PENGARUH PENGGUNAAN STYROFOAM SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR (Yoppi - Nadi. PENGARUH PENGGUNAAN STYROFOAM SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR TERHADAP KUAT TEKAN BETON Yoppi Juli Priyono Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Jakarta Nadia Dosen Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Jakarta ABSTRAK : Beton merupakan material yang umum digunakan untuk Struktur. Hal ini disebabkan karena Beton mempunyai banyak keunggulan jika dibandingkan dengan bahan bangunan lainnya. Namun demikian beton memiliki salah satu kelemahan yaitu berat jenisnya cukup tinggi sehingga beban mati pada suatu struktur menjadi besar. Beberapa metode dapat digunakan untuk mengurangi berat jenis beton ini, diantaranya adalah dengan memakai agregat ringan. Salah satu metode untuk menjadikan Beton ringan adalah dengan penambahan bahan limbah Styrofoam. Namun pengurangan berat jenis ini tidak diikuti dengan penambahan kuat tekan Beton, sehingga sampai saat ini beton ringan dengan menggunakan styrofoam hanya dipakai untuk bagian non Struktur. Untuk maksud tersebut, maka penelitian ini dibuat untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Styrofoam sebagai pengganti agregat kasar pada Beton Normal dengan persentase penambahan Styrofoam sebesar 1%, 2% dan 3% dari berat campuran Beton Normal. Hasil penelitian yang dilakukan didapat bahwa pada penambahan 1% stryofoam akan menurunkan berat volume beton rata-rata sebesar 12% dengan rincian campuran 1% . urun 13%) , 2% . urun 22%) , 3% . urun 32%). Selain hal tersebut penambahan stryofoam pada beton menurunkan kuat tekan beton normal. Untuk penambahan Styrofoamsebesar 1% terjadi penurunan 54%, 2% sebesar 57% dan 3% sebesar 87%. Kata kunci : Stryofoam. Berat volume Beton. Kuat Tekan ABSTRACT : Concrete is a common material used to structure. It is caused by concrete has a lot of excellence compared with the other buildings. However, concrete has one weakness is heavy its kind high enough so that the dead load on a structure to become larger. Some method can be used to reduce in weight this kind of concrete among the preparations are wearing light aggregate. One of the methods to make light concrete is by addition of waste styrofoam material. But the reduction of the specific gravity of this is not followed by the addition of strong press concrete, so until now light concrete by using styrofoam only worn to the non To the research is made to know how big the influence of styrofoam as a substitute for an rough aggregate on concrete normal with the addition of styrofoam 1 %, 2 % and 3 % of the weight of a mixture of normal concrete. The research conducted by acquired that to adding 1 % stryofoam will lower heavy volume concrete reaching an average of 12 % with the details of a mixture of 1 % ( down 13 % ), 2 % ( down 22 % ), 3 % ( down 32 % ). In addition to this the addition of stryofoam on concrete lowering strong press concrete For the addition of styrofoam 1 % decline in 54 %, 2 % of 57 % and 3 % of 87 %. Keywords: stryofoam, concrete weight volume, compression 55 | K o n s t r u k s i a Jurnal Konstruksia | Volume 5 Nomer 2 | Agustus 2014 PENDAHULUAN Kemajuan teknologi dan krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia, mengarahkan penggunaan Struktur Tetapi secara keseluruhan tidak KekuatanStruktur. Penggunaan material struktur akan mengurangi berat total dari bangunan, sehingga bagian pendukung dan pondasi. Dalam beberapa campuran Beton, salah satu bahan alternatif tambahan yang digunakan adalah Styrofoam. Beton yang dibuat dengan penambahan Styrofoam Beton-Styrofoam (Styrofoamconcret. Styrocon. Styrofoam mempunyai jenis sangat kecil yaitu berkisar antara 13-16 kg/m3. Penggunaan Styrofoam dalam beton ringan dapat digunakan sebagai pengganti sebagian agregat kasar, atau sebagai pengganti sebagian agregat halus. Perkembangan konstruksi