Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 2 November 2025 Hal. 104 - 112 ISSN 2775-5134 Transformasi Keuangan UMKM: Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Spreadsheet Bagi Sahabat GTI Ida Zuniarti1. Lia Mazia2*. Widi Astuti3. Cikal Pustiprayata Rusmawati4. Ryanne Zhafira5 1,2,3,4,5 Universitas Nusa Mandiri Jl. Raya Jatiwaringin No. RT. 8/RW. Cipinang Melayu. Kec. Makasar. Kota Jakarta Timur. Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Indonesia e-mail:1ida. idz@nusamandiri. id,2*lia. lmz@nusamandiri. id,3widiastuti. id, 4prayatacikal@gmail. com, 5ryannezhafwahid@gmail. Abstrak Pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan berbasis spreadsheet ditujukan untuk pelaku UMKM perempuan yang tergabung dalam Komunitas Sahabat Genggam Teman Indonesia ( GTI ) di Kota Bekasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada 23 Juli 2025 di Laboratorium Komputer Kampus UNM sebagai bagian dari pelaksanaan program Hibah DPPM Tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan Tinggi. Sains, dan Teknologi (Kemdiktisainte. Salah satu permasalahan yang dihadapi mitra adalah rendahnya kemampuan dalam pencatatan keuangan dan belum adanya sistem dokumentasi keuangan yang terstruktur. Pelatihan ini menggunakan beberapa metode, yakni metode ceramah untuk penyampaian materi, metode praktik yang melibatkan peserta dalam latihan penyusunan laporan keuangan usaha, serta metode diskusi yang memungkinkan interaksi antara peserta dan narasumber dalam mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi. Pelatihan mencakup pengenalan akuntansi dasar, siklus akuntansi, pengenalan akun, aturan debit dan kredit, serta praktik penyusunan laporan keuangan menggunakan spreadsheet otomatis. Evaluasi pretest dan posttest menunjukkan peningkatan pemahaman sebesar 90%. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan spreadsheet merupakan solusi praktis yang efektif untuk mendukung transformasi digital dalam pengelolaan keuangan UMKM. Kata Kunci: Laporan Keuangan. Spreadsheet. UMKM Abstract The training and mentoring program on preparing financial reports using spreadsheet was designed for women-led MSMEs who are members of Komunitas Sahabat Genggam Teman Indonesia (GTI) in Bekasi City. This activity was held on July 23, 2025, at the Computer Laboratory of the UNM Campus as part of the 2025 DPPM Grant Program from Kementerian Pendidikan Tinggi. Sains, dan Teknologi (Kemdiktisainte. One of the main problems faced by the partners was the low capacity in financial recordkeeping and the absence of a structured financial documentation system. This training applied several methods: lectures to deliver theoretical content, practical exercises involving participants in the preparation of their own business financial reports, and discussion sessions that facilitated interaction between participants and facilitators in solving real-world problems. The training included an introduction to basic accounting, the accounting cycle, account identification, debit and credit rules, and hands-on practice in preparing automated financial statements using spreadsheets. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Publikasi oleh LPPM Universitas Bina Sarana Informatika Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 2 November 2025 ISSN 2775-5134 The evaluation using pre-tests and post-tests showed a 90% improvement in participants' These results indicate that the use of spreadsheets is a practical and effective solution to support digital transformation in MSME financial management. Keywords: Financial Statements. Spreadsheet. MSMEs Pendahuluan Usaha Mikro Kecil Menengah UMKM . emegang peran penting dalam menopang perekonomian nasional serta menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat luas, termasuk perempuan pelaku usaha di sektor kuliner, (Mubarok et al. , 2. (Solikah Hidarti et al. , 2. (Ariqah Luthfiyah et al. , 2. Namun, rendahnya kemampuan dalam pencatatan keuangan dan belum adanya sistem dokumentasi keuangan yang terstruktur, terutama dalam pencatatan keuangan, menjadi salah satu persoalan utama yang dihadapi UMKM, yang berdampak langsung pada keterbatasan akses pembiayaan dan pengambilan keputusan usaha, (Yusuf et al. , (Syuhada et al. , 2. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), literasi keuangan merupakan serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan rasa percaya diri individu dalam mengelola keuangan, baik sebagai konsumen, pengguna jasa, maupun sebagai bagian dari masyarakat secara luas. Tujuan dari literasi keuangan adalah mendorong kemampuan individu dalam membuat keputusan keuangan yang tepat dan bertanggung jawab. Lebih jauh. OJK menegaskan bahwa visi utama dari literasi keuangan adalah terwujudnya masyarakat Indonesia yang memiliki tingkat pemahaman keuangan yang memadai, sehingga mampu memilih serta memanfaatkan produk dan layanan keuangan secara bijaksana demi mencapai kesejahteraan finansial (Choerudin et al. , 2. Tanggung jawab untuk meningkatkan literasi keuangan tidak hanya terletak pada pemerintah, tetapi juga menjadi kewajiban bersama seluruh lembaga keuangan dan elemen Salah satu bentuk nyata kontribusi tersebut dapat adalah pelaksanaan programprogram edukasi keuangan yang diinisiasi oleh dosen dan mahasiswa Universitas Nusa Mandiri melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), yang menyasar para pelaku UMKM kuliner perempuan dalam Komunitas Sahabat GTI di Kota Bekasi. Akuntansi merupakan proses sistematis untuk mencatat, mengklasifikasikan, dan menyajikan informasi keuangan yang relevan bagi pemilik maupun pihak berkepentingan lainnya dalam pengambilan keputusan ekonomi, (Kieso. Weygandt. , dan Warfield. Dalam konteks Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM), laporan keuangan berperan sebagai alat penting untuk mengevaluasi kinerja usaha, menyusun strategi bisnis, serta memenuhi persyaratan administratif seperti pengajuan kredit atau pelaporan pajak, (Afriani & Widyaningsih, 2. Namun, banyak pelaku UMKM masih belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai konsep dasar akuntansi dan belum menyusun laporan keuangan secara tertib, karena keterbatasan pemahaman dan kemampuan tentang akuntansi dan pembukuan, rumitnya proses akuntansi, (Winda Ilyani Rahim, 2. , (Ramadhan et al. , 2. Laporan keuangan UMKM umumnya meliputi laporan laba rugi, neraca, dan laporan arus kas sederhana. Ketiganya bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai kondisi keuangan usaha dalam satu periode tertentu,(Fauzi & Entina Puspita, 2. Banyak pelaku usaha kuliner, seperti makanan khas, frozen food, minuman herbal, toko kue, di Indonesia, kedai kopi, dll yang masih menggunakan metode pencatatan keuangan secara http://jurnal. id/index. php/abdi-ekbis Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 2 November 2025 ISSN 2775-5134 manual dapat berisiko pada ketidakakuratan dan ketidakteraturan dalam mengelola data keuangan mereka. Fenomena ini berdampak pada kesulitan dalam memantau arus kas, menghitung laba-rugi, serta membuat keputusan bisnis yang berbasis data. Namun, dengan semakin berkembangnya teknologi, transformasi keuangan melalui digitalisasi menjadi solusi yang sangat penting. Transformasi keuangan ini merujuk pada penerapan teknologi untuk mempermudah dan menyempurnakan proses pencatatan dan pelaporan keuangan. Penerapan alat berbasis digital, yaitu spreadsheet, memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM untuk mengelola keuangan usaha mereka secara lebih efisien dan terstruktur. Menurut Rizal Satria . , pemanfaatan aplikasi spreadsheet dalam penyusunan laporan keuangan bagi UMKM merupakan langkah praktis yang dapat membantu pelaku usaha untuk melakukan pencatatan secara lebih terstruktur dan akurat. Usaha Sahabat Genggam Teman Indonesia (GTI) merupakan komunitas UMKM yang resmi berdiri