Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhia. Eni S L. Ari S Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penurunan Penjualan Manis Jaya Fotokopi di Karanganyar Eni Sri Lestari. Program Studi Manajemen. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Surakarta e-mail: seni74227@gmail. Ari Susanti . Program Studi Manajemen. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Surakarta e-mail: santisties@gmail. Abstract This study aims to analyze the factors influencing the decline in sales at Manis Jaya Fotokopi Karanganyar, focusing on promotional strategies, operating hours, and human resources. The study used a quantitative approach with a sample of 97 respondents. Validity and reliability tests showed that all research instruments were valid and reliable. Classical assumption tests demonstrated that the data were normally distributed, free from multicollinearity, and free from Multiple linear regression analysis found that promotional strategies, operating hours, and human resources significantly influenced the decline in sales. simultaneous test (F-tes. showed that all three independent variables collectively contributed significantly to the decline in sales, contributing 78. 6% according to the Adjusted R-squared These findings indicate that improving promotional strategies, adjusting operating hours, and strengthening human resources are strategic steps to increase sales volume. Keywords: sales decline, promotional strategy, operating hours, human resources. PENDAHULUAN Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan perekonomian indonesia. Selain mendorog aktivitas ekonomi di pada level rendah, sektor ini juga berperan besar dalam penyediaan lapangan pekerjaan dan pemenuhan kebutuhan Salah satu bentuk UMKM yang masih bertahan hingga saat ini adalah usaha jasa fotokopi, karena masih banyak pelajar, pekerja kantor, maupun masyarakat umum yang membutuhkan pencetakan, penyalinan dokumen, dan penjilidan dokumen. Meskipun perkembangan teknologi digital terus meningkat, layanan fotokopi tetap dimanfaatkan dalam berbagai keperluan administrasi sehari-hari. Namun demikian, perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen mulai menimbulkan tantangan baru terhadap keberlangsungan usaha ini (Aditya Lilian, et al. , 2. Era digital saat ini, bisnis fotokopi mengalami tantangan serius akibat pesatnya perkembangan teknologi informasi yang semakin maju. Masyarakat kini mulai menggunakan perangkat pribadi untuk mencetak dan mengelola dokumen, sehingga berdampak pada menurunnya kebutuhan terhadap layanan fotokopi konvensional. Namun, peluang masih terbuka bagi pelaku usaha fotokopi yang mampu beradaptasi melalui inovasi digital seperti layanan online, dan digital printing. Oleh karena itu, diperlukan strategi operasional yang tepat agar usaha fotokopi tetap mampu bertahan dan berkembang di tengah perubahan perilaku konsumen (Misnawati et al, 2. Manis Jaya Fotokopi merupakan usaha mikro yang bergerak di bidang jasa fotokopi serta penyediaan alat tulis kantor (ATK). Usaha ini mulai beroperasi pada tahun 2024 dan berlokasi di Temon. Genengan. Jumantono. Kabupaten Karanganyar. Pada awal pendiriannya usaha ini menunjukkan perkembangan yang cukup baik, yang terlihat dari peningkatan jumlah pelanggan dari bulan ke bulan. Namun, memasuki tahun 2025, usaha ini mulai mengalami penurunan penjualan yang cukup drastis. Penurunan tersebut tidak hanya berdampak terhadap menurunnya omzet, tetapi juga turut mengganggu kestabilan operasional usaha secara menyeluruh. Riset Manajemen Dan Akuntansi Volume 16 Nomor 2 November 2025 Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhia. Eni S L. Ari S Tabel 1 Data Penjualan Manis Jaya Fotokopi dari bulan Februari Ae Juli 2025 Bulan Target Penjualan Realisasi Penjualan Februari Rp3. Rp2. Maret Rp3. Rp1. April Rp3. Rp1. Mei Rp3. Rp1. Juni Rp3. Rp800. Juli Rp3. Rp800. Sumber : Data Sekunder Diolah, 2025 Berdasarkan tabel tersebut, terlihat bahwa Manis Jaya Fotokopi mengalami penurunan penjualan yang cukup signifikan dan terjadi secara bertahap sejak Februari hingga Juli 2025. Terdapat selisih yang mencolok antara target penjualan sebesar Rp 3. 