Jurnal Satyagraha Vol. No. Pebruari 2021 Ae Agustus 2021 ISSN : 2620-6358 http://ejournal. id/index. php/satyagraha PENGARUH KOMPENSASI FINANSIAL DAN KOPENSASI NON FINANSIAL TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN Jaenab Prodi manajemen. Sekolah tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima Jl. Wolter Mongisidi Kompleks Tolobali Kota Bima Email: jaenab. stiebima@gmail. Abstract-This study aims to explain the effect of variable financial compensation and nonfinancial compensation on employee job satisfaction simultaneously and partially. This study uses an explanatory research method with a quantitative approach. The population in this study were 36 employees and the research sample used was a saturated sample of 36 employees at PT. Kawi brilliant Bima. The analysis used is multiple linear regression. The results of the study simultaneously show that financial compensation and non-financial compensation have a significant effect on employee job satisfaction. Sig value. The F which is obtained is 0,000. The results of the study partially show that financial compensation has no significant effect on employee job satisfaction with a sig value. t of -283. The result of the research is partially known that non-financial compensation has a significant effect on employee job satisfaction with a sig. t value of 5,563. Keywords: financial compensation, non-financial compensation and job satisfaction. Abstrak-Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh antara variabel kompensasi finansial dan kompensasi non finansial terhadap kepuasan kerja karyawan secara simultan dan parsial. Penelitian ini menggunakan metode explanatory research dengan pendekatan Populasi dalam penelitian ini sebanyak 36 orang pegawai dan adapun Sampel penelitian yang di gunakan adalah sampel jenuh yakni 36 orang karyawan pada PT. Kawi cemerlang Bima. Analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian secara simultan diketahui bahwa kompensasi finansial dan kompensasi non finansial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Nilai sig. F yang di peroleh sebesar 0,000. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan kompensasi finansial tidak berpengaruh sacara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan dengan nilai sig. t sebesar . Hasil penelitian secara parsial diketahui bahwa kompensasi non finansial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan dengan nilai sig. t sebesar 5. Kata kunci: Kompensasi finansial. Kompensasi non finansial dan Kepuasan kerja. Jaenab Jurnal Satyagraha Vol. No. Pebruari 2021 Ae Agustus 2021 ISSN : 2620-6358 http://ejournal. id/index. php/satyagraha dimana Kepuasan kerja juga memiliki PENDAHULUAN Persaingan bisnis yang semakin maju hubungan yang erat dengan kinerja pegawai. sekarang ini, menuntut perusahaan untuk Menurut Hasibuan . alam Nugrahanti. , dkk, memperoleh Sumber daya manusia yang 2. Kepuasan kerja adalah sikap emosional berkualitas, ini di lakukan karena semakin yang besarnya industri tetapi sumber daya manusia pekerjaanya. Kepuasan yang memiliki keahlian dan pengetahuan yang merupakan permasalahan yang serius yang berkualitas semakin sedikit dan terbatas. perlu di perhatikan oleh perusahaan karena Perusahaan selalu kepuasan kerja tidak akan meningkat dengan berkembang dengan baik secara financial sendirinya tanpa adanya peran dari pihak maupun non finansial. peran sangat penting perusahaan dan kemauan dari