SARGA : JOURNAL OF ARCHITECTURE AND URBANISM VOLUME 17 NO 1 JANUARI 2023 P-ISSN: 0853-4748 E-ISSN: 2961-7030 Journal Home Page: https://jurnal2. id/index. php/sarga DESAIN GEDUNG KAMPUS II UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA DENGAN KONSEP ARSITEKTUR BERKELANJUTAN Design Of Campus II Building. University Of Amikom Yogyakarta With Architecture Concept Sustainable | Received December 18th 2022 | Accepted January 19th 2023 | Available online January 31th 2023 | | DOI 10. 56444/sarga. 390 | Page 21 - 29 | Muhammad Rifqi Zuchrufando1*. Rhisa Aidilla Suprapto2 zuchrufando@students. Universitas Amikom Yogyakarta. Yogyakarta. Indonesia1* rhisaaidilla@amikom. Universitas Amikom Yogyakarta. Yogyakarta. Indonesia2 ABSTRAK Universitas merupakan suatu institusi berbasis pendidikan tinggi, dan disebut juga sebagai perguruan tinggi. Sebuah tempat yang menyajikan gelar akademis bagi para mahasiswa di berbagai bidang. Universitas terdiri atas fakultas yang menyelenggarakan pendidikan ilmiah dan/atau profesional dalam disiplin ilmu tertentu. Fakultas sendiri merupakan bagian divisi dari Universitas yang memiliki beberapa jurusan/program studi yang Fakultas sendiri merupakan kata serapan yang berasal dari Bahasa Belanda, yaitu faculteit, yang berarti bagian dari administratif pada perguruan tinggi ataupun universitas yang menaungi beberapa bidang/jurusan. Sementara itu, 50% mahasiswa baru diterima di kampus swasta. Universitas Amikom Yogyakarta merupakan nama dari sebuah Universitas Swasta yang ada di Yogyakarta. Dan sekarang Universitas AMIKOM Yogyakarta merupakan kampus swasta yang baru saja memiliki 2 fakultas baru, yaitu Fakultas Sains dan Teknologi, dan Fakultas Ekonomi dan Sosial, pada tahun 2017 lalu. Dengan adanya fakultas baru, kebutuhan mahasiswa juga harus diperhatikan oleh pihak kampus. Berkaitan dengan fasilitas yang diharapkan, adapun pendekatan arsitektur berkelanjutan menjadi sebuha konsep pada bangunan Kampus 2 Universitas Amikom Yogyakarta. Perlu penambahan fasilitas gedung baru bagi Kampus Universitas Amikom Yogyakarta, mengenai material pada bangunan yang akan digunakan nantinya diharapkan bisa mengurangi dampak buruk bagi sekitar, misalnya penggunaan material yang lebih hemat energi, alami, dan mudah dijangkau. Kata kunci: Universitas. Amikom, fakultas. Arsitektur Berkelanjutan, hemat energi ABSTRACT The university is an institution based on higher education, and is also known as a college. A place that provides academic degrees for students in various fields. Universities consist of faculties that provide scientific and/or professional education in certain disciplines. The Faculty itself is part of a division of the University which has several available departments/study programs. The faculty itself is an absorption word that comes from the Dutch language, namely faculteit, which means part of the administration at a college or university that oversees several fields/majors. Meanwhile, 50% of new students are accepted at private campuses. Yogyakarta Amikom University is the name of a private university in Yogyakarta. And now AMIKOM Yogyakarta University is a private campus which has just had 2 new faculties, namely the Faculty of Science and Technology, and the Faculty of Economics and Social Affairs, in 2017. With the existence of a new faculty, the needs of students must also be considered by the campus. Regarding the expected facilities, the sustainable architectural approach is a concept in the Amikom University Yogyakarta Campus 2 building. It is necessary to add new building facilities for the Yogyakarta Amikom University Campus, regarding the