Ekuitas: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Akreditasi No. 158/E/KPT/2021 DOI: 10. 24034/j25485024. p-ISSN 2548 Ae 298X e-ISSN 2548 Ae 5024 PENGARUH LIFESTYLE. COMPUTER SELF EFFICACY. PERSEPSI MANFAAT, DAN RISIKO TERHADAP MINAT MENGGUNAKAN SIA BERBASIS E-COMMERCE Imelda Dian Rahmawati imeldadian@umsida. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Mohammad Nasih Universitas Airlangga ABSTRACT This study aims to examine the effect of lifestyle, computer self-efficacy, and perceptions of benefits and perceptions of interest in using e-commerce based accounting information systems at PT GO-JEK Indonesia. This research approach is a quantitative approach. The study was conducted at 14 GO-JEK Indonesia branch offices located in East Java. The population in this study are representatives of staff, especially the accountant staff of PT GO-JEK Indonesia recorded samples in the 14 branch offices, namely 34. Due to the minimal population size, the sampling technique used was saturated sampling, so that this study was as large as the existing population, such as 34 GOJEK accountants. Data were collected by questionnaire method and analyzed using a simple linear regression analysis technique. The results showed that lifestyle, computer self-efficacy, perceived benefits, and perceived risk had an effect on the interest in using an e-commerce based accounting system at PT GO-JEK. The strategy by PT GO-JEK in anticipating the development of the industrial revolution 4. 0, is to increase the insight, skills, knowledge and capabilities of human resources in order to have an adaptive lifestyle, high computer skills, good perception of benefits and risk perception, by providing education and training on technological transformation. Key words: lifestyle, computer self efecacy, e-commerce, accounting information systems ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh lifestyle, computer self efficacy, serta persepsi manfaat, dan persepsi risiko terhadap minat penggunaan sistem informasi akuntansi berbasis e-commerce pada PT GO-JEK Indonesia. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan pada 14 kantor cabang GO-JEK Indonesia yang berada di wilayah Jawa Timur. Populasi dalam penelitian yaitu perwakilan staf dan karyawan, khususnya staf akuntan PT GO-JEK Indonesia yang bertugas di 14 kantor cabang tersebut, yakni sebanyak 34. Karena jumlah populasi minim, maka teknik sampling yang digunakan adalah teknik sampling jenuh, sehingga sampel penelitian ini sebanyak populasi yang ada, yakni 34 orang karyawan staf akuntan GO-JEK. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner dan dianalisis dengan teknik analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan lifestyle, computer self efficacy, persepsi manfaat, dan persepsi risiko berpengaruh terhadap minat penggunaan sistem akuntansi berbasis e-commerce pada PT GO-JEK. Strategi PT GO-JEK dalam mengantisipasi perkembangan revolusi industri 4. 0, adalah meningkatkan wawasan, skill, pengetahuan, dan kemampuan SDM agar memiliki lifestyle yang adaptif, computer self efficacy yang tinggi, persepsi manfaat, dan persepsi risiko yang baik, dengan memberikan pendidikan dan pelatihan tentang transformasi teknologi. Kata kunci: lifestyle, computer self efecacy, e-commerce, sistem informasi akuntansi PENDAHULUAN Perkembangan teknologi saat ini sangat Fase perkembangannya memasuki era revolusi industri 4. Perilaku pengguna sistem informasi akuntansi di e-commerce menjadi penelitian yang menarik saat ini. Pentingnya penelitian ini didasari maraknya transaksi bisnis yang dilakukan melalui e417 Ekuitas: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Ae Volume 6. Nomor 3. September 2022 : 417 Ae 435 commerce (Okundaye et al. , 2019. Shemi dan Procter, 2. Kepercayaan menjadi hal yang penting karena pengguna memasukkan informasi pribadinya kedalam informasi e-commerce dan digunakan dalam transaksi secara online. Diperlukan mekanisme pencatatan akuntansi berbasis teknologi yang berbeda dan memiliki keamanan yang tinggi agar pelanggan merasa nyaman ketika berbelanja secara online (Abdullah et al. Xu et al. , 2. Pencatatan akuntansi keuangan berbasis teknologi informasi di ecommerce adalah pencatatan akuntansi yang telah menggunakan teknologi internet dalam transaksi yang dilakukan (Fan et al. , 2. Dampak perkembangan teknologi selanjutnya secara tidak langsung membuka peluang bisnis dan investasi baru pada berbagai bidang termasuk perkembangan pada bidang transportasi. Di daerah perkotaan transportasi bermasalah terkait dengan tempat parkir. Beberapa pusat perbelanjaan mempunyai tempat parkir yang terbatas. Transportasi online muncul di tengah kondisi sistem transportasi di Indonesia belum tertata dengan baik (Aziah dan Adawia. Kehadiran tranportasi berbasis online ini adalah solusi tepat terkait masalahmasalah transportasi yang terjadi seperti kemacetan, sulitnya lahan parkir kendaraan, hingga pelanggaran lalu lintas. Perkembangan industri transportasi mengalami kemajuan yang luar biasa setiap Hal ini terjadi seiring dengan tahapan perkembangan teknologi yang berubah dari waktu ke waktu. Memasuki revolusi industri 4. 0 gaya hidup . masyarakat berubah di segala bidang. Lifestyle ini secara tidak langsung mengubah sikap masyarakat beralih ke e-commerce. GO-JEK melihat peluang evolusi lifestyle ini sangat baik dengan menawarkan solusi transportasi online yang banyak diminati (Skinner et al. Norrahmiati et al. dalam penelitiannya membuktikan bahwa penerimaan teknologi difusi inovasi teori dan pengaruh sosial yang menyebabkan generasi milenial untuk menggunakan layanan aplikasi transportasi online. PT GO-JEK Indonesia menjadi salah satu perusahaan pertama yang hadir dengan menawarkan jasa transportasi online di Indonesia yang bertujuan untuk menekan angka kemacetan dan menekan angka pengangguran di Indonesia. Perusahaan penyedia jasa berbasis online merupakan bentuk dari e-commerce. E-commerce merupakan sistem perdagangan elektronik yang memanfaatkan kecanggihan komputer dan telekomunikasi sebagai media utamanya (Rachbini et al. , 2. Perusahaan penyedia jasa layanan transportasi online merupakan perusahaan yang menjadikan sistem informasi berbasis komputer sebagai alat pengendalian internal perusahaan. Romney dan Steinbart . menyatakan bahwa informasi merupakan data yang telah diorganisir dan diproses untuk memberikan makna dan meningkatkan