JURNAL DHARMA PENDIDIKAN STKIP PGRI NGANJUK ISSN: 1907 Ae 2813 Volume XIV. Nomor 2. Oktober 2019 Halaman: 12 - 26 PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ESP-READING COMPREHENSION BERBASIS AUDIO VIDEO UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN TEKNIK OTOMOTIF Anita Budi Rahayu. Arindra Trisna Widiansyah2 STKIP PGRI Nganjuk. Nganjuk e-mail: 1anitabudi@stkipnganjuk. arindratrisna@stkipnganjuk. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar Reading dengan memvisualisasikan materi reading ESP ke dalam sebuah sebuah tayangan audio video reading untuk siswa Sekolah menegah kejuruan teknik Otomotif. Desain penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (R & D) yang diusulkan oleh Borg dan Gall yaitu. Pengumpulan data . Pengembangan Produk . Validasi Ahli . Uji Coba Produk . Evaluasi hasil uji coba . Revisi Produk . Uji Lapangan . Penyempurnaan Produk Akhir. Penelitian ini dilakukan di SMK NU Pace, subyek penelitian ini adalah guru bahasa Inggris dari program keahlian teknik otomotif dan siswa kelas XI program keahlian teknik otomotif SMK NU Pace terdiri dari 30 siswa. Data tahap eksplorasi diperoleh melalui melakukan analisis dokumen, melakukan wawancara, dan menyebarkan Hal ini dilakukan untuk mengetahui kualitas materi reading dari buku pelajaran bahasa Inggris yang digunakan di SMK NU Pace. Temuan menunjukkan materi reading dari buku pelajaran di SMK NU Pace berisi materi bahasa Inggris umum dan kurang spesifik untuk digunakan bagi siswa program keahlian teknik otomotif. Peneliti menyimpulkan bahwa harus ada materi pembelajaran ESP-Reading yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan guru dan siswa. Materi pembelajaran ESP-Reading dikembangkan dengan mempertimbangkan beberapa aspek yaitu teori ESP dan kebutuhan siswa. Kemudian, dievaluasi dan ditinjau melalui penilaian ahli dan diimplementasikan di kelas untuk menguji kelayakan materi. Hasil uji kelayakan menunjukan bahwa pengembangan bahan ajar ESP-reading berbasis audio video dapat meningkatkan reading comprehension siswa kelas XI SMK NU Pace. Selanjutnya, produk ini dapat diterapkan sebagai bahan ajar untuk siswa program keahlian teknik otomotif. Kata Kunci: ESP-Reading Comprehension. AudioVideo. Teknik Otomotif. Research & Development Pendahuluan Sekolah menengah kejuruan adalah sebuah lembaga pendidikan menegah yang memberikan bekal keahlian pada siswa agar siap kerja. Bahasa Inggris merupakan sebuah salah satu kebutuhan bagi siswa untuk menunjang masa depan mereka dalam dunia kerja, karena bahasa inggris merupakan bahasa internasional JURNAL DHARMA PENDIDIKAN STKIP PGRI NGANJUK ISSN: 1907 Ae 2813 Volume XIV. Nomor 2. Oktober 2019 Halaman: 12 - 26 yang digunakan terutama dalam pengembangan teknologi salah satu nya dalam bidang teknik otomotif. Dari empat skill dalam pembelajaran bahasa Inggris, reading merupakan ketrampilan yang harus dikuasai oleh siswa. Dengan reading mereka akan memahami informasi secara detail sebuah bacaan merupakan salah satu contoh yang baik untuk belajara bahasa Inggris, karena di dalam teks terdapat struktur dan informasi yang mendukung pembelajaran. Memahami bacaan merupakan hal yang paling utama dalam pembelajaran reading. Dengan memahami suatu bacaan siswa di harapkan mampu menangkap ide pokok, memahami kata ganti, dan mampu menangkap makna secara tersirat maupun tersurat dalam bacaan. Sehingga pemahaman merupakan tujuan utama dari Sekolah menengah kejuruan memiliki beberapa program keahlian, berdasarkan hasil wawancara pada beberapa guru diketahui bahawa disana tidak ada materi bahasa inggris khusus untuk siswa kejuruan otomotif. Sehingga guru mengalami kesulitan untuk mengembangkan materi karena