bangunan pada saat ini yang dipengaruhi dari tingginya pemanasan global, mengakibatkan issueyang cukup serius. Sehingga membuat para ahli berlomba-lomba mengusung konsep green building . Salah satu cara menerapkan konsep green building adalah dengan menggunakan kembali . material bekas atau sampah sebagai bahan 56 | K o n s t r u k s i a Dengan begitu akan mengurangi biaya dan dapat meningkatkan kegunaan Sampah di perkotaan, penduduknya dengan lifestyle sedemikian tingkat konsumtif yang tinggi sehingga sampah yang dihasilkan juga tidak sedikit. Sampah/material juga terdiri atas bermacam jenis, salah satunya adalah sampah anorganik yang sulit terurai. Untuk menguraikannya perlu waktu jutaan tahun, ditambah lagi sampah baru maka kumpulan sampah itu akan tidak terkontrol. Untuk itu harus ada solusi bagaimana cara mengontrol sampah tersebut, salah satunya dengan menerapkan konsep 3R atau Reuse. Reduce, dan Recycle. Reuse berarti menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untukfungsi yang sama ataupun fungsilainnya. Reduce berarti mengakibatkan sampah. Dan Recycle berarti mengolah kembali . sampah menjadi barang ataup roduk baru yang Produksi sampah pada tahun 2013 Jakarta ton/hari. Bagaimana jika sampah tersebut hanya tertimbun begitu saja tanpa ditanggulangi? Semakin lama kota Jakarta akan dipenuhi PENGARUH PENGGUNAAN STYROFOAM SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR (Yoppi - Nadi. Identifikasimasalah Apakah dengan penambahan Styrofoam dapat mengurangi berat Beton pada Beton Normal? Seberapa besar pengaruhnya Styrofoam ini terhadap penurunan Berat Jenis Beton Normal? PerumusanMasalah. Beton merupakan Bahan bangunan yang paling sering digunakan dalam Struktur Bangunan, sehingga ber-macam-2 inovasi dilakukan terhadap Beton ini untuk diteliti pengaruh dan manfaatnya. Sedangkan Bahan Styrofoam merupakan bahan limbah yang berat jenisnya kecil . eratnya sangat ringa. dan terutama sering digunakan untuk mencegah pengaruh panas dari luar. Oleh sebab itu, bagaimana jika kedua bahan ini dicoba untuk dicampurkan agar dapat mengambil manfaat demi menambah wawasan keilmuan, maupun manfaat industri konstruksi. Batasan Masalah Kuat Tekan Beton Rencana adalah Beton Normal (K. Butiran Styrofoam dengan variasi persentase sebesar 0%, 1%, 2%, 3% terhadap volume campuran. Diameter Seberapa Besar pengaruhnya Styrofoam ini terhadap penurunan Kuat Tekan Beton Normal? Bagaimana hubungan antara penurunan Berat Jenis dan Kuat Tekan akibat penambahan Styrofoam pada Beton? butiran Styrofoam yang berkisar antara 3-10 mm dengan berat satuan 22,89 kg/m3 Mix design menggunakan metode SNI 032834-2000. Benda uji berbentuk silinder dengan diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. Jumlah benda uji adalah 4 buah untuk setiap variasi persentase penambahan Styrofoam. Semen Portland type I merk Tiga Roda Agregat kasar yaitu kerikil dari Gunung Sembung dengan ukuran< 20 mm dan agregat halus yaitu pasir dari Bangka dengan ukuran< 5 mm. Air yang digunakanadalah air PDAM Pengujian Kuat Tekan Beton dilakukan padaumur 28 hari. 57 | K o n s t r u k s i a Jurnal Konstruksia | Volume 5 Nomer 2 | Agustus 2014 TujuanPenelitian Untuk mengetahui pengaruh nilai Kuat Tekan Beton campuran Styrofoam. Untuk mengetahui hubungan nilai Kuat Tekan Beton dengan Berat Jenis Beton pada campuran Beton Normal. Diagram Fish Bone HipotesisPenelitian. Makin besar persentase penambahan bahan Styrofoam, maka Beton akan semakin berkurang Kuat Tekannya. Makin besar persentase penambahan bahan Styrofoam, maka Beton akan semakin berkurang Berat Volume (Berat Jeni. nya atau akan semakin LANDASAN TEORI PengertianBeton Beton adalah campuran antara semen portland atau semen hidrolik yang lain, agregat halus, agregat kasar dan air, dengan membentuk massa padat (SNI-03-28472. Seiring dengan penambahan umur, beton akan semakin mengeras dan akan mencapai kekuatan rencana . Ao. pada usia 28 58 | K o n s t r u k s i a Beton dapat dibagi atas 3 jenis berdasarkan Berat volumenya, yaitu: Beton ringan : berat volume < 1. 