Vol 3 No. 1 Januari 2026 P-ISSN : 3047-2792 E-ISSN : 3047-2032. Hal 17 - 24 JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Halaman Jurnal: https://journal. id/index. php/jimat Halaman UTAMA Jurnal : https://journal. DOI: https://doi. org/10. 69714/7vx19b64 PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN KOMUNIKASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT GLOBAL TIMUR EKSPRESS AREA KEBAYORAN LAMA Fitrah Pratamaa*. Anggada Bayu Setab fitrahjr12@gmail. a Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen. Universitas Pamulang. Tangerang Selatan. Banten a Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen, dosen02245@unpam. Universitas Pamulang. Tangerang Selatan. Banten *Penulis Korespondensi: Fitrah Pratama ABSTRACT The purpose of the study was to determine how much influence leadership and communication have on employee performance at PT Global Timur Ekspress Kebayoran Lama, both partially and simultaneously. The method used is a quantitative method with a sampling technique using saturated samples, and obtained a sample of 69 respondents. Data analysis using Validity Test. Reliability Test. Classical Assumption Test. Descriptive Analysis. Quantitative Analysis. Correlation Coefficient. Determination Coefficient (KD), and Hypothesis Test. The results of the study indicate that partially there is a positive and significant influence between leadership and employee performance at PT Global Timur Ekspress Kebayoran Lama. This can be proven from the simple linear regression equation Y = 18. 567X1. The correlation value is 0. and the tcount value is 5. 859> ttable 1. 672 with a significance of 0. 000 <0. Partially there is a positive and significant influence between communication and employee performance at PT Global Timur Ekspress Kebayoran Lama. This can be proven from the simple linear regression equation Y = 20. 517X2. The correlation value is 0. 575 and the tcount value is 5. 754> ttable 1. 672 with a significance of 0. <0. Simultaneously there is a positive and significant influence between Leadership and Communication on Employee Performance at T Global Timur Ekspress Kebayoran Lama. This can be proven from the multiple linear regression equation Y = 14. 350X1 0. 305X2. The coefficient of determination is And the Fcount value is 22. 408> Ftable 3. 16 with a significance level of 0. 000 <0. Keywords: Leadership. Communication. Employee Performance Abstrak Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh kepemimpinan dan komunikasi terhadap kinerja kayawan pada P PT Global Timur Ekspress Kebayoran Lama, baik secara parsial maupun Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh, dan memperoleh sampel sebanyak 69 responden. Analisis data menggunakan Uji Validitas. Uji Reabilitas. Uji Asumsi Klasik. Analisis Deskriptif. Analisis Kuantitatif. Koefisien korelasi. Koefisien determinasi (KD), dan Uji Hipotesis. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kepemimpinan terhadap kinerja karyawan Pada PT Global Timur Ekspress Kebayoran Lama. Hal tersebut dapat dibuktikan dari persamaan regresi linier sederhana Y = 18,676 0,567X1. Nilai korelasi sebesar 0,582 dan nilai thitung 5,859 > ttabel 1,672 dengan signifikan 0,000 < 0,05. Secara parsial terdapat pengaruh positif dan signifikan antara komunikasi terhadap kinerja karyawan Pada PT Global Timur Ekspress Kebayoran Lama. Hal tersebut dapat dibuktikan dari persamaan regresi linier sederhana Y = 20,912 0,517X2. Nilai korelasi sebesar 0,575dan nilai thitung 5,754 > ttabel 1,672 dengan signifikan 0,000 < 0,05. Secara simultan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Kepemimpinan dan Komunikasi terhadap Kinerja Karyawan Pada T Global