Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X PENGARUH KEPUASAN TERHADAP KIKERJA PEGAWAI PADA DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN NIAS SELATAN Popi Putri Yolanda Gohae Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Nias Raya popiputrigohae@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pemenuhan pekerjaan terhadap kinerja pekerja di Dinas Perhubungan kabupaten Nias Selatan. Semacam penelitian Yang digunakan adalah eksplorasi kuantitatif dengan sumber informasi primer yang diperoleh langsung dari responden dengan menyebarkan kuisioner atau angket penelitian. Subjek penelitian ini adalah seluruh pekerja Dinas Perhubungan Nias Selatan. Dalam penelitian ini, analisis regresi linier langsung digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa Pemenuhan pekerjaan mempengaruhi Pameran perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Nias Selatan ditunjukkan dengan t_hitung senilai 5. 569Et_tabel 1,690 dan derajat besar 0,000 C 0,05. Nilai koefisien determinasi ( ) sebesar 0,628 artinya kepuasankerja (X) mampu menjelaskan variabel kinerjapegawai (Y) bertambah hingga 62,8% sedangkan 37,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dirujuk dalam faktor Hasil persamaan regresidiperolehnilai konstanta sebesar 52. nilai variabel kinerjapegawai (Y) saat variabel kinerjapegawai (X) bernilai nol dan Koefisien relaps . adalah 0,161, artinya setiap kenaikan adalah satu kepuasankerja, maka kinerjapegawai (Y) mengalami kenaikan sebesar 0,161 atau 16,1%. Kata kunci : Kepuasan Kerja. Kinerja Pegawai. Dinasperhubungan Abstract This research aims to determine the efect of job satisfaction on employee performance at the South Nias Regency Transportation Service Office. The type of research used is quantitative research with primary data sources obtained directly from respondents by distributing questionnaires or research The subjects of this research were all employees of the South Nias Regency Transportation Service office. The data analysis method used in this research is a simple linear regression analysis method. The research results showed that job satisfaction had a positive and significant effect on employee performance at the South Nias Regency Transportation Service Office as evidenced by the t_count value of 5. 569 Et_table 1. 690 and a significant level of 0. 000 C 0. The coefficient of determination (R^. 628, meaning that job satisfaction (X) is able to explain the employee performance variable (Y) by 62. 8%, while 37. 2% is influenced by other variables not mentioned in the research variables. The results of the regression equation obtained a constant value of 52,318, which is the value of the employee performance variable (Y) when the employee performance variable (X) is zero and the regression coefficient . 161, meaning that for every Copyright . Popi Putri Yolanda Gohae. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X one increase in job satisfaction, employee performance (Y) experiences an increase of 0. 161 or Keywords: Job Satisfaction. Employee Performance. Department Of Transportation Pendahuluan Bagi suatu organisasi swasta maupun perusahaan. Tugas seorang Sumber Daya Manusia (SDM) sangatlah penting dan Oleh sebab itu, diperlukan manajemen kepegawaian yang sistematis, handal, dan terencana sehingga tujuan yang ingin dicapai dapat tercapai secara Sumber daya manusia merupakan salah satu sumber daya yang perlu menjadi faktor utama dalam menjalankan sumber daya lain dalam menciptakan efisiensi, efektivitas, dan meningkatkan produktivitas organisasi atau perusahaan. Kepuasan kerja menjadi salah satu ukuran kesenangan dalam diri seorang pegawai atas peran dan pekerjaannya dalam sebuah organisasi. Tingkat kepuasan pada umumnya dipengaruhi oleh adanya umpan balik yang diterima oleh seorang pegawai seperti upah yang sesuai, kenyamanan untuk bekerja, lingkungan kerja yang kondusif dan lain sebagainya. Keadaan lingkungan kerja yang kolaboratif akan mendorong tingkat kepuasan pegawai dalam bekerja, selain itu pegawai juga akan mendapat umpan balik yang