At TaAoawun: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. No. Mei 2024 Pengaruh Karakteristik Pekerjaan Terhadap Kinerja Karyawan Bagian Produksi Juli Pratiwijaya1 (Ekonomi Syaria. STAI Sabilul Muttaqin e-mail: jayjul03@gmail. ABSTRACT Human resources are a great asset for the company's survival now and in the future. The influence of good employee performance is very large in determining the development of the company, so that it can improve work performance and achieve company goals. Apart from that, by creating good and optimal employee performance, so will the company. Job characteristics as a dimension that can influence employee work performance. Job characteristics are the basis for employee productivity and performance and are designed to play an important role in the success and survival of the company. In conditions of increasing competition, well-designed jobs will be able to attract and retain workers and provide motivation to produce quality products and services. This research aims to assess employee performance in the production department of the PT ABC Kediri cigarette company. Based on the background description, the author decided to conduct research regarding: "The Influence of Job Characteristics on the Performance of Production Department Employees". So that the problem to be studied can be formulated as follows: 1. What are the Job Characteristics of Employees in the Production Department at ABC Company? 2. What is the Performance of Employees in the Production Department of ABC Company? 3. How do Job Characteristics Influence the Performance of Production Employees? This type of research is Explanatory Research which explains the relationship between the influence of job characteristics on employee performance. This research starts from descriptive data related to the subject matter which is then analyzed using path analysis. The population in this study were employees of the production section of the PT ABC Kediri cigarette company. The sampling method used was a simple random sampling method with a total of 81 employees as respondents. The results of the research show that 1. Based on the Reliability Test the job characteristic factor is worth 0. 740, which means the job characteristic factor is considered reliable because it is greater than 0. Based on the Validity Test the job characteristic factor has valid indicators or questionnaires 2. Based on the Reliability Test the Employee Performance factor is worth 0. 621, which means that the job characteristics factor is considered reliable because it is greater than 0. Based on the Validity Test. Employee Performance factors have valid indicators or questionnaires. The Influence of Job Characteristics on the Performance of PT ABC Kediri Employees. Job Characteristics have a significant effect on employee performance in the Production Department of the Cigarette Company PT ABCTbk Kediri which is acceptable because the significant value is 0. 007 < 0. Keywords: Job Characteristics. Employee Performance ABSTRAK Sumber daya manusia merupakan aset besar untuk kelangsungan hidup perusahaan saat ini maupun di masa yang akan datang. Pengaruh kinerja karyawan yang baik sangat besar dalam menentukan perkembangan perusahaan, sehingga dapat meningkatkan prestasi kerja dan pencapaian tujuan perusahaan. Selain itu dengan terciptanya suatu kinerja karyawan yang baik dan optimal, perusahaan juga. Karakteristik pekerjaan sebagai dimensi yang dapat mempengaruhi kinerja kerja karyawan. Karakteristik pekerjaan merupakan dasar bagi produktivitas dan kinerja karyawan yang dirancang untuk memainkan peranan penting Program Studi Ekonomi Syariah - Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokerto At TaAoawun: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. No. Mei 2024 dalam kesuksesan dan kelangsungan hidup perusahaan. Dalam kondisi persaingan yang semakin meningkat, pekerjaan yang dirancang dengan baik akan mampu menarik dan mempertahankan