keterbatasan waktu. Mereka menggunakan buku Bahasa Inggris dalam proses pengajaran untuk semua kelas program keahlian. Buku yang digunakan berisi materi bahasa Inggris berdasarkan kurikulum 2013 dan berfokus pada empat keterampilan. Berdasarkan analisis buku ini, ditemukan bahwa isi materi pembelajaran bahasa Inggris terlalu umum dan tidak memenuhi kebutuhan siswa di bidang teknik otomotif. Input Teks dan konteks bahasa belum cocok dengan program keahlian teknik otomotif. Materi pembelajaran yang belum berkembang ini membuat proses belajar mengajar berjalan tidak efektif. Para siswa dari program keahlian teknik otomotif membutuhkan materi pembelajaran bahasa Inggris khusus yang dapat mendukung mereka untuk memahami pengetahuan tentang teknik otomotif. Berdasarkan uraian di atas, penting bagi peneliti untuk mengusulkan solusi yang mungkin yang dapat menjembatani kesenjangan antara kurikulum bahasa Inggris umum yang ditawarkan di sekolah menengah kejuruan dan kebutuhan siswa sesuai program keahlian mereka di sekolah. Oleh karena itu, peneliti akan mengembangkan bahan ajar ESP-Reading berbasis audio video untuk program keahlianTeknik Otomotif. ESP profesional siswa dalam bahasa Inggris sesuai pada bidang profesional mereka. Pengajaran harus dihubungkan dengan spesialisasi khusus siswa. ESP merupakan ISSN: 1907 Ae 2813 Volume XIV. Nomor 2. Oktober 2019 Halaman: 12 - 26 JURNAL DHARMA PENDIDIKAN STKIP PGRI NGANJUK program khusus yang dirancang untuk mengembangkan penggunaan bahasa Inggris yang komunikatif dalam bidang sains, pekerjaan, atau teknologi khusus. Hutchinson dan Waters . mendefinisikan bahwa ESP adalah pendekatan untuk belajar bahasa yang didasarkan pada kebutuhan pembelajar yang berarti bahwa semua isi dan metode didasarkan pada kebutuhan siswa. Sejalan dengan teori-teori tersebut. Richards . menyatakan bahwa ESP adalah pendekatan pengajaran bahasa yang lebih relevan dengan kebutuhan pembelajar. ESP didefinisikan untuk memenuhi kebutuhan khusus para pembelajar, hal ini bertujuan untuk mempercepat peserta didik memahami pembelajaran dengan pendekatan yang berbeda dari Bahasa Inggris Umum. Basturkmen . menambahkan bahwa ESP telah berfungsi untuk membantu pembelajar bahasa menguasai fitur bahasa dan mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan. Dari teori-teori di atas, dapat disimpulkan bahwa ESP adalah pendekatan untuk pembelajaran bahasa yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan khusus peserta didik dalam disiplin atau profesi tertentu. Metode Penelitian Penelitian Penelitian Pengembangan Pendidikan (R & D). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan bahan ajar ESP-Reading berbasis audio video untuk siswa sekolah menengah Model pengembangan yang digunakan oleh peneliti mengacu pada model pengembangan dari Borg dan Gall di mana pendekatan research and development dalam pendidikan meliputi sepuluh langkah seperti pada gambar di bawah ini: Gambar 1. Skema Pelaksanaan Penelitian R & D (Borg dan Gall: 1. JURNAL DHARMA PENDIDIKAN STKIP PGRI NGANJUK ISSN: 1907 Ae 2813 Volume XIV. Nomor 2. Oktober 2019 Halaman: 12 - 26 Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data dilakukan dalam bentuk penyebaran kuesioner dan mengamati proses belajar mengaja untuk menggali kebutuhan siswa terhadapbahan ajar bahasa inggris yang relevan dengan bidang teknik Otomotif. Data yang dikumpulkan melalui penelitian ini berupa data kualitatif. Data yang dihasilkan adalah hasil wawancara, kuesioner, dan catatan lapangan. Sumber data adalah guru dan siswa. Perencanaan Pada tahap ini peneliti membuat perencanaan langkah-langkah pengembangan yang akan di lakukan berdasarkan data yang telah dikumpulkan. Tahap