Vol. 5Vol. No. January - June 2021 1 No. Juli - Desember ISSN: 2579-9703 | ISSN: (E) (E) ISSN: 2579-9703(P)(P) | ISSN: Academica Journal of Multidisciplinary Studies Vol. Vol. 5 No. 1,2,January - June 2021 1 No. Juli-Desember ISSN: ISSN:2579-9711 ISSN: 2579-9703 (P) (P) | | ISSN: (E)(E) Academica Journal of Multidisciplinary Studies Editorial Team Editorial Team Editor-In-Chief Deri Prasetyo. IAIN Surakarta Editoral Board Mudofir. IAIN Surakarta Editor Chief Syamsul Bakri,in IAIN Surakarta Muhammad Munadi. IAIN Surakarta Agus Wahyudi (UIN RadenIAIN Mas Said Surakart. Abdul Matin bin Salman. Surakarta Endy Saputro. IAIN Surakarta Zainal Anwar. IAIN Surakarta Nur Kafid. IAIN Surakarta Akhmad Anwar Dani. IAIN Surakarta Reviewer Nur Rohman. IAIN Surakarta IAIN Surakarta MudofirAndi (UINWicaksono. Raden Mas Said Surakart. Khasan Ubaidillah. IAIN Surakarta Syamsul Bakri (UIN Raden Mas Said Surakart. Managing Editor Dewi Nur Fitriana Ahmad Saifuddin (UIN Raden Mas Said Surakart. Lulu Syifa Pratama Arif Rifanan Khoirul Latifah Eko Nur Wibowo Assistant to Editor Nurul Iffakhatul Solekah Sarah Muktiati Nurika Indah Sofantiyana Alamat Redaksi: Hana Zunia Rini Toyib Studie. Surakarta IAIN (State InstituteMaAomun for Islamic Jln. Pandawa No. 1 Pucangan. Kartasura. Layouter Sukoharjo. Central Java, 57168 website: ejournal. id/index. php/academica Della Putri Apriliana Nuur I. Lathifah e-mail: journal. academica@gmail. academica@iain-surakarta. Arlin Dwi Setyaningsih Alamat Redaksi: IAIN (State Institute for Islamic Studie. Surakarta Jln. Pandawa No. 1 Pucangan. Kartasura. Sukoharjo. Central Java, 57168 website: ejournal. id/index. php/academica e-mail: journal. academica@gmail. com | journal. academica@iain-surakarta. 1 No. 1,2,January Juli-Desember Vol. Vol. 5 No. - June 2017 ISSN: 2579-9703(P)(P)||ISSN: ISSN:2579-9711 2579-9711 (E) ISSN: (E) Academica Journal of Multidisciplinary Studies Daftar Isi Daftar Isi Pengembangan Kepribadian Konselor Melalui Kegiatan Kepramukaan di UKK Racana IAIN Surakarta Toleransi Nasaruddin Umar Sebagai Solusi Menanggulangi Radikalisme Atas Nama Nurika Indah Sofantiyana Agama Farkhan Fuady. Imanatur Rofiah. Selvia Peran Komunikasi Ayah dalam Perkembangan Mental Anak: Studi atas Santri Putri Pondok Tahfidz Karanganyar Fitri Setianingsih Strategi Pemasaran Usaha Mikro Kecil Menengah Di Masa Pandemi Fatimah Sindi Wardani. Indah Lestari. Devinna Tamaya Sari. Aspek Perkembangan AnakPuji Sekolah Dasar: Masalah dan Perkembangannya Umi Latifah NiAomatul Umamah. Tri Wulandari Pendidikan Prenatal Yahudi dan Relevansinya dengan Pendidikan Islam Mivtahul Kasana & Anggraeni NovitaUtama Sari Dalam Novel Kembara Rindu Karya Nilai-Nilai Budaya Para Tokoh 1 - 26 27 - 38 Habiburrahman El-Shirazy: Kajian Sosiologi Sastra The Various Respond of Student Toward Peer-Tutoring Method in Bilingual Program FatimahLatifah Khoirul 39 - 52 Filantropi Dakwah dan Kaum Minoritas di Indonesia Analisis Code Mixing Di Grup Whatsapp Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta Okta Nurul Hidayati Elsa Meliana. Ihsan Zainul Muttaqin. Elenia Nadila. Witdiya Ningrum. Nur Fitriyani 53 - 74 Pembelajaran dan Implementasi Etika Bisnis Islam: Studi pada Mahasiswa Akuntansi Syariah IAIN Surakarta Strategi Pertempuran Raden Mas Said Di Vorstenlanden: Sikap Patriotisme Dalam Galuh Anggraeny Menegakkan Keadilan Respons Pembiayaan Kartasura Kuncoro Masyarakat Catur Setyoterhadap Atmojo. Produk Nushrotul Khofifah,BMT DevidiNur Maharani Dimas Saputra Peran IbuPenggunaan Rumah TanggaAplikasi dalam Membangun Kesejahteraan KeluargaDi Era Modern Analisis Tiktok Sebagai Media Dakwah Septi Latifa Hanum 75 - 88 Rismaka Palupi. Umi Istiqomah. Fella Vidia Fravisdha. Nur Lail Septiana. Ailyn ModelMaharung PsikoterapiSarapil Zikir dalam Meningkatkan Kesehatan Menta 89 - 104 Daimul Ikhsan. Muhammad Irsyadi Fahmi & Asep Mafan Analisis Gaya Bahasa Dalam Kumpulan Puisi Kekasihku Karya Joko Pinurbo: Kajian Stilistika Lisa Widyaningsih 105 - 120 Analisis Perilaku Generasi Milenial Dalam Pengambilan Keputusan Investasi Saham Di Masa Pandemi Covid-19 Devindha Fitria Mahafani. Diah Maya Puspa. Nurul Khasanah. Siti Wulandari. Vivi Andriani 121 - 140 Analisis Isi Pesan Dakwah Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf Melalui Media Sosial Instagram AAoourika Devi. Ulfah Dwi Hidayah. Muiz Al Barudin. Dwi Parwati 141 - 164 Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Wilayah Solo Raya Arrum Puspita Sari. Durotun Nafisah. Fitri Susanti. Hesti Eka Setianingsih. Nur Mila Hayati 165 - 182 Analisis Akad-Akad Dalam Fintech P2P Lending Syariah di Indonesia Gilang Arvianto. Marlon Boderingan Cortez. Vela Retna Widyastuti. Zulan Ilmada 183 - 196 Vol. 5 No. January - June 2021 ISSN: 2579-9703 (P) | ISSN: 2579-9711 (E) Analisis Code Mixing Di Grup Whatsapp Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta Elsa Meliana1*. Ihsan Zainul Muttaqin2. Elenia Nadila3. Witdiya Ningrum4. Nur Fitriyani5 Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Abstract The problem in this study is the use of code mixing in the WhatsApp group of UIN Raden Mas Said Surakarta students. This study aims to describe the use of code mixing in WhatsApp groups by students of UIN Raden Mas Said Surakarta. The approach used in this research is qualitative. The data source in this study was a conversation between students of UIN Raden Mas Said Surakarta in one of the WhatsApp group forums. The data collection technique used in this study is the technique of observation and interviews with conversations conducted by students of UIN Raden Mas Said Surakarta in one of the WhatsApp group forums. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that the use of code mixing in WhatsApp groups by students of UIN Raden Mas Said Surakarta tends to be often used for the reasons. to be more efficient, to emphasize something, to mention identity, and also to not have the right equivalent. The results of this study can be useful as knowledge about the use and purpose of code mixing in WhatsApp groups of UIN Raden Mas Said Surakarta students and as a reference for future research. Keywords: Code mixing. Undergraduate student. WhatsApp Abstrak Persoalan dalam penelitian ini adalah penggunaan code mixing di grup WhatsApp mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan code mixing di grup WhatsApp yang dilakukan oleh mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah percakapan mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta di salah satu forum Corresponding author Email: 1*elsameliana62@gmail. com, 2ihsan. galagoz@gmail. nadila2000@gmail. com, 4widyaningrum132@gmail. fitriyaninur0801@gmail. Elsa Meliana. Ihsan Zainul Muttaqin. Elenia Nadila. Witdiya Ningrum. Nur Fitriyani grup WhatsApp. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan wawancara terhadap percakapan yang dilakukan mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta di salah satu forum grup WhatsApp. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penggunaan code mixing di grup WhatsApp yang dilakukan oleh mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta cenderung sering digunakan dengan alasan. lebih efisien, untuk menegaskan sesuatu, menyebut identitas, dan juga tidak adanya padanan kata yang pas. Adapun hasil penelitian ini dapat bermanfaat sebagai pengetahuan tentang penggunan serta tujuan code mixing di grup WhatsApp mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta dan sebagai acuan untuk penelitian yang akan datang. Kata kunci: Kata code mixing. Mahasiswa. WhatsApp PENDAHULUAN Bahasa merupakan alat komunikasi terpenting dalam kehidupan manusia, karena bahasa berfungsi sebagai alat untuk bertemu dan berinteraksi (Rukiyah & Heru, 2. Fian . mengatakan bahwa bahasa harus digunakan secara akurat, mengikuti aturan, aturan yang baik, dan aturan berbicara yang Sebuah bahasa yang memiliki cakupan yang sangat luas dan beragam latar belakang penuturnya mau tidak mau akan menghasilkan rangkaian variasi Ada varian bahasa yang berbeda tergantung pada peran, posisi, dan lingkungan. Variasi bahasa dibagi menjadi bentuk lisan dan tulisan. Keragaman lisan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Chaer & Agustina . dan Astri & Fian . , terjadinya keragaman linguistik atau variasi kebahasaan tidak hanya disebabkan oleh penutur yang tidak homogen, tetapi juga karena aktivitas interaksi sosialnya yang sangat Setiap kegiatan membutuhkan atau menciptakan keragaman bahasa. Keragaman ini akan meningkat karena bahasa tersebut digunakan oleh sejumlah besar penutur dan dalam wilayah yang sangat luas. Seiring dengan perkembangan zaman, pemakaian bahasa di kalangan mahasiswa mengalami perkembangan. Hal ini memicu munculnya penggunaan bahasa asing. Bahasa asing tersebut umumnya berupa bahasa Inggris. Bahasa Vol. 5 No. January - June 2021 Analisis Code Mixing Di Grup Whatsapp Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta Inggris sering digunakan sebagai code mixing dalam interaksi baik interaksi secara langsung maupun interaksi secara virtual. Code mixing adalah sebuah tindakan memasukkan kata, prase, atau bagian dalam percakapan yang lebih panjang ke dalam bahasa yang lain (Basnight-Brown, 2007. Firima, 2018. Piantari. Muhatta, & Fitriani,s 2. Dalam komunikasi sehari-hari orang lebih suka menggunakan kode yang beragam untuk situasi yang berbeda. Kode tertentu dapat dipilih karena lebih nyaman dalam membahas atau menyampaikan topik tertentu di setiap tempat (Idris 2. Carlotte Hoffman . menjelaskan bahwa kode merupakan lambang, isyarat maupun ungkapan yang digunakan untuk menunjukkan makna tertentu. Dalam kode terdapat unsur kata, frasa, klausa maupun kalimat. Dengan kata lain, kode adalah pilihan kata yang akan digunakan dalam berkomunikasi. Terdapat beberapa macam kode diantaranya campur kode . ode mixin. Hoffman mengemukakan alasan bahwa Code mixing terjadi erat kaitannya dengan latar belakang si penutur, seperti latar belakang pendidikan. Dalam kenyataannya, orang yang berpendidikan tinggi akan berbeda cara bicaranya dengan orang yang berpendidikan rendah