proses pengambilan keputusan. Didukung pula oleh Frisdayanti . yang mengatakan bahwa sistem informasi merupakan bagian yang sangat penting dalam suatu sistem Sistem informasi akan menghasilkan informasi yang dibutuhkan pihak manajemen dengan akurat, cepat, dan tepat GO-JEK menggunakan aplikasi berbasis internet pada smartphone dengan menawarkan berbagai fitur seperti pemesanan ojek, pembelian dan pengantaran makanan, pembelian dan pengantaran barang awal kemunculannya (Aziah dan Adawia, 2. Untuk membentuk sistem informasi akuntansi yang terintegerasi diperlukan yang namanya Computer Self Efficacy (CSE) dari setiap individu yang berperan sebagai pengguna internal dalam sistem akuntansi ecommerce. Computer self efficacy dapat menjadi factor penting apakah seseorang tertarik untuk mengoperasikan suatu teknologi. Seseorang yang memiliki keyakinan diri bahwa mereka mampu memahami dan mengoperasikan teknologi dan akan lebih mudah untuk menerima perkembangan tekhnologi (He dan Lee, 2. Banyak manfaat yang dirasakan oleh individu maupun perusahaan dengan adanya sistem perdagangan elektronik e-commerce. Lifestyle baru berupa Pengaruh Lifestyle. Computer Self Efficacy. Persepsi Manfaat . Ae Rahmawati. Nasih sistem perdagangan e-commerce tersebut memberikan dampak yang signifikan terhadap perilaku belanja masyarakat. Hal ini didukung oleh penelitian Prayugo . bahwa teknologi membentuk individu bagaimana cara berpikir, berperilaku dalam masyarakat, dan teknologi tersebut mengarahkan manusia bergerak dari satu abad teknologi ke abad tekhnologi lainnya. Sistem akuntansi yang terdapat dalam perdagangan elektronik e-commerce berbeda dengan sistem akuntansi perdagangan langsung atau face to face. Pencatatan akuntansi keuangan berbasis tekhnologi informasi di ecommerce adalah pencatatan akuntansi yang telah menggunakan teknologi internet dalam transaksi yang dilakukan (Fan et al. , 2. Computer self efficacy menurut Compeau dan Higgins . didefinisikan sebagai penilaian kapabilitas dan keahlian individu untuk melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan teknologi informasi. Kondisi yang memfasilitasi pemakai merupakan tingkat keyakinan individu bahwa infrastruktur organisasi maupun dukungan teknis dan non teknis dari tenaga ahli dalam pengoperasian sistem informasi disuatu organisasi telah memadai untuk penggunaan sistem informasi sehingga mendorong minat individu untuk menggunakan sistem. Banyak opini mengenai pengaruh persepsi manfaat dan risiko terhadap minat individu menggunakan sistem akuntansi berbasis e-commerce yang telah berkembang di masyarakat. Oleh karena itu peneliti mencoba melakukan analisis baru melalui penggabungan variabel lifestyle, computer self efficacy, serta manfaat dan risiko terhadap minat individu menggunakan sistem akuntansi berbasis e-commerce memasuki era revolusi industri 4. TINJAUAN TEORETIS Theory of Planned Behavior (TPB) Theory of Planned Behavior . eori perilaku terencan. yang dikemukakan oleh Icek Ajzen dan Martin Fishnein. Teori ini didasarkan pada asumsi bahwa manusia adalah makhluk yang rasional dan menggunakan berbagai informasi yang mungkin baginya, secara sistematis. Orang cenderung memikirkan dampak dari tindakan mereka sebelum mereka memutuskan perilaku tertentu (Kan dan Fabrigar, 2. Tiap individu akan memperhitungkan sikap dan norma-norma social serta control yang dirasakan sebagai niat berperilaku. Pengertian Lifestyle Gaya hidup . merupakan salah satu ceruk pasar potensial yang menyasar segmen psikografis konsumen. Kotler dan Amstrong . menambahkan gaya hidup mencakup pola dimana orang hidup dan menggunakan uang dan waktunya serta memengaruhi seluruh aspek dari perilaku konsumsi seseorang. Pendekatan terhadap lifestyle memuat 3 dimensi penting, yaitu: activities, interest, dan opinions (Al-Dmour et , 2. Lifestyle menyediakan pandangan yang lebih luas mengenai konsumen sehingga pemasar dapat menyasar konsumen dengan lebih efektif. Alasan utama dari penelitian mengenai lifestyle adalah semakin pemasar mengerti dan memahami konsu-men, maka pemasar akan dapat berkomunikasi dan melayani konsumen dengan lebih baik. Computer Self Efficacy Didefinisikan sebagai penilaian kapabilitas dan keahlian komputer dari seseorang, computer self efficacy digunakan untuk melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan IT (Compeau dan Higgins, 1. Computer self-efficacy dapat menjadi faktor penting apakah seseorang tertarik untuk mengoperasikan suatu teknologi. Seseorang yang memiliki keyakinan diri bahwa mereka mampu memahami dan mengoperasikan teknologi akan lebih mudah menerima perkembangan di dunia teknologi (He dan Lee, 2. Persepsi Manfaat Manfaat dari digunakannya e-commerce. ini adalah dapat menekan biaya barang dan jasa, serta dapat meningkatkan kepuasan konsumen sepanjang yang menyangkut Ekuitas: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Ae Volume 6. Nomor 3. September 2022 : 417 Ae 435 kecepatan untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan dengan kualitas yang terbaik sesuai dengan harganya. Banyaknya konsumen yang mendapatkan manfaat positif terkait dengan transaksi online, maka semakin besar pula kemungkinan niat mereka untuk melakukan transaksi online, karena mereka sudah tahu manfaat apa yang dia dapat dengan melakukan transaksi secara Kim et al. mengatakan bahwa persepsi manfaat memberikan keyakinan tentang sejauh mana konsumen akan melakukan transaksi bisnis menggunakan situ internet tertentu. Sedangkan menurut Bhatti . , persepsi manfaat digunakan sebagai sejauh mana individu percaya bahwa menggunakan teknologi akan meningkatkan kinerja tugas mereka. Di samping itu, adanya keuntungan relatif, kompatibilitas, kompleksitas, observabilitas, dan pengaruh sosial memiliki pengaruh yang signifikan pada kegunaan yang dirasakan dan kemudahan penggunaan yang dirasakan, yang pada gilirannya menyebabkan perubahan sikap konsumen berikutnya dan niat adopsi (Min et al. , 2. Persepsi Risiko Risiko adalah persepsi konsekuensi dan ketidakpastian yang akan terjadi setelah melakukan aktivitas tertentu. Kecanggihan teknologi tidak hanya memberikan manfaat bagi manusia, namun juga akan menimbulkan risiko bagi penggunanya. Risiko yang terjadi dapat berupa hilangnya aktivitas dan pekerjaan-pekerjaan lama seperti salah satunya profesi akuntan. Persepsi risiko adalah penyebab utama mengapa orangorang enggan berbelanja online, karena itu kepercayaan . adalah hal pertama dan terutama yang harus dibangun para pemilik toko online. Karena sifatnya yang tidak bertemu langsung antara pembeli dan penjual, ecommerce memunculkan persepsi risiko yang bisa berbeda-beda bagi setiap orang. Ada yang khawatir dengan risiko kehilangan uang, ada yang mengkhawatirkan faktor waktu pengiriman, ada juga yang mempertimbangkan faktor keamanan informasi Penelitian tentang persepsi risiko juga dilakukan oleh Kim et al. yang menjelaskan bahwa persepsi ini mempunyai dampak negatif terhadap niat digunakannya e-commerce. Namun hasil ini tidak konsisten dengan penelitian yang dilakukan oleh Syaifudin dan Hendrawan . yang menyebutkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara persepsi risiko terhadap niat untuk bertransaksi secara online. Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Ecommerce Sistem informasi akuntasi bisnis di ecommerce tidak selalu diterima oleh perilaku manusia yang menggunakan sistem informasi akuntansi tersebut (Dagiliene dan utiene, 2019. Hariyati et al. , 2. Perilaku seseorang menggunakan teknologi mampu dijelaskan oleh salah satu teori psikologi yaitu teori utama penerimaan dan penggunaan teknologi (Mhina et al. , 2. Teori ini menjelaskan penerimaan penggunaan teknologi pada diri seseorang oleh variabel ekspektasi usaha, ekspektasi kinerja, pengaruh/ dorongan sosial, dan kondisi/keadaan fasilitas yang akan mempengaruhi intensi keperilakuan seseorang dan diaktualisasikan kepada perilaku penggunaan suatu teknologi tertentu (Venkatesh et al. , 2. Menggunakan teori ini diharapkan dapat menjelaskan model perilaku pelanggan me-nerima dan menggunakan sistem informasi akuntansi di e-commerce. Pengaruh Lifestyle Minat menggunakan SIA berbasis E-commerce Lifestyle berkembang dengan pesat mengikuti arus perubahan dan perkembangan teknologi yang terjadi dewasa ini. Seiring berkembangnya lifestyle, akan mempengaruhi perilaku dan kebiasaan masyarakat. Perkembangan teknologi mengakibatkan masyarakat memiliki kebiasaan baru yakni kebiasaan konsumtif. Kebiasaan konsumtif ini terjadi akibat kemudahan dan efisiensi waktu yang ditawarkan oleh teknologi. Kotler dan Amstrong . menambahkan gaya hidup mencakup pola dimana orang Pengaruh Lifestyle. Computer Self Efficacy. Persepsi Manfaat . Ae Rahmawati. Nasih hidup dan menggunakan uang dan waktunya serta memengaruhi seluruh aspek dari perilaku konsumsi seseorang. Kepercayaan menjadi hal penting yaitu ada e-commerce, karena pelanggan memasukkan informasi pribadinya ke dalam pencatatan informasi ecommerce dan digunakan untuk melakukan transaksi secara online (Boritz dan No, 2. Oleh karena itu, diperlukan mekanisme pencatatan akuntansi berbasis teknologi yang berbeda dan memiliki keamanan yang tinggi agar pelanggan merasa nyaman ketika menggunakan e-commerce (Xu et al. , 2. Pencatatan akuntansi keuangan berbasis teknologi informasi di e-commerce. pencatatan akuntansi yang telah menggunakan teknologi internet dalam transaksi yang dilakukan (Fan et al. , 2. Banyak pihak yang diuntungkan dengan adanya sistem pencatatan akuntansi berbasis teknologi ini. Di antara keuntungan tersebut yakni dapat meningkatkan hubungan antar perusahaan, antara perusahaan dan pelanggan, ataupun antar pelanggan (Chiu dan Wang, 2. Berdasarkan argumen di atas, ditetapkan hipotesis penelitian sebagai berikut: H1: Lifestyle berpengaruh signifikan terhadap minat menggunakan SIA berbasis E-commerce Pengaruh Computer self efficacy terhadap Minat Menggunakan SIA berbasis Ecommerce Computer Self Efficacy (CSE) dapat menjadi faktor penting apakah seseorang tertarik untuk mengoperasikan suatu teknologi. Seseorang yang memiliki keyakinan diri bahwa mereka mampu memahami dan mengoperasikan teknologi akan lebih mudah menerima perkembangan di dunia teknologi (He dan Lee, 2. Compeau dan Higgins . dalam studinya menunjukkan pengaruh yang signifikan CSE terhadap minat menggunakan SIA berbasis e-commerce dan menyatakan bahwa computer self efficacy penting untuk menentukan perilaku individu dan kinerja dalam penggunaan teknologi Adanya computer self efficacy akan mendorong kinerja seseorang dalam me- manfaatkan teknologi dalam hal ini adalah SIA berbasis e-commerce. Agarwal dan Karahanna . menegaskan bahwa aktivitas computer self efficacy sebagai salah satu variabel penting untuk studi perilaku individual dalam bidang teknologi komunikasi dan informasi. CSE merupakan sebuah konsep yang dapat digunakan untuk mengukur kemampuan individu, khususnya dalam hal penggunaan sistem informasi akuntansi. CSE yang dimiliki seseorang akan membantunya dalam memanfaatkan teknologi dalam hal ini adalah SIA berbasis e-commerce sehingga dapat ditarik hipotesis sebagai berikut: H2: Computer self efficacy berpengaruh signifikan terhadap minat menggunakan SIA berbasis E-commerce Pengaruh Persepsi Manfaat terhadap Minat Menggunakan SIA berbasis E-commerce Davis . menyatakan bahwa persepsi manfaat merupakan suatu tingkatan dimana seseorang percaya bahwa penggunaan suatu sistem tertentu akan dapat meningkatkan prestasi kerja seseorang. Adanya persepsi manfaatkan mendukung keminatan seseorang untuk memanfaatkan suatu teknologi yang dalam hal ini adalah SIA berbasis e-commerce. Penggunaan sistem akuntansi berbasis e-commerce diharapkan dapat membawa perubahan yang signifikan berupa efektivitas kinerja dan efisiensi waktu. Selain itu penelitian Mutiaraharja . menegaskan bahwa persepsi manfaat berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan sistem akuntansi e-commerce. Dengan demikian dapat ditarik hipotesis sebagai berikut: H3: Persepsi Manfaat berpengaruh signifikan terhadap minat menggunakan SIA berbasis E-commerce Pengaruh Persepsi Risiko terhadap Minat Menggunakan SIA berbasis E-commerce Setyowati dan Respati . menyebutkan bahwa dengan kehadiran sistem bukan tidak mungkin aktivitas penginputan dan olah data akan dilakukan secara otomatis oleh sistem komputer. Oleh karena Ekuitas: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Ae Volume 6. Nomor 3. September 2022 : 417 Ae 435 itu manusia dituntut untuk terus berinovasi dan meningkatkan kemampuan seiring dengan perkembangan teknologi yang ada. (Setyowati dan Respati, 2. Seseorang yang memiliki persepsi risiko yang baik mengenai konsekuensi atas kehadiran teknologi informasi dan komunikasi berupa sistem akan cenderung terdorong untuk memanfaatkan sistem tersebut. Penelitian Mutiaraharja . juga menegaskan