Open Access Bunyan al-Ulum. Page 1 Ae 18. Vol 1 No. DOI : x E-ISSN x P-ISSN x id/index. php/bunyanal-ulum Tadabbur Alam in the Qur'an (A Study of the Interpretation of Verses on Nature Contemplation in Tafsir Al-Azha. Tadabbur Alam dalam Al-QurAoan (Studi Penafsiran Ayat-ayat Tadabbur Alam dalam Tafsir Al-Azha. Mohammad Archie Hardinagoro. Akhmad Sulthoni. Edy Wirastho Sekolah Tinggi Ilmu Al-QurAoan Isy Karima. Karangnyar. Jawa Tengah. e-mail: archie. hardinagoro@gmail. e-mail: akhmadsulthoni@stiqisykarima. e-mail: edywiraswastho@gmail. Received: 25 Ae 05 - 2024 Accepted: 30 Ae 06 - 2024 Published: 31 Ae 07 Ae 2024 Abstract Everything in this universe is a creation of Allah SWT. The universe and its contentsAithe sun that shines daily, the moon, and the stars visible at nightAiare all His creations. These elements should be contemplated, reflected upon, and internalized by humans. The act of thinking, contemplating, and appreciating the signs of Allah SWT is what the researchers refer to as tadabbur alam . ontemplation of natur. This study aims to explore the concept of tadabbur alam in Tafsir Al-Azhar, focusing on the Qur'anic verses that encourage recognizing Allah SWT through reflection on nature, and its application in daily life as interpreted by Tafsir Al-Azhar. This research employs a library research method with a descriptive-analytical approach, using a thematic or maudhu'i method for analysis. The study identified seven chapters . containing verses related to tadabbur alam. According to Tafsir Al-Azhar, tadabbur involves contemplating the order and precision in Allah SWTAos creation, which leads to the recognition of the existence of the Creator. It also emphasizes the importance of continuously acknowledging the majesty and beauty of Allah SWT and reflecting on His creations. In terms of application, the natural blessings bestowed by Allah SWT should be utilized for the betterment of humanity, as a form of The best way to express gratitude for these blessings is to use them in the worship of Allah. The implementation of tadabbur alam is reflected in several attitudes: loving and protecting AllahAos creations, avoiding arrogance with our knowledge and power, recognizing the majesty of Allah, wisely using His blessings, frequently seeking forgiveness and practicing patience, contemplating while traveling, and saying "Subhanallah" when observing nature, as a form of gratitude for the gift of sight. Keyword: Tadabbur Alam. Tadabbur Alam verse. Tafsir Al-Azhar. 1 | BUNYAN AL-ULUM : Jurnal Studi Islam This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Copyright A 2019 Some rights reserved Mohammad Archie Hardinagoro. Akhmad Sulthoni. Edy Wirastho Sekolah Tinggi Ilmu Al-QurAoan Isy Karima _______________________________________________________________________ Abstrak Segala sesuatu yang ada di jagat raya ini adalah ciptaan Allah SWT. Alam semesta beserta isinya, matahari yang setiap hari memberi sinarnya, juga bulan bintang yang terlihat dimalam hari, semua adalah ciptaan-Nya. Semua hal tersebut perlu dipikirkan, direnungkan, dihayati oleh manusia. Memikirkan, merenungkan, dan menghayati ayat-ayat Allah SWT tersebutlah yang peneliti maksud dengan tadabbur alam. Peneliti ingin menggali makna tadabbur alam dalam Tafsir Al- Azhar tentang ayat ayat mengenal Allah SWT dengan memperhatikan Alam dalam Al-QuraAon dan pengimplementasikannya di dalam kehidupan sehari-hari dengan merujuk pada Tafsir Al-Azhar. Penelitian ini merupakan Library Research dengan metode deskriptif analitis. Pendekatan kajian dilakukan dengan metode tematik atau MaudhuAoi. Hasil penelitian didapatkan bahwa penulis menemukan 7 surat yang di dalamnya terdpat ayat tadabbur alam. Diambil dari Tafsir Al-Azhar bahwa tadabbur adalah memikirkan keteraturan ciptaan Allah SWT, sehingga dapat mengetahui adanya Tuhan yang menciptakan segala apa yang ada di alam Serta Seseorang harus selalu menyadari akan keagungan dan keesan Allah SWT dan selalu men- tadabburi ciptaannya. Sedangkan untuk penerapannya kita harus menggunakan nikmat nikmat alam yang di bentangkan oleh allah ini untuk kebaikan umat sebagai bentuk mensyukuri nikmatnya karena cara terbaik mensyukuri nikmat allah ialah dengan menggunakannya untuk ber ibadah kepada