Nilai Sosial Naskah Drama AUT Karya Putu Wijaya dan Relevansinya Sebagai Bahan Ajar Siswa SMA Yuni Engriani1. Larlen2. Rasdawita3 Universitas Jambi *Corresponding author Email: yuni. engrianie@gmail. Abstrak Penelitian ini memiliki tujuan yakni memaparkan tentang nilai sosial dalam naskah drama AUT Karya Putu Wijaya dan merelevansikan kedalam Pembelajaran di SMA. Penelitian ini mengunakan pendekatan analisis dan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Objek dalam yaitu naskah drama AUT karya Putu Wijaya. Pada penelitian ini, menggunakan teknik pengumpulan data menggunakan pustaka simak, dan catat. Hasil dari penelitian berdasarkan analisis sosiologi sastra, niliqi sosial yang ditemukan pada naskah drama AUT karya Putu Wijaya yaitu nilai kasih sayang . inta dan kasih, pengabdian, tolong menolong, kekeluargaan, kepedulia. , nilai tanggung jawab . asa menerima dan memiliki, kewajiban, disipli. , dan nilai keserasian hidup . eadilan dan kerja sam. dapat disimpulkan nilai yang paling dominan adalah nilai sosial kasih sayang pada bagian kepedulian. Naskah drama AUT karya Putu Wijaya sangat digunakan sebagai relevansinya sebagai bahan ajar pada materi buku Bahasa Indonesia pada KD 3. KD 3. 19, dan KD 4. Kata kunci: nilai sosial, naskah drama, pembelajaran Abstract This research has a purpose, namely to explain the social values in the play AUT Karya Putu Wijaya and to be relevant to learning in high This study uses an analytical approach and uses a qualitative descriptive method. The inner object is the play script of AUT by Putu Wijaya. In this study, using data collection techniques using a library, listen, and take notes. The results of the research based on the analysis of the sociology of literature, the social values found in Putu Wijaya's AUT drama script are the values of affection . ove and compassion, devotion, help, kinship, carin. , the value of responsibility . sense of acceptance and belonging, obligation, disciplin. and the value of harmony of life . airness and cooperatio. it can be concluded that the most dominant value is the social value of affection in the caring section. Putu Wijaya's AUT drama script is very much used for its relevance as teaching material in Indonesian language books at KD 3. KD 3. 19, and KD 4. Keywords: social values, drama scripts, learning Pendahuluan Nilai sosial adalah nilai yang berhubungan dengan masyarakat, nilai yang mempunyai prinsip suka tolong menolong dan memperhatikan orang lain yang ada disekitarnya. Dalam kehidupan bermasyarakat, para individu menyepakati berbagai aturan mengenai sesuatu yang baik dan buruk, patut dan tidak patut, dihargai dan tidak dihargai, penting dan tidak penting. Aturan ini berfungsi untuk mewujudkan keteraturan sosial. Kesepakatan aturan inilah yang disebut dengan nilai sosial. Menurut Ngalim Purwanto (Zakiyah, 2014:. menyatakan bahwa nilai ada pada seseorang dipengaruhi oleh adanya adat istiadat, etika, kepercayaan, dan agama yang dianutya. Sesuai itu mempengaruhi sikap, pendapat, dan pandangan individu yang selanjutnya tercermin dalam cara bertindak dan bertingkah laku dalam memberikan penilaian. Menurut Hendropuspito (Risdi, 2019:. menjelaskan tentang nilai-nilai sosial yaitu, menyatakan nilai sosial adalah segala sesuatu yang dihargai masyarakat karena mempunyai daya guna fungsional bagi perkembangan kehidupan manusia. Karya sastra yang mengacu pada realitas dan mengandung nilai-nilai sosial adalah naskah drama. Menurut Al-MaAoruf (Siti Robingah, 2013: . karya sastra umumnya berisi tentang permasalahan yang melingkupi kehidupan Permasalahan itu dapat berupa