karyawan itu untuk di kelola karena walaupun berlimpahnya sendiri. Permasalahan kepuasan karyawan sumber daya alam dan tersedianya modal yang sering terjadi di perusahaan yang lalai dalam cukup apabila semua hal tersebut tidak akan memperhatikan lingkungan dimana pegawai berjalan dengan baik. Peningkatan kepuasan melaksanakan tugasnya misalnya hubungan kerja karyawan perlu di lakukan untuk rekan kerja tidak sehat, hubungan dengan memaksimalkan peranan tenaga kerja di dalam pimpinan yang kurang harmonis, suasana kerja Semakin meningkatkatnya dan hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kepuasan kerja karyawan akan mendorong para kemampuan seseorang dalam menjalankan karyawan untuk menciptakan inovasi baru dan tugasnya. meningkatkan jumlah barang atau jasa. PT. Kawi cemerlang merupakan Kompensasi (Remuniras. merupakan distributor barang produk wings keseluruh imbalan jasa yang di berikan perusahaan kota dan kabupaten Bima. Adapun kegiatan kepada tenaga kerja karena telah memberikan rutin para karyawan menyalurkan barangsumbangan tenaga dan pikiran demi kemajuan barang prodak wings terdiri dari deterjen daia, dan kontinuitas perusahaan dalam rangka mie sedaap, minuman ale-ale, pewangi, mencapai tujuan yang telah di tetapkan baik pengharum dll. Adapun sumber daya manusia dalam jangka pendek maupun jangka panjang nya terdiri dari bagian sopir, sales, admin, (Siswanto dalam Farla. , dkk. , 2. gudang dan helper. Permasalahan yang sering Kompensasi merupakan suatu pilihan yang di keluhkan oleh karyawan sedikitnya gaji tepat untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan pokok yang menyebabkan banyak kebutuhan bagi kebanyakan organisasi. Kesalahan dalam karyawan yang tidak bisa di penuhi untuk menetapkan kompensasi dapat membuat keperluan sehari-hari, tidak adanya uang perusahaan mengalami kerugian, karyawan pesangon yang di dapatkan dari perusahaan, yang ada akan merasa tidak puas, beberapa tidak ada lagi bonus bagi karyawan yang pegawai akan cenderung mengelapkan uang melebihan target penjualan sehingga ketidak perusahaan dan sangat mungkin untuk sesuaian imbalan yang di terima itu Pemberian menyebabkan rendahnya kepuasan kerja seperti kompensasi erat kaitanya dengan kepuasan ada beberapa karyawan tidak masuk kerja, ada kerja ketika kompensasi yang terima karyawan pemotongan gaji apabila tidak masuk kerja, sesuai dengan harapan maka karyawan akan rendahnya semangat kebersamaan tim kerja. merasa puas dan termotivasi untuk bekerja. Berdasarkan uraian latar belakang Kepuasan kerja dapat didefinisikan permasalahan yang dapat di telaah: . apakah sebagai suatu keadaan emosional yang kompensasi finansial berpengaruh signifikan menyenangkan atau tidak menyenangkan terhadap kepuasan kerja. apakah kompensasi Jaenab Jurnal Satyagraha Vol. No. Pebruari 2021 Ae Agustus 2021 ISSN : 2620-6358 http://ejournal. id/index. php/satyagraha non finansial berpengaruh signifikan terhadap karyawan sebagai balas jasa atas kontribusi kepuasan kerja. apakah kompensasi finansial tenaga dan pikiran yang telah di sumbangkan dan kompensasi non finansial berpengaruh pada organisasi. signifikan terhadap kepuasan kerja. Kompensasi finansial langsung adalah Adapun tujuan penelitian ini . untuk kompensasi yang sistem pembayarannya secara mengetahui apakah kompensasi finansial langsung diberikan kepada karyawan dalam berpengaruh signifikan terhadap kepuasan bentuk gaji pokok . ase paymen. : Gaji. Upah . untuk