bahwa persepsi risiko berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan system akuntansi ecommerce. Oleh karena itu, dapat ditarik hipotesis sebagai berikut: H4: Persepsi Risiko berpengaruh signifikan terhadap minat menggunakan SIA berbasis E-commerce METODE PENELITIAN Pada penelitian ini metode pendekatan yang dipilih ialah pendekatan kuantitatif. Menurut Sugiyono . , metode pendekatan kuantitatif merupakan metode penelitian yang dilandaskan pada filsafat positivism, untuk mempelajari populasi atau sampel tertentu, penghimpunan data dilakukan dengan alat atau instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik, yang tujuannya untuk dilakukan uji hipotesis sesuai dengan yang telah ditetapkan. Peneliti menggunakan instrumen atau alat penelitian berupa penyebaran kuesioner terhadap beberapa sampel yang telah dipilih untuk memperoleh data yang valid dan akurat. Populasi dan sampel Adapun populasi dalam penelitian ini yaitu 34 perwakilan staf akuntan GO-JEK Indonesia sub area Jawa Timur yang tersebar di 14 kabupaten/kota meliputi: Madura. Gresik. Bojonegoro. Surabaya. Sidoarjo. Pasuruan. Malang. Banyuwangi. Jember. Probolinggo. Mojekerto. Jombang. Kediri. Madiun. Masing-masing kabupaten/kota tersebut memiliki 2-3 anggota staf akuntan untuk bertugas. Jumlah tersebut dapat dilhat berdasarkan cakupan wilayah dari setiap kantor cabang yang ada, untuk kantor Madura. Kediri. Madiun. Bojonegoro. Probolinggo, dan Banyuwangi terdiri atas 3 staf akuntan karena mencakup beberapa wilayah di sekitarnya. Sedangkan untuk Surabaya. Sidoarjo. Gresik. Mojokerto. Pasuruan. Malang. Jember, dan Jombang terdiri atas 2 staf akuntan karena hanya mencakup wilayahnya sendiri. Adapun penentuan jumlah sampel pada penelitian ini menggunakan teknik/metode sampel jenuh . Metode sampel jenuh merupakan teknik penentuan sampel yang menggunakan seluruh anggota dari populasi sebagai sampel (Sugiyono, 2. Teknik sampel jenuh . dipilih berdasarkan jumlah populasinya yang terbilang minim Oleh sebab itu disini peneliti menggunakan seluruh anggota dari populasi tersebut yang berjumlah 34 orang perwakilan staf akuntan GO-JEK Indonesia Area Jawa Timur yang tersebar di 14 kabupaten/kota meliputi: Madura. Gresik. Bojonegoro. Surabaya. Sidoarjo. Pasuruan. Malang. Banyuwangi. Jember. Probolinggo. Mojokerto. Jombang. Kediri. Madiun. Penilaian dalam kuisioner ini menggunakan skala likert 1 sampai dengan 5 (Sangat Tidak Setuju. Tidak Setuju. Ragu-Ragu. Setuju dan Sangat Setuj. Sumber Data dan Teknik Pengumpulan Data Sebagai upaya guna memperoleh kebenaran, maka peneliti memilih untuk menggunakan data kuantitatif. Sumber Data yang digunakan dalam penelitian adalah data primer dari kuisioner yang dibagikan kepada responden. Data primer ialah informasi atau data yang diperoleh langsung dari narasumber asli kepada pengumpul data (Sugiyono, 2. Dalam penelitian ini untuk memperoleh informasi data yang relevan peneliti melakukan penyebaran/pengisian kuesioner terhadap seluruh sampel yang berjumlah 34 orang staf akuntan kantor cabang GO-JEK yang berada di wilayah Jawa Timur melalui google form. Penghimpunan data google form tersebut diawali dengan menghimpun data nomor hp dari setiap perwakilan staf yang ada di seluruh kantor Pengaruh Lifestyle. Computer Self Efficacy. Persepsi Manfaat . Ae Rahmawati. Nasih cabang wilayah Jawa Timur, data nomor hp tersebut diperoleh dari perwakilan staf yang berada di kantor cabang Sidoarjo untuk kemudian diteruskan kepada setiap perwakilan staf kantor cabang yang berada di seluruh Jawa Timur. Penyebaran google form telah dilakukan terhitung sejak bulan Juli 2021 dan kuesioner tersebut diisi oleh seluruh anggota sampel yakni, 34 staf akuntan GO-JEK Indonesia yang berada di Jawa Timur yang tersebar di 14 kabupaten/kota meliputi: Madura. Gresik. Bojonegoro. Surabaya. Sidoarjo. Pasuruan. Malang. Banyuwangi. Jember. Probolinggo. Mojekerto. Jombang. Kediri. Madiun. Penilaian dalam kuisioner ini menggunakan skala likert 1 sampai dengan 5 . angat tidak setuju, tidak setuju, ragu-ragu, setuju dan sangat setuj. , tersaji pada tabel 1. Tabel 1 Bobot Nilai Setiap Pertanyaan Alternatif Jawaban Sangat setuju (SS) Setuju (S) Ragu-ragu ( R ) Tidak setuju (TS) Sangat tidak setuju (STS) Bobot Nilai Sumber: Data diolah Teknik Analisis Data . Pada tahapan analisis dan kualifikasi data peneliti menggunakan SPSS. Akan tetapi, sebelum tahap analisis dilakukan perlu adanya pengujian data valid dan reliable. Pengujian ini dilakukan untuk menguji tingkat validitas dari butir-butir pertanyaan yang akan diajukan kepada para responden dari instrumen pertanyaan dengan metode uji reliabilitas. Pengujian ini dilakukan untuk menguji tingkat validitas dari buti-butir pertanyaan yang akan diajukan kepada para Beberapa uji untuk menunjang data tersebut adalah: . Uji normalitas, merupakan uji tentang normal atau tidaknya variabel dependen dan variabel independen. Uji normalitas ini menggunakan uji statistik non parametrik KolmogorovAeSmirnov (K-S), asumsinya data terdistribusi normal apabila nilai signifikansinya lebih dari alpha 0,05 dan . Uji validitas, merupakan uji untuk mengetahui kevalidan suatu instrumen. Pada penelitian ini terlebih dahulu menggunakan uji hipotesis asosiatif karena X lebih dari satu. Uji reabilitas, untuk mengukur ketepatan, keandalan, konsistensi, dan stabilitas dari alat yang digunakan. Hipotesis asosiatif menggunakan uji korelasi dengan rumus berikut: Rxy Oc (Oc A) (Oc A) = korelasi variabel x dan y = . A-xA) = . A-) Uji Hipotesis Pengujian hipotesis asosiatif . Untuk melakukan uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan teknik korelasi. Teknik korelasi dilakukan untuk menguji hipotesis yang berbentuk asosiatif atau hubungan dimana teknik tersebut digunakan sebagai acuan untuk melakukan uji ada atau tidaknya pengaruh variabel X terhadap variabel Y. Variabel X . terdiri atas: Lifestyle (L. Computer Self Efficacy (CSE). Persepsi Manfaat (PM), dan Persepsi Risiko (PR). Variabel Y adalah Minat menggunakan SIA berbasis e-commerce (MSIA). Uji signifikansi korelasi Uji signifikansi korelasi dilakukan untuk menguji hubungan signifikansi antar suatu variabel melalui koefisien korelasi yakni dengan uji t. Uji t dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui masing-masing variabel dependen terhadap variabel independen. Sebagai tindak lanjut dari uji statistik t maka langkah yang ditempuh dalam pengujian