EVALUASI KINERJA ANAK SUNGAI RAPAK DALAM SEBAGAI PENGENDALI BANJIR DI KOTA SAMARINDA Rian Junaidha Rahmawati Dr. Ir. Yayuk Sri Sundari. Yuswal Subhy. ST. INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi lingkungan perairan pada Anak Sungai Rapak Dalam. Samarinda Seberang. Banjir secara umum selalu menjadi permasalahan, terutama di kawasan pemukiman selaras dengan perkembangan kehidupan masyarakat yang semakin maju dan modern, serta memerlukan rasa aman terhadap bahaya banjir yang selalu mengancam pada musim Di samping itu banjir dapat mengganggu aktivitas kehidupan masyarakat yang mengakibatkan kerugian material dan bencana terhadap masyarakat yang berada di daerah tersebut. Bersamaan dengan timbulnya permasalahan banjir yang semakin kompleks, dari hasil pengolahan data curah hujan untuk pengendalian banjir dengan normalisasi Sungai Rapak Dalam dari titik tinjau RD 63 sampai RD 100 dan luas DAS 5,363 km2 diperoleh Q bankfull sebesar 2,4866 m3/detik. Kapasitas dan Debit sedimentasi akibat Erosi yang terjadi pada Anak Sungai Rapak Dalam Samarinda Seberang dengan menggunakan Metode USLE di peroleh Y sebesar 0,000053 ton/hari. Dari studi dan perhitungan yang telah dilakukan pemecahan masalah ini adalah mengadakan normalisasi pada Anak Sungai Rapak Dalam, dan cek kinerja pada Anak Sungai Rapak Dalam. Kata kunci : Pengendali Banjir. Anak Sungai Rapak Dalam. ABSTRACT This study aims to determine the condition of the aquatic environment in Anak Rapak Dalam River. Samarinda Seberang. Flood in general is always a problem, especially in residential areas in harmony with the development of people's lives are more advanced and modern, and require a sense of security against the danger of flooding that is always threatening in the rainy season. In addition, floods can disrupt the activities of people's lives resulting in material and disaster losses to the people residing in the area. Along with the emergence of increasingly complex flood problems, from the results of rainfall data processing for flood control with normal Rapak River River from the point of review RD 63 to RD 100 and 5. 363 km2 of the watershed area obtained a bankfull of 2. 4866 m3 / sec. Capacity and Debit of Sedimentation due to Erosion occurring in Anak Rapak River In Samarinda Seberang by using USLE Method in obtaining Y by 0,000053 ton / day. From the studies and calculations that have been done solving this problem is to normalize the Anak Rapak Dalam River, and check performance on Anak Rapak Dalam River. Keywords: Flood Control. Anak Rapak Dalam River. PENDAHULUAN Latar Belakang Permasalahan banjir . lood proble. yang terjadi di Samarinda disebabkan oleh tingginya intensitas curah hujan . ainfall intensit. , berubahnya tata guna lahan akibat dari aktifitas fisik pembangunan, tingginya sedimentasi . , dan minimnya kesadaran sebagian masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Timbulnya beberapa titik genangan banjir di berbagai kawasan menjadi hal utama sehingga perlu antisipasi dan pemecahan masalah agar tidak menjadi permasalahan besar. RIAN