900 kg/mA . Beton normal : berat volume 200 kg/mA Ae 2. 500 kg/mA : beratvoume> . Beton berat 500 kg/mA Styrofoam Styrofoam atau plastik busa masih termasuk golongan plastik. Umumnya Styrofoam . olystyrene Styrofoam merupakan bahan plastik yang memiliki sifat khusus dengan struktur yang tersusun dari butiran dengan kerapatan rendah, mempunyai bobot ringan, dan terdapat ruang antar butiran yang berisi udara yang tidak dapat menghantar panas, sehingga hal ini membuatnya menjadi insulator panas yang baik. SifatAe sifat Styrofoam : PENGARUH PENGGUNAAN STYROFOAM SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR (Yoppi - Nadi. Mempunyai berat jenis yang relatif . Tahan terhadap asam, basa, dan zat . Mempunyai titik leleh pada suhu 10201060 C. Mampu menahan panas. Dapat memperlambat timbulnya panas . Dapat mengurangi beban gempa yang berkerja lebih kecil karena berat struktur beton berkurang. HASIL PENELITIAN Penelitian ini merupakan studi eksperimen yang dilaksanakan di Laboratorium. Hasil penelitian berupa data-data kasar, selanjutnya dianalisis untuk mengetahui pengaruh styrofoam sebagai pengganti agregat kasar pada kuat tekan beton. Adapun hasil dari pengujian yang telah dilakukan, dinyatakan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil pemeriksaan Berat volume ratarata METODOLOGI PENELITIAN Jenis Benda Uji Kadar BCS 1% BCS 2% BCS 3% Ukuran Uji Diamet er . Benda Berat Volume rataTinggi rata . g/m. Berat Volume Rata-Rata Dari hasil penelitian diatas dapat diketahui bahwa berat volume beton terbesar terdapat pada variasi beton normal yaitu sebesar 2286,7 Kg/m3. Berat volume beton terkecil terdapat pada variasi beton variasi BCS 3% yaitu sebesar 1560,1 Kg/m3. Dari hasil-hasil tersebut terlihat bahwa berat volume beton yang ada sangat bervariasi, hal ini dikarenakan berat styrofoam lebih ringan dibandingkan dengan berat kerikil. Semakin 59 | K o n s t r u k s i a Jurnal Konstruksia | Volume 5 Nomer 2 | Agustus 2014 bertambahnya Styrofoam maka semakin kecil berat volume beton. Hal tersebut juga dipengaruhi oleh proporsi campuran beton dan proses pemadatan beton pada saat Kekuatan beton yang lebih besar dapat dicapai dengan mempergunakan campuran yang lebih AykayaAy semen serta memadatkannya sampai berat volume beton yang lebih besar. Kuat Tekan Beton Kuat tekan setiap variasi dengan penggantian Styrofoam pada sebagian agregat kasar sebesar 1%, 2% dan 3% dari berat Beton. Hasil Pengujian rata-rata pada umur 28 hari E'kbk Berat Volume Silinder (Kg/c Beton (Kg/m. (Mp. BCS-1% 1992,5 BCS-2% 1781,0 BCS-3% 1560,1 Grafik Kuat Tekan Beton Rata-Rata Dari Grafik dapat dilihat bahwa kuat tekan beton yang tertinggi terdapat pada Campuran Beton penggantian sebagian kerikil dengan Styrofoam 1% (BCS-1%) yaitu sebesar K=115,2 kg/cm2 dan kuat tekan beton yang terendah terdapat pada Campuran Beton sebagian kerikil Styrofoam 3% K=44,5 kg/cm2 Hasilkorelasidenganmenghilangkancampura nStyrofoam 1%,: KodeBet 60 | K o n s t r u k s i a (BCS-3%) KESIMPULAN Beton dengan campuran Styrofoam sebagai pengganti agregat kasar menghasilkan penurunan Kuat Tekan Beton. Penurunan Kuat Tekan Beton ini bertambah, dengan bertambahnya persentase jumlah Styrofoamnya. Setiap penambahan Styrofoam, dapat . campuranBeton, sehingga Beton lebih Berat Makin besar jumlah PENGARUH PENGGUNAAN STYROFOAM SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR (Yoppi - Nadi. Styrofoam. Berat volumenya . akin ringa. Makin besar persentase penambahan bahan Styrofoam sebagai pengganti sebagian agregat kasar, beton makin Penambahan Styrofoam pada beton tidak menghasilkan penurunan kuat tekan beton secara linier terhadap beton normal, namun dengan berupa persamaan garis lengkung sebagai berikut: y = 869,4x2 Ae 5796x 210 . DAFTAR PUSTAKA