Uniter: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Ekonomi Volume 02 Nomor 01 Tahun 2024 https://afeksi. id/journal3/index. php/uniter/index Peran Kesehatan. Pendidikan. Pendapatan Perkapita. Dan Penyaluran Zis Pada Kemiskinan Nurtika Febriyanti Pusat Studi Ekonomi Pembangunan (CESDEP). Indonesia nurtikafebri@gmail. Abstrak Kemiskinan menjadi permasalahan utama yang dihadapi hampir seluruh negara di dunia termasuk Indonesia. Penelitian ini dilakukan guna mengetahui pengaruh kesehatan, pendidikan, pendapatan perkapita, dan penyaluran ZIS . akat, infak, sedeka. terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah tahun 2020-2023. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan mengolah data sekunder yang diperoleh dari laporan publikasi BPS dan BAZNAS. Data yang digunakan dalam penelitian ini ialah data panel yaitu gabungan data cross section sebanyak 35 Kabupaten/Kota dan data time series dari tahun 2020-2023. Populasi penelitian meliputi Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah dengan pengambilan sampel Alat analisis yang digunakan yaitu Eviews 10 dengan analisis regresi data panel terpilih random effect model. Secara parsial kesehatan dan pendidikan berpengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan, pendapatan perkapita berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap kemiskinan, dan penyaluran ZIS berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kemiskinan. Sedangkan secara simultan variabel kesehatan, pendidikan, pendapatan perkapita, dan penyaluran ZIS secara bersama-sama mempengaruhi kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah tahun 2020-2023. Kata Kunci: Kemiskinan. Kesehatan. Pendidikan. Pendapatan Perkapita. Penyaluran ZIS PENDAHULUAN Kemiskinan menjadi masalah fundamental yang dialami hampir seluruh negara di dunia, baik negara maju maupun berkembang. Istilah kemiskinan mengacu pada permasalahan rumit yang disebabakan oleh beberapa variabel yang saling berhubungan seperti kesehatan, pendidikan, pendapatan masyarakat, pekerjaan, gender bahkan lingkungan (Valiant Kevin et al. , 2. Sebagai negara berkembang, kemiskinan menjadi permasalahan lain yang dihadapi Indonesia yang sampai saat ini belum dapat terselesaikan. Badan Pusat Statistik Indonesia . menyebutkan pada Maret 2023 sebanyak 25,90 juta jiwa penduduk Indonesia hidup dalam kemiskinan. Gambar 1. Persentase Kemiskinan di Indonesia Tahun 2020-2023 Uniter: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Ekonomi Volume 02 Nomor 01 Tahun 2024 https://afeksi. id/journal3/index. php/uniter/index Pulau Jawa merupakan salah satu pulau terbesar di Indonesia yang berkontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional (Setiawati, 2. Namun data Badan Pusat Statistik Indonesia . menjelaskan bahwa pulau jawa memiliki proporsi penduduk miskin cukup tinggi yaitu sebesar 13,62 juta jiwa. Dari enam Provinsi di pulau Jawa. Jawa Tengah menduduki peringkat kedua dengan jumlah penduduk miskin terbesar setelah DI Yogyakarta, yaitu sebesar 10,77 persen atau 3,79 juta jiwa pada Maret 2023. Kemiskinan ini dipengaruhi oleh peningkatan pengangguran, inflasi dan konsumsi rumah tangga (BPS Provinsi Jawa Tengah, 2. Tabel 1. Persentase Kemiskinan di Pulau Jawa Tahun 2020-2023 PROVINSI DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Banten TAHUN Linda Wulandari. Cholid Mawardi . menjelaskan kemiskinan sebagai ketidakmampuan seseorang dalam memenuhi kebutuhan dasarnya. Usman & Diramita . mendefiniskan kemiskinan sebagai kegagalan seseorang atau sekelompok masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar dalam seluruh aspek kehidupannya. Kebutuhan mendasar yang dimaksud adalah pendidikan, kesehatan, tempat tinggal yang