JEMBATAN (Jurnal Ekonomi. Manajemen. Bisnis. Auditing, dan Akuntans. Vol. No. Desember 2023 : 131-139 ANALISIS PERILAKU BIAYA PADA PT. INDOFOOD CBP SUKSES MAKMUR TBK PERIODE 2016 Ae 2022 Ayu Intan Permata Sari1. Endang Sri Mulatsih2. Ahmad Fikriyansyah3. Tiara Nur Pratiwi4 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mulia Darma Pratama Email : Ayuintanpermatasari612@gmail. com1, endangsrimulatsih21@gmail. com2, ahmadfikriyansyah@yahoo. tnurpratiwi@gmail. ABSTRAK Tujuan penelitian ini ini adalah untuk mengetahui analisis perilaku biaya pada PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Periode 2016-2022. Penelitian ini dilakukan pada PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, dimana yang menjadi objek penelitian ini adalah laporan keuangan PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk periode 2016- 2022. Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah studi pustaka dan dokumentasi. Metode analisis data yang di gunakan adalah deskriptif dengan metode penelitian kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan pada metode titik tertinggi dan terendah dapat dihitung dengan menggunakan dua titik kegiatan yaitu pada volume produksi dan pada biaya pengolahan yang diperkirakan berdasarkan produksi. Pada metode kuadrat terkecil dapat di tentukan dengan hubungan linear suatu biaya yang telah di prediksi. Maka dalam menganalisis perilaku biaya dari kedua metode tersebut, lebih efisien menggunakan metode kuadrat terkecil karena hasilnya lebih akurat. Kata Kunci: Biaya Produksi. Metode Titik Tertinggi dan Terendah. Metode Kuadrat Terkecil ABSTRACT The purpose of this study was to determine the analysis of cost behaviour at PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk for the period 2016 - 2022. This research was conducted at PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, where the object of this research was the financial statements of PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk for the period The data collection technique used is literature study and documentation. The data analysis method used is descriptive with quantitative research methods. The results of this study indicate that the highest and lowest point methods can be calculated using two points of activity, namely on production volume and the processing costs estimated based on production. In the least squares method can be determined by the linear relationship of a cost that has been predicted. So in analyzing the cost behaviour of the two methods, it is more efficient to use the least squares method because the results are more accurate. Keywords: Production costs, high-low method, least squares method Perilaku biaya menjelaskan hubungan antara PENDAHULUAN dengana aktifitas perusahaan. Manajer Pada era globalisasi yang makin kompetitif bisa memanfaatkan analisis perilaku sekarang ini, dimana persaingan diantara perusahaanbiaya mengoptimalkan efisiensi biaya ketika perusahaan yang ada semakin ketat sehingga mengelola sumber daya Analisis perilaku biaya kegiatan dan aktivitas organisasi (Azmi & Januryanti, 2. dapat digunakan sebagai mengalami peningkatan, maka biaya yang salah satu perangkat bagi manajemen untuk ditimbulkan oleh organisasi juga mengalami memprediksi biaya yang akan dikeluarkan dimasa kenaikan sesuai dengan tingkat kenaikan yang yang akan datang, menentukan besaran