materials in the buildings that will be used later it is hoped that they can reduce the negative impact on the surroundings, for example the use of materials that are more energy efficient, natural and easy to reach. Keywords: University. Amikom, faculty. Sustainable Architecture, energy saving SARGA - VOLUME 17 NO. 1 JANUARI 2023 Muhammad Rifqi Zuchrufando. Rhisa Aidilla Suprapto PENDAHULUAN Universitas Amikom Yogyakarta merupakan perubahan dari Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Amikom Yogyakarta pada tahun 1994. Jumlah mahasiswa baru dari tahun ke tahun terjadi naik turun atau bisa dibilang tidak signifikan. Dengan adanya fakultas baru, kebutuhan mahasiswa juga harus diperhatikan oleh pihak kampus. Seperti kebutuhan kelas mengajar untuk teori, lab komputer, lab praktik, studio praktik, dan kebutuhan mahasiswa Sementara ini mahasiswa tetap mengikuti kelas teori dengan penjadwalan kelas yang ditentukan oleh pihak kampus. Oleh karena itu, perancangan suatu bangunan Gedung Kampus 2 Universitas Amikom Yogyakarta merupakan sarana yang tepat untuk menunjang sekaligus menambah fasilitas yang dibutuhkan oleh kampus dalam pelaksanaan perkuliahan bagi para mahasiswa dan juga bagi para dosen yang mengajar. Selain itu dengan banyaknya mahasiswa Amikom saat ini, dikhawatirkan akan terjadi kelas mengajar yang bertabrakan antara satu jurusan dengan jurusan lainnya sehingga pembangunan ini juga bertujuan agar mahasiswa tidak mengalami kelas mengajar yang bertabrakan antara jurusan satu dengan jurusan lainnya. Pemberian fasilitas bangunan tambahan untuk menunjang kegiatan mahasiswa juga akan dibangun, agar beberapa komunitas, himpunan, dan kegiatan mahasiswa lainnya dapat tertampung di fasilitas bangunan tambahan tersebut. Berdasarkan uraian latar belakang tersebut, isu yang akan dibahas pada artikel ilmiah ini adalah bagaimana konsep perancangan pada Kampus 2 Universitas Amikom Yogyakarta dengan Arsitektur Berkelanjutan. Tentunya pembahasan ini bertujuan untuk menjadi alternatif solusi akan kebutuhan perancangan Gedung Kampus 2 Universitas Amikom Yogyakarta yang lebih menekankan pada konsep Arsitektur Berkelanjutan. Penerapan konsep ini juga akan meningkatkan fungsi Universitas Amikom sebagai wadah kegiatan bagi para akademisi dengan bangunan yang dapat menangani energi yang terbuang dengan memanfaatkan sumber energi yang ada dan menjadikannya sebagai penghemat energi bagi gedung kampus tersebut. REVIEW LITERATUR Arsitektur berkelanjutan dalah arsitektur yang memenuhi kebutuhan saat ini, tanpa membahayakan kemampuan generasi mendatang, dalam memenuhi kebutuhan mereka sendiri. Kebutuhan itu berbeda dari satu masyarakat ke masyarakat lain, dari satu kawasan ke kawasan lain dan paling baik bila ditentukan oleh masyarakat terkait. Berkelanjutan berarti bangunan yang memiliki konsep ramah lingkungan, hemat energi, bangunan yang mampu memanfaatkan energi. Bangunan yang mempertahankan material bangunan untuk jangka panjang dan sedikit penggunaannya agar tidak mencemari lingkungan sekitar ataupun lingkungan pada material diambil. Cirinya adalah, mulai dari lokasi yang akan dikerjakan, adalah sebisa mungkin memperhatikan topografinya, meminimalisir cut dan fill lahan, melestarikan vegetasi yang ada, dan pengelolaan air tanah melalui resapan. Terkait dengan pembangunan sebuah gedung kampus yang baru yang memiliki 2 fakultas yaitu Fakultas Sains dan Teknologi dan Fakultas Ekonomi dan Sosial, mengambil latar belakang penggunaan tema Arsitektur Berkelanjutan adalah: A Strategi energi. Sebuah konsep arsitektur berkelanjutan semestinya dapat mengurangi penggunaan energi fosil dan beralih