layak, ketersediaan air bersih dan lain sebagainya (Suharlina, 2. Rachmawati . menjelaskan bahwa kemiskinan dapat teradi karena distribusi pendapatan yang tidak merata, rendahnya kulaitas sumber daya manusia, dan perbedaan akses terhadap modal. Ketiga penyebab kemiskinan tersebut dijelasakan dalam teori lingkaran setan kemiskinan (Vicious Circle of Provert. Teori lingkaran setan kemiskinan pertama kali dikemukakan oleh Ragnar Nurkse pada tahun 1953, ia berpendapat bahwa suatu negara menjadi miskin karena mereka miskin Aua poor country is poorAy (Pertiwi & Hardiyanti, 2. Nurkse menjelaskan kurangnya pembentukan modal menjadi salah satu faktor yang menyebabkan munculnya lingkaran kemiskinan (Hermawan & Bahjatulloh, 2. Kurangya pembentukan modal mengakibatkan rendahnya produktivitas masyarakat yang berakibat pada rendahnya pendapatan yang diterima untuk memenuhi kebutuhan hidupnya (Utomo, 2. Selain itu, kurangnya fasilitas kesehatan dan pendidikan, rendahnya lapangan kerja yang tersedia, dan lambatnya laju pertumbuhan ekonomi juga menjadi penyebab terjadinya kemiskinan di masyarakat (Fadila & Marwan. Kesehatan masyarakat dapat mempengaruhi tingkat kemiskinan di suatu wilayah. Masyarakat miskin cenderung lebih rentan terhadap masalah kesehatan, hal ini dikarenakan keterbatasan kondisi ekonomi yang mereka alami (Hasanah et al. , 2. Dalam teori modal manusia yang dikemukakan oleh Gary Becker, disebutkan jika kesehatan yang tinggi mampu meningkatkan produktivitas masyarakat yang dapat membebaskan mereka dari jerat Uniter: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Ekonomi Volume 02 Nomor 01 Tahun 2024 https://afeksi. id/journal3/index. php/uniter/index kemiskinan (Nurkholis, 2. Angka harapan hidup menjadi instrument yang digunakan untuk melihat pengaruh kesehatan terhadap kemiskinan. Angka Harapan Hidup merupakan usia rata-rata dimana seseorang dapat hidup sejak lahir hingga meninggal (Badan Pusat Statistik, 2. Angka harapan hidup menjadi parameter untuk menilai kinerja pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan (Valiant Kevin et al. , 2. Tingginya angka harapa hidup menggambarkan tingkat kesehatan masyarakat yang membaik. Ginting . menjelaskan jika angka harapan hidup berpengaruh terhadap kemiskinan di suatu wilayah sedangkan Muammar et al. menjelaskan bahwa angka harapan hidup tidak berpengaruh terhadap kemiskinan di suatu wilayah. Tingginya angka harapan hidup jika tidak diimbangi dengan pengetahuan yang memadai akan menjadikan sumber daya manusia bernilai rendah. Sharp dalam Hasanah et al. menjelaskan bahwa rendahnya sumber daya manusia disebabkan oleh pendidikan yang rendah. Ki Hajar Dewantara mendefinisikan pendidikan sebagai suatu usaha untuk memperbaiki jiwa, raga, dan budi pekerti seseorang agar dapat menjalani kehidupan yang lebih baik (Tjiabrata et al. , 2. Dalam teori modal manusia dijelaskan bahwa pendidikan dapat mendorong produktivitas marjinal yang akan meningkatkan pendapatan masyarakat yang akhirnya dapat mengurangi kemiskinan yang terjadi (Marginson, 2. Rata-rata lama sekolah menjadi instrument untuk melihat pengaruh pendidikan terhadap kemiskinan di Jawa Tengah. Rata-rata lama sekolah dapat diartikan sebagai lamanya waktu seseorang dalam menempuh pendidikannya. (Sinaga et al. , 2. Faritz & Soejoto . menjelaskan bahwa rata-rata lama sekolah dapat mempengaruhi tingkat kemiskinan di suatu wilayah, sedangkan Hasanah et al. menejlaskan bahwa rata-rata lama sekolah tidak mempengaruhi kemiskinan di suatu wilayah. Selain kesehatan dan pendidikan, kemiskinan juga dapat dipengaruhi oleh pendapatan Pendapatan perkapita menggambarkan rata-rata pendapatan penduduk di suatu wilayah (Sinaga et al. , 2. Taringan dalam Sarlia & Hanum . mendefiniskan