Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 1 - 10 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 PENGEMBANGAN DAYA TARIK OBJEK WISATA PEMANDIAN AIR PANAS GUNUNG PANJANG TUMARITIS DI DESA COGREG KABUPATEN BOGOR Ari Apriani1. Cristina Catur Widayati2. Jumanto3 Universitas Dian Nusantara. Jakarta. Indonesia Universitas Mercu Buana. Jakarta. Indonesia Corresponding author: ari. apriani@undira. Abstrak: Permasalahan yang dihadapi BUMDes Tirta Aguna masih perlu di eksplor potensi yang ada di lokasi ini untuk mendorong minat berkunjung wisatawan. Karena jika dilihat yang berkunjung ke Pemandian Air Panas Gunung Panjang Tumaritis ini adalah orangtua dan anak-anak yang mereka datang berkunjung dengan alasan pengobatan. Ini merupakan tantangan bagi pengelola BUMDes untuk menyusun strategi agar wisatawan yang datang agar tidak bosan dan tidak hanya karena ingin berendam air panas untuk pengobatan, tetapi memang Gunung Panjang Tumaritis memang menarik untuk dikunjungi karena memiliki spot wahana taman dan juga spot foto untuk mengabadikan di lokasi wisata ini. Tanpa di sadari hal ini bisa menjaring pengunjung, dengan cara menyediakan spot-spot tersebut agar pengunjung bisa mengunggah foto tersebut ke media sosial. Untuk itu kami dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat bermaksud memberikan sosialisasi dan pelatihan pengembangan daya tarik objek wisata pemandian air panas gunung Diterima : 23/10/2022 panjang tumaritis di Desa Cogreg Kabupaten Bogor, karena melalui Direvisi : 20/11/2022 kegiatan ini diharapkan melalui BUMDes Tirta Aguna beserta warga di Dipublikasi : 30/11/2022 Desa Cogreg mampu membantu dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat desa. Kata kunci: BUMDes. Daya Tarik. Objek Wisata. Ekonomi Masyarakat. Wisata Abstract: The problems faced by BUMDes Tirta Aguna still need to be explored the potential that exists in this location to encourage interest in visiting tourists. Because if it is seen that those who visit the Gunung Panjang Tumaritis Hot Spring are parents and children who they come to visit for medical reasons. This is a challenge for BUMDes managers to develop strategies so that tourists who come do not get bored and not only because they want to take a hot bath for treatment, but Mount Panjang Tumaritis is indeed interesting to visit because it has park ride spots and photo spots to capture at tourist sites. Without realizing it, this can attract visitors, by providing these spots so that visitors can upload photos to social media. For this reason, we from the Community Service Team intend to provide socialization and training on the development of the tourist attraction of Mount Panjang Tumaritis hot spring in Cogreg Village. Bogor Regency, because through this activity it is hoped that through BUMDes Tirta Aguna and the residents in Cogreg Village can help in efforts to improve the economy. Keywords: BUMDes. Attractions. Tourism Objects. Community Economy. Tourism Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 1 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 1 - 10 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 PENDAHULUAN Salah satu upaya percepatan perekonomian nasional di tingkat pemerintah daerah dan desa adalah mobilisasi BUMDes dan BUMDes bersama serta desa wisata. Di sisi lain dengan adanya BUMDesa ataupun desa wisata tentunya akan menciptakan produk unggulan/ciri khas desa agar mampu diterima pasar, baik melalui kegiatan pariwisata ataupun non pariwisata, sehingga akan menciptakan pertumbuhan ekonomi di desa dan kesejahteraan warga desa akan tercapai (Voxtimor. pikiran-rakyat. com, 19 Desember 2. Pemerintah telah mengembangkan desa wisata dengan tujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengentaskan kemiskinan, mengatasi pengangguran, melestarikan alam, lingkungan, sumber daya dan memajukan budaya, tentunya hal ini