adalah menyusun hipotesis nol (H. dan hipotesis alternatif (H. Karakteristik Responden Mengacu dari hasil kuisioner yang disebar bisa disajikan sebaran frekuensi Ekuitas: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Ae Volume 6. Nomor 3. September 2022 : 417 Ae 435 Dari tabel 2, responden laki-lakinya sejumlah 6 orang . ,6%), sementara itu, perempuannya sebanyak 28 orang . ,4%). Distribusi tersebut memperlihatkan bahwa staf akuntan GO-JEK yang berada di wilayah Jawa Timur sebagian besar adalah Tabel 2 Demografi Responden Atribut Jenis Kelamin Umur Masa Kerja Item Laki-laki Perempuan 22-26 th 27-30 th >30 th 1-2 th 3-5 th >5 th 17,6% 82,4% 61,8% 23,5% 14,7% 2,9% 64,7% 32,4% Sumber: Data diolah Sebaran Responden Menurut Usianya Usia responden yang direntang 22Ae26 tahun sebanyak 21 orang . ,8%), responden yang berumur direntang 27-30 tahun sejumlah 8 orang . ,5%), sedangkan yang berumur lebih dari 30 tahun sebanyak 5 orang . ,7%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar staf akuntan GO-JEK yang berada di wilayah Jawa Timur yakni umur yang produktif dalam rentang usia 22-26 Sebaran Responden Menurut Masa Kerjanya Responden yang memiliki masa kerja 12 tahun yang sebanyak 1 orang . ,9%), yang mempunyai masa kerja 3-5 tahun sejumlah 22 orang . ,7%), sedangkan responden yang mempunyai masa kerja lebih dari 5 tahun sebanyak 11 orang . ,4%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar responden adalah staf GO-jek yang berada di wilayah Jawa Timur yang telah bekerja selama 35 tahun. Sebaran Responden Menurut Pendidikannya Pada tabel 3, responden dengan pendidikan D3 yang berjumlah 6 orang . ,6%), dan responden dengan pendidikan S1 sebanyak 28 orang . ,4%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar responden adalah staf akuntan GO-JEK yang berada di wilayah Jawa Timur memiliki pendidikan terakhir S1. Tabel 3 Pendidikan Responden Jenjang Pendidikan Jumlah Persentase 17,6% 82,4% Total 100,0% Sumber: Data diolah Tabel 4 Sebaran Respon atas Variabel Ls Pertanyaan Sebagai seorang akuntan saya bekerja flexible mengikuti arus perkembangan lifestyle yang ada Sebagai seorang akuntan perkembangan gaya hidup mempengaruhi minat saya memilih sistem informasi akuntansi yang tepat untuk saya Sebagai seorang akuntan perkembangan lifestyle di era New Normal membawa saya untuk beralih pada sistem informasi akuntansi e-commerce Total Sumber: Data diolah Jawaban STR TS R S SS 2 21 11 Pengaruh Lifestyle. Computer Self Efficacy. Persepsi Manfaat . Ae Rahmawati. Nasih Deskripsi Variabel Menurut data yang diperoleh dari penyebaran kuesioner yang telah diberikan kepada para responden staf akuntan GOJEK yang berada di wilayah Jawa Timur diperoleh hasil sebagai berikut: Lifestyle (L. Tabel 4 menyajikan bahwa variabel Ls sebagian besar tanggapan respondennya mempunyai skor 4 atau setuju sejumlah 57 Hal ini bermakna bahwa responden memberikan persetujuan atas pernyataan pada kuesioner tentang arti lifestyle bagi para akuntan GO-JEK yang berada di wilayah Jawa Timur sudah baik. Computer Self Efficacy (CSE) Tabel 5 menyajikan data bahwa variabel CSE sebagian besar tanggapan responden yaitu mempunyai skor 4 atau setuju sejumlah 73 tanggapan. Hal tersebut bermakna bahwa responden memberikan persetujuan atas pernyataan pada kuesioner yang artinya kemampuan CSE bagi staf akuntan GO-JEK yang berada di wilayah Jawa Timur sudah Tabel 5 Sebaran Respon atas variabel CSE Pertanyaan Sebagai seorang akuntan CSE diperlukan guna menunjang CSE diperlukan sebagai tolak ukur kemampuan untuk menjadi seorang akuntan CSE berperan dalam mempengaruhi alasan anda menentukan sistem informasi akuntansi Seorang akuntan yang berkompeten akan cenderung memilih sistem informasi akuntansi e-commerce guna efektivitas kinerja dan efisiensi waktu Total Jawaban STR TS R S SS 3 16 15 Sumber: Data diolah Tabel 6 Sebaran Respon atas variabel persepsi Manfaat Pertanyaan Sebagai seorang akuntan anda akan terlebih dahulu mengkaji kelebihan dan kekurangan dari sebuah sistem informasi akuntansi yang akan dipilih Sebagai seorang akuntan anda akan memperhatikan manfaat dari sebuah sistem informasi akuntansi untuk anda gunakan kedepannya Sebagai seorang akuntan persepsi manfaat akan member pengaruh pada minat anda menggunakan sistem informasi akuntansi berbasis e-commerce Total Sumber: Data diolah Jawaban STR TS R S SS 3 19 12 Ekuitas: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Ae Volume 6. Nomor 3. September 2022 : 417 Ae 435 Persepsi Manfaat (PM) Tabel 6 menyajikan bahwa variabel persepsi manfaat sebagian besar tanggapan responden mempunyai skor 4 atau setuju sejumlah 59 tanggapan. Hasil tersebut bermakna bahwa responden memberikan persetujuan atas pernyataan pada angket yang artinya persepsi manfaat berpengaruh positif bagi staf akuntan GO-JEK yang berada di wilayah Jawa Timur. Persepsi Risiko (PR) Tabel 7 menyajikan bahwa variabel persepsi risiko sebagian besar tanggapan responden yaitu mempunyai skor 4 atau setuju sejumlah 42 tanggapan. Hasil tersebut bermakna bahwa responden cenderung memberikan persetujuan atas pernyataan pada angket yang artinya persepsi risiko berpengaruh positif bagi staf akuntan GOJEK yang berada di wilayah Jawa Timur. Tabel 7 Sebaran atas respon variabel persepsi risiko Pertanyaan Selain manfaat risiko dari sistem informasi akuntansi juga Disamping kebaikan, kekurangan sistem informasi akntansi juga perlu dipertimbangkan guna meminimalisir human error Total Jawaban STR TS R S SS - 24 10 Sumber: Data diolah Tabel 8 Sebaran respon atas variabel MSIA Pertanyaan Untuk memilih suatu sistem informasi akuntansi maka, individu perlu mengikuti perkembangan lifestyle Sebelum menentukan pilihan tentang sistem informasi akuntansi, mmaka CSE perlu dipertimbangkan guna menyesuaikan dengan kemampuan Sebelum menentukan pilihan penggunaan sistem informasi akuntansi individu perlu mempertimbangkan manfaat dan risiko dari suatu sistem informasi akuntansi Alangkah baiknya untuk bersikap bijak dalam menyikapi perkembangan lifestyle yang terdapat didalamnya Sebagai seorang akuntan kiranya perlu mengevaluasi kemampuan untuk meningkatkan kinerja kedepannya Total Sumber: Data diolah Jawaban STR TS R S SS Pengaruh Lifestyle. Computer Self Efficacy. Persepsi Manfaat . Ae Rahmawati. Nasih Minat Menggunakan SIA berbasis ECommerce (MSIA) Tabel 8 menyajikan data bahwa variabel MSIA sebagian besar tanggapan responden mempunyai skor 