Pengaruh larutan kunyit (Curcuma Domestic. konsentrasi 10% dan 15% terhadap perubahan warna resin komposit nanohybrid Putu Rusmiany1. Sumantri2. Putu Anggi Savitri3 Departemen Konservasi. FKG. Universitas Mahasaraswati Denpasar Departemen Konservasi. FKG. Universitas Mahasaraswati Denpasar Mahasiswa Profesi Pendidikan Dokter Gigi. FKG. Universitas Mahasaraswati Denpasar *Email Korespondensi: Putu Anggi Savitri. Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Mahasaraswati Denpasar. Bali. Email: putuanggi74@gmail. ABSTRACT Introduction: Appearance is something that is often considered by many people, especially the aesthetics of teeth which are still a necessity in today's era in terms of shape, tooth position and harmony of tooth color. Nanohybrid composite resin is a filling material that has good strength and provides good results in terms of durability and Composite resin can experience color changes in its use caused by intrinsic and extrinsic factors. Turmeric solution can affect the active color change in composite resin because it contains curcumin. The purpose of this study was to determine the effect of turmeric solution (Curcuma Domestic. concentrations of 10% and 15% at a temperature of 370C on color changes in nanohybrid composite resin filling materials. Method: The type of research used was a pure experimental or true experiment with a pretest-posttest group design. The sample of this study used 27 nanohybrid composite resin samples with a diameter of 10 mm and a thickness of 2 mm. The samples were soaked in artificial saliva solution for 24 hours, then divided into 3 treatment groups, namely concentrations of 10%, 15% and in artificial saliva then soaked again for 8 hours. measuring color changes using a Spectrophotometer. The hypothesis testing of this study used descriptive analysis. Results: This study showed a color change in nanohybrid composite resin when immersed in turmeric solution with a concentration of 15% at a temperature of 370C showed the most significant color change compared to immersion in turmeric solution with a concentration of 10% at a temperature of 370C. Conclusion: That the concentration of turmeric concentrations of 10% and 15% affect the color change of the composite resin. Keywords: nanohybrid composite resin, color change, turmeric environment. ABSTRAK Introduction: Penampilan adalah hal yang sering di perhatikan oleh banyak orang terutama estetika pada gigi yang masih menjadi suatu kebutuhan di era saat ini dari segi bentuk, posisi gigi serta keselarasan warna gigi geligi. Resin komposit nanohybrid merupakan bahan tumpatan yang memiliki kekuatan yang baik serta memberikan hasil yang baik dari segi ketahanan maupun estetika. Resin komposit dapat mengalami perubahan warna dalam pemakaiannya yang disebabkan oleh faktor intrinsik dan faktor Larutan kunyit dapat mempengaruhi perubahan warna pada resin komposit karena mengandung zat aktif kurkumin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh larutan kunyit (Curcuma Domestic. konsentrasi 10% dan 15% pada temperatur 370C terhadap diskolorasi warna pada bahan tumpatan resin komposit Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental murni atau true experiment dengan rancangan penelitian pretest-posttest group design. Sampel penelitian ini menggunakan 27 sampel resin komposit nanohybrid dengan diameter 10 mm dan tebal 2 mm. Sampel direndam dalam larutan saliva buatan selama 24 jam, kemudian dibagi ke dalam 3 kelompok perlakuan yaitu konsentrasi 10%, 15% dan dalam saliva buatan lalu direndam kembali selama 8 jam. Pengukuran perubahan warna menggunakan Spectrofotometer. Pengujian hipotesis penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil: Penelitian ini menunjukkan adanya perubahan warna pada resin komposit nanohybrid pada