Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol. 3 No. 2 (September, 2. Hal. Produksi Rumput Meksiko (Euchlaena Mexican. pada Perlakuan Pupuk NPK dan Jarak Tanam Iman Nur Rokhim1A. Taufan Purwokusumaning Daru2. Ibrahim3 Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman. Samarinda Email: imannur638@gmail. Abstrak Rumput Meksiko (Euclaena mexican. merupakan rumput potong dari jenis rumput unggul yang memiliki zat gizi dan produktivitas cukup tinggi, serta disukai oleh ruminansia. Penelitian dilakukan untuk mengetahui pemberian dosis pupuk NPK dan jarak tanam yang berbeda terhadap pertumbuhan dan produksi rumput Meksiko. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor, faktor pertama yaitu pupuk NPK terdiri dari 4 perlakuan dan faktor kedua jarak tanam terdiri dari 3 perlakuan, dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan pupuk NPK pada perlakuan 270 g petak1 total rata-rata jumlah anakan tertinngi yaitu 15,33 pols, total rata-rata berat segar tertinggi 1,79 kg, total rata-rata berat kering tertinggi 255,33 g dan total kandungan serat kasar paling baik sebesar 21,15%. Perlakuan dengan jarak tanam 50 x 50 cm pada jumlah anakan menghasilkan 13,83 pols, sedangkan pada kandungan serat kasar menghasilkan serat kasar paling baik sebesar 18,44%. Pemberian pupuk NPK 270 g petak-1 memberikan hasil terbaik pada produksi jumlah anakan, berat segar, berat kering dan serat kasar. Jarak tanam 50 x 50 cm memberikan hasil terbaik pada produksi jumlah anakan, dan produksi serat kasar. Perlakuan pupuk NPK dan jarak tanam secara bersamaan menunjukan interkasi terhadap produksi serat kasar rumput meksiko, tetapi tidak terjadi interaksi pada jumlah anakan, berat segar dan berat kering rumput meksiko. Kata kunci: Rumput Meksiko. pupuk NPK. jarak tanam Mexican Grass Production (Euchlaena Mexican. on NPK Fertilizer Treatment and Planting Distance Abstract Mexican grass (Euclaena Mexican. is a cut grass from a superior type of grass that has nutrients and high productivity and is favoured by ruminants. The research was conducted to determine the application of different doses of NPK fertilizer and spacing on the growth and production of Mexican grass. The study used a Randomized Block Design (RBD) with 2 factors, the first factor is NPK fertilizer consisting of 4 treatments and the second factor is row spacing consisting of 3 treatments and 3 replications. The results showed that in the treatment of NPK fertilizer in the treatment of 270 g plot-1, the highest average total number of tillers is 15,33 pols, the highest total average fresh weight of 1. 79 kg, the highest total average dry weight was 255. 33 g and the best total crude fibre content was 21. Treatment with a spacing of 50 x 50 cm on the number of tillers resulted in 13. 83 pols, while the crude fibre content produces the best crude fibre of 18. Application of NPK fertilizer 270 g plot-1 gave the best results in the production of the number of tillers, fresh weight, dry weight and crude Row spacing of 50 x 50 cm gives the best results in the production of the number of tillers, and the production of crude fibre. The treatment of NPK fertilizer and plant spacing simultaneously showed an interaction on the crude fibre production of Mexican grass, but there was no interaction on the number of tillers, fresh weight and dry weight of Mexican grass. Key words: Mexican grass. NPK fertilizer. row spacing Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol. 3 No. 2 (September, 2. Hal. PENDAHULUAN