mengetahuiapakah kompensasi dan kompensasi variabel yang meliputi insentif non finansial berpengaruh signifikan terhadap atau bonus (Nugrahanti. , dkk, 2. kepuasan kerja. untuk mengetahui apakah Kompensasi finansial tidak langsung kompensasi finansial dan kompensasi non adalah kompensasi yang di bayarkan dalam finansial berpengaruh signifikan terhadap bentuk uang tetapi sistem pembayarannya di kepuasan kerja. lakukan setelah jatuh tempo atau pada Kompensasi adalah semua pendapatan peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa akan yang berbentuk uang, barang langsung atau datang yang telah di sepakati sebelumnya. tidak langsung yang di terima karyawan Kompensasi tidak langsung juga dengam sebagai imbalan atas jasa yang di berika tunjangan seperti asuransi, asuransi kesehatan Sistem pemberian dari perusahaan, tunjangan hari raya (THR) kompensasi dalam perusahaan harus di dan dana pensiun. Menurut Martoyo, . alam sesuaikan denga tujuan dan strategi Nugrahanti. , dkk, 2. Kompensasi non Perusahaan harus finansial terdiri dari pekerjaan itu sendiri menyeimbangkan biaya kompensasi untuk seperti tugas yang menarik, tantangan dalam menjamin daya saing organisasi dan bekerja dan tanggung jawab terhadap pekerjaan memberikan penghargaan yang adil kepada dan lingkungan kerja dimana orang itu bekerja para karyawan atas pengetahuan, keterampilan seperti lingkungan kerja yang nyaman dan dan kinerjanya. Menurut Fatei, et al (Priyatono, rekan kerja yang mendukung. ketika penghargaan dan pengakuan yang Wibowo, . alam Aristya, dkk. ,2. efektif di terapkan dalam sebuah perusahaan Kepuasan kerja adalah tingkat perasaan senang dan lingkungan kerja yang menguntungkan seseorang sebagai penilaian positif terhadap dapat memotivasi karyawan untuk unggul pekerjaannya dalam kenerja mereka. Di perkuat oleh Sultana, pekerjaanya. Kepuasan kerja adalah suatu sikap (Priyatono, 2. Kompensasi merupakan umum individu terhadap pekerjaan seseorang penghargaan atau imbalan dala bentuk uang yang menunjukkan perbedaan antara jumlah atau non uang yang disediakan oleh perusahaan penghargaan yang di terima dan jumlah yang atas waktu, keahlian, keterampialan dan upaya mereka yakini seharusnya mereka terima. yang di lakukan oleh karyawan dalam (Robbins dalam Wibowo, 2. memenuhi persyaratan pekerjaan yang Menurut luthans . alam Nugrahanti. bertujusn untuk mencapai tujuan bisnis. dkk, 2. pengkuran kepuasan kerja ada 5. Menurut Rivai . alam Nugrahanti. , antara lain: . Pekerjaan itu sendiri, dalam hal dkk, 2. Kompensasi merupakan sesuatu ini dimana perusahaan menarik tantangan yang terima karyawan sebagai pengganti dalam pekerjaan, tantangan dalam pekerjaan, kontribusi jasa mereka pada perusahaan. Sedangkan Swanto, . menghubungkan antara kepribadian dengan Kompensasi ditinjau dari sudut individu kepuasan kerja. Gaji, pemberian gaji yang karyawan adalah segala sesuatu yang di terima sesuai dengan kontribusi karyawan, ketepatan Jaenab Jurnal Satyagraha Vol. No. Pebruari 2021 Ae Agustus 2021 ISSN : 2620-6358 http://ejournal. id/index. php/satyagraha waktu dalam pembayaran gaji dan sistem (Sugiyono, 2. Tehnik pengumpulan data pemberian gaji di dalam perusahaan merupakan dengan menggunakan observasi, wawancara salah satu faktor penentu kepusana kerja kemudian penyebarkan kuesioner. Promosi, kesempatan untuk maju Pengujian instrumen menggunakan uji dalam organisasi merupakan salah satu penentu validitas dan reliabilitas sedangkan uji asumsi