Sundari dan Ahmad Ai Implementasi File Server Terpusat Menggunakan Nextcloud di SMKN 2 Kutacane IMPLEMENTASI FILE SERVER TERPUSAT MENGGUNAKAN NEXTCLOUD DI SMKN 2 KUTACANE (IMPLEMENTATION OF A CENTRALIZED FILE SERVER USING NEXTCLOUD AT SMKN 2 KUTACANE) Maila Sundari. Nazaruddin Ahmad. Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh Program Studi Teknologi Informasi. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh e-mail: mailasindari@email. , nazar. ahmad@ar-raniry. ABSTRAK Penelitian ini mengkaji implementasi sistem file server terpusat berbasis Nextcloud di SMKN 2 Kutacane sebagai solusi untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan pengelolaan data internal. Sistem dibangun menggunakan server lokal dengan sistem operasi Ubuntu Server dan aplikasi Nextcloud yang menyediakan layanan penyimpanan cloud internal berbasis intranet. Proses pengembangan mengikuti model ADDIE, yang mencakup: analisis kebutuhan untuk mengidentifikasikan masalah pengelolaan data di sekolah, desain sistem dengan menyusun topologi jaringan dan spesifikasi server, instalasi dan implementasi melalui pemasangan dan konfigurasi Nextcloud pada server lokal, serta evaluasi menggunakan metode blackbox testing, observasi, dan kuesioner untuk menilai fungsi sistem serta persepsi pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berjalan sesuai harapan, mudah digunakan, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap kolaborasi digital di lingkungan sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa teknologi cloud lokal dapat diadopsi secara efektif oleh institusi pendidikan kejuruan untuk mendukung transformasi digital yang efesien dan terkontrol. Kata Kunci: Nextcloud. File Server Terpusat. ADDIE. Blackbox Testing. Sekolah Kejuruan. ABSTRACT This study examines the implementation of a centralized file server system based on Nextcloud at SMKN 2 Kutacane as a solution to improve the efficiency and security of internal data management. The system was built using a local server with the Ubuntu Server operating system and the Nextcloud application, which provides an internal cloud storage service based on an intranet network. The development process followed the ADDIE model, which includes: needs analysis to identify data management problems in the school, system design by creating network topology and server specifications, installation and implementation through the setup and configuration of Nextcloud on a local server, and evaluation using blackbox testing, observation, and questionnaires to assess system functionality and user perceptions. The results show that the system runs as expected, is easy to use, and significantly contributes to digital collaboration within the school environment. These findings indicate that local cloud technology can be effectively adopted by vocational education institutions to support a cost-efficient and well-controlled digital transformation. Keywords: Nextcloud. Centralized File Server. ADDIE. Blackbox Testing. Vocational Scho. PENDAHULUAN alam era tranformer digital, kebutuhan terhadap sistem pengelolaan data yang aman, terpusat, dan efesien semakin penting, terutama di sektor pendidikan . Sekolah sebagai institusi pembelajaran kini dihadapkan pada tantangan penyimpanan dan pertukaran informasi yang semakin kompleks . Ketiadaan sistem mengakibatkan duplikasi file, kebingungan dalam versi dokumen, serta risiko kehilangan data akibat perangkat yang rusak atau tidak terhubung secara konsisten . SMKN 2 Kutacane merupakan salah satu contoh institusi pendidikan yang menghadapi permasalahan tersebut. Guru dan staf sekolah masih menyimpan data secara individual di perangkat masing-masing tanpa sistem koordinasi yang terpusat. Hal ini berdampak langsung pada rendahnya efisiensi kerja, terbatasnya kolaborasi antar pengguna, serta meningkatnya risiko keamanan