Kebutuhan dan ketersediaan sumber protein hewani yang berasal dari ketersediaan hijauan pakan berkualitas ruminansia sepanjang tahun. Ketersediaan hijauan pakan baik kualitas maupun ruminansia, untuk dapat berproduksi dengan baik, namun hal tersebut kurang diperhatikan khususnya dalam usaha peternakan rakyat akibat terbatasnya lahan dalam menyediakan hijauan pakan. Ketersediaan hijauan termasuk faktor penting dalam menentukan keberhasilan usaha peternakan ruminansia karena hampir 90% pakan ruminansia berasal dari Ruminansia khususnya sapi potong mampu mengkonsumsi hijauan segar perhari 10-15% dari bobot badan, sedangkan sisanya adalah konsentrat dan pakan tambahan (Istikomah et al. , 2. Hijauan pakan berguna untuk memenuhi nutrisi dan sebagai pengeyang. (Andini et al. , 2. Rumput mengandung zat-zat makanan yang bermanfaat bagi kelangsungan hidup sapi potong dan jenis rumput potong yang disukai sapi potong serta dapat dibudidayakan diantaranya adalah rumput meksiko. Rumput (Euclaena mexican. dapat dibudidayakan secara intensif dalam usaha kegiatan peternakan sapi potong baik penggemukan maupun Rumput meksiko termasuk jenis rumput unggul yang kandungan zat gizi dan produktifitasnya cukup tinggi, serta disukai oleh sapi potong, sehingga berpotensi untuk dibudidayakan secara keberlanjutan sebagai hijauan pakan. Rumput meksiko yang ditanam dengan pupuk kompos dengan dosis 300 g polybag-1 pada media tanam top soil mempunyai rata-rata produksi sebesar 390 g polybag-1, sedangkan pada media tanam overburden mempunyai rata-rata produksi sebesar 1. 320 g ploybag-1 (Alimin et al. ,2. Manajemen pengolahan padang rumput yang tepat dalam suatau usaha peternakan sangat diperlukan guna menyediakan hijauan sepanjang tahun dengan kuantitas dan kualitas yang Penelitian rumput meksiko dengan perlakuan pupuk NPK dan jarak tanam berbeda bertujuan agar mendapatkan produksi yang tinggi sehingga dapat menjadi acuan untuk usaha peternakan dalam membudidayakan rumput meksiko. METODE Waktu dan Tempat Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai Agustus 2021 di lahan kebun milik sekolah SMK SPP Negeri Samarinda. Kelurahan Sempaja Selatan. Kecamatan Samarinda Utara. Kota Samarinda. Analisis kandungan serat kasar di Laboratorium Nutrisi Ternak Jurusan Peternakan. Fakultas Pertanian. Universitas Mulawarman. Bahan dan Alat Bahan yang digunakan dalam penelitian meliputi rumput meksiko (Euchlaena mexican. dalam bentuk stek dan pupuk NPK . :16:. AlatAealat yang digunakan antara lain: traktor mx 5000, meteran, mesin rumput, arit, tangki semprot, cangkul, timbangan, gembor, alat tulis, tali raffia, oven dan alat dokumentasi. Rancangan Percobaan Percobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola factorial 2 . Faktor pertama adalah dosis pupuk NPK (P) yang terdiri atas perlakuan: P0: dosis pupuk NPK 0 kg ha-1 . P1: dosis pupuk NPK 100 kg ha-1, setara dengan 90 g petak-1 P2: dosis pupuk NPK 200 kg ha-1, setara dengan 180 g petak-1 P3: dosis pupuk NPK 300 kg ha-1, setara dengan 270 g petak-1 Faktor kedua adalah Jarak Tanam (J) yang terdiri atas perlakuan: J1: jarak tanam 50 cm x 50 cm. J2: jarak tanam 75 cm x 50 cm, dan J3: jarak tanam 100 cm x 50cm. Setiap unit percobaan J1 terdapat 16 stek batang, unit percobaan J2 terdapat 12 stek batang, dan J3 terdapat 8 stek batang, seluruh perlakuan diulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 36 unit percobaan Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol. 3 No. 2 (September, 2. Hal. sehingga total stek