skema biaya (Nany. Lyna, & Haloho, 2. beserta pendapatan, serta melakukan analisis Perilaku biaya sangat penting dipahami ( Komang dan Noorlailie Riau, 2. perusahaan untuk manajemen biayanya. Perilaku Menurut (Mulyadi 2015:. , perilaku biaya biaya mempunyai hubungan proporsional dengan . ost behavio. , bisa dikatakan sebagai hubungan adanya perubahan volume atau aktivitas penjualan total biaya dengan perubahan volume suatu organisasi. Perilaku biaya yang dikatakan Agar tercipta analisis perilaku biaya yang proporsional apabila suatu biaya yang telah dahulu setiap biaya harus ditimbulkan berbanding lurus dengan aktivitas diidentifikasi, dipilah, dan dikelompokkan kedalam (Nany et al. , 2. unsur, biaya variabel variable cos. ,biaya tetap . ixed cos. , dan biaya semi terhadap peningkatan dalam aktivitas dan menurun variabel . emi variable cos. secara proporsional terhadap penurunan dalam Biaya Variabel . ariable cos. adalah biaya Komponen biaya variabel ini terdiri atas, yang secara total meningkat secara proporsional biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung yang JEMBATAN (Jurnal Ekonomi. Manajemen. Bisnis. Auditing, dan Akuntans. Vol. No. Desember 2023 : 131-139 dibayar per buah produk atau per jam, biaya overhead pabrik variabel, dan biaya pemasaran variabel. Mulyadi . Biaya Tetap . ixed cos. adalah biaya yang secara total tidak berubah ketika aktivitas bisnis meningkat dan menurun, komponen biaya tetap ini terdiri atas, biaya sewa gedung, biaya asuransi, pajak bumi dan bangunan, biaya penyusutan atau depresiasi, dan biaya tagihan air dan listrik. Menurut (Kieso. Weigand, & Warfield. Biaya Semi Variabel . emi variable cos. adalah biaya yang totalnya berubah secara tidak proporsional dengan perubahan output aktivitas, dan biaya per unitnya berubah berbanding terbalik dengan perubahan output aktivitas, komponen biaya tetap ini terdiri atas, biaya listrik, telepon dan air, pemeliharaan dan perbaikan mesin, asuransi PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk AuICBPAy adalah produsen produk konsumen bermerek yang mapan dan terkemuka, dengan kegiatan usaha utama antara lain mi instan, makanan ringan, penyedap makanan, nutrisi dan makanan khusus serta minuman, selain itu PT. Indofood CBP tbk Sukses juga menjalankan kegiatan usaha kemasan, baik kemasan fleksibel maupun karton, untuk menjalankan kegiatan usahanya perusahaan mengeluarkan sejumlah biaya yang dipergunakan, dimana laporan anggaranya tercatat di dalam laporan Pada saat ini PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk semakin banyak menciptakan produk makanan olahan dengan jenis yang bergam, dimana biaya yang di keluarkan untuk kegiatan tersebut cukup besar, sehingga menyebabkan semakin besar pula beban biaya yang harus di bayarkan perusahaan, maka untuk mengoptimalkan aktivitas perusahaan dengan efesiensi pengelolaan biaya yang tepat maka di perlukan kesetabilan dalam pengalokasian biaya perusahaan yang seimbang, dan harus dipisahkan untuk di kontrol dengan tepat sesuai (Susanti, 2. Tabel 1 Data Produksi dan jumlah penjualan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk PRODUKSI TAHUN PENJUALA Divisi mi Divisi Divisi Divisi penyedap rasa Divisi nutrisi dan makanan Divisi Minuman 18 miliar 18 miliar 18 miliar 19 miliar 29 miliar 29 miliar 35 miliar 000 ton 000 ton 000 ton 3 miliar liter 000 ton 000 ton 000 ton 3 miliar