Anterior Jurnal. Volume 16 Nomor 2. Juni 2017. Hal 144 Ae 157 ISSN 1412-1395 . 2355-3529 . EVALUASI PROGRAM BAITUL ARQAM BAGI KARYAWAN DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALANGKARAYA (The Evaluation Of Baitul Arqam Program For The Employees Of The University Of Muhammadiyah Palangkaray. NURUL HIKMAH KARTINI Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Jl. RTA Milono Km. 1,5 Palangka Raya. Kalimantan Tengah. e mail : Nurul. kartini@umpalangkaraya. ABSTRACT The University of Muhammadiyah Palangkaraya routinely conducts the cadre program to its employees held every month of Ramadan called Baitul Arqam. The problems faced in this institution are not all employees understand about Al-Islam and Kemuhammadiyahan which are implemented in daily life and worship. Baitul Arqam program is one of the solutions run by the institution to answer the problem. a program that has been running for more than 3 . years, it is necessary to evaluate. This evaluation aims to identify the effectiveness of Baitul Arqam Program for Employees at The University of Muhammadiyah Palangkaraya. This study uses CIPP evaluation model. Stufflebeam's CIPP evaluation model focuses on four aspects: context, input, process, and product. Data collection by using interviews, observation, and documentation. Study subjects that are used as data sources of information are Rector. Vice Rector I. Vice Rector II. Head of LPPKK. Presenters, and Participants / employees at The University of Muhammadiyah Palangkaraya with a sample of 80 people. The evaluation category is divided into five parts: Very Good. Good. Fair. Less, and Less Once. Evaluation results show: . Analysis of needs and goals and objectives of the program on the component context is in very good category. Planning strategies covering materials, human resources, facilities and infrastructure, funding, and learning methods in the inputs component of BBTHA program at The University of Muhammadiyah Palangkaraya are included in good category. In the process components implemented in the program Baitul Arqam For Employees included in good category. In the product components produced Baitul Arqam program For Employees included in good category. This means that the Program can be continued with various Keywords: Program evaluation. Baitul Arqam for Employees Nurul Hikmah Kartini. Evaluasi Program Baitul Arqam Bagi Karyawan Di Universitas Muhammadiyah A ABSTRAK Universitas Muhammadiyah Palangkaraya rutin melaksanakan program pengkaderan kepada karyawannya yang diselenggarakan setiap bulan Ramadhan yang dinamakan Baitul Arqam. Permasalahan yang ditemui di institusi ini adalah belum seluruhnya pegawai memahami tentang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang diimplementasikan dalam kehidupan serta ibadah sehari-hari. Program Baitul Arqam ini merupakan salah satu solusi yang dijalankan institusi untuk menjawab permasalahan tersebut. Sebagai sebuah program yang sudah berjalan lebih dari 3 . tahun, maka perlu diadakan evaluasi. Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi keefektifan Program Baitul Arqam Bagi Karyawan di Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Penelitian ini menggunakan model evaluasi CIPP. Model evaluasi CIPP dari Stufflebeam terfokus pada empat aspek, yaitu: context, input, process, dan product. Pengambilan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian yang dijadikan sumber data informasi adalah Rektor. Wakil Rektor I. Wakil Rektor II. Ketua LPPKK. Pemateri, dan Peserta/karyawan di Universitas Muhammadiyah Palangkaraya dengan sampel sebanyak 80 orang. Kategori evaluasi terbagi kedalam lima bagian yaitu: Baik Sekali. Baik. Cukup. Kurang, dan Kurang Sekali. Hasil evaluasi menunjukkan: . Analisis kebutuhan serta tujuan dan sasaran program pada komponen context termasuk kategori baik sekali. Strategi perencanaan yang meliputi materi, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, dana, dan metode pembelajaran dalam komponen inputs dalam program BBTHA di Universitas Muhammadiyah Palangkaraya termasuk dalam kategori