perendaman dalam larutan kunyit dengan konsentrasi 15% pada temperatur 370C menunjukkan perubahan warna yang paling signifikan dibandingkan pada perendaman dalam larutan kunyit dengan konsentrasi 10% padatemperatur 370C. Simpulan: Bahwa larutan kunyit konsentrasi 10% dan 15% berpengaruh dalam perubahan warna resin komposit. Kata kunci : resin komposit nanohybrid, perubahan warna, larutan kunyit. PENDAHULUAN Estetika merupakan hal yang masih sangat diperhatikan oleh masyarakat pada zaman Setiap orang memiliki pandangan yang berbeda tentang arti keindahan dan Menjaga keindahan dari suatu penampilan dengan memperhatikan estetika gigi yang merupakan suatu kebutuhan yang sangat pentingbagi masyarakat dimana hal tersebut berkaitan dengan bentuk, posisi gigi serta keselarasan warna gigi. 1 Sejalan dengan hal tersebut adanya kemajuan dari teknologi pada saat sekarang membuat teknik dan bahan yang lebihefisien yang dapat digunakan untuk suatu perawatan restorasi. Bahan restorasi gigi yang sewarna dengan warna gigi yang telah banyak digunakan dalam praktik dokter gigi berupa material resin komposit yang telah banyak mengalami Resin komposit adalah salah satu material yangpopular di kalangan dunia kedokteran gigi karena memiliki sifat mekanis yang lebih unggul dari bahan lainnya. Resin komposit nanohybrid merupakan restorasi yang paling umum digunakan. Kelebihan dari resin komposit nanohybrid yaitu memiliki permukaan yang lebih halus dan celah mikro yang sedikit, kuat digunakan untuk tumpatan gigi posterior, serta memiliki sifat optis yang baik. Resin komposit memiliki sifat hidrofilik sehingga dapat menyerap air, kemampuan untuk menyerap air ini dapat menyebabkan perubahan warna. Penyebab perubahan warna pada resin komposit dapat terjadi melalui dua faktor yaitu faktor instrinsik dan Faktor instrinsik ini terjadi akibat adanya perubahan dari ikatan matriks dan filler, akibat dari proses oksidasi atau hidrolisis didalam matriks resin yang dimana hal ini dapat menyebabkan perubahan dari warna resin, sedangkan faktor ekstrinsik yaitu akibat adanya kontaminasi dari bahan pewarna dalam makanan atau minuman, seperti kopi, teh, anggur, tembakau,cola dan kunyit. Kunyit merupakan tanaman yang berasal dari akar yang memiliki khasiat yang sangat Di Indonesia terdapat 2 jenis kunyit yaitu kunyit kuning dan kunyit putih, yang paling sering digunakan adalah kunyit kuning. Peranan kunyit pada dunia kesehatan sangat besar, berbagai jenis penyakit dapat disembuhkan dengan kunyit. 4 Pada penelitian widowati dkk. mengatakan bahwa minuman kunyit dapat menurunkan tingkat nyeri menstruasi pada wanita. Kunyit memiliki zat aktif yaitu kurkumin . yang memiliki beberapa sifat terapi terkait dengan antiinflamsi, antioksidan dan pencegahan kanker. Zat kurkumin ini memiliki beberapa manfaat selain menurunkan tingkat nyeri pada menstruasi yaitudapat mengobati iritasi pada lambung, mengendalikan asam lambung berlebih, menurunkan glukosa yang ada di darah, mengurangi gejala Irritabble Bowel Syndrome atau peradangan yang terjadi pada usus besar, serta melancarkan pergerakan organ penceranaan dalam tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh larutan kunyit (Curcuma Domestic. konsentrasi 10% dan 15% terhadap perubahan warna resin komposit METODE Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental murni atau true experiment dengan rancangan penelitian pretest-posttest group design. Dilakukan perendaman lempengan komposit nanohybrid dalam larutan kunyit konsentrasi 10% dan 15% selama 8 jam. Besarnya perubahan warna resin komposit nanohybrid di ukur dengan menggunakan spectrophotometer. Alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah cetakan plastik berdiameter 10 mm dan tebal 2 mm, light cure, spectrophotometer merk shimadzu, micromotor, inkubator, nierbecken, beaker