INFOKES : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 14 No 2 Tahun 2024 halaman : 79-84 E-ISSN : 2745 Ae 5629 ANALISIS TATA RUANG UNIT REKAM MEDIS di RSUD dr. RASIDIN PADANG TAHUN 2023 Kalasta Ayunda Putri 1*. Vitratul Ilahi2. Oktamianiza3. Yulfa Yulia 4. Junita5. Hari Rudijanto Indro Wardono6 2,3,4,5 Program Studi S-1 Gizi . Universitas Negeri Medan Jurusan Rekam Medis Informasi Kesehatan . STIKES Dharma Landbouw Padang Jurusan Kesehatan Lingkungan . Poltekkes Kemenkes Semarang kalastayunda@unimed. id, 2vitratul@stikeslandbouw. id, 3oktamianiza@stikeslandbouw. yulfa@stikeslandbouw. id, 5junita@mhs. id , 6harirudijantoiw@poltekkes-smg. ABSTRAK Ruang rekam medis RSUD dr. Rasidin Padang terdiri dari ruangan pendaftaran, filling. Case-mix. Maka dapat membantu memberikan pelayanan kepada pasien. Ruangan yang sempit, petugas rekam medis tidak nyaman dalam berkerja karena suhu terasa panas dan pencahayaan masih remang-remang. Maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata ruang rekam medis di RSUD dr. Rasidin Padang. Penelitian ini dilakukan di RSUD dr. Rasidin Padang pada bulan januari Ae Juni 2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripsi. Dengan subjek seluruh petugas rekam medis dan objek seluruh ruangan unit rekam medis . endaftaran, filling dan cese-mix ) rekam medis di RSUD dr. Rasidin Padang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi terhadap ruang unit rekam medis. Data di analisis secara univariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa luas ruangan terdiri dari pendaftaran 12,4 m 2, filling 60 m2 sudah memenuhi standar 3-52 / petugas. Cese-mix 4,48 m2 belum memenuhi standar. Suhu ruangan pendaftaran 7 0 C, filling 33. 800 C ,cese-mix 31. 300 C belum memenuhi standar. Pencahayaan ruangan pendaftaran 207 Lux, filling 49 Lux, cese-mix 111 Lux belum memenuhi standar. Sarana pada ruangan terdiri dari roll opack, rak kayu, lokar besi, karanjang plastik, kursi, meja kerja biru, tangga, komputer/PC, troly, buku register & Ekspedisi. AC, trecer, buku icd 10. ,2,. , printer, meja kerja tprj&tppri, kipas anggin, lemari, buku ICD 9 cm. Prasarana terdiri dari ruang tunggu, koridor, kamar mandi staff, gudang, ruang pempinan, ruang penerimaan yang sudah tersedia. Luas ruangan, suhu, pencahayan masih belum memenuhi standar, untuk sarana dan prasarana sudah tersedia. Maka dari itu peneliti menyarankan kepada pihak rumah sakit untuk luas, suhu, pencahayaan diharapkan di sesuaikan dengan standar. Kata Kunci : luas. sarana dan prasarana. unit rekam medis. ABSTRACT The medical record room of RSUD dr. Rasidin Padang consists of a registration room, filling. Case-mix. So it can help provide services to patients. The narrow room, medical record officers are uncomfortable working because the temperature feels hot and the lighting is still dim. So this study aims to analyze the layout of the medical record room at RSUD dr. Rasidin Padang. This research was conducted at RSUD Rasidin Padang in January - June 2023. This type of research is descriptive research. With the subjects of all medical record officers and the objects of the entire medical record unit room . egistration, filling and case-mi. medical records at RSUD dr. Rasidin Padang. Data collection was carried out by observing the medical record unit room. Data were analyzed univariately. The results of the study showed that the area of the room consisting of registration 12. 4 m2, filling 60 m2 had met the standard of 3-52 / officer. Case-mix 4. 48 m2 did not meet the standard. The registration room temperature is 32. 7 0 C, filling 33. 800 C, cese-mix 31. 