pendapatan perkapita sebagai pendapatan keseluruhan masyarakat di suatu wilayah berdasarkan jumlah penduduk pada tahun tertentu. Sedangkan Jhingan dalam Sarlia & Hanum . menjelaskan jika pendapatan perkapita merupakan hasil bagi pendapatan daerah atas harga konstan dengan jumlah penduduk pada satu satu tertentu. Kemampuan seseorang dalam memenuhi kebutuhan dasar sangat dipengaruhi oleh pendapatan yang Peningkatan pendapatan dapat memepengaruhi peningkatam daya beli masyarakat yang memungkinkan mereka untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. Dalam teori lingkaran setan kemsikinan menjelaskan bahwa rendahnya pendapatan perkapita berpengaruh pada rendahnya tabungan dan investasi yang berakibat pada peningkatan kemiskinan di suatu wilayah (Pertiwi & Hardiyanti, 2. Sinaga et al. menjelaskan pendapatan perkapita berpengaruh tingkat kemiskinan di suatu wilayah, sedangkan Thesia & Karmini . menyebutkan jika pendapatan tidak mempengaruhi tingkat kemiskinan di suatu wilayah. Dalam Islam kemiskinan dianggap sebuah kondisi berbahaya karena dapat merusak keimanan, akhlak, pemikiran bahkan keluarga. Maka dari itu, dalam Islam ada sebuah kebijakan yang dapat digunakan untuk mengurangi kemiskinan di masyarakat, yaitu dengan zakat, infak dan sedekah (Suryani Dyah & Fitriani Laitul, 2. Hafidhuddin dalam Suryani Uniter: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Ekonomi Volume 02 Nomor 01 Tahun 2024 https://afeksi. id/journal3/index. php/uniter/index Dyah & Fitriani Laitul . menjelaskan bahwa zakat merupakan sebagian harta yang diserahkan kepada mustahik dengan syarat-syarat tertentu. Infak didefinsikan mengeluarkan sebagian harta atau pendapatan semata-mata untuk mencari ridha Allah swt. (Ikram & Ridwan, 2. Sedangkan sedekah didefinsikan sebagai pemberian sukarela dari seorang muslim tanpa adanya nishab dan haul dengan tujuan mengharap ridha Allah swt. (Ikram & Ridwan, 2. Dana zakat, infak, dan sedekah yang sudah terhimpun dapat distribusikan kepada mustahiq, dengan memperhatikan prioritas kebutuhan mereka atau dapat didistribusikan untuk modal usaha produktif yang harapannya dapat mengurangi tingkat kemiskinan yang dialami. Amanda & Fathoni . menjelaskan penyaluran ZIS (Zakat. Infak. Sedeka. berpengaruh terahdap kemiskinan, sedangkan Widiastuti & Kosasih . menjelaskan bahwa penyaluran ZIS tidak berpengaruh terhadap kemiskinan di masyarakat. Dari penjelasan di atas masih terdapat inkonsistensi hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti sebelumnya, maka dari itu peneliti tertarik untuk mengkaji terkait AuPengaruh Kesahatan. Pendidikan. Pendapatan Perkapita, dan Penyaluran ZIS (Zakat. Infak. Sedeka. Terhadap Kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2020-2023Ay. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan mengolah data sekunder. Data yang digunakan dalam penelitian ini ialah data panel yaitu gabungan data cross section dan data time series. Populasi dalam penelitian ini yaitu 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengan periode Sampel yang digunakan yaitu sampel jenuh dengan melibatkan seluruh anggota populasi sebanyak 140 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumenter yang diperoleh dari laporan publikasi BPS dan BAZNAS. Penelitian ini terdiri atas empat variabel bebas yaitu kesehatan, pendidikan, pendapatan perkapita, dan penyaluran ZIS. Serta menggunakan satu variabel terikat yaitu kemiskinan. Untuk mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat dilakukan uji estimasi model regresi data panel, uji regresi data panel, uji hipotesis serta uji asumsi klasik. Alat pengolah data yang digunakan yaitu aplikasi Eviews 10. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Estimasi Model Regresi Data Panel Uji Chow Uji chow digunakan untuk melihat apakah fixed effect model lebih baik dari common effect model. Dengan analsis jika nilai prob. Cross section chi square < alpha . , maka fixed effect model lebih baik daripada common effect model dan sebaliknya. Tabel 2. Hasil Uji Chow Redundant Fixed Effects Tests Equation: Untitled Test cross-section fixed effects Effects Test Cross-section F Cross-section Chi-square Statistic Prob. Uniter: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Ekonomi Volume 02 Nomor 01 Tahun 2024 https://afeksi. id/journal3/index. php/uniter/index Hasil uji chow di atas menujukkan nilai prob. Cross section chi square . ,0. < alpha . , maka model terpilih yaitu fixed effect model. Uji Lagrange Multiplier (LM) Uji lagrange multiplier digunakan untuk melihat apakah random effect model lebih baik dari common effect model (Salsabila et al. , 2. Dengan analisis jika nilai prob. Cross section Breusch-Pagan < alpha . , maka random effect model lebih baik daripada common effect model dan sebaliknya. Tabel 3. Hasil Uji Lagrange Multiplier (LM) Null . o rand. Cross-section Alternative One-sided Period One-sided Both Breusch-Pagan . --- Honda King-Wu GHM --- Hasil uji lagrange multiplier di atas menujukkan nilai prob. Cross section Breusch-Pagan . ,0. < alpha . , maka model terpilih yaitu random effect model. Uji Hausman Uji hausman digunakan untuk melihat apakah fixed effect model lebih baik dari random effect model (Salsabila et al. , 2. Dengan analisi jika nilai prob. Cross section random < alpha . , maka fixed effect model lebih baik daripada random effect model dan sebaliknya. Tabel 4. Hasil Uji Hausman Test Summary Chi-Sq. Statistic Chi-Sq. Prob. Cross-section random Hasil uji hausman di atas menunjukkan jika nilai prob. Cross section random > alpha . , maka model terpilih yaitu random effect model. Uji Regresi Data Panel Regresi data panel digunakan untuk menguji pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat dengan gabungan data cross section dan time series (Suharjo, 2. Dari hasil uji estimasi model regresi data panel diperoleh bahwa random effect model menjadi model yang terpilih. Uniter: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Ekonomi Volume 02 Nomor 01 Tahun 2024 https://afeksi. id/journal3/index. php/uniter/index Tabel 5. Hasil Uji Random Effcet Model Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. Kesehatan Pendidikan Pendapatan Perkapita Penyaluran ZIS 76E-12 06E-11 Rho Effects Specification Cross-section random Idiosyncratic random Weighted Statistics R-squared Adjusted R-squared of regression F-statistic Prob(F-statisti. Mean dependent var dependent var Sum squared resid Durbin-Watson stat Berdasarkan uji regresi random effect model di atas, didapat persamaan regresi sebagai Kemiskinan = 0 1 (Kesehata. 2 (Pendidika. 3 (Pendapatan Perkapit. 4 (Penyaluran ZIS) u Kemiskinan = 82,64904 Ae 0,852220 (Kesehata. Ae 0,893766 (Pendidika. Ae 0,022271 (Pendapatan perkapit. 5,76E-12 (Penyaluran ZIS) u Uji Hipotesis Uji Parsial (Uji-. ) Kesehatan Hasil pengujian di atas menjelaskan bahwa kesehatan berpengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah dengan nilai probabilitas sebesar 0,0014 lebih kecil dari 0,05 dan nilai koefisien sebesar -0,852220. ) Pendidikan Hasil pengujian di atas menjelaskan bahwa pendidikan berpengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah dengan nilai probabilitas 0,0011 lebih kecil dari 0,05 dan nilai koefisien sebesar -0,893766. ) Pendapatan Perkapita Hasil pengujian di atas menjelaskan bahwa pendapatan perkapita berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah Uniter: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Ekonomi Volume 02 Nomor 