glass, petri disk, penggaris ukuran 15 cm, labu erlenmeyer, spatula logam, tabung reaksi, glass lab, plastic filling, cement stopper, pinset, sonde, parutan, cutter, penyaringan buchner, batang pengaduk. Pada proses pembuatan larutan kunyit (Curcuma Domestic. , menggunakan rimpang kunyit yang di dapatkan di desa Peguyangan Kangin. Denpasar Utara yang di parut hingga menghasilkan 10 gram dan 15gram parutan kunyit. Setelah itu parutan kunyit tersebut di campur dengan 100 mL air hangat suhu 60EE dan di saring agar terpisah dengan ampas kunyit. Lalu larutan kunyit diistirahatkan dan di ukur suhunya hingga mencampai suhu 37EE menggunakan termometer. Kemudian didapatkan konsentrasi larutan kunyit konsentrasi 10% dan 15%. Pada pembuatan saliva buatan yang akan digunakan sebagai kelompok kontrol yaitu digunakan formulasi menurut Modified Fusuyama MeyerAos yang terdiri dari: NaCL KCL CaCl2. H20 NaH. PO42H2O Na2S. 9H2O Urea Formulasi Fusuyama MeyerAos tersebut dilarutkan dengan aquades sampai menjadi 1 Dibuatkan menjadi 1 kelompok saliva buatan lalu diukur pH nya dengan menggunakan pH meter digital. Untuk pengukuran warna awal resin komposit dilakukan pengamatan dengan menggunakan spectrophotometer merk shimadzu. Sampel yang digunakan berupa lempeng resin komposit nanohybrid di light cured dengan ukuran diameter 10 mm dan ketebalan 2 mm sebanyak 27 sampel yang di bagi secara acak menjadi 3 kelompok yaitu kelompok 1 : digunakan pada sampel yang direndam dalam larutan kunyit (Curcuma Domestic. 10% dengan temperatur 370 C dan diberi nomor 1-9 pada sampel. Kelompok 2 : digunakan pada sampel yang direndam dalam larutan kunyit (Curcuma Domestic. 15% dengan 370 C diberi nomor 10-18 pada sampel. Kelompok 3 : digunakan pada sampel yang direndam dalam larutan saliva buatan dengan temperatur 370C yang digunakan sebagai kelompok kontrol dan diberi nomor 19-27. Sebelum diberi perlakuan pada sampel, seluruh sampel direndam pada larutan saliva buatan selama 24 jam kemudian sampel direndam dalam laerutan kunyit dan saliva buatan sesuai dengan kelompok. perlakuan selama 8 jam dengan suhu 370C di dalam inkubator. Diasumsikan seseorang mengkonsumsi segelas larutan kunyit selama 10 menit dalam 4 hari selama sebulan dengan kurun waktu 1 tahun . menit x 4 hari x 12 bulan = 480 meni. jika di hitung 480 menit setara dengan 8 jam. Sampel direndam dalam larutan kunyit. Masing-masing kelompok diberi perlakuan yang sama, yaitu tiap-tiap sampel direndam dalam larutan perendam selama 8 jam yang dimana diasumsikan seseorang mengkonsumsi segelas larutan kunyit selama 10 menit dalam 4 hari selama sebulan dengan kurun waktu 1 tahun jika di hitung 480 menit setara dengan 8 jam. Pengukuran warna dilakukan setelah sampel direndam selama 8 jam dengan menggunakan pengukuran alat ukur yang sama yaitu spectrophotometer merk shimadzu. HASIL Tabel 1. Hasil Penelitian Larutan Kunyit Larutan Kunyit Konsentrasi 10% Konsentrasi 15% Saliva Buatan Nilai dE*ab Nilai dE*ab Nilai dE*ab Sebelum Setelah Sebelum Setelah Sebelum Setelah 1,3466 2,5033 1,5942 2,2439 2,5896 2,5024 1,5787 2,4769 1,3143 2,6271 1,4913 1,8004 1,6693 2,2925 2,5521 2,6924 1,1572 1,1202 1,5042 2,6285 2,4679 2,6273 1,5392 1,3428 2,0903 2,5938 1,7648 2,5602 1,5961 1,5764 2,0403 2,4067 1,9019 2,6649 1,6354 1,5245 2,6239 2,6664 2,0991 2,6271 1,7036 1,5432 2,0408 2,6656 1,1176 2,5929 1,2563 1,0425 2,5896 2,6274 2,5558 2,7059 1,4757 0,854 Keterangan: dE*ab : Nilai total intensitas warna gigi Tabel 1. menunjukkan bahwa 18 sampel mengalami diskolorasi oleh larutan kunyit (Curcuma Domestic. dengan warna hampir sama dan menunjukkan adanya peningkatan nilai dE*ab di setiap kelompok perlakuan setelah diukur menggunakan spektrofotometer. Gambar 1. Hasil perubahan warna komposit setelah perendaman . larutan kunyit 15% . larutan kunyit 10% . saliva buatan. Tabel 2. Hasil pengukuran pH larutan Larutan Uji Larutan (Curcuma Domestic. 