perencanaan dimulai dengan menentukan tim penyusun. Kemudian tim penyusun menentukan desain bahan ajar seperti apa yang akan dibuat. Setelah itu dilakukan pemetaan materi pembelajaran ESP yang akan dimuat dalam bahan ajar agar dapat memenuhi indikator pembelajaran reading. Pemetaan materi dimulai dengan analisis kompetensi inti dan kompetensi dasar kemudian dilanjutkan dengan penentuan tema bahan ajar yang akan dibuat. Pengembangan Produk Dalam pengembangan produk, peneliti mengembangkan prototipe berdasarkan temuan yang dikumpulkan dalam tahap eksplorasi. Yakni mengembangkan bahan ajar sesuai dengan kebutuhan siswa dan di kembangkan dalam bentuk media audio video. Validasi Ahli Peneliti mengundang ahli yang mengkaji, mengevaluasi, dan menyarankan produk sebelum dan selama pelaksanaan hingga menjadi layak. Validasi dilakukan dalam dua tahap. Tahap I adalah validasi oleh ahli materi dan ahli Melalui tahap ini diperoleh data kelayakan produk dan saran dari ahli. Saran tersebut kemudian digunakan untuk revisi produk tahap I. Hasil revisi tahap I digunakan untuk validasi ke II oleh guru, saran dari guru digunakan untuk revisi II. Hasil dari kedua revisi tersebut digunakan untuk uji coba penggunaan oleh siswa. JURNAL DHARMA PENDIDIKAN STKIP PGRI NGANJUK ISSN: 1907 Ae 2813 Volume XIV. Nomor 2. Oktober 2019 Halaman: 12 - 26 Uji Coba Produk Prototipe masih tentatif karena perlu diuji di lapangan sampai prototipe itu Data dalam penelitian ini akan dikumpulkan dengan melakukan wawancara dan melakukan observasi kelas. Evaluasi Hasil dari Uji coba Hasil dari uji coba di monitoring dan evaluasi Revisi Produk Setelah mengethaui hasil dari uji coba dan masukan dari para ahli produk kembali di revisi Uji Lapangan Setelah di revisi produk di uji cobakan kembali, uji coba dilakukan beberapa kali hingga kelayakan produk tercapai Penyempurnaan Produk Akhir Subyek penelitian Penelitian ini akan dilakukan di SMK NU Pace, subyek penelitian ini adalah guru bahasa Inggris dari program keahlian teknik otomotif dan siswa kelas XI program keahlian teknik otomotif SMK NU Pace terdiri dari 30 siswa. Teknik Pengumpulan Data Data dikumpulkan melalui melakukan beberapa teknik pengumpulan sebagai berikut: Interview Interview bertujuan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan dari metode pengajaran yang digunakan oleh guru sebelumnya. Interview dilakukan pada dua guru bahasa Inggris. Penelitimenggunakan pedoman interview untuk melakukan interview. Observasi Pada tahap ini, peneliti mengamati dan mencatat poin-poin penting. Hal ini dilakukan untuk mengumpulkan beberapa informasi tentang pendahuluan pengajaran dan proses belajar serta aplikasi materi Reading yang digunakan di kelas. ISSN: 1907 Ae 2813 Volume XIV. Nomor 2. Oktober 2019 Halaman: 12 - 26 JURNAL DHARMA PENDIDIKAN STKIP PGRI NGANJUK Analisis dokumen Analisis Dokumen dilakukan dengan menganalisis buku pelajaran, lembar kerja siswa,tugas siswa, dan buku Reading siswa. Analisa Data Penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif dengan satu variabel yaitu kualitas bahan ajar ESP-reading berbasis audio video untuk siswa SMK NU Pace kelas XI. berdasarkan kriteria media berbentuk audio video yang baik yang telah diturunkan dalam kisi-kisi penilaian. Langkah-langkah analisis data adalah sebagai berikut: Mengubah penilaian dalam bentuk kualitatif menjadi kuantitatif dengan menggunakan empat skala. Pedoman skor penilaian menurut Djemari Mardapi . 