selaras dengan tujuan pembangunan pariwisata. Jika dengan pengembangan desa wisata mampu mendorong perekonomian nasional tentunya juga akan mempercepat pembangunan desa untuk mendorong transformasi baik secara sosial, budaya dan ekonomi desa. Oleh karena itu, setiap daerah atau desa perlu memperhatikan dengan seksama potensi yang diangkat dan dikembangkan untuk memberikan nilai tambah dan mencapai produktivitas yang tinggi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya . id, 8 Desember 2. Perkembangan pariwisata tergantung kepada jumlah kunjungan wisatawan ke tempat Peningkatan jumlah kunjungan yang terjadi merupakan cermin dari terus berkembangnya kepariwisataan, untuk mempertahankan dan menambah jumlah kunjungan wisatawan pada tahun berikutnya, hal tersebut tidak terlepas dari pentingnya faktor kenyamanan dan keamanan (Kumala, 2018 dalam Salambue, et al. , 2. Pada pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Desa Cogreg di Kecamatan Parung. Desa ini berada di dataran rendah dengan ketinggian A 100 meter diatas permukaan Sebagian berar lahan di desa ini adalah lahan 2 pertanian, sawah, tegalan dengan permukaan datar tanah 98% dan perbukitan 2%. Desa Cogreg terdiri dari 4 dusun, dengan 8 rukun warga dan 39 rukun tetangga. Desa Cogreg memiliki tekad dan keinginan yang kuat dengan terus berinovasi melalui potensi yang dimiliki di desa ini. Ada beberapa sektor potensial yang dimiliki desa ini sebagai penopang perekonomian yaitu sektor pariwisata, pendidikan, perikanan, pertanian, peternakan ayam kampung ataupun industri rumah tangga. Adapun BUMDes Tirta Aguna di Desa Cogreg telah didirikan sejak tahun 2017 lalu namun baru aktif pada tahun 2021 dan ini merupakan salah satu upaya dari desa ini untuk meningkatkan perekonomian desa. Saat ini BUMDes Tirta Aguna mengelola dari sektor pariwisata seperti pemandian air panas Gunung Panjang Tumaritis. Gunung panjang yang dibuka sejak tahun 1991 ini merupakan bukit kapur dengan tangga dan sumber air panas alami di puncaknya. Di tempat wisata ini diisi oleh beberapa UMKM yang ada di Desa Cogreg, dimana para pelaku usahanya berasal dari warga sekitar, hanya saja masih perlu banyak Berdasarkan hasil analisa kebutuhan yang dilakukan tim pada pengelola BUMDes Tirta Aguna, hal yang ingin dicapai oleh mitra yaitu menciptakan kenyamanan pengunjung, karena apabila pengunjung merasakan kenyamanan maka akan menciptakan kepuasan pengunjung dan akan memberikan dampak keberlanjutan. Kenyamanan yang ingin dicapai adalah menciptakan penghijauan seperti membuat taman di sekitar lokasi pemandian air panas dan Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 2 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 1 - 10 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 juga menanami pepohonan ketapang agar bisa membuat rindang dan sejuk kawasan ini. Dengan dilakukannya hal ini tentunya upaya BUMDes Tirta Aguna tidak menggangu ekosistem dan tetap menjaga lingkungan disekitar lokasi wisata. Namun demikian, permasalahan yang dihadapi BUMDes Tirta Aguna masih perlu di eksplor potensi yang ada di lokasi ini untuk mendorong minat berkunjung wisatawan. Karena jika dilihat yang berkunjung ke Pemandian Air Panas Gunung Panjang Tumaritis ini adalah orangtua dan anak-anak yang mereka dating berkunjung dengan alasan pengobatan. Ini merupakan tantangan bagi pengelola BUMDes untuk menyusun strategi agar wisatawan yang datang agar tidak bosan dan tidak hanya karena ingin berendam air panas untuk pengobatan, tetapi memang Gunung Panjang Tumaritis memang menarik untuk dikunjungi karena memiliki spot wahana taman dan juga spot foto untuk mengabadikan di 3 lokasi wisata ini. Tanpa di sadari hal ini bisa menjaring pengunjung, dengan cara menyediakan spot-spot tersebut agar pengunjung bisa mengunggah foto tersebut ke media sosial. Untuk itu kami dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ilmu