300 C has not met the standard. The registration room lighting is 207 Lux, filling 49 Lux, cese-mix 111 Lux has not met the standard. The facilities in the room consist of roll opack, wooden shelves, iron lockers, plastic baskets, chairs, blue work desks, stairs, computers/PCs, trolleys, register books & Expeditions. AC, trecer, icd 10 books . ,2,. , printers, tprj & tppri work desks, fans, cabinets, 9 cm ICD books. The infrastructure consists of a waiting room, corridor, staff bathroom, warehouse, leadership room, and reception room that are already available. The area of the room, temperature, lighting still do not meet the standard, for facilities and infrastructure are already Therefore, the researcher suggests to the hospital that the area, temperature, lighting are expected to be adjusted to the standard. Keywords : area. facilities and infrastructure in the medical record unit. PENDAHULUAN Instalasi pendaftaran, assembling, indexising, filing, dan INFOKES : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan INFOKES : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 14 No 2 Tahun 2024 halaman : 79-84 pelaporan (Budi, 2. Pendaftaran merupakan pelayanan dimana pasien melakukan antri untuk mendapatkan pelayanan. Ini sangat erat kaitannya dengan efektivitas pelayanan yang diberikan melalui registrasi pasien, pembayaran di kasir, transaksi pemberian obat dan penggunaan alat(Mathar, 2. Assembling merupakan unit penerimaan dokumen setelah perawatan, melakukan perakitan dan menganasis kelengkapan dokumen rekam medis. coding indeksing, unit yang memberikan kode diagnosis dan tindakan serta mencatat hasil pelayanan kedalam formulir indeks sesuai dengan ketentuan mencatat indeks. Pelaporan, unit penganalisis semua data rekam medis yang disejikan dalam laporan guna pengambilan keputusan manajemen rumah sakit (Handayani, 2. Ruang penyimpanan . merupakan bagian dari unit kerja rekam medis yang digunakan sebagai penyimpanan berkas rekam medis dengan prosedur yang sistematis, sehingga apabila berkas rekam medis sewaktuwaktu dibutuhkan dapat disediakan dengan tepat dan cepat (Hammaminata et al. , 2. Menurut Rustiyanto. E & Rahayu W. 2011 hal yang harus diperhatikan di dalam ruangan unit rekam medis yaitu suhu, luas ruangan pendaftaran, cese-mic, penyakit(Rahayu, 2. Hal tersebut tentunya harus diperhatikan dikarenakan petugas akan bekerja secara terus menerus di tempat kerja, dengan tempat kerja yang nyaman serta ruang gerak petugas yang efisien maka kinerja petugas bisa optimal serta meminimalisir terjadinya kelelahan akibat kerja. Tata ruang yang baik di unit rekam medis akan mendukung penyelesaian perkerjaan menjadi lebih efesien dan efektif dengan demikian hal ini akan meningkatkan produktif kerja dan bisa memberikan rasa kenyamanan(Rina and Sulistari, 2. Kondisi tata letak unit rekam medis apabila tata letak tidak memenuhi standar tentunya menganggu kenyamaan petugas(Hatta. Tata letak adalah satu keputusan penting yang menentukan efisiensi sebuah operasi dalam jangka panjang. Tata letak memiliki banyak dampak strategis karena tata letak menentukan daya saing perusahaan dalam segi kapasitas, proses, fleksibilitas, dan biaya, serta kualitas lingkungan kerja, kontak pelanggan, dan citra Tata letak yang efektif dapat membantu organisasi mencapai suatu strategi yang menunjang diferensiasi, biaya rendah, atau respon cepat. Tujuan strategi tata letak adalah untuk membangun tata letak yang ekonomis perusahaan(Antoni et al. , 2. E-ISSN : 2745 Ae 5629 Tata ruang yang baik di unit rekam medis akan mendukung penyelesaian perkerjaan menjadi lebih efisien dan efektif. Dengan produktivitas kerja dan bias membeikan rasa kenyamanan secara fisik maupun sosial Pengoptimalan fasilitas penunjang serta pengaturan tata ruang yang nyaman bagi petugas diperlukan agar tercapai keserasian antara petugas dan perkerjaannya dengan tujuan tercapainya produktivitas dan efisiensi yang setinggi-tingginya(Rina and Sulistari, 2. Berdasarkan hasil observasi di