p-ISSN 2723-245X e-ISSN 2723-0813 AL-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak PENINGKATAN MEMBACA UNTUK PERSIAPAN SEKOLAH DASAR MELALUI MEDIA READING WHEEL PADA KELOMPOK B DI TK ABA 2 PENDIL *Ivo Sindia Nur Azizah. Nur Aini. Robiatul Adawiyah STAI Muhammadiyah Probolinggo *Email: ivoazizah01@gmail. Abstract Reading Wheel is a teaching aid that makes it easier for children to remember and learn, such as a pinwheel game, this teaching aid also stimulates children to like or be more active in identifying syllables and learning to read more easily. , learning outcomes will be more meaningful for group B students. The research methodology uses classroom action research (CAR) to understand the improvement of early childhood reading skills with wheel reading activities in the Pendil B group of TK ABA 2 Banyuanyar Regency in 2022/2023. In this Classroom Action Research (CAR) was conducted in 2 cycles, from the results of the actions taken it was proven to improve children's reading skills, namely in the previous cycle in the first cycle of 38. 25% the cycle could be increased to 61. 25%, the first cycle increased again, and cycle II reached 85. The results of this classroom action research indicate that the use of reading wheel media in learning can improve the quality of children's reading skills. Keywords : Reading. Reading Wheel, early childhood Abstrak Reading Wheel merupakan alat bantu ajar yang memudahkan anak untuk mengingat dan belajar, seperti permainan kincir, alat bantu ajar ini juga memberikan stimulasi kepada anak untuk menyukai atau lebih aktif mengidentifikasi suku kata dan belajar membaca dengan lebih mudah. , hasil belajar akan lebih bermakna bagi siswa kelompok B. Metodologi penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) untuk memahami peningkatan keterampilan membaca anak usia dini dengan kegiatan membaca roda pada kelompok Pendil B TK ABA 2 Kabupaten Banyuanyar Tahun 2022/2023. Pada Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilakukan dalam 2 siklus, dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti meningkatkan kemampuan membaca anak, yaitu pada siklus sebelumnya pada siklus I siklus 38,25% dapat ditingkatkan menjadi 61,25 %, siklus I meningkat lagi, dan siklus II mencapai 85,35%. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa penggunaan media roda baca dalam pembelajaran dapat meningkatkan kualitas keterampilan membaca anak. Kata Kunci : Membaca, media reading wheel, anak usia dini PENDAHULUAN Anak adalah manusia dengan potensi yang perlu dikembangkan. Anak usia dini disebut sebagai masa keemasan dan merupakan masa terbaik bagi tumbuh kembang Anak mengalami perkembangan yang sangat pesat, terutama pada anak usia dini (Krismawati. Sutama, and . Anak-anak memiliki karakteristik unik yang membedakan mereka dari orang dewasa. Mereka selalu aktif, energik, antusias, tertarik dengan apa yang mereka lihat, dengar, dan rasakan, dan sepertinya tidak pernah 98 | AL-ATHFAL. Volume 3 Nomor 2. Desember 2022 Ivo Sindia Nur Azizah, etc. Peningkatan Membaca untuk Persiapan Sekolah Dasar melalui Media ReadingA berhenti mengeksplorasi dan belajar. Anak-anak secara alami ingin tahu, ramah, unik dan imajinatif, dan memiliki kesempatan terbesar untuk belajar. Perkembangan optimal ini dapat dicapai sejak usia dini. Salah satu program pelatihan anak usia dini tersebut adalah Pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK). Pendidikan TK berlangsung pada usia Usia prasekolah (TK) merupakan usia yang paling sensitif bagi anak karena merupakan titik awal yang paling strategis untuk menjabarkan kualitas anak di masa Pelaksanaan sekolah formal pada anak usia dini berlangsung di PAUD. Salah satu kegiatan utama dalam melaksanakan pembelajaran di PAUD adalah kegiatan peningkatan pemahaman membaca pada anak usia dini. Pada mengidentifikasi huruf, kata, kalimat sederhana. Darwadi . dalam (Asmonah 2. bahwa: langkah pertama dalam melatih keterampilan membaca adalah dengan menekankan simbol dan huruf yang terkait dengan huruf tersebut. Kegiatan membaca awal