liter 000 ton 000 ton 000 ton 3 miliar liter 000 ton 000 ton 000 ton 3 miliar liter 000 ton 000 ton 000 ton 3 miliar liter 000 ton 000 ton 000 ton 3 miliar liter 000 ton 000 ton 000 ton 3 miliar liter Sumber: (Google Scholar, 2. Penjualan pada PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk dari tahun 2016 sampai 2022 mengalami peningkatan pertahunnya. Produksi untuk divisi mi instan, dairy, dan penyedap rasa mengalami peningkatan sedangkan untuk divisi nutrisi dan makanan serta divisi minuman tetap tidak mengalami peningkatan dari periode tahun 2016 sampai 2022. Berdasarkan dari penjelasan latar belakang di atas menjadi suatu alasan bagi peneliti tertarik untuk melakukan penelitian ini dengan judul AoAoAnalisis Perilaku Biaya pada PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Periode 2016-2022AoAo kunci beberapa pembuatan keputusan organisasi. Tiga klasifikasi yang paling umum dari perilaku biaya adalah biaya variabel, biaya tetap, dan biaya semi variabel. Biaya Variabel Berdasarkan dari penjelasan latar belakang di atas maka tujuan penelitian ini adalah : untuk mengetahui analisis perilaku biaya pada PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Periode 20162022. II. METODOLOGI PENELITIAN Perilaku Biaya Menurut (H. Noreen. Brewer, & C. , 2. Perilaku biaya adalah biaya yang akan bereaksi atau berubah dengan adanya perubahan tingkat aktivitas. Mulyadi . menyatakan bahwa biaya variabel . ariabel costin. merupakan penentuan biaya produksi memperhitungkan biaya produksi yang berperilaku variabel kedalam biaya produksi, biaya variabel adalah biaya yang totalnya berubah secara JEMBATAN (Jurnal Ekonomi. Manajemen. Bisnis. Auditing, dan Akuntans. Vol. No. Desember 2023 : 131-139 proporsional terhadap perubahan output driver aktivitas, sedangkan biaya per unitnya tetap dalam batas relevan tertentu. Semakin tinggi output driver aktivitas, semakin tinggi total biayanya. Semakin rendah output driver aktivitas, semakin rendah total Maka biaya variabel dapat dihitung menggunakan rumus berikut: Variable Cost (VC) = (Total Cost (TC) Ae Fixed Cost (FC)) / Quantity (Mulyadi, 2. Biaya Tetap Menurut biaya tetap adalah biaya yang jumlahnya tetap dalam volume kegiatan tertentu. Biaya tetap merupakan jenis biaya yang tidak mengalami perubahan atau bersifat statis. Dalam akuntansi, biasanya biaya tetap akan dikenakan saat tidak ada kegiatan atau produksi, maupun ketika ada banyak kegiatan. Biaya tetap dapat dihitung menggunakan rumus berikut : Fixed Cost (FC) = Total Cost (TC) (Unit Variable Cost (UVC) X Quantity ) (Mulyadi 2010 :. Biaya Semi Variabel Menurut (Mulyadi, 2. biaya Semi Variabel adalah biaya yang totalnya berubah secara tidak proporsional seiring dengan perubahan output driver aktivitas dan biaya per unitnya berubah berbanding terbalik dengan perubahan output driver Biaya semi variabel dapat dihitung menggunakan rumus berikut : semi variable cost = Fixed Cost (FC) variable cost . mencatat dan mengkaji data sekunder yang berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Metode Penelitian Locus Penelitian Locus pada penelitian ini adalah PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk periode 2016- 2022. Objek Penelitian Objek pada penelitian ini adalah laporan keuangan PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk periode 2016- 2022. Sumber Data Sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder, data sekunder merupakan data yang di peroleh peneliti dari data yang sudah ada sebelumnya yaitu berupa bahan Pustaka. Literatur, buku,internet,dan lainnya yang berhubungan dengan permasalahan yang diteliti. Sumber data ini berupa laporan keuangan PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk periode 2016- 2022, melalui website idx. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif yaitu metode penelitian dengan pengolahan data dan penyajian datanya melakukan perhitungan untuk mendeskripsikan data dan melakukan pengujian hipotesis dengan menggunakan Mendeskripsikan gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data atau sampel yang telah terkumpul sebagaimana adanya saat penelitian dilaksanakan, mengacu pada rumusan masalah bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku orang, peristiwa lapangan, dan kegiatankegiatan secara terperinci dan mendalam. Metode Analisis Data (Mulyadi, 2. Metode Pengumpulan data Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah : Studi Pustaka Studi pustaka didapatkan dengan mengkaji daftar bacaan . seperti buku, jurnal, artikel, skripsi dan literatur lain yang berkaitan dengan hal yang ingin diteliti dalam penelitian ini. Metode Dokumentasi Metode pengambilan data dengan cara mengumpulkan, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai Mengumpulkan biaya-biaya dikeluarkan perusahaan. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah metode deskripftif. Metode deskriptif merupakan suatu metode penelitian yang memberikan gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data atau sampel yang telah terkumpul sebagaimana adanya saat penelitian dilaksanakan, mengacu pada rumusan masalah bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku orang, peristiwa lapangan, dan kegiatan-kegiatan secara terperinci dan mendalam. Adapun langkah-langkah untuk menjawab Memisahkan biaya semi variabel menjadi biaya tetap dan biaya variabel dengan dua metode yaitu, metode titik tertinggi dan terendah dan metode kuadrat terkecil. JEMBATAN (Jurnal Ekonomi. Manajemen. Bisnis. Auditing, dan Akuntans. Vol. No. Desember 2023 : 131-139 i. HASIL DAN PEMBAHASAN Tabel 2 Biaya Produksi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Periode 2016-2022 Tahun Beban Produksi ( Jutaa. ( Sumber : PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk ) Berdasarkan tabel di atas dapat di deskripsikan bahwa 7 tahun terakhir produksi pada PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk mengalami peningkatan pada keempat divisi, divisi mi instan, dairy, makanan Tahun ( Data diolah : 2. ringan dan penyedap rasa mengalami peningkatan produksi, sehingga dalam melakukan analisis ini hanya menggunakan 4 divisi produksi yang mengalami peningkatan Tabel 3 Jumlah Biaya Produksi Per Divisi pada PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Periode 2016-2022 Divisi Mi Instan Divisi Dairy Divisi Makanan Ringan Divisi Mi Instan Biya variabel = Perubahan Biaya Y1 Ae Y2 Perubahan Biaya X1 Ae X2 772 Ae 2. 248 = 6. = 17. Jadi, untuk biaya variabel nya adalah : 000 = 0, 0378 Untuk unsur biaya tetap di hitung dengan menggunakan salah satu dari dua titik kegiatan tersebut, digunkanan data titik tertinggi dan terendah , sebagai berikut : Biaya tetap = biaya pengolahan Ae . arif variabel x tingkat kegiatan = 6. 524 Ae . ,0378 x 3 = 6. 