dengan menggunakan energi yang dapat diperbaharui seperti cahaya matahari, angin, dan lain sebagainya. SARGA - VOLUME 17 NO. 1 JANUARI 2023 Desain Gedung Kampus II Universitas Amikom Yogyakarta Dengan Konsep Arsitektur Berkelanjutan A Material dipilih. Dalam pemilihan material pada bangunan perlu memperhatikan unsur keamanan dan kenyamanan penghuni, tidak lupa juga memperhatikan lokasi penyedia material guna memperhatikan efisiensi biaya pengiriman dan waktu pengiriman METODE Proses perancangan dimulai dengan kegiatan observasi kegiatan pada Universitas Amikom Yogyakarta dan site yang menjadi lokasi perancangan. Kegiatan tanya jawab untuk mengetahui informasi lebih untuk kebutuhan perancangan juga dilaksanakan sebagai tahapan awal Secara keseluruhan perancangan ini menerapkan penelitian secara kualitatif melalui kajian referensi terkait Arsitektur Berkelanjutan dan preseden desain dengan konsep yang sama. Lokasi studi untuk perancangan desain Gedung Kampus II Universitas Amikom Yogyakarta dengan konsep arsitektur berkelanjutan ini beralamat Jl. Wijaya Kusuma. Dero. Condongcatur. Kec. Depok. Kabupaten Sleman. Daerah Istimewa Yogyakarta 55281. Gambar 1. Area Lokasi Perancangan Sumber: Google Earth, diakses pada 19 Juni 2022 DATA. DISKUSI. DAN HASIL/TEMUAN Analisis SWOT Berikut adalah strategi yang merupakan hasil dari analisis SWOT terkait isu yang dipilih. Tabel 1. Strategi Hasil Analisis SWOT Strategi StrengthOpportunity (S-. Strategi StrenghtThreat (S-T) Strategi WeaknessOpportunity (W-O) Strategi WeaknessThreat (W-T) Dengan kampus di Kawasan yang tenang, dapat Disamping kuliner dan cafy, maka nantinya akan dibuat Gedung kampus 2 dan kelas untuk memenuhi Mewujudkan Kawasan Pendidikan yang baik bagi bangunan sekitar, ramah lingkungan, dan kenyaman yang baik Kawasan sekitar Kawasan. Memberikan kapasitas ruangan yang lebiih banyak baik untuk user mahasiswa, karyawan, tamu, maupun pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) penambahan sirkulasi kendaraan di sekitar Kawasan tersebut. Memperbaiki Kawasan tersebut dan nyaman Mendapatkan bangunan mulai dari yang terdekat sehingga ketika barang dibawa menggunakan kendaraan SARGA - VOLUME 17 NO. 1 JANUARI 2023 Muhammad Rifqi Zuchrufando. Rhisa Aidilla Suprapto lingkungan sekitar. Sumber: Analisis Penulis, 2022 Analisis View View kawasan ini cukup indah dengan kondisi lahan merupakan kawasan tumbuh berkembang ke arah perekonomian kuliner berupa coffee shop, dan warmindo. Adapun disekitar kawasan terdapat kawasan perbelanjaan Pamela 6. Gambar 2. Titik Koordinat Area Lahan Sumber: Analisis Penulis dan Google Earth. Google Maps. Analisis Vegetasi. Dan Analisis Lingkungan Vegetasi pada kawasan tersebut berupa tanaman semak belukar, cocok tanam, pohon pisang, tanaman padi, beberapa pohon lainnya. Lingkungan pada kawasan tersebut cukup subur dan mendapatkan cahaya matahari secara keseluruhan, karena cukup sedikit pohon teduh yang ada pada kawasan tersebut. Gambar 3. Kondisi Vegetasi dan Lingkungan Sumber: Analisis Penulis. Google Earth Maps. SARGA - VOLUME 17 NO. 1 JANUARI 2023 Desain Gedung Kampus II Universitas Amikom Yogyakarta Dengan Konsep Arsitektur Berkelanjutan Analisis Gubahan Massa Pada analisis gubahan massa ini ada beberapa pilihan yang dapat menyesuaikan kondisi lahan dan sekitar kawasan tersebut. Penentuan hasil gubahan ini berdasarkan kebutuhan energi atau cahaya matahari yang dapat terbagi secara keseluruhan hingga sekitar kawasan tersebut. Gambar 4. Analisis dan Konsep Transformasi Gubahan Massa Sumber: Analisis Penulis 2022 Konsep Perancangan Tapak Dan Peruntukan Lahan Gambar 5. Konsep Pembagian Zona Ruang