karena faktor perbendaharaan kata mereka yang berbeda. Perbendaharaan kata yang bervariasi inilah yang menjadikan orang menuturkan sesuatu dengan kode yang beralih-alih. Perbendaharaan kata yang dicode mixingkan ini tak urung hanya kata saja, mereka bisa berupa frasa maupun klausa. Dengan adanya latar belakang pendidikan yang menyebabkan terjadinya alasan code mixing inilah yang membuat penulis ingin meneliti grup WhatsApp mahasiswa yang notabene-nya mempunyai perbendaharaan kata yang bisa dikatakan banyak. Muysken . juga menjelaskan macam-macam code mixing antara lain inner code mixing yakni ketika penutur menyisipkan bahasa lain kedalam bahasa asli yang sedang dituturkan contohnya: Aunanti siang jadi meet dimana ya?Ay. Macam code mixing yang kedua adalah alternation merupakan code mixing yang terjadinya adalah satu kata yang merupakan gabungan dari dua bahasa yang berbeda, semisal ditambahi imbuhan dalam Bahasa Inggris, sedangkan kata dasarnya adalah Bahasa Indonesia, contohnya: Aueh kita nanti mau nge-game sama siapa ajaAy. Sedangkan macam terakhir dari code mixing adalah congruent Vol. 5 No. January - June 2021 Elsa Meliana. Ihsan Zainul Muttaqin. Elenia Nadila. Witdiya Ningrum. Nur Fitriyani lexicalization . dalam macam yang ini, penutur mengucapkan dua bahasa yang dilakukan dalam satu percakapan yang setara dilakukan, contoh: AuHello there! My name is Dona, nice to meet you! Senang berjumpa denganmuAy Dalam kesehariannya, penggunaan code mixing seringkali digunakan pada aplikasi chatting. Aplikasi chatting yang sering digunakan adalah WhatsApp. Hampir seluruh mahasiswa di Indonesia menggunakan WhatsApp seperti halnya mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta. WhatsApp adalah aplikasi perpesanan dan panggilan video yang bisa diakses oleh siapapun tanpa biaya atau gratis. Aplikasi ini telah digunakan oleh lebih dari 2 miliar orang di lebih dari 180 negara. WhatsApp begitu sederhana, reliabel, dan privat, sehingga dapat tetap terhubung dengan teman dan keluarga dengan mudah. WhatsApp dapat digunakan pada perangkat seluler dan desktop, bahkan dengan koneksi Internet yang lambat, tanpa biaya berlangganan (WhatsApp, 2. Mudah dan efektifnya aplikasi WhatsApp ini membuat aktifitas perkuliahan menggunakan aplikasi chat WhatsApp untuk mempermudah komunikasi, salah satunya UIN Raden Mas Said Surakarta, bisa dipastikan seluruh mahasiswa di sana memakai aplikasi WhatsApp di smartphone mereka. Hal ini tidak semata-mata karena keunggulan dari aplikasi WhatsApp saja, namun juga aplikasi WhatsApp memang digunakan untuk koordinasi dalam mata kuliah, grup kelas, sampai grup organisasi atau forum menggunakan aplikasi ini untuk media komunikasi mereka. Terbiasanya para mahasiswa menggunakan aplikasi ini, membuat kemungkinan besar bahwa tuturan alami yang bisa berupa kode tadi terjadi, yakni code mixing. Hal inilah yang melatar belakangi mengapa penulis memilih aplikasi WhatsApp sebagai tempat dimana data penelitian mengenai code mixing. Diantara beberapa grup WhatsApp yang ada, penulis memilih salah satu grup WhatsApp suatu forum yang terdiri dari 150 Mahasiswa yang terdiri dari berbagai macam fakultas dan program studi di UIN Raden Mas Said Surakarta, alasannya karena grup WhatsApp ini berisi mahasiswa yang heterogen dalam arti berbeda rumpun keilmuannya, sejalan dengan pendapat Hoffman yang menyatakan bahwa kebervariasian latar belakang ini sebagai salah satu penyebab terjadinya code mixing. Vol. 5 No. January - June 2021 Analisis Code Mixing Di Grup Whatsapp Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta Sebelum melakukan penelitian ini, terlebih dahulu peneliti melakukan tinjauan pustaka mengenai penelitian sebelumnya yang hampir serupa dengan penelitian ini. Tinjauan pustaka ini bertujuan untuk melihat bahwa penelitian ini mengandung unsur kebaruan dan berbeda dengan penelitian sebelumnya. Penelitian sebelumnya tentang penggunaan code mixing dalam percakapan antara lain yakni The Analysis of Code Switching and Mixed Code of Language Students of PBSID STKIP Getsempena in Banda Aceh Lectures Discussion Forum (Nasution & Khoirunnisah, 2. Penggunaan Bahasa Slang Di Lingkungan Kampus Universitas PGRI Palembang (Rukiyah & Heru, 2. Penggunaan SLANG Bahasa Inggris oleh Anak Muda di Kota Malang. (Rambing & Rumagit, 2. Penggunaan Bahasa gaul dan Singkatan Bahasa Inggris dalam Penggunaan Sosial Media Twitter (Semantik Analisi. (Lestari, 2. serta Analisis Alih Kode Dan Campur Kode Dalam Percakapan Di Grup WhatsApp Mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Wijaya Putra Surabaya (Kuswahono, 2. Terdapat beberapa perbedaan dari penelitian-penelitian yang mana peneliti sebutkan sebelumnya, adapun yang pertama penelitian ini berfokus pada analisis code mixing dalam percakapan grup WhatsApp Mahasiswa, sedangkan yang kedua adalah objek yang diteliti yakni grup WhatsApp suatu forum mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta periode 1 September sampai 7 Oktober. Berdasarkan latar belakang di atas menarik dan penting untuk melakukan