allah. Adapun bentuk-bentuk implementasi tadabbur alam tercemin dari beberapa sikap. Menyayangi dan menjaga ciptaan allah. Tidak sombong dengan ilmu dan kekuatan yang kita punya. Menyadari keagungan Allah Subhanahu wa TaAoala. Menggunakan nikmat allah sebaik baiknya. Sering ber istighfar dan bersabar. Selalu berzikir saat perjalanan. Mengucap subhanallah saat melihat pemandangan sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat allah yang telah memberikan kita pengelihatan yang baik. Kata Kunci: Tadabbur Alam. Ayat Tadabbur alam. Tafsir Al-Azhar. Pendahuluan Segala sesuatu yang ada di jagat raya ini adalah ciptaan Allah SWT. Alam semesta beserta isinya, matahari yang setiap hari memberi sinarnya, juga bulan bintang yang terlihat dimalam hari, semua adalah ciptaan-Nya. 1 Semua hal tersebut perlu dipikirkan, direnungkan, dihayati oleh manusia. Memikirkan, merenungkan dan menghayati ayat-ayat Allah SWT tersebutlah yang peneliti maksudkan dengan tadabbur alam. Acep Ruskandar. Ayo Kita Bertadabbur Alam,(Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset,2. Hal. Gusti Afifah. Konsep Alam Semesta Dalam Persepektif Al-QurAoan dan Sains (Mataram: GeoScince Edu,2. ,Hal. BUNYAN AL-ULUM. Vol. 1 No. Tadabbur Alam dalam Al-QurAoan (Studi Penafsiran Ayat-ayat Tadabbur Alam dalam Tafsir Al-Azha. __________________________________________________________________ Menurut Ibnu Qayyim tadabbur alam ialah memfokuskan perhatian hati kepada makna-maknanya, dan memusatkan pikiran untuk merenungkan dan Imam Zamakhsyari berpendapat bahwa tadabbur alam ialah meneliti makna-maknanya dan melihat sesuatu . ang terkandun. di dalamnya. Selanjutnya Ahmad bin Mustafa al-Maragih menjelaskan tadabbur alam ialah memikirkan dan memperhatikan tujuan dan arah maksudnya, serta konsenkuensi antar orang yang melakukannya dan orang yang meninggalkannya. Lewat merenungi ciptaan Allah SWT tadabbur alam diharapkan manusia akan lebih dekat dan kenal kepada Tuhan-nya. Hal ini dapat dilihat dalam firman Allah Swt dalam surah Al-MaAoidah ayat 83 : a AEOaE aeO a eO Ia NI aOA a a AacI a aaIac a eO aI aI ea oacC Oa aC eOEaeO aI aacIae aIIacA e A I aI EA a e ea a e a ca AaOa a eO aIe aIe aaE aEA a eEa e Ia aI a E aN aOe aIA Artinya : AuDan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul (Muhamma. , kamu Lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Al QurAoa. yang telah mereka ketahui . ari Kitab-Kitab mereka seraya berkata: "Ya Tuhan Kami. Kami telah beriman. Maka catatlah Kami bersama orang-orang yang menjadi saksi . tas kebenaran Al QurAoan dan kenabian Muhammad s. )Ay. Manusia sebagai makhluk Allah SWT yang paling sempurna yang diberi tanggung jawab sebagi khalifah dimuka bumi ini telah diciptakan untuk memperhatikan dan merenungi segala sesuatu yang terjadi di muka bumi ini. 5 Alam semesta, sebuah tempat dimana manusia singgah untuk sementara sebelum menuju alam berikutnya. 6 Sebagai firman-Nya dalam Al-QurAoan surah Al-Mukminun 68 : Dzikra Salsabila. Konsep Tadabbur Alam Dalam Tafsir Ilmi Kementrian Agama RI, (Bandung: UIN Sunan Gunung Jati Bandung, 2. ,Hal. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-QurAoan Kementrian Agama Republik Indonesia. Al-QurAoan dan Terjemahannya, (Jakarta: CV Pustaka Mantiq,1. Hal. Titis Rosowulan. Konsep Manusia dan Alam Serta Relasi Keduanya dalam Persepektif AlQurAoan. Vol. No. 1, 2019. Hal 25 Dedi Sahputra Napitupula. Esensi Alam Semesta Persepektif Filsafat Pendidikan Islam. Vol. VI. No. Januaruari 2017. Hlm. 3 | BUNYAN AL-ULUM : Jurnal Studi Islam Mohammad Archie Hardinagoro. Akhmad Sulthoni. Edy Wirastho Sekolah Tinggi Ilmu Al-QurAoan Isy Karima _______________________________________________________________________ aA aNI eEaacOEA a eaEaI OacacO Ee aCOaE aI NI acI aaE aOA AeOA e e aa a e e a a e a aa Artinya : AuMaka tidakkah mereka menghayati firman (Alla. , atau adakah telah datang kepada mereka apa yang tidak pernah datang kepada nenek moyang mereka terdahulu?Ay. Di samping itu tadabbur alam juga sangat penting bagi manusia agar dapat memahami kekuasaan dan keagungan Allah SWT yang begitu teraturnya dalam setiap ciptaanya, dan salah satunya tadabbur sebagai jalan maAorifatullah yang dapat di artikan sebagai tingkat penyerahan diri kepada Tuhan yang setingkat demi setingkat sehingga sampai pada tingkat keyakinan yang kuat. Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana penafsiran tentang ayat-ayat tadabbur alam menurut Tafsir Al-Azhar? Bagaimana implementasi tadabbur alam berdasarkan Tafsir Al-Azhar? Metode Penelitian Dalam penelitian ini penulis menggunakan kepustakaan . ibrary researc. yaitu penelitian yang menitik beratkan pada literatur dengan cara menganalisis muatan isi dari literatur-literatur yang terkait dengan penelitian baik dari sumber data primer maupun sekunder. Adapun sumber utama dalam penelitian ini menggunakan kitab Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka. Sedangkan sumber data sekunder atau pendukung adalah berupa jurnal ilmiah, buku-buku, maupun sumbersumber lain yang memiliki kesesuaian dengan penelitian ini. Penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi yang diperoleh dari literaturliteratur serta data-data yang berkaitan dengan penelitian. Penulis menggunakan pendekatan maudhuAoi atau tematik yang membahas ayat-ayat Al-QurAoan sesuai Amir Hamzah. Perspektif Al-QurAoan Tentang Tadabbur. Jurnal Al-Mubarak. VOL. 1 No 2. Hlm. Syeikh Abdullah bin Umar Al-Haddad, misteri Ajaran MaAorifat, (Jakarta :Mitrapress, 2. Hlm. Sutrisno Hadi. Metodologi Research (Yogyakarta: Andi Offset, 2. Hlm. BUNYAN AL-ULUM. Vol. 1 No. Tadabbur Alam dalam Al-QurAoan (Studi Penafsiran Ayat-ayat Tadabbur Alam dalam Tafsir Al-Azha. __________________________________________________________________ dengan tema atau judul yang telah ditetapkan. Semua ayat yang berkaitan dihimpun, kemudian dikaji secara mendalam dan tuntas, serta didukung oleh dalil-dalil yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah, baik argumen itu berasal dari AlQurAoan, hadits, maupun pemikiran rasional. Kajian Pustaka Dalam penelitian ini merujuk pada beberapa rujukan sebagai penguat dan pertanggung jawaban secara ilmiah, dan beberapa penilitian tersebut adalah: Pengaruh Tadabbur Alam Terhadap Kecerdasan Spritual Mahasiswa Unit Kegiatan Khusus Pramuka Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Oleh Chotamul Laili Inayah Tarbiyah dan keguruan Prodi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negri Sunan Ampel Surabaya Skripsi ini berisikan tentang bagaimana pengaruh tadabbur alam terhadap kecerdasan spritual mahasiswa. Model Pembelajaran Tadabbur Alam Pada Masa Pandemi Covid-19 di TPQ Al-Quba Pasinggangan Banyumas. oleh Eka Puji Arvia. Fakultas Tabiyah dan Ilmu Keguruan Insitut Agama Islam Negeri Purwokerto 2021. Skripsi ini berisikan tentang bagaimana santri dapat meneladani atau mencontoh dalam kehidupan sehari-hari, dan untuk terus meningkatkan rasa syukur pada Allah Swt dalam pembelajaran tadabbur alam. Taddabur Alam Dalam Al- QurAoan (Studi Terhadap Penafsiran Qs. AlBaqarah : 164 Dalam Tafsir Al- Azhar Karya Hamk. Oleh Hafini Nur Wulandari. Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam Universita Islam Negri Sumatera Utara. Medan 2022. Skripsi ini berisikan tentang bagai mana manusia mendalami surah Al- Baqarah ayat 164 tentang tadabbur alam menurut Tafsir Al-Azhar Abdullah Azis. Metodologi Penelitian. Corak Dan Pendekatan Tafsir Al-QurAoan (Yogyakarta: Sekolah Tinggi Agama Islam Syuhada, 2. Hlm. 5 | BUNYAN AL-ULUM : Jurnal Studi Islam Mohammad Archie Hardinagoro. Akhmad Sulthoni. Edy Wirastho Sekolah Tinggi Ilmu Al-QurAoan Isy Karima _______________________________________________________________________ Hasil Penelitian dan Pembahasan Buya Hamka dan Tafsir Al-Azhar Hamka, singkatan dari Haji Abdul Malik Karim Amrullah, atau sering dipanggil Abdul Malik, lahir pada tanggal 16 Februari 1908 di Maninjau. Sumatra Barat, dan meninggal pada tanggal 24 Juli 1981. Ayahnya. Syeikh Abdul Karim Amrullah, dikenal sebagai Haji Rosul, adalah tokoh utama dalam gerakan Islam kaum muda di Minangkabau. 11 Pendidikan awal Hamka dimulai dengan belajar membaca Al-Qur'an di rumah orang tuanya. Pada tahun 1914 M, ia masuk ke madrasah 'Thawalib School' yang menerapkan sistem klasikal, kurikulum, dan materi tradisional. Setelah itu. Hamka melanjutkan pendidikannya di sekolah Diniyyah yang dimiliki oleh Zainuddin Labai EI Yunusi di Pasar Usang. Padang Panjang. 