4 atau setuju sejumlah 102 Hasil tersebut bermakna bahwa responden memberikan persetujuan atas pernyataan pada kuesioner yang artinya MSIA berbasis e-commerce bagi staf akuntan GO-JEK yang berada di wilayah Jawa timur sudah baik. Pada tabel 9 menyajikan data bahwa variabel Ls. CSE. PM. PR, dan MSIA mempunyai rata-rata lebih besar dari 4, termasuk kategori tinggi, artinya responden memberikan persetujuan atas item-item pernyataan dalam kuisioner dan variabel Ls. CSE. PM. PR dan MSIAberbasis e-commerce pada perusahaan GO-JEK di Jawa Timur sudah baik. Tabel 9 Nilai Mean variabel Penelitian Variabel CSE MSIA Lifestyle Computer Self Efficacy Persepsi Manfaat Persepsi Risiko Minat menggunakann SIA berbasis e-commerce Mean 4,11 4,16 4,15 4,19 4,12 Sumber: Data diolah ANALISIS DAN PEMBAHASAN Uji Normalitas Pengujian normalitas dilakukan dengan menggunakan uji KolmogorovAeSmirnov . ji KS). Berikut ini merupakan hasil uji normalitas: Ls terhadap MSIA berbasis E-Commerce Pada tabel 10, nilai Asymp. Sig . -taile. menunjukkan nilai sebesar 0,094. Hasil itu menegaskan bahwa nilai Asymp. Sig . 0,094 lebih tinggi dibanding taraf signifikansinya 0,05. Dengan demikian dapat diambil keputusan bahwa data lifestyle (L. terhadap minat menggunakan SIA berbasis e-commerce (MSIA) tersebar normal. Tabel 10 Uji Normalitas Pengaruh Ls terhadap MSIA berbasis E-Commerce Test Statistic Asmp. Sig. 0,139 0,094 Sumber: Data diolah CSE terhadap MSIA E-Commerce Dilihat pada tabel 11, menegaskan bahwa nilai Asymp. Sig . - taile. 0,088 lebih tinggi dibanding taraf signifikansinya 0,05. Dengan demikian dapat diambil keputusan bahwa data computer self efficacy (CSE) terhadap minat menggunakan SIA berbasis e-commerce (MSIA) tersebar normal. Tabel 11 Uji Normalitas CSE terhadap MSIA berbasis E-Commerce Test Statistic 0,140 Asmp. Sig. 0,088 Sumber: Data diolah PM terhadap MSIA berbasis E-Commerce Dapat dilihat pada tabel 12, nilai Asymp. Sig . -taile. menunjukkan nilai sebesar 0,082. Hasil itu menegaskan bahwa nilai Asymp. Sig . - taile. 0,082 lebih tinggi dibanding taraf signifikansinya 0,05. Dengan demikian dapat diambil keputusan bahwa data PM terhadap MSIA berbasis e-commerce (MSIA) tersebar normal. Tabel 12 Uji Normalitas PM terhadap MSIA berbasis E-Commerce Test Statistic Asymp. Sig. 0,142 0,082 Sumber: Data diolah PR terhadap MSIA berbasis E-Commerce Dilihat pada tabel 13, nilai Asymp. Sig . menunjukkan nilai sebesar 0,091. Hasil itu menegaskan bahwa nilai Asymp. Sig . - taile. 0,091 lebih tinggi dibanding taraf signifikansinya 0,05. Dengan demikian dapat Ekuitas: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Ae Volume 6. Nomor 3. September 2022 : 417 Ae 435 diambil keputusan bahwa data persepsi risiko (PR) terhadap minat menggunakan SIA berbasis e-commerce (MSIA) tersebar Tabel 13 Uji Normalitas PR terhadap MSIA berbasis E-Commerce Test Statistic Asymp. Sig. 0,140 0,091 Sumber: Data diolah Uji Regresi Linier Dalam penelitian ini, dalam menganalisis regresi linear sederhana penulis menggunakan seri program statistik SPSS 15. SPSS adalah suatu program software komputer yang digunakan untuk mengolah data baik parametrik maupun non parametrik. Berikut ini merupakan hasil uji regresi linier Berdasarkan tabel 14 hasil koefisien beta semua variable . ifestyle, computer self efficacy, persepsi manfaat, dan persepsi risik. menunjukkan hasil positif. Hal ini menunjukkan Ls. CSE. PM. PR berpengaruh terhadap minat menggunakan SIA berbasis ecommerce. Tabel 14 Hasil Uji Regresi Linier Sederhana Variabel Lifestyle Computer Self Efficacy Persepsi Manfaat Persepsi Risiko Beta 0,947 0,895 0,921 0,768 Sumber: Data diolah Uji Koefisien Determinasi Hasil uji determinasi dapat dilihat pada tabel 15, merujuk pada tabel 15. R Square dari variabel lifestyle (L. terhadap minat individu menggunakan SIA berbasis e- commerce sebesar 0,896. Hasil ini berarti bahwa variabel lifestyle (L. dapat memberikan penjelasan variasi dari variabel minat individu menggunakan SIA berbasis e-commerce (MSIA) sebesar 89,6%, sementara itu, sebesar 10,4% dapat diterangkan oleh sejumlah variabel lain. Diketahui bahwa nilai R Square dari variabel computer self efficacy (CSE) terhadap minat individu menggunakan SIA berbasis e-commerce (MSIA) sebesar 0,802. Hasil ini berarti bahwa variabel computer self efficacy (CSE) dapat memberikan penjelasan variasi dari variabel minat individu menggunakan SIA berbasis e-commerce (MSIA) sebesar 80,2%, sementara itu, sebesar 19,8% dapat diterangkan oleh sejumlah variabel lain. Tabel 15 Koefisien Determinasi Variabel Independen terhadap Variabel Dependen Variabel Lifestyle Computer self efficacy Persepsi Manfaat Persepsi Risiko 0,947 0,895 0,921 0,768 R Square 0,896 0,802 0,847 0,590 Sumber: Data diolah Diketahui bahwa nilai R Square dari variabel persepsi manfaat (PM) terhadap minat individu menggunakan SIA berbasis e-commerce (MSIA) sebesar 0,847. Hasil ini berarti bahwa variabel persepsi manfaat (PM) dapat memberikan penjelasan variasi dari variabel minat individu menggunakan SIA berbasis e-commerce (MSIA) sebesar 84,7%, sementara itu, sebesar 15,3% dapat diterangkan oleh sejumlah variabel lain. Nilai R Square dari variabel persepsi risiko (PR) terhadap minat individu menggunakan SIA berbasis e-commerce (MSIA) sebesar 0,590. Hasil ini berarti bahwa variabel persepsi risiko (PR) dapat memberikan penjelasan variasi dari variabel minat individu menggunakan SIA berbasis e-commerce (MSIA) sebesar 59%, sementara itu, sebesar 41% dapat diterangkan oleh sejumlah variabel lain. Uji Hipotesis Hasil uji hipotesis semua variabel tersaji pada tabel 16. Berdasarkan tabel 16 diketahui bahwa nilai t dari semua variabel . Pengaruh Lifestyle. Computer Self Efficacy. Persepsi Manfaat . Ae Rahmawati. Nasih computer self efficacy, persepsi manfaat, dan persepsi risik. mempunyai nilai signifikan lebih kecil dari 0,05 yakni 0,000 yang artinya semua variabel . ifestyle, computer self efficacy, persepsi manfaat, dan persepsi risik. berpengaruh positif signifikan terhadap minat individu menggunakan SIA berbasis e-commerce (MSIA). Tabel 16 Hasil Uji Hipotesis Pengaruh Variabel Independen terhadap Variabel Dependen Variabel Lifestyle Computer self Persepsi Manfaat Persepsi Risiko 16,617 11,376 Sig 0,000 0,000 Keterangan Signifikan Signifikan 13,334 0,000 Signifikan 6,784 0,000 Signifikan Sumber: Data diolah Pembahasan Go-Jek adalah suatu perusahaan teknologi