penelitian dengan judul AuAnalisis Penggunaan Code mixing di Grup WhatsApp Mahasiswa UIN Raden Mas Said SurakartaAy. Penulis memilih judul ini karena faktor perbedaan latar belakang anggota grup menjadi salah satu code mixing di grup WhatsApp yang dilakukan oleh mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah penggunaan code mixing di grup WhatsApp mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan code mixing di WhatsApp group yang dilakukan oleh mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta. Adapun hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai pengetahuan tentang budaya penggunan code mixing di Grup WhatsApp mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta dan sebagai acuan untuk penelitian yang akan datang. Vol. 5 No. January - June 2021 Elsa Meliana. Ihsan Zainul Muttaqin. Elenia Nadila. Witdiya Ningrum. Nur Fitriyani METODE PENELITIAN Pertanyaan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah penggunaan code mixing di grup WhatsApp mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta. Penelitian ini dilakukan di UIN Raden Mas Said Surakarta dengan objek mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta. Pendekatan penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian kualitatif adalah pemecahan masalah secara sistematis dan faktual mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi, berdasarkan data yang ada. Sumber data dalam penelitian ini adalah percakapan grup WhatsApp suatu Forum mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta, adapun lokasi pengambilan data terdapat pada grup WhatsApp suatu forum yang di dalamnya terdapat 150 anggota dari seluruh prodi dan fakultasi di UIN Raden Mas Said Surakarta. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan wawancara. Observasi dilakukan di grup WhatsApp suatu forum yang telah disebutkan dengan mengamati percakapan yang dilakukan anggota grup kemudian menranskripkan, sedangkan wawancara di lakukan terhadap 5 orang mahasiswa bidikmisi UIN Raden Mas Said Surakarta yang aktif dalam grup WhatsApp forum tersebut. Adapun pertanyaan wawancara yang digunakan yakni terstruktur tentang alasan mengapa mereka melakukan code mixing sebagaimana berpatokan pada teori yang dikemukakan oleh Andayani . , tentang 11 alasan orang melakukan code mixing, jika memiliki salah satu kriteria antara lain pembicara atau penutur, pendengar atau lawan tutur, perubahan situasi dengan hadirnya orang ketiga, perubahan dari formal ke informal atau sebaliknya, membicarakan topik tertentu, mengutip . penutur lain, menegaskan sesuatu, pengisi atau penghubung kalimat, pengulangan yang digunakan untuk klarifikasi, mengklarifikasi isi tuturan bagi interlocutor . awan bicar. , menguatkan atau memperhalus permintaan, menyatakan identitas kelompok apakah secara panggilan atau berdasarkan latar belakang budaya, kebutuhan leksikal karena tidak ditemukannya padanan kata yang tepat, dan keefisien suatu pembicaraan. Untuk itu, observasi dan wawancara ini selanjutnya ditranskripsikan dengan teknik catat yang selanjutnya akan digunakan untuk pengklasifikasian data. Vol. 5 No. January - June 2021 Analisis Code Mixing Di Grup Whatsapp Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta Peneliti menggunakan model analisis data dari Miles dan Huberman dimana analisis data dilakukan selama proses pengumpulan data dan juga setelah pengumpulan data. Analisis menggunakan model (Miles & Hubberman, 1. terdiri dari tiga tahap, yaitu reduksi data . ata reductio. , penyajian data . ata displa. dan penarikan kesimpulan . Reduksi data meliputi kegiatan transformasi, abstraksi dan penyederhanaan data yang telah diperoleh. Setelah itu, data disajikan. Dan yang terakhir adalah menarik kesimpulan dari data tersebut. Langkah analisis yang dilakukan adalah sebagai berikut. Langkah pertama yaitu mengamati grup chat WhatsApp yang didalamnya terdapat mahasiswa bidikmisi UIN Raden Mas Said Surakarta. Kedua mendeskripsikan data yang diperoleh yang semula berupa wawancara kemudian ditranskripsikan. Ketiga hasil transkripsi digabung dengan chat yang ada di grup WhatsApp. empat menganalisis data yang telah diklasifikasi untuk menemukan penyebab terjadinya code mixing. Kelima membuat simpulan dari hasil analisis data. Untuk menjaga keakuratan data, maka peneliti melakukan keabsahan Pelaksanaan teknik pemeriksaan data didasarkan atas sejumlah kriteria Menurut Sugiyono . pertama, uji kredibilitas yang disebut dengan validitas internal. Dalam penelitian kualitatif data dapat dinyatakan kredibel apabila adanya persamaan antara apa yang dilaporkan peneliti dengan apa yang sebenarnya terjadi pada objek yang diteliti. Kedua, uji transferabilitas. Transferabilitas menunjukkan derajat ketepatan atau sejauh mana dapat diterapkannya hasil penelitian ke populasi dimana informan tersebut dipilih. Pada penelitian kualitatif, nilai transferabilitas tergantung pada pembaca, sampai sejauh mana hasil penelitian tersebut dapat diterapkan pada konteks dan situasi sosial yang lain. Keempat, uji