PENGARUH MIND MAPPING DAN MOTIVASI PESERTA DIDIK DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Muhammad Hafizh UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Indonesia aldeovero@gmail. Yelfi Dewi UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Indonesia yelfidewi@uinbukittinggi. Arifmiboy UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Indonesia arifmiboy@uinbukittinggi. Afrinaldi UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Indonesia abangafrinaldi@gmail. Abstract This study was conducted to determine and analyse the effect of the use of mind mapping and motivation in order to improve the learning outcomes of class X students of PAI subjects at SMA. The type of research used is quantitative in the form of True Experimental Design. Data collection strategy through tests, namely pretest-posttest for class X. 3 as a control class . rdinary learning, class X. 7 as an experimental class . earning with mind mappin. , and motivation questionnaire sheet and mind mapping questionnaire. The data were analysed using formulas in accordance with the type of research, namely quantitative experiments. The results showed that the output of the F test results (ANOVA) showed that the significance value for the simultaneous influence of X1 and X2 on Y was 0. 000 <0. 05 and the value of F count 22. 672> F table 3. 28, so it can be concluded that there is an influence of X1 and X2 simultaneously on Y. There is an influence of mind mapping and motivation on the learning outcomes of students on the material of emulating the role of scholars in spreading Islam in Indonesia. Keywords: Mind Mapping. Motivation. Learners Abstrak Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh dari penggunaan mind mapping dan motivasi dalam rangka meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X mata pelajaran PAI di SMA. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dalam bentuk True Experimental Design. Strategi pengumpulan data melalui tes yaitu Hafizh et al. : Pengaruh Mind Mapping dan Motivasi A. pretest-posttest untuk kelas X. 3 sebagai kelas kontrol . embelajaran biasa, kelas X. 7 sebagai kelas eksperimen . embelajaran dengan mind mappin. , dan lembar angket motivasi dan angket mind mapping. Data dianalisis dengan menggunakan rumus sesuai dengan jenis penelitian yaitu kuantitatif eksperimen. Hasil penelitian diperoleh bahwa output hasil uji F (ANOVA) diketahui nilai signifikansi untuk pengaruh X1 dan X2 secara simultan terhadap Y adalah sebesar 0. 000 < 0,05 dan nilai F 672 > F tabel 3. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh X1 dan X2 secara simultan terhadap Y. Terdapat pengaruh mind mapping dan motivasi terhadap hasil belajar peserta didik pada materi meneladani peran ulama dalam menyebarkan Islam di Indonesia. Kata Kunci: Mind Mapping. Motivasi. Peserta Didik Pendahuluan Dalam pelaksanaan pembelajaran yang terjadi di sekolah, secara umum masih terdapat banyak permasalahan, salah satunya adalah pemilihan dan pemanfaatan model Beberapa guru menggunakan model tertentu yang tidak sesuai dengan substansi dan tujuan pendidikan. Ketidaksesuaian metode dengan gaya belajar peserta didik serta kendala pada guru yang kurang memahami berbagai model pembelajaran dapat menghambat efektivitas pembelajaran. Temuan yang terdapat di SMA bahwa pendidik di sekolah tersebut masih menggunakan metode ceramah. Mengingat hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI masih rendah. KKM mata pelajaran PAI adalah 75, dari tingkat peserta didik kelas X. 7 dan X. 3 terdapat 30% peserta didik yang nilainya belum tuntas pada mata pelajaran PAI. Dari permasalahan yang terjadi, peneliti mencoba memanfaatkan strategi berupa teknik mencatat mind mapping untuk lebih meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran PAI. Penggunaan mind mapping menjadi topik yang banyak diperdebatkan karena butuh waktu yang cukup lama dan keterampilan kognitif tertentu (Apriana & Mulyati. Studi tentang mind mapping, terdapat kekhawatiran tentang keaktifan peserta didik yang bervariasi, serta kesulitan guru dalam mengevaluasi hasil mind mapping yang berbeda-beda (Mitra et al. , 2. Sejalan dengan itu, tiga perspektif ditemukan dalam studi ini. Pertama, tidak semua peserta didik merespons dengan