Strategi Pembelajaran Aktif dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Fiqih Puasa pada Siswa Kelas 8 di Madrasah Tsanawiyah Siti Nur Azizah1. Kamilatul Khanifah*1. Saeful Bahri1 1Institut Agama Islam Bakti Negara Tegal *Corresponding Email: kamilatulkhanifah@gmail. Abstract This research aims to analyze the effectiveness of active learning strategies in improving understanding of the concept of fiqh fasting in class Vi students at Madrasah Tsanawiyah. The background of this research is the low level of understanding students' understanding of fiqh material, especially the fasting chapter, which is caused by the dominance of the lecture method and the low involvement of students in the learning process. lecture method and low student involvement in the learning process. The method used is descriptive qualitative research with the approach of approach and literature review. The results showed that the application of active learning strategies such as group discussions, presentations, demonstrations, problem-based learning, and educational games can significantly increase students' participation and understanding. These strategies encourage students to think critically, work together, and apply fiqh concepts in real life. fiqh concepts in real life. One model that has proven effective is Teams Games Tournament (TGT), which combines elements of teamwork and educational competition. The conclusion of this research shows that active learning not only improves academic understanding in students, but also shapes students' attitudes and social skills. attitudes and social skills for students. Keywords: Active Learning. Fiqh Fasting. Madrasah Tsanawiyyah. Teams Games Tournament. Strategy Learning Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi pembelajaran aktif dalam meningkatkan pemahaman konsep fiqih puasa pada siswa kelas Vi di Madrasah Tsanawiyah. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya tingkat pemahaman siswa terhadap materi fiqih, khususnya bab puasa, yang disebabkan oleh dominasi metode ceramah dan rendahnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran aktif seperti diskusi kelompok, presentasi, demonstrasi, pembelajaran berbasis masalah, dan permainan edukatif dapat meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa secara Strategi ini mendorong siswa untuk berpikir kritis, bekerja sama, dan menerapkan konsep fiqih dalam kehidupan nyata. Salah satu model yang terbukti efektif adalah Teams Games Tournament (TGT), yang menggabungkan unsur kerja tim dan kompetisi edukatif. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran aktif tidak hanya meningkatkan pemahaman akademik pada siswa, tetapi juga membentuk sikap dan keterampilan sosial bagi siswa. Kata kunci: Pembelajaran Aktif. Fiqih Puasa. Madrasah Tsanawiyyah. Teams Games Tournament. Strategi Pembelajaran TaAoallumuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1. No. Juni 2025 TaAoallumuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1. No. Juni 2025 Pendahuluan Kajian Literatur terdahulu Pendidikan merupakan upaya membantu manusia mengembangkan potensi dirinya melalui proses pembelajaran. Hal ini sesuai dengan makna UU No. 20 Tahun 2003 pasal 1 ayat 1 AuPendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk menciptakan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik dapat secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk mencapai kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, dan akhlak muliaAy. Etika dan keterampilan yang diperlukan bagi manusia, masyarakat, bangsa dan negara. Pendidikan merupakan suatu proses yang sistematis, progresif dan berkesinambungan yang di dalamnya selalu terjadi perkembangan-perkembangan baru dengan tujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan dalam suatu negara. Pendidikan berarti membimbing anak agar potensi mereka berkembang secara optimal, sehingga mereka dapat maju dan mengembangkan nilai-nilai kehidupan. Sebagai pengajar, seorang pengajar menekankan pada pekerjaan rumah dan mendukung siswa agar dapat mengatasi masalah yang mereka hadapi2. Permasalahan yang sering muncul dalam pembelajaran saat ini adalah banyaknya siswa yang kesulitan memahami materi fiqih yang disampaikan guru, sehingga mengakibatkan hasil belajar yang masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) pada mata pelajaran fiqih. Selain itu, guru menggunakan strategi pembelajaran yang kurang tepat, sehingga meningkatkan dominasi guru dalam proses belajar mengajar dan menurunkan partisipasi siswa, yang menyebabkan pembelajaran menjadi searah. Singkatnya, para pendidik terus menghadapi tantangan dalam mengembangkan proses pembelajaran, termasuk dalam mata pelajaran fiqih. Pembelajaran Fiqih di Madrasah Tsanawiyah bertujuan untuk membekali peserta didik agar dapat mengetahui dan memahami pokok-pokok hukum Islam dalam mengatur ketentuan dan tata cara menjalankan hubungan manusia dengan Allah yang diatur dalam Fiqih ibadah dan hubungan manusia dengan sesama yang diatur dalam Fiqih muamalah. Menerapkan dan mempraktikkan prinsip-prinsip hukum Islam dengan benar ketika melakukan tindakan sosial dan ibadah. Diharapkan bahwa pengalaman ini akan meningkatkan disiplin, kepatuhan terhadap hukum Islam, dan tanggung jawab sosial yang tinggi baik dalam lingkup pribadi maupun sosial. Siswa dapat belajar bagaimana menerapkan praktik ibadah secara langsung seperti ibadah mahdah dan muamalah melalui studi fikih, selain mempelajari teori-teori hukum Islam. Hal ini memungkinkan siswa untuk melakukan praktik-praktik tersebut dengan baik dan benar dalam ibadah sehari-hari. Kajian literatur mengenai pembelajaran aktif pada mata pelajaran Fiqih menunjukkan bahwa penerapan strategi pembelajaran yang tepat dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik secara signifikan. Misalnya, penelitian oleh Siti MasriAoah . mengungkapkan bahwa penggunaan strategi pembelajaran AuThe Power of Two and FourAy pada materi Fiqih tentang puasa di MTs Darul Ulum Ngaliyan Semarang mampu menciptakan suasana kelas yang lebih aktif dan meningkatkan hasil belajar siswa secara bertahap dari siklus pertama ke siklus kedua. Strategi ini melibatkan siswa dalam diskusi 1 Undang-undang SISDIKNAS. Sistem Pendidikan Nasional Edisi Terbaru (Fokusindo Mandiri, 2. II. Abuddin Nata Syaiful Bahri Djamarah. AoPendekatan Dalam Mengajar Perspektif Syaiful Bahri Djamarah Dan Abuddin Nata. (Studi Komparatif Deskrifti. Ao. El-Ghiroh: Jurnal Studi Keislaman, 14. , pp. 25Ae54. 