kepuasan kerja. Pengawasan, kemampuan klasik dengan uji multikoloniaeritas, uji penyelia untuk memberikan bantuan tehnik dan autokorelasi, uji heteroskedastisitas dan uji dukungan perilaku serta hubungan yang baik normalitas. Setelah semua item pengukuran akan menjadi faktor penentu kepuasan kerja valid dan reliabel data kemudian di analisis karyawan dalam perusahaan. Rekan kerja, dengan menggunakan regresi linier berganda rekan kerja yang kooperatif merupakan sumber uji t, uji F, koefisien determinasi dengan kepuasan kerja yang paling sederhana pada menggunakan SPSS versi 20. karyawan secara individu terutama rekan kerja yang bertindak sebagai sumber dukungan. HASIL PENELITIAN DAN kenyamanan dan nasihat. PEMBAHASAN Uji validitas Hipotesis Tabel 1. Hasil uji validitas H1: Kompensasi finansial berpengaruh Tab signifikan terhadap kepuasan kerja. Hitung Hitung Hitung Ket. H2: Kompensasi non finansial berpengaruh Variabl X1 Variabl X2 Variabl Y signifikan terhadap kepuasan kerja. (X2. 0,701 (Y. 0,623 ,30 Valid H3: Kompensasi finansial dan kompensasi non (X1. 0,671 (X2. 0,465 (Y. 0,504 ,30 Valid finansial berpengaruh signifikan terhadap (X1. 0, 602 kepuasan kerja. (X1. 0,770 (X2. 0,581 (Y. 0,696 ,30 Valid METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penjelasan . xplanatory researc. Menurut Sugiyono, . merupakan metode penelitian yang beraksud menjelaskan kedudukan variable-variabel yang di teliti serta pengaruh antar variable dengan variable lain. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh karyawan yang ada pada PT. Kawi cemerlang yang berjumlah 36 orang, sedangkan Sampel yang digunakan yaitu sampel jenuh dengan mengambil seluruh karyawan sebanyak 36 orang karyawan sebagai Skala pengukuran data dalam penelitian ini adalah skala likert sebagai alat untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang atau kelompok orang tentang fenomena sosial. Dalam melakukan penelitian terhadap variabel-veariabel yang akan diuji pada setiap jawaban akan di beri skor 1-5 Jaenab (X1. 0,478 (X2. 0,574 (Y. 0,388 ,30 Valid (X1. 0,634 (X2. 0,701 (Y. 0,592 ,30 Valid (X1. 0,576 (X2. 0,465 (Y. 0,530 ,30 Valid (X1. 0,792 (X2. 0,353 (Y. 0,742 ,30 Valid (X1. 0,671 (X2. 0,553 (Y. 0,495 ,30 Valid (X1. 0,602 (X2. 0,581 (Y. 0,444 ,30 Valid (X1. 0,770 (X2. 0,574 (Y. 0,504 ,30 Valid (X1. 0,478 (X2. 0,701 (Y. 0,376 ,30 Valid (X1. 0,457 (X2. 0,465 (Y. 0,742 ,30 Valid (Y. 0,530 ,30 Valid Sumber data diolah, 2020. Berdasarkan tabel 1. Dapat diketahui bahwa semua koefisien korelasi dari indikator indikator variabel penelitian yang telah diujikan memiliki nilai lebih besar dari 0,30 . > 0,30 dan Sig < 0,05. Hal ini dapat menunjukkan bahwa semua indikator-indikator pada penelitian ini dapat dinyatakan valid. Jurnal Satyagraha Vol. No. Pebruari 2021 Ae Agustus 2021 ISSN : 2620-6358 http://ejournal. id/index. php/satyagraha karyawan, sedangkan nilai kompensasi Uji Reliabilitas finansial bernilai negatif artinya akan Tabel 2. Hasil Uji Reliabilitas menurunkan kepuasan kerja karyawan. Variabel Kompensasi finansial Kompensasi non finansial Kepuasan kerja Cronbach's Alpha 0,956 0,968 0,924 Sumber: Hasil olahan SPSS, 2020 Ket. Reliabel Reliabel Reliabel Hasil uji bahwa masing-masing nilai CronbachAos alpha pada tiap instrument penelitian lebih besar dari 0,6 (CronbachAos alpha > 0,. Dengan demikian hasil tersebut menunjukkan bahwa semua instrument terbukti reliabel, sehingga dapat digunakan untuk melakukan