12 Hamka memiliki bakat istimewa dalam bahasa Arab, yang memungkinkannya untuk mengakses berbagai karya sastra Arab dengan luas, termasuk terjemahan tulisan-tulisan Barat. Pola harian Hamka tercermin dalam dedikasinya terhadap ilmu, di pagi hari, ia pergi ke sekolah di desa. di petang hari, ia menghadiri sekolah Diniyyah. dan di malam hari, ia menghabiskan waktu di Surau bersama teman-teman sebayanya. Salah satu karya monumental Hamka adalah tafsir Al-Qur'an berjudul "Tafsir Al-Azhar", yang ditulis dalam bahasa Melayu yang mudah dipahami oleh masyarakat awam. Karyanya ini menjadi salah satu tafsir Al-Qur'an yang paling populer di Indonesia dan diakui secara luas karena kemudahan pemahamannya. Tafsir Al-Azhar berasal dari ceramah atau kuliah Buya Hamka dan menampilkan berbagai dimensi kepiawaian kepenulisannya, termasuk daya khayal, imajinasi, ingatan tajam, dan daya hafal yang kuat. Buya Hamka menulis Tafsir Al-Azhar karena ingin meninggalkan sebuah pusaka warisan yang bernilai bagi bangsa Indonesia, yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Ia juga ingin Dewan Redaksi Ensiklopedia Islam. Ensiklopedia Islam . akarta: Icthiar baru Van Hoeve. Hlm. Hamka. Falsafah Hidup (Jakarta: Pustaka punjimas,. Hlm. Dewan Redaksi Ensiklopedia Islam, 'Ensiklopedia Islam' (Jakarta: Ichtiar baru Van Hoeve, 1. Hlm. BUNYAN AL-ULUM. Vol. 1 No. Tadabbur Alam dalam Al-QurAoan (Studi Penafsiran Ayat-ayat Tadabbur Alam dalam Tafsir Al-Azha. __________________________________________________________________ menunjukkan kepiawaian sebagai seorang penulis, sastrawan, dan wartawan. Selain itu, ia ingin menunjukkan kemampuan berelasi terhadap isu-isu kontemporer dan budaya masyarakat, terutama budaya Melayu-Minangkabau14 Tafsir Al-Azhar ini termasuk dalam kategori tafsir Bi Al-MaAotsur, di mana penafsiran dilakukan berdasarkan teks Al-Qur'an itu sendiri. Dalam penyusunan penafsirannya, tafsir ini menggunakan metode tahlili, yang berarti dimulai dari Surat Al-Fatihah hingga Surat An-Naas. Mengenai cara penjelasannya, metode yang digunakan adalah metode muqarin, yaitu tafsir yang membandingkan sekelompok ayat-ayat yang membicarakan suatu masalah dengan teliti. Corak tafsir ini, secara khas, mengikuti pendekatan adabi al-ijtimAAoi, dengan menyajikan bahasa Melayu yang indah dan relevan dengan konteks sosial dan masyarakat pada masa Sejarah singkat. Tafsir Al-Azhar adalah karya monumental yang dihasilkan oleh Buya Hamka, seorang ulama terkemuka Indonesia. Karya ini bermula dari ceramah Subuh yang disampaikan olehnya di Masjid Agung al-Azhar sejak tahun Meskipun dihadapkan pada tantangan waktu dan hambatan lainnya. Buya Hamka gigih menulis setiap pagi setelah salat Subuh. Nama Al-Azhar sendiri diambil dari Masjid Agung al-Azhar, yang dinamai oleh Rektor Universitas alAzhar Mesir. Syeikh Mahmud Syaltut,16 dan memiliki makna yang dalam, mengaitkan tempat penafsiran dengan tempat penulisan. Meskipun ditahan oleh penguasa Orde Lama pada tahun 1964, semangat Buya Hamka dalam menulis tidak pernah padam. Bahkan di balik jeruji penjara, ia terus meramu makna dan memberi kehidupan pada ayat-ayat suci Al-Qur'an. Setelah bebas pada tahun 1966. Buya Hamka melanjutkan penyempurnaan Tafsir Al-Azhar yang telah lama digarapnya. Metode yang digunakan dalam tafsir ini adalah metode tahlili dengan pendekatan Avif Alviyah. AuMetode Penafsiranm Buya Hamka Dalam Tafsir Al-Azhar,Ay Ilmu Ushuluddin Vol. 15 Nom . ): hlm. Dewan Redaksi Ensiklopedia Islam. AuEnsiklopedia Islam,Ay 1993. (Jakarta: Ichtiar baru Van Hoeve, 1. ,Hal. Hamka. Tafsir Al-Azhar (Jakarta: Panjimas, 1. Hal. Hamka. Hal. 7 | BUNYAN AL-ULUM : Jurnal Studi Islam Mohammad Archie Hardinagoro. Akhmad Sulthoni. Edy Wirastho Sekolah Tinggi Ilmu Al-QurAoan Isy Karima _______________________________________________________________________ komprehensif, yang memfokuskan pada pemahaman keseluruhan pesan Al-Qur'an. Sistematika penulisannya dimulai dengan pendahuluan yang menjelaskan konteks surah, diikuti dengan penjelasan ayat-ayat secara berurutan. Ayat-Ayat Tadabbur Alam Tadabbur itu sendiri berarti memikirkan, merenungkan, memperhatikan sesuatu di belakang. 