ISSN : 3024-8086 Vol. 3 No. 2 (Juni, 2. WORKSHOP PENGGUNAAN SOFTWARE RAB DAN TIME SCHEDULE UNTUK OPTIMALISASI PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PROYEK INFRASTRUKTUR DI DINAS PU KABUPATEN TANAH BUMBU (Workshop On The Use Of Rab And Time Schedule Software To Optimize Planning And Supervision Of Infrastructure Projects At The Pu Department Of Tanah Bumbu Distric. Irwandy Muzaidi1. Muhammad Fitriansyah2. Elia Anggarini3. Dyah Pradhitya Hardiani4. Ichwan Setiawan5. Emma Ruhaidani6. Ekawati Laily Ramadhani7 1,2,3,4,5,6,7 Program Studi S1 Teknik Sipil. Fakultas Teknik. Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. Email: irwann. muzaidi@umbjm. id , fitriansyah@umbjm. id , ekawati. ramadhani@umbjm. teweh@gmail. com, dyah. hardiani123@gmail. com, emma@umbjm. ichwansetiawan83@gmail. ABSTRAK Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi teknis tenaga perencana dan pengawas di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tanah Bumbu dalam menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Jadwal Waktu (Time Schedul. proyek infrastruktur menggunakan software, guna mengoptimalkan perencanaan dan pengawasan proyek sehingga mencapai efisiensi biaya dan ketepatan waktu. Metode pelaksanaan terdiri dari beberapa tahap: . Ceramah interaktif untuk penyampaian materi konseptual. Demonstrasi langsung . ive demonstratio. penggunaan software Microsoft Excel . ntuk RAB) dan Microsoft Project . ntuk Time Schedul. Pelatihan praktis . ands-on trainin. dimana peserta secara langsung mengaplikasikan software pada studi kasus proyek infrastruktur lokal. Diskusi kelompok dan pemecahan masalah. Pendampingan individu. Evaluasi keberhasilan dilakukan menggunakan model Kirkpatrick melalui pre-test/post-test, observasi, kuesioner kepuasan, dan studi kasus simulasi. Kegiatan workshop berhasil dilaksanakan dengan tingkat partisipasi dan antusiasme peserta yang sangat tinggi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta yang sangat signifikan, ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata sebesar 55. 7% dari pre-test . ke post-test . Sebanyak 83% peserta berhasil menyusun RAB yang terstruktur dan 73% peserta mampu membuat jadwal proyek dengan logika yang tepat. Reaksi peserta terhadap pelatihan sangat positif, dengan skor kepuasan rata-rata 4. 7 dari skala 5. Komitmen penerapan ilmu dalam pekerjaan sehari-hari juga telah terbentuk di kalangan peserta. Kata Kunci : workshop, time schedule. RAB. Microsoft project Abstract This community service activity aims to improve the capacity and technical competence of planning and supervisory staff at the Public Works (PU) Department of Tanah Bumbu Regency in preparing Budget Plans (RAB) and Time Schedules for infrastructure projects using software, in order to optimize project planning and supervision to achieve cost efficiency and timeliness. The implementation method consists of several stages: . Interactive lectures for delivering conceptual material. Live demonstrations of the use of Microsoft Excel software . or RAB) and Microsoft Project . or Time Schedul. Practical training . ands-on trainin. where participants directly apply the software to local infrastructure project case studies. Group discussions and problem solving. Individual mentoring. Evaluation of success was carried out using the Kirkpatrick model through pre-test/post-test, observation, satisfaction questionnaires, and simulation case studies. The workshop activities were successfully implemented with a very high level of participant participation and enthusiasm. The evaluation results showed a very significant increase in participant knowledge and skills, indicated by an average score increase of 55. 7% from the pre-test . to the posthttps://journal. id/index. php/petikemas ISSN : 3024-8086 Vol. 3 No. 2 (Juni, 2. Eighty-three percent of participants successfully developed a structured budget (RAB), and 73% were able to create a logical project schedule. Participants' reactions to the training were very positive, with an average satisfaction score of 4. 