01 Tahun 2024 https://afeksi. id/journal3/index. php/uniter/index dengan nilai probabilitas 0,3318 lebih besar dari 0,05 dan nilai koefisien sebesar 0,022271. ) Penyaluran ZIS (Zakat. Infak. Sedeka. Hasil pengujian di atas menjelaskan bahwa penyaluran ZIS berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah dengan nilai probabilitas 0,5863 lebih besar dari 0,05 dan nilai koefisien sebesar 5,76E-12. Uji Simultan (Uji-. Hasil pengujian di atas menjelaskan bahwa variabel kesehatan, pendidikan, pendapatan perkapita dan penyaluran ZIS secara bersama-sama mempengaruhi variabel kemiskinan dengan nilai probabilitas F-Statistik sebesar 0,000000. Uji Koefisien Determinasi (R. Dari data di atas diketahui bahwa besar pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat sebesar 0,438642 atau 43,86%. Artinya kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah dipengaruhi oleh variabel kesehatan, pendidikan, pendapatan perkapita dan penyaluran ZIS sebesar 43,86%, dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan kedalam model penelitian. Uji Asumsi Klasik Normalitas Uji normalitas digunakan untuk mengetahui nilai residual dalam penelitian berdistribusi normal atau tidak (Machali, 2. Kriteria analisisnya yaitu jika nilai probability < alpha . maka data tidak normal dan sebaliknya. Gambar 2. Hasil Uji Normalitas Dari data di atas diketahui bahwa nilai probability . ,207. > alpha . , dapat disimpulkan bahwa data yang dimasukkan dalam model berdistribusi normal. Multikolinearitas Uji multikolinearitas digunakan untuk melihat hubungan korelasi antar variabel Jika antar variabel bebas memiliki korelasi yang cukup tinggi, maka variabel tersebut tidak layak digunakan untuk mengukur kontribusi seluruh variabel bebas Uniter: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Ekonomi Volume 02 Nomor 01 Tahun 2024 https://afeksi. id/journal3/index. php/uniter/index terhadap variabel terikat (Machali, 2. Syadina Khumaerah . menjelaskan kriteria analisis dilihat dari nilai correlation matrix, yaitu jika nilai correlation matrix < 0,8 maka data tidak mengandung multikolinearitas dan sebaliknya. Tabel 6. Hasil Uji Multikonearitas Kesehatan Pendidikan Pendapatan Perkapita Penyaluran ZIS Kesehatan Pendidikan Pendapatan Perkapita Penyaluran ZIS Dari data di atas diketahui bahwa nilai correlation matrix seluruh variabel < 0,8 maka tidak terdapat masalah multikolinearitas pada model. Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas digunakan untuk menguji ada tidaknya ketidaksamaan varian dari residual dalam penelitian (Machali, 2. Uji heteroskedastisitas dalam penelitin ini dilakukan dengan metode uji park gleyser dengan kriteria analisi jika nilai probability < alpha . maka terdapat masalah heteroskedastisitas dan sebaliknya. Tabel 7. Hasil Uji Heteroskedastisitas Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. Kesehatan Pendidikan Pendapatan Perkapita Penyaluran ZIS 14E-12 01E-11 Dari data di atas diketahui bahwa nilai probability seluruh variabel > alpha . , maka tidak terdapat masalah heterosekdastisitas pada model. Autokorelasi Uji autokorelasi digunakan untuk melihat ada tidaknya korelasi antar residual dalam suatu pengamatan dengan pengamatan lainnya pada model (Machali, 2. Uji autokorelasi dalam penelitian ini menggunakan metode Durbin-Watson (DW). Tabel 8. Hasil Uji Autokorelasi Weighted Statistics R-squared Adjusted R-squared of regression F-statistic Prob(F-statisti. Mean dependent var dependent var Sum squared resid Durbin-Watson stat Uniter: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Ekonomi Volume 02 Nomor 01 Tahun 2024 https://afeksi. id/journal3/index. php/uniter/index Dari data di atas diketahui bahwa nilai Durbi-Watson (DW) sebesar 