tenaga kerja dan memberikan motivasi untuk menghasilkan produk dan jasa yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk Terhadap Kinerja Karyawan Pada Karyawan Bagian Produksi Perusahaan Rokok PT ABC Kediri. Berdasarkan uraian latar belakang, maka penulis mengangkat untuk mengadakan penelitian mengenai : AuPengaruh Karakteristik Pekerjaan terhadap Kinerja Karyawan Bagian ProduksiAy. Sehingga dapat dirumuskan permasalahan yang akan diteliti, sebagai berikut :1. Bagaiamana Karakteristik Pekerjaan pada Karyawan bagian Produksi di perusahaan ABC?, 2. Bagaimana Kinerja Karyawan pada bagian Produksi perusahaan ABC ?, 3. Bagaimana karakteristik pekerjaan berpengaruh terhadap kinerja Karyawan bagian Produksi? Jenis penelitian ini adalah penelitian Explanatory Research yang menjelaskan hubungan pengaruh karakteristik pekerjaan terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini beranjak dari data deskriptif yang berhubungan dengan pokok bahasan yang kemudian dianalisis dengan menggunakan path analysis. Populasi dalam penelitian ini adalah Karyawan bagian Produksi Perusahaan Rokok PT ABC Kediri. Metode sampling yang digunakan adalah metode simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 81 Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1. Berdasarkan Uji Reliabilitas faktor karakteristik pekerjaan bernilai 0. 740 yang artinya faktor karakteristik pekerjaan dinilai reliable karena lebih besar dari 0. Berdasarkan Uji Validitas faktor karakteristik pekerjaan memiliki inikator-indikator atau kuesioner yang valid 2. Berdasarkan Uji Reliabilitas faktor Kinerja Karyawan bernilai 0. 621 yang artinya factor karakteristik pekerjaan dinilai reliable karena lebih besar dari 0. Berdasarkan Uji Validitas faktor Kinerja Karyawan memiliki indikator-indikator atau kuesioner yang valid. Pengaruh Karakteristik Pekerjaan terhadap Kinerja Karyawan PT ABC Kediri Karakteristik Pekerjaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada Karyawan bagian Produksi Perusahaan Rokok PT ABCTbk Kediri adalah dapat diterima karena nilai signifikannya 0. 007 < 0,05. Kata Kunci: Karakteristik Pekerjaan. Kinerja Karyawan PENDAHULUAN Latar Belakang Era globalisasi saat ini perkembangan pengetahuan dan teknologi sangat pesat sehingga membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia. Perubahan- perubahan tersebut menuntut setiap organisasi atau perusahaan untuk mengoptimalkan fungsi manajemennya agar mampu bertahan pada sektor usahanya. Anoraga Pandji berpendapat kepemimpinan, dan pengendalian (Anoraga,2004:. Di samping itu, perubahan tersebut juga menuntut para karyawan untuk mengubah sistem kerja yang sesuai dengan zaman Apabila karyawan tidak dapat menyesuaikan diri maka akan banyak kesulitan yang dihadapi oleh para karyawan dan perusahaannya. Program Studi Ekonomi Syariah - Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokerto At TaAoawun: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. No. Mei 2024 Sumber daya manusia merupakan aset besar untuk kelangsungan hidup perusahaan saat ini maupun di masa yang akan datang. Sumber daya manusia merupakan penggerak utama bagi setiap perusahaan untuk menjalankan kegiatan atau proses kerja perusahaan. Agar tujuan perusahaan dapat tercapai, maka dibutuhkan karyawan yang berkerja secara efisien dan efektif sehingga memberikan kinerja yang baik. Dan agar karyawan dapat memberikan kinerja yang baik maka perusahaan dapat memberikan dukungan baik melalui karakteristik pekerjaan, stres kerja yang dapat mendorong peningkatan kinerja karyawan serta kepuasan kerja karyawan. Tujuan perusahaan akan tercapai bila sumber daya manusianya menunjukkan performansi kerja yang tinggi. Untuk mencapai hal tersebut, maka perusahaan harus mampu menciptakan kondisi yang dapat mendorong dan memungkinkan karyawan untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan yang dimiliki secara Karyawan yang bekerja dalam sebuah perusahaan sebaiknya diperlakukan sebaikbaiknya, agar