lebih menitikberatkan pada pengenalan dan pengucapan lambang fonetik berupa huruf, kata, dan kalimat sederhana. Tujuan perkembangan bahasa anak . Pemahaman bahasa reseptif . enyimak dan membac. memahami bahasa ekspresif . kspresi bahasa verbal dan nonverba. Mengenali literasi dini melalui bermain. Membaca menurut Brewer dalam buku Introduction Early Childhood Education Preschool Through Primary Grades, . adalah: Aureading by defenition means gaining meaning for print, not just pronouncing the wordAy, yang artinya bahwa membaca adalah bukan sekedar mengucapkan kata-kata akan tetap mendapatkan makna untuk media yang dibaca (Herlina et al. Membaca pada dasarnya melibatkan banyak hal, termasuk penalaran visual, aktivitas psikolinguistik dan kognitif, serta menghafal Proses menerjemahkan simbol tertulis . ke dalam bahasa lain. (Simbolon 2. Menurut Widowson dalam (Noviyanti. Abadi, and Pratama 2. menyatakan bahwa membaca Ayadalah proses pengombinasian informasi tekstual dengan informasi yang dimiliki pembaca berkaitan dengan teks. Lebih lanjut Widowson menyatakan bahwa proses membaca bukan sekedar proses menyarikan informasi dari teks, tetapi membaca adalah proses mengaktifkan seperangkat pengetahuan yag dimiliki pembaca untuk menggali atau memperluas informasi-informasi barupAyyang terdapat dalam teks. Berdasarkan pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa membaca adalah kegiatan melafalkan atau mengeja teks tertulis. AL-ATHFAL. Volume 3 Nomor 2. Desember 2022 | 99 Ivo Sindia Nur Azizah, etc. Peningkatan Membaca untuk Persiapan Sekolah Dasar melalui Media ReadingA Perkembangan membaca pada anak usia dini terjadi melalui pemberian Salah satu kemungkinan untuk stimulasi adalah penggunaan media pembelajaran yang tepat sesuai prinsip pembelajaran TK. Media pembelajaran adalah alat yang digunakan untuk menjelaskan beberapa program pembelajaran secara keseluruhan yang sulit dijelaskan secara lisan. Materi pembelajaran lebih mudah dan jelas jika pembelajaran dilakukan dengan menggunakan media pembelajaran (Maulya. Martanti, and Rinjany 2. Berbagai jenis media digunakan dalam pembelajaran anak usia dini. Media model, media realitas. Media audio adalah media yang berisi informasi dalam bentuk pendengaran . udio onl. yang merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan motivasi anak untuk mempelajari materi pelajaran. Contoh pembawa pidato adalah program kaset audio dan program radio. Media audiovisual adalah gabungan antara media audiovisual dan media audiovisual, yang sering disebut dengan media audiovisual. Penggunaan media audio visual menjadikan penyajian tema pembelajaran anak lebih lengkap dan optimal (Ramadanti and Arifin 2. Penggunaan media pembelajaran memiliki beberapa fungsi, yaitu: fungsi komunikasi. Media pembelajaran digunakan untuk mempermudah komunikasi antara pengirim pesan dan penerima pesan. Fungsi insentif. Media pembelajaran dapat merangsang minat belajar siswa. Fitur ketersediaan. Media pembelajaran lebih bermakna jika digunakan tidak hanya sebagai sumber informasi, tetapi sebagai alat untuk membuat siswa mahir menganalisis dan menghasilkan produk. Fungsi kepribadian. Fitur ini melayani setiap perbedaan kebutuhan belajar karena perbedaan latar belakang siswa, pengalaman, gaya belajar, atau kemampuan siswa. (M 2. Melalui berbagai media ini, contohnya reading wheel adalah roda putar yang berisi huruf konsonan merupakan salah satu jenis media visual, media yang dapat dilihat yang praktis untuk menstimulasi kemampuan membaca. Media Reading Wheel merupakan alat peraga yang dapat mempermudah anak untuk mengingat dan mempelajari dengan menyenangkan seperti permainan kincir angin dan alat peraga ini juga dapat memberikan rangsangan supaya anak lebih suka atau lebih giat lagi dalam mengenal suku kata dan mempermudah untuk belajar membaca. Kelebihan dari Reading Wheel ini adalah dapat mendorong partisipasi siswa, siswa dapat belajar sambil bermain, dan mampu merangsang semangat siswa. Cocok untuk mempersiapkan ujian, melatih daya ingat dan berpikir cepat siswa, serta melatih