batang yang ditanam 432 stek. Parameter Pengamatan Pengambilan dilakukan pada tanaman berumur 40 hari setelah pemotongan awal . Variabel yang diamati meliputi jumlah anakan, berat segar, berat kering, serat Data hasil pengamatan selanjutnya dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA), apabila terdapat perbedaan yang nyata dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf HASIL DAN PEMBAHASAN Jumlah Anakan Hasil sidik ragam perlakuan dosis pupuk NPK dan jarak tanam yang berbeda terhadap jumlah anakan rumput meksiko (Euchlaena perbedaan yang nyata (P<0,. , namun tidak menunjukan interaksi. Tabel 1. Rata-rata jumlah anakan rumput meksiko terhadap perlakuan dosis pupuk NPK dan jarak tanam yang berbeda Dosis Pupuk NPK Rata-rataA Standar deviasi pols petak-1. 8,00 13,33 15,33 18,67 13,83A4,47b 9,00 10,33 12,33 13,67 11,33A2,07ab 7,33 7,67 10,00 13,67 9,67A2,92a Rata-rataA 8,11A 10,44A 12,56A 15,33A Standard 0,84a 2,83ab 2,67b 2,89b Jarak TanamP0 Superskrip huruf berbeda pada kolom yang sama menunjukan berbeda nyata (P<0,. pada taraf 5% uji DMRT. Keterangan: P . osis pupuk NPK). P0=0 gram petak-1. P1=90 gram petak-1. P2= 180 gram petak-1. P3=270 gram petak-1. J . arak tana. J1=50 cm x 50 cm. J2=75 cm x 50 cm. J3= 100 cm x 50 cm. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan P3 dengan pemberian dosis pupuk NPK sebanyak 270 g petak-1 memiliki jumlah anakan yang lebih banyak dibandingkan dengan pemberian dosis pupuk yang lebih rendah yaitu pada perlakuan P2 dengan dosis 180 g petak-1. P1 dengan dosis 90 g petak-1 dan P0 0 g petak-1 . Perlakuan P3 menunjukan rata-rata hasil jumlah anakan sebanyak 15,33 pols, sedangkan jumlah anakan yang paling sedikit pada perlakuan P0 dengan jumlah anakan 8,11 pols. Penggunaan pupuk NPK dapat memperbanyak jumlah akar sehingga meningkatkan jumlah anakan pada tanaman (Moula et al. , 2. Unsur N sangat mendukung untuk pertumbuhan vegetatif pada tanaman Akibat kekurangan unsur hara N anakan yang dihasilkan tidak maksimal (Prayogo et al. , 2. Unsur fosfor dapat mempengaruhi jumlah akar tanaman, apabila jumlah akar bertambah maka akan mempengaruhi jumlah anakan yang akan semakin baik (Qibtiyah, 2. Unsur K berperan untuk memacu proses membuka dan menutupnya stomata melalui aktivitas turgor sel. Stomata akan membuka karena sel penjaga menyerap air, penyerapan air ini akibat adanya ion K (Apriliani et al. Hasil penelitian rata-rata jumlah anakan terbanyak, berada pada perlakuan J1 jarak tanam 50 cm x 50 cm . ,83 pol. , sedangkan jumlah anakan paling sedikit pada J3 jarak tanam 100 cm x 50 cm . ,67 Tumbuhan dengan jarak tanam lebih lebar menghasilkan jumlah anakan lebih banyak dibandingkan, jarak tanam sempit, karena tingkat kompetisi hara dan air lebih sedikit (Daru et al. , 2. Jarak tanam sempit berpengaruh terhadap jumlah anakan, dan menghasilkan anakan yang Kondisi demikian terjadi akibat persaingan dalam penyerapan unsur hara, apabila unsur hara tersedia terbatas, serta jarak tanaman sempit, memberikan dampak pada jumlah anakan (Khakim. Berat Segar Hasil sidik ragam perlakuan dosis pupuk NPK terhadap berat segar rumput meksiko menunjukan perbedaan yang nyata (P<0,. , sedangkan pada perlakuan menunjukan perbedaan yang nyata (P>0,. dan tidak menunjukan interaksi. Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol. 3 No. 2 (September, 2. Hal. Tabel 2. Rata-rata berat segar rumput meksiko terhadap perlakuan dosis pupuk NPK dan jarak tanam yang berbeda Dosis Pupuk NPK Rata-rataA Standar Kg petak-1. 