3 Satria Wiguna. AoPemikiran Pendidikan Az-Zarnuji Dalam Kitab Jurnal Dirosah IslamiyahAo. Jurnal Dirosah Islamiyah, 3 . , p. Hal, 421, doi:10. 17467/jdi. TaAoallumuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1. No. Juni 2025 kelompok kecil yang heterogen sehingga mereka lebih termotivasi dan aktif dalam proses Selain itu, implementasi pembelajaran aktif pada mata pelajaran Fiqih juga telah diterapkan dengan berbagai metode yang melibatkan interaksi dan partisipasi siswa secara Penelitian Sunadi dan Moh. Farhan . di MTS N 1 Semarang menunjukkan bahwa perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran aktif menggunakan metode ceramah, tanya jawab, demonstrasi, dan problem solving berjalan dengan baik dan efektif. Hal ini memungkinkan siswa tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga mengalami pengalaman belajar yang bermakna sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal5. Lebih lanjut, strategi pembelajaran aktif pada mata pelajaran Fiqih juga berperan dalam meningkatkan minat dan keterlibatan siswa dalam proses belajar. Penelitian Saiful Hamdi dan Qurotul Aini Farida . di MTs MaAoarif NU I Jatilawang Kabupaten Banyumas menemukan bahwa penggunaan berbagai teknik pembelajaran aktif seperti card sort, jigsaw learning, dan diskusi kelompok dapat membangkitkan semangat belajar dan membuat siswa lebih tertarik mengikuti pelajaran Fiqih. Dengan demikian, strategi pembelajaran aktif tidak hanya meningkatkan hasil akademik tetapi juga membangun motivasi dan partisipasi siswa secara menyeluruh6. Kata AufiqihAy berasal dari bahasa Arab. A Aa aCNa Ae Oa eACaNa Ae Aa eC UNAyg artinya memahami,pintar,cerdas, mendalami. Menurut prof. DR. Hasbi Assidiqi, ilmu fiqih adalah ilmu yg diperoleh dgn jln ijtihad dan diperlukandg mendalam dan sempurna ibadah ialah pengabdian pribadi maupun kelompok hamba Allah terhadap Tuhan-Nya yang tata caranya sesuai dengan hukum islam baik ditinjau dari segi aqidah, syariah, akhlak, maupun muamalah. Pada penelitian ini akan di jelaskan fiqh tentang puasa. Puasa secara bahasa dari kata shaum yang memiliki arti mencegah atau menahan. Dalam kitab nasaikhul ibad puasa secara bahasa mengandung arti tadzkiyatun nafs . enyucikan jiw. Secara istilah puasa merupakan salah satu kegiatan yang di nilai sebagai kegiatan sukarela yang di laksanakan dengan cara menahan diri dari makanan, minuman,perilaku buruk, dan semua hal yang memiliki potensi untuk membatalkan puasa tersebut selama masih dalam periode pelaksanaan puasa tersebut, puasa yang murni biasanya dilakukan dengan menahan diri untuk makan dan minum dalam kurun waktu tertentu. Konsep dan jenis-jenis prosedur pembelajaran puasa, bagaimana siswa belajar memahami macam-macam puasa, dan kesulitan mengajarkannya menjadi topik utama penelitian ini, yang didasarkan pada fenomena dan fakta-fakta literatur yang telah disebutkan di atas. Teknik pembelajaran fiqih puasa pada anak Mts dan bagaimana problematika pengajarannya yang akan di solusikan dengan Strategi Penelitian ini mengkaji tentang strategi pembelajaran fiqih puasa pada anak Mts. Tentu dalam penelitian ini tidak hanya membahas tentang satu strategi namun akan 4 Siti MasriAoah. AoPeningkatan Hasil Belajar Melalui Penerapan Strategi Pembelajaran The Power Of Two and Four Mata Pelajaran Fikih Materi Puasa Di MTs Darul Ulum Ngaliyan SemarangAo. Jurnal Pendidikan Madrasah, 1. , pp. 171Ae86. 5 S Sunadi and M Farhan. AoImplementasi Pembelajaran Aktif Mata Pelajaran Fiqih Di Mts N 1 SemarangAo. Prosiding Konferensi Ilmiah Mahasiswa A, 2020, pp. 803Ae10. 6 Saiful Hamdi and Qurotul Aini Farida. AoPENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF PADA MATA PELAJARAN FIQIH DI MTs MAAoARIF NU I JATILAWANG KABUPATEN BANYUMASAo. Paramurobi: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2. , pp. 43Ae52, doi:10. 32699/paramurobi. 7 (Imam Al Ghazali, 2. 8 (Al-Bantan. TaAoallumuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1. No. Juni 2025 membahas tentang beberapa strategi yang digunakan dalam pembelajaran fiqih puasa. Strategi pembelajaran memainkan peran penting dalam proses pendidikan, baik di dalam kelas maupun di luar kelas 9. Strategi pembelajaran merupakan bagian integral dari pengalaman belajar dan tidak boleh diabaikan 10. Tujuan utama penggunaan strategi ini adalah untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih dinamis dan menarik, menjauh dari suasana yang monoton. Selain itu, strategi pembelajaran yang efektif membantu siswa dalam mengembangkan berbagai aspek kepribadian mereka dan meningkatkan keterampilan berpikir kritis mereka. Ada banyak jenis strategi pembelajaran yang tersedia, termasuk ceramah, diskusi, demonstrasi, simulasi, pengalaman lapangan, pemetaan pikiran, dan drama 11. Masing-masing strategi ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. METODE PENELITIAN Dilihat dari tempat penulis melakukan penelitian, jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, penelitian lapangan yang bersifat deskriptif, artinya penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi mengenai status suatu gejala yang ada pada saat penelitian dilakukan. Penelitian ini hanya membahas tentang bagaimana penggunaan strategi pembelajaran aktif di kelas Vi MTs. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk memahami fenomena atau gejala sosial dengan lebih memfokuskan pada fenomena yang diteliti untuk menciptakan suatu teori. Penelitian ini juga menggunakan penelitian Data dikumpulkan dari buku guru dan siswa untuk mata pelajaran fikih di kelas Vi SMP, serta buku lain yang mendukung. Serta dikaitkan dengan temuan penelitian sebelumnya tentang pengembangan materi, data kemudian dianalisis dan ditulis. HASIL DAN PEMBAHASAN Madrasah tsanawiyah, juga disebut MTs, adalah jenjang pendidikan formal di Indonesia, setara dengan Sekolah Menengah Pertama, dan dikelola oleh Departemen Agama. Dalam tiga tahun, dari kelas 7 hingga kelas 9. Semua siswa di kelas kesembilan harus mengikuti Ujian Nasional, yang berdampak pada kelulusan mereka. Lulusan Master of Technology dapat melanjutkan ke Madrasah Aliyah atau Sekolah Menengah Atas atau Sekolah Menengah Kejuruan. Kurikulum madrasah tsanawiyah hampir sama dengan kurikulum sekolah menengah pertama, tetapi madrasah tinggi membahas pendidikan agama Islam dalam jumlah yang lebih besar. Selain mengajarkan mata pelajaran seperti di sekolah dasar, juga diajarkan bahasa Arab. Hadits. Aqidah. Akhlaq. Fiqih, dan Alquran. Pelajar tsanawiyah biasanya berusia tiga belas hingga lima belas tahun 12. Madrasah Tsanawiyah (MT. adalah lembaga pendidikan formal yang memiliki derajat yang sama dengan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Madrasah Tsanawiyah adalah sekolah formal yang memberikan pendidikan umum dengan kekhasan agama 9 Hasbullah. Juhji, and Ali Maksum. AoStrategi Belajar Mengajar Dalam Upaya Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Agama IslamAo. Edureligia: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3. , pp. 17Ae24. 10 Septiyana Dwi Hastuti and Ilyas Ilyas. AoSTRATEGI PEMBELAJARAN PELATIHAN MENJAHIT SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ANAK TUNAGRAHITA DI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) DHARMA ANAK BANGSA KLATENAo, 2017. 11 (Ramadhani et all, 2. 12 (Kemeneg 2. TaAoallumuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1. No. Juni 2025 Islam. Ini berbeda dengan SMP karena Madrasah Tsanawiyah adalah sekolah formal yang memberikan pendidikan umum dengan kekhasan agama Islam. Ini terdiri dari 3 . tingkat pendidikan dasar dan merupakan lanjutan dari Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah. Selain itu. Kementerian Agama mengelola MT (Ali, 2. Berbeda dengan SMP regular yang berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Dengan pelajaran yang digunakan adalah pelajaran nasional saja, pelajaran nasional yang terdiri dari beberapa mata pelajaran seperti IPA. IPS. Matematika. Bahasa Indonesia. Bahasa Inggris dan sebagainya dengan standar penilaian KKM (Ali,2. Madrasah Tsanawiyah selain memberikan pengajaran yang berhubungan dengan pengetahuan umum yang diajarkan di SMP. Madrasah Tsanawiyah juga memberikan pengajaran ilmu-ilmu agama yang lebih mendalam dibandingkan di SMP. Pemerataan pendidikan di Indonesia dibantu oleh banyak madrasah yang tersebar di seluruh negeri. Madrasah sering menghadapi masalah dalam penyelenggaraannya. Salah satu masalah paling umum tentang penyelenggaraan pendidikan di madrasah adalah bahwa madrasah dikelola oleh dua kementerian, yaitu Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama. perbedaan antara madrasah negeri dan swasta. dan kualitas pendidikan yang rendah. Madrasah merupakan bagian dari Sisdiknas memiliki peran yang cukup penting dalam pendidikan dan sejajar dengan sekolah umum. Perbedaan antara madrasah dan sekolah umum terletak pada sejarah pembentukannya serta ciri khasnya. Dari sisi sejarah, sekolah atau pendidikan umum dibentuk dari model pendidikan umum yang dibangun pada masa kolonialisme Belanda, sementara madrasah dibentuk sebagai respons terhadap pandangan umum bahwa sekolah-sekolah Belanda hanya diperuntukkan bagi kaum elit yang berkuasa dan pejabat pemerintahan13. Berdasarkan fungsinya madrasah berfungsi mempersiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai ajaran agamanya dan/atau menjadi ahli ilmu agama. Pendidikan madrasah terdiri dari tiga jenjang pendidikan formal yaitu ibtidaiyah, tsanawiyah, dan aliyah. Selain itu madrasah juga mengembangkan madrasah kejuruan untuk menghasilkan lulusan yang siap bekerja dan memiliki keahlian khusus di bidang tertentu. Madrasah memiliki peran penting dalam proses transmisi ilmu dan upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan di madrasah yang memadukan kehidupan akademik dengan kehidupan sosial. dengan bekal pendidikan agama yang lebih dari pendidikan umum dari orang yang tinggal di lingkungannya. Hal ini menjadi nilai lebih dimana madrasah tidak hanya menawarkan peserta didiknya memiliki kematangan intelektual semata melainkan juga memiliki kematangan mental dan spiritual. Pendidikan di madrasah secara intensif dibekali dengan pendidikan keagamaan baik secara teori maupun praktik sehingga madrasah dapat menjadi alternatif pendidikan ditengah runtuhnya nilai dan norma agama yang terjadi di masyarakat. 