baik metode mind mapping. Beberapa peserta didik lebih suka metode tradisional seperti mencatat di papan tulis atau diskusi. Kedua, penerapan mind mapping memerlukan kemampuan kognitif tertentu dari peserta didik. Ketiga, penggunaan mind mapping membutuhkan POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam. Vol. No. Juli Ae Desember 2024. Hafizh et al. : Pengaruh Mind Mapping dan Motivasi . waktu yang cukup lama untuk diterapkan secara efektif, dan guru sering kali menghadapi tantangan dalam mengoordinasi kelas saat menggunakan model ini. Perbedaan gaya belajar peserta didik dan kebutuhan waktu serta keterampilan kognitif menjadi perhatian. Pendekatan yang lebih fleksibel dan adaptif diperlukan untuk memaksimalkan potensi mind mapping dalam konteks pendidikan. Meningkatkan pembelajaran menyenangkan dan membantu peserta didik memahami materi dengan lebih baik. Aspek utama penelitian ini yaitu mind mapping, peningkatan motivasi, hasil belajar, dan interaksi sosial yang mendorong peserta didik untuk lebih berkonstribusi pada keaktifan dan pemahaman materi. Sejalan dengan itu tiga pertanyaan dapat Pertama, apakah terdapat pengaruh mind mapping terhadap hasil belajar pada mata pelajaran PAI kelas X di SMA?. Kedua, apakah terdapat pengaruh motivasi peserta didik terhadap hasil belajar pada mata pelajaran PAI kelas X di SMA?. Ketiga, apakah terdapat pengaruh mind mapping dan motivasi peserta didik terhadap hasil belajar pada mata pelajaran PAI kelas X di SMA?. Jawaban dari pertanyaan rumusan masalah di atas akan dijadikan dasar dalam menganalisis bagaimana pengaruh mind mapping dan motivasi bagi peserta didik kelas X SMA. Tulisan menggunakan mind mapping efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan produktif. Mind mapping disebut model yang efektif karena mempermudah pemahaman, meningkatkan kreativitas, dan teknik visual membantu meningkatkan daya ingat. Jika implementasi mind mapping tidak diimplementasikan dalam pembelajaran, peserta didik akan kesulitan memahami konsep yang kompleks, mengurangi partisipasi peserta didik di kelas. Dengan demikian, pemahaman yang mendalam terhadap mind mapping sebagai teknik mencatat serta motivasi dapat menjadi landasan perencanaan yang lebih solutif dalam kegiatan pembelajaran. Literature Review Konsep Mind Mapping serta Pengaruhnya terhadap Hasil Belajar Konsep mind mapping dalam pengaruhnya terhadap hasil belajar dalam banyak penelitian mendukung penggunaan mind mapping, akan tetapi dalam beberapa penelitian terdapat juga kritik yang menyatakan bahwa tidak semua peserta didik dapat manfaat yang sama dari mind mapping ini. Beberapa peserta didik mengalami kesulitan untuk terlibat aktif dalam pembuatan mind map yang mengakibatkan masih terdapat POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam. Vol. No. Juli Ae Desember 2024 | 369 Hafizh et al. : Pengaruh Mind Mapping dan Motivasi A. variasi dalam efektivitasnya. Hasil dari penerapan mind mapping sangat bergantung pada desain penelitian dan implementasinya dengan mempertimbangkan konteks dan karakteristik peserta didik saat mengevaluasi teknik mind mapping ini. Pada dasarnya, faktor yang mempengaruhi pencapaian nilai hasil belajar peserta didik, berasal dari dalam diri . dan lingkungan luar . Faktor internal terkait disiplin, respon, dan motivasi, sedangkan faktor eksternal terkait lingkungan belajar, kreatifitas pemilihan media belajar, metode pembelajaran (Kustian, 2. Mind mapping . eta pikira. merupakan sebuah teknik atau metode untuk menyelaraskan otak kanan dan otak kiri dalam menerima informasi baru (Suprayogi et al. , 2. Mind mapping . eta pikira. merupakan sebuah teknik atau metode untuk menyelaraskan otak kanan dan otak kiri dalam menerima informasi baru. Ada banyak manfaat yang bisa diambil dari model pembelajaran mind mapping ini. Kemudahan dalam proses presentasi adalah salah salah satunya. Melalui mind mapping informasiinformasi visual yang diterima oleh otak kemudian diuraikan setiap rinciannya untuk dibuat konsep secara menyeluruh. Dalam proses pembelajaran, mind mapping juga memudahkan pendidik dan peserta didik untuk menyampaikan dan menerima materi pembelajaran secara komprehensif, bukan hanya hafalan. Dalam proses pembuatan mind mapping ini gagasan atau ide yang