JUNAIDHA R. Pemerintah Kota Samarinda kian gencar merealisasikan program pengendalian banjir Kota Samarinda. Sasaran yang hendak dicapai dari program tersebut adalah pengedalian banjir Kota Samarinda yang tersebar dalam rencana program terpadu pengendali pada sistem Karang Mumus. Karang Asam Kecil. Karang Asam Besar. Loa Bakung. Loa Janan dan Rapak Dalam. Salah satu programnya adalah merencanakan ulang saluran drainase perkotaan dan menormalisasi sungai. Kebijakan pemerintah Kota Samarinda tentang pengkonsentrasian pembangunan pada daerah selatan Kota Samarinda yaitu Samarinda Sebrang menjadi kota satelit . ity of satellit. menghasilkan ruang gerak pembangunan. Kawasan tersebut tumbuh di beberapa tempat, sehingga menjadi ancaman terbesar untuk daerah resapan air sebagai penampung air alami . etarding basi. apabila tidak diatur dengan benar. Kelurahan Rapak Dalam yang semula didominasi oleh kawasan persawahan dan perkebunan dataran rendah, berkembang menjadi kawasan pembangunan, perumahan, dan pembukaan lahan baru. Hal ini menjadi penyebab terjadinya perubahan tata guna lahan . and us. dari daerah resapan air menjadi genangan air sehingga terjadi pengingkatan limpasan permukaan . urface run of. Sungai Rapak Dalam adalah saluran alami dengan klarifikasi jenis sungai sedang, tidak mampu menampung debit banjir saat hujan terjadi dengan intensitas tinggi. Sesuai dengan hasil survei lapangan saat banjir, diperoleh tinggi genangan banjir mencapai 50-80 cm. Banyaknya bangunan liar diatas badan sungai, besarnya sedimentasi yang terjadi, dan kecilnya dimensi penampang sungai menjadi penyebab besarnya limpasan air sehingga perlu adanya penanganan khusus seperti melakukan normalisasi sungai sebagai upaya pengendali banjir. Berdasarkan latar belakang diatas, maka terdapat beberapa masalah yang kemudian difokuskan kepada Berapakah kapasitas existing Sungai Rapak Dalam. Berapa debit banjir rencana Sungai Rapak Dalam dengan periode ulang 2, 5, 10, dan 25 tahun. Berapa kapasitas dan debit sedimen, dan Berapakah dimensi sungai rencana. Adapun maksud dalam penelitian ini adalah untuk merencanakan normalisasi Sungai Rapak Dalam. Sedangkan tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui debit banjir rencana (Q rencan. Sungai Rapak Dalam dengan periode ulang 2, 5, 10, dan 25 tahun, untuk mengetahui kapasitas existing Sungai Rapak Dalam, untuk mengetahui dimensi penampang sungai rencana, untuk mengetahui kapasitas dan debit sedimen yang terjadi, dan untuk mengetahui dimensi normalisasi Sungai Rapak Dalam. Untuk membatasi luasnya ruang lingkup pembahasan dalam suatu penelitian, maka penelitian ini lebih difokuskan kepada perhitungan debit banjir rencana dengan menggunakan Metode Rasional. Merencanakan dimensi Sungai Rapak Dalam dengan bentuk penampang persegi panjang. Hanya menggunakan bed-load transport, tidak menggunakan suspended load transport dan jenis tanah yang digunakan adalah jenis tanah Alluvial TINJAUAN PUSTAKA Analisa Hidrologi Data hidrologi adalah kumpulan keterangan atau fakta mengenai fenomena hidrologi . idrologic, phenomen. , seperti : curah hujan, debit sungai, tinggi muka air, kecepatan aliran, konsentrasi sedimen sungai, dan lain-lain akan selalu berubah terhadap waktu (Soewarno. Aplikasi Metode Statistik untuk Analisa Data Jilid I, 1. Debit Rencana Kala Ulang Hujan Kala ulang hujan digunakan untuk menentukan jenis perencanaan penampang karena tergantung dari fungsi saluran. Menurut pengalaman, penggunaan priode ulang untuk RIAN JUNAIDHA R. saluran kwarter : periode ulang 1 tahun. saluran tersier : periode ulang 2 tahun. saluran sekunder : periode ulang 5 tahun. saluran primer : period ulang 10 tahun. Sehingga untuk normalisasi sungai dapat diambil dengan kala ulang > 10 tahun karena dimensi penampang sungai yang relatif lebih besar dari saluran primer. (Sumber : Gunadarma. Drainase Perkotaan, 1. Analisa Frekuensi. Probabilitas, dan Pemilihan Jenis Sebaran Metode E. Gumbel Apabila jumlah populasi yang terbatas maka menggunakan persamaan: X T A X A (Yt - Y. Metode Log Pearson Type i Xu Log Xi K . S Log (X) (Soewarno, 1. - Dengan perhitungan curah hujan : ( ) X = - Deviasi Standar ( ) ( ))A Oc( S log X = Oo - Nilai Kemencengan Oc Koefisien Variasi (C. ( ))A ( )A - Nilai K dari interpolasi nilai Cv Uji Distribusi Analisa Frekuensi 1 Uji Smirnov-kolmogorov Dalam bentuk persamaan dapat di tulis : OIP = P(X ) Oe P (X ) Uji Chi-Kuadrat Ei A Jumlah kelas distribusi dihitung dengan persamaan : AOi A Ei A2 i A1 Ah A Eu Catchment Area Untuk menghitung luas area tangkapan air dapat digunakan cara Numeris dengan Koordinat : RIAN JUNAIDHA R. X4 X1 Gambar 2. Menghitung Luas dengan Sistem Koordinat A A A ( X 1 . Y 2 A X 2 . Y 3 A . A Xn . Y 1 ) A ( Y 1 . X 2 A Y 2 . X 3 A . A Yn . X 1 ) A Sumber : Kementrian PU. Buku Informasi Juru Ukur Bangunan Gedung Pengukuran Dimensi dan Perhitungan Volume. Curah Hujan Rencana Debit rencana adalah penjumlahan dari debit air hujan dengan debit air buangan penduduk yaitu dengan rumus : Q = 1/3,6. Cs. (Sumber : Bambang Triatmodjo 2006. Analisa Penampang Sungai Existing Analisa penampang sungai existing, dapat dihitung dengan rumus Manning karena sungai dianggap sebagai saluran alam . dengan perhitungan sebagai berikut : V = . (Sumber : Ven Te Chow. Hidrologi Saluran Terbuka, 1. Perencanaan Penampang Sungai Rencana 1 Dimensi Penampang Sungai Rencana Dimensi penampang sungai rencana yang diperlukan harus mampu menampung Q rencana, maka : Rumus : Metode USLE (Universal Soil Less Equatio. Berdasarkan analisis statistic terhadap lebih dari 10. 000 tahun data erosi dan aliran permukaan, parameter fisik, dan pengelolaan di kelompokkan menjadi lima variabel utama yang nilainya untuk setiap tempat dapat dinyatakan dengan numeris (Suripin, 2. A = R. LS. Cara menentukan besarnya indeks erosivitas hujan lain dapat menggunakan rumus R dihitung dari rumus Lenvain . = 2. 