13 (Mts 2. TaAoallumuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1. No. Juni 2025 Madrasah terus berjalan dan memiliki peluang dan tantangan tersendiri. Peluangnya antara lain: semakin maraknya kehidupan umat beragama, semakin kuatnya Kemenag dalam mengelola pendidikan madrasah, animo masyarakat yang semakin baik terhadap penyelenggaraan pendidikan madrasah, serta dukungan masyarakat yang semakin luas. Sementara tantangan pendidikan madrasah adalah: perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, birokrasi, teknologi, kemitraan, tuntutan kurikulum, serta pendanaan. Walau bagaimanapun madrasah telah memiliki peran dan kedudukan penting bagi penyelenggaraan pendidikan dalam upaya mencetak generasi bangsa di masa yang akan Pengertian Puasa Fiqih Islam wa Adillatuhu adalah kitab fiqih yang ditulis oleh Prof. Dr. Wahbah Az Zuhaili. Buku Fiqih ini tergolong sangat lengkap sehingga mencapai 10 jilid. Di dalamnya dikemukakan pembahasan fiqih dari berbagai mazhab dengan dalil Al QurAoan. As Sunnah dan ijtihad. Menurut Fiqih Islam wa Adillatuhu, arti shaum . dalam bahasa Arab adalah menahan diri dari sesuatu. Shaama Aoanil kalaam artinya menahan diri dari berbicara. Sebagaimana firman Allah: AA eOUIA ca aA EA a AuacI Ia a eA a AE eea aIA AuSesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhanku Yang Maha PengasihAy (QS. Maryam: Orang-orang Arab mengatakan shaama an-nahaaru . iang sedang berpuas. apabila gerak bayang-bayang benda yang terkena sinar matahari berhenti pada waktu tengah hari. Sedangkan arti puasa secara istilah syariat adalah menahan diri pada siang hari dari hal-hal yang membatalkan puasa disertai niat, sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya Artinya, puasa adalah penahanan diri dari syahwat perut dan kemaluan serta dari segala benda konkret yang memasuki rongga tubuh . eperti obat dan lainny. dalam rentang waktu tertentu oleh orang tertentu yang memenuhi syarat, disertai niat. Hukum-Hukum berkaitan Ibadah Puasa Puasa terkait dengan empat hukum, yaitu wajib, sunat, makruh dan haram. Wajib berpuasa. Hal ini berlaku dalam enam keadaan: Puasa Ramadhan ,Puasa ganti kepada puasa wajib vang ditinggalkan . ,Puasa kafarah, seperti kafarah zihar, bunuh atau bersetubuh pada siang hari di bulan Ramadhan Puasa membavar fidvah haji dan umrah sebagai ganti bagi sembelihan Puasa untuk meminta hujan . stisqa') sekiranva diperintahkan oleh pemerintah . Puasanazar Sunat berpuasa. Ini adalah hukum asal bagi puasa dan ia terbahagi kepadatiga bahagian: i. Puasa sunat yang berulang setiap tahun. Antaranya ialah puasa hari Arafah, puasa hari Tasu'a dan hari Asyura', puasa hari ke-11 pada bulan Muharram, puasa enam hari di bulan Svawwal,' puasa pada Bulan-Bulan Haram (Asyhur al-Huru. , puasa sembilan hari terawal bulan Zulhijjah dan sebagainya. Puasa sunat yang berulang setiap bulan. Antaranya ialah harihari putihAo iaitu pada 13, 14, dan 15 hari bulan pada setiap bulanAy dan hari-hari gelap" iaitu 14 (Mts 2. 15 Wahbah Az-zuhaili. AoFiqih Islam Wa Adilla Tuhu Jil. 1Ao, 2010. TaAoallumuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1. No. Juni 2025 pada 28, 29 dan 30 hari bulan pada setiap bulan. Ay Puasa sunat yang berulang setiap minggu seperti puasa hari Isnin dan hari Khamis. Makruh berpuasa. Berpuasa pada hari Jumaat sahaja atau hari Sabtu sahaja atau hari Ahad sahaja adalah makruh hukumnya. Ay Begitu juga dengan saum dahr . erpuasa setiap hari sepanjang tahu. bagi orang yang bimbang akan sebarang kemudaratan atau terluput daripada melakukan perkara sunat. Haram berpuasa. Hukum ini terbagi kepada dua bagian: Haram berpuasa tetapi sah jika berpuasa, iaitu puasa seorang isteri tanpa keizinan suaminya dan puasa seorang hamba tanpa keizinan Haram berpuasa dan tidak sah jika berpuasa. Hal ini berlaku dalam lima bentuk: ePuasa pada Eidulfitri, iaitu 1 Syawwaln Puasa pada Eiduladha, iaitu 10 Zulhijjah Puasa pada hari-hari Tashrig, iaitu 11, 12 dan 13 Zulhijjah" Puasa pada separuh kedua bulan Sya'ban, iaitu bermula 16 hari bulan sehingga ke akhir bulanAy ePuasa pada hari syak, iaitu pada 30 Sya'ban apabila orang ramai mulai berbicara berbicara atentang melihat anak bulan atau ada orang yang tidak diterima saksi seperti wanita atau kanakkanak mendakwa melihat anak bulan. Syarat Sah Puasa Puasa dikira sah sekiranya syarat-syarat berikut terpenuhi. Syarat tersebut ada empat: Islam. Orang yang berpuasa disvaratkan berterusan sebagai Muslim sepanjang hari. Jika seseorang murtad walau seketika pada hari tersebut, maka puasanya terbatal. Berakal. Orang yang berpuasa disyaratkan berterusan berakal dan mumayyiz sepanjang Jika seseorang gila atau hilang kewarasan walau seketika, maka puasanya terbatal. Adapun berkaitan pengsan dan mabuk, perinciannya akan dinyatakan dalam perkaraperkara yang membatalkan puasa kelak. Suci daripada haid dan nifas. Perempuan yang berpuasa disyaratkan berterusan dalam keadaan suci sepanjang hari puasa. Jika haidnya keluar walaupun pada detik terakhir siang hari puasa, maka puasanya terbatal. Begitu juga jika haidnya terhenti pada siang hari Ramadhan, tetapi dia tetap disunatkan untuk imsak . enahan diri daripada makan dan minu. Ay Mengetahui waktu yang sah untuk berpuasa. Seseorang hendaklah mengetahui bahawa hari yang dia hendak berpuasa itu sah untuk ditunaikan ibadah puasa, iaitu hari tersebut bukanlah hari yang diharamkan puasa. Syarat Wajib Puasa Hukum puasa menjadi wajib apabila syarat-syarat berikut terpenuhi. Syarat tersebut ada Islam. Puasa tidak diperintahkan buat orang kafir dalam kehidupan dunia. Adapun orang murtad, dia wajib qada puasanya jika dia kembali memeluk agama Islam sebagai hukuman terhadapnya. Mukallaf. Orang yang berpuasa mestilah baligh dan berakal. Adapun kanak-kanak, ibu bapa atau penjaganya wajib menyuruhnya untuk berpuasa ketika dia mencapai umur tujuh tahun. Manakala jika dia tidak berpuasa ketika mencapai umur sepuluh tahun tetapi mampu untuk berpuasa, mereka wajib memukulnya. TaAoallumuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1. No. Juni 2025 Berkemampuan. Orang yang berpuasa mestilah memiliki kemampuan dari segi