JACEE Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2025 e-ISSN : 2775-0213 Perancangan Pondasi Tiang Pancang Pada Proyek Pembangunan Mal Pelayanan Public Kabupaten Gowa Pile Foundation Design in The Gowa Regency Public Service Mall Construction Project Muhammad Nasir Syarif1,*. Muhammad Suradi2 , dan Abdullah Latip3 1,2,3 Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Ujung Pandang Abstrak Kata Kunci Pemilihan jenis fondasi yang tepat dapat memangkas biaya dan waktu yang dibutuhkan serta menjamin mutu sebuah proyek. Sehubungan dengan hal itu penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan metode pekerjaan fondasi yang aman dan efisien dengan membandingkan fondasi tiang pancang dengan fondasi borepile yang digunakan pada Proyek Pembangunan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Gowa. Dalam penelitian ini data yang digunakan berupa CPT, gambar kerja, biaya dan rencana waktu pekerjaan. Data diolah dan direncanakan menggunakan bantuan program SAP2000 dan AllPile serta perhitungan secara Berdasarkan hasil penelitian dan perancangan pada proyek tersebut disimpulkan penggunaan fondasi tiang pancang lebih tepat dan efisien digunakan dengan pertimbangan waktu 19 hari berbanding 30 hari, biaya 816 juta 29 miliar dan mutu . ceAoyca ) 52 MPa berbanding 25 MPa. Rancangan yang dihasilkan aman, ekonomis dan efisien dengan rasio daya dukung aksial 885, rasio daya dukung lateral 0. 680, penurunan maksimum fondasi 24. 19 mm dan defleksi tiang 2. 29 mm. Perancangan, fondasi, tiang AllPile PENDAHULUAN Pemerintah Indonesia selalu mengambil langkah pembangunan guna melaksanakan Oleh karena itu pemerintah melaksanakan pembangunan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Gowa. Pemilihan jenis fondasi yang tepat berguna memangkas banyak biaya dan waktu yang dibutuhkan serta menjamin mutu sebuah proyek. Fondasi dalam yang digunakan pada proyek tersebut adalah borepile dengan lokasi proyek dibangun di atas tanah berpasir di tepi Sungai Jeneberang dan posisi bangunan terletak tepat di tengah lahan jauh dari bangunan Berdasarkan lokasi proyek penggunaan tiang pancang lebih cocok karena fondasi ini menunjukkan stabilitas, daya tahan yang lebih baik terhadap korosi dan kemudahan penyatuan dengan struktur beton di atasnya . Sehingga, proses instalasi tiang pancang lebih cepat dan lebih ekonomis dibandingkan dengan borepile. Penggunaan tiang pancang bisa menjadi pilihan yang efisien dari segi waktu dan biaya tanpa mengorbankan kualitas dan keawetan fondasi. Desain fondasi tiang pancang akan dianalisis menggunakan perhitungan manual dan program AllPile, yang memudahkan perhitungan dan analisis yang kompleks untuk memastikan kekuatan dan stabilitas optimal. *Koresponden : Muhammad Nasir Syarif nasirsyarif28@gmail. E-ISSN : 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2025 METODE PENELITIAN Tempat dan Waktu Penelitian Lokasi penelitian dilakukan pada Proyek Pembangunan Mal Pelayanan Publik Kabupaten Gowa di Jl. HOS Cokroaminoto. Sulawesi selatan. Pelaksanaan penelitian ini berlangsung selama kurang lebih 6 bulan, mulai bulan Agustus 2023 sampai Januari 2024. Alat dan Bahan Alat yang digunakan berupa perangkat lunak SAP2000 dan AllPile. Bahan yang digunakan pada penelitian ini berupa gambar kerja, data sondir/CPT, buku fisik maupun digital dan foto terkait penelitian. Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang dilakukan antara lain metode observasi, pengambilan data berupa gambar kerja, denah fondasi dan detail fondasi serta data penyelidikan tanah yaitu data CPT/Sondir, dan membaca studi kepustakaan yang berhubungan dengan permasalahan. Sumber data antara lain data primer dari lapangan meliputi data hasil survey wawancara kepada pihak owner, kontraktor maupun konsultan dan data sekunder berupa informasi tertulis seperti deskripsi bangunan, desain bangunan, dan data-data lainnya. Prosedur Penelitian Prosedur penelitian secara detail mengikuti bagan alir seperti pada Gambar 1. Mulai Studi Literatur Pengumpulan Data . Gambar Kerja . Penyelidikan Tanah Analisis Beban Struktur Atas menggunakan Program SAP2000 Menentukan Dimensi Tiang Pancang dan Analisis Desain Fondasi Tiang Pancang secara Manual dan menggunakan Program AllPile Aman dan Layak Tidak Analisis Desain Pile p Fondasi Tiang Pancang Tidak Aman dan Layak Analisis Perbandingan Biaya dan aktu Pelaksanaan Fondasi Tiang Pancang dengan orepile Kesimpulan Selesai Gambar 1. Bagan Alir Koresponden : Muhammad Nasir Syarif nasirsyarif28@gmail. E-ISSN : 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2025 HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Beban Struktur Atas Menggunakan Program SAP2000 Pembebanan struktur atas Mal Pelayanan Publik Gowa berdasarkan SNI 1727 2020 . dan SNI 1726 2019 . didapatkan data Joint Re ction yang dikelompokkan pada Tabel 1. Tabel 1. Beban Maksimum Joint Re ctions Hux Huy Mux . N) . N) . N) . -83,1 -302,7 -37,3 -54,2 Lokasi Muy . Data Sondir dan Tiang Pancang Data sondir seperti pada Tabel 2 dan Gambar 2 serta data tiang pancang pada Tabel 3. Tabel 2. Tabel Pembacaan Sondir Kedalaman . Hambatan Konis . g/cmA) Jumlah Hambatan . g/cmA) Hambatan Pelekat . g/cmA) Unit Hambatan Pelekat . g/cmA) Nilai fs tiap 20 cm . g/cmA) Total Hambatan Pelekat (T. g/cm') Hambatan Rasio Fr=fs/qc (%) Sumber Data Proyek Koresponden : Muhammad Nasir Syarif nasirsyarif28@gmail. E-ISSN : 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2025 Sumber Data Proyek Gambar 2. Grafik Pengujian Sondir . Kuat tekan beton . Ao. Tabel 3. Data Tiang Pancang . N/. 52 MPa Qpall . N) (MP. Sumber PC-PILES-wika-beton. Analisis Kapasitas Daya Dukung Aksial Fondasi perhitungan Manual Daya dukung tanah aksial secara manual . dengan tiang pancang diameter 0. panjang 7 m didapatkan Qall sebesar 1387. 85 kN dengan grafik pada Gambar 3. Perhitungan dilakukan dengan berbagai variasi diameter berdasarkan Tabel 3. Daya Dukung Aksial Fondasi Daya Dukung . N) Kedalaman . 1000 1500 2000 2500 3000 3500 4000 Qu . N) Qall . N) Gambar 3. Grafik Daya Dukung Aksial pada Tiang Diameter 0. Koresponden : Muhammad Nasir Syarif nasirsyarif28@gmail. E-ISSN : 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2025 Interpretasi Data Sondir menggunakan Program CPeT-IT Sebelum menganalisis daya dukung fondasi tiang pancang pada program AllPile, dilakukan interpretasi data sondir dengan menggunakan program CPeT-IT. Dari hasil interpretasi data sondir/CPT didapatkan jenis tanah pada tiap lapisan dan N-SPT rata-rata tiap lapisan yang dapat dilihat pada Tabel 4. Tabel 4. Data Interpretasi Data Sondir menggunakan Program CPeT-IT Kedalaman Jenis Tanah N-SPT Lempung