Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 4 . , 2023: 136-147 ISSN: 2721-8082. E-ISSN: 2722-2918 DOI: https://doi. org/10. 19105/meyarsa. Efektifitas Media Konvensional Dalam Aktivitas Dakwah (Studi Pada Eksistensi Radio Dakwah Ahbabul Musthofa Krejengan Probolingg. Siti RofiAoa Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung email: sajarofia@gmail. Mutrofin Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung email: rofin85@gmail. Abstracts: Conventional media is media that was discovered first before the discovery of new media. This media is also called mass media because this media is used to send messages, information, news. In addition, radio is also used as a medium of da'wah. Ahbabul Musthofa is one of the da'wah radios which is currently still operating, the use of radio as a da'wah media is a way to expand the reach of da'wah. The purpose of this research is to find out how effective radio is as a propaganda medium in the digital era. This study uses a qualitative research method, this method requires researchers to go directly to the research location to collect data through interviews, documentation as evidence from this research. From this research, da'wah radio is very helpful for the community in getting to know the teachings of the Islamic religion, even though currently the existence of radio has been competed with the presence of other audio visuals. However, the people of Probolinggo and its surroundings still use radio to get information as well as spiritual guidance, the existence of da'wah radio is very helpful for the people of Probolinggo. Keywords: Conventional Media. Dakwah Radio. Ahbabul Musthofa. Abstrak Media konvensional merupakan media yang ditemukan terlebih dahulu sebelum ditemukannya media baru. Media ini juga disebut dengan media massa karena media ini digunakan untuk mengirimkan pesan, informasi. Selain itu radio juga digunakan sebagai media dakwah. Ahbabul Musthofa adalah salah satu radio dakwah yang saat ini masih beroprasi, pemanfaatan radio sebagai media dakwah merupakan cara untuk memperluas jangkauan dakwah. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui bagaimana tujuan penelitian ini untuk mengetahui eksistensi dan efektifitas radio ahbabul musthofa sebagai radio dakwah di era digital di Krejengan Probolingo. Penelitian ini menggunakan metode Author correspondence email: sajarofia@gmail. Available online at: http://ejournal. id/index. php/meyarsa/ Copyright . 2023 by Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah Efektifitas Media Konvensional Dalam Aktivitas Dakwah (Studi Pada Eksistensi Radio Dakwah Ahbabul Musthofa Krejengan Probolingg. penelitian kualitatif, metode ini mengharuskan peneliti terjun langsung kelokasi penelitian untuk melakukan pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi sebagai bukti dari penelitian ini. Dari penelitian ini radio dakwah sangat membantu masyarakat dalam mengenal ajaran agama islam, meski sat ini keberadaan radio sudah di saingi dengan keberadaan audio visual lainnya. Namun masyarakat probolinggo dan sekitarnya masih tetap menjadikan radio dalam mendapatkan informasi juga siraman rohaniyah, keberadaan radio dakwah sangat membantu masyarakat probolinggo. Kata Kunci: Media Konvensional. Radio Dakwah. Ahbabul Musthofa. Pendahuluan Kemunculan dakwah melalui komunikasi massa saat ini sudah banyak diterima oleh kalangan masyarakat kota maupun masyarakat desa. Saat ini komunikasi massa sudah berkembang sangat pesat keseluruh penjuru dunia. Sejarah media penyiaran di bagi menjadi dua yaitu sejarah media sebagai penemuan teknologi dan sejarah media sebagai suatu industri. Pada awal mulanya radio cenderung di remehkan dan perhatian kepada penemuan baru hanya berpusat hanya sebagai teknologi Radio Radio lebih banyak di gunakan oleh militer dan pemerintah dalam menyampaikan suatu informasi dan berita. Radio dimanfaatkan oleh para pengusaha untuk tujuan yang berkaitan dengan idiologi dan juga politik secara umum. Berkat ketekunan tiga cendikiawan yang salah satunya adalah James Maxwell berhasil menemukan rumus yang diduga bisa mewujudkan gelombang elektromagnetisme, dimana gelombang ini digunakan untuk gelombang radio dan televisi. Berdasarkan teori ini gerakan magnetis dapat mengarungi ruang angkasa denga kecepatan yang hampir sama dengan kecepatan cahaya . 