dituangkan oleh peserta didik ini diharapkan mampu untuk menumbuhkan kemampuan orisinil mereka. Sehingga pada saat peserta didik diminta untuk tampil di depan kelas, mereka sudah mampu untuk mengungkapkan gagasan dan ide mereka dengan lancar Mind mapping memberikan stimulasi bagi peserta didik untuk meningkatkan daya ingat dan memaksimalkan proses kreativitas berpikirnya. Mind mapping juga memudahkan dan membebaskan peserta didik untuk memahami materi sesuai dengan pola dan gaya berpikir. Dalam proses pembelajaran diperlukan adanya inovasi dan pembaharuan guna meningkatkan kreativitas dan kemandirian peserta didik. Pendekatan menggunakan model dan metode terbaru sangat diperlukan untuk mendukung hal ini, agar kemampuan berlikir kreatif peserta didik meningkat (Rahayu, 2. Mind mapping merupakan salah satu metode pembelajaran dimana peserta didik mampu menjadi kreatif dalam menghasilkan suatu gagasan atau pikiran, mencatat apa yang harus dipelajari. Metode ini lebih menekankan pada pengkombinasian warna dan bentuk yang akan membuat peserta didik semakin tertarik dan bersemangat dalam proses pembelajaran, sehingga materi yang diserap dapat mudah dipahami. Mind mapping POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam. Vol. No. Juli Ae Desember 2024. Hafizh et al. : Pengaruh Mind Mapping dan Motivasi . merupakan metode yang dapat digunakan untuk mengembangkan kreativitas belajar peserta didik (Hidayat et al. , 2. Konsep Motivasi serta Pengaruhnya terhadap Hasil Belajar Beberapa penelitian menunjukkan bahwa 26,4% dari variasi hasil belajar dapat dijelaskan oleh motivasi belajar, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti kemampuan kognitif dan lingkungan (Inde Crysanta et al. , 2. Debat terkait pengaruh motivasi terhadap hasil belajar menyoroti pentingnya metode pembelajaran yang inovatif dan menarik. Penerapan metode pembelajaran penting untuk mempertimbangkan factor-faktor lain yang juga berkontribusi pada keberhasilan akademik peserta didik dengan mendukung proses belajar mengajar. Desain pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, kemampuan guru, serta motivasi belajar peserta didik merupakan beberapa faktor yang mempengaruhi hasil belajar peserta Sebagai contoh, hasil pengamatan terhadap peserta didik menunjukkan bahwa motivasi belajar peserta didik masih tergolong rendah, misalnya anggapan bahwa pembelajaran tidak membantu dalam berkarier. Lebih lanjut, peserta didik bahkan belum mengenali disiplin ilmu yang dipelajari secara utuh, seperti ragam permasalahan yang dibahas (Setiawan, 2. Motivasi adalah suatu kondisi psikologis yang menjadi pendorong seseorang dalam melakukan sesuatu hal. Hal tersebut dikarenakan motivasi dapat memberikan pengaruh positif kepada peserta didik pada saat proses belajar, yaitu dengan timbulnya rasa semangat. Agar tujuan pembelajaran tercapai sesuai dengan yang di inginkan, maka pemberian motivasi secara maksimal atau dengan beragam cara merupakan salah satu Karena pada saat motivasi belajar yang peserta didik miliki kuat, semangat dan energi peserta didik akan ikut meluap atau banyak, hal tersebut akan berpengaruh ke dalam keberlangsungan kegiatan belajar peserta didik (Budiyani et al. , 2. Penggunaan mind mapping menjadi topik yang banyak diperdebatkan karena dari beberapa penelitian bahwa tidak semua peserta didik dapat beradaptasi dengan metode ini karena butuh waktu yang cukup lama dan keterampilan kognitif tertentu (Apriana & Mulyati, 2. Aspek utama penelitian ini yaitu mind mapping, peningkatan motivasi, hasil belajar, dan interaksi sosial yang mendorong peserta didik untuk lebih berkonstribusi pada keaktifan dan pemahaman materi. Sejalan dengan itu tiga pertanyaan dapat diajukan. Pertama, apakah terdapat pengaruh mind mapping terhadap hasil belajar pada mata pelajaran PAI kelas X di SMA?. Kedua, apakah terdapat pengaruh motivasi peserta didik terhadap hasil belajar pada mata pelajaran PAI POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam. Vol. No. Juli Ae Desember 2024 | 371 Hafizh et al. : Pengaruh Mind Mapping dan Motivasi A. kelas X di SMA?. Ketiga, apakah terdapat pengaruh mind mapping dan motivasi peserta didik terhadap hasil belajar pada mata pelajaran PAI kelas X di SMA?. Jika implementasi mind mapping tidak diimplementasikan dalam pembelajaran, peserta didik akan kesulitan memahami konsep yang kompleks, mengurangi partisipasi peserta didik di kelas. Metode Penelitian Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang didasarkan pada pengumpulan dan analisis data berbentuk angka . untuk menjelaskan, memprediksi, dan mengontrol fenomena yang diminati (Leo, 2. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen. Experimental research ialah penelitian yang bersifat sistematis, teliti, dan logis untuk melakukan kendali terhadap suatu kondisi. Penelitian eksperimen ini menggunakan bentuk True Experimental Design. True experimental design yaitu penelitian eksperimen yang dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dengan mengontrol semua variabel luar yang Dalam . rue experimenta. pengujian variabel bebas dan variabel terikat dilakukan terhadap sampel kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Adapun yang menjadi tempat penelitian ini adalah di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Payakumbuh. Sumatera Barat. Waktu penelitian ini dilaksanakan selama empat kali pertemuan pada bulan Oktober sampai dengan bulan November 2023. Teknik sampling yang digunakan yaitu Purposive Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X SMA pada tahun ajaran 2022/2023 yaitu 360 orang. Dan sampel yang diambil yaitu dari kelas X. 7 sebanyak 36 orang peserta didik . enggunakan mind mappin. dan X. 3 sebanyak 36 orang peserta didik . enggunakan pembelajaran konvensiona. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi tes dan angket. Tes terdiri dari pre-test dan post-test, di mana dua kelas dipilih secara langsung untuk mengetahui perbedaan hasil belajar. Pre-test dilakukan untuk mengukur keadaan awal siswa sebelum pembelajaran dimulai (Adri, 2. , dengan kelas eksperimen menggunakan metode pembelajaran mind mapping, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode pembelajaran konvensional. Setelah perlakuan, kedua kelas diberikan post-test untuk menilai hasil belajar setelah materi diajarkan menggunakan metode mind mapping. Selain itu, angket digunakan untuk mengumpulkan data terkait POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam. Vol. No. Juli Ae Desember 2024. Hafizh et al. : Pengaruh Mind Mapping dan Motivasi . motivasi belajar peserta didik. Instrumen angket berbentuk skala, di mana responden mengisi pernyataan atau pertanyaan dengan memberikan tanda centang (O. pada pilihan jawaban yang telah disediakan. Uji kelayakan instrumen dalam penelitian ini mencakup uji validitas dan uji Uji validitas bertujuan untuk mengukur sejauh mana instrumen dapat mengukur apa yang seharusnya diukur, dengan menggunakan rumus korelasi product moment untuk menguji validitas item pada angket. Sementara itu, uji realibilitas mengukur sejauh mana alat pengukur dapat diandalkan untuk menguji keandalan variabel penelitian, yang diuji dengan analisis kesahehan butir dan teknik alpha Cronbach, di mana instrumen dikatakan reliabel jika nilai alpha Cronbach lebih dari 0,6. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi statistik deskriptif untuk menggambarkan objek yang diteliti melalui data sampel, uji normalitas untuk mengetahui kenormalan data, dan uji homogenitas untuk menguji keseragaman varians antara kelompok eksperimen dan kontrol. Selanjutnya, uji hipotesis . -tes. digunakan untuk menguji perbedaan antara dua kelompok, dengan kriteria penerimaan atau penolakan hipotesis berdasarkan perbandingan antara t hitung dan t tabel. Uji F digunakan untuk melihat pengaruh simultan variabel bebas terhadap variabel terikat, sedangkan uji koefisien determinasi (R. mengukur kemampuan model dalam menjelaskan variasi variabel dependen. Semua uji dilakukan menggunakan IBM SPSS Hasil dan Pembahasan Uji Instrumen Dari penelitian yang telah dilakukan, maka peneliti akan menguraikan jawaban atas rumusan masalah yaitu sebagai berikut. Hasil uji coba validitas soal tes menunjukkan bahwa butir soal dikatakan valid jika nilai rhitung lebih besar daripada rtabel dan nilai signifikansi lebih besar dari 0,05. Berdasarkan tabel R, dengan jumlah sampel 40 orang peserta didik, nilai rtabel yang diperoleh adalah 0,3120 dengan taraf signifikansi 5% atau 0,05. Dari perhitungan SPSS, ditemukan bahwa terdapat 5 soal yang tidak valid, yaitu soal nomor 7, 9, 11, 14, dan 22, sementara 20 soal lainnya valid. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar soal dinyatakan valid. Untuk uji reliabilitas, diperoleh nilai CronbachAos alpha sebesar 0,884, yang menunjukkan bahwa soal tes ini reliabel, karena nilai CronbachAos alpha lebih besar dari 0,60, yang menunjukkan tingkat reliabilitas yang tinggi. POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam. Vol. No. Juli Ae Desember 2024 | 373 Hafizh et al. : Pengaruh Mind Mapping dan Motivasi A. Hasil uji tingkat kesukaran butir tes menunjukkan bahwa dua soal . omor 3 dan . tergolong sangat sukar. Sebanyak 11 soal . omor 1, 5, 7, 8, 9, 11, 13, 17, 20, 21, . termasuk dalam kategori soal yang sukar, dan 12 soal lainnya . omor 2, 4, 6, 10, 12, 15, 16, 18, 19, 23, 24, . termasuk dalam kategori soal dengan tingkat kesukaran sedang. Sedangkan, uji daya beda butir tes menunjukkan bahwa 5 soal memiliki daya beda yang sangat baik, 12 soal termasuk baik, 5 soal memiliki daya beda yang cukup, dan 3 soal memiliki daya beda yang lemah. Pada uji validitas angket mind mapping, hasil yang diperoleh dari pengolahan data SPSS menunjukkan bahwa 10 item angket motivasi dinyatakan valid karena nilai rhitung > rtabel. Uji reliabilitas angket mind mapping menghasilkan nilai CronbachAos alpha sebesar 0,897, yang berarti data ini reliabel karena nilai tersebut lebih besar dari 0,60. Selanjutnya, uji validitas angket motivasi menunjukkan bahwa seluruh 25 angket motivasi dinyatakan valid. Hasil uji reliabilitas angket motivasi juga menunjukkan nilai CronbachAos alpha sebesar 0,844, yang lebih besar dari 0,60, sehingga data angket motivasi ini juga dapat dianggap reliabel. Uji Statistik Deskriptif Dari hasil pengolahan data pre-test dan post-test pada kelas eksperimen dan kontrol diperoleh hasil dari jumlah sampel 36 peserta didik, pre-test pada kelas eksperimen memperoleh nilai minimum 30 dan nilai maksimal 90 dengan meannya 60,97 dan standar deviasi 14,133. Nilai post-test untuk kelas eksperimen minimumnya yaitu 60 dan nilai maksimum 95 dengan mean 75,97 dan standar deviasi 7,729. Untuk kelas kontrol nilai minimum pada pre-test yaitu 35 dan nilai maksimumnya yaitu 90 dengan mean 60,28 dan standar deviasi 12,980. Post-test di kelas kontrol nilai minimunnya yaitu 50 dan nilai maksimum yaitu 90 dengan mean 67,36 dengan standar deviasi 8,823. Uji Prasyarat Analisis Uji prasyarat analisis dilakukan untuk memastikan bahwa data yang digunakan dalam penelitian memenuhi asumsi-asumsi yang diperlukan sebelum melakukan analisis lebih lanjut. Pertama, uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah data pre-test dan post-test dari kelas eksperimen dan kontrol berdistribusi normal. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan SPSS, nilai Sig. untuk pre-test dan post-test kelas eksperimen serta pre-test dan post-test kelas kontrol semuanya lebih besar dari 0,05, yaitu berturut-turut 0,91, 0,59, 0,200, dan 0,53. Hal ini menunjukkan bahwa data tersebut berdistribusi normal, yang memungkinkan analisis lebih lanjut dilakukan dengan asumsi distribusi normal. Selanjutnya, uji homogenitas dilakukan untuk POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam. Vol. No. Juli Ae Desember 2024. Hafizh et al. : Pengaruh Mind Mapping dan Motivasi . mengetahui apakah varians antara kedua kelompok . elas eksperimen dan kontro. Hasil uji homogenitas menunjukkan nilai Sig. sebesar 0,312, yang lebih besar dari 0,05, yang berarti distribusi data homogen dan asumsi homogenitas terpenuhi untuk kedua kelompok. Dengan demikian, penelitian ini dapat dilanjutkan dengan uji analisis data akhir, seperti uji t dan uji F, karena asumsi normalitas dan homogenitas telah Pada uji t, yang bertujuan untuk menguji hipotesis mengenai pengaruh variabel bebas (X1 dan X. terhadap variabel terikat (Y), diperoleh hasil yang signifikan. Nilai Sig. untuk pengaruh Mind Mapping (X. terhadap hasil belajar (Y) adalah 0,040, yang lebih kecil dari 0,05, dan nilai t hitung . lebih besar dari t tabel . , yang menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan. Begitu juga untuk motivasi (X. , nilai Sig. sebesar 0,00 lebih kecil dari 0,05 dan t hitung . lebih besar dari t tabel . , yang menunjukkan