Pasir Pasir Analisis Daya Dukung Fondasi Tiang Pancang Menggunakan AllPile Langkah-langkah analisis daya dukung fondasi tiang pancang menggunakan program AllPile dimulai dengan menentukan jenis fondasi, masukkan nama proyek serta keterangan fondasi dan tentukan satuan yang akan digunakan. Definisikan panjang fondasi serta letaknya terhadap permukaan tanah lalu definisikan material/tipe serta dimensi fondasi. Masukkan pembebanan serta skema pembebanan berdasarkan tipe he d pada fondasi yang digunakan. Definisikan data tanah pada setiap lapisan tanah yang berbeda. Tentukan An lysis P r meters lainnya contohnya S fety F ctor. Setelah semua data dimasukkan, output Vertic l An lysis dan L ter l An lysis dapat diperoleh. Daya dukung aksial AllPile ditentukan berdasarkan kapasitas daya dukung aksial pada tiang pancang . 5 m didapatkan Qall sebesar 1354. 9 kN dapat dilihat pada Gambar 4. Gambar 4. Daya Dukung Aksial pada Tiang Diameter 0. Menentukan Daya Dukung Aksial Izin Fondasi Setelah menghitung daya dukung aksial izin fondasi berdasarkan perhitungan manual dan AllPile. Selanjutnya menentukan daya dukung aksial izin yang akan digunakan. Hasil perhitungan dibandingkan pada Gambar 5. Koresponden : Muhammad Nasir Syarif nasirsyarif28@gmail. E-ISSN : 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2025 Beban . N) Pe r b a n d i n ga n Da ya Du k u n g Izi n Aksi a l D30 Bahan 712. Manual 554. AllPile 468. D35 D40 D45 D50 D60 Gambar 5. Perbandingan Daya Dukung Izin Aksial Berdasarkan Gambar 5 dapat dilihat bahwa nilai daya dukung izin aksial program AllPile diverifikasi oleh perhitungan manual dengan hasil yang hampir sama. Untuk perhitungan selanjutnya akan digunakan daya dukung izin aksial AllPile karena memiliki daya dukung izin aksial terkecil. Menentukan Jumlah dan Jarak Fondasi Tiang Pancang Setelah mendapatkan nilai daya dukung izin aksial selanjutnya menentukan jumlah fondasi berdasarkan beban atau gaya pada setiap lokasi dengan uraian berikut. Jumlah fondasi tiang pancang ycu = ycEyc = 1. 20 dibulatkan menjadi 2. ycEycaycoyco 1354. Berdasarkan hasil tri l error didapatkan diameter dan jumlah tiang pancang yang digunakan seperti pada Tabel 5. Tabel 5. Diameter dan Jumlah Tiang tiap Lokasi Lokasi Diameter . Jumlah tiang yang digunakan Jarak antar fondasi tiang pancang Syarat jarak tiang . s ke a. 5D O S O 3D 5 x 0. 5 O S O 3 x 0. 25 O S1 O 1. Digunakan jarak antar tiang sebesar 1. 25 m. Syarat jarak as tiang ke tepi S < 1. S < 1. 25 x 0. S2 < 0. Digunakan jarak as tiang ke tepi sebesar 0. 5 m. Efisiensi Fondasi Tiang dan Daya Dukung Izin Aksial dalam Kelompok Kapasitas daya dukung izin aksial tiang pancang kelompok dihitung berdasarkan faktor efisiensi dengan metode Converse-Labarre . didapatkan daya dukung izin aksial tiang dalam kelompok untuk setiap lokasi dapat dilihat pada Tabel 6. Tabel 6. Daya Dukung Aksial Tiang dalam Kelompok Jumlah Qall Efisiensi Qg. Qall Lokasi . N) kelompok tiang . N) . Koresponden : Muhammad Nasir Syarif nasirsyarif28@gmail. E-ISSN : 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2025 Analisis Daya Dukung Lateral Fondasi Berdasarkan Broms Menentukan daya dukung lateral dengan tipe fondasi fixed he d . dan diameter tiang pancang sebesar 0. 