penelitian Analisis Regresi Linier Berganda Analisis regresi ini digunakan untuk menghitung besarnya pengaruh antar variable bebas yaitu kompensasi finansial (X. dan kompensasi non finansial (X. terhadap variable terikat yaitu kepuasan kerja karyawan (Y). Hasil pengujian analisis regresi berganda di jelaskan sebagai berikut: Tabel 3. Hasil Uji Regresi Linier Berganda Model (Constan. Unstandardized Coefficients Std. Error t Kompensasi Kompensasi non sumber : Hasil olahan SPSS, 2020 Sig. Model AdjustedR Std. Error of DurbinSquare Square the Estimate Watson Dari diatas dapat diketahui bahwa koefisien determinasi (Adjusted R Square ) yang di peroleh sebesar 0,581 Hal ini menujukan bahwa variabel kompensasi finansial dan kompensasi non finansial hanya mempengaruhi sebesar 45% terhadap kepuasan kerja karyawan, sedangakan sisanya 55% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak di teliti dalam penelitian ini. Semakin besar nilai Adjusted R Square, maka semakin besar . hubungan antara variable independen terhadap variable dependen. Nilai koefisien R pada tabel 2 sebesar 0,700 menunjukkan hubungan antara variable independen dengan variable dependen karena memiliki nilai koefisien korelasi di tas 0,05. Dalam tabel 2 tersebut juga terdapat standar error of the estimate (SEE) sebasar semakin kecil nilai SEE akan membuat model regresi semakin tepat dalam tepat dalam memperprediksi variabel dependen danagn kepuasan kerja. Uji persial atau ( uji t ) Tabel 5. Hasil Uji Regresi Linier Berganda Berdasarkan hasil di atas dapat di rumuskan bentuk persamaan linier berganda yaitu Y 31,915 -0, 021 X1 0, 582 X2 e. Dapat dilihat bahwa nilai beta (Bet. masingmasing variabel menunjukkan nilai positif, ini berarti semakin tinggi variabel kompensasi non finansial dapat mempengaruhi kepuasan kerja Jaenab Analisis Koefisien Determinasi Tabel 4. Hasil Uji Determinasi (R. Model (Constan. Kompensasi Kompensasi non finansial Unstandardized Coefficients Std. Error Sumber : Hasil olahan SPSS, 2020 Sig. Jurnal Satyagraha Vol. No. Pebruari 2021 Ae Agustus 2021 ISSN : 2620-6358 http://ejournal. id/index. php/satyagraha PEMBAHASAN Berdasrkan tabel 8 bahwa hasil olahan Pengaruh data SPSS versi 20 diatas diperoleh hasil terhadap kepuasan kerja karyawan sebagai berikut: Hasil statistik uji t untuk variabel Variabel X1 . ompensasi finansia. diperoleh nilai t- hitung sebesar 0, -283 dengan memiliki nilai t hitung sebesar -0,283 nilai t- tabel sebesar 2,042 . ,-283 < 2,. dengan signifikansi sebesar 0,779. Atau dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih <5% . ,779<0,. , maka Ho di terima kecil dari 0,05 . ,000 < 0,. , maka hipotesis H1 ditolak dan dapat disimpulkan bahwa (H. yang menyatakan bahwa kompensasi secara parsial variabel kompensasi finansial berpengaruh signifikan terhadap finansial tidak berpengaruh positif dan kepuasan kerja karyawan AuDitolakAy. Hal ini signifikan terhadap kepuasan kerja memberikan makna bahwa gaji, uang lembur, tunjungan hari raya, tunjungan keluarga dan Variabel X2 . ompensasi non finansia. insentif atau bonu. terhadap kepuasan kerja memiliki nilai t- hitung sebesar 5. 