data. Selain itu, kurangnya infrastruktur berbasis cloud publik dan keterbatasan anggaran menjadi kendala dalam penerapan solusi teknologi informasi yang modern . TEKNIMEDIA - Volume 6. Nomor 2. Desember 2025: 177 Ae 182 Tekonologi private cloud menawarkan alternatif yang efisien dan terjangkau bagi institusi pendidikan, terutama melalui platform open-source seperti Nextcloud . Nextcloud memungkinkan sekolah untuk membangun sistem file server internal yang aman, dapat dikustomisasi, dan sepenuhnya dikelola secara mandiri. Fitur-fitur seperti manajemen pengguna, kontrol hak akses, serta kemampuan berbagi file lintas perangkat membuat Nextcloud relevan untuk mendukung kebutuhan manajemen data Pendidikan . Sejumlah penelitian telah menunjukkan keberhasilan implementasi Nextcloud dalam konteks pendidikan. Nasution dan Puranto . menerapkan sistem ini di SMK Negeri 1 Tanjung Pura dan berhasil meningkatkan koordinasi dokumen serta kolaborasi antara guru dan siswa. Studi lain juga menyoroti potensi Nextcloud dalam mengurangi ketergantungan terhadap layanan komersial, sekaligus meningkatkan keamanan data internal . Beberapa penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa pengguna sistem berbasis cloud dapat meningkatkan efesiensi dan keamanan pengelolaan data. Namun, di SMKN 2 Kutacane, proses pengelolaan file masih dilakukan secara manual menggunakan media seperti flashdisk dan email, yang berpotensi menimbulkan kehilangan data dan kesulitan dalam kolaborasi . Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini mengkaji implementasi sistem file server terpusat berbasis Nextcloud di SMKN 2 Kutacane menggunakan pendekatan pengembangan model ADDIE (Analysis. Design. Development. Implementation. Evaluatio. digunakan di lingkungan sekolah untuk mendukung kolaborasi dan keamanan data . Nasution dan Puranto . juga melaporkan keberhasilan Nextcloud dalam meningkatkan manajemen dokumen di SMK . Sementara itu. Wahyuningrum et al. menekankan manfaatnya dalam administrasi sekolah yang lebih efisien . Berdasarkan penelitian terdahulu tersebut. Nextcloud menjadi solusi potensial untuk mendukung transformasi digital sekolah . , terutama jika dikembangkan dengan pendekatan sistematis seperti model ADDIE, yang terbukti relevan dalam pengembangan sistem berbasis kebutuhan pengguna menunjukkan bahwa penerapan Nextcloud secara lokal . METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Fokuskan penelitian adalah bagaimana sistem file server terpusat berbasis Nextcloud dirancang dan diimplementasikan untuk mendukung pengelolaan dokumen digital. di lingkungan SMKN 2 Kutacane. Proses penelitian disusun secara sistematis dalam bentuk alur pelaksanaan penelitian, sebagaimana di tunjukkan pada Gambar II. STUDI PUSTAKA Penggunaan cloud storage dalam dunia pendidikan semakin penting untuk mendukung efisiensi, keamanan, dan kemandirian pengelolaan data . Salah satu solusi yang banyak diterapkan adalah private cloud, yang memungkinkan sekolah ketergantungan pada layanan cloud publik . Nextcloud, sebagai platform open-source, menyediakan layanan penyimpanan berbasis intranet dengan fitur seperti kontrol akses, kolaborasi file, dan sinkronisasi perangkat . Penelitian oleh Tan . dan Host et al. menunjukkan bahwa Nextcloud efektif Gambar 1. Alur Tahapan Penelitian Berdasarkan gambar di atas, berikut penjelasannya dari setiap tahapan penelitian: Sundari dan Ahmad Ai Implementasi File Server Terpusat Menggunakan Nextcloud di SMKN 2 Kutacane Persiapan dan Analisis Sistem Tahapan wawancara informal dengan guru serta staf. Tujuannya adalah menggali permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan file digital serta harapan terhadap sistem yang akan dikembangkan . Instalasi dan Konfigurasi Sistem Setelah kebutuhan dianalisis, dilakukan instalasi Nextcloud pada server lokal berbasis Ubuntu Server 20. Instalasi