pada tahun 2024 dengan visi utama AuUMKM Go Wirausaha. Ay Sebagai sebuah yayasan sosial. Sahabat GTI memiliki lima misi strategis, yaitu: meningkatkan kapasitas dan kemandirian UMKM melalui program pelatihan berkelanjutan, mendorong percepatan digitalisasi dalam pengelolaan usaha, membangun ekosistem kolaboratif antar pelaku usaha, lembaga pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya, memberikan pendampingan intensif yang berkelanjutan bagi pelaku UMKM, serta memperluas akses terhadap pendanaan, teknologi, dan pasar bagi para anggotanya. Mayoritas anggota Sahabat GTI merupakan pelaku usaha mikro, dengan omzet bulanan di bawah Rp100 juta. Dari sisi legalitas, 65,9% anggota telah memiliki bentuk legal usaha, di mana 55,4% memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), 26,2% telah bersertifikasi halal, dan 18,3% mengantongi izin Produk Industri Rumah Tangga (P-IRT). Meskipun telah memiliki dasar legalitas yang cukup, mitra masih menghadapi kendala mendasar dalam aspek manajemen keuangan. Sebagian besar anggota UMKM Sahabat GTI masih mencatat keuangan secara manual dan tidak konsisten, sehingga dokumentasi usaha lemah dan menyulitkan akses ke sumber permodalan formal seperti lembaga keuangan mikro dan perbankan, karena tidak memiliki laporan keuangan yang valid dan terstruktur. Ketidaktersediaan laporan keuangan bagi UMKM akan berdampak pada rendahnya transparansi, akuntabilitas, dan kesulitan dalam mengevaluasi kinerja usaha secara kuantitatif, (Muhammad Rafly et al. , 2. Sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam mendorong digitalisasi UMKM, perlu dilakukan intervensi melalui pelatihan dan pendampingan yang bersifat praktis dan mudah Salah satu alternatif solusi adalah penggunaan spreadsheet sebagai alat bantu pencatatan keuangan sederhana, yang memiliki keunggulan dari segi efisiensi, fleksibilitas, serta kemampuan otomatisasi perhitungan, (Rizal Satria, 2. , (Metkono et al. , 2. (Sianturi, 2. , (Panudju, 2. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan praktis kepada para pelaku usaha kuliner perempuan yang tergabung dalam Komunitas Sahabat GTI Kota Bekasi mengenai penyusunan laporan keuangan berbasis spreadsheet. Transformasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat berupa peningkatan literasi finansial, memperkuat daya saing, serta membuka akses pembiayaan formal bagi pelaku usaha mikro perempuan di Kota Bekasi (Nasution et al. , 2. , (Hidayat et al. , 2. http://jurnal. id/index. php/abdi-ekbis Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 2 November 2025 ISSN 2775-5134 Metode Permasalahan utama yang dihadapi oleh pelaku UMKM Sahabat di Kota Bekasi adalah sebagian besar anggota masih melakukan pencatatan keuangan secara manual dan tidak konsisten, sehingga berdampak pada lemahnya dokumentasi usaha, serta metode pencatatan keuangan secara manual dapat berisiko pada ketidakakuratan dan ketidakteraturan dalam mengelola data keuangan mereka Kondisi ini menyulitkan mereka dalam memantau arus kas, menghitung laba-rugi secara tepat, serta menjadi hambatan dalam mengukur kinerja usaha, dan posisi keuangan usaha secara objektif. Rangkaian kegiatan secara sistematis ditampilkan dalam diagram berikut: Identifikasi Masalah Pelatihan Praktis Diskusi dan Tanya Jawab Studi Kasus Simulasi Pemantauan dan Umpan Balik Gambar 1. Metode Pelaksanaan Gambar 1 menggambarkan pendekatan metode yang digunakan dalam kegiatan AuTransformasi Keuangan UMKM: Pelatihan Praktis Penyusunan Laporan Berbasis Spreadsheet bagi Sahabat GTIAy, yang dianggap paling tepat untuk menjawab permasalahan yaitu sebagian besar anggota UMKM Sahabat GTI masih mencatat keuangan secara manual dan tidak konsisten, sehingga dokumentasi usaha lemah dan menyulitkan akses ke sumber permodalan formal seperti lembaga keuangan mikro dan perbankan. Seluruh proses kegiatan dirancang secara bertahap dan sistematis, sebagaimana dijabarkan dalam enam tahapan