baik. Pada komponen process yang dilaksanakan pada program Baitul Arqam Bagi Karyawan termasuk dalam kategori baik. Pada komponen produk yang dihasilkan program Baitul Arqam Bagi Karyawan termasuk dalam kategori Artinya bahwa Program ini dapat dilanjutkan dengan berbagai perbaikan. Kata kunci : Evaluasi program. Baitul Arqam bagi Karyawan PENDAHULUAN adalah melalui proses pengkaderan yang disebut Harapan terhadap pendidikan yang tertuang Baitul Arqam. Pentingnya proses pengkaderan ini, dalam aturan hukum tersebut menitikberatkan dimulai dari bentuk pemahaman yang mendalam kepada semua aspek pendidikan baik tenaga tentang Muhammadiyah. Baitul Arqam berasal dari kata bait . dan arqam yang diambil Terkait dari Arqam bin Abil Arqam yakni kelompok tujuan yang pertama yaitu menjadikan manusia pemuda yang pertama kali masuk Islam di zaman yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Rasulullah. Baitul arqam adalah salah satu bentuk Maha Esa, maka Universitas Muhammadiyah Palangkaraya melalui slogan AuThe Green Islamic berorientasi pada pembinaan ideologi (Al-Islam Muhammadiyah untuk menegakkan dan Kemuhammadiyaha. dan kepemimpinan indikator keislaman untuk mewujudkan harapan dalam persyarikatan. Tujuannya adalah untuk menciptakan kesamaan dan kesatuan sikap. CampusAy undang-undang harapkan. integritas, wawasan dan cara berpikir dikalangan Sebagai bentuk pewujudan pada indikator Islamic, banyak hal yang dapat dijadikan program Persyarikatan dan Amal Usaha Muhammadiyah. Program dalam sendi kehidupan kita. Salah satu wujud kesepahaman dalam pemikiran dan tindakan membina dosen maupun tenaga kependidikan Muhammadiyah di masa yang akan datang. Anterior Jurnal. Volume 16 Nomor 2. Juni 2017. Hal 144 Ae 157 Karena Baitul Arqam Berdasarkan rumusan masalah tersebut, maka merupakan salah satu program, maka perlu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi Purwanto Universitas Karyawan ISSN 1412-1395 . 2355-3529 . Baitul Arqam Bagi Karyawan Muhammadiyah Palangkaraya. menambahkan bahwa ada tiga alasan mengapa Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk: Mengetahui analisis kebutuhan, tujuan dan sasaran pada tahapan context dalam program Baitul Arqam bagi Karyawan di Universitas memutuskan apakah kegiatan yang dilakukan Muhammadiyah Palangkaraya Mengetahui mengumpulkan informasi bagaimana cara untuk meliputi materi, sumber daya manusia, sarana mengembangkan program dimasa mendatang. Sehingga setelah dilakukan evaluasi, akan ada pembelajaran dalam tahapan input dalam program Baitul Arqam bagi Karyawan di dilanjutkan atau dihentikan. Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Dari latar belakang tersebut dirumuskan Mengetahui masalah sebagai berikut: pembelajaran, serta monitoring dan evaluasi Bagaimanakah analisis kebutuhan, tujuan dan pada tahapan process selama pelaksanaan sasaran pada tahapan context dalam program program Baitul Arqam bagi Karyawan di Baitul Arqam bagi Karyawan di Universitas Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Muhammadiyah Palangkaraya? Mengetahui kompetensi yang dikuasai peserta Bagaimanakah strategi perencanaan yang pada tahapan product dalam program Baitul meliputi materi, sumber daya manusia, sarana Arqam Muhammadiyah Palangkaraya pembelajaran dalam tahapan input dalam Model-model Karyawan Universitas program Baitul Arqam bagi Karyawan di banyak dikenal dan dikembangkan oleh ahli. Pada Universitas Muhammadiyah Palangkaraya? Bagaimanakah jadwal pelaksanaan, aktifitas masing-masing kelebihan dan kekurangan. pembelajaran, serta monitoring dan evaluasi Untuk pada tahapan process selama pelaksanaan program Baitul Arqam bagi Karyawan di yang dikemukakan oleh para ahli. Purwanto Universitas Muhammadiyah Palangkaraya? membedakan model evaluasi menjadi delapan. Bagaimanakah beberapa model evaluasi yaitu :. ScrivenAos formatif-sumatif model, . CIPP CSE-UCLA StakeAos peserta pada tahapan product dalam program Baitul Arqam bagi Karyawan di Universitas countenance model, . TylerAos goal attainment Muhammadiyah Palangkaraya? model, . ProvusAos discrepancy model, . Scriven