18 Tadabbur berarti merenungkan, menghayati, memikirkan, makna untuk kemudian menjadikannya sebagai sebuah pelajaran. Dan juga dapat diartikan tadabbur ialah memperhatikan, merenungkan sesuatu dibalik suatu perkara ataupun fenomena yang terjadi Dengan demikian dapat dipahami bahwa. Tadabbur adalah sebuah proses merenung, memikirkan secara mendalam, untuk dapat mengambil makna, hikmah atas peristiwa, fenomena tertentu, sehingga bisa diterapkan dalam diri sendiri serta kehidupan sehari-hari Yang membedakan penelitian ini dengan penelitian terdahulu yaitu penelitian ini membahas secara umum mengenai ayat ayat tentang tadabbur alam dalam Al-QurAoan menurut Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar, sedangkan penelitian terdahulu lebih membahas pada 1 ayat yang terdapat dalam QS. AlBaqarah: 164. Sedangkan di Al-QurAoan, ada banyak ayat ayat yang bertemakan tentang Tadabbur Alam. 19 Dan berikut adalah ayat ayat tadabbur alam yang penulis ambil beserta penafsirannya menurut Tafsir Al-Azhar. Penafsiran Ayat-Ayat Tadabbur alam Dalam Tafsir Al-Azhar Berikut telaah penafsiran ayat-ayat tadabbur alam dalam Tafsir al-Azhar: Al-Baqarah . ayat 164 a ca Aua acI a Ee aCA a eAA EacO aE OEIacN a OEe aAEA a ae A OA AE Eaca ea aO a Eea e a a OaI aA aA a a a e aAEA a a AE aI aO aOeE eaA s a AEI ae aII acI se a a ca AEIac OIe aIaEA A Aa aON aII aE aE aeacA ca aA a e a aI eOa aOA a AaOa aN eE eaA a aa a a ca AacEEa I aIA s s a AA aA a AEA a AOAA a AE aI ae aOeE eaA A aEaOa EaaC eOI Oa e aCEaO aIA ca AeOA a aA Ee aI a ac a A e aOA a ca AEOa a aOA Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Asyafah, 2. Juabdin Heru. Alam Semesta Dalam Prespektif Al-QurAoan dan Hadist. Jurnal Pendidikan Islam. Volume 7, (Lampung: IAIN Raden Intan, 2. BUNYAN AL-ULUM. Vol. 1 No. Tadabbur Alam dalam Al-QurAoan (Studi Penafsiran Ayat-ayat Tadabbur Alam dalam Tafsir Al-Azha. __________________________________________________________________ AySesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati . -nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan peredaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi. tanda-tanda . eesaan dan kebesaran Alla. bagi kaum yang memikirkan. Ay20 AySesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumiAy Tafsir Al-Azhar menjelaskan bahwa Ayat ini selain menanamkan rasa Tauhid, adalah pula menanamkan rasa cinta. Dengan melihat luasnya bumi dan tingginya langit yang berlapis- lapis. Rasa cinta akan lebih mendalam jika kita selalu suka menikmati keindahan alam sekeliling kita. Ausilih bergantinya malam dan siangAy Pergiliran bumi mengelilingi matahari dalam falaknya sendiri yang menimbulkan hisab atau hitungan yang tepat, sampai dapat membagi waktu dan musim. Aubahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusiaAy. Manusia telah diberikan pengetahuan tentang peredaran angin dan kegunaan laut. Maka dari itu manusia membuat kapal untuk memperluas ilmu pengetahuan dan untuk kebutuhan hidup. Audan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati . -nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan. Ay Disini diterangkan kepentingan air hujan menghidupkan bumi yang telah mati dan untuk menghidupi hewan hewan dan tumbuhan. AuDan peredaran anginAy. Menurut Tafsir Al-Azhar. Auperedaran anginAy disini adalah peredaran cuaca. Audan awan yang dikendalikan antara langit dan bumiAy maksudnya dia diperintah atau diatur beredar ke sana dan beredar ke mari, membagi-bagikan hujan dan pergantian suhu pada bumi. Ausungguh . tanda-tanda . eesaan dan kebesaran Alla. bagi kaum yang Hamka. Tafsir Al-Azhar. Hal. Hamka. Hal. Hamka. Hal. 9 | BUNYAN AL-ULUM : Jurnal Studi Islam Mohammad Archie Hardinagoro. Akhmad Sulthoni. Edy Wirastho Sekolah Tinggi Ilmu Al-QurAoan Isy Karima _______________________________________________________________________ Ay Tuhan menyuruh kita menggunakan akal kita untuk memahami tanda tanda kebesaran Allah. Al-Anbiya . ayat 31 a a aa a aA O aO aI aA A aa UUE Eac aEac aN eI Oa eNa aO aIA U AO a eI aO a aEeIa A aON A aA a a a AaO a aEeIa aA eE eaA AuDan Kami jadikan di bumi ini peneguh-peneguh supaya mengokohkan mereka dan Kami jadikan padanya celah-celah untuk jalan-jalan, supaya mereka dapat petunjuk. Pada ayat ini "Dan Kami jadikan di bumi ini peneguh-peneguh. " Yang dimaksud dengan peneguh-peneguh itu ialah gunung-gunung dan bukit-bukit. Karena gunung-gunung dan bukit-bukit benar-benar menjadi peneguh yang dapat menahan angin