Selatan memiliki intensitas tertinggi dalam penyediaan RTH, baik pada jumlah Taman Kota, maupun jalur hijau dan Hal ini dikarenakan wilayah Jakarta Selatan didominasi oleh gedung-gedung bertingkat baik gedung pemerintahan, perkantoran, apartemen, hotel, dan mall. Pemintah Provinsi DKI Jakarta memfokuskan pembangunan jalur hijau dan taman di sekitar kawasan tertib lalu lintas, wilayah tersebut juga menjadi contoh model pengembangan ruang terbuka hijau . pen spac. bagi wilayah Jakarta lainnya. Sedangkan wilayah dengan jumlah RTH dengan intensitas rendah yaitu terdapat di wilayah Jakarta Barat, hal ini disebabkan karena adanya keterbatasan lahan dan terkonsentrasinya pemukiman warga, yang membuat sulitnya untuk membangun RTH, dalam hal ini Taman Kota (Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, 2. Taman kota menjadi area rekreasi dan istirahat bagi penghuni kota, dan ruang terbuka hijau sangat penting dalam menjaga keanekaragaman kehidupan di dalam kota, menjaga kualitas udara dan suhu kota, serta kualitas air. Berdasarkan Permen PU No. 05/PRT/M/2008. Taman Kota adalah lahan terbuka yang berfungsi sosial dan estetik sebagai sarana kegiatan rekreatif, edukasi, atau kegiatan lain pada tingkat kota (Kementerian Pekerjaan Umum, 2. Taman Mataram merupakan salah satu taman kota yang terdapat di Jakarta Selatan yang diperuntukkan sebagai kawasan strategis sosial budaya. Lokasi taman yang strategis dengan kawasan budaya seperti kawasan ASEAN. Peruri, dan Patung Pemuda Membangun memberikan potensi terdapatnya kegiatan sosial budaya di sekitar taman (Tasik & Suharjito, 2. Potensi Taman Menteng sebagai taman kota dalam menarik pengunjung didukung dengan kelebihan yang dimiliki taman ini sendiri, seperti lokasi yang strategis berada di kawasan CBD Jakarta, dekat dengan perumahan dinas, restaurant, memiliki sarana olahraga yang baik, memiliki bangunan parkir mandiri, adanya fasilitas pameran berupa bangunan dengan air-conditioner, memiliki pemandangan taman yang bagus sehingga sering dijadikan lokasi untuk pengambilan foto, dan juga memiliki taman bermain untuk anak-anak (Farizka & Turyanto, 2. Lokasi Taman Puring yang cukup strategis yaitu berada pada peruntukan hunian dan perdagangan serta diantara Jalan Kyai Maja dan Jalan Gandaria menjadikan aksesibilitas menuju taman menjadi mudah. Lokasi Taman Puring didekat jalan utama menyebabkan banyak angkutan umum melewati taman ini Pratiwi et al. Halaman 89 Jurnal Sains Geografi, 1. , 2023. DOI: 10. 2210/jsg. sehingga memudahkan untuk pengunjung yang tidak memiliki kendaraan pribadi untuk berekreasi ke taman. Lokasi Taman Puring yang persis bersebelahan dengan Pasar Puring, sehingga banyak dikunjungi oleh masyarakat di luar dari Kecamatan Kebayoran Baru, yaitu ada yang berasal dari Depok. Pluit. Pasar Minggu. Tanjung Priuk, bahkan ada yang berasal dari Bekasi dan Bogor. Pengunjung-pengunjung tersebut biasanya adalah pengunjung yang habis berbelanja di Pasar Puring. Setelah lelah berbelanja mereka istirahat sejenak di taman sebelum pulang atau untuk sambil menunggu sanak keluarganya yang sedang berbelanja dengan mengajak anaknya bermain di taman. Selain itu, taman ini juga banyak dimanfaatkan oleh pedagang-pedagang di Pasar Puring untuk sekedar melepas lelah dan penat di sela-sela Karena kondisi taman yang asri banyak ditumbuhi oleh tanaman-tanaman yang besar-besar dan rindang sehingga kondisi taman sejuk terutama pada siang hari (Mardhani, 2. Lokasi Taman Ayodya yang sangat strategis berada di persimpangan Jalan Barito. Gandaria Tengah, dan Melawai Raya memudahkan pengunjung untuk menuju taman ini. Oleh karena itu pengunjung-pengunjung Taman Ayodya tidak hanya masyarakat Kecamatan Kebayoran Baru saja. Taman ini juga banyak dikunjungi oleh warga di luar Jakarta Selatan, bahkan ada pengunjung yang berasal dari Depok. Tangerang (Ciledug dan Ciputa. , dan Bekasi. Kemudahan akses menuju taman merupakan salah satu alasan mengapa taman ini banyak dikunjungi. Ditambah dengan lokasi taman yang dekat dengan terminal Blok M sehingga banyak dilalui oleh angkutan umum dari berbagai trayek (Setiawati & Haryanto, 2. Kesimpulan Salah satu wilayah di Jakarta Selatan yang memiliki sebaran taman kota yang cukup signifikan adalah Kebayoran Baru. Taman Menteng, misalnya, merupakan salah satu taman kota yang strategis karena lokasinya yang berada di kawasan CBD Jakarta dan dekat dengan perumahan dinas, restoran, serta fasilitas olahraga yang baik. Kehadiran taman-taman ini di Kebayoran Baru memberikan manfaat yang signifikan bagi penduduk dan Penelitian ini menggunakan analisis tetangga terdekat untuk menginvestigasi pola persebaran taman kota di Kota Jakarta Selatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa persebaran taman kota di wilayah tersebut memiliki pola yang bersifat random. Secara umum, taman-taman di Jakarta Selatan memiliki keunggulan lokasi strategis yang dekat dengan kawasan budaya, pusat bisnis, dan pemukiman. Jika suatu kota memiliki keterbatasan lahan dan hanya memiliki jumlah Taman Kota yang terbatas, maka dapat diimbangi dengan peningkatan kualitas fisik Taman Kota, seperti penambahan jumlah vegetasi atau optimalisasi pemeliharaan taman. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dibutuhkan peran serta masyarakat, swasta, dan pemerintah kota yang bersinergi dalam membenahi wilayahnya dengan menciptakan ruang terbuka hijau publik yang memadai untuk kegiatan masyarakat. Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan DKI Jakarta, yang terdiri dari Taman Kota dan Pratiwi et al. Halaman 90 Jurnal Sains Geografi, 1. , 2023. DOI: 10. 2210/jsg. Taman Rekreasi dan Interaktif. Taman eks refungsi SPBU. Taman Pemakaman Umum. Jalur Hijau, dan Jalur Taman kota menjadi area rekreasi dan istirahat bagi penghuni kota, dan ruang terbuka hijau sangat penting dalam menjaga keanekaragaman kehidupan di dalam kota, menjaga kualitas udara dan suhu kota, serta kualitas air. Secara umum, taman kota di Jakarta Selatan lokasinya terbilang strategis karena terletak tidak jauh dari pemukiman membuat taman kota yang ada di Jakarta Selatan banyak digunakan untuk berbagai aktivitas. Daftar Pustaka