karyawan mempunyai kinerja yang baik dan tujuan perusahaan tercapai. Menurut Hasibuan kinerja karyawan adalah hasil kerja yang dicapai oleh seseorang dalam melakukan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya (Hasibuan,2010:. Pengaruh kinerja karyawan yang baik sangat besar dalam menentukan perkembangan perusahaan, sehingga dapat meningkatkan prestasi kerja dan pencapaian tujuan perusahaan. Selain itu dengan terciptanya suatu kinerja karyawan yang baik dan optimal, perusahaan juga mengembangkan potensi sumber daya manusia yang ada di dalamnya dengan memperhatikan hal-hal yang mempengaruhi kinerja karyawan. Gibson mengatakan dalam bukunya bahwa kinerja karyawan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah faktor individu, faktor psikologis, dan faktor ortganisasi (Gibson, 1990:. Karakteristik pekerjaan sebagai dimensi oerganisasi dan psikologis yang dapat mempengaruhi kinerja kerja karyawan. Karakteristik pekerjaan merupakan dasar bagi produktivitas dan kinerja karyawan yang dirancang untuk memainkan peranan penting dalam kesuksesan dan kelangsungan hidup perusahaan. Pada dasarnya setiap pekerjaan pasti mempunyai karakteristik sendiri- sendiri. Antara satu pekerjaan dengan pekerjaan yang lain dimungkinkan adanya kesamaan karakteristik namun dipastikan bahwa mayoritas pekerjaan mempunyai perbedaan karakteristik. Pendapat Agung Panudju setiap pekerjaan memiliki empat karakteristik, yaitu: otonomi, identitas tugas, signifikasi tugas Program Studi Ekonomi Syariah - Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokerto At TaAoawun: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. No. Mei 2024 dan umpan balik (Agung Panudju,2003:. Dalam kondisi persaingan yang semakin meningkat, pekerjaan yang dirancang dengan baik akan mampu menarik dan mempertahankan tenaga kerja dan memberikan motivasi untuk menghasilkan produk dan jasa yang berkualitas. Berdasarkan hasil observasi awal terhadap produksi sebuah perusahaan yang menjadi dasar, bahwa karakteristik pekerjaan pada karyawan bagian produksi di perusahaan ABC mempengaruhi kinerja mereka. Kecenderungan bahwa karyawan bagian produksi melakukan pekerjaan yang sama, sederhana, dan cenderung berulang-ulang. Kondisi ini bisa menyebabkan rasa kejenuhan atau kebosanan. Selain itu, berdasarkan hasil wawancara dengan kepala bagian sumber daya manusia ada indikasi bahwa manajemen tidak sepenuhnya memberi kebebasan pada karyawannya untuk menangani pekerjaan yang lebih kompleks dan bervariasi, sehingga karyawan tidak dapat menunjukkan daya inisiatif dan mandiri dalam menyelesaikan pekerjaan lainnya. Berdasarkan uraian latar belakang, maka penulis mengangkat untuk mengadakan penelitian mengenai : AuPengaruh Karakteristik Pekerjaan terhadap Kinerja Karyawan Bagian ProduksiAy. Rumusan Masalah Bagaiamana Karakteristik Pekerjaan karyawan pada Karyawan bagian Produksi di perusahaan ABC? Bagaimana Kinerja Karyawan pada Karyawan bagian Produksi perusahaan ABC ? Bagaimana karakteristik pekerjaan berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada Karyawan bagian Produksi? METODE Jenis Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplanatori ( Explanatory Researc. yang menjelaskan hubungan pengaruh karakteristik pekerjaan terhadap kinerja karyawan. Penelitian eksplanatori ini bertujuan untuk menjelaskan dan menguji atau membuktikan suatu teori atau hipotesis untuk memperkuat atau menolak teori atau hipotesis hasil penelitian yang sudah ada. Penelitian ini beranjak dari data deskriptif yang berhubungan dengan pokok bahasan yang kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis jalur . ath analysi. Program Studi Ekonomi Syariah - Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokerto At TaAoawun: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. No. Mei 2024 Rancangan Penelitian Keterangan Kerangka Pemecahan Masalah : Start, yaitu tahap awal atau persiapan sebelum melakukan penelitian terhadap masalah yang dihadapi. Pengumpulan data, yaitu