Timur Ekspress Kebayoran Lama. Hal tersebut dapat dibuktikan dari persamaan regresi linier berganda Y = 14,903 0,350X1 Naskah Masuk 21 September 2025. Revisi 29 September 2025. Diterima 1 Oktober 2025. Tersedia 3 Oktober 2025 Fitrah Pratama dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 3 No. 17 Ae 24 0,305X2. Nilai koefisien determinasi sebesar 38,6%. Serta nilai Fhitung 22,408 > Ftabel 3,16 dengan tingkat siginifikan 0,000 < 0,05. Kata Kunci: Kepemimpinan. Komunikasi. Kinerja Karyawan PENDAHULUAN Era globalisasi menciptakan persaingan ketat antar perusahaan dalam memperebutkan pangsa pasar, menuntut organisasi untuk menciptakan efektivitas dan efisiensi guna mempertahankan daya saing. Sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor penentu utama keberhasilan perusahaan dalam menghadapi persaingan Menurut Bangun . , daya saing perusahaan ditentukan oleh pengelolaan sumber daya manusia, sementara Mondy . menyatakan bahwa karyawan menyumbang tidak kurang dari 80% keuntungan PT Global Timur Express, perusahaan ekspedisi terbesar di Indonesia yang berdiri sejak 2015, menghadapi tantangan dalam mempertahankan kinerja karyawan yang kompetitif. Karyawan operasional menghadapi tantangan berat dengan kondisi kerja yang beragam dan permasalahan yang muncul sewaktu-waktu, sehingga memerlukan kedisiplinan tinggi sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Penilaian kinerja dilakukan untuk mengevaluasi kemampuan, keterampilan, dan perilaku karyawan secara transparan. Perusahaan menggunakan skala persentase dengan pengelompokan nilai sebagai berikut: Tabel 1. 1 Standar Pengelompokan Penilaian Kinerja Karyawan PT Global Timur Express Rentang Nilai Nilai Keterangan 91 s/d 100% Sangat Baik 71 s/d 80% Baik 61 s/d 70% Cukup 51 s/d 60% Kurang Sangat Kurang < 50% Sumber: data olah penulis Tabel 1. 2 Data Kinerja Karyawan PT Global Timur Express Tahun 2019-2023 Capaian per Tahun (%) Target Aspek yang Dinilai (%) Produktivitas 75,5% 78,2% 74,2% 68,8% 66,7% Pelayanan 78,6% 79,4% 70,8% 67,5% 62,6% Responsivitas 80,2% 83,7% 65,5% 71,3% 64,3% Responsibilitas 78,4% 82,6% 73,2% 68,5% 66,2% Akutabilitas 75,3% 81,5% 64,6% 70,2% 67,3% Capaian Rata-Rata 77,6% 81,1% 69,7% 68,1% 65,4% Kriteria Sumber: data olah penulis Baik Baik Cukup Cukup Cukup Data menunjukkan fluktuasi kinerja dengan tren menurun sejak 2020, dari kategori "Baik" . ,1%) menjadi "Cukup" . ,4% pada 2. Penurunan ini diduga disebabkan komunikasi yang belum optimal dan kepemimpinan yang kurang efektif. Tabel 1. 3 Data Penilaian Kepemimpinan PT Global Timur Express Tahun 2021-2023 Unsur yang di Target Realistis Target Realistis Target Realistis Memberikan Memberikan JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol. No. Januari 2026, pp. 17 - 24 Fitrah Pratama dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 3 No. 17 Ae 24 Memberikan Memberikan motivasi kerja Menumbahkan Menumbuhkan Mendorong kerja Rata-rata Sumber: data olah penulis 79,7% 77,5% 81,2% Kepemimpinan menunjukkan ketidakstabilan dengan capaian tertinggi 81,2% . namun tidak pernah mencapai target 100%. Aspek memberikan motivasi kerja konsisten menjadi yang terendah. Tabel 1. 4 Data Komunikasi Berdasar Prasurvey 30 Karyawan PT Global Timur Express Aspek Setuju Kurang Setuju Jumlah Prasurvey Orang Orang Pimpinan mampu menyampaikan pesan yang mudah dipahami oleh 76,7% 23,3% Proses komunikasi dilingkungan ini berlangsung cukup menyenangkan 80,0% 20,0% Sebelum pelaksanaan tugas selalu diberikan arahan oleh pimpinan Pimpinan selalu memberikan ide ide baru untuk proses perbaikan dalam menyelesaikan pekerjaan Pimpinan mampu menjalin komunikasi yang baik dengan karyawannya Rata- Rata 73,3% 26,7% 80,0% 20,0% 66,7% 33,3% 73,3% 24,7% Sumber: data olah penulis Data menunjukkan 24,7% karyawan masih menilai komunikasi kurang baik, terutama dalam aspek komunikasi pimpinan-karyawan . ,3% kurang setuj. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis "PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN KOMUNIKASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT GLOBAL TIMUR EXPRESS AREA KEBAYORAN LAMA". TINJAUAN PUSTAKA Manajemen Manajemen merupakan ilmu dan seni mengatur proses pendayagunaan sumber daya secara efisien, efektif, dan produktif untuk mencapai tujuan tertentu (Hasibuan, 2. Robbins dan Coulter . menjelaskan manajemen sebagai koordinasi dan pengawasan aktivitas kerja untuk mencapai efektivitas dan efisiensi. Fungsi-fungsi manajemen meliputi perencanaan . , pengorganisasian . , pengarahan . , dan pengendalian . yang bertujuan mencapai hasil sesuai harapan secara optimal. Manajemen Sumber Daya Manusia Manajemen sumber daya manusia adalah seni untuk merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, dan mengawasi kegiatan SDM dalam rangka mencapai tujuan organisasi (Sedarmayanti, 2. Tujuan utama MSDM adalah meningkatkan kontribusi karyawan terhadap organisasi melalui empat aspek: tujuan masyarakat, organisasi, fungsi, dan personal. Fungsi MSDM mencakup perencanaan SDM, rekrutmen dan Pengaruh Kepemimpinan dan Komunikasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada PT Global Timur Ekspress Area Kebayoran Lama (Fitrah Pratam. Fitrah Pratama dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 3 No. 17 Ae 24 seleksi, pengembangan SDM, kompensasi, keselamatan dan kesehatan kerja, hubungan industrial, serta penelitian SDM (Marwansyah, 2. Kepemimpinan Kepemimpinan merupakan aktivitas untuk mempengaruhi orang-orang agar diarahkan mencapai tujuan organisasi (Thoha dalam Sutrisno, 2. Fahmi . mendefinisikan kepemimpinan sebagai ilmu yang mengkaji secara komprehensif tentang bagaimana mengarahkan, mempengaruhi, dan mengawasi orang lain untuk mengerjakan tugas sesuai perintah yang direncanakan. Fungsi kepemimpinan meliputi memandu, membimbing, membangun motivasi kerja, mengemudikan organisasi, menjalin komunikasi yang baik, memberikan supervisi efisien, dan membawa pengikut kepada sasaran yang dituju (Kartono, 2. Sifat-sifat penting kepemimpinan mencakup energi, stabilitas emosi, hubungan manusia, motivasi personal, kemampuan komunikasi, keterampilan mengajar, kemampuan sosial, dan kompetensi teknis. Berdasarkan Sudaryono . , indikator kepemimpinan meliputi: . memberikan perintah yang jelas, . memberikan bimbingan, . memberikan arahan, . memberikan motivasi kerja, . menumbuhkan inisiatif, . menumbuhkan komunikasi, dan . mendorong kerja sama. Komunikasi Komunikasi adalah proses pertukaran informasi antar individu melalui sistem yang biasa, baik dengan simbol, sinyal, maupun tindakan atau perilaku (Himstreet dan Baty dalam Purwanto, 2. Komunikasi mencakup lima unsur: komunikator . , pesan . ays wha. , saluran . n which channe. , komunikan . o who. , dan efek . ith what effec. Komunikasi dibagi menjadi verbal . ocabulary, racing, intonasi suara, humor, singkat dan jelas, timin. dan non-verbal . kspresi wajah, kontak mata, sentuhan, postur tubuh, suara, gerak isyara. Arus komunikasi dalam organisasi meliputi komunikasi ke bawah . , ke atas . , dan horizontal (Wayne dan Faules, 2. Menurut Hutapea dan Nuriana . , indikator komunikasi meliputi: . , . pemahaman informasi . , . , . , dan . kemampuan berkreativitas . Kinerja Karyawan Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai karyawan dalam melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab yang diberikan (Mangkunegara, 2. Wibowo . mendefinisikan kinerja sebagai hasil