Vol. No. SISTEM KUNCI PINTU DENGAN MENGGUNAKAN PENGENALAN WAJAH BERBASIS INTERNET OF THINGS Program Studi Teknik Informatika Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKI-Paulu. Makassar Andromeda Suhermono Kalasuso. Erick Depthios. Hermin Arrang. Program Studi Teknik Informatika Fakultas Informatika dan Komputer Universitas Kristen Indonesia Paulus Makassar email : askalasuso@gmail. , erickdepthios@ukipaulus. , hermin@ukipaulus. ABSTRACT A manual key is generally used to open a locked door in a house or room. However, this method still has disadvantages, such as losing the key or breaking in by using a duplicate key or a special way to open the door. Research was conducted using IoT to identify faces and create a door lock prototype to anticipate This research aims to develop a system to help users open the room door easily and monitor it through Android phones. This tool is made using ESP32-CAM to detect faces, where if the camera recognizes the detected face, then the Relay will command the Magnetic door lock to open the door, the green LED is ON, the red LED is OFF, and the LCD will display a message that the door is open. In contrast, if the face is not recognized, the door will remain locked, the red LED remains ON, the green LED remains OFF, and the LCD will continue to display a message that the door is locked. This research uses Android phones for Keywords: Internet of Things. ESP32-CAM. Android phone. Magnetic door lock, door ABSTRAK Saat ini untuk membuka pintu yang terkunci pada rumah atau ruangan pada umumnya menggunakan kunci manual. Namun cara ini masih memiliki kekurangan contohnya, kehilangan kunci atau terjadi kebobolan dengan menggunakan kunci duplikat atau menggunakan cara khusus untuk membuka pintu. Penelitian dilakukan dengan menggunakan IoT untuk mengidentifikasi wajah untuk membuat prototipe kunci pintu untuk mengantisipasi hal tersebut. Adapun tujuan dari penelitian ini, yaitu membuat pengembangan agar membantu pengguna untuk membuka pintu ruangan dengan mudah dan memonitoring melalui HP Android. Alat ini dibuat dengan menggunakan ESP32- CAM untuk mendeteksi wajah, dimana jika kamera mengenali wajah yang dideteksi maka Relay akan memerintah Magnetic door lock untuk membuka pintu. LED hijau ON. LED merah OFF, dan LCD akan menampilkan pesan bahwa pintu terbuka, sedangkan jika wajah tidak dikenali maka pintu akan tetap terkunci. LED merah tetap ON. LED hijau tetap OFF, dan LCD akan tetap menampilkan pesan bahwa pintu terkunci. Penelitian ini menggunakan HP Android untuk memonitoring. Kata Kunci: Internet of Things. ESP32-CAM. HP Android. Magnetic door lock, pintu PENDAHULUAN Latar Belakang Banyak aspek kehidupan Paulus Informatics Journal dipengaruhi oleh kemajuan teknologi komputer saat ini, termasuk dalam dunia Internet of Things (IoT). Saat ini untuk membuka pintu yang terkunci pada rumah atau ruangan pada Vol. No. umumnya menggunakan kunci manual. Namun cara ini masih memiliki kekurangan contohnya, kehilangan kunci atau tejadi kebobolan dengan menggunakan kunci duplikat atau menggunakan cara khusus untuk membuka pintu. Oleh karena itu dibutuhkan suatu alat yang dapat mengantisipasi dan mudah digunakan. Bramantio. Susanto, dan Nugraha 2016. Pada perancangan ini, penulis menggunakan webcam untuk mengambil foto wajah. Selanjutnya, gambar akan diproses dan dihitung oleh sistem menggunakan algoritma Eigenface. Tulisan yang menunjukkan apakah foto tersebut dikenali atau tidak. Sistem akan mengirimkan sinyal ke foto yang akan digunakan motor servo untuk membuka pintu. Setelah sepuluh detik, kunci akan terkunci otomatis. Susanto. Purnomo, dan Fahmi 2017. Perancangan ini, penulis menggunakan webcam untuk mendeteksi citra wajah, dimana gambar yang ditemukan oleh webcam akan dicocokkan oleh kamera dan dikirim ke Jika gambar wajah dikenali, kontroler akan memerintahkan solenoid untuk membuka pintu dan lampu indikator hijau ON. jika tidak, pintu akan tetap