Sumber: Analisis Penulis 2022 SARGA - VOLUME 17 NO. 1 JANUARI 2023 Muhammad Rifqi Zuchrufando. Rhisa Aidilla Suprapto Gedung bangunan berupa gedung unit 8 dan unit 9. Gedung unit 8 berupa ruang perkuliahan, perpustakaan studio lab, ruang seminar, ruang diskusi, foodcourt/kantin, dan terdapat masjid. Gedung unit 9 berupa ruang rektorat, ruang dosen, ruang karyawan, administrasi, dsb. ) Zona kuning merupakan zona publik dimana terdapat 2 zona dengan warna yang sama, di sisi utara adalah area parkir, dan di sisi selatan adalah area hall dan gedung utama dari Kampus II Universitas Amikom Yogyakarta. ) Zona oranye merupakan zona semi publik dimana merupakan area untuk menuju ke ) Zona biru merupakan zona semi privasi untuk area perkuliahan dan perpustakaan. ) Zona hijau merupakan zona privasi untuk area ruang rektorat, dan ruang dosen untuk di bagian lantai selanjutnya Konsep Vegetasi Vegetasi pada sekitar kawasan maupun yang ada di dalam bangunan memberi kesan yang menyejukkan, dan juga mengindahkan suatu kawasan tersebut. Vegetasi yang digunakan juga difokuskan untuk menahan tingkat kebisingan dan angin panas yang menuju ke bangunan, berikut vegetasi yang diperlukan untuk bangunan dan kawasan tersebut. Gambar 6. Konsep Penataan Vegetasi Sumber: Konsep Penulis 2022 SARGA - VOLUME 17 NO. 1 JANUARI 2023 Desain Gedung Kampus II Universitas Amikom Yogyakarta Dengan Konsep Arsitektur Berkelanjutan Konsep Klimatologi Pemanfaatan panel surya untuk menangkap energi matahari, lalu energi tersebut disimpan untuk tenaga listrik tambahan, yang dapat menghemat penggunaan energi pada bangunan yang nantinya akan berlebihan dalam penggunaan. Gambar 7. Ilustrasi Penggunaan Panel Surya Sumber: Ilustrasi Penulis 2022 Penggunaan material bangunan yang dapat menyerap panas secara menyeluruh, seperti bambu, kayu, atau bahan alami lainnya. Dengan demikian dapat meminimalisir suhu yang panas di siang hari, menciptakan kenyamanan bagi bangunan. Material juga dapat digunakan sebagai secondary skin atau kulit sekunder yang dapat meminimalisir pencahayaan langsung ke Gambar 8. Ilustrasi Penggunaan Secondary Skin pada Bangunan Sumber: Ilustrasi Penulis 2022 Penggunaan kaca film pada bangunan di bagian atap gedung dapat juga meminimalisir pencahayaan berlebih, mengurangi suhu panas, memberi perlindungan dari sinar UV, namun tetap mendapatkan cahaya untuk penerangan bagi bangunan. Penggunaan kaca film tidak kurang dari 40 persen untuk persentase kegelapannya. Gambar 9. Konsep Pencahayaan Direct Reduce Sumber: Ilustrasi Penulis 2022 SARGA - VOLUME 17 NO. 1 JANUARI 2023 Muhammad Rifqi Zuchrufando. Rhisa Aidilla Suprapto Konsep Angin dan Suhu Kawasan Gedung Kampus II Universitas Amikom Yogykarta merupakan kawasan dataran rendah, pergerakan angin cukup sedang hingga tinggi. Ketika siang menjelang sore kekuatan suhu disekitar menjadi terik sehingga untuk meminimalisir suhu panas diberi perlindungan vegetas yang dapat menahan panas berlebih pada angin panas atau angin siang. Gambar 10. Konsep Bukaan Ventilasi Sumber: Ilustrasi Penulis 2022 KESIMPULAN Konsep Penerapan Arsitektur Berkelanjutan pada bangunan Kampus II Universitas Amikom Yogyakarta ini sangat baik untuk bangunan itu sendiri, lingkungan sekitar, juga untuk masyarakat yang menggunakan bangunan tersebut. Konsep berkelanjutan sendiri merupakan konsep ramah lingkungan, bukan hanya berkonsep dengan tanaman hijau yang ada pada Bagaimana bangunan tersebut dapat memanfaatkan energi yang ada pada kawasan tersebut yaitu, energi terbaharui. Berikut kesimpulan penerapan konsep arsitektur berkelanjutan pada Gedung Kampus II Universitas Amikom Yogyakarta: A Penerapan