734 EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Pengaruh Disiplin Kerja. Reward Dan Punisment Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan PT Sinergi Gula Nusantara Puja Rahmawati1. Lina Saptaria 2. Diana Ambarwati 3 Universitas Islam Kadiri. Kediri. Indonesia E-mail : Pujarahmawjs03@gmail. com 1, linauniskakaediri@gmail. com 2 , dianaambar88@gmail. 1,2,3 Article History: Received: 20 September 2025 Revised: 09 Oktober 2025 Accepted: 02 November 2025 Keywords: Disiplin Kerja. Reward. Punishment dan Produktivitas Kerja Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan membuktikan hipotesis mengenai pengaruh Pengaruh Disiplin Kerja. Reward. Dan Punishment Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Pt Snergi Gula Nusantara (PG Pesantre. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampel jenuh dan jenis penelitian ini kuantitatif dengan dengan sampel sebanyak 139 karyawan. Teknik analisis yang digunakan : uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas,uji linearitas, uji multikoleniaritas, uji heteroskedastisitas, uji regresi linier berganda, uji t . , uji F . dan koefisien determinan R2 . Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan secara parsial Disiplin Kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Produktivitas Kerja Karyawan dengan nilai sebesar Sig 0,000 > 0,05. Reward Produktivitas Kerja Karyawan dengan nilai sebesar Sig 0,000 > 0,05. Punishment berpengaruh negatif terhadap Produktivitas Kerja Karyawan dengan nilai sebesar Sig 0,015 < 0,05 . Secara simultan disiplin kerja (X. , reward (X. dan punishment (X. produktivitas kerja karyawan hasil sig 0,000 < 0,05. Disarankan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan secara rutin terkait peraturan kedisiplinan, sistem reward, serta ketentuan punishment. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan pemahaman dan kesadaran karyawan terhadap kebijakan internal, sehingga mampu mengurangi konflik serta mendorong peningkatan kinerja secara menyeluruh. PENDAHULUAN Sumber daya manusia salah satu aspek terpenting terciptanya kemajuan dan kelancaran proses yang ada di organisasi. Suatu perusahaan dituntut untuk terus mengelola dengan baik sumber daya manusia, untuk dapat bersaing di perkembangan zaman ini. Berhasil tidaknya suatu a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 perusahaan dapat diukur dari bagaimana perusahaan mengelola sumber daya manusianya. Perusahaan perlu mengutamakan untuk memberikan perhatian yang lebih dan dapat mengendalikan karyawannya untuk meningkatkan produktivitas. Menurut Siregar . Untuk mencapai tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia salah satunya dengan meningkatkan tingkat produktivitas bekerja, ini karena produktivitas dalam organisasi pada dasarnya berpusat pada sumber daya manusia dimiliki. Industri gula nasional, termasuk PT Sinergi Gula Nusantara (PG Pesantre. , memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Efisiensi dan produktivitas kerja karyawan menjadi kunci keberhasilan perusahaan dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat. Dalam era digital seperti saat ini, transformasi digital telah mengubah cara kerja, termasuk dalam hal manajemen sumber daya manusia. PT. Sinergi Gula Nusantara (PG Pesantre. melakukan tindakan yang mereka prediksi akan dapat meningkatkan tingkat produktivitas kerja karyawan dengan cara menetapkan peraturan dalam hal kedisiplinan dalam bekerja. Disiplin kerja merupakan faktor kunci dalam mencapai produktivitas yang optimal di suatu organisasi. Karyawan yang disiplin cenderung lebih bertanggung jawab, memiliki etos kerja yang tinggi, dan mampu menyelesaikan tugas dengan tepat waktu. Menurut Gheofani et al. , . mengatakan bahwa produktivitas karyawan dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan kerja, motivasi kerja, dan disiplin kerja. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh Disiplin Kerja. Reward Dan Punisment Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan PT Sinergi Gula Nusantara. LANDASAN TEORI Disiplin Kerja Menurut Mutiara et al. , . Disiplin adalah kemampuan seseorang untuk bekerja secara teratur, tekun dan konsisten sesuai dengan aturan yang ada tanpa melanggar aturan yang telah ditetapkan oleh perusahaannya. Menurut Astuti et al. , . Disiplin harus diterapkan dalam organisasi bisnis karena tanpa dukungan kedisiplinan pegawai yang baik maka perusahaan akan sulit mencapai tujuannya. Reward Menurut Suryadinata et al. , . reward adalah imbalan yang diberikan kepada individu atau kelompok atas perilaku yang pantas, kinerja atau prestasi yang baik, kontribusi, atau berhasil menyelesaikan suatu tugas yang diberikan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, merupakan bentuk penghargaan atau timbal balik atas jasa yang diberikan. Reward dapat dipahami sebagai suatu bentuk penghargaan bagi pegawai yang mampu mencapai prestasi tertentu yang bermanfaat bagi perusahaan atau organisasi baik dalam bentuk finansial maupun non finansial untuk meningkatkan semangat, motivasi, keterikatan pegawai serta mempunyai kemampuan mempengaruhi pegawai lain untuk berbuat lebih baik sehingga menciptakan persaingan positif antar karyawan. (Fauzia Sandi et al. , 2. Punishment Menurut (Chairunnisa et al. , . Punishment adalah ancaman hukuman yang bertujuan untuk memperbaiki kinerja karyawan pelanggar, memelihara peraturan yang berlaku dan memberikan pelajaran kepada pelanggar. Menurut Rosmawati et al. , . Hukuman didefinisikan sebagai tindakan menyajikan konsekuensi yang tidak menyenangkan atau tidak diinginkan sebagai hasil dari dilakukannya perilaku tertentu. Melalui hukuman, karyawan yang melakukan kesalahan harus menyadari perbuatannya sehingga harus lebih berhati-hati dalam melakukan sesuatu, bertindak untuk memperbaiki atau melindungi diri dari kelemahan fisik dan mental, agar terhindar dari segala bentuk pelanggaran. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Punishment atau hukuman adalah suatu bentuk prosedur atau tindakan yang diberikan kepada individu atau kelompok atas kesalahan, pelanggaran atau kejahatan yang telah dilakukan dalam bentuk penderitaan dalam rangka pembinaan dan perbaikan tingkah laku sehingga tidak terulang kembali di kemudian hari. (Arisandi et al. , . Produktivitas Kerja Karyawan Siregar et al. , . mendefinisikan produktivitas kerja sebagai perbandingan hasil-hasil yang dicapai dengan keseluruhan sumber daya yang di pergunakan atau perbandingan jumlah produksi . dengan sumber daya yang digunakan . Menurut Mahawati et al. , . dalam bukunya mengatakan bahwa produktivitas kerja adalah kemampuan seseorang atau kelompok dalam menghasilkan suatu output baik berupa barang atau jasa yang secara kualitatif atau kuantitatif semakin bertambah dari waktu ke waktu. Sejalan dengan Hulu et al. , . bahwa produktivitas kerja adalah proses bagaimana menghasilkan atau meningkatkan hasil output barang atau jasa dengan sumber daya manusia yang seefisien mungkin. METODE PENELITIAN Penelitian ini memakai metode kuantitatif dengan populasi sebanyak 139 karyawan tetap PT Sinergi Gula Nusantara (PG Pesantre. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Teknik Sampling Jenuh, dimana semua populasi dalam penelitian ini dijadikan Dalam Penelitian ini memakai data primer yang diperoleh melalui kuesioner fisik atau Kuesioner tersebut dirancang dengan skala Likert sebagai alat ukur dan didistribusikan langsung kepada perusahaan. Uji regresi linier berganda dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SPSS versi 30 untuk menganalisis data yang telah dikumpulkan. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Uji Validitas Variabel Item Korelasi Pearson Correlati Disiplin Kerja (X. X1. X1. X1. X1. X1. X1. 0,566 0,551 0,511 0,529 0,585 0,651 Tabel Sig. Keterangan . f=n- Taile. > 0,166 0,000 Valid > 0,166 0,000 Valid > 0,166 0,000 Valid > 0,166 0,000 Valid > 0,166 0,000 Valid > 0,166 0,000 Valid X2. 0,519 > 0,166 0,000 Valid X2. 0,535 > 0,166 0,000 Valid X2. 0,518 > 0,166 0,000 Valid Reward (X. X2. 0,628 > 0,166 0,000 Valid X2. > 0,166 0,000 Valid X2. 0,487 > 0,166 0,000 Valid X2. 