Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Volume. Nomor. 4 Tahun 2024 e-ISSN : 2963-3877, p-ISSN : 2962-0929. Hal 19-21 DOI: https://doi. org/10. 59059/jpmis. Available online at: https://journal. id/index. php/jpmis Penguatan Komunikasi Efektif dalam Proses Pembelajaran Melalui Pelatihan untuk Guru di MA Al Fakhriyah Strengthening Effective Communication in the Learning Process Through Training for Teachers at MA Al Fakhriyah 1, 2 Elim Halimatusadiyah1*. Syifaul Husna2 Manajemen Pendidikan Islam. STIT Manggala. Indonesia elimhalimatusadiyah@manggala. id 1*, syifaulhusna604@gmail. Alamat Kampus: Maruyung Kidul 04/02 Jl. Raya Pacet Km. 08 Ciparay Kab. Bandung Jawa Barat Korespondesi penulis elimhalimatusadiyah@manggala. Article History: Received: November 03, 2024. Revised: November 17, 2024. Accepted: Desember 01, 2024. Published: Desember 03, 2024. Keywords: effective communication, teacher training, interactive learning, community Abstract: To create interactive and meaningful learning, educators must possess effective communication skills. The purpose of this article is to improve the communication skills of teachers at one of the high schools in Bandung Regency. This community service activity uses a training and mentoring method based on practice along with qualitative evaluation. The results of the activity show that teachers have gained a better understanding of effective communication techniques and how to use them in classroom In addition, students showed a positive response to the changes made by the teacher. In addition, this article discusses the role of activities in improving the quality of education at the upper secondary level. Abstrak Untuk membuat pembelajaran interaktif dan bermakna, pendidik harus memiliki keterampilan komunikasi yang efektif. Tujuan dari artikel ini adalah untuk meningkatkan kemampuan komunikasi guru di salah satu sekolah menengah atas di kabupaten Bandung. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pelatihan dan pendampingan berbasis praktik bersama dengan evaluasi kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru telah memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang teknik komunikasi yang efektif dan bagaimana menggunakannya dalam pengelolaan kelas. Selain itu, siswa menunjukkan tanggapan positif terhadap perubahan yang dibuat oleh guru. Selain itu, artikel ini membahas peran kegiatan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat menengah atas. Kata kunci: komunikasi efektif, pelatihan guru, pembelajaran interaktif. PENDAHULUAN Komunikasi efektif menjadi kunci utama keberhasilan proses pembelajaran. Guru tidak hanya dituntut untuk menyampaikan materi, tetapi juga memastikan pesan diterima dengan baik oleh siswa. Dalam praktiknya, banyak guru menghadapi tantangan, seperti kurangnya pelatihan komunikasi, hambatan bahasa, dan keterbatasan penggunaan media pembelajaran yang interaktif. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa komunikasi yang buruk dapat menyebabkan rendahnya keterlibatan siswa dan kurang optimalnya hasil belajar (Raharjo. Oleh karena itu, diperlukan upaya sistematis untuk meningkatkan kompetensi komunikasi guru. Melalui kegiatan PKM ini, pelatihan diberikan untuk memperkuat PENGUATAN KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM PROSES PEMBELAJARAN MELALUI PELATIHAN UNTUK GURU DI MA AL FAKHRIYAH pemahaman guru tentang komunikasi efektif dan cara mengaplikasikannya dalam pembelajaran sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan untuk Meningkatkan pemahaman guru tentang prinsip dan strategi komunikasi efektif. Melatih guru menggunakan teknik komunikasi yang mendukung interaksi aktif di kelas. Membantu guru mengatasi hambatan komunikasi dalam proses METODE PELAKSANAAN Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam tiga tahapan utama: Persiapan: Identifikasi kebutuhan melalui survei awal kepada para guru, pembuatan modul pelatihan, dan persiapan bahan ajar. Pelaksanaan Pelatihan: Pemaparan teori tentang komunikasi efektif. Simulasi praktik komunikasi di kelas, seperti pemberian umpan balik positif dan teknik bertanya terbuka. Diskusi kelompok untuk berbagi pengalaman dan solusi terhadap hambatan Evaluasi dan Pendampingan: Penilaian dampak pelatihan melalui observasi kelas, wawancara dengan guru, dan kuesioner kepada siswa. HASIL DAN PEMBAHASAN Peningkatan Pemahaman Guru Hasil pre-test dan post-test menunjukkan bahwa 85% peserta mengalami peningkatan pemahaman tentang konsep komunikasi efektif, seperti penggunaan bahasa yang sederhana, mendengarkan aktif, dan pengelolaan konflik. Aplikasi Strategi Komunikasi Setelah pelatihan, guru mulai menggunakan strategi baru dalam pembelajaran, seperti memberikan pujian spesifik, melibatkan siswa dalam diskusi, dan menggunakan media visual untuk memperjelas penjelasan. Hal ini meningkatkan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Respons Positif dari Siswa Melalui wawancara dan kuesioner, siswa mengungkapkan bahwa mereka merasa ebih diperhatikan dan termotivasi untuk belajar. Guru juga melaporkan peningkatan uasana kelas yang lebih kondusif dan interaktif. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera - VOLUME 3. NOMOR. TAHUN 2024 e-ISSN : 2963-3877, p-ISSN : 2962-0929. Hal 19-21 Hambatan dan Solusi Hambatan utama yang dihadapi adalah keterbatasan waktu untuk merancang omunikasi yang mendalam dalam pembelajaran harian. Solusinya adalah penggunaan teknik komunikasi sederhana namun efektif yang dapat langsung diterapkan tanpa membutuhkan banyak waktu tambahan. KESIMPULAN DAN REKOMENDASI Kegiatan ini berhasil meningkatkan kompetensi komunikasi efektif guru serta memberikan dampak positif pada interaksi dan keterlibatan siswa. Untuk keberlanjutan, disarankan agar sekolah mengadakan pelatihan serupa secara berkala dan mengintegrasikan komunikasi efektif ke dalam program pelatihan guru. Selain itu, pendidik diharapkan terus berinovasi dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung komunikasi di kelas. DAFTAR PUSTAKA