000 dan realisasi yang diperoleh, terutama pada bulan-bulan terakhir. Kondisi ini menunjukkan bahwa perusahaan belum mampu memenuhi target yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, diperlukan analisis lebih mendalam untuk mengidentifikasi faktor penyebab penurunan agar dapat dilakukan tindakan Banyak perusahaan yang menetapkan target penjualan, namun kurang membekali diri dengan kemampuan menjual yang memadai, sehingga berdampak pada penurunan kinerja dan hasil yang dicapai (Parida, 2. Beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab penurunan penjualan telah dikaji Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi promosi yang diterapkan masih sangat terbatas dan hanya mengandalkan metode konvensional, yaitu dari mulut ke mulut. Kondisi ini membuat masyarakat di sekitar lokasi belum banyak mengetahui keberadaan usaha tersebut (Intan Nurlailatul Khasanah, 2. Jam Operasional Manis Jaya Fotokopi belum sepenuhnya disesuaikan dengan kebutuhan Toko seringkali hanya buka pada jam-jam tertentu, menyebabkan pelanggan kesulitan mendapatkan layanan fotokopi atau membeli ATK di luar jam buka tersebut. Kondisi ini mendorong pelanggan untuk beralih ke toko lain yang menawarkan jam operasional yang lebih fleksibel, sehingga Manis Jaya kehilangan potensi transaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu operasional memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan. (Yusuf. Slamet, & Dianawati, 2. Keterbatasan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kendala utama dalam operasional UMKM, termasuk usaha fotokopi. Usaha yang hanya dijalankan oleh pemilik dan satu karyawan menyebabkan pelayanan tidak maksimal, terutama saat jam-jam sibuk seperti waktu istirah atatau pulang sekolah. Kondisi tersebut mengakibatkan antrean panjang dan waktu tunggu yang lama, sehingga dapat menurunkan kepuasan serta loyalitas pelanggan. Jumlah tenaga kerja yang tidak proporsional dengan beban operasional dapat menghambat efisiensi pelayanan dan pertumbuhan usaha UMKM. (Iriani Ismail. et al, 2. Berdasarkan latar belakang tersebut penting untuk melakukan analisis lebih mendalam terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan penjualan pada usaha Manis Jaya Fotokopi. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata mengenai permasalahan yang dihadapi UMKM dan menjadi dasar dalam merumuskan strategi pengembangan usaha yang lebih efektif ke depannya. KAJIAN PUSTAKA DAN PENGEMBANGAN HIPOTESIS Penurunan Penjualan Penjualan merupakan aktivitas yang dilakukan untuk menyalurkan produk atau layanan kepada konsumen dengan imbalan nilai tertentu. Kotler dan Keller . menjelaskan bahwa penjualan adalah proses manajerial dan sosial yang memungkinkan individu ataupun organisasi memperoleh apa yang mereka butuhkan melalui penciptaan serta pertukaran nilai. Tingkat Riset Manajemen Dan Akuntansi Volume 16 Nomor 2 November 2025 Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhia. Eni S L. Ari S penjualan yang konsisten atau meningkat biasanya mencerminkan keberhasilan strategi bisnis dan kepuasan pelanggan. Manis Jaya Fotokopi, penurunan penjualan menunjukkan adanya kendala dalam operasional maupun strategi usaha. Faktor-faktor seperti kurangnya promosi, keterbatasan jam operasional, dan sumber daya manusia yang terbatas dapat memengaruhi jumlah transaksi harian. Oleh karena itu, penting untuk mengidentifikasi penyebab penurunan omzet penjualan agar dapat dirumuskan solusi yang tepat dan berkelanjutan. Faktor Ae faktor penyebab Penurunan Penjualan meliputi Faktor Internal : kualitas barang, kualitas pelayanan, penyediaan bahan baku, sedangkan Faktor Eksternal : selera konsumen. Pesaing Indikator Penurunan penjualan menurut Rangkuti, 2018 meliputi kualitas barang, kualitas pelayanan, penyediaan bahan baku, persaingan. Strategi Promosi Strategi promosi merupakan rangkaian upaya yang disusun untuk memberikan informasi, meyakinkan, serta mengingatkan konsumen sasaran mengenai produk atau jasa yang