tahap dimana peneliti melakukan pengumpulan data yang diperlukan untuk mendukung kelengkapan sebuah penelitian. Uji instrumen. Uji validitas untuk mengetahui layak tidaknya suatu instrumen untuk Uji reliabilitas untuk mengetahui konsistensi dan stabilitas nilai hasil pengukuran tertentu. Pada tahap ini jika instrument tidak valid dan tidak reliabel, maka kembali ke langkah sebelumnya hingga instrument valid dan reliabel. Analisis jalur (Path Analysi. , setelah data valid maka diolah dengan analisis jalur yang diolah untuk mengetahui hubungan yang terjadi antara variabel bebas terhadap variabel terikat baik secara langsung ataupun secara tidak langsung. Uji asumsi klasik, yaitu tahap dimana dilakukannya pendugaan parameter yang sesuai dengan model yang telah dikembangkan untuk mengetahui adanya multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan normalitas. Melakukan uji hipotesis . untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat secara parsial. Pada tahap ini dibagi menjadi dua. Berdasarkan perhitungan uji t, jalur yang tidak signifikan perlu dihilangkan sesuai dengan trimming theory. Berdasarkan perhitugan uji t, jalur yang sudah terbukti signifikan maka dapat dilakukan perhitungan pengaruh langsung dan tidak langsung. Pembahasan, yaitu tahapan dimana peneliti menjelaskan hasil dari penelitian yang telah dilakukan. Mengambil kesimpulan dari hasil penelitian berdasarkan analisis yang dilakukan. Stop, yaitu berakhirnya penelitian. Populasi dan Sampel Populasi Populasi dalam penelitian ini adalah satu wilayah dalam satu unit karyawan bagian produksi Perusahaan Rokok PT. ABC. Jumlah keseluruhan karyawan bagian Program Studi Ekonomi Syariah - Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokerto At TaAoawun: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. No. Mei 2024 produksi adalah 415 karyawan yang terdiri dari tenaga kerja giling 266 karyawan, dan tenaga kerja packing 149 karyawan. Teknik Sampling Dikarenakan jumlah ukuran populasi sudah diketahui dengan pasti, maka jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus slovin (Sevilla, 2007:. ycu= 1 Ne2 Keterangan: n = Ukuran sampel N= Ukuran Populasi e = Batas Toleransi Kesalahan Error . rror toleranc. ycu = 1 415 . 2 =80,6 = 81 Jadi, sampel yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah 81 karyawan. Teknik Pengumpulan Data dan Pengembangan Instrumen Suatu teknik pengumpulan data dibutuhkan untuk mendapatkan data-data yang sesuai dan dibutuhkan dalam penelitian. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini Kuesioner Metode kuesioner merupakan daftar pertanyaan atau pernyataan yang disusun secara sistematis kemudian diberikan secara langsung kepada responden pada jam istirahat dengan harapan responden memberikan jawaban pada daftar pertanyaan maupun pernyataan tersebut. Wawancara Wawancara merupakan teknik pengumpulan data dengan menggunakan pertanyaan secara lisan kepada subjek penelitian. Saat mengajukan pertanyaan, peneliti berhadapan langsung dengan responden. Wawancara dilakukan dengan kepala bagian sumber daya manusia dan responden, serta data yang didapat sebagai informasi tambahan dalam penelitian. Studi pustaka Studi pustaka dilakukan dengan menggunakan dokumentasi yang dimiliki Perusahaan Rokok PT ABC Kediri. Penelitian ini juga menggunakan buku-buku atau literature yang kemudian dilakukan pengutipan dan pencatatan pada pendapat para ahli yang Program Studi Ekonomi Syariah - Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokerto At TaAoawun: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. No. Mei 2024 terdapat dalam buku atau literature tersebut untuk memperkuat landasan teori dalam Teknik Analisis Data Uji Instrumen Uji Reliabilitas Reliabilitas adalah istilah yang diapakai untuk menunjukkan sejauh mana suatu hasil pengukuran dilakukan dua kali atau lebih (Husein, 2003:. Uji reliabilitas menunjuk pada suatu pengertian bahwa suatu instrumen cukup dipercaya untuk digunakan sebagai alat