0,52 0,77 1,66 1,60 1,14A0,58 0,87 0,92 1,75 2,06 1,40A0,60 0,47 1,48 0,98 1,70 1,16A0,55 Rata-rataA 0,62A 1,06A 1,46A 1,79A Standar 0,22a 0,37b 0,42c 0,24d Jarak Tanam P0 Superskrip huruf berbeda pada kolom yang sama menunjukan berbeda nyata (P<0,. pada taraf 5% uji DMRT. Keterangan: P . osis pupuk NPK). P0= 0 g petak-1. P1= 90 g petak-1. P2= 180 g petak-1. P3= 270 g petak-1. J . arak tana. J1= 50 cm x 50 cm. J2= 75 cm x 50 cm. J3= 100 cm x 50 cm. Hasil penelitian pada perlakuan P3 dengan pemberian dosis pupuk NPK sebanyak 270 g petak-1 menunjukan hasil terbaik dalam hal produksi berat segar rumput meksiko. Perlakuan P3 menunjukan rata-rata hasil berat segar sebanyak 1,79 kg petak-1, sedangkan rata-rata berat segar paling sedikit pada perlakuan P0 . sebanyak 0,62 kg petak-1. Pemberian pupuk NPK menunjukan perbedaan yang nyata terhadap berat segar rumput Hal tersebut dipengaruhi oleh unsur hara N (Nitroge. P (Fosfo. dan K (Kaliu. Ketersediaan unsur hara dalam tanah sangat penting bagi tanaman dan Penggunaan majemuk yaitu NPK akan memberikan suplai N yang besar kedalam tanah, sehingga akan membantu pertumbuhan tanaman (Kusuma, 2. Penggunaan nitrogen dalam jumlah yang tinggi mampu meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan pembentukan klorofil untuk fotosintesis (Nmoandor et al. , 2. Unsur fosfor bagi tanaman berguna untuk merangsang pertumbuhan akar, kemudian akan meningkatkan serapan hara dan air yang fotosintesis pada tanaman (Nuryani, 2. Kalium berperan untuk memperkuat batang tanaman dengan melalui penebalan batang, meningkatkan berat tanaman, berperan dalam translokasi karbohidrat, serta dapat memperluas pertumbuhan akar (Fitria et al. , 2. Ketersediaan unsur hara N. P, dan K, mendukung proses metabolisme untuk merubah unsur hara NPK menjadi senyawa organik, senyawa organik berperan menjadi energi untuk diederkan keseluruh bagian tanaman dan sehingga proses metabolisme secara tidak langsung mempengaruhi tinggi rendahnya berat segar tanaman (Lukman et al. , 2. Berat Kering Hasil sidik ragam perlakuan dosis pupuk NPK terhadap berat kering rumput meksiko menunjukan perbedaan yang nyata (P<0,. , sedangkan pada perlakuan menunjukan perbedaan yang nyata (P>0,. dan tidak menunjukan interaksi. Tabel 3. Rata-rata berat kering rumput meksiko terhadap perlakuan dosis pupuk NPK dan jarak tanam yang berbeda. Dosis Pupuk NPK Jarak Tanam Rata-rataA Standar g peak-1. 148,00 167,00 288,00 280,00 220,75A73,52 170,00 147,00 299,00 260,00 219,00A77,26 83,00 233,00 150,00 226,00 173,00A70,80 Rata133,67A 182,33A 245,67A 255,33A Standard 45,24a 45,00ab 83,03b 27,30b Superskrip huruf berbeda pada kolom yang sama menunjukan berbeda nyata (P<0,. pada taraf 5% uji DMRT. Keterangan: P . osis pupuk NPK). P0= 0 g petak-1. P1= 90 g petak-1. P2= 180 g petak-1. P3=270 g petak-1. J . arak tana. J1= 50 cm x 50 cm. J2= 75 cm x 50 cm. J3= 100 cm x 50 cm. Hasil penelitian pada perlakuan P3 dengan pemberian dosis pupuk NPK 270 g petak-1 memiliki pengaruh terbaik untuk meningkatkan produksi berat kering rumput Perlakuan dosis pupuk NPK menunjukan perbedaan nyata (P<0,. terhadap berat kering. Hasil rata-rata perlakuan P3 menunjukan produksi berat Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol. 3 No. 2 (September, 2. Hal. kering sebanyak 255,33 g sedangkan produksi berat kering P0 . menunjukan hasil yang paling sedikit sebanyak 133,67 g (Tabel. Hal ini diduga pemberian pupuk yang belum mencukupi kebutuhan unsur hara sehingga produksi berat kering yang lebih rendah. Berat