8: . sebagai berikut: Tabel 1. Pedoman Skor Penilaian Data kualitatif Skor Data kualitatif Sangat Layak Layak Kurang Layak Tidak Layak Skor Menghitung skor rata-rata dengan menggunakan rumus = (Oc. /N Keterangan: = Skor rata-rata Ocx = Jumlah skor = Jumlah penilai Mengubah skor rata-rata menjadi nilai kualitatif. Kriteria pengubahan sebagai berikut: Tabel 2. Klasifikasi Penilaian Total Rumus x Ou X 1SBx Rerata Skor xOu3 Klasifikasi Sangat Layak X 1SBx > x Ou X 3 > x Ou 2,5 Layak X > x Ou X - 1SBx 2,5 > x Ou 2 Kurang Layak X < X - 1SBx Tidak Layak JURNAL DHARMA PENDIDIKAN STKIP PGRI NGANJUK ISSN: 1907 Ae 2813 Volume XIV. Nomor 2. Oktober 2019 Halaman: 12 - 26 Keterangan: X dan SBx diperoleh dengan rumus sebagai beikut: Skor maksimum ideal = Jumlah buti soal x jumlah skor tetinggi Skor minimum ideal = Jumlah butir soal x jumlah skor terendah = Skor actual . kor yang dicapa. = Skor reata ideal = A . kor maksmial ideal skor minimal idea. = Simpangan baki ideal 1/6 . kor maksimal ideal Ae SBx skor minimal idea. Penilaian pengembangan bahan ajar ESP-reading berbasis audio video untuk siswa kelas XI SMK NU Pace ini ditentukan dengan nilai minimal L (Laya. Jadi jika nilai rerata dari ahli materi, ahli media, guru, dan tanggapan siswa memperoleh nilai L, maka sumber belajar bentuk majalah ini dinyatakan Hasil Penelitian dan Pembahasan Deskripsi Data Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di SMK NU Pace yang terletak di Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk tahun akademik 2018/2019 pada kelas XI Teknik Otomotif. Sedangkan waktu penelitian pengembangan ini dimulai pada bulan April dan berakhir pada bulan September dengan kegiatan-kegiatan yang sudah direncanakan sesuai denga jadwal yang ada. Adapun kegiatan yang dilakukan oleh peneliti sedikit mengalami perubahan dikarenakan durasi waktu yang pendek sehingga tidak dapat melakuka seluruh prosedur penelitian R & D ini. Deskripsi Data Hasil Penelitian Analisis Kebutuhan Peneliti melakukan wawancara dengan guru bahasa inggris yang ada di SMK NU Pace, berdasarkan hasil wawancara dengan guru bahasa Inggris di SMK NU Pace peneliti menemukan bahwa buku bahasa inggris yang di gunakan di SMK NU pace kurang efektif karena masih bermuatan JURNAL DHARMA PENDIDIKAN STKIP PGRI NGANJUK ISSN: 1907 Ae 2813 Volume XIV. Nomor 2. Oktober 2019 Halaman: 12 - 26 bahasa inggris secara umum untuk seluruh program keahlian. Isi dari dari buku bahasa Inggris yang digunakan masih belum relevan dengan kebutuhan siswa. Untuk memenuhi kebutuhan siswa guru mencoba mengaitkan materi bahasa inggris dengan hal-hal yang berhubungan dengan jurusan mereka secara spontan. Berikut adalah hasil wawancara peneliti dengan guru Bahasa Inggris: Gambar 1. Hasil wawancara dengan Guru Berdasarkan hasilwawancara di atas dapat disimpulkan bahwa materi yang di ajarkan dalam buku ajar tidak esuai dengan bidang keahlian Pengembangan Produk Perencanaan Produk Peneliti mengembangkan Bahan ajar ESP-Reading Comprehension Berbasis Audio Video Untuk Siswa Kejuruan Teknik Otomotif. Judul buku adalah Automotive Zone. Buku ini ditulis untuk siswa kelas sebelas sekolah menengah kejuruan program keahlian Teknik Otomotif. Penulis adalah peneliti. Peneliti sendiri yang merancang sampul dan tata kelola warna. Warna sampul didominasi oleh warna hijau dan maroon. Berikut ini adalah sampul Zona Otomotif. JURNAL DHARMA PENDIDIKAN STKIP PGRI NGANJUK ISSN: 1907 Ae 2813 Volume XIV. Nomor 2. Oktober 2019 Halaman: 12 - 26 Gambar 2. Cover Buku Automotive Zone Produksi Audio Video Setelah pembuatan draft bahan ajar berupa buku selesai maka dilanjutkan dengan pembuatan audio video yang dilakukan oleh seorang creator dengan melalui beberapa tahap yakni penetapan topik Pokok bahasan yang menjadi dasar pengajaran dan menggambarkan ruang lingkupnya. Selanjutnya adalah Memproduksi program yaitu mengubah naskah menjadi program. Dalam pengembangan media audio visual ini memproduksi program berarti