pengumpul data karena instrument tersebut sudah baik. Sebuah instrumen harus reliabel, dalam arti bahwa instrumen sudah baik sehingga mampu mengungkap data yang bisa dipercaya (Arikunto,2006:. Uji reliabilitas berguna untuk menetapkan apakah instrumen yang dalam hal ini kuesioner dapat digunakan lebih dari satu kali, paling tidak oleh responden yang sama. Dalam menguji daftar kuesioner ini karena akan menguji alternative jawaban lebih dari dua, sehingga uji reliabilitas menggunakan uji cronbachAos alpha (Husein Umar, 2008:. Rumus dari uji reliabilitas dengan cronbachAos alpha dapat ditulis sebagai berikut : ycI11 = kOe1 Eb2 1Oe Et 2 yayceycyceycycaycuyciycaycu: ycI11 = ycIyceycoycnycaycaycnycoycnycycayc yaycuycycycycycoyceycuyc yco = yaAycaycuycycayco yaAycycycnyc ycyyceycycycaycuycycaycaycu Et 2 = Varians total Eb2 = Jumlah Varians butir Suatu instrumen dikatakan reliabel jika memberikan nilai crobrachAos alpha > 0,60. Sebaliknya jika nilai cronbrachAos alpha < 0,60 maka variabel tersebut tidak reliabel (Bhono, 2005:. Hasil Analisi sebagai berikut : Faktor Karakteristik Pekerjaan (X) Tabel 1. Hasil Uji Reliabilitas Faktor Karakteristik Pekerjaan Reliability Statistics Cronbach's N of Items Alpha Program Studi Ekonomi Syariah - Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokerto At TaAoawun: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. No. Mei 2024 . Faktor Kinerja Karyawan (Y) Tabel 2. Hasil Uji Reliabilitas Faktor Karakteristik Pekerjaan Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items Hasil perhitungan uji reliabilitas instrument dalam penelitian ini seperti tertera dalam tabel 1-2 tersebut di atas adalah reliable. Uji Validitas Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau tidaknya suatu kuesioner. Oleh sebab itu, uji validitas digunakan untuk mengetahui sejauh validitas data yang diperoleh dari penyebaran kuesioner (Imam Ghozali,2007:. Uji validitas berguna untuk mengetahui apakah ada pertanyaan-pertanyaan pada kuesioner yang harus dibuang atau diganti karena dianggap tidak relevan. Menghitung korelasi antar data pada masing-masing pernyataan dengan skor total, memakai rumus korelasi product moment (Husein Umar,2008:. Dimana : : korelasi item dengan total variabel : skor item : skor total variabel : jumlah sampel Uji validitas dalam penelitian ini dilakukan dengan metode pearsen product Dalam penelitian ini digunakan asumsi bahwa nilai korelasi dengan metode pearsen product moment tinggi maka dikatakan valid. kriteria validitas untuk setiap item adalah r>0,30 berarti item tersebut valid. Hasil uji validitas dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : Faktor Karakteristik Pekerjaan (X) Tabel 3. Hasil Uji Validitas Faktor Karakteristik Pekerjaan Correlations Karakteristik Karakteristik Karakteristik Karakteristik Pekerjaan Pekerjaan Pekerjaan Pekerjaan (X1. (X1. (X1. (X1. Karakteristik Pekerjaan (X. Program Studi Ekonomi Syariah - Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokerto At TaAoawun: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. No. Mei 2024 Karakteristik Pearson Pekerjaan Correla tion(X1. Sig. Karakteristik Pearson Pekerjaan Correla tion(X1. Sig. - . Karakteristik Pearson Pekerjaan Correla tion(X1. Sig. - . Karakteristik Pearson Pekerjaan Correla tion(X1. Sig. - . Karakteristik Pearson Pekerjaan Correla tion(X. Sig. - . **. Correlation is significant at the 0. 01 level . -taile. Correlation is significant at the 0. 05 level . -taile. Program Studi Ekonomi Syariah - Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokerto At TaAoawun: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. No. Mei 2024 . Faktor Kinerja Karyawan (Y) Tabel 4. Hasil Uji Validitas Faktor Karakteristik Pekerjaan Correlations Kinerja Karyawan (Y. Pearson Correlation Kinerja Karyawan (Y. Kinerja Karyawan (Y. Sig. -taile. Kinerja Karyawan (Y. Pearson Correlation Kinerja Karyawan (Y. Kinerja Karyawan (Y. Kinerja Karyawan (Y. Sig. -taile. Kinerja Karyawan (Y. Kinerja Karyawan (Y. Kinerja Karyawan (Y. Kinerja Karyawan (Y) Pearson Correlation Sig. -taile. Pearson Correlation Sig. -taile. Pearson Correlation Sig. -taile. Pearson Correlation Sig. -taile. Kinerja Karyawan (Y) **. Correlation is significant at the 0. 