21 P1. Menurut Weismeier dan Smith . dalam Hardjoamijojo dan Sukartaatmadja . , faktor lereng dapat ditentukan dengan persamaan RIAN JUNAIDHA R. Analisa Besarnya Hasil Sedimen DAS Besarnya perkiraan hasil sedimen menurut Asdak C. 2007 dapat ditentukan berdasarkan persamaan sebagai berikut : = A ( NLS) W METODOLOGI PENELITIAN Data Data yang digunakan dalam penulisan ini proposal skripsi ini adalah : Data Sekunder Data sekunder adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan dari berbagai sumber yang telah ada. Pada proposal skripsi ini, data sekunder yang dibutuhkan antara lain : Data curah hujan selama 13 tahun yaitu dari tahun 2004 sampai tahun 2016. Peta topografi/rupa bumi dari Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (BAKOSURTANAL) Bogor. Peta tataguna lahan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur. Data survei pengukuran elevasi Sungai Rapak Dalam dari Dinas Bina Marga dan Pengairan Kota Samarinda. Data Primer Pada proposal skripsi ini, data primer yang dibutuhkan adalah melakukan survei kondisi daerah studi dengan mengukur penampang sungai existing dan disajikan pada table 3. Tabel 3. Dimensi Sungai Rapak Dalam . Titik Lebar Sungai . Tinggi Sungai . Tinjau Atas Bawah RD 63 RD 73 0,94 RD 86 RD 94 1,99 Sumber : Data Hasil Pengukuran di Lapangan Tempat Penelitian Sungai Rapak Dalam terletak di Jalan K. Abdul Karim Kelurahan Rapak Dalam Samarinda Seberang Kota Samarinda Kalimantan Timur. RIAN JUNAIDHA R. Bagan Alur Mulai Pengumpulan Data - Data Data Primer : Data Sekunder : C Kondisi saluran exsisting C Dokumentasi lapangan C Curah hujan harian 13 tahun terakhir C Peta topografi . upa bum. C Data penduduk 2016 Curah hujan rancangan Debit banjir rencana kala ulang 2, 5, 10 dan 25 Tahun (Qbanji. Tidak Qbanjir > Qsaluran Perhitungan dimensi saluran Kesimpulan Selesai RIAN JUNAIDHA R. PEMBAHASAN Analisa Hidrologi Perhitungan Curah Hujan Rencana Dengan Menggunakan Metode Gumbel. Tabel 4. Perhitungan Parameter Statistik Metode Gumbel Tahun Curah Hujan (X. ( Xi - X ) ( Xi - X )A ( Xi - X )A ( Xi - X )A 124,000 -223,385 49900,686 -11147045,637 2490078502,246 149,000 -198,385 39356,456 -7807715,311 1548930599,072 223,000 -124,385 15471,533 -1924420,625 239368319,272 228,000 -119,385 14252,686 -1701551,483 203139069,347 282,000 -65,385 4275,148 -279528,903 18276889,815 284,000 -63,385 4017,609 -254654,631 16141185,833 319,000 -28,385 805,686 -22869,098 649130,560 391,000 43,615 1902,302 82969,624 3618752,044 452,000 104,615 10944,379 1144950,387 119779425,090 455,000 107,615 11581,071 1246301,411 134121205,644 485,000 137,615 18937,994 2606159,340 358647619,882 492,000 144,615 20913,609 3024429,677 437379060,957 632,000 284,615 81005,917 23055530,269 6561958614,894 Jumlah 0,000 273365,077 8022555,018 12132088374,655 Sumber : Hasil Perhitungan Perhitungan Curah Hujan Rencana Dengan Menggunakan Metode Log Person Type i. Tabel 4. Perhitungan Parameter Statistik Metode Log Person Type i Tahun Curah Hujan (X. ( Xi - X ) ( Xi - X )A ( Xi - X )A ( Xi - X )A 124,000 -223,385 49900,686 -11147045,637 2490078502,246 RIAN JUNAIDHA R. 149,000 -198,385 39356,456 -7807715,311 1548930599,072 223,000 -124,385 15471,533 -1924420,625 239368319,272 228,000 -119,385 14252,686 -1701551,483 203139069,347 282,000 -65,385 4275,148 -279528,903 18276889,815 284,000 -63,385 4017,609 -254654,631 