6,91 konsentrasi 10% dengan temperatur 370C Larutan (Curcuma Domestic. 7,04 konsentrasi 15% dengan temperatur 370C Larutan saliva buatan dengan temperatur 370 Hasil yang diperoleh memperlihatkan bahwa larutan kunyit (Curcuma Domestic. konsentrasi 10% dengan temperatur 370C bersifat asam karena memiliki pH < 7,0 dan larutan kunyit (Curcuma Domestic. konsentrasi 15% dengan temperatur 370C juga bersifat netral karena memiliki pH 7,04. Larutan saliva buatan bersifat netral karena memiliki pH 7,0. Pada tabel ditunjukkan bahwa larutan kunyit (Curcuma Domestic. konsentrasi 10% lebih asam dibandingkan larutan kunyit (Curcuma Domestic. konsentrasi 15%. Tabel 3. Hasil pengamatan perubahan warna Resin Komposit Nanohybrid Kelompok Rerata Min. Maks. 2,540 0,129 2,29 2,593 0,388 2,24 Saliva Buatan 1,367 1,367 0,80 2,50 Keterangan: N= Jumlah sampel. SB: simpangan baku. Min: Minimal. Maks: Maksimal Data tabel 3 menunjukkan perubahan paling signifikan warna resin komposit nanohybrid terlihat pada perlakuan larutan kunyit (Curcuma Domestic. konsentrasi 15% temperatur 370C dengan nilai maksimal 2,71 sedangkan perubahan paling rendah terjadi pada perlakuan saliva buatan temperatur 370C yaitu 0,80. Tabel 6. Hasil Uji Kruskal Wallis Perubahan Warna Resin Komposit Nanohybrid Variabel antar kelompok N Beda Rata Konsentrasi 10% Konsentrasi 15% Saliva buatan Sig. (P) 0,000 Note: N: Jumlah sampel. Sig. (P): Signifikansi Dari hasil rata-rata perubahan warna komposit nanohybrid menunjukkan kelompok perlakuan kelompok perendaman menggunakan larutan kunyit . urcuma domestic. dan kosentrasi 15% dengan temperatur 370C mengalami perubahan warna yang paling banyak dibandingkan kelompok lainnya. Tabel 7. Hasil Mann Whitney U Test data perubahan warna resin komposit Kelompok Sig. Larutan kunyit 10% dan larutan kunyit 15% Larutan kunyit 10% dan saliva buatan Larutan kunyit 15% dan saliva buatan Note : Z= Diameter . Sig. = Signifikansi Hasil menunjukkan bahwa larutan kunyit . urcuma domestic. konsentrasi 10% dengan temperatur 370C dengan larutan kunyit . urcuma domestic. konsentrasi 15% dengan temperatur 370C sama-sama efektif dalam merubah waran resin komposit nanohybrid . ilai p > 0,. PEMBAHASAN Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada bulan September 2022, didapatkan hasil perendaman resin komposit nanohybrid dengan larutan kunyit . urcuma domestic. konsentrasi 10% dan konsentrasi 15% dengan temperatur 370C selama 8 jam menunjukkan perubahan warna yang signifikan. Penelitian ini didasari pada penelitian yang telah dilakukan sebelumnya oleh Monika dkk . , yang meneliti pengaruh larutan kunyit (Curcuma Domestic. terhadap perubahan warna pada bahan tumpatan resin komposit nanohybrid terutama pada perendaman sampel dalam larutan kunyit dengan konsentrasi 0. 015% ke konsentrasi 15% pada perendaman selama 24 jam dan 48 Dalam penelitian tersebut dapat di tarik kesimpulan bahwa semakin tinggi konsentrasi larutan kunyit maka semakin tinggi pula perubahan warna pada resin Semakin kasar permukaan komposit nanohybrid maka semakin mudah penyerapan zat warna pada resin komposit sertalama waktu perendaman yang dilakukan sangat berpengaruh dalam perubahan resinkomposit nanohybrid. Menurut Diansri dkk. pada penelitiannya menunjukkan bahwa kunyit menyebabkan perubahan warna pada resin komposit. Kopi, teh, dan kunyit dianggap sebagai penyebab utama perubahan warna pada resin komposit. Kunyit memiliki kandungan zat aktif yaitu kurkumin yang dapat menjadi salah satu penyebab perubahan warna dari material resin komposit. Penyebab perubahan warna pada resin komposit dapat terjadi melalui dua faktor yaitu faktor instrinsik dan ekstrinsik. Faktor instrinsik ini terjadi akibat adanya