goal free model, . Kirkpatrick model. Nurul Hikmah Kartini. Evaluasi Program Baitul Arqam Bagi Karyawan Di Universitas Muhammadiyah A Dari berbagai macam model diatas berikut dijelaskan tentang model evaluasi CIPP. Model Program Baitul Arqam Bagi Karyawan Di Universitas Muhammadiyah Palangkaraya evaluasi CIPP dikembangkan oleh Stufflebeam. Konsep dasar dari model evaluasi CIPP adalah Komponen Indikator melakukan evaluasi terhadap: context . , input . , process . dan product . Evaluasi Context mengembankan tujuan sebuah program. Evaluasi dalam penyiapan Kesesuaian program dengan Analisis kebutuhan Institusi dan masyarakat Kesesuaian dasar hukum yang Kesesuaian Tujuan dan Sasaran Program dengan Visi, misi dan tujuan Insitusi Evaluasi proses digunakan untuk menunjukan merupakan evaluasi terhadap out put sebagai bahan kajian dalam pengambilan Input Process Stufflebeam, 2007: . METODE PENELITIAN Penelitian evaluasi CIPP ini dilakukan di Tersedianya Jadwal pelaksanaan BBTHA Pelaksanaan aktifitas Adanya monev terbatas Evaluasi model ini sangat tepat mengevaluasi efektivitas pelaksanaan sebuah program (Daniel Kejelasan isi Materi Pemateri dan peserta program sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan Ketersediaan sarana dan prasarana yang sesuai standar Adanya dukungan dana Adanya Metode bervariasi dan inovatif Peserta Baitul Arqam memiliki Kompetensi dalam pemahaman Keislaman dan Kemuhammadiyahan Product Universitas Muhammadiyah Palangkaraya yang beralamat di Jalan RTA Milono Km 1,5 Palangka Gambar 1. Desain Penelitian CIPP Raya. Kalimantan Tengah. Waktu penelitian selama empat bulan dari Januari sampai dengan April 2017. Desain penelitian model evaluasi CIPP bisa terlihat pada gambar 1. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yaitu penelitian tentang data yang dikumpulkan dan dinyatakan dalam bentuk kata-kata dan gambar. Kata-kata disusun dalam kalimat misalnya, kalimat hasil wawancara antara peneliti dan informan. Penelitian kualitatif bertolak pada filsafat konstruktivisme yang berasumsi bahwa ini berdimensi jamak, interaktif dan suatu diinterprestasikan oleh individu-individu. Subjek penelitian berasal dari semua unsur yang terlibat dalam program Baitul Arqam bagi Karyawan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya yaitu: . Pihak Rektorat. Ketua Anterior Jurnal. Volume 16 Nomor 2. Juni 2017. Hal 144 Ae 157 LPPKK. Pemateri Karyawan/Peserta program. ISSN 1412-1395 . 2355-3529 . context, inputs, process, dan product. Maka pembahasan akan mengacu pada empat hal Pihak Rektorat yang dalam hal ini yang Berikut ini dikemukakan pembahasan dijadikan sebagai informan adalah Rektor. Wakil hasil temuan masing-masing komponen evaluasi Rektor Wakil Muhammadiyah Rektor Palangkaraya. Universitas Wakil Rektor merupakan atasan dari Ketua Lembaga LPPKK. Evaluasi Context yang diharapkan mengetahui dari arah kebijakan Pada evaluasi context, ada dua aspek yang dari program yang dievaluasi. Pemateri program dievaluasi yaitu: . Analisa kebutuhan dan. adalah orang yang berinteraksi langsung dengan Tujuan dan sasaran program. peserta selama program tersebut berjalan, dalam Komponen hal ini berasal dari unsur Pimpinan Wilayah Muhammadiyah berada pada kategori sangat baik. Kalimantan Tengah. Peserta program adalah karyawan UM Palangkaraya dari Komponen yang kedua yaitu tujuan dan semua perwakilan unit kerja di UM Palangkaraya. sasaran program, berdasarkan hasil evaluasi Sampel yang dijadikan responden sebanyak berada pada kategori sangat baik. Karena kurang lebih 80 orang. Teknik yang digunakan dilihat dari relevansinya dengan tujuan, visi dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan studi dokumen. Universitas Muhammadiyah Palangkaraya sesuai dengan visinya yaitu: HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil yang diperoleh dari AuEvaluasi Program Unggul Baitul Arqam Bagi Karyawan di Universitas Muhammadiyah Terkait hal keislaman, maka dibentuklah unit PalangkarayaAy temuan-temuan hasil evaluasi kedalam empat bagian model evaluasi yaitu: context, input. Pengembangan Keislaman