terkunci dan lampu indikator merah ON. Dari rujukan sebelumnya, maka penulis mengangkat judul yaitu AuSistem Kunci Pintu Dengan Menggunakan Pengenalan Wajah Berbasis Internet of ThingsAy. Penelitian ini, penulis menggunakan ESP32-CAM untuk mendeteksi wajah dan menggunakan metode Local Binari Pattern Histograms (LBPH). Jika kamera mengenali wajah yang dideteksi maka Relay akan memerintah Magnetic door lock untuk membuka pintu. LED hijau ON. LED merah OFF, dan LCD akan menampilkan pesan bahwa pintu terbuka, sedangkan jika wajah tidak dikenali maka pintu akan tetap terkunci. LED merah tetap ON. LED hijau tetap OFF, dan LCD akan tetap menampilkan pesan bahwa pintu Penelitian ini menggunakan HP Paulus Informatics Journal Android untuk memonitoring. II. TINJAUAN PUSTAKA 1 Internet of Things Kevin Ashton, seorang innovator teknologi yang menciptakan istilah Internet of Things (IoT), mengatakan definisi IoT dalam e-book yang berjudul AuMaking Sense of IoTAy: AuInternet of Things adalah sensor- sensor yang terhubung ke internet dan berperilaku seperti internet dengan membuat koneksi-koneksi terbuka setiap saat, serta berbagi data secara bebas dan memungkinkan aplikasi-aplikasi yang tidak terduga, sehingga komputer-komputer dapat memahami dunia di sekitar mereka dan menjadi bagian dari kehidupan manusiaAy (Noviyanto Konsep dasar IoT adalah bahwa objek, sensor, pengontrol, dan internet digabungkan memungkinkan monitoring, pengendalian, pengiriman data, dan fungsi lainnya yang dapat dilakukan dari jaraka jauh. Sensor akan mendeteksi objek, yang akan kemudian diolah oleh pengendali dan dikirim Kembali untuk memberikan informasi berguna kepada pengguna secara real-time (Agusta. Andjarwirawan, dan Lim 2. 2 ESP32-CAM Papan WiFi/Bluetooth ESP32-CAM memiliki mikrokontroller ESP32 dan kamera OV2640. Selain itu berbagai GPIO dapat diakses. Papan tidak memiliki antarmuka USB jadi pengguna perlu menggunakan antarmuka FTDI untuk memprogramnya (Admin 2. ESP32-CAM dapat digunakan diberbagai aplikasi IoT, seperti perangkat rumah pintar. CCTV, identifikasi QR nirkabel, dan perangkat CCTV (AI-Thinker 2. Modul kameranya yang kecil dan dapat dioperasi secara mandiri memiliki arus hingga 6mA. 3 Relay Perangkat elektronik yang dikenal sebagai menghubungkan atau memutuskan arus listrik yang besar dengan menggunakan arus listrik Vol. No. yang kecil. Besi lunak menjadi magnet ketika arus lemah mengalir melalui kumparan kotak saklar dan arus lemah masuk melaluinya (Dewi Lusita Hidayati Nurul. Rohmah F. 4 Magnetic door lock SY-L60S Magnetic door lock adalah alat yang memiliki sifat kemagnetan yang sangat kuat yang dihidupkan secara elektromagnetik dan berfungsi sebagai pengunci pintu. Jika diberikan tegangan, kunci pintu magnet menjadi magnet yang sangat kuat tetapi jika tidak ada tegangan, sigat kemagnetannya akan hilang (Susanto. Purnomo, dan Fahmi Penelitian ini menggunakan Magnetic door lock SY-L60S 5 LED (Light Emitting Diod. LED (Light Emmiting Diod. adalah dioda yang memancarkan cahaya yang dibuat oleh pabrik LED dengan menggunakan bahan seperti galium, arsen dan phosphor. LED sering digunakan untuk menampilkan peralatan seperti jam digital, mesin hitung dan lainnya (Doni dan Lesmono 2. LED memiliki bentuk yang mirio dengan bola lampu atau bohlam kecil dan dapat 6 LCD (Liquid Crystal Displa. LCD (Liquid Crystal Displa. Adalah modul yang dapat menampilkan teks, gambar, dan sebagainya menggunakan kristal cair sebagai penampil utamanya. LCD banyak digunakan di segala bidang, seperti pada TV, kalkulator dan layer komputer(D. Rakhmansyah, dan Suwastika 2. Sebuah LCD 16x2 dapat menampilkan 32 karakter, dengan 16 karakter di baris bawah. LCD 16x2 biasanya menggunakan 16 pin akan sangat boros. Oleh karena itu Ketika LCD dikontrol melalui I2C hanya ada dua pin yang dapat digunakan yaitu SDA dan SCL. 7 Power Supply Power Supply juga dikenal sebagai sumber daya, adalah rangkaian elektronik atau perangkat yang mengubah arus listrik Paulus Informatics Journal bolak-balik (AC) menjadi arus listrik searah (DC). Sumber daya juga dapat digunakan sebagai perangkat yang memberikan energi untuk satu atau lebih beban listrik. Menurut Cahyadi. Nasrullah, dan Trisanto . 