fizikal dan syarak: Kemampuan dari segi fizikal: Puasa tidak wajib bagi orang tua yang uzur dan orang sakit yang tidak mungkin akan sembuh. Kemampuan dari segi syarak: Puasa tidak wajib bagi perempuan yang haid dan nifas. Sihat : Puasa tidak wajib bagi orang yang sakit. Au Kayu ukur sakit yang membenarkan untuk berbuka puasa ialah sakit yang dibimbangi boleh menyebabkan kematian, melambatkan sembuh atau menambahkan sakit. Inilah yang diistilahkan sebagai Mahzhur al-Tayammum. Bermukim: Tidak wajib bagi orang yang bermusafir dengan perjalanan yang panjang . dan harus pada syarak. Untuk tidak berpuasa ketika bermusafir, disyaratkan untuk bermusafir sebelum terbit fajar. Ay Rukun Puasa ada dua: Rukun Pertama: Niat, iaitu sama ada puasa fardu mahupun sunat. Hal ini bersandarkan kepada hadis Nabi SAW: Maksudnya: Sesungguhnya setiap amalan adalah berdasarkan niat (Riwayat al-Bukhari dan Musli. Maka, wajib berniat puasa pada setiap hari berpuasaAy. Rukun Kedua: Meninggalkan semua perkara yang membatalkan puasa, iaitu sama ada dalam keadaan sedar dan tidak dipaksa kecuali bagi orang jahil yang diuzurkan. Maka, tidak batal puasa bagi orang yang terlupa atau dipaksa berbuka atau orang jahil yang diuzurkan kejahilannya. Perkara Yang Membatalkan Puasa Terbagi menjadi dua: Perkara yang hanya membatalkan pahala puasa dan puasa tidak wajib untuk diganti. dinamakan sebagai muhbitat. Perkara yang membatalkan puasa dan pahalanya. Walaupun berlaku dengan sebab keuzuran, puasa wajib untuk diganti. Ia dinamakan sebagai muftirat. Bagian pertama: Muhbitat ada enam Mengumpat, iaitu menyebut sesuatu perkara yang dibenci oleh saudara seislam walaupun ia benar. Mengadu domba, iaitu menyebarkan berita dengan tujuan menimbulkan fitnah. Menipu, iaitu menyatakan sesuatu yangtidak benar. Melihat sesuatu yang diharamkan atau melihat sesuatu yang diharuskan dengan syahwat, iaitu berasa lezat melalui penglihatan. Bersumpah atas penipuan. Berkata buruk dan melakukan sesuatu perkara yang Sabda Rasulullah SAW: Bagian kedua muftirat ada delapan Murtad, yaitu meninggalkan Islam dengan niat atau perkataan atau perbuatan walaupun sedetik. Haid. Nifas atau Wiladah. Mengalami haid, nifas atau wiladah pada waktu siang walaupun sedetik. Gila. Gila walaupun sedetik. Pingsan dan mabuk sepanjang hari. Jika seseorang pengsan pada sebahagian hari atau seseorang sedar dari pengsan walaupun sekejap, maka sah puasanya berdasarkan pendapat yang muktamad menurut Imam al-Ramli. Manakala, menurut Imam Ibn Hajar, batal TaAoallumuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1. No. Juni 2025 puasa sekiranya pengsan atau mabuk secara sengaja walaupun sedetik. Pendapat lain pula mengatakan tidak batal puasa melainkan jika berlaku secara sengaja dan meliputi sepanjang waktu siang. Bersetubuh. Jika seseorang bersetubuh" dengan sengaja dan mengetahui keharamannya dan melakukan dengan kehendak sendiri, maka batal puasanya. Jika puasa seseorang batal sehari penuh dalam bulan Ramadhan disebabkan persetubuhan yang sempurna dan berdosa kerananya,Ay maka akan berlaku lima perkara berikut kepadanya. Sesuatu objek sampai melalui saluran terbuka sehingga ke rongga Kenyataan 'sesuatu objek sampai' mengecualikan udara kerana ia tidak membatalkan puasa. Begitu juga dengan rasa dan bau yang tiada objek yang masuk ke dalam rongga. Kenyataan 'saluran terbuka' mengecualikan sesuatu objek yang masuk melalui saluran tertutup seperti minyak yang menyerap ke dalam liang-liang roma kulit. Semua rongga dikira terbuka kecuali mata menurut mazhab Imam al-Shafi'i. Begitu juga halnya dengan telinga menurut Imam alGhazali. Au Kenyataan 'sehingga ke rongga' iaitu bahagian yang menerima makanan dan ubat seperti perut, atau bahagian yang menerima ubat sahaja seperti otak. Istimna' (Mengeluarkan Air Man. Istimna' ialah mengeluarkan air mani sama ada dengan tangan sendiri atau tangan isteri atau dengan berfikir atau dengan melihatAiyang kesemuanya dilakukan dalam keadaan orang tersebut tahu perbuatan tersebut boleh menyebabkan keluar air maniAiatau meniarap. Jika berlaku salah satu daripada perkara tersebut, maka puasanya batal. Kesimpulan bagi perbahasan keluar air mani ini, ada keadaan yang membatalkan puasa dan keadaan yangtidak membatalkan puasa. Muntah dengan sengaja. Perbuatan ini membatalkan puasa walaupun sedikit. Muntah ialah makanan yang keluar melepasi halkum setelah melaluinya termasuklah air walaupun rasa dan warnanya tidak berubah. Khaaf . Hasan Bin Ahmad Bin Muhammad Bin Salim. Macam-macam Puasa Wajib Puasa Ramadhan Hukum berpuasa di bulan Ramadhan atau sebulan penuh adalah wajib bagi umat Islam. Kewajiban ini tercantum dalam Al-Quran. Hadits, dan Ijma Ulama. Adapun keistimewaannya terdapat dalam hadits riwayat Abu Hurairah Ra. Rasulullah Saw "Bulan yang penuh berkah telah datang kepada kalian. Allah SWT telah mewajibkan puasa di bulan itu kepada kalian. Di dalamnya, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu 16 Hasan Bin Ahmad Bin Muhammad Bin Salim Khaaf . At-Taqriat As-Sadidah Fil Masail Al-Mufidah (Dar al-Ulum al-Islamiyyah, 2. TaAoallumuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1. No. Juni 2025 neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Di dalamnya, ada satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Siapa saja yang tidak mendapat kebaikannya, ia benar-benar tidak mendapat kebaikan. " (HR Nasai. Baihaqi, dan Ahma. Puasa Kafarat Puasa kafarat sendiri adalah puasa yang ditunaikan sebagai bagian dari penebusan dosa atau pelanggaran suatu hukum maupun kelalaian dalam melaksanakan kewajiban. Contoh tindakan yang mengharuskan seseorang melakukan puasa kafarat adalah seperti berhubungan intim saat menunaikan puasa Ramadhan, membunuh binatang saat ihram, dan ketika