RSUD dr. Rasidin padang unit rekam medis, ruang kerja rekam medis terdiri dari pendaftaran, cese-mix, dan filling. Pada ruangan case-mix yang terdiri dari ruang coding, assembling, indexing, ruangan ini kurang luas dengan jumlah petugas sebanyak 8 orang petugas. Adapun kondisi pada ruang filling dalam proses pegambilan dan penyimpanan rekam medis menjadi tidak leluasa untuk bergerak. Hal ini dikarenakan kondisi ruangan yang sempit dan ruangan ini memiliki lorong ruang penyimpanan yang terdapat berkas rekam medis yang disusun dilantai dan didalam Sehingga produktivitas dan efektivitas petugas dalam melakukan perkerjaan. Kurang luasnya ruangan menyebabkan pencahayaan yang kurang dan kondisi suhu terasa panas. Sehingga banyak petugas yang kelelahan pada tubuh dan dalam berkerja dan beresiko melakukan kesalahan. Berdasarkan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata ruang rekam medis di RSUD dr. Rasidin Padang. METODE Metode penelitian yang digunakan dalam adalah metode deskriptif. Penelitian dilakukan di RSUD dr. Rasidin Padang selama bulan Januari hingga Juni 2023. Populasi untuk penelitian ini yaitu seluruh petugas rekam medis ( pendaftaran 4 petugas, filling 3 petugas, dan cese-mix 8 Sedangkan objek penelitian yaitu ruang unit rekam medis ( pendaftran, filling dan cese-mi. yang ada pada RSUD dr. Rasidin Padang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan di analisis dengan analisis HASIL DAN PEMBAHASAN Didapatkan hasil tata ruang di RSUD dr. Rasidin Padang sebagai berikut. Luas Berdasarkan hasil penelitian di lapangan, ruang unit . endaftaran, filling, dan cese-mi. rekam medis di RSUD dr. Rasidin Padang memiliki luas ruang seperti tabel di bawah ini. INFOKES : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan INFOKES : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 14 No 2 Tahun 2024 halaman : 79-84 Tabel 1 Luas Ruang Unit Rekam Medis di RSUD dr. Rasidin Padang Ruangan Hasil Jumlah Pengukuran Pendaftaran 12,4 m2 4 orang Filling 60 m2 3 orang Case mix 4,44 m2 8 orang Menurut PERMENKES 24 Tahun 2016 tentang persyaratan teknis bangunan dan prasarana rumah sakit, ruang unit rekam medis termasuk ruangan arsip dan administrasi. Berdasarkan permenkes tersebut luas ruangan yang memenuhi standar 3-5 m2/ petugas. Berdasarkan observasi dilakukan didapatkan luas ruangan pendaftaran dan runang filling sudah memenuhi standar luas ruangan sedangkan luas ruangan case-mix belum memenuhi standar (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2. Petugas di ruangan filling terdapat 4 orang Berdasarkan observasi luas ruangan dan wawancara dengan 4 petugas tersebut petugas menyatakan ruangan cukup sempit dan tidak leluasa dalam bekerja. Sehingga pada saat proses pegambilan dan penyimpanan rekam medis petugas di ruangan filling menjadi tidak leluasa untuk bergerak. Peneliti melakukan observasi terdapat berkas rekam medis disusun dilantai dan didalam kardus yang berada pada lorong penyimpanan rekam medis. Petugas merasa hal tersebut dapat mempengaruhi produktivitas dan efektivitas petugas dalam melakukan perkerjaan. Berdasarkan penelitian sebelumnya pada penelitian di Ruang Unit Rekam Medis Rumah Sakit Paru Surabaya didapatkan hasil luas ruangan rekam medis dengan ukuran 7,85 m x 6,30 m. Luas ruangan ini sebagai ruang penyimpanan berkas rekam medis dan ruang kerja perekam medis yang tidak memenuhi standar tata letak ruang yang baik. Menurut observasi yang dilakukan ruang penyimpanan berkas rekam medis dan ruang kerja perekam medis tersebut saling berhubungan langsung ruangan(Nudji, 2. Suhu Berdasarkan hasil penelitian di lapangan, ruang unit . endaftaran, filling, dan cese-mi. rekam medis di RSUD dr. Rasidin Padang memiliki suhu ruangan seperti tabel di bawah ini. E-ISSN : 2745 Ae 5629 Tabel 2 Suhu Ruang Unit Rekam Medis di RSUD dr. Rasidin Padang Ruangan Hasil Pengukuran (AC) Pendaftaran Filling Case mix Berdasarkan hasil pengukuran suhu di ruangan unit rekam medis di RSUD dr. Rasidin Padang belum memenuhi standar yaitu . 