berikut: . Identifikasi Permasalahan, tahap awal pelaksanaan dimulai dengan identifikasi kebutuhan melalui observasi lapangan, wawancara dengan pelaku UMKM serta aparat kelurahan, dan penyebaran kuesioner kepada anggota Komunitas Sahabat GTI. Tujuan dari tahapan ini adalah memperoleh gambaran aktual terkait kemampuan manajerial keuangan dan akses pembiayaan formal yang dimiliki pelaku usaha. Hasil temuan menunjukkan bahwa sebagian besar responden masih melakukan pencatatan keuangan secara manual dan tidak konsisten . Pelatihan Praktis, berdasarkan hasil identifikasi, disusun materi pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan peserta. Materi mencakup dasar-dasar literasi keuangan, seperti pencatatan transaksi harian, penyusunan laporan arus kas sederhana, serta pemisahan antara keuangan pribadi dan keuangan usaha. Pelatihan menggunakan pendekatan berbasis praktik langsung melalui spreadsheet, . Diskusi dan Tanya Jawab, sesi ini dirancang sebagai forum interaktif yang memungkinkan peserta untuk menyampaikan kendala dan pertanyaan secara langsung. Tujuannya adalah memperdalam pemahaman peserta terhadap materi pelatihan serta menjembatani antara teori dan praktik yang dihadapi dalam aktivitas usaha sehari-hari, . Studi Kasus, peserta diajak untuk menganalisis studi kasus yang relevan dengan kondisi usaha masing-masing. Aktivitas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah praktis dalam konteks pengelolaan keuangan UMKM, . Simulasi. Peserta dilatih untuk menyusun laporan keuangan sederhana menggunakan spreadsheet, serta melakukan simulasi tujuannya adalah membiasakan peserta terhadap prosedur administratif dan dokumen yang diperlukan dalam proses pencatatan laporan keuangan, . Pemantauan dan Umpan Balik, setelah kegiatan pelatihan berakhir, dilakukan monitoring implementasi hasil pelatihan di lingkungan usaha peserta. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta wawancara reflektif. Umpan balik individual diberikan sebagai rekomendasi penguatan keterampilan dan perbaikan praktik pengelolaan keuangan ke depan. http://jurnal. id/index. php/abdi-ekbis Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 2 November 2025 ISSN 2775-5134 Hasil dan Pembahasan Pelatihan penyusunan laporan keuangan berbasis spreadsheet yang dilakukan kepada mitra, yakni pelaku UMKM kuliner perempuan dalam Komunitas Sahabat GTI di Kota Bekasi, bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pencatatan dan pengelolaan keuangan yang lebih efisien dan terstruktur. Berdasarkan hasil observasi lapangan dan wawancara dengan mitra sebelum pelatihan, sebagian besar mitra menghadapi kendala dalam pencatatan transaksi keuangan yang masih dilakukan secara manual, yang berisiko pada ketidakakuratan dan ketidakteraturan dalam pengelolaan data keuangan. Ketidakmampuan dalam menyusun laporan keuangan yang sistematis menyebabkan mitra kesulitan dalam mengakses pembiayaan formal serta mengevaluasi kinerja usaha mereka secara akurat. Pada tahap awal, identifikasi kondisi mitra dilakukan melalui wawancara dan penyebaran Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar mitra belum memiliki pencatatan keuangan yang memadai. Mereka lebih mengandalkan metode manual dalam pencatatan transaksi harian, seperti mencatat di buku catatan atau menggunakan aplikasi dasar yang tidak terintegrasi dengan laporan keuangan usaha secara keseluruhan. Akibatnya, mereka kesulitan dalam membuat laporan arus kas, neraca, serta laporan laba rugi yang valid dan terstruktur. Sebagai respons terhadap tantangan ini, pelatihan difokuskan pada pengenalan dan penerapan spreadsheet untuk menyusun laporan keuangan yang lebih efisien. Spreadsheet dipilih sebagai alat karena kepraktisan dan kemudahan aksesnya, serta kemampuannya dalam melakukan otomatisasi perhitungan dan penyusunan laporan. Materi pelatihan terdiri dari beberapa topik penting yang relevan dengan kondisi mitra, meliputi pengenalan