524 Ae 1. = 5. Jadi biaya pengolahan terdiri dari biaya variabel sebesar Rp. 0,0378 per divisi dan biaya tetap sebesar Rp. Fungsi biaya pengolahan tersebut dinyatakan secara matematis akan terbentuk fungsi linier sebagai berikut : Y= 5. X= 0,0378 Divisi Penyedap Rasa Simbol AuYAy adalah biaya pengolahan yang dipekirakan berdasarkan produksi. Sedangkan AuXAy merupakan tingkat kegiatan yang diproduksi. Divisi Dairy Biya variabel = Perubahan Biaya Y1 Ae Y2 Perubahan Biaya X1 Ae X2 951 Ae 1. 573 = 1. 000 Ae 600. 000 = 300. Jadi, untuk biaya variabel nya adalah : 378 = 5,67126 Untuk unsur biaya tetap di hitung dengan menggunakan salah satu dari dua titik kegiatan tersebut, menggunakan data titik tertinggi dan terendah, sebagai berikut :Biaya tetap = biaya pengolahan Ae . arif variabel x tingkat kegiata. = 2. 951 Ae . ,67126 x 900 ) = 2. 951 Ae 5. = 2. Jadi biaya pengolahan terdiri dari biaya variabel sebesar Rp. 4,42 per devisi dan biaya tetap sebesar Rp. Fungsi biaya pengolahan tersebut dinyatakan secara matematis akan terbentuk fungsi linier sebagai berikut : X = 2. 847 Y = 5,67126 Simbol AuYAy adalah biaya pengolahan yang JEMBATAN (Jurnal Ekonomi. Manajemen. Bisnis. Auditing, dan Akuntans. Vol. No. Desember 2023 : 131-139 dipekirakan berdasarkan produksi. Sedangkan AuXAy merupakan tingkat kegiatan yang diproduksi. Makanan Ringan Biya variabel = Perubahan Biaya Y1 Ae Y2 Perubahan Biaya X1 Ae X2 - 79. 853 = 66. 000 Ae 45. 000 = 15. Jadi, untuk biaya variabel nya adalah : 300 = 4,42 Untuk unsur biaya tetap di hitung dengan menggunakan salah satu dari dua titik kegiatan tersebut, menggunakan data titik tertinggi dan terendah, sebagai berikut : Biaya tetap = biaya pengolahan Ae . arif variabel x tingkat kegiata. = 146. 053- . ,42 x 60. = 146. 053 Ae 26. =119. Jadi biaya pengolahan terdiri dari biaya variabel sebesar Rp. 4,42 per devisi dan biaya tetap sebesar Rp. Fungsi biaya pengolahan tersebut dinyatakan secara matematis akan terbentuk fungsi linier sebagai berikut : X = 119. Y= 4,42 Simbol AuYAy adalah biaya pengolahan yang dipekirakan berdasarkan produksi. Sedangkan AuXAy merupakan tingkat kegiatan yang diproduksi. Divisi Penyedap Rasa Biya variabel = Perubahan Biaya Y1 Ae Y2 Perubahan Biaya X1 Ae X2 190 Ae 240. 501 = 313. 000 Ae 135. 000 = 45. Jadi, untuk biaya variabel nya adalah : 6,9708 = 313. Untuk unsur biaya tetap di hitung dengan menggunakan salah satu dari dua titik kegiatan tersebut, mengunakan data titik tertinggi, sebagai berikut : Biaya tetap = biaya pengolahan Ae . arif variabel x tingkat kegiata. = 554. 190 - . ,9708 x . =554. 190 Ae 1. 254,744 = 552. Untuk biaya pengolahan terdiri dari biaya variabel sebesar Rp. 6,9708 per devisi dan biaya tetap sebesar Rp. Fungsi biaya pengolahan tersebut dinyatakan secara matematis akan terbentuk fungsi linier sebagai berikut :s X = 552. Y= 6,9708 Simbol AuYAy adalah biaya pengolahan yang dipekirakan berdasarkan produksi. Sedangkan AuXAy merupakan tingkat kegiatan yang diproduksi Metode Kuadrat Terkecil Menurut (Siregar, 2. , metode regresi kuadrat terkecil adalah metode estimasi unsur variabel dan tetap biaya campuran dengan meregresi aktivitas terhadap biaya aktivitas tersebut. Untuk menentukan hubungn linear dari suatu biaya agar dapat di prediksi maka dalam melakukan di gunakan Untuk menentukan hubungn linear dari suatu biaya agar dapat di prediksi maka dalam melakukan analisis