mengubah naskah menjadi program dalam bentuk audio video. Berikut adalah cuplikan gambar audio video. Gambar 3. Draft Audio Video Uji Coba Maksud diadakan uji coba untuk melihat efektifitas program tersebut bila digunakan oleh sasaran didik yang dituju. Dalam uji coba media ini melalui beberapa tahapan yaitu : . Menentukan tujuan diadakan uji Dalam pengembangan media audio visual ini tujuan uji coba JURNAL DHARMA PENDIDIKAN STKIP PGRI NGANJUK ISSN: 1907 Ae 2813 Volume XIV. Nomor 2. Oktober 2019 Halaman: 12 - 26 adalah untuk melihat efektivitas program atau produk yang dibuat dilihat dari sudut menarik tidaknya program atau produk media audio visual tersebut. Membuat alat uji coba. Dalam pengembangan media audio visual ini alat uji coba berupa angket terbuka . heck lis. Keterangan tentang angket dan subjek coba dijelaskan pada bagian uji coba produk. Tahap Revisi Pada tahap ini dilakukan validasi oleh ahli materi dan ahli media yang bertujuan untuk mendapatkan saran terkait dengan isi materi yang terkandung di dalam buku serta format dan desain audio video sebagai media pembelajaran reading. Adapun hasil validasi dari media audio video adalah sebagai berikut: Tabel 3. Hasil validasi oleh ahli materi Aspek Skor Ahli materi I Rata-rata Ahli materi II Skor Rata-rata Total rata- rata Kualitas Materi kualitas Bahasan Kuanlitas Soal Latihan Total Keputusan Sangat layak Sangat layak Sangat layak Tabel 4. Hasil validasi oleh ahli media Aspek Kualitas Kualitas Video Total Keputusan Ahli media I Ahli media II Total Skor Rata-rata Skor Rata-rata Sangat layak Sangat layak Sangat layak JURNAL DHARMA PENDIDIKAN STKIP PGRI NGANJUK ISSN: 1907 Ae 2813 Volume XIV. Nomor 2. Oktober 2019 Halaman: 12 - 26 Dari tabel di atas dapat dilihat bahwa dari keseluruhan aspek yang berkaitan dengan materi pada bahan ajar ESP-reading berbasis audio video sudah layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran reading bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan Teknik Otomotif. Hal ini dapat dilihat dari jumlah rerata skor yang didapat di setiap aspek di mana skor Ou 3 yang menunjukkan bahwa bahan ajar ESPreading berbasis audio video yang dikembangkan oleh peneliti berada pada status sangat layak. Uji Coba Kelas Uji coba kelas dilakukan setelah peneliti selesai melakukan revisi berdasarkan hasil penilaian para ahli. Subjek uji coba kelas ini dilakukan Kelas XI Jurusan Teknik Otomotif. Peneliti menggunakan bahan ajar ESPreading berbasis audio video yang sudah dikembangkan. Setelah siswa belajar menggunakan bahan ajar ESP-reading berbasis audio video tersebut kemudian siswa diminta untuk memberikan penilaian tehadap media pembelajaran tersebut pada akhir pertemuan. Adapun rekapitulasi hasil rata-ata dari penilaian siswa dapat dilihat pada table berikut: Tabel 5. Rekapitulasi Hasil Penilaian Siswa Terhadap bahan ajar ESPreading berbasis audio video Aspek Penilaian Materi Isi Tampilan Total Kategori keseluruhan penilaian Jumlah Nilai Sangat Layak Rata-rata Nilai Kategori Sangat Sangat Sangat ISSN: 1907 Ae 2813 Volume XIV. Nomor 2. Oktober 2019 Halaman: 12 - 26 JURNAL DHARMA PENDIDIKAN STKIP PGRI NGANJUK Aspek Media Aspek Isi Aspek Tampilan Gambar 4. Grafik Rekapitulasi Hasil Penilaian Siswa Terhadap bahan ajar ESP-reading berbasis audio video Berdasarkan data yang disajikan pada table 5 di atas maka rata-rata setiap aspek penilaian diperoleh dari jumlah skor setiap aspek penilaian dibagi dengan jumlah butir pertanyaan masing-masing aspek penilaian. Kemudian rata-rata keseluruhan dipeoleh dari jumlah rata-rata perolehan dibagi dengan jumlah aspek penilaian. Bedasarkan tabel mengenai konverrsi data kuantitatif . kor penilaia. ke data kualitatif . ategori nila. , diketahui bahwa rata-rata skor 3. 