1. dengan jumlah sampel 140 dan 4 variabel bebas didapat nilai dL dan dU sebagai Tabel 9. Hasil Tabel Durbin-Watson Nilai dL Nilai dU Nilai DW Nilai . -dL) Nilai . -dU) 1,6656 1,7830 1,955378 2,3344 2,217 Dari data di atas diketahui bahwa nilai Durbin-Watson berada di antara nilai dU dan . -dU), artinya tidak terdapat masalah autokorelasi pada model data yang Pembahasan Pengaruh kesehatan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah tahun 20202023 Hasil pengujian di atas menjelaskan bahwa nilai koefisien kesehatan sebesar 0,852220 dengan nilai probabilitas sebesar 0,0014. Terlihat bahwa variabel kesehatan berpengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah tahun Artinya setiap peningkatan 1 satuan pada kesehatan masyarakat, maka kemiskinan akan berkurang sebesar 0,85% dan sebaliknya. Kesehatan masyarakat dihitung dengan menggunakan indikator angka harapan Tingginya angka harapan hidup menandakan semakin baiknya kesehatan Sesuai dengan teori lingkaran setan kemiskinan dan teori sumber daya manusia yang menjelaskan jika kesehatan masyarakat dapat meningkatkan produktivitas masyarakat yang dapat mengurangi tingkat kemiskinan di suatu wilayah. Penelitian ini sejalan dengan penelitian Valiant Kevin et al. dan Ginting . yang menjelaskan bahwa angka harapan hidup berpengaruh negatif signifikan terhadap tingkat kemiskinan di suatu wilayah. Artinya semakin tinggi angka harapan hidup masyarakat, maka semakin rendah kemiskinan yang terjadi. Angka harapan hidup yang tinggi menunjukkan kesehatan masyarakat yang lebih baik. Jika kesehatan masyarakat membaik maka produktivitas masyarakat pun meningkat sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan dapat mengentas kemiskinan di suatu wilayah. Pengaruh pendidikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah tahun Hasil pengujian di atas menjelaskan bahwa nilai koefisien pendidikan sebesar 0,893766 dengan nilai probabilitas sebesar 0,0011. Terlihat bahwa variabel pendidikan berpengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah tahun Artinya setiap ada penambahan pendidikan masyarakat sebesar 1 satuan akan menurunkan kemiskinan sebesar 0,89% dan sebaliknya. Rata-rata lama sekolah menjadi indikator yang digunakan untuk mengukur pengaruh pendidikan terhadap kemiskina di suatu wilayah. Tingginya rata-rata lama sekolah menandakan semakin baiknya kualitas pendidikan masyarakat. Sesuai dengan teori lingkaran setan kemiskinan dan teori sumber daya manusia yang menjelaskan bahwa tingginya tingkat pendidikan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat dan dapat mengurangi tingkat kemiskinan di suatu wilayah. Uniter: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Ekonomi Volume 02 Nomor 01 Tahun 2024 https://afeksi. id/journal3/index. php/uniter/index Penelitian ini sejalan dengan penelitian Valiant Kevin et al. dan (Faritz & Soejoto, 2. yang menjelaskan bahwa rata-rata lama sekolah berpengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan. Semakin tinggi pendidikan masyarakat maka tingkat kemiskinan yang terjadi semakin rendah. Tingkat pendidikan yang tinggi memungkinkan masyarakat memperoleh lebih banyak pengetahuan dan kemampuan yang dapat digunakan untuk bersaing di dunia kerja, sehingga angkatan kerja meningkat dan dapat menurunkan tingkat kemiskinan di masyarakat. Pengaruh pendapatan perkapita terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah tahun 2020-2023 Hasil pengujian di atas menjelaskan bahwa nilai koefisien pendapatan perkapita sebesar -0,022271 dengan nilai probabilitas sebesar 0,3318. Terlihat bahwa variabel pendapatan perkapita berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah tahun 2020-2023. Artinya ada tidaknya peningkatan pendapatan