pekerjaan yang memiliki hubungan strategis dengan organisasi, kepuasan konsumen, dan kontribusi ekonomi. Tujuan kinerja adalah memastikan semua elemen organisasi bekerjasama secara terpadu untuk mencapai tujuan, meningkatkan motivasi dan komitmen karyawan, serta mengembangkan kemampuan individu (Fahmi, 2. Manfaat kinerja meliputi perbaikan prestasi, keputusan penempatan, perbaikan kinerja karyawan, latihan dan pengembangan, serta umpan balik SDM (Zainal, 2. Berdasarkan Mangkunegara yang dikutip Sinambela . , indikator kinerja karyawan meliputi: Kualitas kerja menunjukkan kerapian, ketelitian, keterkaitan hasil kerja tanpa mengabaikan volume Kuantitas kerja menunjukkan jumlah jenis pekerjaan yang dilakukan dalam satu waktu untuk mencapai efisiensi dan efektivitas Tanggung jawab kemampuan karyawan menerima dan melaksanakan pekerjaan serta mempertanggungjawabkan hasil kerja Kerja sama kesediaan karyawan berpartisipasi dengan karyawan lain secara vertikal dan horizontal Inisiatif kemampuan dari dalam diri untuk melakukan pekerjaan tanpa menunggu perintah atasan Keseimbangan kinerja dicapai melalui teori keseimbangan yang menyatakan bahwa seseorang akan menunjukkan prestasi optimal bila mendapatkan manfaat dan rangsangan dalam pekerjaan secara adil dan masuk akal (Sinambela, 2. JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol. No. Januari 2026, pp. 17 - 24 Fitrah Pratama dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 3 No. 17 Ae 24 METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi empiris untuk menguji pengaruh kepemimpinan dan komunikasi terhadap kinerja karyawan. Menurut Sugiyono . , penelitian kuantitatif berlandaskan filsafat positivisme yang menggunakan instrumen penelitian dan analisis data statistik untuk menguji hipotesis. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan PT Global Timur Express Kebayoran Lama yang berjumlah 69 orang. Teknik sampling menggunakan sampling jenuh . dimana seluruh anggota populasi dijadikan sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui, observasi langsung terhadap karyawan, , kuesioner dengan skala Likert 1-5 (Sangat Tidak Setuju hingga Sangat Setuj. , dan studi kepustakaan untuk landasan teoritis. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan regresi linier berganda. Instrumen penelitian terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitas. Selanjutnya, dilakukan uji asumsi klasik meliputi normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi untuk memastikan model regresi memenuhi syarat analisis. Pengujian hipotesis dilakukan secara parsial . dan simultan . ji F) untuk menilai keandalan variabel independen dalam mempengaruhi variabel dependen. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 HASIL 1 Karakteristik Responden Penelitian ini melibatkan 69 karyawan PT Global Timur Express Kebayoran Lama dengan komposisi 60,9% laki-laki . dan 39,1% perempuan . Berdasarkan usia, dominan pada rentang 2030 tahun sebesar 44,9% . , diikuti 30-40 tahun 39,1% . , dan 40-50 tahun 15,9% . Tingkat pendidikan didominasi Sarjana (S. sebesar 62,3% . Diploma 21,7% . , dan SMA/SMK 15,9% . Masa kerja terbanyak kurang dari 3 tahun sebesar 53,6% . , kurang dari 2 tahun 26,1% . , dan lebih dari 5 tahun 20,3% . 2 Analisis Deskriptif Variabel Variabel Total Skor Rata-rata Kategori Kepemimpinan (X. Komunikasi (X. Kinerja Karyawan (Y) Sumber : Olah data SPSS 26 4,32 4,31 4,32 Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik Hasil analisis menunjukkan semua variabel berada pada kategori "Sangat Baik" dengan rentang 4,20-5,00. 