0,353 > 0,166 0,000 Valid a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Punishment (X. Produktivitas Kerja Karyawan (Y) X2. X2. X2. X3. X3. X3. X3. X3. X3. Y10 Y11 Y12 Y13 Y14 0,44 0,441 0,448 0,513 0,489 0,663 0,434 0,575 0,484 0,303 0,45 0,446 0,442 0,309 0,492 0,542 0,199 0,346 0,349 0,535 0,475 0,529 0,471 > 0,166 > 0,166 > 0,166 > 0,166 > 0,166 > 0,166 > 0,166 > 0,166 > 0,166 > 0,166 > 0,166 > 0,166 > 0,166 > 0,166 > 0,166 > 0,166 > 0,166 > 0,166 > 0,166 > 0,166 > 0,166 > 0,166 > 0,166 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid nilai korelasi . earson correlatio. semua item pernyataan diatas dinyatakan valid karena rhitung > rtabel dan Sig > 0,005. Dapat diketahui nilai r tabel menggunakan rumus df = n2 atau 139-2=137, maka r tabel yang di dapat sebesar 0,666. Uji Reabilitas Varibel Cronbcach's Stndar Keterangan Alpha Reliabilitas 0,724 > 0,60 Reliabel 0,709 > 0,60 Reliabel 0,701 > 0,60 Reliabel Disiplin Kerja Reward Punishment Produktivitas 0,694 > 0,60 Reliabel Kerja Karyawan hasil pengujian reliabilis menunjukkan bahwa semua item variabel mempunyai Cronbach alpha > 0,60 maka data dinyatakan reliabel. Uji Normalitas Asymp. Sig. No Variabel Ketentuan Keterangan Taile. Disiplin Kerja Normal 0,200 0,05 Reward Normal a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Uji Multikolinieritas Varibel Normal Normal Tolerance VIF Keterangan Disiplin Kerja 0,920 Bebas Multikolinieritas Reward 0,801 Bebas Multikolinieritas Bebas Multikolinieritas dapat diketahui bahwa hasil dari nilai VIF variabel Disiplin kerja (X. 087 < 10. variabel Reward (X. 248 > 10. 00, dan variabel Punishment (X. 256 > 10. Maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat gangguan pada asumsi multikolinieritas pada variabel Disiplin kerja (X. , reward (X. dan punishment (X. Uji Heteroskedastisitas Sig Keterangan Tidak terjadi 1,134 0,272 Berdasarkan tabel diatas, menunjukkan hasil nilai F 1,134 dan nilai Sig 0,272 > 0,05 maka dapat diartikan bahwa tidak terjadi heterokedastisitas. Regresi Linier Berganda Coefficientsa Punishment Produktivitas Kerja Karyawan 0,796 Punishment Standardized Coefficients Unstandardized Coefficients Model Std. Error Total_X1 Total_X2 (Constan. Beta Sig. Dependent Variable: y Dari hasil Uji Regresi Linier Berganda diatas maka didapatkan model persamaan regresi: Y = a b1X1 b2X2 b3X3 Y = 2. 426 0,746X1 0,617X2 0,260 Persamaan dari regresi diatas dapat dijelaskan terkait pengaruh masing-masing variabel bebas terhadap variabel terikat, sebagai berikut: Nilai Konstanta . Nilai konstanta sebesar 2. Koefisien Disiplin Kerja (X. memiliki nilai koefisien sebesar 0,746 a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 . Koefisien Reward (X. memiliki nilai koefisien sebesar 0,617 . Koefisien Punishment (X. memiliki nilai koefisien sebesar 0,260 Uji Parsial (T) Variabel t Hitung Sig. Disiplin Kerja 0,00 0,00 Reward 0,15 Punishment . Variabel Disiplin Kerja (X. memiliki nilai Sig. 0,00 < 0,05 dengan nilai thitung < ttabel yaitu 851 > 1,978. Maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima secara parsial variabel Disiplin Kerja berpengaruh secara signifikan terhadap variabel produktivitas kerja karyawan. Variabel Reward (X. memiliki nilai Sig. 0,00 < 0,05 dengan nilai thitung < ttabel yaitu 10,916 > 1,978. Maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima secara parsial variabel Reward berpengaruh signifikan terhadap variabel produktivitas kerja karyawan. Variabel Punishment (X. memiliki nilai Sig. 0,015 < 0,05 dengan nilai thitung < ttabel yaitu 463 > 1,656. Maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima secara parsial variabel Reward berpengaruh negatif terhadap variabel produktivitas kerja karyawan. Uji Simultan (F) Sum Of Model Df Mean Square Sig Squares Regression 9,159 3 3,053 389,568 0,000 Residual 1,058 135 7,837 Total 10,217 138 dapat dilihat hubungan antara varibel bebas terhadap variabel terikat dilihat nlai signifikasinya yaitu Nilai Sig. 0,000 < 0,05 dengan Fhitung > Ftabel 389,568 >2,67 yang menyatakan bahwa Ho Ditolak dan Ha diterima yag artinya bahwa secara simultan variabel disiplin kerja (X. , reward (X. , dan punishment (X. berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan (Y). KESIMPULAN Variabel disiplin kerja (X. , reward (X. dan punishment (X. berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan PT Sinergi Gula Nusantara (PG Pesantre. Saran