0C Ae 280 C). Hal ini disebabkan oleh kondisi ruangan yang sempit dan ventilasi udara dalam keadaan ditutup sehingga pertukaran udara tidak lancar, selain itu di ruangan pendaftaran tidak memiliki AC, ruangan filling hanya tersedia 2 AC ruangan dan hanya 1 berfungsi, dan di ruang cese-mix 1 AC. Menurut penelitian sebelumnya di dapatkan hasil bahwah suhu ruangan unit rekam medis di RSUD dr. Adnaan Wb Payakumbuh dengan menggunakan Thermometer didapat suhu pendaftran 26,500C, filling 28-300C, case-mix 27-290C mengakibatkan petugas tidak nyaman dalam melakukan perkerjaan dan kepanasan dan membuat petugas bermalasan Ae malasan dalam melakukan perkerjaan(Darwel, 2. Sedangkan penelitian dari Erawantini di dapatkan hasil bahwa suhu ruang penyimpanan poliklinik JKN di rumah sakit pusat pertamina dengan mengunakan Thermometer didapat suhu 180C Ae 200C . Oleh sebab itu ruangan menjadi tidak dingin dan tidak sesuai dengan standar, selain itu ruang filling poliklinik tidak terjadi kelembaban (Erawantini, 2. Upaya untuk meningkatkan pengaturan suhu, ventilasi, dan pemeliharaan peralatan seperti pendingin udara (AC) harus dipertimbangkan. Dengan demikian, akan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi petugas medis dan menjaga integritas serta keamanan dokumen medis, yang merupakan aspek kritis dalam pelayanan Pencahayaan Berdasarkan hasil penelitian di lapangan, ruang unit . endaftaran, filling, dan cese-mi. rekam medis di RSUD dr. Rasidin Padang memiliki pencahayaan ruangan seperti tabel di bawah ini. INFOKES : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan INFOKES : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 14 No 2 Tahun 2024 halaman : 79-84 Tabel 3 Pencahayaan di Ruang Unit Rekam Medis di RSUD dr. Rasidin Padang Ruangan Hasil Pengukuran . Pendaftaran Filling Case mix Pencahayaan diruang pendaftaran 207 Lux dan ruang cese-mix 111 Lux yang melebihi standar, ruang filling 49 Lux belum sesuai dengan standar. Menurut hasil penelitian ini dari Nurhasanah pencahayan ruangan unit rekam medis Puskesmas Tanah Merah dengan menggunakan alat ukur Lux Meter, pendaftran 101 Ae 103 Lux, filling 51 Lux, case-mix 277 Ae 280 Lux. Pada ruangan penyimpanan lampu yang digunakan sedikit dan petugas mengandalkan pencahayaan dari kaca jendela yang ada di depan ruangan (Husni and Nurhasanah, 2. Hasil observasi petugas rekam medis mengatakan pencahayaan ruang unit rekam medis yang belum memenuhi standar. Berdasarkan wawancara yang dilakukan hal ini menyebabkan kelelahan pada mata petugas. Sehingga saat melakuan pencarian dokumen rekam medis sering terjadi kesalahan pengambilan berkas rekam medis. Sarana dan Prasarana Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap sarana dan prasarana yang ada diruang unit rekam medis di RSUD dr. Rasidin Padang dapat dilihat tabel dibawah ini: Tabel 4 Sarana dan Prasarana di Ruang Unit Rekam Medis di RSUD dr. Rasidin Padang No. Hasil Jumlah Sarana Ruangan Pendaftaran Meja tempat penerimaan rawat 1 Kursi Komputer/PC Printer Troly Kipas anggin Ruangan filling Roll opack Loker besi Troly Rak kayu E-ISSN : 2745 Ae 5629 Tangga Meja Kursi Komputer Printer Trecer Buku register & Ekspedisi Kipas anggin Ruangan Case-mix Meja Kursi Lemari arsip Komputer Printer Buku ICD 10 1,2 & 3 Buku ICD 9 cm Prasarana Ruang tunggu Koridor Kamar mandi staff Gudang Ruang penyimpanan Ruang penerimaan Berdasarkan penelitian di RSUD dr. Rasidin Padang, kurangnya ketersediaan sarana di unit rekam medis dapat mengakibatkan penundaan dalam pelayanan pasien dan kinerja lambat dari petugas rekam medis, mengurangi kualitas hasil Observasi