yang senantiasa berhembus amat kerasnya. "Supaya mengokohkan mereka. " Dengan adanya gunung dan bukit terhambatlah angin dan kokohlah tegak manusia, tenteram. Baik di waktu berjalan di atas bumi atau sedang tidur nyenyak atau sedang duduk. Mereka tidak akan diterbangkanoleh angin. "Dan Kami jadikan padanya celah-celah untuk jalan-jalanAy. Celah Dari celah-celah yang terbuka sedikit itu orang dapat membuat jalan-jalan untuk dilalui menempuh jarak yang jauh dari satu negeri ke negeri lain yang didiami manusia, jadilah dia berbentuk jalan karena bekas kaki manusia yanglalu-lintas di sana. "Supaya mereka dapat petunjuk", bukan saja petunjuk cara ke mana yang akan dituju, bahkan juga petunjuk cara bagaimana membuat jalan, sampai mencapai kemajuan sebagai sekarang Fushilat . ayat 9-10 Hamka. Hal. Hamka. Hal. Hamka. Hal. Hamka. Hal. BUNYAN AL-ULUM. Vol. 1 No. Tadabbur Alam dalam Al-QurAoan (Studi Penafsiran Ayat-ayat Tadabbur Alam dalam Tafsir Al-Azha. __________________________________________________________________ a ca AE A a A a Oa eOaIA . AeOA a AeO aO ea aEaO aI EaeNau A a A Ee aEaIA a ACa eE aIac aE eI Eaa eE aA aO aI aEacO aEa aC eE eaA a a AaI U oac aEA aa ca aAOE AaON O aO aII AaOCaN OaE AaON OCaac AaONe aCe Oa a a a acO sI Oe U EA . AeOA a AeA a a e e a a a a a aa a a e aa a aa a a a a a AuKatakanlah! Apakah sesungguhnya suatu yang patut bila kamu kafir terhadap Yang Menciptakan bumi dalam dua hari dan kamu jadikan baginya sekutu-sekutu? Demikian itulah Tuhan Sarwa Sekalian AlamAy. AyDan Dia menjadikan Padanya gunung-gunung Pengokoh di atasnya dan Dia memberkahinYa dan menentukan PadanYa kadar persiapan makanannYa di dalam empat hari. Yang sama sesuai bagi yang memohonkannyaAy. Tafsir Al-Azhar menafsirkan ayat AuKatakanlah! Apakah sesungguhnya suatu yang patut bila kamu kafir terhadap Yang MenciPtakan bumi dalam dua hariAy. Artinya, kalau engkau pergunakan fikiranmu yang waras tidaklah patut kamu kafir, tidak percaya kepada Allah Yang Maha Kuasa dalam Kekuasaan. Kebesaran dan KeagunganNya. Dia yang menciptakan bumi yang begini luas dalam masa dua hari. dan kamu jadikan baginya sekutusekutu?Ay. Adakah patut kalau engkau mempergunakan fikiran yang waras, kalau engkau katakan bahwa Maha Pencipta itu ada berkawan-kawan, berkongsikongsi, bertolong-tolongan, "bergotong-royong" menciptakan bumi ini? ? AuDemikian itulah Tuhan Sarwa Sekalian AlamAy. Mengatakan bahwa Maha Pencipta seluruh alam itu adalah tuhan berkongsi-kongsi, bersekutu-sekutu yang lain dengan Dia adalah satu kekafiran paling besar, suatu pemikiran yang kacau tidak teratur. Fikirkanlah. Dia menciptakan bumi dalam dua hari . AyDan Dia menjadikan PadanYa gunung-gunung Pengokoh di atasnyaAy. Allah jadikan bumi itu bergunung gunung dan ber bukit bukit sebagai penahan angin, penampung hujan, dan sebagai pasak. Audan Dia memberkahinYaAy. Artinya membuat bumi itu dapat didiami dan tempat tinggal tetap bagi manusia. Audan menentukan PadanYa kadar persiapan Hamka. Hal. Hamka. Hal. 11 | BUNYAN AL-ULUM : Jurnal Studi Islam Mohammad Archie Hardinagoro. Akhmad Sulthoni. Edy Wirastho Sekolah Tinggi Ilmu Al-QurAoan Isy Karima _______________________________________________________________________ makanannYa di dalam empat hariAy. Maksudnya ialah bahwa jumlah masa menciptakan bumi adalah dua hari dan ditambah dengan persiapan persediaan penampungan segala makhluk yang bernyawa dalam dua hari pula, jadi berjumlah 4 hari. AuYang sama sesuai bagi yang memohonkannya. Ay Maksud ujung ayat ialah bahwa kadar persiapan makanan yang disediakan Allah SWT di muka bumi itu adalah sesuai bagi yang memohonkannya. S Adz-Dzariyat . ayat 47 a AEIe Ia O IaN aO O s Oua acacI EaIA AOaO aIA a a e a e a a a ca AaOA AuDan langit itu Kami bangun akan dia dengan tangan dan sesungguhnya Kami adalah berkuasa yang luas. Ay 30 Penafsiran Tafsir Al-Azhar "Dan langit itu Kami bangun akan dia dengan tangan. " di sini berarti kekuatan yang tidak ada tolok bandingnya. Tangan Tuhan sendiri yang membuat dan menciptakan seluruh alam ini, yaitu kekuasaanNya yang tidak terbatas. Sebab lebih jelas lagi ucapan itu dengan lanjutan: "Dan sesungguhnya Kami adalah berkuasa yang luas. " Kekuasaan Ilahi yang Maha Luas itu akan bertambah dirasakan apabila manusia menambah ilmunya. Karena