Bisnis dan Ilmu Sosial bermaksud memberikan sosialisasi dan pelatihan Pengembangan Daya Tarik Objek Wisata Pemandian Air Panas Gunung Panjang Tumaritis di Desa Cogreg Kabupaten Bogor, karena melalui kegiatan ini diharapkan melalui BUMDes Tirta Aguna beserta warga di Desa Cogreg mampu membantu dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat desa. SOLUSI PERMASALAHAN Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan, maka solusi yang akan dilakukan adalah memberikan sosialisasi mengenai mengembangkan sektor wisata melalui menjaga ekosistem dan menjaga lingkungan di sekitar area wisata, sehingga memberikan kenyamanan dan menjadi daya tarik para pengunjung yang nantinya akan diperkenalkan ke masyarakat luas melalui media sosial yang dimiliki BUMDes sebagai sarana promosi desa. Tim pengabdian masyarakat juga perlu memberikan sosialisasi kepada pengelola untuk terus berinovasi berkelanjutan agar apa yang yang menjadi tujuan dari BUMDes Tirta Aguna dapat tercapai mengenai pengembangan sektor wisata yang ada untuk menarik para wisatawan, seperti memanfaatkan lahan kosong menjadi wahana yang bisa dikunjungi wisatawan yang tidak ingin berendam air panas. Selanjutnya perlu juga diberikan pembekalan pelatihan kepada pengelola dan juga masyarakat di sekitar untuk turut serta meningkatkan jiwa kreativitasnya dengan cara memanfaatkan limbah ranting dan sampah plastik yang ada di kawasan wisata menjadi benda atau kerajinan yang bisa menjadi objek swafoto pengunjung agar menarik untuk di dokumentasikan, karena jika lokasi wisata ini terlihat berwarna, tentunya akan pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan yang asri dan menarik. Dari beberapa permasalahan yang teridentifikasi dalam program ini akan dicarikan konsep solusi alternatif yang ditawarkan sebagai berikut: Memberikan sosialisasi kepada pengelola BUMDes Tirta Aguna beserta warga Desa Cogreg untuk turut serta dalam menjaga ekosistem dan menjaga lingkungan di lokasi Terciptanya lingkungan yang asri dan teduh dengan menjaga ekosistem dan menjaga lingkungan wisata. Ditanamnya pohon ketapang untuk menciptakan kesejukan dan juga buah-buahan di area kawasan wisata, agar bisa menjadi daya tarik pengunjung. Memberikan sosialisasi mengenai kepada pengelola BUMDes bahwa perlu dilakukan Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 3 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 1 - 10 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 inovasi berkelanjutan untuk meningkatkan daya tarik objek wisata dengan beberapa strategi yang perlu dilakukan. Terciptanya inovasi dari para pengelola BUMDes dalam mencari ide ataupun gagasan yang mampu menjadi daya tarik objek wisata Gunung Panjang Tumaritis. Tercetusnya suatu gagasan untuk membuat suatu wahana yang bisa dijadikan taman bermain ataupun objek swafoto untuk para pengunjung agar tidak bosan melakukan kunjungan sehingga ada keinginan untuk berkunjung kembali. Memberikan pelatihan kepada pengelola tempat wisata untuk membuat beragam kreativitas dengan memanfaatkan limbah ranting dan plastik yang ada di lokasi wisata menjadi objek swafoto. Lingkungan menjadi bersih dari sampah dan ranting, sehingga bisa menjaga lingkungan. Mampu membuat suatu karya kerajinan yang akan dijadikan objek swafoto di titik-titik tertentu, yang tentunya ini akan menjadi daya tarik pengunjung karena disediakannya tempat untuk selfi baik untuk melihat sunset, sunrise, ataupun pemandangan desa cogreg dari atas bukit. Keterkaitan Dengan Penelitian Yang Pernah Dilakukan Berdasarkan penelitian terdahulu yang pernah dilakukan oleh Agustanya dan Yulianti . bahwa permasalahan yang dihadapi oleh pengembangan obyek dan daya tarik wisata salah satunya adalah karena belum tersedianya spot-spot foto yang menarik diarea wisata serta naik turunnya jumlah wisatawan, masih banyaknya sampah-sampah yang berserakan di pinggir lokasi