yang berasal dari Indonesia yang memberikan pelayanan transportasi lewat jasa Perusahaan ini berdiri pada tahun 2010 di Jakarta yang didirikan Nadiem Makarim. Layanan GO-JEK ada di sejumlah kota besar di Indonesia antara lain: Jabodetabek. Bali. Bandung. Surabaya. Makassar. Medan. Palembang. Semarang. Solo. Malang. Yogyakarta. Balikpapan. Manado. Bandar Lampung. Padang. Pekanbaru, dan Batam. Sampai dengan bulan Juni 2016, aplikasi GOJEK telah di-download sejumlah hampir 10 juta kali di Google Play pada sistem operasi Android. Sekarang ini pula terdapat untuk iOS di AppStore. Hasil uji hipotesis menyatakan bahwa lifestyle berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menggunakan SIA berbasis e-commerce. Hal ini menunjukkan semakin tinggi lifestyle seseorang maka semakin meningkat pula minat menggunakan SIA berbasis e-commerce. Bisa diintepretasikan bahwa lifestyle seseorang yang mengikuti perkembangan dan perubahan zaman akan cenderung memiliki minat yang tinggi dalam menggunakan SIA berbasis e-commerce. Sebaliknya, lifestyle seseorang yang kurang mengikuti perkembangan dan perubahan zaman akan cenderung memiliki minat yang rendah dalam memanfaatkan SIA berbasis ecommerce. Hasil kajian ini didukung oleh teori yang disampikan oleh Riadi . bahwa gaya hidup . mempunyai kaitan erat dengan perubahan zaman dan perkembangan teknologi. Gaya hidup . menjadi salah satu upaya untuk membuat diri menjadi eksis dan tidak ketinggalan zaman. Seseorang memiliki lifestyle yang tinggi akan cenderung mengikuti perkembangan teknologi, salah satunya adalah SIA berbasis ecommerce. Selain selaras dengan teori, hasil penelitian ini juga searah dengan fenomena bahwa lifestyle berkembang dengan pesat mengikuti arus perubahan dan perkembangan teknologi yang terjadi dewasa ini. Seiring berkembangnya lifestyle, akan mempengaruhi perilaku dan kebiasaan masyarakat. Perkembangan teknologi mengakibatkan masyarakat memiliki kebiasaan baru yakni, kebiasaan konsumtif. Kebiasaan konsumtif ini terjadi akibat kemudahan dan efisiensi waktu yang ditawarkan oleh teknologi, salah satunya adalah SIA berbasis e-commerce yang menawarkan efisiensi waktu dibanding SIA yang tidak berbasis e- commerce. Mengacu pada mean atau rata-rata keseluruhan item kuesioner pada variabel lifestyle, dapat diketahui bahwa variabel lifestyle termasuk berkategori tinggi. Hal ini bermakna bahwa responden memiliki lifestyle yang selalu beradaptasi dengan perkembangan dan perubahan teknologi. Tingginya lifestyle yang dimiliki responden pada akhirnya akan mendorong minat yang tinggi pula dalam penggunaan SIA berbasis e-commerce. Hasil penelitian ini juga selaras dengan teori TPB yang menyatakan bahwa perilaku lifestyle berkembang dengan pesat mengikuti arus perubahan tekhnologi yang juga akan mempengaruhi perilaku dan kebiasaan masyarakat. Perkembangan teknologi mengakibatkan masyarakat mempunyai kebiasaan konsumtif. Kebiasaan ini terjadi akibat kemu- Ekuitas: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Ae Volume 6. Nomor 3. September 2022 : 417 Ae 435 dahan dan efisiensi waktu yang ditawarkan teknologi, salah satunya adalah SIA berbasis e-commerce. Pada perusahaan GO-JEK pemanfaatan lifestyle dimasukkan dalam aplikasi dengan menawarkan berbagai promo yang bersifat Promo ini memiliki syarat dan ketentuan tertentu yang dikaitkan dengan trend di masyarakat. Misalnya promo pada satu waktu tanggal cantik setiap bulannya. GO-JEK juga menambahkan fasilitas GOPAY yang berfungsi sebagai dompet digital. Tak hanya berfungsi sebagai pembayaran didalam aplikasi GO-JEK saja, saat ini GOPAY juga bisa digunakan untuk melakukan transaksi di luar ekosistem GO-JEK. GOPAY yang sebelumnya sudah dapat digunakan untuk membayar di SPBU. Gramedia, saat ini GO-PAY juga dapat dimanfaatkan untuk pembayaran belanja online di merchant Trend ini tercipta seiring dengan lifestyle masyarakat yang mengedepankan aspek efisiensi dan efektifitas waktu. GOJEK juga tidak hanya aplikasi untuk transportasi online melainkan berbagai fasilitas lain juga disediakan mulai dari aplikasi makanan sampai dengan consumer goods lainnya. Hasil uji hipotesis menyatakan bahwa computer self efficacy berpengaruh positif signifikan terhadap minat menggunakan SIA berbasis e-commerce. Hal ini berarti semakin tinggi CSE maka semakin meningkat pula minat menggunakan SIA berbasis e-commerce. Hasil penelitian ini mendukung penelitiannya Achim dan Kassim . serta Jahromi et al. yang menyampaikan bahwa semakin tinggi SCE maka penggunaan teknologi akan dirasa semakin mudah. Senada dengan penelitian sebelumnya oleh Putra dan Nugroho . menemukan bahwa CSE juga berpengaruh positif terhadap minat seseorang untuk menggunakan software akuntansi, yang menunjukkan bahwa minat seseorang akan meningkat dengan adanya CSE. Hal ini mencerminkan bahwa kepercayaan diri seseorang terhadap kemampuannya dalam menggunakan komputer akan mendorongnya untuk berminat dalam memanfaatkan SIA berbasis e-commerce. Sebaliknya, kepercayaan diri seseorang yang rendah dalam menjalankan komputer akan membuatnya kurang berminat dalam memanfaatkan SIA berbasis e-commerce. Thompson et al. dalam studinya menyatakan bahwa Computer self efficacy penting untuk menentukan perilaku individu dan kinerja dalam penggunaan teknologi Adanya CSE akan menorong kinerja seseorang dalam memanfaatkan teknologi dalam hal ini adalah SIA berbasis ecommerce. Melalui pembaruan sistem aplikasi GO-JEK beberapa kebaruan diberikan untuk memenuhi kebutuahan pelanggannya. Pelanggan yang berbelanja online menggunakan GO-PAY kini tidak perlu repot untuk mengakses aplikasi GO-JEK. Pembayaran GO-PAY sangat memudahkan karena akan langsung redirect ke aplikasi GO-JEK Cukup memasukkan PIN akun GO-PAY untuk menyelesaikan pembayaran. Pelanggan juga dapat menggunakan QR sebagai alat penerimaan pembayaran. Penggunaan GO-PAY terbukti lebih praktis karena GO-PAY memproses pembayaran dari pelanggan secara otomatis ditransfer ke rekening bank yang telah terdaftar. Hasil studi tersebut menyatakan bahwa Computer Self Efficacy berefek terhadap minat dalam menggunakan SIA berbasis e-commerce, selaras dengan teori kognitif sosial yang menunjukkan bahwa self efficacy sebagai kepercayaan seseorang yang mempunyai kemampuan untuk melakukan perilaku tertentu. Self efficacy memainkan peranan penting dalam mempengaruhi motivasi dan Di samping itu, computer self efficacy penting untuk menentukan perilaku