bertambah banyak yang diketahui kekuasaan Allah itu, bertambah juga kesadaran bahwa ilmu dan umur kita kecil dan sempit untuk mengetahuinya. Hud . ayat 7 s a a aa a ca AONO Eac aO EaCA Aa a aIA a AE aI aO aOeE eaA e A aA ac acOI aOaE aI a e aNau aEaO Ee aIe EOa e EaaOaE eI aOac aE eI A a a a a ca a s a a a AaI UUE OEaaI Ca eEA AOI aE aA aeO ua eI aN ae uaaceE a e U acIa UeOA a A uIac aEI acIe aOaO aI II a e Ee aI eO EaOa aCOEa acI EA a a AuDan Dialah yang telah menciptakan semua langit dan bumi dalam enam hari, dan adalah 'ArsyNya di atas air, untuk diberiNya percobaan Hamka. Hal. Hamka. Hal. Hamka. Hal. BUNYAN AL-ULUM. Vol. 1 No. Tadabbur Alam dalam Al-QurAoan (Studi Penafsiran Ayat-ayat Tadabbur Alam dalam Tafsir Al-Azha. __________________________________________________________________ kepada kamu, siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan jika engkau berkata: Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan sesudah mati, niscaya akan berkatalah orang-orang yang tidak percaya: Ini tidak lain, hanyalah satu sihir yang nyata. Ay32 Menurut Tafsir Al-Azhar AuDan Dialah yang telah menciptakan semua langit dan bumi dalam enam hari. Ay Yaitu bahwasanya bilangan enam hari, bagi Allah yang penciptaanNya melingkupi semua langit yang tinggi itu, bersama bumi tempat kita berdiam ini. Audan adalah 'ArsyNya di atas air. Ay Menurut Muhammad bin Ishaq "Allah itu adalah menurut sifat yang telah dinyatakanNya sendiri. Di waktu itu rupanya baru air semata-mata, dan di atas air itu adalah 'Arsy Tuhan, dan di atas dari 'Arsy itu Maha Kuasalah Allah. AuUntuk diberiNya percobaan kepada kamu, siapakah di antara kamu yang lebih baik amalnya. Ay Untuk menguji manusia sanggupkah dia mengerjakan perbuatan baik atau tidak dengan sudah di tampakkan tanda tanda kebesaran allah. AuDan jika engkau berkata: Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan sesudah mati, niscaya akan berkatalah orang-orang yang tidak percaya: Ini tidak lain, hanyalah satu sihir yang nyata. Ay Kalau engkau tanyakan kepada mereka siapakah yang menjadikan semua langit dan bumi, mereka menjawab: "Allah!" Tetapi setelah diterangkan kepada mereka, bahwa manusia setelah mati, kelaknya akan dibangkitkan kembali, mereka tidak mau percaya lagi. Mereka tuduh Nabi yang mengatakan manusia akan dibangkitkan kembali kelak kemudian hari itu, adalah tukang sihir. At-Talaq . ayat 12 Hamka. Hal. Hamka. Hal. Hamka. Hal. 13 | BUNYAN AL-ULUM : Jurnal Studi Islam Mohammad Archie Hardinagoro. Akhmad Sulthoni. Edy Wirastho Sekolah Tinggi Ilmu Al-QurAoan Isy Karima _______________________________________________________________________ a AacEEa Eac aO aEa aC ae a aO s aOaI aI eE eaA ca A aIe Ea aN acI Oaa Ia acaE eE eaI a aeO Ia aN acI Eaa eEa aIeO A AacEEa aEaO aE aEA ca AaIA ca s ca Aa eO s Ca a UO aOA Aa a a aE aE a eO aEe IA ca AaIA a AacEEa Ca e A AuAllah yang menciptakan ketujuh langit dan dari bumi Pun seumpama itu pula. berlaku kehendak Allah di antaranYa semua. supaya tahulah kamu bahwa Allah atas tiap-tiap sesuatu adalah menentukan, meliputi ilmuNya atas tiap-tiap sesuatu. Ay35 Tafsir Al-Azhar menjelaskan bahwa ayat AuAllah yang menciptakan ketujuh langit dan dari bumi Pun seumpama itu pula. Ay Ada yang mengatakan bahwa bumi hanya satu, tetapi terbagi kepada tujuh lapisan. dasamya terbagi tiga, pertama inti bumi, yang kedua atau di tengah tanah semata, ketiga tanah Di tanah terbuka itulah hidup segala yang hidup, baik binatang atau tumbuh-tumbuhan. Auberlaku kehendak Allah di antaranya semua. Ay Artinya ialah bahwa segala yang dikehendaki oleh Allah, itulah sahaja yang berlaku, baik di ketujuh petala langit atau di ketujuh petala bumi. dihidupkan dan dimatikan. "supaya tahulah kamu bahwa Allah atas tiap-tiap sesuatu adalah menentukan" Lantaran itu pandai pandailah engkau menjaga diri dan menentukan tujuan hidup. AySebab allah Meliputi ilmunya atas tiaptiap sesuatu. Ay 36 As-Sajadah . ayat 4 s a a a ca AacEE Eac aO EaCA Aa aOO aEaO Ee a e a aI Ea aEIA a AE aI aO aOeE eaA e caA aOaI aeO Ia aN aI aA ac acOI aA a a aca AaII aOIaaN aII aOa saE aOaeE a aAO oac a aUE aa a acE aO aIA AuAllahlah yang menciptakan semua langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanYa dalam enam hari. Kemudian itu Dia pun bersemayam ke