mencakup pemasangan paket perangkat lunak, konfigurasi jaringan lokal (LAN), dan pengaturan dasar sistem . Pengujian sistem Sistem yang telah telah terinstal diuji menggunakan metode black-box untuk memeriksa fungsi utama seperti login pengguna, unggah file, manajemen folder, hak akses, dan sinkronisasi. Pengujian ini dilakukan untuk memastikan sistem dapat berjalan dengan baik sesuai kebutuhan pengguna. Implementasi Setelah diimplementasikan secara langsung dan digunakan oleh guru serta staf tata usaha dalam lingkungan sekolah. Pengguna diberikan akun dan akses untuk mencoba fitur-fitur dalam sistem. Pengolahan Data Data dikumpulkan dari hasil observasi dan kuesioner tertutup kepada pengguna sistem. Data ini kemudian dianalisis untuk mengukur efektivitas penggunaan sistem serta tanggapan pengguna terhadap kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan dalam mengelola dokumen digital. Evaluasi sistem dilakukan dalam dua bentuk. Pertama, pengujian blackbox untuk menguji fungsionalitas sistem seperti login, unggah-unduh file, manajemen akses pengguna, dan sinkronisasi Kedua, dilakukan penilaian persepsi pengguna dengan menyebarkan kuesioner tertutup kepada guru dan staf tata usaha yang terlibat, guna mengetahui tingkat kemudahan, kenyamanan, serta efisiensi penggunaan sistem dalam aktivitas harian IV. HASIL DAN PEMBAHASAN Implementasi Sistem Berdasrkan hasil analisis kebutuhan, sistem file server terpusat diperlukan di SMKN 2 Kutacane untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan dokumen digital. Sebelum adanya sistem ini, proses distribusi file dilakukan secara manual menggunakan media penyimpanan portabel dan aplikasi pesan instan, yang rentan terhadap kehilangan data, keterlambatan pengiriman, dan duplikasi file. Sebagai solusi, dikembangkan sistem file server menggunakan Nextcloud, sebuah platform open-source yang dapat dijalankan secara mandiri dalam jaringan lokal . Sistem ini diinstal pada server lokal berbasis Ubuntu dan dikonfigurasi agar dapat diakses melalui browser menggunakan alamat IP internal sekolah. Sistem ini diakses melalui jaringan lokal sekolah, dengan struktur seperti ditunjukkan pada Gambar 2. Gambar 2. Topologi Jaringan Nextcloud Tampilan dan Fitur Sistem Setelah instalasi dan konfigurasi selesai, pengguna dapat mengakses sistem melalui browser menggunakan kredensial masingmasing. Antarmuka utama Nextcloud dirancang sederhana dan intuitif, menampilkan struktur direktori file, tombol unggah, serta fitur manajemen dokumen. Pengguna dapat mengunggah file, membuat folder, mengatur hak akses, dan berbagi dokumen dengan pengguna lain dalam Fitur pencarian juga tersedia untuk memudahkan penemuan file berdasarkan nama atau kata kunci. TEKNIMEDIA - Volume 6. Nomor 2. Desember 2025: 177 Ae 182 dari penambahan hingga pengaturan izin akses. Fitur manajemen multiakun ini berfungsi untuk memastikan bahwa hanya pengguna yang berwenang yang dapat mengakses file, sehingga keamanan dan kontrol sistem tetap terjaga. Gambar 3. Tampilan Login Nextcloud Gambar 3 memperlihatkan tampilan halaman login Nextcloud. Setiap pengguna . uru, staf, dan sisw. memiliki akun masing-masing sehingga keamanan data lebih terjamin melalui autentikasi Gambar 6. Tampilan Menu Semua foto Gambar 4. Tampilan Menu File Gambar 4 menampilkan antarmuka utama sistem, yaitu menu file pada Nextcloud. Pada halaman ini, pengguna dapat mengunggah, mengunduh, dan berbagi file dengan pengguna Fitur ini membantu meningkatakan kolaborasi antar pengguna di lingkungan sekolah. Gambar 6 tampilan menu foto atau galeri pada sistem Nextcloud. Fitur ini berfungsi untuk menampilkan seluruh file gambar yang telah diunggah oleh pengguna ke dalam server. Melalui menu ini, pengguna dapat melihat, menambahkan, atau mengelola file media dengan tampilan yang lebih interaktif. Kehadiran fitur galeri ini mendukung