dependabilitas. Dikatakan memenuhi dependabilitas ketika peneliti berikutnya dapat mereplikasi rangkaian proses penelitian tersebut. Uji dependabilitas dapat dilakukan melalui kegiatan audit terhadap seluruh proses penelitian. Hasil penelitian tidak dapat dikatakan dependable jika peneliti tidak dapat membuktikan bahwa telah dilakukannya rangkaian proses penelitian secara nyata. Keempat, uji konfirmabilitas. Konfirmabilitas dalam penelitian kualitatif lebih diartikan sebagai konsep Vol. 5 No. January - June 2021 Elsa Meliana. Ihsan Zainul Muttaqin. Elenia Nadila. Witdiya Ningrum. Nur Fitriyani intersubjektivitas . onsep transparans. , yang merupakan bentuk ketersediaan peneliti dalam mengungkapkan kepada publik mengenai bagaimana proses dan elemen-elemen dalam penelitiannya, yang selanjunya memberikan kesempatan kepada pihak lain untuk melakukan assessment/penilaian hasil temuannya sekaligus memperoleh persetujuan diantara pihak tersebut. Konfirmabilitas dalam penelitian kualitatif lebih diartikan sebagai konsep intersubjektivitas . onsep transparans. , yang merupakan bentuk ketersediaan peneliti dalam mengungkapkan kepada publik mengenai bagaimana proses dan elemenelemen dalam penelitiannya, yang selanjunya memberikan kesempatan kepada pihak lain untuk melakukan assessment/penilaian hasil temuannya sekaligus memperoleh persetujuan diantara pihak tersebut. Dalam keabsahan data ini juga dilakukan proses triangulasi. Menurut Sutopo . triangulasi merupakan cara yang paling umum digunakan bagi peningkatan validitas data dalam penelitian kualitatif. Dalam kaitannya dengan hal ini, dinyatakan bahwa terdapat empat macam teknik triangulasi, yaitu . triangulasi data/sumber . ata triangulatio. , . triangulasi peneliti . nvestigator triangulatio. , . triangulasi metodologis . ethodological triangulatio. , dan . triangulasi teoritis . heoritical triangulatio. Pada dasarnya triangulasi ini merupakan teknik yang didasari pola pikir fenomenologi yang bersifat Artinya untuk menarik kesimpulan yang sesuai, diperlukan tidak hanya dari satu sudut pandang saja. Berdasarkan keempat teknik triangulasi tersebut penulis memilih keabsahan data dengan pendekatan triangulasi data/sumber untuk mengungkap dan menganalisis, yakni dengan melakukan wawancara kepada sejumlah mahasiswa yang sering muncul dalam penggunaan code mixing dalam grup WhatsApp tersebut. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, penelitian ini berfokus pada penggunaan code mixing di dalam percakapan grup WhatsApp. Adapun data yang telah diperoleh dari hasil transkrip chat dari suatu grup organisasi Vol. 5 No. January - June 2021 Analisis Code Mixing Di Grup Whatsapp Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta berupa potongan percakapan yang mengandung code mixing. Adapun hasil analisis penggunaan code mixing dari grup WhatsApp suatu organisasi ditranskrip kedalam kolom table yang mana kata code mixing dicetak tebal. Berikut hasil transkrip potongan percakapan yang dilakukan melalui grup WhatsApp dari tanggal 1 September sampai 7 Oktober. Tabel 1. Daftar Kutipan Kalimat Dari Grup Whatsapp Yang Menggunakan Code Mixing Kutipan kalimat Assalamualaikum. Gess ada yg punya kenalan kating anak hkI? InsyaAllah pembimbingan akan dilaksanakan tanggal 20 September secara blended . ffline-onlin. dimohon mengisi form berikut: The last masif program buat kita. See You secara offline dan online Ini kalau offline berapa kali pertemuan? Bisa clear form kan ya Semoga tahun ini juga ya. Maksimal offline 50 Mau clear form nih . Untuk offline dibatasi, dan lainnya berkesempatan online. Coz tadi salah milih offline Kemahasiswaan dear Anytime dear Ini bagi yang offline. Yang online lokasi dari tempat ternyaman kalian masingmasing Kami membuka open pre order kaos keren nih. Kenapa si kalian harus order kaos ini? COD : Mau ikut serta Tes TOEFL Online Gratis? Apa sih benefitnya jika mempunyai skor TOEFL Tinggi? Note: Kembali pada kebijakan instansi masingA Euia Share informasi ini ke 5 group aktif . gn lupa di screensho. Vol. 5 No. January - June 2021 Elsa Meliana. Ihsan Zainul Muttaqin. Elenia Nadila. Witdiya Ningrum. Nur Fitriyani Kutipan kalimat Euia Kirim bukti screenshot sebagai bukti pendaftaran Jika sudah, langsung join group dibawah ini utk dilakukan pendataan Stay healthy Dalam rangka perencanaan berbasis _database. More Information : Sampun Sir SorryA pakoaa Terima kasih guys ku Oke thanks pak Stay calm yaps Mau tanya, ini nanti ada breakout room ga ya ? Yg ada foto pembukaan td share dong Nanti ada breakout Maaf mau tanya. ada rundown nya Ndak ya Ada yang Uda join ? Ga ada Breakout nya Breakout room Ada breakout room nya ? ijin telat nanti join zoomAonya, ini baru di jalan Uda ada breakout nya gais Bisa share link daring jurnal Ini di breakout jurnal masih bicara? Ntar masuk breakout room lagi Make it simply Link absen tadi udah di share kah ? Maaf ketimbun tadi Minta tolong infoin ke host nya buat assigned break out room nya Gais, ini grup buat yang ikut jurnal prodi pbi nggih Bisa langsung join yaa FAST. Vol. 5 