53 terletak pada rentang X Ou 3 yang berarti bahan ajar ESP-reading berbasis audio video yang dikembangkan mendapat nilai A dengan kategoi sangat layak. Hasil penilaian siswa menunjukkan bahwa bahan ajar ESP-reading berbasis audio video yang dikembangkan layak untuk digunakan. Pada uji coba kelas ini peneliti juga melakukan uji efektivitas terhadap bahan ajar ESP-reading berbasis audio video yang sudah dikembangakan terhadap 30 siswa dalam kelas. ISSN: 1907 Ae 2813 Volume XIV. Nomor 2. Oktober 2019 Halaman: 12 - 26 JURNAL DHARMA PENDIDIKAN STKIP PGRI NGANJUK Tabel 6. Hasil olah data uji t bepasangan Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Std. Std. Deviatio n Error Mean Interval of the Postest - 1. 67E1 1. Mean Lower Pair 1 Pretest - Sig. Difference - 10. Upper Hasil olah data Uji t berpasangan menunjukkan hasil perhitungan bahwa korelasi kuat antara dua variable adalah 0. 915 denga sig 0. 000 dan diperoleh thitung sebesar -33. 067 dengan sig . = 0. Karena thitung Ou ttabel . dan p < 0. 05 maka terdapat perbedaan yang signifikan antara skor reading siswa sebelum dan sesudah diajar menggunakan bahan ajar ESPreading berbasis audio video. Kesimpulannya adalah pengembangan bahan ajar ESP-reading berbasis audio video dapat meningkatkan reading comprehension siswa kelas XI SMK NU Pace. Simpulan, dan Rekomendasi Adapun kesimpulan yang didapat dari penelitian pengembangan ini adalah bahan Ajar ESP reading berbasis audio video dikembangkan berdasarkan materi reading dan materi kejuruan teknik Otomotif pada tingkat sekolah menengah kejuruan dengan merujuk pada SK dan KD. Hasil rerata dari penialain ahli materi 77 dan ahli media adalah 3. Rerata skor yang didapat di setiap aspek di mana skor Ou 3 yang menunjukkan bahwa bahan ajar ESP-reading berbasis audio video yang dikembangkan oleh peneliti berada pada status sangat layak. Berikutnya peneliti juga meminta penilian siswa setelah belajar menggunakan bahan ajar ESP-reading berbasis audio video tersebut pada akhir pertemuan diketahui perolehan nilai yang diberikan siswa dengan rata-rata skor 3. terletak pada rentang X Ou 3 yang berarti bahan ajar ESP-reading berbasis audio video yang dikembangkan mendapat nilai A dengan kategoi sangat layak. JURNAL DHARMA PENDIDIKAN STKIP PGRI NGANJUK ISSN: 1907 Ae 2813 Volume XIV. Nomor 2. Oktober 2019 Halaman: 12 - 26 Keefektifan bahan ajar ESP-reading berbasis audio video juga dapat dilihat dari rata-rata nilai pretest siswa sebesar 66. 4 sedangkan nilai rata- rata post test Hasil olah data Uji t berpasangan menunjukkan hasil perhitungan bahwa korelasi kuat antara dua variable adalah 0. 915 denga sig 0. 000 dan diperoleh thitung sebesar -33. 067 dengan sig . = 0. Karena thitung Ou ttabel . dan p < 0. 05 maka terdapat perbedaan yang signifikan antara skor reading siswa sebelum dan sesudah diajar menggunakan bahan ajar ESP-reading berbasis audio Secara keseluruhan dapat di simpulkan bahwa bahan ajar ESP- reading berbasis audio video yang dikembangkan layak untuk digunakan pada proses pembelajaran reading untuk siswa sekolah menengah kejuruan teknik Otomotif. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan bagi para peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian lebih lanjut agar didapat produk yang lebih baik lagi. Selain itu dapat pula dikembangkan ESP lain yang memuat materi lainnya tidak hanya terbatas pada Bidang Teknik Otomotif tetapi juga dapat dikembangkan pada bidang kejuruan lainya seperti Kesehatan. Pertanian. Management bisnis dan lain sebagainya. ESP berbasis audio video ini juga dapat dikembangkan menjadi media untuk skill lain seperti writing, speaking, dan Daftar Pustaka