permasalahan yang terjadi pada diri pengarang ataupun dari luar diri pengarang . ealita sosia. Karya sastra juga memberikan cerita kehidupan yang menyangkut persoalan sosial masyarakat. Drama lebih memberi ruang imajinasi kepada pembaca (Suryanto, 2. , sedangkan menurut Sudjiman (Al-MaAoruf, 2017:. drama adalah karya sastra yang bertujuan melukiskan kehidupan dengan mengemukakan tikaian dan emosi melalui lakukan dialog, dan lazim dirancang untuk dipentaskan depan publik penonton. Drama keberadaanya sangat penting sebagai media untuk menyampaikan pesan dan nilai yang terdapat dalam sebuah nashkah drama tersebut. Dalam suatu drama memiliki banyak nilai, seperti nilai pendidikan, nilai religious, nilai budaya, nilai pendidikan karakter, dan nilai sosial. Drama dapat dianalisi dari berbagai aspek salah satunya dapat dianalisis dengan nilai sosial, karena merupakan nilai yang lahir ditengah-tengah masyarakat, memiliki nilai yang sangat penting dikehidupan masyarakat, terutama dilingkungan sekolah. Karena di lingkungan sekolah kita dapat mengetahui baik buruknya nilai sosial Peneliti melakukan penelitian melalui pendekatan nilai sosial karena merupakan nilai yang lahir ditengah masyarakat, terutama dilingkungan Karena dengan menerapkan nilai sosial dilingkungan sekolah menjadikan seseorang itu dapat mengetahui nilai sosial apa yang dianggap baik dan buruk. Sehingga penerapan yang diterapkan dilingkungan sekolah itu diterapkan dengan sebaik mungkin. Pemahaman nilai sosial merupakan materi yang sering dipelajari Namun pada pembelajaran naskah drama pemahaman nilai sosial masih terbilang kurang, naskah drama AUT karya Putu Wijaya akan dijadikan bahan penelitian yang akan dianalisis nilai sosialnya. naskah drama ini tidak menunjukan tokoh utamanya atau inti ceritanya dapat dilihat dari judulnya. Naskah drama AUT adalah sebuah akronim, yang di artikan sebagai TUA. menceritakan sekumpulan petugas yang memiliki kegiatan di pos keamanan ketika menerima laporan. Naskah drama ini memiliki delapan belas babak dan 127 halaman, jalan cerita drama ini penuh dengan komedi dan misteri. Naskah ini menarik untuk dianalisis nilai sosialnya karena jalan ceritanya ditengahtengah masyarakat. Berdasarkan latar belakang masalah diatas, dijelaskan secara rinci alasan peneliti mengkaji naskah drama AUT karya Putu Wijaya. Pertama, naskah AUT di buat oleh sastrawan terkenal yang bernama Putu Wijaya, ia sangat terkenal sebagai ahli di bidang drama dan teater. Putu Wijaya sudah menulis lebih dari 30 novel. 40 naskah drama, dan sekitar 1000 cerpen, ratusan esai, artikel lepas, dan kritik drama. Dia juga telah menulis scenario film dan sinetron. Sebagai seorang dramawan, pada tahun 1971 ia telah memimpin teater. Sudah sangat banyak naskah drama yang ditulis oleh beliau, diantaranya. Aeng. Anu. Bah. Demokrasi. Jangan Menangis Indonesia. Zetan dan AUT. Kedua. Naskah drama ini memperlihatkan kehidupan sosial yang Ketiga. Pada naskah drama ini sangat kuat kaitannya dengan KD. AuMengidentifikasi alur, cerita, babak demi babak, dan konflik dalam drama yang dibaca atau ditonton. Dan KD 3. 