000 mil/deti. Teori Maxwell dibuktikan oleh Heinrich Hertz . Namun digunakan untuk tujuan praktek yang dilakukan oleh Gulglemo Mrconi, dimana ia dapat memgirimkan tandatanda tanpa ada kawat yang melintasi samudra Atlantik. (Ahmad, 2. Radio berkembang sembagai media massa yang awal mulanya hanya di beberapa Negara, yang pertama Amerika Serikat dengan berkembangnya penemuan Marconi oleh Dr. lee De Forest pada tahun 1906, karena hal tersebut ia dijuluki dengan sebutan Authe father of radio Ausejak saat itu radio di Amerika Serikat mengalami perkembangan yang sangat pesat. pada tahun 1923 telah berdiri 556 stasiun radio, pada tahun 1926 berdirinya NBC sebagai badan siaran radio yang luas, kemudia muncul CBS sebagai pesaing. (Ahmad, 2. Setelah AS eropa juga mendirikan stasiun radio untuk menyiarkan Berita. Tidak hanya eropa negara kolonial seperti inggris dan prancis turut serta dalam mengatur stasiun radio di Afrika dan Asia pada abad ke 20. (Nadie, 2. Radio merupakan media auditif murah, dan merakyat yang bisa didengarkan dan dibawa kemana saja. Selain hal tersebut masyarakat dapat mengakses radio secara mudah, dan biaya yang murah. Keunggulan radio adalah sifatnya yang santai, karena sifatnya auditori . ntuk didengarka. Radio juga memiliki kemampuan dalam menyajikan sebuah informasi atau Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 4 . , 2023: 136-147 Siti RofiAoa dan Mutrofin . berita secara cepat. Radio sebagai media komunikasi radio juga memiliki peranan sosial yang pertama adalah sebagai media penyampaian informasi dari pihak satu kepihak lain. Kedua, sebagai sarana mobilisasi tentang pendapat publik dalam mempengaruhi kebijakan. Ketiga, sarana pengikat kebersamaan untuk kejujuran dan semangat kemanusiaan. Keempat, sebagai sarana pertemuan dua pendapat yang berbeda. Dengan peran sosialnya radio bisa menjadi media yyang efektif untuk rakyat dalam menyampaikan sebuah (Hetifah SJ, 2. Siaran radio juga tidak mengenal jarak sejauh apapun sasaran khalayak selama lokasinya masih bisa di jangkau oleh frekuensi gelombang radio, informasi masih bisa disampaikan seketika. Aktualitas radio paling tertinggi jika dibandingan dengan media massa alainnya. Selain itu radio juga memiliki daya Tarik yang cukup kuat, daya Tarik tersebut muncul dengan adanya kombinasi dari musik, kuis, talk show radio, drama radio, dll. Setiap media massa memiliki keunggulan tersendiri, begitu juga denggan radio yang memiliki keunggulan dengan sifatnya yang rileks, personal, lokal, kompak, dan juga sederhana. Radio juga bisa di akses menggunakan internet atau biasa disebut dengan sebutan web radio/radio streaming dimana system informasi radio streaming ini bekerja melalui internet sehingga dapat menjangkau wilayah masyarat dimana saja dengan syarat adanya koneksi dari internet. Click or tap here to enter text. Pertama. Radio bersifat personal, dalam artian radio mampu menimbulkan keakraban dengan pendengarnya, menumbuhkan ikatan emosional sifatnya pribadi, dan juga bisa mengikis jarak antara lembaga dengan khalayak melalui interaksi yang bersifat langsung dengan adanya timbal balik. Kedua. Radio bersifat lokal yang berfungsi dalam memperkuat ikatan personal antara pendengar dengan lembaga. Di sisi lain juga memudahkan pendekatan dalam penyampaian informasi dalam berbagai bentuk karena dibungkus AomembumiAo. Atau dalam prakteknya, dikemas menggunakan bahasa yang sesuai dengan lingkungan. Ketiga, radio mudah dioperasikan oleh siapa saja, dengan sifatnya portable, mudah dipindahkan ke mana-mana. Ke empat. Radio bersifat rileks dimana radio bisa di dengarkan dimana saja dan kapan saja tanpa meluangkan waktu yang Ke lima. Radio bersifat Simple . baik