16141185,833 319,000 -28,385 805,686 -22869,098 649130,560 391,000 43,615 1902,302 82969,624 3618752,044 452,000 104,615 10944,379 1144950,387 119779425,090 455,000 107,615 11581,071 1246301,411 134121205,644 485,000 137,615 18937,994 2606159,340 358647619,882 492,000 144,615 20913,609 3024429,677 437379060,957 632,000 284,615 81005,917 23055530,269 6561958614,894 Jumlah 0,000 273365,077 8022555,018 12132088374,655 Sumber : Hasil Perhitungan Dari hasil perhitungan menggunakan metode Log Person Type i didapat nilai Koefisien Kemencengan (Cs/G) = -0,569 dan Koefisien Kurtosis (C. = 0. 085 nilai tersebut dapat digunakan. Tabel 4. Curah hujan rencana periode ulang T dengan Metode Log Person Type i Xrt S log Xrt (%) S log Xrt . og Xrt K. SlogXr. 2,497 0,5293441 -0,56949 0,0941 0,04982 2,54705 352,410 2,497 0,5293441 -0,56949 0,8567 0,45349 2,95071 892,717 2,497 0,5293441 -0,56949 1,2049 0,6378 3,13502 1364,660 2,497 0,5293441 -0,56949 1,5399 0,81514 3,31236 2052,883 Sumber : Hasil Perhitungan Uji Kesesuaian Distribusi Uji Smirnov-Kolmogorov Uji ini ditetapkan untuk menguji simpangan dalam arah horizontal, adapun langkah-langkah perhitungannya adalah sebagai berikut : RIAN JUNAIDHA R. Tabel 4. Uji Smirnov-Kolomogorov Metode Log Person Type i P(X)=m/. =(XiX)/S P'(X) OI 2,093 0,071 -1,905 0,02438 0,047 2,173 0,143 -1,529 0,05742 0,085 2,348 0,214 -0,703 0,20260 0,012 2,358 0,286 -0,657 0,23899 0,047 2,450 0,357 -0,222 0,38418 -0,027 2,453 0,429 -0,207 0,39428 0,034 2,504 0,500 0,031 0,47810 0,022 2,592 0,571 0,448 0,63844 -0,067 2,655 0,643 0,745 0,76133 -0,118 2,658 0,714 0,759 0,77608 -0,062 2,686 0,786 0,889 0,87297 -0,087 2,692 0,857 0,919 0,88462 -0,027 2,801 0,929 1,432 1,06799 -0,139 OI max -0,281 OI cr 0,368 Sumber : Hasil Perhitungan Uji Chi-Kuadrat Uji ini ditetapkan untuk menguji simpangan dalam arah vertical, adapun langkahlangkah perhitungannya adalah sebagai berikut: Menentukan jumlah kelas distribusi (K) n = 13 G = 4,586 OO 5 Menentukan batas kelas untuk menentukan banyaknya curah hujan dalam interval Log X (S . = 2,675 nilai Ei = 2,6 Harga Chi Kuadrat (XhA = 2,. Menentukan derajat kebebasan dk = 2 RIAN JUNAIDHA R. Menentukan harga chi kuadrat kritis (XA)cr nilai kritis uji chi kuadrat berdasarkan hubungan derajat kepercayaan () dengan derajat kebebasannya . Dengan = 0,05 dan dk = 2, maka didapat harga chi kuadrat kritis sebesar 5,991. Table 4. Uji Chi kuadrat Metode Log Person Type i. Jumlah Interval Hujan (Oi-E. 2 < 1,891 6,76 1,891 - 1,947 6,76 1,947 - 1,995 6,76 1,995 - 2,047 6,76 > 2,047 108,16 Jumlah Sumber : Hasil Perhitungan Menentukan Catchment Area Luas tangkapan air (Catchment Are. adalah daerah pengaliran yang menerima curah hujan selama waktu tertentu (Intensitas Huja. sehingga menimbulkan debit limpasan yang harus ditampung oleh saluran hingga mengalir ke ujung saluran . 5 513 513. 5 514 514. 