suami melakukan zhihar atau menyamakan istrinya dengan perempuan yang bukan mahramnya. Puasa Nazar Puasa nazar menjadi kewajiban bagi orang-orang yang telah mengikrarkan dirinya dengan sesuatu yang telah dilakukan orang itu. Misalnya berjanji akan berpuasa apabila setelah lulus S1 langsung dapat pekerjaan yang diimpikan. Puasa Qadha Puasa ini diwajibkan bagi orang yang memiliki hutang puasa selama Ramadhan, seperti wanita yang sedang haid atau nifas. Puasa yang dilakukan berdasarkan jumlah puasa yang ditinggalkan selama bulan Ramadhan. Macam-macam Puasa Sunnah Puasa Senin Kamis Hukum puasa Senin Kamis adalah sunnah muakkad . unnah yang diharuska. Adapun keutamaannya terdapat dalam sebuah hadits yang menginformasikan bahwa seluruh amalan manusia dilaporkan pada hari Senin dan Kamis. AuSesungguhnya amal-amal manusia dilaporkan . epada Alla. pada hari Senin dan Kamis. lalu Allah SWT mengampuni setiap muslim . tau mukmi. , kecuali dua orang yang saling menjauh. Allah SWT berkata, "Tangguhkanlah untuk keduanya. " (HR Ahma. Puasa Ayyamul Bidh Puasa Ayyamul Bidh dikerjakan selama tiga hari yaitu tanggal 13,14,15 Hijriah. Rasulullah Saw bersabda tentang keutamaan puasa Ayyamul Bidh dalam hadits Abu Dawud. Nasai. Ibnu Majah. Ahmad, dan Ibnu Hibban. Di mana, berpuasa pada hari-hari tersebut layaknya seperti puasa setahun. Puasa 6 Hari di Bulan Syawal Puasa Syawal dilaksanakan setelah perayaan Idul Fitri, yaitu pada tanggal 2-7 Syawal. Puasa ini memiliki keistimewaan yang besar, yaitu terdapat dalam hadits riwayat Abu Ayyub Al-Anshari. Rasulullah Saw bersabda: Artinya: "Barangsiapa berpuasa Ramadhan lalu melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka itu setara dengan puasa sepanjang tahun. Puasa Arafah Puasa ini dikerjakan pada 9 Dzulhijjah atau bertepatan saat jamaah haji melakukan wukuf di Padang Arafah. Adapun keutamaannya terdapat dalam hadits riwayat Abu Qatadah Ra. Rasulullah Saw bersabda: TaAoallumuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1. No. Juni 2025 "Puasa pada hari Arafah dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, yaitu tahun yang lalu dan tahun yang akan datang. Dan puasa pada hari Asyura dapat menghapuskan dosa tahun yang lalu. " (HR Muslim. Ahmad. An-Nasai. Ibnu Majah, dan Abu Dawu. Puasa Asyura Puasa Asyura dilaksanakan pada 10 Muharram, sunnahnya puasa ini terdapat dalam sabda Rasulullah Saw yang diriwayatkan oleh Muawiyah bin Abu Sufyan. "Hari ini adalah hari Asyura dan kalian tidak diwajibkan puasa pada hari ini. Sedangkan aku sekarang berpuasa pada hari ini. Siapa yang menghendaki, dia boleh berpuasa, dan siapa yang menghendaki dia boleh tidak berpuasa. " (HR Bukhari dan Musli. Sementara itu, keutamaan puasa Asyura juga disabdakan oleh Rasulullah SAW dalam hadits riwayat Abu Qatadah RA: "Dan puasa pada hari Asyura dapat menghapuskan dosa tahun yang lalu. " (HR Muslim. Ahmad. An-Nasai. Ibnu Majah, dan Abu Dawu. Puasa Tasu'a Rasulullah Saw mensyariatkan umat Islam untuk berpuasa di hari Asyura, dan umatnya berkata, "Wahai Rasulullah, hari ini merupakan hari yang diagungkan oleh orangorang Yahudi dan Nasrani. Kemudian Nabi Saw bersabda, "Seandainya usiaku masih sampai pada tahun depan, sungguh aku akan berpuasa pada hari ke sembilan (Tasu'. " (HR Ahmad dan Musli. Ibnu Abbas Ra mengatakan bahwa belum sampai pada tahun depan. Nabi Saw telah Namun melalui hadits tersebut, beliau menganjurkan untuk berpuasa pada 9 Muharram. Puasa di Bulan Syaban Dalam riwayat Aisyah Ra, "Aku tidak melihat Rasulullah Saw menyempurnakan puasa dalam satu bulan, kecuali bulan Ramadhan. Dan aku tidak melihat beliau memperbanyak puasa dalam suatu bulan, kecuali bulan Syaban. " (HR Bukhari. Muslim. Abu Dawud. Nasai, dan Mali. Beliau bersabda, "Itu adalah bulan yang diabaikan oleh orang-orang, yaitu antara bulan Rajab dengan Ramadhan. Padahal pada bulan itu amal-amal diangkat dan dihadapkan kepada Tuhan. Maka, aku sangat menginginkan amalku diangkat sementara aku dalam keadaan berpuasa. " (HR Abu Dawud dan Nasa. Puasa di Bulan Haram Bulan haram adalah bulan-bulan yang dimuliakan, ini karena terdapat bulan Dzulqadah. Dzulhijjah. Muharram, dan Rajab yang dianjurkan untuk berpuasa sunnah. Nabi SAW menuturkan, "Berpuasalah pada . bulan haram, lalu tinggalkanlah. Berpuasalah pada . bulan haram, lalu tinggalkanlah. Dan berpuasalah pada . bulan haram, lalu tinggalkanlah. " (HR Nasai. Ahmad, dan Ibnu Khuzaima. Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Pengertian Model Teams Games Tournament Menurut Rusman mendefinisikan Team games tournament merupakan salah satu bentuk pembelajaran kooperatif yang menempatkan siswa dalam kelompok64 TaAoallumuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1. No. Juni 2025 kelompok belajar yang beranggotakan lima sampai enam orang yang memiliki latar belakang kemampuan, jenis kelamin, suku, dan ras yang berbeda-beda17. Sedangkan menurut Kurniasari model pembelajaran TGT merupakan pendekatan pembelajaran kooperatif yang melibatkan pembentukan kelompok-kelompok kecil beranggotakan tiga sampai lima orang siswa di dalam kelas yang beragam dalam hal latar belakang akademik, jenis kelamin, ras, dan suku. Adanya permainan dan kompetisi akademik merupakan dasar dari konsep ini. Para siswa berkompetisi sebagai wakil dari tim mereka melawan anggota tim lain yang prestasi akademik sebelumnya sebanding dengan mereka melalui turnamen akademik, kuis-kuis, dan sistem skor kemajuan individu yang digunakan dalam TGT18. Berdasarkan dua pendapat tersebut, dapat disimpulkan bahwa Model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) adalah sebuah paradigma pembelajaran kooperatif yang mencakup turnamen akademik yang melibatkan seluruh siswa yang memiliki kemampuan, jenis kelamin, dan etnis atau ras yang berbeda-beda. Langkah-langkah Model Teams Games Tournament Menurut Slavin Slavin menyatakan bahwa lima tahap pembelajaran kooperatif, yaitu tahap penyajian kelas . lass precentatio. , belajar kelompok . , permainan . , pertandingan . , dan penghargaan kelompok . , merupakan bagian dari model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournamen. Menurut pengungkapan Slavin, model pembelajaran kooperatif tipe TGT memiliki ciri-ciri seperti adanya kolaborasi kelompok kecil, kompetisi, penghargaan kelompok, dan rekognisi . Sebelum mempraktikkan model turnamen Game Tim, sebaiknya harus mempersiapkan dan mengikuti langkah-langkah berikut: Guru harus menyampaikan materi sebelum membuat kartu pertanyaan, lembar kerja siswa, dan sumber-sumber lainnya. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, masing-masing terdiri dari empat atau lima orang siswa. Guru menetapkan aturan mainnya, menugaskan siswa untuk belajar dalam tim-tim belajar yang beranggotakan empat orang yang merupakan campuran menurut warna kulit, jenis kelamin, dan tingkat prestasi. Setelah guru menyiapkan pelajaran, para siswa berkolaborasi dalam kelompok untuk memastikan bahwa setiap orang dalam tim telah menguasainya. Terakhir, semua siswa diuji selama periode ini, dan mereka tidak dapat membantu satu sama lain. Selanjutnya guru akan menentukan skor dari beberapa kelompok, yang merupakan tahap berikutnya dalam mempraktikkan model turnamen permainan tim20. 17 Miftahul Huda. AoCooperative Learning ( Metode . Teknik . Struktur Dan Model Penerapan )Ao, 2011, 18 Kurniasari. AoKomparasi Belajar Antara Siswa Dengan Metode Teams Games Tournament (TGT) Dan Student Teams Achievement Division (STAD)Ao. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1 No 3 . , p. 19 Slavin. AoModel Pembelajaran Komperatif StadAo (Robeth, 2. 20 Huda. AoCooperative Learning ( Metode . Teknik . Struktur Dan Model Penerapan )Ao. TaAoallumuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1. No. Juni 2025 Kelebihan dan Kekurangan Model Teams Games Tournament Sebelum menerapkan model turnamen Team Games di dalam kelas, sebaiknya mengetahui kelebihan dan kekurangannya sehingga, paling tidak, kekurangan tersebut dapat dikurangi. A Kelebihan Model Teams Games Tournament: Mendorong toleransi terhadap keragaman pribadi. Materi dapat dikuasai secara tuntas dalam waktu yang singkat. Siswa berpartisipasi aktif dalam proses belajar mengajar. Mendorong siswa untuk berlatih berinteraksi dengan orang lain. Motivasi yang kuat untuk belajar. Meningkatkan hasil belajar. Meningkatkan toleransi, kepekaan, dan kebaikan hati. Kekurangan model Team games tournament yaitu: Bagi guru, sulitnya pengelompokkan siswa yang mempunyai kemampuan heterogen dari segi akademis, kelemahan ini akan dapat diatasi jika Guru yang berfungsi sebagai pemegang kendali akan dapat mengatasi tantangan dalam mengelompokkan siswa dengan kemampuan akademis yang beragam asalkan mereka berhati-hati dalam memilih cara membagi kelompok. Selain itu, para siswa menghabiskan banyak waktu untuk mendiskusikan topik-topik untuk mengisi waktu yang diberikan. Jika guru mampu memahami subjek, tantangan ini dapat diatasi. Bagi siswa yaitu masih ada siswa berkemampuan tinggi yang kesulitan untuk menjelaskan sesuatu kepada siswa lain karena mereka tidak terbiasa dengan hal tersebut. Untuk mengatasi kekurangan ini, tugas guru adalah untuk membantu anak-anak berbakat mengatasi kekurangan ini sehingga mereka dapat memberikan informasi kepada siswa21. A Komponen dan Pelaksanaan Model Teams Games Tournament Ada beberapa komponen dalam pembelajaran, dan seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, begitu pula dengan komponen pembelajaran yang selalu Guru terlibat dalam kegiatan mengajar untuk memberikan pengetahuan kepada murid-muridnya. Ada lima komponen pembelajaran dalam turnamen Game Tim: presentasi, kelas, tim, permainan, pertandingan, dan penghargaan. Presentasi kelas, ketika materi yang akan diajarkan dengan menggunakan paradigma TGT pada awalnya dipresentasikan di kelas. Pengajaran langsung, diskusi kelompok, atau presentasi audiovisual adalah beberapa cara yang biasanya digunakan oleh guru atau pembicara untuk memfasilitasi proses pembelajaran. Unit pembelajaran TGT harus menjadi penekanan utama dalam proses pembelajaran, dan para siswa diminta untuk mendengarkan dengan seksama selama presentasi karena hal tersebut akan bermanfaat bagi mereka dalam permainan dan pertandingan. 21 Kukuh Andri Aka. AoModel Quantum Teaching Dengan Pendekatan Cooperative Learning Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran PKnAo. Pedagogia : Jurnal Pendidikan, 5. , pp. 35Ae46, doi:10. 21070/pedagogia. TaAoallumuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1. No. Juni 2025 Tim terdiri dari lima atau enam siswa yang mewakili seluruh kelas dalam hal jenis kelamin, ras, etnis, dan prestasi akademik. Tanggung jawab utama tim adalah memastikan bahwa setiap anggotanya siap untuk mengikuti kompetisi. Tim bertemu bersama setelah guru selesai menyiapkan materi untuk membahas lembar kegiatan, membicarakan kesulitan-kesulitan yang dihadapi, membandingkan solusi, dan meluruskan kesalahpahaman jika ada anggota tim yang melakukan kesalahan. Game atau permainan dalam TGT terdiri atas pertanyaan-pertanyaan. Pertanyaanpertanyaan dalam permainan TGT berkaitan dengan materi yang telah dibahas. Tujuan dari permainan ini adalah untuk menilai pengetahuan yang telah diperoleh siswa melalui kerja tim dan presentasi di kelas. Seorang siswa yang mendapat giliran mengambil kartu nomor yang telah ditentukan pada kartu. Permainan dimainkan dalam beberapa periode permainan yang bervariasi berdasarkan jumlah tim dan siswa. Sesuai dengan