wisata sehingga mengakibatkan kesan tidak terawat, kumuh dan cenderung tidak nyaman untuk sekedar dilihat. Meskipun telah diadakan pembersihan sampah namun masih ada 7 yang berserakan. Penelitian Guteress . menyatakan bahwa perlu dilakukan peningkatan sarana dan prasarana penunjang pariwisata guna mendukung kegiatan wisata serta pengembangan potensi Adapun usaha-usaha nyata yang berhasil dilakukan di lokasi wisata tersebut, yaitu pengadaan fasilitas umum seperti parkir untuk wisatawan, akses jalan raya yang cukup memadai, penyediaan sarana akomodasi . walaupun masih sangat terbatas, dilengkapi dengan restoran, toilet umum, listrik, telekomunikasi, serta air bersih yang disediakan oleh masyarakat pengelola. Dengan demikian, pengembangan daya tarik objek wisata diperlukan juga adanya kerjasama antara Pemerintah, pelaku usaha wisata, dan masyarakat lokal untuk dapat meningkatkan pendapatan masyarakat serta mengurangi tingkat Sedangkan dalam penelitian Heryati . menyatakan bahwa pariwisata saat ini telah menjadi kebutuhan bagi masyarakat di berbagai lapisan bukan hanya untuk kalangan tertentu saja, sehingga dalam penangananya harus dilakukan dengan serius dan melibatkan pihak-pihak yang terkait, selain itu untuk mencapai semua tujuan pengembangan pariwisata, harus diadakan promosi agar potensi dan daya tarik wisata dapat lebih dikenal dan mampu menggerakkan calon wisatawan untuk mengunjungi dan menikmati tempat wisata dengan cara menambahan fasilitas seperti petugas keamanan, sarana tempat ibadah, tempat kegiatan olahraga seperti olahraga, tempat sampah, lahan parkir yang luas, penjual makanan, dan toilet. Pengembangan obyek wisata yang dilakukan masih dalam proses pembangunan infrastruktur dan masih melakukan kegiatan-kegiatan promosi hal ini guna menarik para pengunjung wisata dari hitungan bulan maupun setiap tahunnya. Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 4 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 1 - 10 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 METODE PELAKSANAAN Kerangka Pemecahan Masalah Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim merancang kegiatan yang dapat memberikan manfaat untuk BUMDes Tirta Aguna dan masyarakat di Desa Cogreg. Kabupaten Bogor. Adapun kerangka pemecahan masalah yang akan dilaksanakan antara lain sebagai Gambar 1. Kerangka Pemecahan Masalah Analisa Situasi dan Kebutuhan Mitra (Wawancara dan Observasi di Lapanga. Tim pengabdian masyarakat melakukan observasi dan wawancara di Pemandian Air Panas Gunung Panjang Tumaritis yang berada di Desa Cogreg. Kecamatan Parung. Kabupaten Bogor mengenai permasalahan yang dihadapi mitra. Persiapan pelaksanaan Persiapan yang dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat yaitu berkoordinasi dengan mitra dan warga yang berada di Desa Cogreg dan penyamaan persepsi tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini. Agar apa yang menjadi sasaran mitra tercapai selaras dengan kegiatan yang akan dilaksanakan. Pelaksanaan Kegiatan (Sosialisasi & Pelatiha. Memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada BUMDes Tirta Aguna dan masyarakat yang berada di Desa Cogreg. Sosialisasi pemahaman mengenai perlunya BUMDes beserta masyarakat turut serta menjaga potensi sumber daya Analisa Situasi dan Kebutuhan Mitra (Wawancara dan Observasi di Lapanga. Persiapan Pelaksanaan Pelaksanaan Kegiatan (Sosialisasi & Pelatiha. 