secara kelembagaan maupun dalam rangkaian proses produksi dari mulai penggarapan acara hingga ke pengudaraan program-programnya jika dibandingkan dengan media massa lainnya. (Astuti, 2. Namun radio saat ini seringkali di gunakan dalam kegiatan seharihari yaitu dalam mendapatkan sebuah informasi, hiburan, pembelajaran bahkan radio digunakan sebagai media dakwah. Dakwah melalui radio artinya memanfaatkan media radio sebagai sebagai alat dalam tujuan Para daAoI tentunya memiliki cara atau strategi tersendiri dalam menyampaikan dakwahnya atau dalam mengajak sesorang kepada jalan yang benar, slah satu dari strategi itu yaitu dengan menggunakannya media atau alat bantu dalam menyampaikan pesan atau materi agar bisa di dengarkan atau diterima oleh banyak orang. Salah satu dari media atau alat tersebut yaitu radio. (Munthe, 2. Materi atau jenis program dalam radio dakwah tidak hanya ceramah agama, dialog islami, selain itu juga ada materi ayat alquran, terjemahan hadisst, nsihat ulamaAo, ungkapan dari sahabat nabi, dan kata-kata Mutiara (Safrizal, 2. Dakwah memiliki arti suatu ajakan, seruan. Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 4 . , 2023: 136-147 Efektifitas Media Konvensional Dalam Aktivitas Dakwah (Studi Pada Eksistensi Radio Dakwah Ahbabul Musthofa Krejengan Probolingg. panggilan untuk mengajak manusia kejalan yang di ridhoi oleh Allah atau kembali kepada agama. Dakwah biasanya dilakukan oleh seorang dai ang memberikan pesan dakwah atau ceramah tentang agama yang mempu menyentuh hati dan memberikan sebuah siraman rohani kepada madAou nya. Strategi dalam komunikasi dakwah merupakan perencanaan yang sistematis, efektif dari sang daAoI . Dengan tujuan mengubah prilaku, sifat dari madAou yang sesuai dengan ajaran agama islam. Strategi ini meruapakan suatu cara dari daAoI dalam menangani sesuatu, tentunya dalam menjalankan strategi komunikasi diperlukannya kepekaan dalam membaca situasi, krakter dari madAou agara memudahkan daAoI dalam menyampaikan pesan atau ajaran agama islam sehingga bisa diterima dengan mudah dan apa yang disampaikan mudah dipahami dan dimengerti oleh madAou atau Penerapan strategi dakwah ini juga bisa membantu madAou dalam meningkat kedisiplinan dalam beribadah, dengan adanya ajaran, ilmu agama yang disampaikan disiaran radio. (Fitriani & Arum Mandalia, 2. Radio memiliki banyak program acara yang memberikan materi atau tema tentang dakwah Islam yang dikemas sebagus dan semenarik mungkin supaya bisa menarik minat pendengarnya. Banyaknya peminat dari siaran radio dakwah ini mnjadikan radio secara khusus sebagai radio dakwah atau bisa disebut juga dengan radio religi yang isis focus mengenai materi-materi dakwah Islamiah yang sesuai dengan Al-Quran dan Hadist, dan juga yang sesuai dengan anjuran Nabi Muhammad SAW. (Faidah, 2. Pesan yang terkandung didalam dakwah harus perpengan teguh atau sesuai dengan AlQuran dan Hadist, sehingga apa yang disaampaikan itu sesuai dengan dalildalil yang ada. Sehingga tidak menimbulkan sebuah keraguan dari madAou atau pemenerima pesan. Dakwah media, sedangkan peneliti saat ini fokus terhadap bagaimana keefektifan radio dan bagaimana peran radio sebagai media dakwah di era digital. Peneliti terdahulu dan sekarang sama-sama menggunakan metodek kualitatif dengan pendekatan deskriptif dalam menemukan jawaban atas fenomena-fenomena yang ada. Dari penelitian journal Reny Masyitoh dengan berjudul Strategi Dakwah Program Radio SAS FM Surabaya. Peneliti memfokuskan penelitian dalam membahas bagaimana strategi dakwah didalam program radio. Sedangkan penelitian saat ini fokus bagaimana keefektifitasan radio sebagai media dakwah. Persamaan dari penelitian ini adalah sama-sama meneliti radio sebagai media dakwah dan metode penelitian yang digunakan untuk meneliti fenomena-fenomena yang (Masyitoh, 2. Skripsi Reni. Nurul Yakin yang berjudul AuRadio Sebagai Media Dakwah (Studi Kasus Radio Tsania FM Pondok Pesantren Al-Hikmah 2 BendaSirampog-Brebe. Ay penelitian ini fokus pada radio sebagai media dakwah