bahwa motivasi juga berpengaruh signifikan terhadap hasil Uji F digunakan untuk melihat pengaruh simultan dari kedua variabel independen (Mind Mapping dan Motivas. terhadap variabel dependen (Hasil Belaja. Hasil uji F menunjukkan nilai signifikansi 0,000, yang lebih kecil dari 0,05, serta nilai F hitung sebesar 22,672 yang lebih besar dari F tabel 3,28, yang berarti ada pengaruh simultan yang signifikan antara Mind Mapping dan Motivasi terhadap Hasil Belajar. Terakhir, koefisien determinasi (RA) digunakan untuk mengukur seberapa baik model regresi memprediksi variabilitas dari variabel dependen. Hasil perhitungan menunjukkan nilai RA sebesar 0,579, yang berarti bahwa 57,9% variasi dalam hasil belajar dapat dijelaskan oleh variabel Mind Mapping dan Motivasi, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Hasil ini menunjukkan bahwa model regresi yang digunakan cukup baik dalam menjelaskan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Pengaruh mind mapping terhadap hasil belajar pada mata pelajaran PAI kelas X di SMA. Berdasarkan analisis data yang peneliti lakukan, dapat dikatakan bahwa mind mapping berdampak pada hasil belajar peserta didik. Penerapan mind mapping dalam pembelajaran membuat kegiatan pembelajaran yang tidak hanya terfokus pada pendidik, namun peserta didik dapat secara efektif menguraikan materi yang disampaikan oleh pendidik sesuai pemahaman peserta didik itu sendiri (Ardiansyah, 2. Hal serupa juga disampaikan oleh Imaduddin dan Utomo yang memahami bahwa dengan mind mapping peserta didik dapat membaca terlebih dahulu dan mampu memahami materi POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam. Vol. No. Juli Ae Desember 2024 | 375 Hafizh et al. : Pengaruh Mind Mapping dan Motivasi A. yang disampaikan. Mind mapping membantu peserta didik untuk mencari inti penting dari materi dengan melibatkan prosedur pencatatan sebagai kata kunci dari teks yang kemudian disusun dengan teks serta gambar-gambar yang menarik agar materi mudah dipahami dan dapat disesuaikan dengan keadaan sebenarnya. Mind mapping dapat meningkatkan kapasitas otak dan menggabungkan kerja pikiran sehingga kemampuan penalaran peserta didik dapat meningkat. Mind mapping memusatkan perhatian pada pokok bahasan sehingga pemikiran peserta didik menjadi terkoordinasi poin demi poin. Mind mapping merupakan suatu model dalam pendidikan yang menyeimbangkan kerja otak kiri dan kanan dengan mengkhususkan hal-hal umum dalam peta pikiran (Suyadi, 2. Mind mapping adalah proses belajar yang memiliki kerangka kerja seperti cara kerja otak manusia. Potensi dan kapasitas otak akan dibuka dan dimanfaatkan dalam prosedur pencatatan ini. Model pencatatan ini juga dapat untuk memperluas kreativitas kerja pikiran peserta didik dan membuat peserta didik memiliki tingkat penalaran yang lebih tinggi. Mind mapping merupakan suatu prosedur pencatatan yang serupa dengan teknik grafis sehingga memungkinkan untuk dieskplorasi lebih lanjut dan meningkatkan kapasitas otak peserta didik dalam berpikir dan belajar. Mind mapping membantu peserta didik dalam mencatat materi dan memanfaatkan seluruh kemampuan otak untuk bekerja dengan baik (Eliyanti et al. Mind mapping dapat membantu peserta didik dalam mengingat bacaan, memahami bacaan dan menemukan pengalaman baru. Mind mapping dapat memberikan kegembiraan bagi peserta didik dalam memahami hakikat suatu bacaan dan berpikir dengan baik. Mind mapping dapat mengekplor otak dan pikiran agar dapat bekerja sesuai kegunaannya (Suryaningsih et al. , 2. Pengaruh motivasi peserta didik terhadap hasil belajar pada mata pelajaran PAI kelas X di SMA. Motivasi dapat menentukan seberapa baik Anda mencapai tujuan, sehingga semakin tinggi motivasinya, semakin tinggi pula hasil belajarnya (Sinarsi. Sri Ramadhani, 2. Motivasi sebagai hal yang utama mempertimbangkan kemampuan belajar untuk mengarahkan, mendasari dan menggerakkan kegiatan belajar. Sesuai hasil penelitian melalui observasi langsung, sebagian besar peserta didik yang sangat energik akan berusaha keras, terlihat berani, tidak ada keinginan untuk menyerah, dan membaca dengan baik untuk lebih mengembangkan hasil belajarnya dan mengatasi permasalahan yang dihadapinya. Sebaliknya, orang yang memiliki motivasi rendah terkesan