19 Aumenganalisis isi dan kebahasaan drama yang dibaca atau ditontonAy. Naskah ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Alasan itu lah yang menjadi dasar peneliti mengangkat nilai sosial pada saat ini atau pada masa pandemi covid-19. Penelitian relavan yang dijadikan rujukan utama pada penelitian ini adalah penelitian Siti Robingah dengan judul Nilai-Nilai Sosial dalam Novel JALA karya Titis Basino: Tinjauan Sosiologi Sastra dan Implikasinya Sebagai Bahan Ajar Sastra di SMA. Pada tahun 2013 adalah nilai sosial berupa nilai kasih sayang, nilai-nilai tanggung jawab, nilai keserasian hidup. Nilai kasih sayang yaitu mendeskripsikan tentang perasaan yang tulus, nilai-nilai tanggung jawab mendeskripsikan tentang hal-hal yang berkaitan dengan kewajiban menanggung sesuatu, dan nilai keserasian hidup mendeskripsikan tentang berbagai hal yang berkaitan dengan keserasian, seimbang dan harmonis. Pada penelitian tesebut sama-sama meneliti tentang nilai-nilai sosial yang membedakannya penelitian siti robingah meneliti nilai-nilai sosial dalam novel, sedangkan peneliti meneliti nilai sosial dalam naskah drama. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis. Pendekatan analisis digunakan untuk menganalisis atau mengetahui nilai-nilai sosial yang ada dalam naskah drama, sedangkan pendekatan sosiologi sastra yang berhubungan dengan Metode yang digunakan deskrif kualitatif yaitu analisis terhadap data dan tidak menggunakan angka-angka, melainkan menggunakan kata-kata dan kalimat serta pemahaman. Dipilih oleh peneliti karena dapat mendeskrifsikan naska tersebut. Menurut Usman dkk . metode kualitatif lebih serasi digunakan dalam penelitian sastra, karena dilakukan dalam situasi yang wajar atau natural setting. Hasil dan Pembahasan Berdasarkan analisis secara sosiologi sastra terhadap naskah drama AUT karya Putu Wijaya, nilai yang ditemukan didalam naskah drama AUT Karya Putu Wijaya yaitu nilai sosial kasih sayang . inta dan kasih, pengabdian, tolong menolong, kekeluargaan, kepedulia. , nilai tanggung jawab . asa menerima dan mememiliki, kewajiban, disipli. , dan nilai keserasian hidup . ilai keadilan dan kerja sam. Kasih Sayang Kasih sayang adalah sebuah istilah yang menggambarkan suatu perasaan, yaitu dengan adanya iteraksi dua yang responnya sangat baik, mengakibatkan terjadinya rasa bahagia dan ingin memiliki. Cinta dan Kasih Sayang Dalam naskah drama AUT disini ditunjukan kasih sayang seorang ibu kepada anaknya, walaupun anak tersebut adalah anak angkat tapi rasa sayang yang dimiliki seorang ibu angkat sudah seperti rasa sayang ibu dan anak kandungnya sendiri. Pengabdian Pengabdian ditunjukan oleh seorang suami kepada istrinya. Pengabdian itu dilakukan dalam bentuk suami yang menuruti kemauan sang istri, hal ini dilihat saat sang istri yang tidak mengizinkan suaminya untuk memeberitahu para Tolong-menolong Tolong menolong terlihat ketika sang istri meminta batuan kepada petugas untuk mencari anaknya yang hilang tersebut. Disini petugas akan membantu mencarikan anak tersebut hal ini berarti menggambarkan bahwa manusia memiliki hati nurani untuk saling tolong menolong. Kekeluargaan Rasa keluargaan ditunjukkan oleh petugas yang berbicara kepada kedua pemuda untuk berdamai karena kedua pemuda tersebut merupakan satu Hal ini dapat dilihat dengan sikap petugas yang memberikan kanesat kepada kedua pemuda tersebut karena sebuah keluarga tidak boleh berkelahi atau beselisih. Kepedulian Rasa peduli dalam naskah drama AUT adalah ketika suami meminta kepada keluarga atau kedua pemuda tersebut untuk berdamai agar semua masalah selesai dengan secara kekeluargaan, hal ini menggabarkan rasa kepedulian suami terhadap kedua pemuda tersebut. Nilai Tanggung Jawab Tanggung jawab merupakan nilai yang bertanggung jawab terhadap sesuatu seperti menanggung kewajiban dan menanggug akibat. Rasa Menerima dan Memiliki Rasa menerima ialah mereka yang sadar akan kelebihan kekurangannya tanpa ada keluhan dengan memilki kelebihan. Kewajiban Dalam naskah drama AUT yaitu para petugas yang menjalankan kewajibannya agar taat akan aturan untuk memenuhi kewajibannya menjadi seorang yang taat akan aturan