perkapita tidak berpengaruh terhadap kemiskinan di suatu wilayah. Dalam teori lingkaran setan kemiskinan dijelaskan bahwa pendapatan berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di suatu wilayah. Rendahnya pendapatan masyarkat berakibat pada rendahnya produktivitas dan daya beli masyarakat yang berdampak pada peningkatan kemiskinan di suatu wilayah. Hasil penelitian ini tidak sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Sinaga et . dan Thesia & Karmini . yang menjelaskan bahwa pendapatan perkapita berpengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan di suatu wilayah. Namun sejalan dengan penelitian M. Maulana et al. yang menjelaskan bahwa pendapatan perkapita berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap kemiskinan. Ini menujukkan bahwa besarnya pendapatan perkapita yang diperoleh masyarakat belum tentu dapat mengurangi tingkat kemiskinan di masyarakat. Pengaruh penyaluran ZIS (Zakat. Infak. Sedeka. terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah tahun 2020-2023 Berdasarkan hasil pengujian di atas diketahui bahwa nilai koefisien penyaluran ZIS (Zakat. Infak. Sedeka. sebesar 5,76E-12 dengan nilai probabilitas sebesar 0,5863. Terlihat bahwa variabel penyaluran ZIS berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah tahun 2020-2023. Artinya peningkatan penyaluran ZIS tidak berpengaruh terhadap kemiskinan di suatu wilayah. Penelitian ini tidak sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Amanda & Fathoni . dan Dina Islamiyati . yang menjelaskan bahwa penyaluran ZIS berpengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan. Namun hasil penelitian ini sejalan dengan Karimah & Aisyah . yang menjelaskan bahwa penyaluran ZIS berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kemiskinan di suatu wilayah. Pendistribusian dana ZIS yang disalurkan oleh lembaga amil zakat tidak sebanding dengan besarya kebutuhan pokok masyarakat, sehingga dana ZIS yang disalurkan belum efektif dalam mengurangi tingkat kemiskinan di suatu wilayah. Uniter: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Ekonomi Volume 02 Nomor 01 Tahun 2024 https://afeksi. id/journal3/index. php/uniter/index KESIMPULAN Dari hasil analisis yang telah dilakukan mengenai pengaruh kesehatan, pendidikan, pendapatan perkapita, dan penyaluran ZIS (Zakat. Infak. Sedeka. terhadap kemiskina di Provinsi Jawa Tengah tahun 2020-2023 dapat disimpulkan bahwa: Kesehatan berpengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah tahun 2020-2023. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kesehatan masyarakat mampu mengurangi kemiskinan yang terjadi dan sebaliknya. Pendidikan berpengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah tahun 2020-2023. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan pendidikan masyarakat mampu mengurangi kemiskinan yang terjadi dan sebaliknya. Pendapatan perkapita berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah tahun 2020-2023. Artinya ada tidaknya peningkatan pendapatan perkapita tidak akan mempengaruhi tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah. Penyaluran ZIS (Zakat. Infak. Sedeka. berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah tahun 2020-2023. Artinya ada tidaknya kenaikan penyaluran ZIS tidak akan mempengaruhi tingkat kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah. Guna dapat memberi hasil penelitian yang lebih baik, rekomendasi dari peneliti yaitu: Untuk mendapatkan hasil penelitian yang lebih relevan, peneliti selanjutnya dapat menambah serta menggunakan beragam sampel yang dapat mempengaruhi kemiskinan. Bagi pemangku kebijakan diharap dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan pendidikan dan kesehatan masyarakat. DAFTAR PUSTAKA