Kemuhammadiyaha. Hasil LPPKK (Lembaga wawancara, dokumentasi, dan observasi. Setelah kesesuaian antara visi universitas dengan visi dilakukan pengambilan data, peneliti melakukan LPPKK yaitu: menjadikan perguruan tinggi dan pemeriksaan keabsahan data pada setiap model sivitas akademika yang islami. Pembahasan Keterkaitan Rencana Strategis Universitas membandingkan antara temuan dengan kriteria Palangkaraya evaluasi yang telah ditentukan. Penelitian ini Universitas terdiri dari 4 . bagian besar evaluasi yaitu: Palangkaraya telah memantapkan tekad dan Hal diperoleh dari teknik pengumpulan data dari Hasil penelitian tersebut terlihat pada Pembinaan Muhammadiyah Sejak Muhammadiyah Nurul Hikmah Kartini. Evaluasi Program Baitul Arqam Bagi Karyawan Di Universitas Muhammadiyah A peranannya sebagai lembaga pendidikan tinggi Kemuhammadiyahan maka dibuatlah program sekaligus sebagai ujung tombak gerakan dakwah pengkaderan yang dinamakan Baitul Arqam. Muhammadiyah. Tekad ini akan selalu mewarnai Pelaksanaan Baitul Arqam Bagi Karyawan perumusan rencana pengembangan Universitas hanya 1x dalam 1 tahun yaitu di bulan Ramadhan. Muhammadiyah Program dimulai Palangkaraya. Untuk mewujudkan peranan tersebut maka Universitas Program ini terbagi dalam kelompok Muhammadiyah Palangkaraya diarahkan untuk dasar dan lanjutan. Aspek nilai-nilai ajaran islam mampu menghadapi tantangan lokal, regional dan pada intinya dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu nilai-nilai aqidah, nilai-nilai ibadah, dan nilai- persaingan dalam berbagai aspek kehidupan. nilai akhlak. Nilai-nilai ini mampu membawa Kunci keberhasilan manusia pada kebahagiaan, kesejahteraan, dan adalah kualitas sumber daya manusia, bukan keselamatan manusia baik dalam kehidupan di kekayaan sumber daya alam. Tantangan dalam kompetisi Karena itu langkah-langkah antisipasi merupakan keharusan. Salah satu (Muhtadi, 2006: . Hasil data temuan yang diperoleh kemudian Perguruan Tinggi, adalah adanya perencanaan yang bersifat strategis guna menjawab tantangan kepada pihak lain yang terkait. Dalam hal ini dan masalah kehidupan masyarakat, paling tidak untuk sepuluh tahun kedepan. Muhammadiyah Palangkaraya melalui wawancara LPPKK sebagai unit kerja yang mewujudkan Renstra Universitas Rektor Universitas sebagai berikut: Terkait visi, semua yang menuju keberhasilan kemuhammadiyahan mengemban amanah untuk pastinya melalui sebuah proses. Ada target baik melaksanakan program kerja yang salah satu itu jangka pendek, menengah, maupun jangka Begitupun dengan kaitannya dalam kader-kader pelaksanaan misi, adanya kendala atau masalah Hal ini juga sesuai dengan misi universitas yang sentral untuk menyelesaikan masalah pola nilai-nilai pikir yang sama untuk kemajuan universitas inilah keislaman dan memberi arah perubahan dalam yang seharusnya dimiliki oleh seluruh civitas akademika dari eselon atas sampai bawah. yang dihadapi memerlukan peran kepemimpinan sebagai masyarakat utama. LPPKK Kesatuan pemahaman dalam visi dan misi akan Ibarat pepatah Ausambil berjalan kemuhammadiyahan dosen, karyawan, namun mencari jalan. Seperti yang disampaikan oleh ahli juga mahasiswa. Untuk meningkatkan kualitas filsafat dalam manajemen kepemimpinan, rasio yang ideal adalah 20/80. 80% dari kemampuan Al-Islam Anterior Jurnal. Volume 16 Nomor 2. Juni 2017. Hal 144 Ae 157 menjadi pemimpin dan 20% adalah kemampuan Hal Sumber Daya Manusia Komponen Sumber Daya Manusia terbagi program Baitul Arqam Bagi Karyawan harus dalam dua aspek yaitu pemateri dan peserta program Baitul Arqam Bagi Karyawan. ISSN 1412-1395 . 