8 LM 2596 STEP DOWN Modul LM2596 STEP DOWN IC LM2596 adalah bagian inti dari modul LM2596 STEP DOWN. IC LM2596 adalah pengubah step down DC dengan beban 3A. Varian yang dapat diatur dari seri ini memiliki tegangan keluaran yang dapat diatur, sedangkan versi yang tetap memiliki tegangan keluaran yang tetap (Sumardi 9 Resistor Resistor adalah bagian elektronika dasar yang digunakan untuk membatasi jumlah arus yang Kebanyakan resistor terbuat dari karbon. Satuan resistansinya disebut Ohm atau . Resistor tabung biasanya memiliki dua kaki tembaga di kiri dan kanan. Ada lingkaran di badannya yang memungkinkan pengguna mengetahui berapa Ohmmeter (Hariyanto 2. 10 Saklar (Switc. Saklar (Switc. adalah rangkaian atau juga dikenal sebagai saklar, adalah rangkaian atau perangkat elektronik yang memiliki komponen yang sangat penting yang disebut saklar. Saklar adalah perangkat mekanik dengan dua atau lebih terminal yang terhubung secara internal ke kontal logam dan pengguna dapat membuka dan Aliran listrik akan terputus jika suatu kontak terhubung ke kontak lainnya. Saklar bukan hanya komponen yang memungkinkan Anda menghidupkan atau mematikan perangkat elektronik (On/Of. , tetapi juga pengontrol yang memungkinkan Anda mengaktifkan fitur tertentu pada rangkaian (Alhafiz 2. 11 Kabel Jumper Kabel jumper biasanya memiliki pin atau konektor di masing-masing ujungnya. Ini Anda Vol. No. komponen ke breadboard tanpa solder. (Theodorus S Kalengkongan. Dringhuzen J. Mamahit 2. 12 Arduino IDE Arduino IDE (Integrated Development Environmen. sangat bermanfaat untuk menulis program, mengkompilasi kode biner, mikrokontroller adalah tugas yang sangat menyenangkan dengan Arduino IDE (Integrated Development Environmen. Ada banyak proyek dan alat yang dibuat oleh siswa dan profesional dengan Arduino. Selain itu, pihak lain telah membuat berbagai modul pendukung yang dapat dihubungkan Arduino, penggerak, dan tampilan(Doni dan Lesmono 13 Local Binary Pattern Histogram (LBPH) Local Binary Pattern Histogram (LBPH) dirancang untuk pengenalan tekstur, adalah fitur mengklasifikasi yang di kombinasi dengan histogram dan merupakan Teknik baru dalam metode LBP yang bertujuan untuk mengubah bagaimana hasil pengenalan wajah bekerja. Mengingat sumber daya android yang terbatas. LBPH adalah metode pengenalan citra wajah yang paling efektif digunakan(Fauzan. Novamizanti, dan Fuadah 2. Pengujian LBPH (Local Binary Pattern Histogra. yang di uji, yaitu: Tingkat Akurasi Sistem = kemampuan ketepatan sistem dalam menghitung keberhasilan dari pengujian. Akurasi = Banyak percobaan yang benar Jumlah wajah yang diuji ycu 100% False Acceptance Rate (FAR) = mengacu pada kesalahan mengenali identitas wajah individu diluar data tersimpan yang diidentifikasi sebagai individu dalam data tersimpan yang diidentifikasi sebagai indivisu lain. Banyak FAR Paulus Informatics Journal FAR= Jumlah wajah yang diuji x 100% False Rejection Rate (FRR) = kesalahan dalam menolak wajah. Wajah yang seharusnya dapat dikenali berubah menjadi tidak dikenali. Banyak FRR FRR = x 100% Jumlah wajah yang diuji i. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Rancangan Perangkat Keras Untuk memudahkan perancangan secara keseluruhan maka dibuat blok diagram seperti pada Gambar 3. Gambar 3. 1 Blok diagram perancangan perangkat keras Adapun rangkaian sistem penelitian dari penelitian ini seperti pada Gambar 3. Gambar 3. 2 Rangkaian Kunci Pintu Berbasis Pengenalan Wajah 2 Rancangan Perangkat Lunak 1 Flowchart Vol. No. Gambar 3. 1 Flowchart ESP32-CAM Gambar 3. 2 Flowchart HP Android 2 Implementasi Situs ESP32-CAM Gambar 3. 