memahami untuk 100 | AL-ATHFAL. Volume 3 Nomor 2. Desember 2022 Ivo Sindia Nur Azizah, etc. Peningkatan Membaca untuk Persiapan Sekolah Dasar melalui Media ReadingA memecahkan berbagai masalah. Siswa bekerja sama untuk meningkatkan hasil belajar Kelemahan Reading Wheel adalah: . Butuh waktu lama untuk bermain. Guru membutuhkan lebih banyak tenaga, ruang dan waktu. Fasilitas, alat dan (Simbolon 2. Kemampuan membaca awal sangat penting bagi anak karena keterampilan ini menjadi keterampilan dasar bagi anak untuk membaca pada tingkat yang lebih tinggi. Pemahaman membaca awal dapat diukur dengan kemampuan anak dalam mengenal simbol huruf. Pemahaman membaca dasar adalah kemampuan membaca huruf, suku kata, dan kalimat tertulis dalam bahasa lisan. (Pratiwi. Gading, and Antara 2. Pemahaman bacaan yang buruk tentu berdampak negatif, baik secara intelektual maupun akademis. Kesulitan membaca pada anak dapat menyebabkan putus asa, kurang percaya diri, dan menurunnya motivasi belajar. Menurut Bu Fadilaturrahma. Pd, kemampuan membaca di kelompok B1 sangat kurang dibandingkan dengan kelompok B lainnya. Kemampuan membaca pada kelompok B lainnya sudah banyak anak yang mampu mengenali huruf bahkan sudah ada anak yang mampu membaca dengan lancar. Mengapa pada kelompok B harus sudah ditekankan mampu membaca? Karena tuntutan atau permintaan wali murid yang mengharuskan anak2nya bisa baca supaya saat masuk sekolah dasar anak2 sudah bisa baca. Hal ini mendorong penulis untuk melakukan peneltian dengan berjudul AuPeningkatan Membaca Untuk Persiapan Sekolah Dasar Melalui Media Reading Wheel Pada Kelompok B di TK ABA 2 PENDILAy . Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah metode reading wheel ini mampu meningkatkan kemampuan membaca pada kelompok B di TK ABA 2 PENDIL? Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca menggunakan media reading wheel. METODE PENELITIAN Penelitian menggunakan penelitian metode PTK (Penelitian Tindak Kela. Menurut IGAK Wardhani dalam (Mor 2. di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri, dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga hasil belajar siswa menjadi meningkat. Esensi PTK terletak pada adanya tindakan dalam situasi alami untuk memecahkan masalah-masalah praktis dalam pembelajaran. PTK berangkat AL-ATHFAL. Volume 3 Nomor 2. Desember 2022 | 101 Ivo Sindia Nur Azizah, etc. Peningkatan Membaca untuk Persiapan Sekolah Dasar melalui Media ReadingA dari persoalan- persoalan praktis yang dihadapi oleh guru/ calon guru di kelas. Prosedur pelaksanaannya dapat dimulai dengan analisis situasi, perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, perefleksian, dan evaluasi terhadap dampak tindakan. Prosedur ini dapat diulang sampai diperoleh hasil sesuai dengan kualitas yang diharapkan. Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ) ini dilakukan di kelas B1 yang bertempat di Desa Pendil. Kec. Banyuanyar. Kab. Probolinggo. Jumlah siswa 21 anak. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus, setiap siklusnya 4 x 30 menit . x Selama pelaksanaan penelitian, untuk mengamati proses pembelajaran, dan membantu pengumpulan data peneliti dibantu oleh seorang observer yang berada di tempat TK Aisyiyah Bustanul Athfal 2 Pendil. Penelitian Tindakan Kelas ini dilakukan dengan menggunakan desain model Kemmis dan Mc Taggart . Mulai dari Masalah Ie Rencana awal Ie Tindakan/Observasi Ie Refleksi Ie Rencana yang direvisi Ie Tindakan/Siklus I Ie Refleksi Ie Rencana yang direvisi Ie Tindakan/Siklus II Ie Refleksi Ie Kesimpulan. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian reading wheel ini menunjukkan bahwa penggunaan media reading wheel mampu meningkatkan kemampuan membaca anak karena melibatkan seluruh siswa. Hal ini membuat siswa lebih aktif dan interaktif, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih optimal dan menyenangkan. Cara menggunakan media ini, siswa diminta duduk membentuk lingkaran besar. Mintalah salah satu anak untuk memutar papan roda yang berisikan huruf konsonan. Lalu anak diminta memilih salah satu kartu dari 5 kartu yang berisikan huruf vocal. Semisal anak memilih huruf vocal AuaAy dan papan roda yang di putar berhenti di huruf konsonan AuMAy. Guru menjelaskan jika huruf AuMAy digabungkan dengan huruf AuaAy , maka dibaca AuMaAy. 