2355-3529 . SOP yang jelas, serta konsistensi Berdasarkan temuan, peneliti melihat bahwa dalam menjalankan program Baitul Arqam Bagi Karyawan. Karyawan berasal dari unsur Pimpinan Pusat dan Kejelasan dari ketersediaan dokumen yang Baitul Arqam Bagi Wilayah Muhammadiyah serta Pimpinan Wilayah Aisyiyah Kalimantan Tengah. Hasil evaluasi/temuan yang ada sehingga aspek ini dikategorikan Baik Sekali. Evaluasi Input pemateri dalam program ini setiap tahun tidak Pembahasan evaluasi input mencakup lima Baitul Arqam Bagi Karyawan, komponen yaitu: materi, sumber daya manusia, kompetensi dan kualifikasi mereka. Hanya sekitar sarana dan prasarana, dana, dan metode. Hal 10% nama pemateri baru muncul di setiap tahun tersebut akan dibahas satu persatu berikut ini: Materi Hal berikutnya yang dibahas yang terkait Berdasarkan peserta Baitul Arqam Bagi Karyawan. Seluruh pedoman yang ada, sebenarnya sudah jelas karyawan yang bekerja di UM Palangkaraya wajib mengikuti program ini. Sehingga terbagi kedalam terdokumentasikan secara rapi dalam satu buku kelompok dasar dan lanjutan. Kelompok dasar yang baku. Berdasarkan hasil wawancara, >75% adalah karyawan yang baru bergabung di tahun peserta tertarik dengan materi penyelenggaraan Sedangkan kelompok lanjutan adalah jenazah mulai dari memandikan, mengkafani karyawan yang sudah dinyatakan lulus pada sampai menshalatkan. Sedangkan materi yang sulit dipahami, hanya sebagian kecil peserta yang Sertifikat kelulusan Baitul Arqam bahkan dijadikan menjawab pada materi hadits, juga tata cara salah satu syarat bagi dosen atau tenaga kependidikan meniti jenjang karir yang lebih karyawan berasal dari kalangan Muhammadiyah, sehingga sedikit kesulitan merubah misalnya tata Sarana dan Prasarana cara wudhu dan juga beberapa bacaan shalat. Secara umum, sarana dan prasarana yang Selain teori, peserta menginginkan lebih banyak dimiliki Universitas Muhammadiyah Palangkaraya untuk mendukung program Baitul Arqam Bagi kurangnya alokasi waktu untuk praktek langsung. Karyawan sangat memadai. Baik dari segi sarana Sehingga Permendikbud praktek penyelenggaraan jenazah. Nomor Mengacu Standar Nasional Perguruan Tinggi pada standar nasional Nurul Hikmah Kartini. Evaluasi Program Baitul Arqam Bagi Karyawan Di Universitas Muhammadiyah A pendidikan di bidang sarana prasarana, seperti: ini yaitu belum tersedianya media pembelajaran laboratorium/studio/bengkel kerja, unit produksi, untuk praktek penyelenggaraan jenazah seperti tempat berolahraga, ruang untuk berkesenian, manequin patung manusia. Selama ini pemateri ruang unit kegiatan mahasiswa, ruang pimpinan khusus materi mengkafani jenazah yaitu ibu-ibu perguruan tinggi, ruang dosen, ruang tata usaha. Pimpinan Wilayah Aisyiyah membawa sendiri dan fasilitas umum. Dari standar yang ditetapkan, media yang dimaksud. Hal ini akan dijadikan Baitul rekomendasi agar unit kerja terkait melakukan Universitas pengadaan media pembelajaran yang terkait Arqam Bagi Namun didapati kelemahan pada komponen Karyawan Muhammadiyah Palangkaraya adalah: . Mesjid. materi fiqih. Aula. Ruang kelas. Perpustakaan. Sedangkan pada pasal 35 mengenai sarana Dana Dukungan dana dari Universitas terhadap pembelajaran paling sedikit terdiri atas: perabot, tercantum dengan jelas dan terperinci setiap Baitul buku/buku elektronik/ repositori, sarana teknologi Universitas (APBU). Bagi Anggaran Karyawan Pendapatan Belanja Ditinjau dari jumlah anggaran selama empat berkesenian, sarana fasilitas umum, bahan habis tahun berjalannya program Baitul Arqam Bagi pakai, dan sarana pemeliharaan, keselamatan. Karyawan diketahui bahwa angkanya terjadi beberapa perubahan. Pada tahun 2013, pagu berjalannya program adalah: . dana yang tersedia adalah Rp. 000,-. Pada peralatan pendidikan. media pendidikan. tahun 2014 sampai sekarang meningkat menjadi Rp. 000,-. Sarana Arqam Hal Berdasarkan hasil evaluasi, sarana dan prasarana sudah sangat mendukung pelaksanaan program Baitul Arqam Bagi Karyawan. Pesatnya perencanaan dari ketua Lembaga yang mengelola pembangunan prasarana di kampus Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, mendukung proses pembimbingan. dengan lancar. proses pembelajaran. Para pemateri biasanya berhasil, sehingga dukungan danapun mengalir yang terpasang didalam aula, sangat membantu Hal ini menunjukkan bahwa kesiapan dan Terkait ketersediaan sarana, adanya LCD Metode Beberapa metode yang terlaksana diberikan pembelajaran berupa diputarkannya video yang melalui ceramah, diskusi, tanya jawab dan terkait praktek ibadah seperti penyelenggaraan pelaksanaan praktek. Berdasarkan temuan, hasil evaluasi, masih terdapat kekurangan jam atau alokasi waktu untuk praktek ibadah. Peneliti Anterior Jurnal. Volume 16 Nomor 2. Juni 2017. Hal 144 Ae 157 ISSN 1412-1395 . 