kering tanaman merupakan salah satu hasil produksi dari fotosintesis yang dilakukan oleh tanaman. Faktor cahaya matahari akan mempengaruhi Berat merupakan bahan organik yang terdapat dalam bentuk biomassa, berat kering pada penangkapan energi oleh tanaman yang dilakukan pada saat proses fotosintesis (Arista et al. , 2. Produksi berat kering erat kaitannya dengan pertumbuhan tanaman dan unsur hara yang ada didalam Unsur hara yang diserap tanaman menghasilkan energi yang akan diedarkan keseluruh bagian tanaman. Pemberian unsur hara yang lengkap akan memberikan pengaruh produktifitas dan pertumbuhan tanaman (Sulaiman et al. , 2. Penyediaan unsur hara akan mendukung proses fotosintesis serta dapat mendukung peningkatan hasil (Ximenes et al. , 2. Perlakuan jarak tanam yang berbeda tidak menunjukan perbedaan yang nyata, serta tidak ada interaksi antara perlakuan pupuk NPK dan jarak tanam yang berbeda. Serat Kasar Hasil sidik ragam perlakuan dosis pupuk NPK terhadap kandungan serat kasar rumput meksiko tidak menunjukan (P>0,. , sedangkan pada perlakuan jarak tanam yang berbeda menunjukan perbedaan yang nyata (P<0,. dan menunjukan adanya interaksi antar pelakuan(P<0,. Tabel 4. Rata-rata kandungan serat kasar rumput meksiko terhadap perlakuan dosis pupuk NPK dan jarak tanam yang berbeda Dosis Pupuk NPK Jarak Tanam Rata-rataASTD 19,13ab 18,85ab 18,14ab 17,63ab 18,44A0,68a 40,42d 32,59cd 26,63abc16,87a 29,15A9,89c 27,38abcd 18,34ab 25,24abc28,85cd 24,95A4,65b Rata-rataA 28,98A STD 10,74 23,26A 23,34A 21,15A 23,26 23,34 21,15 Supesrkrip huruf berbeda pada kolom yang sama menunjukan berbeda nyata (P<0,. pada taraf 5% uji DMRT. Keterangan: P . osis pupuk NPK). P0= 0 g petak-1. P1= 90 g petak-1. P2= 180 g petak-1. P3= 270 g petak-1. J . arak tana. J1=50 cm x 50 cm. J2= 75 cm x 50 cm. J3= 100 cm x 50 cm. Rata-rata perlakuan P0 . pupuk NPK dengan dosis 0 g petak-1 menghasilkan serat kasar sebesar 28,98%, sedangkan dengan perlakuan P3 dengan dosis pupuk NPK 270 g petak-1 menghasilkan rata-rata serat kasar terendah sebesar 21,15%. Pada interaksi perlakuan pupuk NPK dan jarak tanam diketahui perlakuan P0J2 memiliki serat kasar paling tinggi sebesar 40,42%, sedangkan kandungan serat terendah pada P3J2 16,87% (Tabel. Pemberian pupuk NPK berpengaruh pada serat kasar rumput meksiko. Pupuk NPK yang diberikan pada tanaman berguna bagi tanaman, selain itu NPK berpengaruh (Muizzuddin et al. , 2. Pemberian unsur nitrogen pada tanaman akan dapat menurunkan kadar serat kasar (Nurjannah et al. , 2. Jarak tanam yang semakin besar, maka unsur fosfor semakin banyak berdampak terhadap unsur hara yang terserap semakin tinggi (Harun, 2. Fosfor merupakan kunci biomolekul seperti asam nukleat, fosfolipid dan ATP. Asam nukleat fosfor sebagai jembatan antara dua pembentuk energi (ATP dan ADP) (Safrizal, 2. Asam nukleat yang berada diisi sel tanaman mempengaruhi dinding sel tanaman, apabila dinding sel berkurang mengakibatkan terjadinya penurunan serat kasar tanaman. SIMPULAN Perlakuan pupuk NPK 270 g petak-1 memberikan hasil tertinggi produksi jumlah anakan, berat segar, berat kering dan serat Jarak tanam 50 cm x 50 cm memberikan hasil tertinggi pada produksi jumlah anakan dan kandungan serat kasar. Perlakuan pupuk NPK dan jarak tanam secara bersamaan menunjukan interaksi Jurnal Peternakan Lingkungan Tropis Vol. 3 No. 2 (September, 2. Hal. terhadap kandungan serat kasar rumput Meksiko, namun tidak terjadi interaksi pada jumlah anakan, berat segar, dan berat kering rumput meksiko. DAFTAR PUSTAKA