peraturan permainan, para pemain dapat saling beradu jawaban. Tournament . adalah sebuah sturuktur pada saat permainan . Permainan dimainkan dalam kerangka turnamen. Setelah tim menyelesaikan kerja kelompok pada lembar kegiatan dan guru telah mempresentasikan materi, turnamen diadakan di akhir minggu atau di akhir kursus. Pengajar menempatkan para siswa di meja-meja turnamen untuk turnamen pertama. Kompetisi yang digunakan dalam penelitian ini merupakan modifikasi dari turnamen TGT yang ada saat ini, dengan hanya menggunakan meja turnamen untuk pelaksanaan kinerja Siswa yang berkinerja baik pada tes sebelumnya atau pre-test berkompetisi pada periode I, diikuti oleh siswa berikutnya pada periode II, dan seterusnya. Rekongsi tim yaitu tim akan mendapatkan sertifikat atau bentuk penghargaan. Jika skor rata-rata tim memenuhi ambang batas yang telah ditentukan, mereka akan menerima sertifikat atau penghargaan lain sebagai insentif tim. Persentase peringkat siswa juga dapat diketahui dengan menggunakan skor tim. Instruktur kemudian memilih tim jika nilai rata-rata memenuhi persyaratan, setiap tim akan mendapatkan penghargaan atau sertifikat. Persiapan Model Teams Games Tournament Sebelum menerapkan TGT, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan, seperti membuat materi, menugaskan siswa dalam tim, dan menyiapkan meja turnamen pertama. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penerapan strategi pembelajaran aktif dalam meningkatkan pemahaman konsep fiqih puasa pada siswa kelas 8 di Madrasah Tsanawiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan strategi pembelajaran aktif memiliki dampak positif dan signifikan terhadap peningkatan pemahaman siswa. Sebelum penerapan strategi aktif, diketahui bahwa pemahaman siswa tentang konsep fiqih puasa masih beragam dan cenderung dangkal. Metode pengajaran yang umum digunakan, seperti ceramah, seringkali membuat siswa menjadi pasif, kurang terlibat, dan mengalami kesulitan dalam memahami konsep fiqih yang memerlukan penalaran serta penerapan. TaAoallumuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1. No. Juni 2025 Akibatnya, pemahaman mereka seringkali hanya berfokus pada hafalan tanpa bisa mengaitkan dengan situasi nyata atau memecahkan persoalan fiqih puasa. Penelitian mengenai penerapan metode pembelajaran aktif di Madrasah Tsanawiyah menunjukkan hasil yang baik dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas 8 tentang konsep fiqih puasa. Metode ini menekankan pada partisipasi aktif siswa dalam proses belajar, sehingga mereka tidak hanya menjadi pendengar yang pasif. Beberapa metode yang mungkin digunakan dan berkontribusi terhadap peningkatan pemahaman meliputi: Diskusi Kelompok: Siswa dibagi menjadi kelompok kecil untuk mendiskusikan materi fiqih puasa, bertukar ide, serta menyelesaikan studi kasus yang berhubungan. Ini mendorong mereka untuk berpikir kritis dan membangun pemahaman secara bersamasama. Presentasi dan Demonstrasi: Siswa diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil diskusi mereka atau mendemonstrasikan cara puasa yang benar. Aktivitas ini tidak hanya memperkuat penguasaan mereka tetapi juga melatih keterampilan komunikasi dan meningkatkan rasa percaya diri. Pembelajaran Berbasis Masalah: Para guru menyajikan situasi atau masalah nyata terkait puasa . ontohnya, ketika seseorang merasa ragu tentang keabsahan puasany. Siswa diminta untuk menemukan solusi berdasarkan pengetahuan fiqih yang sudah Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif: Memanfaatkan video, infografis, atau aplikasi edukasi yang berkaitan dengan fiqih puasa dapat menjadikan materi lebih menarik dan mudah dimengerti. Permainan Edukatif: Mengintegrasikan unsur permainan yang berkaitan dengan konsep fiqih puasa dapat membuat proses belajar lebih menyenangkan serta efektif dalam membantu siswa mengingat informasi. Dengan mengimplementasikan metode pembelajaran aktif ini, siswa tidak hanya sekadar menghafal teori, tetapi juga memahami dan menerapkan konsep fiqih puasa dalam konteks yang lebih nyata, sehingga pemahaman mereka menjadi lebih mendalam dan Ini juga membantu dalam pengembangan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan penyelesaian masalah di kalangan siswa. KESIMPULAN Penerapan metode pembelajaran yang interaktif terbukti sangat berhasil dalam meningkatkan pemahaman konsep fiqih puasa pada siswa kelas 8 di Madrasah Tsanawiyah. Sebanyak 80% siswa cenderung lebih paham setelah metode diskusi dalam model model Teams Games Tournament (TGT) di terapkan. Pendekatan ini berhasil melibatkan siswa secara langsung, mengubah mereka dari sekadar menerima informasi menjadi peserta aktif yang menganalisis, mendiskusikan, dan menerapkan konsep, yang menghasilkan pemahaman yang lebih mendalam dan tahan lama. Penerapan strategi pembelajaran aktif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep fiqih puasa di kelas Vi Madrasah Tsanawiyah. Sebelumnya, pembelajaran yang TaAoallumuna: Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 1. No. Juni 2025 cenderung satu arah dan dominasi metode ceramah menyebabkan rendahnya partisipasi serta pemahaman siswa. Dengan mengimplementasikan berbagai metode aktif seperti diskusi kelompok, presentasi, demonstrasi, problem-based learning, media interaktif, dan model Teams Games Tournament (TGT), siswa menjadi lebih terlibat secara langsung dalam proses belajar. Hal ini mendorong mereka untuk tidak hanya menghafal materi, tetapi juga memahami, menganalisis, dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Strategi ini tidak hanya meningkatkan aspek kognitif, tetapi juga membentuk keterampilan sosial, berpikir kritis, dan rasa tanggung jawab siswa dalam memahami ajaran fiqih secara DAFTAR PUSTAKA