2355-3529 . merekomendasikan agar praktek ibadah lebih dan lanjutan ditahun berjalan tersebut merangkap ditambah lagi pada sesi atau hari khusus secara sebagai dosen, jadi kalau ada jadwal ujian skripsi atau praktikum maka peserta sedikit kebingungan Evaluasi Process membagi waktu. Sehingga ada beberapa peserta Pembahasan evaluasi process mencakup Baitul Arqam yang dinyatakan lulus bersyarat monitoring serta evaluasi. Hal tersebut akan Dari temuan dan pembahasan ini, dibahas satu persatu berikut ini: direkomendasikan agar peserta Baitul Arqam diberikan kebijakan dibebaskan dari jabatan Jadwal Program 1x/tahun Baitul mahasiswa dan lainnya. Hasil ini didukung kegiatannya tahun 2012 dan 2013. Baitul Arqam dengan data wawancara >90% peserta ingin dilaksanakan penuh waktu dari baAoda subuh fokus mengikuti kegiatan, berharap ada surat tugas khusus sehingga tidak dibebani hal lain di struktural dalam memberikan pelayanan kepada Diawal Arqam Namun pelaksanaannya kurang efektif mengingat banyak bidang struktural. peserta yang jarak tempat tinggal dengan kampus Aktifitas Pembelajaran sangat jauh. Dari hasil wawancara, juga sebagian Aktifitas pembelajaran yang akan dievaluasi besar peserta menyebutkan keberatan bial jadwal secara umum adalah dari sisi peserta Baitul Baitul Arqam dilaksanakan pada malam hari. Arqam. bahkan bila dilaksanakan diluar kampus hanya berdasarkan hasil evaluasi, dapat disimpulkan kurang 10% yang setuju. Sehingga tahun 2013- bahwa secara keseluruhan sudah sesuai dengan kriteria yang ditentukan. dengan jam kerja di UM Palangkaraya. Pada Namun berdasarkan temuan yang diperoleh Tahun 2014, ada kebijakan dari institusi yaitu ternyata ada peserta yang tidak penuh selama 2 hari pelaksanaan Baitul Arqam yang mendatangkan pemateri dari Pimpinan Pusat dikategorikan lulus bersyarat. Hal ini berkaitan Muhammadiyah dengan jadwal lain dibidang struktural seperti Karena sebagian besar karyawan yang sudah dibahas sebelumnya. masih dalam tahapan Baitul Arqam Lanjutan. Dari hasil evaluasi, terlihat bahwa komponen Terbukti dengan adanya kebijakan ini, tingkat aktifitas pembelajaran sudah berjalan dengan baik kehadiran serta fokus peserta teradap pemberian sesuai yang ditentukan, sehingga aspek ini materi sangat baik. Tahun 2015 sampai sekarang tergolong pada kategori baik. tahun 2017, tidak ada lagi kebijakan selama Baitul Monitoring dan Evaluasi Arqam, pelayanan struktural diliburkan, sehingga Jika ditinjau dari sisi monitoring dan evaluasi, ada beberapa peserta yang absen di satu atau maka dapat dikatakan bahwa monitoring dan dua materi sesi Baitul Arqam. Karena sebagian besar karyawan yang mengikuti kelopok dasar dilakukan oleh LPPKK selaku pengelola program Monitoring Nurul Hikmah Kartini. Evaluasi Program Baitul Arqam Bagi Karyawan Di Universitas Muhammadiyah A berjalan setiap saat, disesuaikan dengan daftar hadir yang tersedia. ketidakhadiran dalam sesi materi kurang dari 80% Evaluasi terbatas sudah dilakukan melalui kehadiran disebabkan surat tugas dari kampus rapat rutin menjelang bulan ramadhan, sebagai pada kegiatan yang bersamaan, namun masih tempat penyampaian tentang hal-hal apa saja yang sudah berjalan dan apa saja yang belum dikategorikan lulus bersyarat akan dinyatakan Rapat yang dihadiri oleh LPPKK lulus dan diberikan sertifikat jika sudah memenuhi dan pihak rektorat baik itu Rektor maupun Wakil kekurangan alokasi waktu pada materi yang Rektor berjalan dengan baik. Namun evaluasi belum sempat diikuti, baik pada pelaksanaan yang mendalam seperti menyebarkan angket Baitul Arqam di tahun selanjutnya maupun Baitul tentang respon belum dilakukan oleh LPPKK Arqam sejenis yang dilaksanakan oleh organisasi otonom Muhammadiyah. Sehingga post-test. Mereka Untuk implementasi dalam kehidupan sehari- penambahan personil di LPPKK sesuai dengan hari, berdasarkan hasil wawancara, sebagian struktur organisasi yang ada. Karena selama ini ternyata LPPKK hanya