kemudahan akses dan pengelolaan file visual di lingkungan sekolah, sehingga sistem file server tidak hanya menyimpan dokumen teks, tetapi juga dapat digunakan untuk berbagai jenis media pembelajaran. Gambar 7. Tampilan Riwayat Aktivitas Gambar 5. Tampilan Semua Akun Gambar 5 memperlihatkan tampilan seluruh akun pengguna yang telah dibuat dalam sistem Nextcloud di SMKN 2 Kutacane. Setiap akun mewakili pengguna yang memiliki hak akses berbeda sesuai perannya, seperti admin, guru, atau Melalui fitur ini, administrator dapat mengelola akun pengguna secara terpusat, mulai Gambar 7 menampilkan halaman menu aktivitas pada sistem Nextcloud. Menu ini berfungsi untuk merekam seluruh aktivitas pengguna, seperti pembuatan, pengubahan, dan penghapusan file dalam server. Melalui fitur ini, administrator dapat memantau setiap tindakan pengguna secara real time sehingga keamanan dan transparansi penggunaan sistem dapat terjaga. Menu aktivitas juga membantu dalam proses audit Sundari dan Ahmad Ai Implementasi File Server Terpusat Menggunakan Nextcloud di SMKN 2 Kutacane data apabila terjadi kesalahan atau kehilangan file, karena seluruh riwayat kegiatan pengguna tersimpan secara otomatis di server. Pengujian Sistem Untuk memastikan sistem berjalan sesuai dengan fungsinya, dilakukan pengujian menggunakan metode black-box. Pengujian ini melibatkan beberapa skenario penggunaan, antara lain: Tabel 1. Pengujian Blackbox Testing Langkah Yang Diuji Masukkan username dan password yang Masukkan username/password yang salah Pilih file dan unggah ke folder Nextcloud Klik file dan pilih opsi download Pilih file dan hapus dari Nextcloud Pilih file dan gunakan fitur share Login perangkat berbeda (PC,HP) Klik tombol logout di bagian profil Hasil Yang Diharapkan Pengguna masuk ke Muncul pesan error "Login File berhasil diunggah dan dapat diakses File berhasil File hilang dari daftar file Pengguna lain dapat melihat atau mengedit file sesuai yang diizinkan File tetap dapat diakses dengan baik Keterangan Pengguna keluar dari akun dan kembali ke halaman login Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Berhasil Evaluasi Persepsi Pengguna (Hasil Kuesione. Sebagai bentuk triangulasi data dan upaya untuk memperoleh pemahaman yang lebih implementasi sistem, peneliti menyebarkan kuesioner kepada 30 responden yang terdiri atas guru, siswa, dan staf administrasi. Kuesioner ini dirancang untuk mengevaluasi persepsi pengguna terhadap kemudahan keandalan akses, keamanan data, serta kontribusi sistem terhadap efisiensi kerja dan pembelajaran. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa mayoritas responden memberikan tanggapan positif terhadap sistem Nextcloud. Guru dan staf merasa terbantu dalam proses distribusi dan kolaborasi dokumen internal, sementara mengakses materi pembelajaran secara digital. Meskipun terdapat beberapa catatan mengenai penurunan performa akses pada perangkat mobile saat jaringan intranet padat, secara keseluruhan sistem dinilai memberikan dampak positif terhadap manajemen informasi KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa implementasi sistem file server terpusat berbasis Nextcloud di SMKN 2 Kutacane telah berhasil diterapkan dengan baik menggunakan model pengembangan ADDIE. Proses instalasi dan konfigurasi berjalan sesuai tahapan, dan hasil pengujian blackbox menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem, seperti unggah, unduh, berbagi file, serta manajemen pengguna, dapat berjalan dengan baik. Berdasarkan hasil kuesioner dan observasi, pengguna merasa sistem ini mudah digunakan, aman, serta membantu dalam kolaborasi dan pengelolaan file secara efisien. Dengan demikian, penerapan Nextcloud sebagai file server terpusat terbukti dapat meningkatkan keamanan data, efisiensi kerja, serta mendukung transformasi digital di lingkungan sekolah kejuruan. UCAPAN TERIMA KASIH