pada radio Tsania FM Pondok Pesantren Al-Hikmah 2 BendaSirampog-Brebes. Begitu juga dengan peneliti saat ini yang juga memfokuskan penelitiannya kepada Radio sebagai media dakwah, tentunya ada perbedaan antara peneliti terdahulu dan peneliti sekarang dimana perbedaan tersebut yaitu objek yang diteliti. Objek dari peneliti sekarang yaitu Radio Dakwah Ahbabul Musthofa KrejenganProbolinggo. Click or tap here to enter text. Hasil dan Diskusi Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 4 . , 2023: 136-147 Siti RofiAoa dan Mutrofin . Dalam melakukan sebuah penelitian terhadap fenomena-fenomena yang ada dilingkungan masyarakat selalu menggunakan sebuah teori sebagai landasan atau pijakan dalam melakukan sebuah penelitian. Menurut Kerlinger . Teori adalah konsep atau seperangkat kontruk, yang berdefinisi dan juga proposisi memiliki fungsi untuk melihat sebuah fenomena secara sistematik melalui spesifikasi hubungan antar variable. sehingga bisa berguna untuk meramalkan atau menjelaskan tentang sebuah Teori merupakan sebuah perangkat dalil atau prinsip umum yang berkaitan dengan aspek-aspek suatu realitas. Fungsi dari teori itu tersendiri adalah memprediksi, meramalkan, menangkap, dan juga menemukan keterkaitan fakta-fakta yang ditemukan secara sistematis. Teori berfungsi sebagai batasan-batasan dalam memberikan sebuah gambaran dari teori yang digunakan sebagai landasan dari penelitian yang Dalam melakukan penelitian ini peneliti menggunakan teori strategi programming milik Sydney W. Head yang mencakup lima elemen yaitu: yang pertama, kesesuaian . , dalam melakukan program siaran radio harus membuat program yang sesuai dengan kegiatan audien atau pendengar setiap harinya. Dengan cara mengatur penjadwalan siaran yang berbeda dalam jenis siaran, isi siaran dalam menyesuaian kondisi dan situasi dari pendengar. Membangun kebiasaan (Habbit formatio. , semakin lama mengikuti atau mendengar program siaran radio dakwah maka akan menimbulkan sebuah dampak tersendiri bagi pendengar. Mengontrol aliran pendengaran . ontrol of audience flo. , artinya meminimalisir pendengar dan berusaha untuk memaksimalkan jumlah pendengar yang mendengakan yang pindah ke gelombang siaran radio lain. Pemeliharaan sumber daya program (Conservation of program resourc. , siran yang berlangsung setiap harinya tentunya dapat menimbul sebuah kekurangannya materi oleh karena itu materi dan sumber daya yang mendukung Selama program siaran harus diperhitungkan dengan sangat baik. Adanya materi yang terbatas ini harus melakukan berbagai cara agar matteri yang terbatas bisa digunakan sebagai bahan siaran sepanjang hari, seperti halnya mengemas ulang materi dengan penyajian yang berbeda. Daya tari yang luas (Bredth of appea. , dalam melakukan siaran radio siaran harus memprhatikan kesukaan dan minat dari Sehingga harus diupayakan program-program yang disiarkan harus semenarik mungkin sehingga bisa mengakomodir semua kesukaan dan keinginan dari pendengar. (Fahruddin & AsyAoari, 2. Seiring dengan berkembangnya teknologi insformasi membuat masyarakat semakin mudah dalam menapatkan informasi, perkembangan tekonologi sangat berkembang pesat mulai dari teknologi nonvisual sampai audio visual. Radio meruapakan teknologi nonvisual dimana radio memuat atau menyampaikan berita/ informasi kepada masyarakat dengan cepat. Namun penggunaan radio saat ini sudah jarang digunakan oleh masyarakat dalam mendapatkan informasi, mereka lebih menyukai tv . udio visua. yang menurut mereka lebih menarik dan juga lebih modern ketimbang radio. Salah satu yang menjadi faktor keberadaan radio yang sampai saat ini masih eksis yaitu radio merupakan media yang fleksibel ddan juga tepat sasaran menurut Dedi Mawardi bahwasannya radio memiliki sebuah kemampuan untuk mengembangkan imajinasi dari pendengar, dapat menyentuh pribadi pendengar serta dapat di akses secara cepat. Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 4 . , 2023: 136-147 Efektifitas Media Konvensional Dalam Aktivitas Dakwah (Studi Pada Eksistensi Radio Dakwah Ahbabul Musthofa Krejengan Probolingg. Kegunaan radio tak hanya untuk menyampaikan sebuah informasi namun juga digunakan sebagai media dakwah, salah satunya radio dakwah ahbabul musthofa yang terdapat di kota probolinggo. meski saat ini dakwah banyak menggunkan media-media lainnya, namun radio dakwah saat ini masih berguna dan masih dikonsumsi oleh masyarakat meskipun orang yang mengonsumsi itu adalah orang-orang yang tua yang sudah lanjut usia. Masih banyak masyarakat probolinggo masih banyak yang memberikan respon positif jika radio dakwah melakukan operasi atau ketika siaran. Hasil penelitian ini, menguraikan hasil dari penelitian, angket. Observasi, dan juga pengumpulan data. Sumber informasi uatama dari oenelitian ini adalah studio radio dakwah Ahbabul Musthofa Gebengan-Probolinggo. Ahbabul Musthofa adalah salah satu pendok pesantren yang terletak di desa gebengan yang memuat radio sebagai media Kiprah Radio Ahbabul Musthofa Sebagai Radio Dakwah Di Probolinggo Ahbabul musthofa adalah salah satu radio dakwah yang terletak di Desa Gebangan Kecamatan Krejengan kabupaten probolinggo. Nama lembaga dari Radio Ahbabul Musthofa adalah Radio Komunikasi Dakwah Ahbabul Musthofa FM, dikenal dengan sebutan Radio Dakwah Ahababul Musthofa. Habib Hasan Bin Ismail Almuhdhor adalah pemilik radio beserta pondok pesantren Ahbabul Musthofa. selain siaran radio Ahbabul Musthofa juga memiki stasiun tv yang menayangkan tayangan yang bernuansa islami dan religi yang di berinama tv kabel. Alamat kantor radio dakwah Ahbabul Musthofa. Jalan Taman. Desa Gebengan-Kecamatan Krejengan. Hal yang melatar belakangi berdirinya radio dakwah Ahbabul Musthofa karena probolinggo merupakan salah satu daerah yang terdiri dari masyarakat yang memiliki reigiulitas yang cukup tinggi. Hal ini dilihat dari banyaknya berdiri pondok-pondok pesantren yang kemudian mengakar didalam kehidupan sehari-hari, sehingga budaya didalam kehidupan santri tidak hanya ada didalam pesantren namun juga teraplikasi dalam kehidupan Budaya masyarakat Probolinggo yang bisa dikatan dimanis, religious, kreatif merupakan aset yang berharga dan diharapkan mampu dalam menerima perubahan dan perkembangan iptek yang semakin maju dan cepat, namun masyarakat probolinggo masih berpegang pada tali ajaran agama yang diharapkan menjadi filter yang efektif dalam menerima ajaran secara mentah. (Sumber Data Tertulis (Dokume. Radio Ahbabul Musthofa. Maksud dari berdirinya radio dakwah Ahbabul Musthofa adalah sebagai media dakwah yang membahas berbagai masalah keagamaan khususnya problrm-problrm hokum dalam kehidupan sehari-hari dan juga sebagai sarana dialoggis antara masyarakat dengan pesantren dalam konteks kehidupan social dan ilmu agama. selin itu Habib Hasan Bin Ismail Almuhdor juga memiliki tv dakwah yang bernama TV Kabel. Habib Hasan kerpa melakukan dakwah bersama rekannya yaitu Habib Umar, dan juga salah satu penyiar radionya yang bernama Moh Aminullah. Bias dikatakan bahwasannya saat ini radio sudah jarang digunakan atau di konsumsi oleh masyarakat, namun isyaallah masyarakat akan kembali dengan sendirinya kepada raio dakwah seperti pada jaman dahulu, karena tidak menutup kemungkinan masyarakat akan selalu menonton tv, menggunakan gadget pastinya mereka akan jenuh dengan audio tersebut dan disitulah mereka Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 4 . , 2023: 136-147 Siti RofiAoa dan Mutrofin . akan kembali dengan sendirinya ke radio sebagai sumber utama dalam mendapatkan dan menyampaikan informasi. Tentunya sebagai sebuah radio menginginkan kehadirannya bisa dirasakan dan juga bisa menyentuh semua lapisan masyarakat, maka Radio Dakwah Ahbabul Musthofa memilih program-program dakwah dengan tidak mengesampingkan sebuah hiburan dan juga informasi yang berdasarkan kepada norma-norma keislaman. Misi dari berdirinya Radio dakwah Ahbabul Musthofa untuk menjadi media terdepan dalam dakwah dan syiar Islam dan menjadisentral informasi kegiatan religious kamu muslimin kabupaten / Kota Probolinggo. Misi