baik sehingga pegawai merasa pekerjaanya dihargai dan Dengan demikian kinerja pegawai dapat meningkat sehingga peningkatan kualitas kinerja yang tinggi. KonsepKepuasanKerja Kepuasankerjasecaraumummampume Untuk MenurutIndrasari . Au jaAy. Adamy . mengatakan bahwa Aukepuasan kerja merupakan suatu keadaan emosi yang menyenangkan atau positif sebagai salah satu akibat dari pengalaman dan penilaian terhadap kinerja seseorangAy. Lebih lanjut dikatakan bahwa kepuasan kerja dari persepsi tentang bagaimana seharusnya pekerjaan memberikan sesuatu yang berarti untuk dirinya sendiri. Menurut Robbins dan Judge . KonsepKinerjaPegawai Untukmencapaitujuansebuahorganisa siwajibmemilikikinerjaSumberDayaManusi (SDM) KinerjaMerupakansebuahsuathasil. yang didapatkandarisuatu proses tertentu Copyright . Popi Putri Yolanda Gohae. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X erhadapsumber-sumbertertentu digunakan. PengaruhKepuasanKerjaTerhadapKine rjaPegawai Pemenuhan pekerjaan akan tercapai jika asumsi-asumsi yang representatif dipenuhi melalui pekerjaan. Dimana kepuasan kerja merupakan keadaan emosi yang senang atau emosi positif yang berasal dari penilaian pekerjaan atau MenurutDamayantiDkk . mengatakan bahwa AuDengan kepuasan hadaporganisasitempatmerekabekerjaAy. Kinerjapegawaimampumempengaruh SejalandenganpendapatWibowo a yang puasakanlebihproduktif. Disisi lain dapat pula terjadikepuasankerja yang Kinerja individu atau kolektif dalam suatu perkumpulan dalam mencapai tujuan yang bersifat hierarkis yang kemudian dijadikan alasan untuk mensurvei berhasil tidaknya tercapainya sasaran dan pekerjaan yang diberikan kepada setiap orang dan kelompok kerja. Untuk mengimbangi dan meningkatkan efisiensi presentasi suatu asosiasi, tugas pengurus sumber daya memberdayakan perwakilan agar mau dan siap melakukan pelaksanaan kerja yang paling ideal. Kinerja pegawai merupakan hasil yang dicapai seseorang sesuai dengan Huseno . yang mengatakan bahwa Aukinerja adalah hasil dari pengerahan tenaga individu, dicapai melalui kapasitas dan aktivitas dalam kondisi tertentu. AySelanjutnya sesuai Byars dalam Huseno . mengemukakan kinerja pegawai adalah hasil keterkaitan antara usaha, kemampuan dan persepsi terhadap tugas yang telah diberikan kepada seseorang. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja MenurutSukocodanSoedarso . mengemukakan bahwa faktorfaktor yang mempengaruhi kinerja yakni: Sasaran: adanya rumusan masalah yang jelas tentang apa yang diharapkan oleh organisasi untuk dicapai. Standar: apa ukuran bahwa seseorang yangdiinginkan oleh organisasi. Umpan terhadap kegiatan yang berkaitan dengan upaya memcapai sasaran sesuai standar yang telah ditetapkan. Peluang: beri kesempatan orang itu untuk melaksanakan tugasnya mencapai sasaran tersebut. Sarana: sediakan sarana yang diperlukan untuk mendukung kegiatan. Kompetisi: lakukan pelatihan yang efektif, yakni bukan hanya sekedar formalitas tentang sesuatu hal, tetapi Copyright . Popi Putri Yolanda Gohae. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X Motivasi: harus bisa menjawab apa yang sedamg dikerjakan. Beberapa permasalahan teridentifikasi berdasarkan temuan penelitian yang Dinas Perhubungan Kabupaten Nias Selatan. diantaranya masih terdapat beberapa pegawai yang suka mangkir dari pekerjaan yang sudah ditetapkan, pekerjaan yang tidak selesai pekerjaan yang lain. Hubungan antar para kesalahpahaman yang berakibat pada kinerja yang kurang optimal dan selalu melimpahkan tugas dan tanggungjawab kepada orang lain karena merasa sudah jadi senior dalam pekerjaan tersebut. Kemudian perhubungan Kabupaten Nias selatan masih suka bekerja sendiri untuk menunjukkan prestasinya sendiri dan kurang melakukan kerja sama dengan rekan kerja karena dianggap sebagai kompetitor dalam mendapatkan karir dan jabatan yang lebih tinggi. Selanjutnya kinerja pegawai yang masih belum tercapai masih ada sekitar 20 % seperti disampaikan oleh kepala bagian (Kaba. Dinas Perhubungan Kabupaten Nias Selatan pada saat observasi bahwa sarana dan prasarana sebagai penunjang pekerjaan yang masih terbatas seperti alat transportasi, air bersih. Komputer. Printer dan peralatan kantor lainnya. Kemudian kinerja yang masih belum tercapai adalah penggunaan jalan kepada masyarakat. Indikator Kepuasan Kerja MenurutRivai . 