01 level . - taile. Hasil perhitungan uji reliabilitas instrument dalam penelitian ini seperti tertera dalam tabel 3-4 tersebut di atas adalah valid. Program Studi Ekonomi Syariah - Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokerto At TaAoawun: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. No. Mei 2024 Analisis Jalur Path Analisis jalur merupakan bagian dari analisis regresi yang digunakan untuk menganalisis hubungan kausal antar variabel-variabel bebas mempengaruhi variabel Baik secara langsung maupun tidak langsung melalui satu atau lebih perantara (Jonathan,2006:. Menurut Harjadi Winda. Path Analysis asumsi-asumsi (Sarjono,2011:. , yaitu: Hubungan di antara variabel bersifat linier dan adaptif . udah menyesuaikan dir. Data yang digunakan berdistribusi normal, valid dan reliabel. Adanya recurivitas, yaitu suatu keadaan di mana anak panah mempunyai hubungan satu arah dan tidak boleh menjadi pemutaran kembali. Variabel terikat . setidaknya atau minimal dalam ukuran interval dan Menggunakan sampel probability sampling, yaitu teknik pengambilan sampel untuk memberikan peluang yang sama pada setiap anggota populasi untuk dipilih menjadi anggota sampel. Manfaat analisis jalur adalah : Penjelasan terhadap fenomena yang dipelajari atau permasalahan yang diteliti. Prediksi nilai variabel terikat berdasarkan nilai variabel bebas, dan prediksi dengan path analysis nilai bersifat kualitatif. Faktor determinan yaitu penentuan variabel bebas yang berpengaruh dominan terhadap variabel terikat, juga digunakan untuk menelusuri mekanisme . alur-jalu. pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Pengujian model, menggunakan theory trimming, baik untuk uji reliabilitas . ji keajega. konsep yang sudah ada ataupun uji pengembangan konsep baru. Tabel 4: Hasil Uji Validitas Faktor Karakteristik Pekerjaan Correlations Model (Constan. Karakteristik Pekerjaan (X. Unstandardized Coefficients Standardi Coefficien Std. Error Beta Sig. Dependent Variable: Kinerja Karyawan (Y) Program Studi Ekonomi Syariah - Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokerto At TaAoawun: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. No. Mei 2024 Berdasarkan hasil analisis pada 4, yaitu karakteristik pekerjaan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai signifikan0. 247 dimana lebih bsar dari 0,05. Uji Asumsi Klasik Uji Multikoliearitas Uji multikolinearitas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas. Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi di antara variabel bebas . (Danang,2009:. Salah satu cara untuk melihat terjadinya multikolinearitas yaitu dengan melihat VIF . arianceinflation facto. dan nilai tolerance masing-masing variabel bebasnya. Apabila nilai VIF < 10 dan nilai tolerance >0,1 maka dinyatakan tidak ada indikasi multikolinearitas antar variabel bebasnya (Bhuono,2005:. Jika terjadi multikolinearitas pada variabel bebas maka ada beberapa cara untuk mengatasinya yaitu : menghilangkan atau beberapa variabel X, pemakaian informasi sebelumnya dan menambah data baru (Husein,2005:. Tabel 5: Hasil Uji Multikoliearitas Persamaan 1 Coefficients Model (Constan. Karakteristik Pekerjaan (X. Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Std. Error Beta Collinearity Statistics Sig. Tolerance VIF Dependent Variable: Kinerja Karyawan (Y) Uji Heteroskedastisitas Heteroskedastisitas muncul apabila kesalahan atau residual dari model yang diamati tidak memiliki varians yang konstan dari satu observasi ke observasi lainnya, artinya setiap observasi mempunyai reliabilitas yang berbeda akibat perubahan dalam kondisi yang melatar belakangi tidak terangkum dalam spesifikasi model (Hanke dan Reittch dalam Kuncoro, 2007:. Masalah ini muncul bersumber dari variasi data cross section yang digunakan. Uji heteroskedastisitas dilakukan dengan uji glesjer. Dasar pengambilan keputusannya adalah jika probabilitas signifikansi diatas 5% maka model regresi tidak mengandung adanya heteroskedastisitas Program Studi Ekonomi Syariah - Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokerto At TaAoawun: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. No. Mei 2024 Tabel 6. Hasil Uji Heteroskedastisitas Persamaan 1 Coefficients Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model (Constan. Std. Error 592E16 Beta Karakteristik Pekerjaan (X) Dependent Variable: Unstandardized Residual Sig. Pada tabel 5 di atas menunjukkan bahwa pada persamaan 1, nilai probabilitas signifikansi diatas 5% maka model regresi tidak mengandung adanya heteroskedastisitas, hal ini menunjukkan tidak terjadinya gejala heteroskedastisitas dalam model regresi. Uji Normalitas Uji Normalitas merupakan salah satu bagian dari uji asumsi klasik. Uji normalitas data bertujuan untuk menguji apakah data penelitian yang dilakukan berdistribusi normal atau tidak. Uji normalitas data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji dengan Kolmogorov-Smirnov. Uji ini digunakan untuk mengetahui apakah datadata variabel operasional dalam model empiris yang diuji berdistribusi tidak Ketentuan Kolmogorov-Smirnov perbandingan atau salah satu mempunyai tingkat signifikasi yang dihasilkan lebih besar dari 0,05 yang berarti data berdistribusi normal. Bila kedua pembanding mempunyai tingkat signifikasi yang dihasilkan kurang dari 0,05, maka data berdistribusi tidak normal. Tabel 7. Hasil Uji Normalitas Persamaan Descriptive Statistics Unstandardiz Residual Valid . Maxi Minim Statistic Statist Statist Mean Std. Deviatio Statis Statistic Skewness Statis Std. Error Kurtosis Statis Std. Error 44E16 Sumber: Perhitungan rekapitulasi data lampiran 2 Program Studi Ekonomi Syariah - Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokerto At TaAoawun: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. No. Mei 2024 Pada tabel 7 di atas menunjukkan bahwa pada persamaan nilai rasio skewness dan rasio kurtosis berada di antara Ae2 hingga 2, maka dapat disimpulkan bahwa distribusi data adalah normal. Uji Hipotesis Hipotesis adalah jawaban sementara terhadap suatu masalah. Jawaban tersebut masih perlu diuji kebenarannya, maka dari itu dilakukan uji hipotesis. Uji t digunakan untuk melihat signifikansi pengaruh dari variabel independen atau bebas (X) secara individual . terhadap variabel dependen atau terikat (Y). Rumus uji t atau uji secara parsial (Kuncoro, 2007:. yc= nOe2 1 Oe yc2 Dimana: : koefisien regresi : jumlah responden : uji hipotesis Kriteria pengujian : Apabila thitung > ttabel berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya variabel bebas secara parsial memiliki pengaruh nyata terhadap variabel terikat. Hal ini berarti ada hubungan antara variabel karakteristik pekerjaan dan stres kerja melalui kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. Apabila thitung < ttabel berarti Ho diterima dan Ha ditolak. Artinya variabel bebas secara parsial tidak memiliki pengaruh nyata terhadap variabel terikat. Hal ini berarti tidak ada hubungan antara variabel karakteristik pekerjaan dan stres kerja melalui kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. Tabel 7. Hasil Uji t Persamaan Descriptive Statistics Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Model (Constan. Std. Error Sig. Beta Program Studi Ekonomi Syariah - Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokerto At TaAoawun: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. No. Mei 2024 Karakteristik Pekerjaan (X. Dependent Variable: Kinerja Karyawan (Y) Tabel 7. Hasil Uji F Persamaan ANOVA Model Sum Squares Regression Residual Total of df Mean Square Sig. Predictors: (Constan. Karakteristik Pekerjaan (X) Dependent Variable: Kinerja Karyawan (Y) Hipotesis i bahwa Karakteristik Pekerjaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada Karyawan bagian Produksi Perusahaan Rokok PT ABC Kediri adalah dapat diterima karena nilai signifikannya 0. 