dari radio dakwah Ahbabul Musthofa adalah sebagai beriku. Membuat Program Dakwah regular dan berkala Pemutaran dzikir setiap pagi dan sore Pemutaran adzan tiap sholat fardu Informasi kegiatan religious kaum muslimin Dialog interaktif fiqih Dialog tokoh dan alim ulamaAo Membantu pemberdayaan ekomoni daerah sekitar dengan pemasangan Radio dakwah Ahbabul Musthofa merupakan radio dakwah yang sampai saat ini masih eksis digunakan atau dikonsumsi oleh masyarakat dalam mendapatkan suatu informasi dan juga pesan-pesan dalam dakwah namaun sayangnya radio dakwaha Ahbabul Musthofa memiliki batasan dalam siaran, adapun kawasan yang bisa menjangkau siaran dari radio dakwah Ahbabul Musthofa antara lain yaitu: Wilayah utara: berbatasan dari selat Madura sampai ke Pamekasan dan juga wilayah selatan : berbatasan dengan kecamatan klakah lumajang Sementara wilayah bagian barat : Kabupaten Probolinggo- pasuruan dan wilayah bagian timur yaitu kecamatan Hal ini juga yang menjadi kelemahan dari program siaran radio dakwah Ahbabul Musthofa tidak bisa di akses secara luas karena adanya keterbatasan siaran. Program Siaran Radio Ahbabul Musthofa Program dalam siaran radio sangatlah berpengaruh terhadap apa yang akan menjadi respon masyarakat dalam menggunakan radio sebagai media komunikasi dan informasi, jika program yang disiarkan tidak memiliki daya tarik bagi masyarakat sebagai media pendengar tentunya mereka tidak akan menjadikan radio sebagai media komunikasi dan informasi. Dalam menyiarkan program radio. Dalam rangka menyiarkan program radio harus terikat kepada pedoman umum dan khusus. Contohnya di Indonesia. Pedoman umum diarahkan agar seluruh program yang ditayangkan menduukung pancasila dan UUD 1945. Adapun pedoman khusus yaitu meliputi fungsi dari siaran radio sebagai media informasi, media pendidikan, media hiburan dan juga sebagai media budaya. (Kridasaksana et al. , 2. Dari beberapa program yang diutarakan diatas ternyata radio swasta dan radio pemerintah berbeda dalam penyajian program. Program yang di utarakan di atas merupakan rogram siaran dari radio pemerintah berbeda dengan program siaran radio swasta. Program siaran radio pemerintah cenderung kepada pendidikan sementara program siaran radio swasta berpihak kepada hiburan dll yang berorientasi bisnis dan juga music. Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 4 . , 2023: 136-147 Efektifitas Media Konvensional Dalam Aktivitas Dakwah (Studi Pada Eksistensi Radio Dakwah Ahbabul Musthofa Krejengan Probolingg. Produser bekerjasama dengan penyiar dalam menyusun program acara dalam sebuah siaran radio. Radio adalah teknologi yang digunakan untuk mengirimkan sinyal melalui cara modulasi dan radiasi elektromagnetik. Gelombang ini merambat atau melintas melalui udara, dikarenakan gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut sehingga bias merambat atau lewat diruang angkasa yang hampa udara. radio merrupkan media massa yang sederhaana dimana dalam penyampaian pesan, informasinya menggunakan suara . Radio sampai saat ini masih eksis dikarenakan radio media yang fleksibel yang bia digunakan atau dinikmati ketika kita sedang beraktifitas(Nasrul RifaAoi, 2. Radio merupakan mediaum komunikasi, dimana pesan berupa audio . diubah menjadi sinyal suara yang dipancarkan ke suatu benda . yang di pancakan melalui antenna dan diterima oleh antena penerima, pada pesawat penerima . yang dapat mengubah sinyal suara menjadi suara kembali. Radio Dakwah Ahbabul Musthofa merupakan salah satu radio dakwah yang masih aktif berkoperasi sampai saat ini di probolinggo tepatnya berada di Desa Gebengan kec krenjengan. Adapun program siaran/pola acara siaran Radio Komunitas Dakwah Ahbabul Musthofa sebagai berikut: Program siaran Radio Ahbabul Musthofa di pagi hari yaitu memutar lagu kebangasaan, wirid dan sentuhan fajar, aurad dan ceramah agama, akhbarul yaum, qiratul hadist, nasyid islami, pop religi, gambus, dan juga kholasoh madad. Dan program siaran pada siang hari yaitu Qiroatul qurAoan, ukhuwah islamiah, kajian