No. January - June 2021 Analisis Code Mixing Di Grup Whatsapp Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta Kutipan kalimat Just yg ONLINE -Meluo lomba easy kuwi mak, jenenge wae easy, mesti gampang kuwi nko -Kudune enek lomba nyanyi karo make up. Ngko aku maju -Maju jib. Aku up walaupun easy tetep wae Eangel e *FREE HTM* Only Mahasiswa -Guys. Ada yang tau tempat pesen buket area kampus? -Noo -Tengkyu2 Gimana nih kabarnya? Biar tambah semangat ada pesan Islamic Quotes kedua Hasil pengambilan data yang diperoleh dari grup WhatsApp suatu forum menunjukkan bahwa terdapat beberapa code mixing Bahasa Inggris yang digunakan sebagai sis ipan pengganti istilah yang digunakan dalam bahasa Indonesia antara lain: Tabel 2. Makna Dari Code Mixing Yang Digunakan Dalam Percakapan Grup Whatsapp Istilah Bahasa Inggris Makna Guys kata ini biasa digunakan untuk menyapa, kata ini biasa diplesetkan sebagai gaes, gess namun artinya tetap sama untuk memanggil sekelompok orang yang bermakna Auteman-temanAy Blended kata ini bermakna Campuran, jadi didalamnya ada lebih dari 1 kosakata. Semisal Blended Learning, berarti kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara offline dan online Offline Offline disini diartikan sebagai bentuk kegiatan tatap muka atau secara langsung (Diluar jaringa. Form Lampiran yang dalam bahasa indonesianya disebut formulir Vol. 5 No. January - June 2021 Elsa Meliana. Ihsan Zainul Muttaqin. Elenia Nadila. Witdiya Ningrum. Nur Fitriyani Istilah Bahasa Inggris Makna The last Memiliki makna Auyang terakhirAy See You Kata ini sebenarnya hanya menggunakan satu u atau lebih tepatnya AuSee youAy, akan tetapi kebanyakan remaja saat ini menambahkan huruf dibelakang kata agar terkesan lebih Kata ini berarti AuSampai bertemu lagiAy Clear Kata ini sebenarnya bermakna jernih, namun ketika sedang menyampaikan suatu hal maka kata ini bisa digunakan untuk menanyakan apakah penjelasan yang kita sampaikan sudah jelas dan bisa dipahami Coz Kata ini diserap dari bahasa inggris AuBecauseAy kemudian disingkat menjadi AucozAy yang berarti AuKarenaAy Dear Kata ini bisa bermakna Sayang atau yang terhormat Anytime Berarti kapanpun, namun juga bisa juga digunakan untuk menanggapi seseorang yang menyampaikan ucapan Open Digunakan untuk menggantikan kata buka pre order Pesan terlebih dahulu, menandakan bahwa kita bisa memesan barang tersebut sebelum barang itu siap COD COD adalah Metode Pembayaran saat Barang Tiba. COD adalah singkatan dari Cash On Delivery. Online Online adalah istilah saat kita sedang terhubung dengan internet atau dunia maya, baik itu terhubung dengan akun media sosial kita, email dan berbagai jenis akun lainnya yang kita pakai atau gunakan lewat internet. Benefit Benefit : mempunyai arti manfaat, yang bermakna hasil atau hal yang didapatkan ketika melakukan sesuatu Share Share artinya makna berbagi. Maksudnya memberi sesuatu dalam bentuk apapun Screenshot Biasa disingkat dengan ss merupakan tindakan untuk bisa menangkap dan menyimpan sebuah tampilan pada layar smartphone ataupun laptop, seperti sebuah foto. Join Join bermakna ikuti, biasanya digunakan untuk mengajak atau menanyakan untuk gabung ke suatu agenda. Vol. 5 No. January - June 2021 Analisis Code Mixing Di Grup Whatsapp Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta Istilah Bahasa Inggris Makna Database Database merupakan kumpulan data yang dikelola sedemikian rupa berdasarkan ketentuan tertentu yang saling berhubungan sehingga mudah dalam Stay healthy Stay healthy mempunyai arti tetap sehat. Maksudnya adalah ungkapan kepada orang lain untuk selalu berupaya menjaga tubuh agar tetap sehat More Information More information artinya informasi lebih lanjut. Digunakan ketika seseorang ingin menghantarkan orang lain ketika menginginkan mendapatkankan informasi yg lebih. Sir Sir artinya pak, biasanya digunakan untuk menyapa Dilansir dari Collins Dictionary. AusirAy biasa dipakai untuk situasi yang sangat formal dan cara yang sopan untuk menyapa seseorang yang tidak kita ketahui namanya atau yang mempunyai derajat lebih tinggi. Sorry Sorry artinya maaf. Digunakan sebagai ungkapan ketika melakukan kesalahan untuk meminta maaf Thanks Thanks artinya terima kasih. Digunakan sebagai tanda ungkapan atas apa yang sudah diberikan. Breakout room Breakout room yang dimaksud disini adalah breakout rooms pada aplikasi zoom yang merupakan fitur untuk pengguna membuat ruang obrolan tambahan dalam suatu Share kata ini bermakna membagikan, biasanya digunakan untuk membagikan suatu informasi atau membagikan suatu link untuk mengikuti suatu konferensi secara online Rundown kata ini biasanya digunakan untuk menjelaskan urutan suatu acara, dimana kata ini mempunyai arti AuruntutanAy Join kata yang sering dipakai untuk mengajak orang lain melakukan sesuatu. Kata ini bermakna AuikutiAy Make it simply artinya Aumembuatnya sederhanaAy. Digunakan memberitahukan agar mengerjakan sesuatu memperibertkan hal tersebut Vol. 5 No. January - June 2021 Elsa Meliana. Ihsan Zainul Muttaqin. Elenia Nadila. Witdiya