ditawarkan. Pelaksanaan promosi yang optimal dapat meningkatkan tingkat kesadaran pelanggan dan turut membentuk keputusan pembelian (Tjiptono, 2. Pada skala usaha mikro, keterbatasan dalam aktivitas promosi sering menjadi faktor yang menyebabkan rendahnya tingkat pengenalan usaha di kalangan calon pelanggan, yang pada akhirnya berdampak pada menurunnya volume Menurut Parida Maulina . , strategi promosi dapat diukur melalui beberapa indikator, antara lain periklanan, promosi penjualan, publisitas, penjualan personal, dan pemasaran langsung. Jam Operasional Jam operasional merujuk pada waktu aktif layanan sebuah bisnis dalam melayani Konsistensi jam operasional berperan penting dalam menciptakan kepercayaan dan kenyamanan pelanggan. Bisnis yang jam operasionalnya tidak menentu cenderung kehilangan pelanggan karena dianggap tidak dapat diandalkan. Indikator jam operasional menurut Yuliani, 2023 meliputi kesesuaian jam layanan, fleksibilitas, konsisntensi jam buka-tutup. Sumber Daya Manusia Sumber daya manusia (SDM) merupakan elemen penting dalam sebuah usaha karena terlibat langsung dalam operasional dan pelayanan terhadap pelanggan. SDM yang berkualitas ditentukan oleh keterampilan, pengetahuan,dan motivasi kerja yang dimiliki (Hasibuan, 2. Tenaga kerja yang tidak terlatih dapat menurunkan kualitas layanan dan berdampak pada kepuasan serta loyalitas pelanggan. Indikator Sumber daya manusia meliputi keterampilan kerja, kualitas pelayanan, kecukupan jumlah karyawan. METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, menurut Sugiyono, 2019 merupakan data yang disajikan dalam bentuk angka dan dapat dihitung serta dianalisis menggunakan teknik statistik. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Data primer dari penelitian ini adalah hasil kuesioner yang dibagi kepada konsumen yang bertransaksi di Manis jaya fotokopi sedangkan data sekunder berupa data penjualan enam bulan terakhir Manis jaya Populasi penelitian ini adalan konsumen Manis jaya fotokopi. Sampel dihitung dengan Rumus Lemeshow ycs 2 . Oe yc. ycu0 = ycc2 Riset Manajemen Dan Akuntansi Volume 16 Nomor 2 November 2025 Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhia. Eni S L. Ari S 1,962 . 0,5. Oe 0,. ycu0 = 0,12 0,9604 ycu0 = 0,01 ycu0 = 96,04 . ibulatkan menjadi 97 responde. Dengan demikian, jumlah sampel minimum yang digunakan dalam penelitian ini adalah 97 Gambar 1 Kerangka Pemikiran Strategi Promosi ( X1 ) Jam Operasional ( X2 ) Penurunan Penjualan (Y) Sumber Daya Manusia ( X3 ) Hipotesis Penelitian Pengaruh Srategi Promosi pada penurunan penjualan di Manis Jaya Fotocopy Strategi promosi yang tepat dapat meningkatkan minat konsumen untuk menggunakan jasa Apabila strategi promosi kurang maksimal, usaha tidak dikenal luas sehingga mempengaruhi minat beli dan berdampak pada penurunan penjualan. Oleh karena itu, semakin baik pelaksanaan strategi promosi, maka semakin kecil kemungkinan penurunan penjualan Hal ini sesuai dengan pendapat (Intan Nurlailatul khasanah, 2. yang menyatakan bahwa promosi yang minim akan menyebabkan pelayanan yang lambat dan potensi kehilangan H1: Strategi Promosi berpengaruh signifikan terhadap penurunan penjualan pada Manis Jaya Fotokopi. Pengaruh Jam Operasional Pada penurunan penjualan di Manis Jaya Fotokopi Jam operasional yang terlalu terbatas dapat membatasi akses pelanggan untuk menggunakan layanan. Sebaliknya, jam operasional yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan akan mempermudah pelanggan mendapatkan layanan kapan saja diperlukan. Jam operasional yang fleksibel dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, mencegah hilangnya potensi pendapatan, dan membantu menjaga stabilitas penjualan. (Yusuf. Slamet . Dianawati. H2: Jam Operasional berpengaruh signifikan terhadap penurunan penjualan pada Manis Jaya Fotokopi. Pengaruh SDM pada penurunan penjualan di Manis Jaya Fotokopi Sumber daya manusia yang memadai akan memengaruhi kecepatan, ketepatan, dan kualitas pelayanan. Pelayanan yang baik akan meningkatkan kepuasan pelanggan dan loyalitas, sedangkan keterbatasan tenaga kerja dapat menghambat pelayanan, membuat pelanggan enggan kembali, dan pada akhirnya menyebabkan penurunan penjualan. Hal ini sesuai dengan pendapat (Ismail et al. 2024 ) Jumlah tenaga kerja yang tidak sebanding dengan beban kerja akan menghambat pertumbuhan usaha. Riset Manajemen Dan Akuntansi Volume 16 Nomor 2 November 2025 Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhia. Eni S L. Ari S H3: Sumber Daya Manusia berpengaruh signifikan terhadap penurunan penjualan pada Manis Jaya Fotokopi. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian Karakteristik Responden Karakteristik Responden berdasarkan Jenis Kelamin Gambar 2 Jenis Kelamin Sumber : Data Primer diolah, 2025 Berdasarkan data gambar 2 menunjukkan bahwa sebagian besar responden berjenis perempuan dengan presentase 69,2 %. Karakteristik berdasarkan Usia Gambar 3 Karakteristik Usia Sumber: Data Primer diolah, 2025 Berdasarkan data gambar 3 menunjukkan bahwa mayoritas responden yang mengisi kuesioner berusia 17 sampai dengan 25 tahun dengan jumlah presentase 57,7 %. Uji Instrumen Data Uji Validitas dan Reliabilitas Uji Validitas keseluruhan item pernyataan memiliki nilai Corrected Item Total Correlation . lebih besar dibandingkan rtabel . hitung > rtabe. dapat disimpulkan bahwa item pernyataan semua variabel dikatakan valid. Uji Reliabilitas menunjukkan bahwa keseluruhan variabel dalam penelitian ini memiliki nilai CronbachAos Alpha > 0,60 sehingga dinyatakan Reliabel. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas dengan Koefisien Varians yang menunjukkan bahwa masing-masing variabel memberikan nilai persentase <30%, sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh variabel dalam penelitian ini berdistribusi Normal. Riset Manajemen Dan Akuntansi Volume 16 Nomor 2 November 2025 Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhia. Eni S L. Ari S Uji Multikolinearitas, penelitian ini menunjukkan nilai masing-masing memiliki nilai tolerance sebesar X1 sebesar 0,32. X2 sebesar 0,326. X3 sebesar 0,290 sedangkan VIF X1 sebesar 3,044. X2 sebesar 3,070. X3 sebesar 3,444, maka dapat diambil keputusan bahwa variabel dalam penelitian ini tidak terjadi Multikolinearitas, karena nilai Tolerance >0,1 dam VIF <10. Uji Heteroskedastisitas Uji Heteroskedastisitas dengan uji white diperoleh nilai C2hitung . < C2tabel . , maka dapat disimpulkan bahwa hasil data tersebut tidak terjadi gejala atau terbebas Heterokedastisitas. Analisis Regresi Linier Berganda Tabel 2 Uji Regresi Linier Berganda Coefficientsa Variabel Std. Error Beta Nilai t Sig (Constan. Strategi promosi Jam operasional SDM Sumber : Data Primer diolah, 2025 Persamaan analisis liniear berganda adalah Y = 3. 013 0,384 X1 0,189X2 0. 416X3 e Persamaan tersebut menunjukkan bahwa apabila Variabel Strategi promosi. Jam Operasional dan Sumber daya menurun maka terjadi penuruna penjualan pada Manis Jaya Fotokopi di Karanganyar Uji Hipotesis Uji t . Tabel 3 hasil uji t . (Constan. 1,986 Sig Strategi Promosi (X. 1,986 Jam Operasional (X. 1,986 Sumber Daya Manusia (X. 1,986 Sumber : Data Primer diolah, 2025 Analisis hasil uji t diantaranya : Hasil uji t antara Strategi promosi terhadap penurunan penjualan sebesar 5,434 > 1,986 dengan nilai sig 0,000 < 0,05. Artinya H0 ditolak dan H1 diterima, jadi variabel strategi promosi berpengaruh signifikan terhadap penurunan penjualan. Hasil uji t antara Jam Operasional terhadap penurunan penjualan sebesar 2,040 > 1,986 dengan nilai sig 0,044 < 0,05. Artinya H0 ditolak dan H2 diterima, jadi variabel jam operasional berpengaruh signifikan terhadap penurunan penjualan. Hasil uji t antara Sumber Daya Manusia terhadap penurunan penjualan sebesar 3,914 > 1,986 dengan nilai sig 0,000 < 0,05. Artinya H0 ditolak dan H1 diterima, jadi variabel Sumber Daya Manusia berpengaruh signifikan terhadap penurunan penjualan. Uji F Tabel 4 Hasil Uji F Riset Manajemen Dan Akuntansi Volume 16 Nomor 2 November 2025 Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhia. Eni S L. Ari S Fhitung Ftabel 118,867 Sig 3,09 Kesimpulan Berpengaruh Signifikan Sumber : Data Primer diolah, 