7 out of 5. Participants also developed a commitment to applying the knowledge in their daily Keywords: workshop, time schedule. RAB. Microsoft project PENDAHULUAN Kabupaten Tanah Bumbu, sebagai salah satu wilayah strategis di Provinsi Kalimantan Selatan, mengalami pertumbuhan pembangunan yang pesat. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tanah Bumbu memegang peran sentral dalam mengawal pembangunan infrastruktur daerah, mulai dari jalan, jembatan, drainase, hingga fasilitas publik lainnya. Tugas mulia ini dihadapkan pada tantangan kompleks di era modern: tuntutan transparansi, akuntabilitas keuangan, efisiensi waktu, dan kualitas hasil pembangunan. Setiap proyek infrastruktur yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak hanya dituntut selesai tepat waktu, tetapi juga harus memenuhi standar teknis yang tinggi dengan penggunaan anggaran yang optimal dan dapat dipertanggungjawabkan. Dalam praktiknya, tim perencana dan pengawas di Dinas PU Kabupaten Tanah Bumbu masih menghadapi kendala signifikan dalam menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Jadwal Proyek (Time Schedul. Penyusunan RAB seringkali masih mengandalkan metode konvensional seperti spreadsheet sederhana yang rentan terhadap kesalahan perhitungan . uman erro. , sulit untuk diperbarui . jika terjadi perubahan harga atau volume pekerjaan, dan kurang terintegrasi dengan Sementara itu, pembuatan time schedule seringkali masih bersifat linear dan tidak antaraktivitas . yang kompleks dalam sebuah proyek konstruksi. Dampak dari kondisi ini terlihat nyata di Sering terjadi deviasi antara anggaran yang direncanakan dengan realisasi di lapangan, kesulitan dalam mengevaluasi klaim dari kontraktor, https://journal. id/index. php/petikemas serta lemahnya pengendalian . selama proses konstruksi berlangsung. Ketidakterpaduan antara RAB dan Time Schedule ini berpotensi menyebabkan pemborosan anggaran . nefisiensi biay. , keterlambatan penyelesaian proyek . ime overru. , dan pada akhirnya menghambat percepatan pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat. Revolusi industri 4. 0 menawarkan solusi atas permasalahan ini melalui pemanfaatan teknologi Penguasaan perangkat lunak . khusus untuk manajemen proyek konstruksi bukan lagi sebuah kemewahan, melainkan menjadi kompetensi inti . ore competenc. yang wajib dimiliki oleh setiap tenaga teknis. Software penyusun RAB . eperti Microsoft Excel tingkat lanjut. SMARTPLAN, atau aplikasi RAB lainny. memungkinkan penghitungan yang akurat, otomatis, dan mudah Software manajemen proyek seperti Microsoft Project atau Primavera P6 memungkinkan pembuatan jadwal yang dinamis, identifikasi critical path, dan alokasi sumber daya yang efisien. Integrasi antara kedua tools digital ini akan menciptakan suatu sistem perencanaan dan pengawasan yang holistik, data-driven, dan akuntabel. Oleh karena itu, untuk menjawab tantangan sekaligus memanfaatkan peluang ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diwujudkan dalam bentuk AuWorkshop Penggunaan Software RAB dan Time Schedule untuk Optimalisasi Perencanaan Pengawasan Proyek InfrastrukturAy. Workshop ini dirancang sebagai suatu intervensi strategis untuk memberdayakan dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di Dinas PU Kabupaten Tanah Bumbu. ISSN : 3024-8086 Vol. 3 No. 2 (Juni, 2. Melalui pelatihan yang bersifat aplikatif dan handson, diharapkan para peserta tidak hanya memahami teori tetapi juga terampil dalam mengaplikasikan software tersebut untuk menciptakan perencanaan yang integratif, akurat, realistis, dan mampu melakukan pengawasan yang lebih efektif. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan kompetensi dan kapasitas tenaga teknis Dinas PU Kabupaten Tanah Bumbu dalam merencanakan dan memanfaatkan teknologi software terkini untuk menciptakan tata kelola proyek yang efisien dan Gambar 1. Lokasi Kegiatan PKM METODE PENELITIAN Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Ruang Rapat Aula Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tanah Bumbu. Provinsi Kalimantan Selatan. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada ketersediaan fasilitas pendukung, serta untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan langsung terkait dengan konteks kerja peserta. Sasaran adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga teknis di lingkungan Dinas PU Kabupaten Tanah Bumbu yang secara langsung terlibat dalam proses perencanaan, penganggaran, dan pengawasan proyek infrastruktur. Sebanyak 30 . iga pulu. orang peserta dipilih melalui proses koordinasi dengan pimpinan Dinas. Pelaksanaan pendekatan partisipatif dan pembelajaran orang dewasa . , yang menekankan pada aspek Metode ini dipilih karena peserta adalah praktisi yang telah memiliki pengalaman dasar, sehingga pembelajaran akan lebih efektif jika bersifat https://journal. id/index. php/petikemas HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Pelaksanaan Kegiatan Kegiatan Workshop Penggunaan Software RAB dan Time Schedule berhasil dilaksanakan selama dua hari penuh dengan tingkat partisipasi yang sangat tinggi. Seluruh 30 orang peserta yang telah ditargetkan hadir dan mengikuti seluruh rangkaian acara dari awal hingga akhir. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan selama sesi tanya jawab, diskusi kelompok, dan terutama selama sesi hands-on praktik software. Pelaksanaan workshop dibagi menjadi beberapa sesi kunci. Pada Hari Pertama, fokus utama adalah pada pengenalan konsep integrasi perencanaan dan penguasaan Microsoft Excel untuk penyusunan RAB yang dinamis. Peserta menunjukkan kemampuan yang beragam. 60% telah mahir menggunakan Excel dasar, namun hanya 20% yang telah memanfaatkan fungsi lanjut seperti VLOOKUP. IF, dan pembuatan kurva S secara terintegrasi. Selama sesi praktik, peserta mulai dapat membuat template RAB yang terstruktur dengan formula yang saling terhubung antar sheet, sehingga perubahan pada harga satuan atau volume dapat secara otomatis memperbarui total biaya dan grafik kurva S. ISSN : 3024-8086 Vol. 3 No. 2 (Juni, 2. Hari Kedua difokuskan pada pengenalan Microsoft Project dan integrasinya dengan RAB. Materi ini merupakan hal yang benar-benar baru bagi hampir 85% peserta. Tantangan utama adalah tentang Work Breakdown Structure (WBS), task dependencies, dan konsep critical path. Meskipun awalnya mengalami kesulitan, melalui pendampingan intensif dari instruktur dan asisten, sebagian besar peserta akhirnya dapat membuat jadwal proyek sederhana untuk studi kasus yang diberikan, menentukan hubungan ketergantungan antar aktivitas, dan mengidentifikasi jalur kritis proyek. Pembahasan Berdasarkan Evaluasi Kirkpatrick Peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta diukur melalui perbandingan nilai pretest dan post-test. Pre-test yang diberikan di hari pertama menunjukkan rata-rata nilai 52,4 . alam skala . , yang mengindikasikan pemahaman awal yang rendah mengenai software dan Hasil post-test yang dilaksanakan di akhir hari kedua menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan rata-rata nilai 81,6. pengetahuan dan keterampilan teknis software untuk peserta dewasa. Hasil dan dampak Meskipun evaluasi dampak jangka panjang membutuhkan waktu, indikator awal sudah dapat Pada sesi terakhir, perwakilan dari setiap menyusun action plan sederhana untuk menerapkan ilmu yang Beberapa komitmen awal yang dihasilkan Bidang Bina Program berkomitmen untuk mulai menggunakan template Excel yang telah dipelajari untuk menyusun RAB perencanaan tahun berikutnya. Beberapa pengawas lapangan menyatakan jadwal baseline dari Microsoft Project sebagai alat bantu dalam memantau kemajuan proyek di lapangan. Terbentuknya group komunikasi (WhatsAp. untuk berbagi masalah dan solusi . software di antara peserta dan instruktur. Gambar 2. Peningkatan nilai rata-rata peserta Peningkatan sebesar 55,7% ini membuktikan bahwa metode pelatihan yang menggabungkan ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung . ands-o. sangat efektif dalam transfer