007 < 0,05 HASIL DAN PEMBAHASAN Semakin baik karakteristik pekerjaan tercipta, maka semakin meningkat kinerja karyawan, begitu pula sebaliknya. Hal ini terbukti dari hasil analisis penelitian yang menunjukkan bahwa Karakteristik Pekerjaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada Karyawan bagian Produksi Perusahaan Rokok PT ABC Kediri adalah dapat diterima karena nilai signifikannya 0. 007 < 0,05. Dengan demikian hipotesis yang menyatakan bahwa Karakteristik Pekerjaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada Karyawan bagian Produksi Perusahaan Rokok PT ABC Kediri terbukti secara ilmiah sesuai dengan hasil penelitian yang kami lakukan. Hal ini sesuai dengan teori bahwa karakteristik pekerjaan merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Karakteristik pekerjaan menetukan kesesuaian orang dengan suatu bidang pekerjaan tertentu dan memungkinkan seseorang untuk lebih berhasil dalam bidang yang di tekuninya. Dengan pemahaman terhadap karakteristik pekerjaan di harapkan karyawan tersebut akan semakin berorientasi di bidang pekerjaannya. Karyawan akan menekuni pekerjaan dengan konsentrasi dan tanggung jawab yang di sertai perasaan senang sampai di peroleh hasil yang memuaskan. Jika seorang karyawan memiliki karakteristik yang sesuai dengan pekerjaannya maka kinerjanya akan meningkat. Karakteristik pekerjaan adalah identifikasi beragam dimensi pekerjaan yang secara simultan memperbaiki efisiensi organisasi dan kepuasan kerja. Para karyawan mengalami Program Studi Ekonomi Syariah - Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokerto At TaAoawun: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. No. Mei 2024 kompensasi instrik ketika pekerjaan mereka memperoleh nilai tinggi pada lima dimensi pekerjaan inti: variasi ketrampilan, identitas tugas, signifikansi tugas, otonomi dan umpan Karakteristik-karakteristik tersebut menciptakan potensi untuk peningkatan kinerja Bentuk karakteristik pekerjaan yang ada di Perusahaan Rokok PT ABC Kediri yang mampu meningkatkan kinerja adalah variasi ketrampilan, identitas tugas, signifikansi tugas, otonomi, dan umpan balik. Karakteristik pekerjaan yang kuat dirasakan oleh karyawan akan dengan otomatis meningkatkan kinerjanya sesuai dengan standart kelengkapan dan ketelitian yang diberikan oleh perusahaan, selalu berusaha menyelesaikan semua tugas dengan baik sesuai dengan beban kerja yang diberikan oleh perusahaan, selalu berusaha menyelesaikan semua tugas sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan oleh perusahaan, selalu berusaha memiliki keteraturan dan keakuratan dalam bekerja, selalu memiliki inisiatif dalam bekerja tanpa perlu diberitahu atau diinstruksikan KESIMPULAN DAN SARAN Karakteristik Pekerjaan karyawan pada Karyawan bagian Produksi di perusahaan ABC Berdasarkan Uji Reliabilitas faktor karakteristik pekerjaan bernilai 0. 740 yang artinya factor karakteristik pekerjaan dinilai reliable karena lebih besar dari 0. Berdasarkan Uji Validitas faktor karakteristik pekerjaan memiliki inikator-indikator atau kuesioner yang valid Kinerja Karyawan pada Karyawan bagian Produksi perusahaan ABC Berdasarkan Uji Reliabilitas faktor Kinerja Karyawan bernilai 0. 621 yang artinya factor karakteristik pekerjaan dinilai reliable karena lebih besar dari 0. Berdasarkan Uji Validitas faktor Kinerja Karyawan memiliki indikator-indikator atau kuesioner yang valid Pengaruh Karakteristik Pekerjaan terhadap Kinerja Karyawan PT ABC Kediri Karakteristik Pekerjaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada Karyawan bagian Produksi Perusahaan Rokok PT ABCTbk Kediri adalah dapat diterima karena nilai 007 < 0,05. Program Studi Ekonomi Syariah - Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokerto At TaAoawun: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. No. Mei 2024 DAFTAR PUSTAKA