apatis. POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam. Vol. No. Juli Ae Desember 2024. Hafizh et al. : Pengaruh Mind Mapping dan Motivasi . mudah menyerah, perhatiannya tidak terpusat pada kesadaran, sehingga menyebabkan Motivasi mengoordinasikan aktivitas, dan memilih tujuan pembelajaran yang dirasa paling membantu dalam kehidupan manusia (Khoirul Romzah. Dewi Yanti, 2. Berdasarkan pada teori-teori yang berkaitan dengan motivasi, maka akan mengungkap mengapa orang mencapai sesuatu karena motivasi individu tidak dapat dilihat secara langsung, sedangkan yang dapat diperhatikan adalah tanda-tanda motivasi tersebut sebagai perilaku yang muncul pada dasarnya akan mendekati kenyataan yang Mengingat pentingnya motivasi dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik lebih lanjut, maka terdapat berbagai strategi yang dilakukan oleh para pendidik untuk meningkatkan motivasi peserta didik dalam belajar. Di SMA, para guru umumnya ingat bahwa sangat penting untuk memberikan alasan kepada peserta didik mengapa mereka harus benar-benar berkonsentrasi dan berusaha mencapai hasil yang terbaik. Para pendidik di SMA juga sering memberikan pemahaman kepada peserta didik apa yang secara umum diharapkan dari mereka selama dan setelah proses pembelajaran Selain itu, di kelas X SMA, pendidik melakukan sesuatu yang menimbulkan kekaguman kepada peserta didik untuk menghidupkan minat, misalnya dengan menampilkan contoh-contoh nyata dari penerapan konsep dan prinsip. Peserta didik juga berupaya memanfaatkan informasi atau kemampuan atau pengalaman yang mereka peroleh dari pengalaman belajar untuk mempelajari materi baru. Di kelas X SMA juga tersedia fasilitas memadai seperti komputer, media pembelajaran, laboratorium dan peralatan penelitian, juga perpustakaan yang memadai. Dari berbagai fasilitas tersebut, peserta didik kelas X SMA terpacu untuk mengkaji lebih giat untuk terus meningkatkan hasil belajarnya. Meski begitu, fasilitas-fasilitas yang ada masih dengan jumlah yang terbatas sehingga perlu ditingkatkan lagi. Dari peningkatan hasil belajar peserta didik yang menjadi tujuan mendasar dari proses pembelajaran di SMA, karena tercapainya target pembelajaran merupakan tujuan pendidikan di SMA. Pengaruh mind mapping dan motivasi peserta didik terhadap hasil belajar pada mata pelajaran PAI kelas X di SMA. Buzan mengatakan mind mapping dapat menghidupkan konsentrasi, pemahaman dan menjelaskan hubungan antar bagian yang terpisah, menggambarkan keseluruhan materi dengan jelas, menyusun data dari ingatan jangka pendek ke jangka panjang sehingga materi menjadi lebih sistematis. Mind mapping menggunakan pendekatan POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam. Vol. No. Juli Ae Desember 2024 | 377 Hafizh et al. : Pengaruh Mind Mapping dan Motivasi A. pembelajaran yang aktif. Model mind mapping bertujuan untuk merancang, visual dan mengoordinasikan materi. Mind mapping dapat membantu peserta didik dalam memecahkan masalah. Mind mapping adalah strategi pencatatan yang kreatif dan imajinatif dengan peta pikiran yang sederhana, menarik, dan berguna. Mind mapping ini sesuai dengan penalaran langsung pikiran sehingga dapat menangkap data dari segala Mind mapping juga dapat membantu menyimpulkan dalam jangka waktu singkat. Mind mapping dapat dibingkai dengan kalimat, variasi, garis, atau gambar. Mind mapping dapat membantu perkembangan pemikiran peserta didik dalam Dalam proses pembelajaran mind mapping dapat meningkatkan minat, menemukan ide, dan lebih meningkatkan prestasi belajar. Mind mapping memiliki keuntungan dalam melihat hubungan antar topik dengan lebih efektif dan belajar lebih cepat. Mind mapping membantu agar ide mengalir lebih efektif, mengingat dengan efektif dan konstruksi materi menjadi lebih mudah (Nurhabibah. Teknik mencatat mind mapping sangat bagus dalam menunjukkan struktur materi melalui garis dan gambar. Suatu gambar atau visual dapat dengan mudah diterima oleh otak peserta didik. Mind mapping dapat mensinergikan kemampuan otak kanan dan kiri, yaitu kemampuan kognitif yang dipadukan dengan kreativitas. Mind mapping digunakan untuk memahami hubungan antar konsep dan membantu otak dalam memproses dan menganalisis data. (Meidiyanti, 2. Belajar dengan mind mapping juga dapat membantu meningkatkan minat, motivasi, dan keberhasilan belajar. Mind mapping dalam pembelajaran sangat membantu untuk memahami materi karena diharapkan membuat mata pelajaran dirancang secara visual dan grafis (Silfia et al. , 2. Simpulan dan Saran Berdasarkan jawaban dari rumusan masalah yang diajukan bahwa, nilai Sig untuk pengaruh X1 terhadap Y 0,040 < 0,05 ,dan nilai t hitung 2. 