https://journal. id/index. php/petikemas Analisis Kendala Solusi Pelaksanaan Pelaksanaan workshop tidak terlepas dari beberapa kendala: Keterbatasan Infrastruktur IT: Beberapa laptop yang dibawa peserta memiliki spesifikasi yang rendah dan versi software yang tidak konsisten, sehingga menghambat kecepatan praktik. Solusi: Instruktur dan asisten membantu mengoptimalkan pengaturan software dan meminjamkan beberapa laptop cadangan. Heterogenitas Latar Belakang Kemampuan: Variasi kemampuan peserta cukup lebar, dari yang sudah pemula hingga yang sudah advance. Solusi: Diterapkan sistem grouping untuk diskusi, dimana peserta dengan kemampuan lebih dilatih untuk menjadi tutor sebaya . eer ISSN : 3024-8086 Vol. 3 No. 2 (Juni, 2. Pendampingan individu juga lebih intensif diberikan kepada peserta yang tertinggal. Waktu yang Terbatas: Materi Microsoft Project yang sangat padat terasa kurang untuk dapat dikuasai sepenuhnya hanya dalam satu hari. Solusi: Materi difokuskan pada fungsi-fungsi paling dasar dan kritikal yang paling sering Modul dilengkapi dengan tutorial mandiri untuk dipelajari lebih lanjut setelah Pembahasan terhadap Pencapaian Tujuan Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat seluruh tujuan khusus workshop telah tercapai: Pemahaman konseptual integrasi RAB dan waktu berhasil dibangun, sebagaimana terlihat dari hasil post-test dan diskusi. Peserta telah terlatih dalam menggunakan Microsoft Excel lanjut untuk RAB dan Microsoft Project dasar untuk penjadwalan. Peserta monitoring proyek melalui fitur tracking dalam Efisiensi dan akurasi di level perencanaan telah menunjukkan peningkatan signifikan, yang diharapkan dapat berlanjut pada tingkat Dengan demikian, tujuan umum untuk meningkatkan kapasitas SDM Dinas PU Kabupaten Tanah Bumbu dalam mengelola proyek infrastruktur telah tercapai pada tahap awal. Keberlanjutan . dari peningkatan kapasitas ini sangat bergantung pada komitmen pimpinan untuk memfasilitasi penerapan secara konsisten dan mendorong budaya kerja baru yang berbasis https://journal. id/index. php/petikemas Gambar Kegiatan Masyarakat Pengabdian Kepada KESIMPULAN Berdasarkan seluruh rangkaian pelaksanaan kegiatan dan analisis hasil yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Workshop Penggunaan Software RAB dan Time Schedule untuk Optimalisasi Perencanaan Pengawasan Proyek Infrastruktur di Dinas PU Kabupaten Tanah Bumbu telah berhasil mencapai tujuannya secara efektif dan memberikan dampak yang signifikan. Pertama, kegiatan ini telah berhasil meningkatkan kapasitas dan kompetensi teknis sumber daya manusia di Dinas PU. Hal ini dibuktikan oleh peningkatan nilai rata-rata sebesar 55,7% dari hasil pre-test . ke post-test . Peserta yang sebelumnya hanya mengandalkan metode manual, kini telah memperoleh keterampilan praktis dalam mengoperasikan Microsoft Excel untuk penyusunan RAB yang dinamis dan Microsoft Project untuk pembuatan jadwal proyek yang terintegrasi. Peningkatan kompetensi ini merupakan fondasi krusial bagi terwujudnya tata kelola proyek yang lebih baik . ood governanc. Kedua, metode pelatihan yang diterapkan, yaitu kombinasi antara ceramah interaktif, demonstrasi langsung, dan praktik hands-on secara intensif, terbukti sangat efektif untuk peserta dari kalangan Pendekatan ini tidak hanya memberikan pemahaman teoritis tetapi juga membangun ISSN : 3024-8086 Vol. 3 No. 2 (Juni, 2. mengaplikasikan ilmu yang diperoleh. Studi kasus yang relevan dengan kondisi riil di Tanah Bumbu membuat proses pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan mudah diserap. Ketiga, workshop ini telah memberikan dampak positif langsung pada efisiensi kerja. Peserta kini memiliki kemampuan untuk menyusun dokumen perencanaan yang lebih akurat, rapi, dan mudah untuk diperbarui . Integrasi antara RAB dan Time Schedule yang mulai dipahami akan meminimalisir terjadinya disparitas data, deviasi anggaran, dan keterlambatan jadwal, yang pada akhirnya berpotensi besar untuk meningkatkan kinerja proyek infrastruktur daerah. DAFTAR PUSTAKA