tasawuf, gambus dan juga siaran lansung. Sedangkan program siaran malam hari yaitu wirid, aurad baAoda magrib, ceramah, kitab riyadus sholihin, t live tanya jawab fiqih Bersama habib Hasan Al-Mukhdor. Kh Tauhid Badri. Ust Gus Amin Munir. Beberap siaran ini merupakan beberapa siaran inti radio dakwah Ahbabul Musthofa. (Sumber Data Tertulis (Dokume. Radio Ahbabul Musthofa, 2. Program siaran pada radio dakwah Ahbabul Musthofa ini sangat membantu masyarakat dalam mengenal ajaran agama islam lebih mendalam lagi, dan masyarakat sangat menerima dengan baik keberadaan radio dakwah Ahbabul Musthofa ini ditengah-tengah kesibukan mereka dalam sehari-hari karena sifat dari radio sendiri itu auditif . Hal ini juga yang membuat masyarakat nyaman dan santai dan juga lebih rileks Ketika mendapat siraman atau kajian islamiah. Eksistensi Radio Ahbabul Musthofa Di Era Digital Hasil dari pengumpulan data dengan melakukan penyebaran angket dan wawancara dan survey. Radio dakwah sangat membantu masyarakat dalam mengena ajaran agama islam, meski sat ini keberadaan radio sudah di saingi dengan keberadaan audio visual lainnya. Namun masyarakat probolinggo dan sekitarnya masih tetap mengonsumsi radio dalam mendapatkan informasi dan juga siraman rohaniyah. Kebanyakan pendengar radio dakwah Ahbabul Musthofa 25% anak-anak, 50% orang tua lanjut usia, dan 25% adalah para remaja. Bagi para remaja setempat yang gemar dengan radio mereka sangat terbantu dengan keberadaan radio dakwah, dengan adanya radio dakwah mereka tidak menoton melihat tv, bermain gadget. Meski radio adalah alat ellektronik yang jadul dan bias dikatakan sudah tertinggal jauh dengan media massa lainnya namun radio masih melekat di hati masyarakat. (Aminullah, 2. Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 4 . , 2023: 136-147 Siti RofiAoa dan Mutrofin . Radio yang berperan sebagai sarana media dakwah di era digital mungkin bukan pilihan utama seperti jaman dahulu. Saat ini banyak dakwah yang menggunakan aplikasi youtube, tiktok dan lain sebagianya dalam menyampaikan dakwah. Namun bukan berarti radio tidak efetif lagi, karena saat ini dalam mengakses radio cukup menggunkan smartphone karena didalam smartphone juga menyediakan aplikasi radio dan dalam menagksesnyapun sangat mudah meski membutuhkan earphone sebagai antena penguat signalnya. Aplikasi radio di HP juga tidak memerlukan jaringan internet sehingga bisa digunakan dalam situasi apapun, selain mudah radio juga menghemat biaya hal ini yang menjadikan radio memiliki daya Tarik tersendiri. (Fadilah, 2. Dengan adanya radio dakwah Ahbabul Musthofa sangat efektif dalam menjalankan perannya sebagai media dakwah karena banyak masyarakkat yang terbantu dalam belajar dan memahami tentang agama tanpa harus datang ke majlis ilmu. Selain itu diradio juga terdapat sesi tanya jawab sehingga menjadi lebih efesien dalam mendengarkan. Selain itu radio Ahbabul Musthofa sangat membantu masyarakat yang beragama islam khususnya pada bulan Ramadhan, selain menyiarkan tentang ajaran agama radio Ahbabul Musthofa juga mengingatkan tentang waktu berbuka puasa, sahur dan kapan juga waktunya imsak, dengan adanya kegiatan tersebut kita sebagai umat islam sangat terbantu dengan adanya radio dakwah Ahbabul Musthofa. Ketika memasuki bulan puasa (Ramadha. masyarakat lebih banyak mendengarkan radio dalam menyucikan diri, mendapatkan penegtahuan, sangat mudah di akses dan bisa didengarkan dengan santai. (Budianto, 2. Meski adanya media baru di era digital saat ini tidak membuat Sebagian dari masyarakat probolinggo berpaling dari radio, karean radio memiliki tempat tersendiri dihati masyarat probolinggo. Masyarakat probolinggo sangat menikmati siaran-siaran yang di siarkan radio dakwah Ahbabul Musthofa disela kesibukan mereka dirumah, disawah, pasar, maupun diperjalanan, menurut mereka tidak mungkin mengerjakan pekerjaan atau kesibukan sehari-hari sambil menonton tv, atau media massa lainnya karena hal itu bisa menghambat aktivitas atau pekerjaan (HATIMAH, 2. Radio sendiri saat