9:6. indikatorkepuasaankerjaadalahsebagaib Gaji/Imbalan, danbebanpekerjaan yang dilaksanakan. Pekerjaanmenyangkutkarakteristikpekerj menarik, ataujusrtumembosankan. Supervisimerupakankualitasdanbentukp Promosimerupakankomponen Rekansekerjamerupakankomponen yang Indikator Kinerja Pegawai MenurutBernadin& RusselldalamHuseno mengemukakan beberapa indikator kinerja pegawai sebagai berikut: Quality (Kualita. , merupakan tingkat kesempurnaan atau mendekati tujuan yang diharapkan. Quantity (Kuantita. , jumlah yang dihasilkan, misalnya jumlah Rupiah, jumlah unit, jumlah siklus, kegiatan yang terselesaikan. Timeliness (Ketepatan merupakan lamanya suatu kegiatan diselesaikan pada waktu tertentu. Cost-Efectivenese (Efektifita. , mana pemanfaatan aset hierarkis . anusis, keuangan, teknologi, dan materia. guna mencapai hasil yang Copyright . Popi Putri Yolanda Gohae. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X kerugiandari setiap unit penggunaan sumber daya. Need for Supervision (Tanggungjawa. , melaksanakan fungsi-fungsi pekerjaan tanpa memerlukan pengawasan seorang supervisor untuk mencegah tindakan yang kurang diinginka. Interpersonal Impact (Kemandiria. , kemampuan seorang pegawai untuk memelihara harga diri, nama baik dan kemampuan kerjasama diantara rekan kerja dan bawahan. MetodePenelitian Jenis penelitian dimanfaatkan dalam pemeriksaan ini adalah pemeriksaan Seperti yang ditunjukkan oleh Darmanah . Austrategi eksplorasi kuantitatif adalah metode penelitian yang menggunakan data berupa angka-angka dan penekanan pada pengukuran hasil yang objektif menggunakan analisis Fokus metode kuantitatif adalah mengumpulkan data dan melakukan generalisasi untuk menjelaskan fenomena khusus yang dialami oleh populasiAy. Jenis digunakandalampenelitianiniadalah data Menurut Hardani . mengatakan bahwa Audata primer merupakan suatu data penelitian yang diperoleh langsung dari sumbernya dengan sendiri dalam bentuk angket, observasi, wawancara dan lain-lainAy. Data penelitian ini didapatkan dalam bentuk informasi yang diterima langsung dari responden pada pegawai Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Nias Selatan penyebaran kuesioner. Instrumen membedah informasi dalam pendalaman instrumen pemeriksaan . di Bansos Peraturan Nias Selatan dengan menggunakan prosedur penyampaian jajak pendapat untuk menguji legitimasi dan keandalan sehingga sedapat mungkin memenuhi tujuan. bahwa informasi yang diperoleh dari estimasi, kapan pun ditangani, akan memberikan hasil yang Teknik kuantitatif/statistik dengan tujan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan secara parsial. Selanjutnya Ujikoefisien jaminan digunakan untuk mengukur seberapa tepat atau tepat garis kambuh yang dibuat menangani pengumpulan informasi yang diperhatikan. Hasil Penelitian dan Pembahasan Temuan Penelitian Uji Validitas Kepuasankerja Konsekuensi pemenuhan gig (X) seharusnya terlihat pada tabel 1 di bawahnya. Pengujian keabsahan instrumen ini melibatkan peralatan SPSS 22 untuk Windows dan hasil penanganan informasi akan terlihat di bagian Koneksi absolut yang diperbaiki. Tabel 1 Uji Validitas kepuasan Kerja (X) Item R_Hitun kepuasan kerja Keterangan R tabel Ket 0,502 0,487 0,377 0,386 0,439 0,465 0,373 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Copyright . Popi Putri Yolanda Gohae. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X 0,669 0,694 0,762 0,668 0,451 Valid Valid Valid Valid Valid Tabel 3 Uji Validitas Variabel Kinerja Pegawai (Y) Item Sumber: Hasil yang Ditangani Ilmuwan 2025 dengan SPSS 22. Pada tabel 1 diatas, uji instrumen terhadap responden sebanyak 36 orang. Koefisien R_countitem . sampai dengan 12 . ua bela. untuk variabel Gig Fulfillment bernilai positif. Untuk sementara R_tabel pada tingkat kepentingan = 0,05 adalah 0,329. Uji Reliabilitas Variabel Kepuasan kerja (X) Tabel 2 Uji Reliability Variabel Kepuasa kerja Reliability statistics Cronbah's Alpha N of Items Sumber: Hasil yang pada olahan penelitian 2025 dengan SPSS 22. Suatu kontruk atau variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai CrobanchAos Alpha E 0,60. Berdasarkan hasil diatas nilai CrobanchAos Alpha adalah 0,762 E 0,60 sehingga secara umum dapat dikatakan bahwa instrumen eksplorasi dapat diandalkan. Uji Validitas Fariabel kinerja pegawai (Y) R_Hitung Kinerja Pegawai Keterangan R tabel Ket 0,635 0,491 0,657 0,454 0,573 0,601 0,330 0,522 0,708 0,580 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber: Hasil yang diolah penelitian 2025 Pada tabel 3 uji instrumen terhadap responden sebanyak 36 orang. Nilai koefisien korelasi R_countitem berkisar antara satu . sampai dengan sepuluh . Untuk sementara R_tabel pada tingkat kepentingan = 0,05 adalah 0,329. Fakta bahwa pernyataan itu tidak membuatnya berkumpul. sampai dengan 10 . dengan akibat R_hitung E R_tabel dinyatakan substansial, artinya setiap instrumen pernyataan dalam survei benar-benar siap untuk mengukur faktor-faktor yang dimaksud. Jadi kamu Uji reabilitas Variabel kinerja pegawai (Y) Tujuan pengujian reliability adalah untuk memastikan apakah instrumen yang diukur memenuhi persyaratan konsistensi dan reliabilitas atau tidak. Konsekuensi uji variabel pameran (Y) menurut Crobanch Alpha seharusnya terlihat pada tabel 4. 6 di Copyright . Popi Putri Yolanda Gohae. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X Tabel 4 Uji Reliabilitas Variabel Kinerja Pegawai (Y) Reliability Statistics Alfa Cronbach Gambar 1 Normal ProbabilityPlot N of Items Sumber: Hasil Olahan Peneliti 2025 Suatu kontruk atau variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai CrobanchAos Alpha E 0,60. Berdasarkan hasil diatas nilai CrobanchAos Alpha adalah 0,871 E 0,60 sehingga eksplorasi dapat diandalkan. Uji Asumsi Klasik Uji NormalitasData Uji normalitas data bertujuan untuk menguji apakah data dari semua variabel terdistribusi dengan normal atau tidak. Untuk mengetahui apakah informasi tersebut tersebar atau tidak, dapat dilakukan dengan menggunakan grafik. Apabila informasi tersebar pada garis miring dan mengikuti garis sudut ke sudut, maka model relaps memenuhi asumsi Uji diselesaikan dengan menggunakan uji Kolmogrov-Sminov (K-S). Kolmogrov-Sminov 0,05, maka data residualnya terdistribusi dengan normal. Sebaliknya jika hasil Kolmogrov-Sminov menunjukkan nilai signifikan dibawah 0,05 maka data residualnya terdistibusi tidak Sumber: Hasil yang olahan penelitian 2025 dengan bantuan Aplikasi SPSS 22. Berdasarkan Gambar 1 di atas, ahli berasumsi bahwa model relaps memenuhi anggapan gaya lama dalam pandangan penyampaian informasi seputar garis miring dan arahnya, menunjukkan desain penyebaran yang biasa. Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas dilakukan untuk menguji apakah dalam pengulangan terdapat sensibilitas dan kontras pada sisa perubahan antar kearifan. Heteroskedastisitas akan terjadi jika variansnya sama, dan homoskedastisitas akan terjadi jika residu mempunyai varians yang tetap. Kekambuhan diharapkan baikbaik Dengan menggunakan prosedur yang masuk akal dan mengambil kesimpulan, jika terdapat model yang heteroskedastisitas dan jika tidak. contoh pasti maka pada saat itulah akan terjadi homoskedastisitas. Jelas pada grafik Copyright . Popi Putri Yolanda Gohae. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X heteroskedastisitas, terbukti dengan tidak adanya tanda-tanda yang menunjukkan contoh spesifik. Gambar 2 Uji Heteroskedastisitas Sumber: Hasil yang olahan oeneliti pada tahun 2025 dengan bantuan aplikasi SPSS 22. 