akuntansi dasar, meliputi konsep-konsep dasar dalam akuntansi yang menjadi dasar penyusunan laporan keuangan, siklus akuntansi, materi ini memberikan pemahaman mengenai tahapan-tahapan dalam penyusunan laporan keuangan, pengenalan Akun dan Aturan Debit/Kredit. Mitra diberikan pemahaman mengenai bagaimana mengklasifikasikan transaksi ke dalam akun-akun yang sesuai, penyusunan laporan keuangan menggunakan spreadsheet, pelatihan praktik ini menunjukkan cara menginput data transaksi ke dalam spreadsheet dan mengatur rumus otomatis untuk menghasilkan laporan keuangan seperti laporan laba rugi dan arus kas. Pelatihan dilaksanakan dengan metode ceramah untuk penyampaian materi dasar, praktik langsung untuk penerapan teori dalam kegiatan sehari-hari, serta diskusi interaktif untuk membahas kendala yang dihadapi peserta dalam pengelolaan keuangan mereka. Pemanfaatan spreadsheet dalam pelatihan ini menjadi salah satu solusi praktis yang memadukan aspek teknis dan edukatif. Dengan pendekatan yang mengintegrasikan teori akuntansi dasar dan praktik langsung penyusunan laporan keuangan digital, pelaku UMKM lebih mudah memahami dan menerapkan pencatatan keuangan dalam operasional bisnis seharihari. Pelaksanaan pelatihan dan pendampingan penyusunan laporan keuangan berbasis spreadsheet bagi pelaku UMKM perempuan yang tergabung dalam Komunitas Sahabat GTI di Kota Bekasi menunjukkan hasil yang signifikan dalam peningkatan literasi keuangan dan kemampuan teknis peserta. Kegiatan ini diikuti oleh lima . mitra beserta para karyawannya dengan total dari peserta pelatihan berjumlah sembilan . peserta, yang seluruhnya aktif dalam menjalankan usaha mikro dan kecil di berbagai bidang, seperti kuliner, kerajinan tangan, serta jasa rumahan. Pelaksanaan kegiatan pelatihan dilakukan di kampus Universitas Nusa Mandiri. Jatiwaringin. Jakarta Timur. Gambar 2 menunjukan situasi kegiatan pelatihan sebagai berikut: http://jurnal. id/index. php/abdi-ekbis Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 2 November 2025 ISSN 2775-5134 Gambar 2. Pelaksanaan Kegiatan Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan dengan Spreadsheet Sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan pelatihan penyusunan laporan keuangan UMKM dengan google spreadsheet, peserta mengikuti pretest dan posttest yang berisi pertanyaan seputar pemahaman dasar akuntansi, siklus akuntansi, klasifikasi akun, prinsip debit dan kredit, serta langkah-langkah teknis dalam menyusun laporan keuangan menggunakan Evaluasi ini bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan serta menilai efektivitas pelatihan dalam meningkatkan kemampuan pencatatan dan pelaporan keuangan secara digital. Hasil perbandingan nilai pretest dan posttest disajikan pada Tabel 1 berikut: Tabel 1. Hasil Pretest dan Posttest Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan UMKM dengan Spreadsheet oleh Komunitas Sahabat GTI di Kota Bekasi Bulan Juli 2025 No. Pertanyaan Apa tujuan utama dari penggunaan spreadsheet dalam penyusunan laporan keuangan untuk UMKM?? Laporan keuangan utama yang harus disusun oleh UMKM spreadsheet adalah. Dalam spreadsheet untuk penyusunan neraca, fungsi yang digunakan untuk menjumlahkan aset Apa penggunaan spreadsheet dalam menyusun laporan keuangan UMKM dibandingkan dengan pencatatan manual? Fungsi apa yang digunakan di spreadsheet untuk menghitung laba atau rugi dalam laporan laba rugi UMKM? Bagaimana spreadsheet dapat membantu dalam menyusun laporan arus kas UMKM? Dalam penyusunan laporan keuangan UMKM, bagaimana Pretest (% Jawaban Bena. 50,00% Posttest (% Jawaban Bena. Peningkatan (%) 33,00% 62,70% 90,00% 30,00% 57,00% 90,00% 33,00% 62,70% 90,00% 34,00% 64,60% 90,00% 37,00% 70,30% 90,00% 37,00% 70,30% 90,00% http://jurnal. id/index. php/abdi-ekbis 90,00% Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 2 November 2025 No. Pertanyaan meningkatkan akurasi data Apa yang dimaksud dengan penggunaan