9 alam yang ada di Desa Cogreg, dengan mengajak warganya untuk turut serta dalam Gerakan Penghijauan guna menjaga ekosistem dan melindungi lingkungan di kawasan Gunung Panjang Tumaritis. Serta Bersama-sama terus berinovasi dan berkarya memanfaatkan limbah yang ada di sekitar lokasi wisata dengan melakukan pelatihan pembuatan kerajinan yang bisa digunakan sebagai objek swafoto para pengunjung yang tentunya akan menambah daya tarik pengunjung wisata agar tidak bosan. Metode Kegiatan Pengabdian Agar kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat dilaksanakan dengan lancar, maka sebelum semua aktifitas dimulai terlebih dahulu dilakukan sosialisasi terhadap pihak-pihak Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 5 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 1 - 10 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 terkait, diantaranya perangkat desa. BUMDes dan masyarakat yang berada di Desa Cogreg yang memiliki kepentingan dalam berlangsungnya kegiatan ini. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan semua pihak terkait mendukung sepenuhnya program ini baik secara kelembagaan, materiil maupun moril. Dalam pelaksanaanya dilakukan tahapan kegiatan sebagai berikut: Tahapan observasi dan wawancara. Tahapan ini dilakukan untuk mendapatkan data awal permasalahan yang ada pada Mitra BUMDes Tirta Agung yang ada di Desa Cogreg dengan melakukan obervasi lapangan di lokasi wisata pemandian air panas Gunung Panjang Tumaritis dan melakukan wawancara dengan Mitra seperti Pejabat Desa, pengelola BUMDes, dan masyarakat disekitar lokasi Tahapan ini juga menghasilkan data permaslahan yang dihadapi oleh BUMDes dalam pengelolaan dan pengembangan daya tarik objek wisata. Tahapan Persiapan Kegiatan. Tahapan ini tim pengabdian masyarakat terus berkoordinasi dengan BUMDes dan Perangkat Desa dalam progress kegiatan ini, yang tentunya kegiatan ini akan melibatkan mitra untuk mengajak masyarakat untuk turut serta dalam pelaksanaan kegiatan ini. Tahapan Sosialisasi kepada BUMDes Tirta Aguna dan Masyarakat. Tahapan ini dilakukan dengan mengundang mitra . erangkat desa, pengelola BUMDes Tirta Aguna, karyawan unit usaha dan masyaraka. untuk mengikuti 10 kegiatan sosialisasi ini yang bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap lingkungan yang ada di Desa Cogreg dengan mengajak untuk berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan penghijauan dan menanam pohon di area sekitar tempat wisata. Tahapan Pelatihan kepada Mitra. Pelatihan yang diberikan kepada pengelola BUMDes dan juga masyarakat sekitar yaitu memanfaatkan limbah yang ada di lokasi wisata, untuk di pilah dan dijadikan suatu kerajinan yang bisa digunakan sebagai sarana penunjang objek swafoto agar terlihat lebih menarik dan juga mengasah kreativitas peserta pelatihan. Pelatihan akan dilakukan dalam beberapa periode, agar transfer pengetahuan bisa lebih maksimal. Menggiring pengunjung untuk follow media sosial BUMDes Tirta Aguna, dengan melakukan swafoto di spot-spot yang menarik dan mengunggah hasil dokumentasinya ke media sosial dengan men-tag lokasi wisata dan Instagram BUMDes Tirta Aguna, hal tersebut dilakukan sebagai sarana promosi kepada pengunjung, karena jangkauan media sosial dan first impression pengunjung sangat kuat dan word of mouth yang disampaikan pengunjung akan sangat efektif sebagai sarana promosi. Tim mengajak para pengunjung untuk memberikan sarannya kepada pengelola untuk perbaikan kedepannya. Tim pengabdian masyarakat melakukan monev secara berkala dari pelaksanaan kegiatan Tim menyimpulkan hasil dari pelaksanaan kegiatan dan pencapaiannya. Tim membuat laporan kegiatan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat Partisipasi Mitra Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, mitra berpatisipasi dalam bentuk: Pendampingan dalam survey ke lokasi wisata untuk menganalisa permasalahan yang ada Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 6 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 1 - 10 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Sosialisasi kepada masyarakat untuk berperan serta dalam pelaksanaan kegiatan Menyiapkan tempat untuk kegiatan sosialisasi dan pelatihan Menyiapkan tim untuk mengikuti sosialisasi dan pelatihan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Dalam mengevaluasi hasil yang dicapai dalam pengabdian masyarakat