di saat mereka sedang bertugas untuk membuat sebuah laporan pengaduan. Disiplin Kedisiplin dalam naskah drama AUT dilihat dari petugas yang sangat disiplin dalam menaati aturan yang harus dipenuhi sebelem melaporkan ke kantor polisi, seperti petugas menyuruh sumai untuk mengisi resi terlebih Nilai Keserasian Hidup Keserasian atau juga keselarasan hidup, dalam keserasian manusia harus saling menjaga hubungan agar terciptanya kehidupan yang harmonis dan seimbang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Nilai Keadilan Dalam naskah drama AUT keadilan dilhat dari salah satu keluarga pemuda yang meminta keadilan kepada petugas karena perkelahian kedua pemuda Disini petugas juga memberikan keadilan kepada kedua pemuda tersebut dengan tidak memberikan hukuman kepada mereka, karena tugas para petugas hanya mencatat semua pengaduan. Nilai Kerja Sama Naskah drama AUT kerja sama petugas keamanan dan suami istri, para petugas bekerja sama dengan suami istri untuk menemukan anak suami istri yang hilang tersebut, kerja sama yang dilakukan petugas keamanan dengan suami istri itu adalah dengan menanyakan hal-hal kepada suami istri tersebut. Relevansi Nilai Sosial Naskah Drama AUT Karya Putu Wijaya dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Dalam naskah drama AUT karya Putu Wijaya tedapat nilai sosial yang dapat direlevansikan kedalam siswa SMA kelas XI dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Dengan adanya nilai tersebut diharapkan siswa dapat mengambil contoh yang baik, nilai sosial yang baik untuk dijadikan tauladan adalah nilai kasih sayang, tanggung jawab, keserasian hidup. Memahami dan membaca naskah drama diharapkan diharapkan siswa dapat mengambil nilai positif dan menjadi pribadi yang positif. Kompetensi Dasar yang digunakan 3. 18 AuMengidentifikasi alur cerita, babak demi babak, dan konflik dalam drama yang dibaca atau ditontonAy. KD 3. AyMenganalisis isi dan kebahasaan drama yang dibaca atau ditontonAy. KD 4. AuMendemontrasikan sebuah naskah drama dengan memerhatikan isi dan kebahasaanAy. Bahan ajar yang dikembangkan harus sesuai dengan kebutuhan, terutama pada masa pandemi, bahan ajar harus memuat segala bentuk informasi maupun teks yang diperlukan untuk menyapai tujan (Jannah & Muhammad. Fungsi bahan ajar dibagi menjadidua yaitu bagi guru dan bagi siswa, bagi guru dapat mengarahkan hal yang baik kepada siswa, sedangkan bagis siswa dapat dijadikan pedoman dalam proses pembelajaran dan harus dipelajari menurut Lestari . Buku teks juga perlu disiapkan oleh pakar atau ahli pembelajaran dibidang tertentu agar sesuai dengan maksud dan tujuan pembelajaran Prastowo . Nilai Sosial yang Umumnya Bisa Diterapkan Di Lingkungan Sekolah Nilai Kasih Sayang Kasih sayang adalah sebuah istilah yang menggambarkan suatu perasaan, yaitu dengan adanya iteraksi dua yang responnya sangat baik, mengakibatkan terjadinya rasa bahagia dan ingin memiliki. Perasaan cinta dan kasih yang diterapkan dilingkungan sekolah adalah seorang siswa yang dapat mengerti atau memahami suasana disekolah dan segera bisa menyesuaikan. Nilai pengabdian yang diterapkan disekolah, yaitu seorang siswa yang belajar bersungguh-sungguh agar menjadi sukses. Nilai suka tolong menolong diterapkan dilingkungan sekolah karena dapat bermanfaat untuk mengembangkan sikap empati peserta didik untuk bisa membantu temannya, guru atau siapapun yang membutuhkan pertolongan. Nilai kekeluargaan yang diterapkan dilingkungan sekolah adalah seorang siswa yang membantu teman saat teman tidak mengerti pelajaran, hal itu dapat menumbuh rasa kekeleuargaan seorang siswa. Nilai kepedulian yang