perubahan dari ikatan matriks dan filler, akibat dari proses oksidasi atau hidrolisis di dalam matriks resin hal ini dapat menyebabkan perubahan dari warna resin, sedangkan faktor ekstrinsik adalah pewarnaan dengan penyerapan bahan yang dihasilkan oleh kontaminasi dari sumber eksogen. Waktu perendaman dalam penelitian ini mengacu pada penelitian yang dilakukan oleh fatmawati dkk . yang diasumsikan setiap kali orang meminumlarutan kunyit untuk meredakan nyeri saat menstruasi diminum 1 kali sehari selama 4 hari dalam satu bulan yaitu 2 hari sebelum menstruasi dan 2 hari setelah menstruasi, dan di minum sekitar 10 menit per hari. Maka perendaman resin komposit dilakukan selama 8 jam setara dengan . menit x 4 hari x 12 bulan = 480 meni. diasumsikan dalam 1 tahun pemakaian. Peremdaman pada penelitian ini mengacu pada keadaan sebenarnya dimana meminum 1 kali larutan kunyit dapat memberikan manfaat baik dalam tubuh serta dapat meringankan nyeri saat menstruasi pada Wanita. Minuman kunyit sangat berpengaruh untuk meringankan nyeri saat menstruasi dikarenakan kunyit memiliki kandungan curcumin, essential oil, antosianin, dan tanin yang dimana kandungan kunyit tersebut dapat menghambat produksi prostaglandin yang merupakan hormon pemicu rasa sakit didalam tubuh. Hasil uji statistik menggunakan Uji Kruskal Wallis menunjukkan adanya pengaruh perubahan warna yang signifikan antara sebelum dan sesudah perendaman resin komposit dengan larutan kunyit (Curcuma Domestic. konsentrasi 10% dan 15% pada suhu 37AC. dalam penelitian Monika . di sebutkan bahwa larutan kunyit (Curcuma Domestic. memiliki zat senyawa aktif kurkumin yang dapat menyebabkan perubahan warna resin komposit. Faktor yang dapat mempengaruhi perubahan warna komposit antara lain lamakontak dengan zat warna, ukuran sampel dan mikroporositas sampel. Lamanya kontak resin komposit dengan zat warna berbanding lurus dengan perubahan warnayang akan dihasilkan. Semakin lebar ukuran sampel maka semakin besar kontak dengan zat warna yang dapat menyebabkan perubahan fisik pada resin komposit. Mikroporositas dapat mempengaruhi penempelan partikel warna pada area berpori. Resin komposit nanohybrid memiliki jumlah matriks 13% dari berat resin yang menyebabkan resin komposit nanohybrid dapat menyerap air lebih sedikit. Hal ini menyebabkan perubahan warna pada resin komposit nanohybrid lebih sedikit dibandingkan dengan resin komposit nanofiller. Hasil perendaman resin komposit nanohybrid dengan larutan kunyit (Curcuma Domestic. pada konsentrasi 10% dan 15% pada suhu 37AC diperoleh hasil yang Perubahan warna pada resin komposit yang direndam dengan larutan kunyit (Curcuma Domestic. pada konsentrasi 15% pada suhu 37AC mengalami perubahan warna dengan rendaman yang lebih tinggi dibandingkan larutan kunyit (Curcuma Domestic. pada konsentrasi 10% pada suhu 37AC, hal ini menunjukkan bahwa konsentrasi yang lebih tinggi menyebabkan perubahan warna yang lebih banyak. Perubahan warna pada resin komposit dapat disebabkan larutan kunyit (Curcuma Domestic. pada konsentrasi 15% pada suhu 37AC memiliki kandungan zat aktif kurkumin yang lebih tinggi di bandingkan konsentrasi larutan kunyit (Curcuma Domestic. Zat aktif kurkumin yang menyebabkan perubahan warna komposit nanohybrid menjadi lebih kekuningan. Semakin tinggi konsentrasi larutan kunyit (Curcuma Domestic. maka semakin tinggi pula perubahan warna resin komposit SIMPULAN Perendaman resin komposit nanohybrid pada larutan kunyit (Curcuma Domestic. pada suhu 37AC dapat menyebabkan terjadinya perubahan warna serta pada larutan kunyit (Curcuma Domestic. dengan konsentrasi 15% pada suhu 37AC menyebabkan perubahan warna yang lebih tinggi dibandingkan perendaman resin komposit nanohybrid pada larutan kunyit (Curcuma Domestic. dengan konsentrasi 10% pada suhu 37AC. DAFTAR PUSTAKA