3 Uji Instrumen dan Asumsi Klasik Variabel Kepemimpinan (X. Komunikasi (X. Kinerja Karyawan (Y) Sumber : Olah data SPSS 26 Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas Cronbatch Alpha Standar Cronbatch Alpha 0,794 0,819 0,782 Keputusan Reliabel Reliabel Reliabel Uji asumsi klasik menunjukkan data memenuhi persyaratan normalitas (Sig. 0,200 > 0,. , tidak terjadi multikolinearitas (VIF < 10 dan Tolerance > 0,. , tidak ada autokorelasi, dan tidak terdapat heteroskedastisitas berdasarkan grafik scatterplot yang tidak membentuk pola tertentu. Koefisien regresi variabel budaya organisasi sebesar 0,433 menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan dalam budaya organisasi akan meningkatkan kinerja sebesar 0,433. Pengaruh Kepemimpinan dan Komunikasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada PT Global Timur Ekspress Area Kebayoran Lama (Fitrah Pratam. Fitrah Pratama dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 3 No. 17 Ae 24 4 Uji Parsial (Uji . Hasil Uji Hipotesis Secara Parsial (Uji . Variabel Lingkungan Kerja (X. Terhadap Kinerja Karyawan (Y) Coefficientsa Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients Sig. Model Std. Error Beta (Constan. Kepemimpinan Dependent Variable: Kinerja Karyawan Sumber : Olah data SPSS 26 Berdasarkan pada hasil pengujian pada tabel di atas diperoleh nilai t hitung > t tabel atau 5,859 > 1,672 diperkuat dengan nilai Sig. < 0,05 atau . ,000 < 0,. Dengan demikian maka H0 ditolak dan H1 diterima, hal ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel Kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan pada PT Global Timur Ekspress Kebayoran Lama. Hasil Uji Hipotesis Secara Parsial (Uji . Variabel Komunikasi (X. Terhadap Kinerja Karyawan (Y) Coefficientsa Standardized Unstandardized Coefficients Coefficients Sig. Model Std. Error Beta (Constan. Komunikasi Dependent Variable: Kinerja Karyawan Sumber : Olah data SPSS 26 Berdasarkan pada hasil pengujian pada tabel di atas diperoleh nilai t hitung > t tabel atau 5,754 > 1,672 diperkuat dengan nilai Sig. < 0,05 atau . ,000 < 0,. Dengan demikian maka H0 ditolak dan H2 diterima, hal ini menunjukkan bahwa secara parsial variabel Komunikasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan pada PT Global Timur Ekspress Kebayoran Lama. 5 Uji Simultan (Uji F) Hasil Uji Hipotesis Secara Simultan (Uji F) ANOVAa Model Sum of Squares Mean Square Regression Residual Total Dependent Variable: Kinerja Karyawan Predictors: (Constan. Komunikasi. Kepemimpinan Sumber : Olah data SPSS 26 Sig. Berdasarkan pada hasil pengujian pada tabel di atas diperoleh nilai Fhitung > Ftabel atau 22,408 > 3,16 diperkuat dengan A value < Sig. 0,05 atau . ,000 < 0,. Dengan demikian maka H0 ditolak dan H3 diterima, hal ini menunjukkan bahwa secara simultan variabel Kepemimpinan dan Komunikasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan pada PT Global Timur Ekspress Kebayoran Lama. 2 PEMBAHASAN 1 Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y = 18,676 0,567XCA. Koefisien korelasi sebesar 0,582 menunjukkan tingkat hubungan sedang, sedangkan koefisien determinasi 32,9% mengindikasikan bahwa kepemimpinan memberikan kontribusi terhadap kinerja karyawan sebesar 32,9%, sementara 67,1% dipengaruhi faktor lain. JURNAL ILMIAH MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol. No. Januari 2026, pp. 17 - 24 Fitrah Pratama dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 3 No. 17 Ae 24 Uji t dengan nilai t_hitung 5,859 > t_tabel 1,672 dan signifikansi 0,000 < 0,05 membuktikan hipotesis pertama diterima. Temuan ini konsisten dengan penelitian Suryadharma. Riana, dan Sintaasih . yang menemukan pengaruh signifikan kepemimpinan terhadap kinerja karyawan pada PT BPR Sri Artha Lestari Denpasar, serta penelitian Wiguna. Mahadewi, dan Wijaya . mengenai pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai di PT Bali Daksina Wisata. 