diterapkan dilingkungan sekolah adalah seorang siswa yang mempunyai rasa kepedulian terhadap kebersiha lingkungan contohnya seperti membersihkan lingkungan sekolah yang menganggu proses belajar mengajar seperti sampah yang berserakan. Nilai Tanggung Jawab Nilai sosial tanggung jawab diterapkan pada siswa karena dalam proses mengajar nantinya peserta didik akan lebih bertanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan dan tugas-tugas yang dimilikinya. Nilai kewajiban yang diterapkan dilingkunan sekolah yaitu siswa yang wajib mengikut proses belajar, dengan mengikuti proses belajar sudah menggambarkan kewajiban seorang siswa disekolah. Nilai sosial disiplin yang diterapkan dilingkungan sekolah yaitu dengan masuk sekolah tepat waktu, memakaian pakaian sesuai Nilai Keserasian Hidup Keserasian atau juga keselarasan hidup, dalam keserasian manusia harus saling menjaga hubungan agar terciptanya kehidupan yang harmonis dan seimbang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Nilai sosial keadilan diterapkan dilingkungan sekolah yaitu tidak adanya ke berpihakan antara satu dengan yang lain, semuanya sama tidak ada yang membeda-bedakan khususnya kesetaraan laki-laki dan perempuan dalam menuntut pendidikan. Kerja Sama diterapkan dilingkungan sekolah karena dapat menumbuhkan rasa kerja sama antara siswa terutama tugas yang menuntut siswa untuk bekerja secara berkelompok atau sama-sama, sehingga saat proses belajar tersebut mampu menyelesaikan secara bersama. Simpulan Berdasarkan hasil dari penelitian melalui tinjaun sosiologi sastra, nilai sosial dalam naska drama AUT karya Putu Wijaya yang paling dominan adalah nilai kasih sayang pada bagian kepedulian. Dari tema naskah drama AUT karya Putu Wijaya yaitu harapan seseorang untuk menjadi manusia yang lebih baik. Dilihat dari tokoh suami isti yang berada di pos pengaduan untuk melaporkan anak mereka yang hilang. Naskah drama AUT karya Putu Wijaya yang memiliki nilai sosial dalam naskah drama AUT karya Putu Wijaya sangat digunakan relevansinya sebagai bahan ajar yang didasarkan pada materi didalam silabus mata pelajaran buku paket Bahasa Indonesia KD 3. KD 3. 19, dan KD 4. Daftar Referensi Al-MaAoruf. dan Nugrahai. Pengkajian Satra. Teori dan Aplikasi. Cetakan Pertama. Surakarta: CV. Djiwa Amarta Press. Jannah. & Mhama. Pengembangan Bahan Ajar Bermain Drama Berbasis Autobiografi Habibie & Ainun. Jurnal J-Simbol:Bahasa. Sastra, dan Pembelajarannya. , 1-10 Lestari. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kompetensi. Padang: Akademia Permata. Maulana dkk. Triagus. Analisis Struktural dan Nilai Pendidikan Cerita Rakyat Serta Relevansinya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia di SMPAy. Jurnal GRAMATIKA. Volume 4. Nomor 1. ISSN 2442-8485, hlm 139-149. April 2018. Prastowo. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Jogjakarta: Diva: Press. Risdi. Nilai-Nilai Sosial Tinjauan dari Sebuah Novel. Lampung: CV. IQRO. Robingah. Nilai-Nilai Sosial dalam novel jala karya Titis Basino: tinjauan sosiologi sastra dan implikasinya sebagai bahan ajar sastra di SMA. Skripsi tidak diterbitkan. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta. Suryano. E 2016. Pembangembangan Materi Ajar Mata Kuliah Apresiasi Drama melalui Penggalian Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Naskah Drama Penembahan Reso Karya W. Rendra. Jurnal Bahasa dan Seni. , 207223. Usman. Husaini dan Akbar Purnomo S. Metodelogi Penelitan Sosial. Jakarta: PT Bumi Aksara. Zakiyah. Qiqi Yulianti dan Rusdiana. Pendidikan Nilai Kajian Teori dan Praktik di Sekolah. Cetakan pertama. Bandung: CV PUSTAKA SETIA.