Ningrum. Nur Fitriyani Istilah Bahasa Inggris Makna Host orang yang bertugas menerima, menyambut, atau menghibur orang lain yang menjadi tamu, singkatnya host merupakan tuan rumah atau. Assigned kata ini bermakna AuditugaskanAy Fast mempunyai arti AucepatAy yaitu suatu kosakata agar seseorang dapat melakukan suatu hal dengan cepat Just kosakata ini bermakna AuhanyaAy Online merujuk pada sesuatu hal yg dilakukan dengan menggunakan suatu media / platform yang terhubung dengan koneksi Easy kata ini bermakna AumudahAy. Biasanya digunakan untuk menggambarkan suatu hal yg tidak sulit dikerjakan make up suatu tindakan untuk mempercantik penampilan kosakata ini bermakna Auke atasAy Free kata ini secara bahasa berarti AubebasAy. Tapi dalam konteks tertentu bisa menjelaskan sesuatu hal yang gratis Htm harga tiket masuk, kata ini mengindikasikan mengenai harga suatu tiket untuk masuk atau menyaksikan suatu pertunjukan/event Only bermakna AuhanyaAy yaitu tidak ada yang lainnya Buket berarti karangan bunga, selain itu Buket memiliki arti dalam kelas nomina atau kata benda sehingga buket dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan. No No : berarti AutidakAy, yaitu ungkapan untuk menolak sesuatu Tengkyu merupakan kosakata pelesetan dari kata thank you, kata ini bermakna ucapan AuterimakasihAy Islamic Quotes bermakna kutipan-kutipan islami Hal ini menunjukkan bahwa code mixing dalam percakapan di WhatsApp cenderung sering digunakan, yang mana muncul sebanyak 42 kata dengan pertimbangan percakapan tidak selalu terjadi setiap hari. seperti yang diketahui Vol. 5 No. January - June 2021 Analisis Code Mixing Di Grup Whatsapp Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta dalam grup WhatsApp tentunya ada beberapa anggota yang aktif, dan anggota yang pasif. Selanjutnya untuk memperkuat data, akhirnya kami melakukan wawancara terhadap 5 orang anggota grup yang aktif dan sering muncul dalam percakapan di grup WhatsApp tersebut mengenai alasan mereka mengucapkan sisipan kata tersebut. Ada banyak faktor yang menyebabkan penggunaan campur kode, menurut Andayani . antara lain: Penutur atau pembicara. Lawan bicara. Mengutip. Menegaskan. Penghubung kalimat. Untuk klarifikasi. Mengklarifikasi isi tuturan. Memperhalus permintaan. Menyatakan identitas suatu kelompok. Tidak ditemukannya padanan kata yang sesuai. Keefisianan pembicara. Kemudian (Akhi. Rahayu, and Wulandari 2. dalam penelitian mereka faktorfaktor penyebab terjadinya campur kode adalah faktor kebahasaan, faktor kebiasaan, faktor tidak ada ungkapan yang tepat dalam bahasa yang dipakai, faktor latar belakang sikap penutur, dan faktor topik pembicaraan. Terjadinya alih kode dan campur kode menurut hasil penelitian mereka adalah penutur, lawan tutur, hadirnya penutur ketiga, pokok pembicaraan. , dan untuk membangkitkan rasa humor. Hasil wawancara memperlihatkan bahwa hanya ditemukan 4 alasan dari 3 alasan berdasarkan teori, beberapa diantaranya sama. Berikut disajikan data berupa transkrip wawancara mengenai alasan mengapa mereka melakukan code mixing dalam obrolan grup WhatsApp. Keefisienan Pembicara A: Aupengucapan kata sapaan AoguysAo, menurutku lebih efisien daripada menggunakan Aotemen-temenAo ya sudah menjadi kebiasaan sih. Ay Menurut kamus besar bahasa Indonesia, efisien berarti tepat guna, tepat dalam pengerjaan sesuatu. Segalanaya diucapkan tyentunya dipilih berdasarkan yang paling tepat sehingga dapat menguntungkan bagi si pembicara. Pembicara sering melakukan alih kode untuk memperoleh AukeuntunganAy dari tindakan Vol. 5 No. January - June 2021 Elsa Meliana. Ihsan Zainul Muttaqin. Elenia Nadila. Witdiya Ningrum. Nur Fitriyani Sejalan dengan ketiga teori, faktor penggunaan campur kode dalam penggunaan penekanan ini dilakukan oleh penutur dikarenakan faktor keefisianan pembicara, tidak ada ungkapan yang tepat dalam bahasa yang dipakai, dan pokok pembicaraan. Keefisienan disini menjadikan si penutur lebih mudah, seperti fenomena yang kita sering temui, orang biasa mengatakan AuthanksAy daripada terimakasih, karena kata AuthanksAy di sini lebih efisien Berdasarkan statement yang dikatakan oleh interviewee, code mixing terjadi karena efisien jika diucapkan. Hal ini mempunyai makna jika mereka lebih mudah dan mengena terhadap kata yang diucapkan. Untuk Menegaskan Sesuatu B: AuAlasanku buat ngucapin sisipan kata Bahasa Inggris . ode mixin. biasanya ku gunain untuk mempertegas sesuatu, contohnya nih: Aujangan pada rebut ya, keep silent!Ay kurang lebih kayak gitu. Ay Penegasan sesuatu hal sering terjadi dalam peristiwa tutur sehingga campur kode berupa penegasan sesuatu tersebut lebih banyak pada arti atau maksud dari suatu kata atau frasa seperti pada kalimat di atas. Jangan ribut ya dan keep silent memiliki kesamaan arti yaitu menyuruh untuk diam. Dua kalimat tersebut diulang dengan maksud untuk menegaskan pemahamannya. Menegaskan bermaksud untuk menguraikan atau memastikan maksud yang akan dipaparkan. Kegiatan ini biasanya dilakukan ketika suatu pernyataan sedang di ragu-ragukan atau mengalami ketidakpastian. Tidak Ditemukannya Padanan Kata Yang Sesuai Kegiatan alih kode dilakukan ketika tidak menemukan kata yang sesuai dengan konteks kalimatnya (Andayani, 2. C: AuKalau aku lebih ke poin ini sih . idak ada padanan kata yang sesua. ya soalnya kadang kita lebih enak menggunakan kata AuonlineAy gitu ga sih? Kalo dalam jaringan atau daring itu bisa sih, tapi ya emang udah kebiasaan aja mungkin kali ya. Ay Vol. 5 No. January - June 2021 Analisis Code Mixing Di Grup Whatsapp Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta Fithriani . mengatakan terkadang code mixing menjadi sebuah alternatif tatkala tidak ditemukannya padanan kata yang sesuai. 