5 m pada tanah granuler didapatkan daya dukung lateral izin sebesar 97. Kontrol Pembebanan pada Tiang Pancang Untuk menentukan gaya aksial maksimum pada tiang perlu diketahui data-data berikut yang dapat dilihat pada Gambar 6 dan Tabel 7. Gambar 6. Skema Pembebanan Fondasi Tiang Pancang Tabel 7. Data Susunan Tiang Pancang pada Lokasi B Susunan tiang pancang arah x : Susunan tiang pancang arah y : No. Jumlah No. Jumlah n * y2 . x = y = . Gaya aksial pada tiang pancang Menentukan berat rencana pile c p yaycu = yayc = ycI1 . cI2 y . yaycu = yayc = 1. 5 y . = 2. 25 yco ycOyca = yaycu y yayc y Ea y yuyca ycOyca = 2. 25 y 2. 25 y 1 y 24 = 121. 5 ycoycA Menentukan total gaya aksial ycEyc = ycEycyco 1. 2 y ycOyca ycEyc = 2721. 2 y 121. 5 = 2866. 83 ycoycA Menentukan gaya aksial maksimum pada tiang pancang ycEyc ycAycycu y ycuycoycaycu ycAycyc y ycycoycaycu ycEycycoycaycu = ycu ycu 2 y 2 74 y 0. 92 y 0. ycEycycoycaycu = ycEycycoycaycu = 908. 97 ycoycA Syarat kapasitas gaya aksial ycEycycoycaycu O ycEycaycoyco 97 ycoycA < 1026,74 ycoycA dengan rasio sebesar 0. Koresponden : Muhammad Nasir Syarif nasirsyarif28@gmail. E-ISSN : 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2025 Dengan cara yang sama rasio gaya aksial maksimum tiang dengan daya dukung aksial tiang dalam kelompok untuk setiap lokasi dapat dilihat pada Tabel 8. Lokasi Tabel 8. Rasio Gaya Aksial dengan Daya Dukung Aksial Pumax Qall Rasio . N) . N) Keterangan Aman Aman Aman . Gaya lateral pada tiang pancang Menentukan gaya lateral arah x dan y Eaycycu 82. yaycycu = = 20. 65 ycoycA ycu Eaycyc 140. yaycyc = = 35. 07 ycoycA ycu Menentukan gaya lateral kombinasi dua arah yaycycoycaycu = Ooyaycycu 2 yaycyc 2 yaycycoycaycu = Oo20. yaycycoycaycu = Oo426. 80 = 40. 70 ycoycA Syarat kapasitas gaya lateral yaycycoycaycu O ycEycaycoyco 70 < 97. 18 ycoycA dengan rasio sebesar 0. Dengan cara yang sama rasio gaya lateral maksimum tiang dengan daya dukung lateral tiang untuk setiap lokasi dapat dilihat pada Tabel 9. Lokasi Tabel 9. Rasio Gaya Lateral dengan Daya Dukung Lateral Qlat Qall Rasio Keterangan . N) . N) Aman Aman Aman Penurunan Maksimum Fondasi Tiang Pancang Penurunan maksimum fondasi tiang tunggal dan kelompok dihitung dengan Vesic AS. Design of pile foundations . Didapatkan penurunan tiang tunggal sebesar 15. 30 mm dan tiang kelompok sebesar 24. 19 mm. Penurunan Fondasi Tiang Pancang AllPile Penurunan maksimum yang terjadi pada AllPile dihitung berdasarkan Vesic AS. Design of pile foundations dan Reese LC . Penurunan yang terjadi dapat dilihat pada Gambar 8. Defleksi Lateral pada Tiang Pancang Broms Menentukan defleksi lateral dengan tipe fondasi fixed he d dan diameter tiang pancang 5 m pada tanah granuler dapat dilihat pada Tabel 10 Koresponden : Muhammad Nasir Syarif nasirsyarif28@gmail. Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2025 E-ISSN : 2775-0213 Tabel 10. Defleksi Fondasi Tiang Broms Qlat . N) . Lokasi Keterangan Aman Aman Aman Defleksi Lateral Tiang Pancang AllPile Berdasarkan . didapatkan defleksi lateral tiang pancang disajikan pada Tabel 11. Tabel 11. Defleksi Fondasi Tiang AllPile Qlat Lokasi Keterangan . N) . Aman Aman Aman Menentukan Dimensi dan Pembesian Pilecap Berdasarkan SNI 2847 2019 . data material pilec p dan dimensi pilec p Zona B direncanakan menggunakan parameter-parameter sebagai berikut Kuat tekan beton . Ao. = 25 MPa Kuat leleh baja tulangan lentur . = 420 MPa Kuat leleh baja tulangan susut . = 280 MPa Berat beton bertulang . uyca ) = 24 kN/m3 Lebar kolom arah x . dan y . = 0. Rasio sisi panjang/sisi pendek kolom . uyca ) = 1 Lebar pilec p arah x dan y = 2. Tebal pilec p . = 1 m Posisi kolom dalam . = 40 Jarak tiang pancang ke tepi sisi luar beton . = 0. Jarak pusat tulangan ke sisi luar beton . = 0. Tebal efektif pilec p . =h-dA. = 0. Didapatkan kuat geser dan tahanan geser pilec p dapat dilihat pada Tabel 12. Lokasi Tabel 12 Gaya Geser dan Tahanan Geser Pilec p Gaya Geser . N) ycyenyeo yyeycyeayec yyeycyeE ycyenyeo yyeycyeE ycyenyeU Didapatkan dimensi dan susunan tulangan pilec p pada setiap lokasi dapat dilihat pada Tabel 13. Koresponden : Muhammad Nasir Syarif nasirsyarif28@gmail. Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2025 E-ISSN : 2775-0213 Lokasi Tabel 13 Dimensi dan Tulangan Pilec p Tulangan Lentur Panjang Lebar D19-120 D19-200 D19-120 D19-120 D19-200 D19-200 Tulangan Susut yo14-120 yo14-120 yo14-120 yo14-120 yo14-120 yo14-120 Analisis Biaya dan Waktu Fondasi Tiang Pancang Biaya sewa alat/jam yang dihitung untuk r wler r ne . sebesar Rp538,728 dan Hydr ulic St tic Pile Driver sebesar Rp721,790. Dengan total waktu siklus 60 menit dan koefisien alat pemancangan dengan faktor efisiensi 65 sedang dengan panjang tiang 7 meter didapatkan kapasitas produksi 4. 55m/jam dan koefisien alat 0. Biaya Pekerjaan Pemancangan Tiang Berdasarkan hasil perhitungan koefisien alat selanjutnya dapat menentukan analisis harga satuan pekerjaan per 1 mAo tiang pancang seperti pada Tabel 14. Tabel 14 Analisa Harga Satuan Pekerjaan Tiang Pancang Uraian Satuan Koefisien Harga Satuan Jumlah Harga A Tenaga Kerja 1 Pekerja Rp20,457 Rp4,496 2 Tukang Rp25,571 Rp5,620 3 Mandor Rp30,685 Rp674 Jumlah Harga Tenaga Kerja Rp10,790 B Peralatan 1 Crawler Crane Rp538,278 Rp118,302 Jam 2 Hydraulic Static Pile Driver Rp721,789 Rp158,635 Jam Jumlah Harga Peralatan Rp276,938 Jumlah Harga Bahan Dan Peralatan (A B) Biaya Umum Dan Keuntungan . %D) Harga Satuan Pekerjaan (D E) Rp287,728 Rp43,159 Rp330,887 Selanjutnya dapat dihitung total biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan pemancangan tiang. Biaya pekerjaan = volume pekerjaan x harga satuan pekerjaan Biaya pekerjaan = 86 x 7 x Rp. 887 = Rp. Biaya Mobilisasi dan Demobilisasi Alat Total biaya mobilisasi dan demobilisasi alat dengan harga di atas standar harga satuan seperti pada Tabel 15. Tabel 15. Biaya Mobilisasi dan Demobilisasi No. Jenis Biaya Hari Harga/Hari Biaya Sewa lowbed trailer Rp10,000,000 Rp30,000,000 Operator crane Rp1,500,000 Rp4,500,000 Asuransi Rp2,000,000 Rp2,000,000 Izin jalan Rp1,000,000 Rp1,500,000 Biaya parkir Rp500,000 Total biaya Rp38,000,000 Total biaya mobilisasi dan demobilisasi Rp76,000,000 Koresponden : Muhammad Nasir Syarif nasirsyarif28@gmail. E-ISSN : 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2025 . Harga Spun pile Tiang pancang diproduksi oleh PT. ika Beton Tbk dengan harga tiang D50 seharga Rp. 650,000. Total harga pengadaan spun pile selanjutnya dapat dihitung sebagai berikut. Total Harga = (Panjang tiang x Harga tian. PPN11% Total Harga = . x 7 x Rp. PPN11% Total Harga = Rp. 000 = Rp. Waktu dan Biaya Pekerjaan Fondasi Tiang Pancang aktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan 86 total keseluruhan tiang