ini, memiliki banyak sekali program yang menyajikan tema-tema atau materi dakwah Islam yang dikemas dengan sebagus dan semenarik mungkin agar dapat menarik perhatian para Saking banyaknya peminat siaran dakwah menjadikan banyak radio yang secara khusus menyajikan radio religi atau dakwah yang isisnya fokus pada materi-materi dakwah. Walaupun saat ini zaman semakin berkembang dengan maraknya teknologi digital dan acara dakwah di internet atau media lainnya, hal ini tidak menghalangi semangat program radio dakwah yang masih eksis dikalangan para pendengar. Seperti yang berbeda Probolinggo tepatnya di Desa Gebengan-krejengan Respon Masyarakat Terhadap Media Radio Diera Digital Keberadaan radio dakwah Ahbabul Musthofa Alhamdulillah medapatkan respon yang positif dari masyarakat probolinggo ataupun dari masyaraat yang masih bisa dijangkau oleh siaran radi Ahbabul Musthofa. Banyak masyarakat yang merasa terbantu dengan siaran radio Ahbabul Musthofa, apalagi disaat bulan puasa telah tiba. Masyarakat sangat terbantu dengan ceramah islami yang dilakukan oleh habib Hasan dan Habib Umar. Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Dakwah, 4 . , 2023: 136-147 Efektifitas Media Konvensional Dalam Aktivitas Dakwah (Studi Pada Eksistensi Radio Dakwah Ahbabul Musthofa Krejengan Probolingg. yang menyampaikan tausiah agama dengan disertai kuis atau sesi Tanya jawab tentang keagamaan. Radio ahbab membantu dalam mengingatkan masyarakat tentang agama islam. Bahkan jika radio Ahababul Musthofa telat melakukan operasi atau siaran banyak konsumen atau pendengar yang mengeluh suapaya siarannya dipercepat. (Alfin Abdullah, 2. Selain itu keberadaan radio dakwah Ahbabul Musthofa sangat dibutuhkan masyarakat dalam membentuk kepribadian lebih baik lagi, mereka yang memiliki pengetahuan awam tentang ilmu agama sangat terbantu dengan adanya radio dakwah yang ada dilingkungan mereka. Memang saat ini keberadaan radio memiliki banyak pesaing dalam menyiarkan dakwah Islamiyah namun hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi masyarakat dalam menikmati siaran radio dakwah. Dan masyarakat setempat sangat senang dan berterimakasih dengan keberadan radio dakwah yang ada disekitar mereka, karena radio dakwah banyak menyiarkan tentang siaran islami. Radio Ahbabul Musthofa juga mengkaji kitab, hadist, sehingga masyarakat sangat terbantu dalam menamah ilmu pengetahuan tentang agama islam lebih mendalam lagi. Selain itu Habib Hasal Bin Ismail Al- Muhdor seringkali menceritakan bagaimana pengalaman beliau dalam menuntut ilmu sehingga masyarakat terhanyut dalam cerita tersebut dan banyak masayarakat yang bisa ikut merasakan suasan perjalanan beliau dalam menuntut ilmu dan dalam berdakwah melalui kisah perjalanan yang beliau ceritakan. Kesimpulan Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa dalam menyampaikan dakwah sangat dibutuhkan alat atau media untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam melakukan dakwah. Dakwah bukan hanya penyampaian, ajakan atau panggilan seruan ke jalan yang benar atau jalan rahmatal lil alamain yang disampaikan oleh seorang daAoI kepada madAou secara langsung melalui ceramah-ceramah agama. Namun dakwah bisa disampaikan melalui media dan salah satu media yang dapat digunakan adalah radio. Dimana hamper semua orang memiliki radio yang mereka gunakan untuk mendapatkan informasi. Radio dakwah Ahbabul Musthofa menjadi salah satu radio dakwah yang sampai saat ini masih berobrasi dalam menyiarkan siaran dakwah yang berada di dalam Radio Dakwah Ahbabul Musthofa menjadi salah satu radio dakwah yang sampai saat ini masih beroprasi dalam menyiarkan siaran dakwah yang berada didalam lingkungan ahbabul musthofa di Probolinggo. Radio dakwah Ahbabul Musthofa menjadi media dakwah yang mengsinergikan programnya di pondok pesantren Ahbabul Musthofa, segala bentuk dari kegiatan yang ada di pondok pesantren. Bisa dikatakan radio dakwah Ahbabul Musthofa selalu menyiarkan kajian dan program yang berkaitan dengan pondok pesantre AzZahir. Daftar Pustaka