133 > t tabel 1. disimpulkan bahwa terdapat pengaruh X1 terhadap Y yang menunjukkan adanya pengaruh mind mapping terhadap hasil belajar peserta didik kelas X SMA mata pelajaran PAI. Nilai Sig untuk pengaruh X2 terhadap Y 0,00 < 0,05 ,dan nilai t hitung 084 > t tabel 1. 692, disimpulkan bahwa terdapat pengaruh X2 terhadap Y. Terdapat pengaruh motivasi terhadap hasil belajar peserta didik. Output hasil uji F (ANOVA) diketahui nilai signifikansi untuk pengaruh X1 dan X2 secara simultan terhadap Y POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam. Vol. No. Juli Ae Desember 2024. Hafizh et al. : Pengaruh Mind Mapping dan Motivasi . adalah sebesar 0. 000 < 0,05 dan nilai F hitung 22. 672 > F tabel 3. 28, disimpulkan bahwa terdapat pengaruh X1 dan X2 secara simultan terhadap Y. Terdapat pengaruh mind mapping dan motivasi terhadap hasil belajar peserta didik. Konsep mind mapping dan motivasi belajar meniliki keterkaitan yang signifikan dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Mind mapping mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Teori dari Tony Buzan yang menyatakan bahwa mind mapping membantu mengorganisir informasi secara kreatif dan menyenangkan Penggunaan mind mapping dapat memperkuat ingatan jangka panjang peserta didik terhadap materi pelajaran. Metode ini menjadikan pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan bagi peserta didik. Dengan menggunakan gambar, warna, dan simbol dalam peta pikiran, peserta didik lebih termotivasi untuk mempelajari materi yang disajikan. Hal ini juga membantu dalam membangun karakter positif serta keterampilan berpikir kritis dan inovatif di kalangan peserta didik. Penerapan mind mapping dan motivasi dalam pembelajaran dapat secara efektif meningkatkan hasil belajar peserta didik. Dengan melibatkan peserta didik secara aktif dan memberikan kesempatan untuk mengekspresikan pemahaman mereka melalui cara yang kreatif, mind mapping tidak hanya menjawab permasalahan terkait hasil belajar tetapi juga erkontribusi pada pengembang karakter dan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Kekurangan terkait studi tentang pengaruh mind mapping dan motivasi terhadap hasil belajar peserta didik mencakup beberapa aspek. Kelemahan utama dari metode mind mapping adalah bahwa hanya peserta didik yang aktif yang terlibat dalam proses Peserta didik yang kurang aktif mungkin tidak mendapatkan manfaat maksimal dari metode ini. Mind mapping membutuhkan waktu lebih lama untuk membuat mind map, yang dapat mengurangi efisiensi pembelajaran. Jika peserta didik tidak diberikan cukup waktu atau dukungan untuk memahami cara membuat mind map, peserta didik mungkin merasa frustrasi dan kehilangan motivasi. Disarankan bagi peneliti selanjutnya agar dapat mengeksplorasi variasi dalam penggunaan mind mapping, seperti menggabungkannya dengan teknologi digital untuk melihat apakah ini meningkatkan hasil belajar lebih lanjut. Dalam penerapan mind mapping peneliti selanjutnya diharapkan benar-benar menyediakan waktu khusus agar hasil yang diperoleh peserta didik lebih optimal. Kekurangan-kekurangan tersebut harus diperhatikan agar implementasinya lebih efektif dan berdampak positif pada proses POTENSIA: Jurnal Kependidikan Islam. Vol. No. Juli Ae Desember 2024 | 379 Hafizh et al. : Pengaruh Mind Mapping dan Motivasi A. Ucapan Terimakasih Dengan penuh rasa syukur, peneliti ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan kontribusi yang telah diberikan dalam penelitian Tanpa bantuan dan kerjasama dari dosen pembimbing, dosen penguji, dan rekanrekan dari UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, penelitian ini tidak akan dapat terlaksana dengan baik. Peneliti sangat menghargai waktu, tenaga, dan sumber daya yang telah dicurahkan untuk membantu peneliti mencapai tujuan penelitian ini. Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut di masa yang akan datang. Referensi