konsep berkelanjutan pada bangunan dengan melakukan suatu pemanfaatan dan penghematan energi terbaharui. Seperti pada ruangan diberi jendela yang cukup besar sehingga cahaya ketika pagi hingga sore dapat menjadi penerangan. A Penggunaan listrik yang berlebihan menjadi suatu hambatan pada suatu kegiatan yang ada dalam bangunan. Maka dari itu, perlu adanya penghematan penggunaan listrik salah satunya dengan langkah dari pengguna yaitu, membatasi penggunaan yang berlebih. Dan juga dengan menggunakan panel surya untuk penyimpanan energi cahaya matahari. Pemanfaatan panel surya dapat menghemat anggaran biaya penggunaan listrik suatu A Pengelolaan air. Penggunaan air bersih sangat diperhatikan karena dapat mempengaruhi lingkungan sekitar bangunan. Terutama pada bagian wastafel dan juga di toilet. Pada wastafel menggunakan keran yang memiliki sensor tangan dengan pengeluaran air yang minim atau menggunakan keran yang sekali tekan dapat mengeluarkan air seminim mungkin. A Pengelolaan limbah. Adapun pada sampah cair dapat dikelola seperti pada gambar berikut. Agar limbah air yang dialirkan ke aliran air selanjutnya tidak berdampak buruk bagi lingkungan sekitar. A Untuk sampah padat dapat dibagi ataupun dipilah menjadi beberapa bagian, yaitu sampah organik, sampah non-organik, sampah B3 (Bahan Berbahaya & Beracu. SARGA - VOLUME 17 NO. 1 JANUARI 2023 Desain Gedung Kampus II Universitas Amikom Yogyakarta Dengan Konsep Arsitektur Berkelanjutan A Material dipilih. Dalam pemilihan material pada bangunan perlu memperhatikan unsur keamanan dan kenyamanan penghuni, tidak lupa juga memperhatikan lokasi penyedia material guna memperhatikan efisiensi biaya pengiriman dan waktu pengiriman DAFTAR PUSTAKA Ardiyasa. Rahmad. Penataan Kawasan Wisata Alam Posong Temanggung Dengan Pendekatan ekowisata berkelanjutan. Yogyakarta. Universitas Amikom Yogyakarta Fahreza. Rendi. Virgo Trisep Haris, dan Shanti Wahyuni Megasari. Perencanaan Jaringan Air Bersih Dan Air Kotor Pada Perumahan Restu Delima Jalan Rantau Vii Kelurahan Simpang Tiga Kota Pekanbaru. Jurnal Teknik, 1. , pp 41-47 Gunawan. Tommy Yanuardi dan Andhi Wijaya. Fasilitas Olahraga Di Jombang. JURNAL eDIMENSI ARSITEKTUR. VII. , 497-504 Guy. Simon & Farmer. Graham. Reinterpreting Sustainable Architecture: The Place of Technology. Journal of Architecture Education, pp 140 Ae 148. ACSA. Inc. Hadiarti. Sri. Pendekatan Eko-Arsitektur Dalam Perencanaan Dan Perancangan Rumah Dan Lingkungan. Bogor. Institut Pertanian Bogor. Kurniawan. Rakhmadani Agung. Luhur Sapto Pamungkas. Penerapan Arsitektur Berkelanjutan (Sustainable Architectur. Pada Perancangan Taman Budaya Di Kabupaten Sleman. JURNAL ARSITEKTUR GRID Ae Journal of Architecture and Built Environment. , 35-39 MuAomin. Pandu A. dan Anggana Fitri S. Kajian Konsep Arsitektur Berkelanjutan Pada Bangunan Pusat Perbelanjaan: Mal Cilandak Town Square. Ejurnal arsitektur ZONASI, 3. , 143. Nisa',Fatma Zahrotun. Abraham Mohammad Ridjal, dan Subhan Ramdlani. Laboratorium Alam SMA Trensains Tebuireng dengan Pendekatan Arsitektur Berkelanjutan Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur, 4. Nurrohman. Maulana. Dewi Parliana. Penerapan Tema Eco-Technic pada Rusunami Wargi Bandung. Jurnal Reka Karsa, . , 1-12 Panday. Rorim. Prediksi Daya Tampung Kapasitas Ruang Kelas Pada Perguruan Tinggi Sebagai Bagian Dari Target Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru: Studi Kasus. Bandung: Fakultas Ekonomi. Universitas Krisnadwipayana Thabroni. Gamal. AuPengertian Desain (Lengka. berdasarkan https://serupa. id/pengertian-desain/, diakses pada 26 Januari 2022. Pendapat Para AhliAy. UCAPAN TERIMA KASIH