ini, tim akan melakukan monitoring ke BUMDes Tirta Aguna yang berada di Desa Cogreg yang telah melakukan kegiatan ini. Selain itu tim juga melakukan monitoring dan evaluasi secara random dan berkala untuk perkembangannya. Tim melakukan monev dengan cara melihat data jumlah pengunjung per hari, minggu dan bulan sebelum dan sesudah dilakukannya kegiatan ini. Apabila dalam monev tersebut kendala masih terjadi, maka tim akan melakukan peninjauan ulang terhadap kegiatan ini dan perlu dilakukan kegiatan lanjutan agar apa yang menjadi tujuan mitra tercapai agar pemandian air panas Gunung Panjang Tumaritis ini mampu menjadi penopang perekonomian desa dengan melibatkan warga sekitar untuk pengelolaannya. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Pemetaan Sosial Kecamatan Parung merupakan salah satu kecamatan di wilayah Kabupaten Bogor dengan luas wilayah A 2. 554,78 ha, yang terdiri dari 9 kelurahan/desa. Permasalahan besar yang ada di Desa Cogreg. Kabupaten Bogor yaitu adanya sumber daya pariwisata alam yang dikunjungi oleh masyarakat lokal maupun mancanegara, namun pegawai di lokasi wisata menghadapi keterbatasan mengenai pengelolaan lokasi wisata Pemandian Air Panas memiliki daya tarik yang mampu menarik para wisatawan luar kota dan mancanegara lainnya. Oleh karena itu perlu dilakukan edukasi mengenai pengembangan daya tarik wisata. Adapun solusinya adalah melakukan pengembangan daya tarik wisata dengan menambah area spot foto, taman bermain bahkan taman buah yang mampu memberikan profitabilitas pada lokasi wisata untuk jangka panjang. Di lingkungan Pemandian Air Panas Gunung Panjang Tumaritis sudah beberapa kali organisasi atau institusi yang melakukan mengadakan program pengabdian kepada masyarakat, hanya saja untuk edukasi masih berupa konsep pengembangan, sehingga kami dari tim PkM berupaya memberikan pengembangan daya tarik wisata berupa penambahan spot foto dan penanaman pohon di area yang telah ditentukan oleh pengelola BUMDes Tirta Aguna untuk dijadikan taman buah, yang nantinya jika tanaman ini tumbuh dengan baik bisa menghasilkan buah-buahan yang telah ditentukan diawal ditanam tanaman buah-buahan yang menjadi ciri khas dari daerah Parung. Tindak lanjut kegiatan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat yang masih perlu dilakukan antara lain: Pelatihan untuk pengelola Pemandian Air Panas Gunung Panjang Tumaritis, pelatihan ini merupakan tindak lanjut pada Program Kegiatan Pengabdian Masyarakat berupa: Pemberian edukasi sangat dibutuhkan dimana daya tarik wisata tidak hanya sekedar kolam pemandian air panas saja yang dapat dijadikan daya tarik, melainkan ada hal lain yang dapat dijadikan daya tarik objek wisata di kawasan pemandian air panas Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 7 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 1 - 10 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Sosialisasi lanjutan adalah pengembangan daya tarik objek wisata sangat diperlukan sehingga pengelola Pemandian Air Panas Gunung Panjang Tumaritis, dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Kebanyakan pengunjung yang dating adalah lansia yang ingin berendam karena factor kesehatan, namun dengan adanya pengembangan daya tarik wisata dengan menambah spot foto, taman bermain, taman buah, dll mampu menjadi daya tarik untuk pengunjung. Perlunya pengasahan jiwa kreativitas para pegawai dan pengelola objek wisata untuk membuat spot foto dan bisa mempostingnya di media sosial, sehingga mampu menarik wisatawan untuk berkunjung ke lokasi tersebut. Instansi pemerintah harus berperan aktif dalam pembinaan kepada pengelola lokasi wisata dalam pengenalan melalui situs website pemerintah daerah, desa, dan juga bantuan dana untuk perbaikan fasilitas dan pengembangan objek wisata. Realisasi Kegiatan Tahap Persiapan . Penyusunan program kerja sosialisasi Penyusunan program sosialisasi kegiatan