5 515 515. Gambar 4. Grafik Catchment Area Keterangan : = Perkampungan = Perumahan = Hutan = Tambang Batu Bara RIAN JUNAIDHA R. Tabel 4. Rekap Perhitungan Catchment Area Catchment Luas . mA) Daerah Aliran Sungai (DAS) 5,363 Daerah Hutan 1,038 Daerah Pemukiman 0,684 Daerah Perumahan 0,357 Daerah Tambang Batu Bara 0,104 Belukar 3,180 Sumber : Hasil Perhitungan Koefisien Limpasan (C) Koefisien Limpasan (C) menunjukkan perbandingan antara besarnya jumlah air yang dialirkan oleh suatu jenis permukaan terhadap jumlah air yang ada. Nilai koefisien limpasan sangat berpengaruh terhadap jenis tata guna lahan yang ada. Contoh perhitungan untuk jenis tata guna lahan perumahan : Tabel 4. Harga Koefisien Limpasan Jenis Tata Guna Lahan Luas (A) Daerah Hutan 1,04 0,30 0,31 Daerah Pemukiman 0,68 0,37 0,25 Daerah Perumahan 0,36 0,71 0,25 Daerah Tambang Batu Bara 0,10 0,78 0,08 Belukar 3,18 0,40 1,27 Total 5,363 2,17 Sumber :Hasil Perhitungan Dari hasil perhitungan koefisien limpasan didapat nilai C = 0,405 Hujan Netto Hujan Netto adalah merupakan bagian dari hujan total yang menghasilkan limpasan langsung . irect run off ), dimana nilai sangat dipengaruhi oleh nilai C . oefisien limpasa. RIAN JUNAIDHA R. = 142,726 R = Xt. Rn . E = CxD 0,405 352,410 142,726 0,405 892,717 361,550 0,405 1364,660 552,687 0,405 2052,883 831,418 Tabel 4. Curah Hujan Netto Jam-Jaman Sumber : Hasil Perhitungan Eo Eo Eo Eo Kala ulang 2 tahun IX = 83,494 Kala ulang 5 tahun IX = 211,506 Kala ulang 10 tahun IX = 323,322 Kala ulang 25 tahun IX = 486,379 Tabel 4. Perhitungan Sebaran Hujan Netto Jam-jaman Waktu . Ratio (%) X 10 X 25 0,000 0,000 0,000 0,000 0,000 0,585 83,467 211,436 323,214 486,216 0,205 29,298 74,217 113,452 170,668 0,152 21,695 54,957 84,010 126,378 0,124 17,736 44,929 68,681 103,318 0,107 15,218 38,551 58,931 88,651 0,094 13,445 34,059 52,065 78,322 0,085 12,115 30,690 46,915 70,575 0,078 11,073 28,051 42,880 64,506 RIAN JUNAIDHA R. 0,072 10,231 25,917 39,618 59,598 Hujan Netto 142,726 361,550 552,687 831,418 Koef. Pengaliran 0,405 0,405 0,405 0,405 Hujan Rencana 352,410 892,717 1364,660 2052,883 Sumber : Hasil Perhitungan Analisa Penampang Sungai Existing Analisa penampang sungai esisting dimaksudkan untuk mengetahui debit esisting/debit bankfull Sungai Rapak Dalam berdasarkan data pengukuran langsung . Untuk menganalisa sungai esisting perlu mengetahui keliling basah penampang (P) dan luas penampang (A). Contoh perhitungan pada titik RD 63, disajikan pada gambar 4. P = panjang ab panjang bc panjang cd panjang de panjang ef Panjang fg P = 5,8844 m A = 4,448 m2 Keterangan : Luas 1 = 61000 mm2 Luas 2 = 102800 mm2 Tabel 4. Kondisi Existing Sungai Rapak Dalam Titik Lebar Sungai . Tinjau Atas Bawah RD 63 1,22 1,35 1,35 1,44 1,44 5,8844 RD 73 0,94 0,94 0,94 5,6521 RD 86 1,45 1,45 1,48 1,57 1,77 7,2512 RD 94 1,65 1,71 1,75 1,99 1,99 8,1736 Tinggi Sungai . P . Sumber : Hasil Perhitungan Didapat: = 4,448 m2 = 5,884 m = 500 m = 0,7559 M = 0,035 . ngka kekasaran mannin. Elevasi = 0,278 m = 0,00056 = 0,559 m/detik Q bankfull = 2,4866 m3/detik RIAN JUNAIDHA R. Jadi. Q existing pada titik RD 63 Sungai Rapak Dalam adalah 2,4866 m3/detik. Debit pada saat elevasi muka air sama dengan elevasi top bibir sungai adalah debit Q bankfull. Jika debit melebihi Q bankfull maka air akan mulai melimpas