2025 Hasil Penelitian ini diperoleh nilai Fhitung > Ftabel yaitu Fhitung 118,867 > Ftabel 3,09 dan Nilai signifikan pada tabel diatas dapat diperoleh nilai signifikan sebesar 0,001 maka nilai tersebut menunjukkan nilai signifikan yang lebih kecil dari 0,05 artinya terdapat pengaruh positif dan signifikan secara simultan. Uji Koefisien Determinasi (R. Tabel 5 Uji Koefisien Determinasi (R. Mod R Square Adjusted Square Sumber : Data Primer diolah, 2025 Nilai adjusted R Square = 0,786 artinya kontribusi variabel bebas mempengaruhi variabel terikat sebesar 78,6 % sedangkan sisanya 21,4% dipengaruhi oleh variabel lain. Berdasarkan hasil olah data maka dapat dilihat bahwa nilai Adjusted R Square sebesar 0,786, yang berarti besarnya pengaruh strategi promosi, jam operasional, sumber daya manusia risiko terhadap penurunan penjualan adalah 78,6%, sedangkan untuk sisanya 21,4% . % - 78,6%) dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak tercantum dalam penelitian ini. PEMBAHASAN Pengaruh Strategi Promosi Terhadap Penurunan Penjualan Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi promosi memilikipengaruh signifikan terhadap penurunan penjualan. Hasil ini mendukung hipotesis pertama (H. yang diajukan. Penelitian ini sejalan dengan Pratama, 2021 yang menemukan bahwa promosi yang kreatif dan sesuai target pasar dapat mengurangi risiko penurunan penjualan. Strategi promosi seperti pemberian potongan harga dan pemanfaatan media sosial terbukti membantu pelaku usaha menarik kembali pelanggan yang mulai beralih ke kompetitor. Pengaruh Jam Operasional Terhadap Penurunan Penjualan Variabel jam operasional juga menunjukkan pengaruh signifikan terhadap penurunan Hasil ini mendukung hipotesis kedua (H. yang diajukan, meskipun besar pengaruhnya tidak setinggi strategi promosi dan sumber daya manusia. Temuan ini menguatkan penelitian Yuliani, 2023 yang menyatakan bahwa ketidaktepatan jam operasional dapat mengurangi minat pelanggan untuk melakukan pembelian ulang. Oleh karena itu, meskipun pengaruhnya lebih rendah dibandingkan variabel lain, konsistensi jam operasional tetap menjadi bagian penting dari strategi mempertahankan penjualan. Pengaruh Sumber Daya Manusia Terhadap Penurunan Penjualan Temuan penelitian juga membuktikan bahwa sumber daya manusia (SDM) berpengaruh signifikan terhadap penurunan penjualan. Hasil ini mendukung hipotesis ketiga (H. yang Temuan tersebut sejalan dengan penelitian Suryani, 2020 yang menyimpulkan bahwa SDM yang kompeten mampu menciptakan pengalaman positif bagi konsumen sehingga menurunkan risiko penurunan penjualan. KESIMPULAN Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi promosi dan sumber daya manusia merupakan faktor yang memberikan pengaruh paling kuat terhadap penurunan penjualan. Jam Riset Manajemen Dan Akuntansi Volume 16 Nomor 2 November 2025 Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhia. Eni S L. Ari S operasional juga berkontribusi terhadap perubahan tingkat penjualan, meskipun pengaruhnya tidak sebesar dua variabel sebelumnya. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap penurunan penjualan. SARAN Penerapan strategi promosi perlu diperluas melalui pemanfaatan media sosial, tidak hanya mengandalkan metode konvensional. Jam operasional juga disarankan untuk ditinjau ulang agar lebih selaras dengan kebutuhan konsumen, misalnya dengan menambah durasi layanan pada pagi atau sore hari. Pada aspek sumber daya manusia, penambahan jumlah tenaga kerja dapat menjadi langkah strategis untuk mempercepat pelayanan dan menjaga kualitas, khususnya pada jam dengan tingkat aktivitas tinggi. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan menambahkan variabel lain yang berpotensi memengaruhi penurunan penjualan, seperti disrupsi teknologi atau kepuasan pelanggan. Selain itu, teknik pengumpulan data sebaiknya tidak terbatas pada kuesioner, tetapi dapat diperkaya melalui observasi atau wawancara. Perlu juga mempertimbangkan perluasan populasi dan jumlah sampel agar temuan yang diperoleh lebih akurat dan memiliki daya generalisasi yang lebih kuat. DAFTAR PUSTAKA