0 for Windows Pembahasan Pengujian Hipotesis Uji Parsial (Uji . Untuk mengetahui pengaruh setiap faktor bebas . emenuhan pekerjaa. terhadap variabel dependen . ksekusi perwakila. , digunakan uji tidak lengkap . Hasil uji t ditampilkan pada tabel 4. Pada tabel 5 terlihat nilai terukur variabel pemenuhan gig (X) sebesar 5,569 dan tingkat kepentingannya sebesar 0,000, sedangkan t-determined valued pada tingkat peluang = n-k-1 atau . -1-. = 34 adalah 1,690. Sejak harga t-hitung 5,569>ttabel1,690, maka dapat disimpulkan bahwa variabel kepuasan kerja berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Nias Selatan Uji Koefisien Determinasi ( ) Koefisien jaminan digunakan untuk menentukan tingkat faktor otonom yang sekaligus memahami variabel dependen . Semakin tinggi koefisien jaminan maka semakin tinggi pula kemampuan variabel independen dalam menentukan variabel Hasil uji afirmasi dapat dilihat pada tabel 6 di bawah ini: Tabel 6 Hasil Uji Koefisien Determinasi Tabel 5 Hasil uji parsial (Uji Berdasarkan peroleh nilai koefisien determinasi ) sebesar 0,628 . ,8%) Variabel independen yaitu kepuasan kerja dapat menjelaskan keberagaman variabel dependen . inerja karyawa. , sedangkan variabel lain yang tidak dimasukkan dalam Copyright . Popi Putri Yolanda Gohae. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X 38,2% termasuk dalam penelitian ini. Metode Analisis Regresi Dalam penelitian ini, pemeriksaan relaps dasar merupakan strategi penilaian yang dapat untuk memahami hubungan antara variabel dependen dan faktor bebas. Pokok Persoalan dalam ujian pekerjaan dan Untuk mengetahui dampak pemenuhan pekerjaan terhadap eksekusi perwakilan digunakan kondisi relaps. Y= 52. 318 0,161 X Keterangan: Y = Kinerja Pegawai (Variabel Terika. a = 52. b = 0,161 X = Kepuasan Kerja (Variabel Beba. Berdasarkan kondisi direct relapse langsung di atas, terlihat bahwa koefisien relaps untuk variabel pemenuhan gig (X) bertanda positif. Persamaan regresi linear sederhana di atas memberikan pemahaman bahwa nilai wajar . dari 52,318 adalah nilai layak dari variabel pelaksanaan pekerja (Y) apabila variabel pemenuhan pekerjaan (X) bernilai nol. Koefisien regresi . merupakan hasil nilai variabel X terhadap Y sebesar 0,161 dan bertanda positif yang menunjukkan bahwa nilai ini memiliki arti bahwa setiap terjadi peningkatan nilai variabel kepuasan kerja (X) sebesar 1 satuan maka akan pegawai (Y) sebesar 0,161. Peutup Kesimpulan Mengingat konsekuensi eksplorasi dan percakapan yang telah digambarkan, mengingat dampak pemenuhan pekerjaan terhadap pelaksanaan pekerja, maka, pada saat itu, dapat ditarik kesimpulan: kepuasan pekerjaan berpengaruh perwakilan di tempat kerja Dinas Perhubungan Kabupaten Nias Selatan signifikan sebesar 0,000 C 0,05 Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian bahwa nilai Koefisien kepastian ( ) sebesar 0,628 yang berarti pemenuhan kerja (X) dapat memahami variabel presentasi. pegawai (Y) bertambah hingga 62,8% sedangkan 37,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dirujuk dalam variabel regresi, nilai konstanta sebesar 52. adalah nilai dari variabel presentasi yang representatif (Y) ketika variabel kinerja pekerja (X) adalah nol dan koefisien relaps . adalah 0,161, yang berarti untuk setiap peningkatan kepuasan kerja, kinerja pekerja (Y) meningkat sebesar 0,161 atau 16,1%. Pada akhirnya, setiap kali terjadi peningkatan pemenuhan pekerjaan, maka pelaksanaan yang representatif akan meningkat. Saran Copyright . Popi Putri Yolanda Gohae. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 2 Edisi Juli 2025 P-ISSN: 2614-381X Pada kesimpulan diatas tujuan di atas, gagasan yang dapat diberikan oleh para analis adalah: Hendaknya Pegawai Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Nias Selatan jangan menghindari setiap pekerjaan yang telah diberikan oleh pimpinan melainkan dikerjakan dengan baik. Apabila ada kesulitan lebih baik dikomunikasikan dengan rekan kerja yang sudah berpengalaman atau langsung konfirmasi kepada atasan yang memberikan tugas tersebut. Setiap dengan waktu dan target yang sudah ditetapkan karena kinerja dikatakan baik menyelesaikannya tepat waktu . Untuk pekerjaan dibutuhkan ketelitian dan kejelian sesuai dengan standar pekerjaan dalam bidang masing-masing, sehingga hasil dari pekerjaan tersebut tidak diulangi dan tidak perlu ada perbaikan bahkan mencapai kesempurnaan. pagi peneliti dihimbau untuk mengkaji variabel yang tidak dianalisis dalam Sehingga meningkatkan hasil pemeriksaan yang Daftar Pustaka