4 Situs ESP32-CAM 3 Analisis Sistem Sebelum memulai perancangan sistem baru, sistem sebelumnnya harus dianalisis untuk menemukan kesalahan. Untuk menemukan dan mengevaluasi masalah yang muncul, analisis sistem menguraikan suatu sistem yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya. Hasil penelitian ini menunjukkan jenis spesifikasi sistem baru. Untuk melaksanakan perancangan alat ini, beberapa perangkat digunakan, seperti ESP32 CAM sebagai pendeteksi wajah dan pusat control relay berfungsi sebagai saklar mengunci atau membuka kunci. LCD I2C berfungsi sebagai penampilan pesan pintu terkunci atau terbuka dan LED. 4 Pengujian Perangkat Lunak Pengujian perangkat lunak dilakukan dengan metode Black box Testing 1 Pengujian Listing Program Gambar 3. 3 IP Address untuk mengakses situs ESP32-CAM Gambar 3. 1 Proses Verivy/compile done Paulus Informatics Journal Vol. No. Pengujian Memilih Port mengambil data dan mendeteksi wajah untuk membuka pintu. 1 Pengujian Mengambil Data Tabel 3. 1 Pengujian mengambil data Perintah Hasil Keterangan Enroll Face Daftar wajah Gambar 3. 2 Memilih Port Pengujian Memilih Board Daftar wajah Gambar 3. 3 Memilih board Pengujian Proses Upload Gambar 3. 4 Proses Upload Program Pengujian IP Address Gambar 3. 5 Tampilan IP Address pada Arduino IDE 5 Pengujian Mengambil Data Pengujian melihat/memonitoring Paulus Informatics Journal Pengujian Mendeteksi Wajah Tabel 3. 2 Pengujian mendeteksi wajah Perintah Hasil Keterangan Face Wajah Pintu detection & dikenali terbuka. LCD pesan pintu terbuka, dan LED ON. Vol. No. Wajah tidak Pintu tetap LCD pesan pintu terkunci dan LED merah tetap ON Pengujian Metode Black Box Tabel 3. 3 Pengujian metode Black box Testing Fungsi Listing Progra Uploa m ke ESP32 -CAM Mener ima IP Addre Serial Monit Menga Addre ss ke Skenari Verify/ Compil Hasil Akan Uploa Akan Tamp Serial Monit Akan Addres Tamp il IP Addre Addre Akan n situs ESP32CAM Paulus Informatics Journal Start Strea ESP32 -CAM Kamer a on Akan ada di Proses Enroll ESP31 -CAM Daftar Akan Daftar Proses on dan ESP32 -CAM Wajah Akan Akan Tamp t pada Tamp t pada Wajah Akan Intrudu r Alert LCD Wajah Wajah Akan LCD Akan Tamp Intrud Tamp a pada LCD Tamp Hasil Tampi l done Tamp ESP3 2CAM Tamp ada di Tamp Vol. No. LED Wajah LED Wajah Wajah i pada LCD LED LED Magnet ic door LCD LED LED Magne Magn SYterbuk L60S Wajah Magnet Magn ic door etic dikena lock terkunc terkun Saklar Diteka Magnet Magn (Switc n (Of. ic door etic terbuka terbuk 6 Pengujian Metode LBPH (Local Binary Pattern Histogra. 1 Pengujian Akurasi Tabel 3. 1 Pengujian Akurasi Aku Pen Perse RataRata Perse RataRata Peng Peng Pengu Pengu Pengu 85,71 85,71 57,14 Paulus Informatics Journal Peng Peng Peng Pengujian False Rejection Rate (FRR) Tabel 3. 3 Pengujian FRR Aku Pen Peng Pengu Pengu Pengu Hasil Pengujian LBPH (Local Binary Pattern Histogra. Tabel 3. 4 Hasil Presentase LBPH (Local Binary Pattern Histogra. Akurasi (%) FAR (%) FRR (%) 85,71% Hasil Persentase LBPH (Local Binary Pattern Histogra. FAR FRR Akurasi Pengujian False Acceptance Rate(FAR) Tabel 3. 2 Pengujian FAR Perse RataRata Akur Peng Gambar 3. 4 Grafik Persentase LBPH (Local Binary Pattern Histogra. KESIMPULAN DAN SARAN 1 Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan sebagai Sistem Kunci Pintu Dengan Menggunakan Pengenalan Wajah Vol. No. Bebasis Internet of Things dibuat dengan menggunakan 1 ESP32-CAM sebagai alat pendeteksi wajah dan pusat kontrol yang terhubung ke internet dengan beberapa perangkat pelengkap seperti 1 LCD I2C 16x2, 1 Relay, 2 LED . erah dan hija. , 1 Power Supply, 1 LM2596 STEP DOWN, kunci pintu magnet SYL60S, 1 saklar . , kabel jumper, dan HP Android untuk pengawasan. Metode black box digunakan untuk melakukan 16 pengujian 2 Saran Berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan rekomendasi berikut dapat dibuat : Perlu membuat database untuk mengelola Menggunakan suatu algoritma dalam pengujian. Bisa ditambahkan sensor seperti Menambahkan LCD kecil untuk menampilkan yang direkam Dibutuhkan kecepatan interne yang DAFTAR PUSTAKA