dengan metode kuadrat terkecil ini, menggunakan data yang telah di tentukan untuk tentukan untuk menggunkan metode diatas, berikut data yang dapat di gunakan . Berikut data biaya perdivisi. Tabel 4 Data Biaya Produksi dan Kapasitas Produksi Divisi Mi Instan ( Data diolah : 2. Tahun Biaya Produksi (X) Kapasi tas Produksi (Y) 0,5806 0,5806 0,5806 0,6129 0,9354 0,934 1,1290 Total 5,3531 Berdasarkan tabel di atas besarnya biaya maka Biaya variabel . untuk divisi mi instan dihitung dengan formula berikut ini : Divisi Mi Instan ( N x OcXY ) Ae (OcX X Oc Y ) b = ( N OcX2 Ae ( OcX ) 2 7 . Ae . ( 5,3531 Ae . ) 2 806 Ae 18. 060 Ae 1. b = 1,5666 sedangkan nilai a dapat di tentukan dengan perhitungan berikut ini : JEMBATAN (Jurnal Ekonomi. Manajemen. Bisnis. Auditing, dan Akuntans. Vol. No. Desember 2023 : 131-139 OcY Ae bOcX Dengan demikian maka persamaan trend linear nya adalah : Y = 79. 206 1,5666 (X) a = 5,3531 Ae . ,5. ( 35. a = -3. 974,861 a = 79. Devisi Dairy Berikut data biaya produksi dan kapasitas produksi dairy pada PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk periode 2016 Ae 2022, adalah sebagai Tabel 5 Data biaya Produksi dan Kapasitas Produksi Divisi Dairy Tahun Biaya Produksi (X) Total ( Data diolah : 2. Kapasitas Produksi (Y) 0,2466 0,2656 0,3036 0,3036 0,3415 555,4609 Biaya variabel . dihitung dengan formula berikut ini : ( N x OcXY ) Ae (OcX X Oc Y ) b = ( N OcX2 Ae ( OcX ) 2 b = 7 x 3. 662- . 555,4. Ae . OcY Ae bOcX 555,4. - 0,3557 . a = 89. 463,571 Dengan demikian maka persamaan trend linear nya Y=89. 463,571 0,3557 (X) Divisi Makanan Ringan Berikut data biaya produksi dan kapasitas produksi makanan ringan. 634 Ae 56. 161 Ae 153. b = 0,3557 Sedangkan nilai a dapat di tentukan dengan perhitungan berikut ini : Tahun Total Biaya Produksi (X) Tabel 6 Data Biaya Produksi dan Kapasitas Produksi Makanan Ringan Kapasitas Produksi (Y) 357,501 0,018 615,41 843,236 0,018 058,678 0,018 144,052 0,018 439,216 0,018 628,954 39,09 ( Data diolah : 2023 ) Dari data Biaya Produksi dan Kapasitas Produksi divisi Makanan Ringan di atas, maka analisis metode kuadrat terkecil dapat di lakukan dengan data yang telah di tentukan pada tabel, sebagai berikut . Biaya variabel . dihitung dengan formula berikut ini : OcXY ) Ae (OcX X Oc Y ) ( N OcX2 Ae ( OcX ) 2 (Nx 7 x 15. 087,047Ae . 886 x 39,09 ) 7 x 77. 868 Ae . 609,329 Ae 31. 076 Ae 662. 205,474 b = 1,055 Sedangkan nilai a dapat di tentukan denga perhitungan berikut ini : OcY Ae bOcX 763,73 JEMBATAN (Jurnal Ekonomi. Manajemen. Bisnis. Auditing, dan Akuntans. Vol. No. Desember 2023 : 131-139 39,09 - 1,055 . a = 858. 610,64 a = 122. Dengan demikian maka persamaan trend linear nya adalah : Y = 122. 658 1,055 X Divisi Penyedap Rasa Berikut data biaya produksi dan kapasitas produksi pada penyedap rasa pada PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk periode 2016 Ae 2022, adalah sebagai berikut : a = 1,3199 -1,7425 . a = 634. Tabel 7 Data Biaya Produksi dan Kapasitas Produksi Penyedap Rasa Kapasitas Produksi (Y) 0,512 Biaya Produks i(X) 136,512 0,512 340,288 0,0569 019,2233 0,0569 581,4128 0,0569 424,8415 0,0569 374,3099 0,0683 851,177 Total 1,3199 727,7645 Tahun ( Data diolah : 2. Biaya variabel . dihitung dengan formula berikut ( N x OcXY ) Ae (OcX X Oc Y ) ( N OcX2 Ae ( OcX ) 2 b=7 x 361. 727,7645 - . ,3. 7 x 997. 036 Ae . b = 2. 094,3515 Ae 3. 853,716 252 Ae 6. 