terdiri dari dua orang melaksanakan teori dan praktek ibadah secara pengelola yakni ketua dan staf. Masih belum secara subyektif, masih ada sebagian kecil lembaga belum berjalan maksimal sepenuhnya. Selain melalui rapat rutin, evaluasi juga Meskipun karyawan yang kembali pada kebiasaan awal dalam tata cara beribadah bila lebih 3 bulan berjalannya waktu setelah ramadhan, sehingga Semua terdokumentasikan dalam laporan kegiatan kepada pihak Rektorat disertai dilaksanakan secara berkelanjutan, agar ilmu agama kita selalu disegarkan kembali. perbaikan program ke depannya. Apabila semua tahapan terlewati, maka Evaluasi Product LPPKK akan mengeluarkan Surat Keputusan Pembahasan evaluasi product mencakup Hasil Baitul Arqam dan peserta yang dinyatakan komponen Kompetensi peserta Baitul Arqam Bagi lulus berhak untuk mendapatkan sertifikat Baitul Karyawan Arqam Bagi Karyawan. Al-Islam Kemuhammadiyahan baik secara teori maupun Dari data diperoleh informasi bahwa hasil Untuk mendukung keabsahan data, maka kelulusan disetiap periode pembimbingan >90% melakukan triangulasi data dengan melakukan peserta dinyatakan lulus. Lulus disini memenuhi wawancara kepada pihak terkait yang mendukung syarat nilai post-test >7 atau pada kategori baik program Baitul Arqam Bagi Karyawan. dan mengikuti minimal 80% sesi materi. Namun ada sebagian peserta yang dinyatakan lulus Anterior Jurnal. Volume 16 Nomor 2. Juni 2017. Hal 144 Ae 157 ISSN 1412-1395 . 2355-3529 . Tabel 1. Hasil Evaluasi Context Kriteria Evaluasi Temuan Evaluasi Adanya kebutuhan Adanya analisis kebutuhan sebelum dibuat Program Baitul Arqam Bagi program Baitul Arqam Bagi Karyawan yang Karyawan yang sesuai dengan mengacu pada kebutuhan institusi dan analisis kebutuhan Institusi dan masyarakat Kesesuaian tujuan dan sasaran 1. Adanya kesesuaian antara tujuan dan program Baitul Arqam Bagi sasaran program Baitul Arqam Bagi Karyawan dengan Visi, misi. Karyawan dengan Visi Universitas Tujuan Universitas 2. Adanya kesesuaian antara tujuan dan Muhammadiyah Palangkaraya sasaran program Baitul Arqam Bagi dan unit kerja LPPKK Karyawan dengan Misi Universitas Adanya kesesuaian tujuan dan sasaran program dengan tujuan Universitas Adanya kesesuaian antara tujuan dan sasaran program Baitul Arqam Bagi Karyawan dengan Visi LPPKK Adanya kesesuaian antara tujuan dan sasaran program Baitul Arqam Bagi Karyawan dengan Misi LPPKK Adanya kesesuaian tujuan dan sasaran program dengan tujuan LPPKK Kesimpulan Tercapai dengan kategori Aubaik sekaliAy Tercapai dengan kategori Aubaik sekaliAy Tabel 2. Hasil Evaluasi Input Kriteria Evaluasi Temuan Evaluasi Kejelasan Materi Materi program Baitul Arqam I dan II Bagi kelompok Baitul Arqam I Karyawan sudah sesuai. Kejelasan kelompok Baitul Arqam II Pemateri Baitul Arqam Bagi 1. Sumber daya manusia pendukung Karyawan memiliki kualifikasi program Baitul Arqam Bagi Karyawan persyaratan yang ditetapkan sudah memenuhi persyaratan yang Peserta Baitul ditetapkan sesuai buku petunjuk Arqam Bagi Karyawan pelaksanaan dan teknis yang terdiri sesuai dengan kualifikasi Pimpinan Pusat persyaratan yang ditetapkan Muhammadiyah. Pimpinan Wilayah Adanya unit kerja yang Muhammadiyah. Pimpinan mengelola program Wilayah Aisyiyah Peserta terkualifikasi dengan baik, dasar maupun lanjutan Adanya unit kerja khusus yang mengelola program yaitu LPPKK Tersedianya ketersediaan sarana dan prasarana prasarana yang sesuai standar sudah sesuai standar dan sangat yang ditetapkan pemerintah mendukung program Baitul Arqam Bagi Karyawan. Media untuk praktek ibadah masih Adanya dukungan dana 1. Dukungan dana dari Universitas yang cukup sudah memenuhi akan kebutuhan Adanya peningkatan jumlah program Baitul Arqam Bagi Karyawan. dalam APBU Adanya perubahan angka dan kemudian tetap Adanya metode pembelajaran Metode pembelajaran yang digunakan yang bervariasi pada program Baitul Arqam Bagi Karyawan diberikan secara teori, praktek, juga dengan bantuan media seperti video. Kesimpulan Tercapai 100% dengan kategori Aubaik sekaliAy Kriteria evaluasi terpenuhi, penilaian 61-80% dengan kategori AubaikAy Kriteria evaluasi terpenuhi, penilaian 61-80% dengan kategori AubaikAy Tercapai 100% kategori AubaikAy Kriteria evaluasi terpenuhi, penilaian 61-80% dengan kategori AubaikAy Nurul Hikmah Kartini. Evaluasi Program Baitul Arqam Bagi Karyawan Di Universitas Muhammadiyah A BBTHA Tabel 3. Hasil Evaluasi Process Universitas Muhammadiyah PalangkarayaKesimpulan termasuk dalam kategori baik. Temuan Evaluasi Sebagian peserta keberatan akan Kriteria Dengan . penilaian Materi program Baitul jadwal yang sudah ditetapkan yaitu di 61hari kerja senin-jumAoat. 