102 | AL-ATHFAL. Volume 3 Nomor 2. Desember 2022 Ivo Sindia Nur Azizah, etc. Peningkatan Membaca untuk Persiapan Sekolah Dasar melalui Media ReadingA Tabel I. Perbandingan Hasil Observasi Kemampuan Membaca Anak Menggunakan Media Reading Wheel. Anak Mampu Mengenal Simbol-Simbol Huruf Menggunakan Media Reading Wheel Pra Siklus Siklus I Siklus II 25,25 % 60,25% 80,35% KURANG CUKUP SANGAT BAIK Berdasarkan tabel di atas, persentase hasil observasi kemampuan membaca anak menggunakan media reading wheel pada pra siklus 38,25% di kategorikan kurang, siklus I mencapai persentase 61,25% dikategorikan baik, sedangkan siklus II mencapai persentase 85,35% dikategorikan sangat baik. Hasil dari observasi kemampuan membaca anak melalui media reading wheel mengalami peningkatan dari pra siklus ke siklus I sebesar 23% dengan kategori baik, sedangkan dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 24,10% dengan kategori sangat baik. Menggunakan menyenangkan dan bermakna, serta dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam menghafal simbol konsonan dan vokal. Dalam menggunakan media pembelajaran reading wheel ini, anak harus mengeja suku kata melalui proses papan roda berputar. Media reading wheel membuat belajar menjadi menyenangkan, bermakna, dan mudah diingat oleh anak-anak. Manfaat roda baca ini adalah mendorong partisipasi siswa, memungkinkan siswa belajar sambil bermain, dan merangsang semangat siswa. Cocok untuk persiapan ujian, melatih daya ingat dan kemampuan berpikir cepat siswa, serta melatih kemampuan pemahaman untuk memecahkan berbagai masalah. Siswa bekerja sama untuk meningkatkan hasil belajar. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kemampuan membaca anak melalui media reading wheel dapat meningkat di setiap siklusnya. Pada pra siklus ke siklus I AL-ATHFAL. Volume 3 Nomor 2. Desember 2022 | 103 Ivo Sindia Nur Azizah, etc. Peningkatan Membaca untuk Persiapan Sekolah Dasar melalui Media ReadingA mencapai presentase 23% termasuk dalam kategori baik. Pada siklus I ke siklus II mencapai presentase 24,10% termasuk dalam kategori sangat baik. KESIMPULAN DAN SARAN Dari hasil tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa peningkatan pemahaman membaca dicapai melalui permainan. Media ini juga mengeksplorasi hubungan antara bentuk huruf dan bunyi. Kemudian huruf-huruf tersebut digabungkan hingga membentuk bentuk satu suku kata yang dapat dieja. Penerapan media pembelajaran reading wheel mampu dalam meningkatkan kemampuan membaca anak. Rata-rata persentase pada pra siklus sebesar 38,25% dengan kategori kurang, meningkat menjadi 61,25% dengan kategori baik pada siklus I dan meningkat mencapai 85,35% dengan kategori sangat baik pada siklus II. Roda adalah benda yang berbentuk lingkaran atau spiral, tetapi dalam kamus bahasa Indonesia putaar berarti berputar atau berputar, berputar, mengubah arah, memutar, atau berjalan keliling, sedangkan arti putaar adalah mengubah arah atau mengubah arah. Aktivitas melalui membaca merupakan salah satu tuntutan hidup dalam masyarakat modern. tujuan membaca. mendapatkan pemahaman . mendapatkan pemahaman . memperoleh informasi . memperoleh informasi intelektual. mendapatkan kesenangan emosional . Isi waktu luang Anda Manfaat membaca adalah: meningkatkan tingkat intelektual Perolehan pengetahuan hidup yang beragam 104 | AL-ATHFAL. Volume 3 Nomor 2. Desember 2022 Ivo Sindia Nur Azizah, etc. Peningkatan Membaca untuk Persiapan Sekolah Dasar melalui Media ReadingA mendapatkan hiburan memperkuat iman Pengetahuan tentang berbagai peristiwa yang terjadi di berbagai belahan dunia Proses pemahaman membaca dimulai dengan sensasi visual. Hal ini dicapai dengan mengungkapkan simbol grafis . yang digunakan untuk mewakili bahasa Ini adalah kegiatan yang memberi makna pada kata-kata berdasarkan pengalaman masa lalu. DAFTAR PUSTAKA