759,3645 b = 1,7425 Sedangkan nilai a dapat di tentukan dengan perhitungan berikut ini : OcY Ae bOcX Dengan demikian maka persamaan trend linear nya Y = 634. 975 perton 634. 975 (X) Pembahasan Dalam analisis perilaku biaya pada PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk periode 2016 Ae Dengan menggunakan, metode titik tertinggi dan terendah serta metode kuadrat terkecil sehinga dapat di lihat bagaimana pemisahan biaya yang di Pada metode Titik tertinggi dan terendah bahwa kegiatan produksi pada PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk periode 2016 Ae 2022, dalam tahun 2016 menunjukan kegiatan terendah dan kegiatan dalam tahun 2022 merupakan tingkat kegiatan tertinggi berdasarkan kapasitas produksi divisi mi instan dairy,makanan ringan dan penyedap rasa. Pada metode kuadrat terkecil untuk pemisahan biaya unsur variabel dan tetap dilakukan dengan regresi aktivitas terhadap biaya aktivitas tersebut. Untuk menentukan hubungn linear dari suatu biaya agar dapat di prediksi maka dalam melakukan analisis dengan metode kuadrat terkecil ini pemisahan untuk divisi mi instan,divisi dairy, divisi makanan ringan dan divisi penyedap rasa, untuk menentukan biaya variabel dan biaya tetap dengan persamaan trend linear X dan Y. Tabel 8 Perbedaan Metode Titik Tertinggi dan Titik Terendah dan Metode Kuadrat Terkecil Divisi Metode Titik Tertinggi dan Titik Terendah Metode Kuadrat Terkecil Mi Instan 0,0378 1,5666 Dairy Penyedap Rasa 2,765. 5,67126 4,42 0,3557 1,055 5,67126 Makanan Ringan 6,9708 1,7425 JEMBATAN (Jurnal Ekonomi. Manajemen. Bisnis. Auditing, dan Akuntans. Vol. No. Desember 2023 : 131-139 VI. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Berdasarkan perilakunya, biaya dapat dikelompokkan menjadi biaya tetap, biaya variabel dan biaya semi variabel. Terdapat 4 divisi produksi yang mengalami peningkatan produksi selama 7 tahun terakhir yaitu, divisi mi instan , dairy, makanan ringan dan penyedap rasa. Analisis kegiatan produksi 7 tahun terakhir , dalam tahun 2016 merupakan tingkat kegiatan terendah dan kegiatan dalam tahun 2022 merupakan tingkat kegiatan tertinggi. Metode kuadrat terkecil dapat di prediksi dengan pemisahan biaya semi variabel dengan di tentukan sebagai biaya tetap dan biaya variabel. Saran Bagi Penulis Pada keempat divisi yang di gunakan untuk di analisis biaya sebaiknya biaya yang digunakan untuk angka tingkat tertinggi dan terendah nya selama 7 tahun terakhir agar lebih stabil lagi supaya penganalisis bisa memasukan semua divisinya. Perlu di lakuakan lagi peningkatan penjualan supaya produksi per divisi bisa stabil dan meningkat pada setiap divisi produksinya. Untuk meningkatkan produksi dengan beban biaya yang satabil maka harus di pisahkan terlebih dahulu biaya tetap dan biaya variabel menjadi total semi variabel. Perlunya pengembangan pembahasan tentang konsep perilaku biaya, agar bisa menggali sifat dan karakteristik prilaku biaya secara Untuk Peneliti Selanjutnya Peneliti selanjutnya diharapakan menguji kategori biaya lain yang memiliki potensi sticky cost. Peneliti selanjutnya diharapakan memiliki objek penelitian lain selain perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa Efek Indonesia. Penelitian selanjutnya di harapakan dapat menambah variabel independen lain yang mempengaruhi sticky cost seperti target laba, tingkat levarage, dan inflasi. DAFTAR PUSTAKA