2 Pengaruh Komunikasi Terhadap Kinerja Karyawan Komunikasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y = 20,912 0,517XCC. Nilai korelasi 0,575 menunjukkan hubungan sedang, dengan koefisien determinasi 33,1% yang menjelaskan kontribusi komunikasi terhadap kinerja karyawan, sedangkan 66,9% dijelaskan faktor lain. Hasil uji t dengan t_hitung 5,754 > t_tabel 1,672 dan signifikansi 0,000 < 0,05 mengonfirmasi penerimaan hipotesis kedua. Hasil ini sejalan dengan penelitian Gideon dan Masriah . pada PT Bina Agra Mulya Jakarta, serta penelitian Dewi . pada PT Indosurya Kencana Bekasi yang sama-sama membuktikan pengaruh signifikan komunikasi terhadap kinerja karyawan. 3 Pengaruh Kepemimpinan dan Komunikasi Terhadap Kinerja Karyawan Analisis simultan menghasilkan persamaan regresi Y = 14,903 0,350XCA 0,305XCC dengan koefisien korelasi 0,636 yang menunjukkan hubungan kuat antara kepemimpinan dan komunikasi secara bersamasama terhadap kinerja karyawan. Koefisien determinasi 38,6% menjelaskan kontribusi kedua variabel terhadap kinerja karyawan, sementara 61,4% dipengaruhi faktor lain. Uji F dengan F_hitung 22,408 > F_tabel 3,16 dan signifikansi 0,000 < 0,05 membuktikan bahwa hipotesis ketiga diterima. Temuan ini mendukung penelitian Rahyono dan Alansori . pada Yayasan Baitul Jannah Bandar Lampung, serta penelitian Kusdarianto. Rismalasari, dkk . pada PT PLN UP3 Palopo yang menunjukkan pengaruh simultan kepemimpinan dan komunikasi terhadap kinerja karyawan. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian pada PT Global Timur Express Kebayoran Lama, dapat disimpulkan bahwa secara parsial terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kepemimpinan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y = 18,676 0,567XCA, nilai korelasi 0,582, dan nilai t_hitung 5,859 > t_tabel 1,672 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Demikian pula komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y = 20,912 0,517XCC, nilai korelasi 0,575, dan nilai t_hitung 5,754 > t_tabel 1,672 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, kepemimpinan dan komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan persamaan regresi Y = 14,903 0,350XCA 0,305XCC, koefisien determinasi 38,6%, dan nilai F_hitung 22,408 > F_tabel 3,16 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut secara bersama-sama memberikan kontribusi yang substantial terhadap peningkatan kinerja SARAN Penelitian ini merekomendasikan perbaikan pada aspek kepemimpinan, khususnya dalam hal evaluasi motivasi kerja karyawan yang menunjukkan nilai terendah . pada indikator "Pimpinan melakukan evaluasi terhadap motivasi bawahan", sehingga diperlukan intensifikasi perhatian pimpinan terhadap aspek motivasi untuk meningkatkan rasa diperhatikan karyawan. Pada aspek komunikasi, perusahaan perlu meningkatkan program pelatihan untuk menambah pengetahuan personil yang memperoleh skor terendah, agar kemampuan karyawan dalam menjalankan tugas dapat ditingkatkan sesuai standar yang diharapkan Sementara itu, untuk meningkatkan kinerja karyawan, perlu ada perhatian khusus terhadap kualitas kerja, terutama kemampuan karyawan mengerjakan pekerjaan sesuai standar perusahaan yang menunjukkan nilai terendah . , sehingga diperlukan monitoring dan bimbingan yang lebih intensif dari pimpinan untuk memastikan pencapaian tujuan perusahaan secara optimal. Pengaruh Kepemimpinan dan Komunikasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada PT Global Timur Ekspress Area Kebayoran Lama (Fitrah Pratam. Fitrah Pratama dkk / Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol 3 No. 17 Ae 24 DAFTAR PUSTAKA