menunjukkan bahwa tatanan sarana di unit rekam medis masih belum memadai, seperti beberapa ruangan ada yang belum memiliki loket. Hal Kementerian Kesehatan RI, 2007 pedoman teknis sarana dan prasarana rumah sakit kelas C dimana sarana dan prasarana ruang rekam medis terdiri dari lemari, komputer, dan lain-lain. Alat tulis kantor, meja kursi, loket, lemari, telepon, faksimili, komputer, printer, dan alat perkantoran lainnya (Departemen Kesehatan RI, 2. Untuk mengatasi masalah ini, disarankan agar pihak rumah sakit melengkapi sarana dan merapikan tatanan sesuai kebutuhan, sehingga kegiatan kerja di unit rekam medis RSUD dr. Rasidin Padang dapat berjalan lebih efektif dan Menurut hasil dari penelitian Husin di dapatkan hasil bahwa sarana di ruang unit rekam medis Pendaftaran. Filling dan Cese-mi. di RSUD dr. Moch Ansari masih belum sesuai. Masih belum adanya rak penyimpanan rekam medis mobile/statis, meja kerja, kursi, komputer, printer, map, penyejuk ruangan . c/kipas angi. , alat tulis kantor, alat APAR . lat pemadapam api APD Outguide/tracer. Trolly . ika INFOKES : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan INFOKES : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Vol 14 No 2 Tahun 2024 halaman : 79-84 dibutuhka. Tangga. Rak/ meja sortir. Higrothermometer . engukur kelembapa. Smoke detector . endeteksi kebakara. Sprinkle . lat peadam api otomati. pada ruang filing. (Husin et al. , 2. Sementara itu sarana segala sesuatu yang dapat dipakai/digunakan sebagai alat dan bahan untuk mencapai maksud tujuan. Agar memudah petugas rekam medis dalam melakukan perkerjaa, kalau tidak memenuhi standar akan mengakibatkan kelalaian dalam melakukan perkerjaan dan mendapatkan penilaian dari pasien sangat tidak baik(Rahmawati, 2. Prasarana yang ada di unit rekam medis di RSUD dr. Rasidin Padang prasarana yaitu terdiri dari Ruang tunggu. Koridor. Kamar mandi staff. Gudang. Ruang pimpinan. Ruang penerimaan rawat jalan dan rawat inap. Penelitian sebelumnya mengenai prasarana di ruang unit rekam medis Rumah Sakit Umum Daerah Kembang menunjukkan kondisi yang Ruang penyimpanan rekam medis aktif memiliki jarak 15 meter dari poliklinik, ruang kerja petugas rekam medis terbatas, keamanan ruang unit rekam medis kurang terjamin dengan pintu yang tidak terkunci, dan pemisahan ruang penyimpanan rekam medis aktif dan inaktif(Tri Putra et al. , 2. Berdasarkan hasil penelitian terhadap prasarana yang ada diruang unit rekam medis di RSUD dr. Rasidin Padang masih perlu Agar dapat disesusaikan dengan pedoman Kementerian Kesehatan (Kemenke. yakni prasarana yang memadai di unit rekam medis, seperti adanya ruang tunggu, koridor, kamar mandi staf, gudang, ruang pemimpin, dan pelaksanaan prosedur kerja penyelenggaraan efektif(Kementerian Kesehatan RI, 2. KESIMPULAN Berdasarkan penelitian di RSUD dr. Rasidin Padang tahun 2023, dapat disimpulkan bahwa ruangan pendaftaran dan filling telah memenuhi standar dalam hal luas yaitu 4. 48m2, ruangan cese-mix masih memiliki luas yang kurang ideal. Selain itu, suhu di seluruh ruangan unit rekam medis belum memenuhi standar yang ditetapkan yaitu 31,300C Ae 33,80C . Pencayahan juga menjadi perhatian, dengan ruang filling memiliki pencahayaan di bawah standar yaitu 49 Lux. Sarana dan prasarana di unit rekam medis juga masih belum optimal, dengan tatanan yang kurang baik dan kekurangan dalam penyediaan ruang untuk penyimpanan rekam medis non-aktif serta keamanan ruangan. UCAPAN TERIMA KASIH E-ISSN : 2745 Ae 5629 Terima kasih disampaikan kepada RSUD dr. Rasidin Padang yang telah memberikan fasilitasi pada penelitian ini. Terimakasih juga kepada Jurnal INFOKES yang memberikan kesempatan untuk bisa bergabung di jurnal ini. Tidak lupa pula kami ucapan terima kasih kepada pihakpihak yang membantu pelaksanaan penelitian. DAFTAR PUSTAKA