atas 'Arsy. Tidaklah ada bagi kamu selain Dia seorang penolong pun dan tidak seorang Pembela. Maka apakah tidak kamu mengingatnya?Ay 37 Hamka. Hal. Hamka. Hal. Hamka. Hal. BUNYAN AL-ULUM. Vol. 1 No. Tadabbur Alam dalam Al-QurAoan (Studi Penafsiran Ayat-ayat Tadabbur Alam dalam Tafsir Al-Azha. __________________________________________________________________ AuAllahlah yang menciptakan semua langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam hari. Ay Dijelaskan di Tafsir Al-Azhar bahwa Allah menciptakan alam semesta dalam enam masa, yang meliputi dua masa untuk menciptakan langit, dua masa untuk menciptakan bumi, dan dua masa untuk menciptakan sarana kehidupan makhluk. Dalam sintesis, penafsiran Hamka tentang Allah menciptakan bumi dan langit dalam waktu enam hari menekankan bahwa Allah menciptakan alam semesta dengan hikmah yang tidak dapat dipahami manusia dan bahwa 6 masa ini tidak berarti waktu yang dapat dipahami secara manusiawi. AuKemudian itu Dia pun bersemayam ke atas 'Arsy. Ay Arsy itu sudah terang artinya yaitu singgasana kebesaran, takhta kerajaan, mahligai kedudukan, kursi kemuliaan yang tidak boleh diduduki oleh orang lain. AuTidaklah ada bagi kamu selain Dia seorang penolong pun dan tidak seorang Pembela. Ay Tidak ada yang akan bisa menolong dan membelamu selain Allah SWT. AuMaka apakah tidak kamu mengingatnya?Ay Pertanyaan ini adalah bermaksud menyuruh mengingat' bahwa tidak seorang pun yang akan sanggup bertahan dengan Allah SWT' baik untuk menolong atau untuk membela orang yang Tuhan lebih tahu akan kesalahannya. Implementasi Tadabbur Alam Berdasarkan Tafsir Al-Azhar. Dari ayat ayat di atas kita bisa lihat Tafsir Al-Azhar menjelaskan secara rinci tafsir ayat ayat tadabbur alam. Dan sebagai seorang muslim, alangkah Tapi mengimplementasikannya di kehidupan sehari hari sebagai bentuk rasa syukur kita atas apa yang allah telah berikan di alam semesta ini. Bentuk pengimplementasi nya menurut Tafsir Al-Azhar ialah Al-QurAoan mengajak kita merenung atas keagungan ciptaan Allah SWT. Dengan mempelajari alam semesta (Al-Baqarah . , kita semakin yakin akan keberadaan dan kekuasaan-Nya. Ayat-ayat Al-QurAoan juga memberikan Hamka. Hal. Hamka. Hal. 15 | BUNYAN AL-ULUM : Jurnal Studi Islam Mohammad Archie Hardinagoro. Akhmad Sulthoni. Edy Wirastho Sekolah Tinggi Ilmu Al-QurAoan Isy Karima _______________________________________________________________________ petunjuk bagi manusia untuk mengembangkan ilmu pengetahuan (Al-Anbiya . namun tetap rendah hati (Fussilat 9-. Kita diajak mensyukuri nikmat Allah yang melimpah (Adz-Dzariyat . dan mengamalkan ilmu serta bekerja dengan ikhlas demi kemaslahatan umat (Hud . Al-QurAoan mengingatkan kita bahwa Allah Maha Mengetahui segala sesuatu (At-Talaq . dan mengajarkan kita untuk bersabar serta bertawakal kepada-Nya dalam menghadapi segala cobaan (As-Sajadah . Kesimpulan Berdasarkan analisis terhadap Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka, penelitian ini mengidentifikasi tujuh surat yang mengandung ayat-ayat tentang Tadabbur Alam. Buya Hamka mendefinisikan tadabbur alam sebagai upaya merenungkan keteraturan alam semesta untuk semakin mengenal keagungan Tuhan. Penjelasan beliau yang detail dan mudah dipahami menjadikan tafsirnya sebagai rujukan penting dalam memahami konsep tadabbur alam. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya merenungkan ciptaan Allah sebagai bentuk ibadah dan sebagai panduan untuk memanfaatkan nikmat alam demi kemaslahatan umat. Tafsir Al-Azhar mengajak kita mengimplementasikan tadabbur alam dalam kehidupan sehari-hari melalui berbagai cara: Kita dituntut untuk menyayangi dan menjaga ciptaan Allah. Kita harus menghindari kesombongan atas ilmu dan kekuatan yang Kita senantiasa menyadari keagungan Allah. Kita wajib menggunakan nikmat Allah sebaik-baiknya. Sikap istighfar dan kesabaran harus menjadi bagian dari diri kita. Berzikir saat bepergian menjadi amalan yang dianjurkan. Mengucapkan subhanallah saat melihat keindahan alam merupakan bentuk syukur atas nikmat penglihatan yang diberikan. BUNYAN AL-ULUM. Vol. 1 No. Tadabbur Alam dalam Al-QurAoan (Studi Penafsiran Ayat-ayat Tadabbur Alam dalam Tafsir Al-Azha. __________________________________________________________________ Daftar Pustaka