berdiameter 50 cm dengan panjang 7 meter/batang. aktu Pekerjaan Fondasi Tiang Pancang ycOycuycoycycoyce ycycnycaycuyci ycyycaycuycaycaycuyci yaycaycyycaycycnycycayc ycyycycuyccycycoycycn 86 batang y 7 meter Total waktu pekerjaan = 55 jam Total waktu pekerjaan = 55 jam Total waktu pekerjaan = 132,31 jam = 19 hari kerja ycNycuycycayco ycycaycoycyc ycyyceycoyceycycycaycaycu = . Biaya Pekerjaan Fondasi Tiang Pancang Total biaya yang dibutuhkan yang dapat dilihat pada Tabel 16. Tabel 16 Total Biaya Pekerjaan Tiang Pancang No. Biaya Total Harga Mobilisasi dan Demobilisasi Alat Rp76,000,000 Pekerjaan Pemancangan Tiang Rp199,194,539 Pengadaan Tiang Pancang Rp434,343,000 Jumlah Harga Rp709,537,539 Overhead . %) Rp106,430,630 Total Harga Rp815,968,170 Perbandingan Hasil Analisis Program AllPile dengan Analisis Manual Perbandingan daya dukung izin aksial dapat dilihat pada Gambar 7. Beban . N) D30 Manual 554. AllPile 468. D35 D40 D45 D50 D60 Gambar 7. Perbandingan Daya Dukung Aksial Program AllPile dan Manual Penurunan dan defleksi tiang pancang menggunakan perhitungan manual dan program AllPile dapat dilihat pada Gambar 8 dan Gambar 9. Koresponden : Muhammad Nasir Syarif nasirsyarif28@gmail. Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2025 Penurunan . E-ISSN : 2775-0213 Zona C AllPile Manual Zona B Zona A Defleksi . Gambar 8. Perbandingan Penurunan Maksimum Fondasi Tiang AllPile Broms Zona C Zona B Zona A Gambar 9. Perbandingan Defleksi Fondasi Tiang Perbandingan biaya, mutu dan waktu fondasi tiang pancang dan borepile dapat dilihat padaTabel 17. Tabel 17. Perbandingan Fondasi Tiang Pancang dengan orepile Perbandingan Tiang Pancang Borepile Mutu fAoc=52 MPa fAoc=25 MPa Biaya Rp815,968,170 Rp1,290,000,000 19 hari 30 hari KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan sebagai berikut . Hasil perancangan fondasi tiang pancang dengan diameter 50 cm dan panjang 7 m dengan jumlah tiang pada lokasi A. B dan C sebanyak 2, 4 dan 1 tiang. Rasio, penurunan dan defleksi yang menunjukkan bahwa hasil perhitungan telah aman, ekonomis dan efisien. Berturut-turut rasio gaya aksial pada lokasi A. B dan C sebesar 0. 884, 0. 885 dan 0. Rasio gaya lateral pada lokasi A. B dan C sebesar 0. 560, 0. 420 dan 0. Penurunan maksimum fondasi 24. 19 mm. Defleksi fondasi berturut-turut pada lokasi A. B dan C 90 mm, 1. 42 mm dan 2. 29 mm. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan menggunakan program AllPile dan manual diketahui bahwa hasil-hasil analisis hampir sama atau mirip. Daya dukung aksial program AllPile dan manual pada tiang diameter 50 cm berturut-turut 1354. 97 kN dan 1387. 85 kN. Penurunan fondasi program AllPile dan manual 23. 80 mm dan 24. 19 mm. Defleksi lateral fondasi program AllPile dan manual 2. 24 mm dan 2. 29 mm. Hasil analisis perbandingan biaya dan waktu pelaksanaan fondasi tiang menunjukkan penggunaan fondasi tiang pancang lebih efisien daripada fondasi borepile dengan biaya konstruksi fondasi tiang pancang Rp815,968,170 cukup kecil dibandingkan biaya konstruksi fondasi borepile Rp1,290,000,000 serta waktu konstruksi fondasi tiang pancang 19 hari cukup cepat dibandingkan waktu konstruksi fondasi borepile 30 hari. Koresponden : Muhammad Nasir Syarif nasirsyarif28@gmail. E-ISSN : 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2025 DAFTAR PUSTAKA