563 karyawan. dengan signifikansi sebesar 0,000. Atau Hasil Penelitian ini tidak sejalan dengan <5% . ,000>0,. , maka Ho di tolak penelitian Oktavia. , 2. yang mengatakan dan H2 diterima maka dapat disimpulkan bahwa kompensasi finansial berpengaruh bahwa secara parsial variabel kompensasi positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja non finansial berpengaruh positif dan karyawan di Akor Global. signifikan terhadap kepuasan kerja Pengaruh kompensasi non finansial terhadap kepuasan kerja karyawan Uji Simultan ( uji F ) Tabel 6. Uji Simultan ANOVAa Sum Model Squares f 1 Regression Mean Square Residual Total 845 000b Sumber : Hasil olahan SPSS, 2020 Pada hasil perhitungan Uji F didapatkan angka signifikan sebesar 0,000. Nilai signifikan<0,05 ini menunjukkan adanya pengaruh antara variabel bebas dan terikat. Nilai 0,000<0,05 sehingga dapat dikatakan model tersebut linear atau ada pengaruh yang signifikan variabel kompensasi finansial dan kompensasi non finansial terhadap kepuasan kerja karyawan. Jaenab Hasil statistik uji t untuk variabel diperoleh nilai t- hitung sebesar 5. 563 dengan nilai t- tabel sebesar 2,042 . 563 E 2,. dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 . ,000 < 0,. , maka hipotesis (H. yang menyatakan bahwa kompensasi non finansial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan AuDiterimaAy. Hal ini memberikan makna bahwa kesempatan pendidikan, kesempatan pelatihan, cuti kerja, kenaikan pangkat, dan fasilitas transportas. yang diberikan . eliputi rekan kerja, pengawasan, peluang promosi dan pekerjaan itu sendiri. Artinya kompensasi non finansial berpengaruh lebih besar terhadap kepuasan Hasil penelitian ini sejalan dengan Oktavia, menyebutkan bahwa Kompensasi non finansial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Jurnal Satyagraha Vol. No. Pebruari 2021 Ae Agustus 2021 ISSN : 2620-6358 http://ejournal. id/index. php/satyagraha Pengaruh kompensasi finansial dan permasalahan yang di hadapi. Diharapkan PT. Kawi terhadap kepada kepuasan kerja karyawan Hasil (H. kompensasi finansial dan kompensasi non Diketahui bahwa kopensasi finansial dan finansial demi meningkatkan kepuasan kerja berpengaruh karyawan. signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan terferivikasi karena mempunyai nilai Fhitung Daftar pustaka 845 yang mana lebih besar dari pada sebesar Ftabel 2,9223. Dengan demikian Arisya. Astuti. E & Sulistyo. , . hipotesis (H. yang menyatakan bahwa Pengaruh kompensasi finansial dan non kompensasi finansial dan kompensasi non finansial terhadap motivasi kerja dan finansial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan (Studi pada kepuasan kerja Au DiterimaAy Penelitian ini karyawan wisma SIER PT Surabaya sejalan dengan hasil penelitian Nugraheni, dkk. Estate Rungku. Jurnal . dan Oktavia. , 2. administrasi bisnis (JAB) Vol. No. menyatakan bahwa kompensasi finansial dan Hal. kompensasi non finansial secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja Farla. Yuliansyah. Diah. Supardi. Pengaruh kompensasi finansial dan kompensasi non finansial terhadap komitmen karyawan. Jurnal manajemen KESIMPULAN DAN SARAN dan kewirausahaan & Kewirausahaan Berdasarkan hasil penelitian ini. Universitas sriwijaya Palembang. ISSN ditemukan adanya . Kompensasi finansial Prin 2301-9093. ISSN Online: 2540-8259. Vol. No. Hal 78 - 85. kepuasan kerja karyawan. Kompensasi non finansial berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan kerja karyawan. Kompensasi Kusumaningtyas dan Suddin, . Pengaruh Kompensasi terhadap kepuasan kerja finansial dan Kompensasi non finansial karyawan Bank Mega dengan motivasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja sebagai variabel moderasi. Jurnal kerja karyawan. manajemen sumber daya manusia Vol. Saran