80% dengan kategori Bagi Karyawan sudah sesuai dengan Secara umum, jumlah Arqam AubaikAy yang ditetapkan yaitu materi Al-Islam dan Sebanyak 90% dari responden menjawab Kriteria tidak ada kesulitan dalam mengikuti terpenuhi, penilaian Kemuhammadiyahan. Fiqih, 61dan Praktek materi Baitul Arqam 80% dengan kategori Sebanyak 90% menjawab bahwa AubaikAy pada kategori sangat baik. Ibadah, yang menarik adalah penyelenggaraan . Sumber daya manusia pendukung Seluruh responden 100% menjawab Baitul Arqam Bagi Karyawan sudah bahwa mengikuti pelaksanaan post-test di bagian akhir pertemuan meskipun sebagian kecil sudah lupamemenuhi apa isi post persyaratan yang ditetapkan sesuai buku Sebanyak 90% menjawab keberatan bila pedoman, yang terdiri dari unsur pelaksanaan Baitul Arqam di malam hari dan dilaksanakan diluarPimpinan Pusat Muhammadiyah. Pimpinan Monitoring dilaksanakan oleh LPPKK Muhammadiyah Kriteria Wilayah dan Pimpinan Evaluasi terbatas dilaksanakan pada terpenuhi, penilaian 61rapat antara LPPKK dengan Pihak Aisyiyah 80% dengan Wilayah Kalimantan Tengah. Rektorat setiap menjelang kegiatan AubaikAy . Kriteria Evaluasi Kedisiplinan peserta dalam Minimal Jadwal Kesesuaian antara teori dan Adanya Post-test Adanya monitoring dan evaluasi terbatas pada program BBTHA sebanyak 1x/ semester Ketersediaan sarana dan prasarana sudah Tabel 4. Hasil Evaluasi Product sesuai standar dan sangat mendukung Temuan Evaluasi Kesimpulan Dari SK kelulusan terlihat sebagian besar Kriteria tercapai pada peserta Baitul Arqam Bagi program Karyawan Baitul kategori Arqam 61-80% Bagi pada Karyawan, dinyatakan lulus kategori baik. Kriteria Evaluasi Peserta Baitul Arqam bagi Karyawan memiliki Kompetensi secara teori dan praktek di Al-Islam Kemuhammadiyahan sehingga dikategorikan baik. Dukungan dana dari Universitas sudah memenuhi akan KESIMPULAN Baitul Arqam Bagi Karyawan, sehingga dikategorikan sangat Analisis kebutuhan serta tujuan dan sasaran program pada komponen context termasuk digunakan pada program Baitul Arqam Bagi kategori baik sekali. Hal ini terlihat bahwa Karyawan sudah bervariasi dari segi teori Universitas Muhammadiyah Palangkaraya dikategorikan baik. Pada komponen process yang dilaksanakan pada program Baitul Arqam Bagi Karyawan Selain itu, tujuan dan sasaran termasuk dalam kategori baik, yakni . program BBTHA sejalan dengan visi, misi, jadwal pelaksanaan program sesuai yang dan tujuan dari Universitas Muhammadiyah direncanakan, sehingga dikategorikan baik. Palangkaraya dan unit kerja LPPKK. aktifitas pembelajaran yang berjalan Strategi perencanaan yang meliputi materi, sesuai dengan petunjuk dalam pedoman yang tersedia, sehingga dikategorikan baik. prasarana, dana, dan metode pembelajaran . monitoring dan evaluasi sudah dijalan, dalam komponen inputs dalam program sehingga dikategorikan baik. Metode . Anterior Jurnal. Volume 16 Nomor 2. Juni 2017. Hal 144 Ae 157 Pada komponen produk yang dihasilkan ISSN 1412-1395 . 2355-3529 . Monitoring dan evaluasi lebih ditingkatkan Baitul Arqam Bagi Karyawan lagi dengan melakukan secara rutin dan Yakni kompetensi yang dikuasai peserta dalam Dari bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan berusaha secara maksimal dicapai. pelaksanaan dalam penilaian akhir baik dari Keputusan dari hasil evaluasi context, input, segi post test maupun dari kedisipilan dalam process, produk pada Program Baitul Arqam Bagi kehadiran peserta mengikuti semua sesi Karyawan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya termasuk kategori baik. Artinya DAFTAR PUSTAKA