rumus otomatis di spreadsheet untuk laporan keuangan UMKM? Spreadsheet dalam menyesuaikan laporan keuangan UMKM karena. Perbedaan laporan laba rugi dan laporan arus kas dalam spreadsheet Rata-Rata ISSN 2775-5134 Pretest (% Jawaban Bena. Posttest (% Jawaban Bena. Peningkatan (%) 34,00% 64,60% 90,00% 50,00% 95,00% 90,00% 33,00% 62,70% 90,00% 37,10% 70,49% 90,00% Sumber: Data Primer Diolah Penulis . Berdasarkan data pada tabel 1 dapat dijelaskan, adanya peningkatan yang signifikan pada pemahaman peserta terhadap materi pelatihan penyusunan laporan keuangan UMKM dengan menggunakan spreadsheet. Rata-rata persentase jawaban benar peserta pada saat pretest adalah 37,10%, sedangkan setelah mengikuti pelatihan, nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 71,49%, menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 90%, dihitung dengan cara . ,49%-37,10%)/37,10*100=90,00% Setiap butir pertanyaan menunjukkan peningkatan pemahaman yang konsisten. Secara keseluruhan, data ini menunjukkan bahwa pelatihan memberikan dampak positif dalam meningkatkan literasi dan keterampilan keuangan digital peserta. Metode yang digunakan, yaitu ceramah, praktik langsung, dan diskusi, terbukti efektif dalam membangun pemahaman konseptual sekaligus kemampuan teknis peserta dalam menyusun laporan keuangan berbasis Hasil ini mendukung bahwa digitalisasi pengelolaan keuangan melalui alat yang mudah diakses yaitu spreadsheet dapat menjadi solusi praktis dan aplikatif untuk pelaku UMKM, khususnya pelaku usaha perempuan yang tergabung dalam Komunitas Sahabat GTI di Kota Bekasi. Kesimpulan Pelatihan penyusunan laporan keuangan UMKM dengan spreadsheet yang ditujukan bagi pelaku usaha perempuan dalam Komunitas Sahabat GTI di Kota Bekasi berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam pencatatan serta pelaporan keuangan usaha secara Kegiatan ini menjawab kebutuhan mitra dalam membangun sistem dokumentasi keuangan yang lebih tertata dan efisien, sekaligus mendukung proses transformasi digital dalam pengelolaan usaha mikro. Melalui pendekatan yang integratif antara teori dan praktik, peserta mampu memahami konsep dasar akuntansi serta mengaplikasikan fungsi-fungsi spreadsheet untuk menyusun laporan keuangan secara mandiri. Berdasarkan keberhasilan program ini, disarankan agar pelatihan penyusunan laporan keuangan UMKM dengan menggunakan spreadsheet dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan cakupan yang lebih luas, termasuk pendalaman materi lanjutan seperti analisis laporan keuangan dan perencanaan keuangan usaha. Selain itu, perlu adanya pendampingan pasca pelatihan agar peserta dapat terus mengembangkan keterampilannya dalam situasi riil dan menerapkan digitalisasi keuangan secara konsisten. Kolaborasi dengan komunitas dan lembaga http://jurnal. id/index. php/abdi-ekbis Jurnal Abdimas Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 2 November 2025 ISSN 2775-5134 pendukung UMKM juga direkomendasikan untuk memperkuat dampak pelatihan secara Penghargaan Kegiatan pengabdian ini dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak yang telah berkontribusi secara nyata. Ucapan terima kasih dan penghargaan disampaikan kepada Kementerian Pendidikan Tinggi. Sains, dan Teknologi (Kemendiktisainte. atas dukungan pendanaan melalui program hibah DPPM Tahun 2025. Apresiasi juga diberikan kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nusa Mandiri yang telah memfasilitasi proses administratif dan koordinasi teknis kegiatan. Tak lupa, penghargaan setinggi-tingginya ditujukan kepada Komunitas Sahabat GTI Kota Bekasi yang telah menjadi mitra strategis dalam menjembatani pelaksanaan program di lapangan serta memberikan dukungan penuh dalam mobilisasi peserta UMKM. Partisipasi aktif dan antusiasme seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini, yang tidak mungkin terlaksana secara optimal tanpa kerja sama yang solid dan saling mendukung. Daftar Pustaka