yang dilaksanakan menjadi lebih teratur dan terarah. Program ini meliputi semua hal-hal yang bersifat teknis, manajerial dan penjadwalan . ime schedul. Penyusunan materi sosialisasi Materi sosialisasi meliputi upaya meningkatkan kemampuan pegawai dari pengelola lokasi wisata Pemandian Air Panas Gunung Panjang Tumaritis pada sisi kreativitasnya, agar mereka mampu memanfaatkan limbah yang dijumpai untuk menjadi spot foto yang menarik. Persiapan sarana dan prasarana sosialisasi Persiapan ini meliputi penyediaan sarana dan prasarana sosialisasi dan perlengkapan yang diperlukan untuk menunjang kegiatan sosialisasi ini. Koordinasi lapangan. Koordinasi lapangan akan dilakukan oleh tim program kegiatan untuk melakukan sosialisasi pengembangan daya tarik objek wisata di Pemandian Air Panas Gunung Panjang Tumaritis. Kegiatan ini akan dilakukan agar terdapat pemahaman dan persamaan persepsi tentang tujuan kegiatan pengabdian ini. Sosialisasi yang pertama adalah bersifat non formal dengan salah satu tokoh masyarakat di lingkungan Desa Cogreg dan Ketua BUMDes Tirta Aguna. Tahap Pelaksanaan . Sosialisasi Pengembangan Daya Tarik Objek Wisata Sosialisasi yang kedua bertujuan untuk menjelaskan lebih rinci tentang tujuan dari sosialisasi serta memberikan penjelasan materi tentang pengembangan daya tarik objek wisata yang mampu mendorong daya tarik wisatawan. Kegiatan ini akan dihadiri oleh tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Dian Nusantara, pengelola BUMDes Tirta Aguna, dan Staff Desa Cogreg yang mengikuti program ini. Pemberian Tanaman Ciri Khas Parung dan Spot Foto Pemberian tanaman buah ciri khas Parung merupakan salah satu upaya pengembangan daya tarik objek wisata di kawasan Pemandian Air Panas Gunung Panjang Tumaritis, yang mana nantinya untuk jangka Panjang tanaman buah ini mampu memberi daya tarik pada lokasi wisata dan menjadi sumber pemasukan lainnya. Selain itu dilakukan juga pembuatan spot foto di lokasi wisata untuk menarik pengunjung untuk menyusuri Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 8 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 2. Issue 2. November 2022 Page 1 - 10 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 kawasan untuk berfoto, sehingga memberikan kesan yang menarik pengunjung dan akan merekomendasikannya kepada kerabat ataupun mengunggahnya pada media . Tahap Monitoring dan Evaluasi Monitoring dilakukan secara intensif oleh tim pelaksana setiap kegiatan berlangsung untuk memastikan agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai rencana. Tim akan melakukan peninjauan kembali di pengabdian masyarakat berikutnya sebagai tindak lanjut kegiatan. Dukungan dan Masalah Yang Dihadapi Dukungan penuh diberikan oleh pengelola Pemandian Air Panas Gunung Panjang Tumaritis yang memiliki potensi wisata alam. Masalah yang dijumpai adalah lokasi sosialisasi yang bersifat outdoor, sehingga tempat yang digunakan untuk menyampaikan sosialisasi dan pemberian pelatihan sangat minim, dan peserta yang merupakan pengelola tidak semuanya bisa terlibat karena sebagian bertugas di lokasi wisata. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Secara keseluruhan peserta yang mengikuti kegiatan pengembangan daya tarik objek wisata yaitu pengelola Pemandian Air Panas Gunung Panjang Tumaritis yang berlokasi di Desa Cogreg. Kecamatan Parung. Kabupaten Bogor. Suasana sosialisasi kondusif, karena adanya rasa antusias para peserta untuk melakukan pengembangan daya tarikobjek wisata. Secara keseluruhan para peserta menyatakan kegiatan sosialiasasi ini menarik, banyak peserta yang merasakan kegiatan ini merupakan ilmu baru dalam pengembangan objek Kegiatan ini dapat digunakan sebagai sarana komunikasi, silahturahmi dan sosialisasi Universitas Dian Nusantara kepada masyarakat, sekaligus juga sebagai wujud tanggung jawab sosial Lembaga Pendidikan Tinggi Tri Darma Perguruan Tinggi. Saran