keluar dan menggenangi bantaran Tabel 4. Perhitungan Penampang existing Sungai Rapak Dalam Titik R = A/P Manning Kemiringan Elevasi Titik Elevasi Tinjau ) . /S) . RD 63 4,4480 5,8844 0,7559 0,035 0,00056 0,559 2,4866 4,148 0,278 RD 73 3,6583 5,6521 0,6472 0,035 0,00231 1,027 3,6583 4,426 1,499 RD 86 6,2710 7,2512 0,8648 0,035 0,00081 0,738 6,2710 5,925 0,324 RD 94 8,3608 8,1736 1,0229 0,035 0,00363 1,747 8,3608 6,249 1,088 RD 100 7,337 Sumber : Hasil Perhitungan Untuk menormalisasi Sungai Rapak Dalam, digunakan Q rencana periode ulang 25 tahun karena dimensi penampang sungai relatif besar. Perbandingan Q existing dan Q rencana periode ulang 25 tahun. Perhitungan Debit Hujan Rencana C Perhitungan debit hujan rencana (Q) untuk kala ulang 2 tahun Q = 78,535 m3/detik C Perhitungan debit hujan rencana (Q) untuk kala ulang 5 tahun Q = 198,945 m3/detik C Perhitungan debit hujan rencana (Q) untuk kala ulang 10 tahun Q = 304,121 m3/detik C Perhitungan debit hujan rencana (Q) untuk kala ulang 25 tahun Q = 457,494 m3/detik Tabel 4. Perbandingan Q existing dan Q rencana Periode Ulang 25 Tahun Titik Q existing Q Rencana Periode Tinjau /S) Ulang 25 tahun . RD 63 2,4866 457,494 Qeks< Qr RD 73 3,6583 457,494 Qeks< Qr Keterangan RIAN JUNAIDHA R. RD 86 6,2710 457,494 Qeks< Qr RD 94 8,3608 457,494 Qeks< Qr Sumber : Hasil Perhitungan Dari tabel 4. diatas dapat diketahui bahwa penampang RD 63. RD 73. RD 86, dan RD 94 meempunyai debit Q existing lebih kecil dari Q rencana periode ulang 25 tahun. Untuk itu perlu penanganan agar penampang sungai mampu menampung debit rencana yang ada. Perhitungan Dimensi Normalisasi Eo Dimensi Sungai Debit Kala Ulang 25 Tahun - Debit maksimal periode ulang 25 tahun (Q) = 457,494 m /detik V = 1,5 m/detik . ada tabe. karena direncanakan perkuatan dinding dengan beton bertulang Didapat : = 304,996 m2 h = 5,523 m b = 55,230 m Tinggi jagaan . = 1,662 m Tinggi saluran (H) H = 7,185 m Kemiringan dasar saluran . P = 66,276 m R = 4,602 i = 0,000085 w = 1,662 H = 7,185 m h = 5,523 b = 55,230 m Gambar 4. Dimensi Sungai Penampang Persegi Panjang kala ulang 25 tahun RIAN JUNAIDHA R. Tabel 4. Rekap Perhitungan Dimensi Normalisasi Sungai Rapak Dalam Kala Ulang . A/deti. A . A) 457,494 Dimensi Saluran . /deti. 304,996 0,000085 1,662 7,185 55,230 5,523 Sumber : Hasil perhitungan Dari hasil perhitungan perencanaan normalisasi Sungai Rapak Dalam diperoleh debit 457,493 mA/detik maka, dari hasil perhitungan debit banjir rancangan tersebut diperoleh dimensi sebagai berikut : Lebar sungai : 55,230 m Kedalaman air sungai : 5,523 m Tinggi jagaan sungai : 1,662 m Tinggi sungai : 7,185 m Metode USLE (Universal Soil Less Equatio. Untuk menghitung kapaisitas sedimentasi akibat Erosi yang terjadi pada sungai Rapak Dalam Samarinda Seberang menggunakan Metode USLE sebagai berikut : R2004 = 5617,56 Besaran Laju Erosi : A2004 = R. KS. = 87,63 ton/ha/thn = 0,24 ton/ha/hari Analisa Sedimen DAS Besarnya perkiraan hasil sedimen dapat ditentukan berdasarkan persamaan 2. 32 sebagai = Atot (NSL) Ws = 0,019325 ton/th = 0,000053 ton/hari RIAN JUNAIDHA R.