2 dari narasumber mengatakan alasan yang sama, bahwa code mixing yang mereka lakukan karena tidak menemukan padanan kata yang pas. Pengucapan Istilah Atau Identitas D: AuYa emang istilahnya aja sih, jadi aku ngucapin itu ya buat nyebut identitasnya aja, kayak breakout Zoom. Lha emang istilahnya seperti itu kan ya mbak?Ay Identitas atau istilah memang tidak bisa digantikan (Novedo & Linuwih, menyatakan identitas berarti harus dijelaskan sesuai dengan yang Seperti hal nya kata Aubreak outAy adalah istilah yang digunakan aplikasi zoom dalam melakukan ruang fokus diskusi, sehingga pengucapannya tidak bisa diubah dikarenakan hal tersebut adalah suatu istilah. Penyebab terjadinya campur kode antar penutur juga terjadi karena keterbatasan penguasaan mereka pada bahasa kedua. Untuk memperlancar komunikasi, mereka melakukan campur kode dari bahasa yang sama-sama mereka ketahui. Contoh peristiwa tutur di atas tersimpulkan bahwa penyebab campur kode adalah adanya kebutuhan leksikal akibat tidak ditemukannya padanan kata yang tepat. Dalam analisa code mixing di percakapan grup WhatsApp suatu forum mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta periode 1 September sampai 7 Oktober 2021 dapat dinyatakan bahwa hal tersebut sering terjadi namun tidak jarang pula ditemui kesalahan pada aspek pilihan kata yang digunakan misalnya AucozAy. AutengkyuuAy. AuNooAy. Kesalahan dari aspek ketidakcermatan pemilihan kata yang digunakan menimbulkan makna kalimat yang rancu dan kata yang digunakan juga tidak baku. Berdasarkan penelitian ini tentunya peneliti masih banyak mengalami keterbatatasan dalam berbagai hal. Kerterbatasan dari diri peneliti sendiri yaitu keterbatasan dalam ilmu pengetahuan, kemampuan material yang peneliti hadapi saat mencari jurnal yang relevandengan penelitian yang dilakukan dan Vol. 5 No. January - June 2021 Elsa Meliana. Ihsan Zainul Muttaqin. Elenia Nadila. Witdiya Ningrum. Nur Fitriyani merangkai kata demi kata. Penelitian ini juga memiliki keterbatasan yakni data yang diperoleh hanya dari satu grub saja dan informan yang di wawancarai hanya 5 mahasiswa karena dalam periode 1 September Ae 7 Oktober hanya terdapat 5 mahasiswa yang paling aktif di grup WhatsApp tersebut. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan analisis data yang diperoleh dari Grup WhatsApp yang beranggotakan lebih dari 150 orang Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta dan juga wawancara terhadap 5 mahasiswa yang sering muncul di grup WhatsApp, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat beberapa code switching Bahasa Inggris yang digunakan sebagai sisipan pengganti istilah yang digunakan dalam bahasa Indonesia. Code switching dalam percakapan di WhatsApp cenderung sering digunakan, yang mana muncul sebanyak 42 kata denganpertimbangan percakapan tidak selalu terjadi setiap hari. seperti yang diketahui dalam grup WhatsApp tentunya ada beberapa anggota yang aktif, dan anggota yang pasif. Intesitas penggunaan sisipan kata Bahasa Inggris yang sering digunakan, antara lain kata yang ditemukan adalah: Gess, blended . ffline-onlin. , form. The last. See You, clear form. Coz, dear. Anytime, open, pre order. COD. Online, benefit. Share, screenshot, screenshot, join, database. Stay healthy, database. More Information. Sir. Sorry, thanks, breakout, room, share, rundown, join. Make it simply, host, assigned. FAST. Just. ONLINE, easy, make up, up. FREE. HTM. Only, buket. Noo. Tengkyu. Islamic Quotes. Hasil wawancara memperlihatkan bahwa hanya ditemukan 4 alasan dari 10 alasan berdasarkan teori yaitu: keefisienan pembicara, digunakan untuk menegaskan sesuatu, tidak ditemukan padanan kata yang sesuai dan pengucapan istilah atau identitas. Berdasarkan simpulan di atas, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pemahaman yang memadahi tentang budaya penggunaan code switching di Grup WhatsApp mahasiswa UIN Raden Mas Said Vol. 5 No. January - June 2021 Analisis Code Mixing Di Grup Whatsapp Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta Surakarta. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai acuan untuk penelitian yang akan datang. Saran Setelah dilakukannya penelitian maka saran yang dapat dirumuskan adalah agar lebih teliti dalam menggunakan bahasa slang ataupun sisipan bahasa lain. Dalam penggunaan bahasa slang diharapkan mahasiswa lebih memperhatikan lawan bicara. DAFTAR PUSTAKA