individu dan kinerja dalam penggunaan teknologi Adanya CSE akan menorong kinerja seseorang dalam memanfaatkan teknologi dalam hal ini adalah SIA berbasis e-commerce. Agarwal dan Karahanna . menegaskan bahwa computer self efficacy sebagai salah satu variabel penting untuk studi perilaku individual dalam bidang teknologi komunikasi dan informasi. CSE merupakan sebuah konsep yang dapat digunakan untuk Pengaruh Lifestyle. Computer Self Efficacy. Persepsi Manfaat . Ae Rahmawati. Nasih mengukur kemampuan individu, khususnya dalam hal penggunaan sistem informasi CSE yang dimiliki seseorang akan membantunya dalam memanfaatkan teknologi SIA berbasis e-commerce. Merujuk pada mean atau rata-rata keseluruhan item kuesioner pada variabel computer self efficacy, dapat diketahui bahwa variabel computer self efficacy masuk dalam katogori tinggi. Hal ini berarti bahwa responden memiliki kepercayaan diri yang tinggi atas kemampuannya dalam menjalankan komputer. Tingginya computer self efficacy yang dimiliki responden pada akhirnya akan mendorong minat yang tinggi dalam penggunaan SIA berbasis ecommerce. Hasil uji hipotesis persepsi manfaat berpengaruh positif signifikan terhadap minat individu menggunakan SIA berbasis ecommerce. Hal ini menandakan bahwa persepsi atas manfaat atau kegunaan terhadap teknologi yang akan didapat memicu seseorang berminat dalam memanfaatkan SIA berbasis e-commerce. Sebaliknya, persepsi atas manfaat yang kurang atas penggunaan teknologi akan membuatnya kurang berminat dalam memanfaatkan SIA berbasis e-commerce. Hasil studi tersebut yang menyatakan bahwa persespsi manfaat yang berdampak kepada minat dalam menggunakan SIA berbasis e-commerce, searah dengan teori yang disampaikan oleh Davis . bahwa persepsi manfaat merupakan suatu tingkatan dimana seseorang percaya bahwa penggunaan suatu sistem tertentu akan dapat meningkatkan prestasi kerja seseorang. Adanya persepsi manfaat akan mendukung keminatan seseorang untuk memanfaatkan suatu teknologi yang dalam hal ini adalah SIA berbasis e-commerce. Hasil riset ini juga didukung oleh penelitian Setyowati dan Respati . yang menemukan bahwa seseorang yang memiliki persepsi manfaat yang tinggi tentang manfaat kecanggihan teknologi informasi dan komunikasi berupa sistem akan cenderung termotivasi untuk menggunakan sistem Penggunaan sistem akuntansi berbasis e-commerce diharapkan dapat membawa perubahan yang signifikan berupa efektivitas kinerja dan efisiensi waktu. Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitiannya bahwa dompet elektronik yang ditawarkan oleh Go-Pay dipandang bermanfaat bagi para penggunanya, dan trust menjadi komponen penting dalam penggunaan dompet elektronik sebagai alat pembayaran elektronik (Priyono, 2. Burda dan Teuteberg . menyatakan bahwa teknologi digital memandang trust sebagai salah satu elemen penting. Riset ini juga mendapat dukungan dari Mutiaraharja . yang menegaskan bahwa persepsi manfaat berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan sistem akuntansi e-commerce. Berlandaskan pada mean atau rata-rata keseluruhan item kuesioner pada variabel persepsi manfaat, dapat diketahui bahwa variabel perspsi manfaat berkategori tinggi. Hal ini menandakan bahwa responden memiliki persepsi yag positif atas manfaat yang akan didapat dari suatu Tingginya persepsi manfaat yang dimiliki responden pada akhirnya akan mendorong minat yang tinggi dalam penggunaan SIA berbasis e-commerce. Banyaknya pengguna GO-JEK saat ini karena masyarakat merasakan manfaat yang diterima. Fasilitas Go-PAY yang disedikan memberikan berbagai manfaat dan kemudahan transaksi pembayaran online baik digunakan secara personal maupun untuk kepentingan Manfaat yang dirasakan bagi para pebisnis antara lain: . GO-PAY membayar dengan nominal yang sudah pas dan dilakukan secara digital sehingga kesalahan perhitungan dapat diminimalisir, . GO-PAY dapat mencegah human eror berupa kesalahan hitung total belanja dan menerima pembayaran yang langsung masuk kedalam rekening terdaftar. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan sekaligus sebagai tabungan, dan . Pencatatan dana kas masuk dapat membantu mengembangkan usaha. Semua transaksi yang tercatat pada aplikasi GO-JEK khusus untuk penjual dapat digunakan untuk me- Ekuitas: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Ae Volume 6. Nomor 3. September 2022 : 417 Ae 435 ngetahui jumlah transaksi yang terjadi dalam satu hari atau dalam periode waktu tertentu. Hasil penelitian ini sesuai dengan tingkat penerimaan mobile payment mengalami peningkatan dari tahun ke tahun di berbagai negara (Flood et al. , 2. Di Amerika Latin. Kanada, dan Karibean, 31% dari kartu bank dan 76% dari kasir dilengkapi dengan NFC yang memungkinan pelanggan untuk melakukan pembayaran dengan dompet elektronik . lectronic walle. Hasil uji hipotesis persepsi risiko berpengaruh positif signifikan terhadap minat menggunakan SIA berbasis e-commerce. Hal ini mengindikasikan bahwa persepsi atas risiko atau kegunaan terhadap teknologi yang didapat akan memicu seseorang berminat dalam memanfaatkan SIA berbasis ecommerce. Sebaliknya, persepsi atas manfaat yang kurang atas penggunaan teknologi akan membuatnya kurang berminat dalam memanfaatkan SIA berbasis e-commerce. Hasil studi tersebut yang menyatakan bahwa persespsi risiko yang mempengaruhi minat dalam menggunakan SIA berbasis ecommerce, searah dengan teori mengenai kehadiran teknologi akan memberikan dampak kepada hilangnya sejumlah aktivitas yang digeser oleh tekonologi itu sendiri. Hasil riset ini juga didukung oleh penelitian Setyowati dan Respati . yang menyatakan bahwa seseorang yang memiliki persepsi risiko yang baik mengenai konsekuensi atas kehadiran teknologi informasi dan komunikasi berupa sistem akan cenderung terdorong untuk memanfaatkan sistem tersebut. Hasil studi ini juga mendapat dukungan dari Mutiaraharja . yang menegaskan bahwa persepsi risiko berpengaruh signifikan terhadap minat penggunaan sistem akuntansi e-commerce. Berdasarkan pada mean atau rata-rata keseluruhan item kuesioner pada variabel persepsi risiko, dapat diketahui bahwa variabel persepsi risiko termasuk dalam kategori tinggi. Hal ini mencerminkan bahwa responden memiliki persepsi yang positif atas risiko yang akan diterima dengan kehadiran teknologi informasi. Pemahaman yang baik atau perspsi risiko yang dimiliki responden pada akhirnya akan membuat seseorang semakin berminat dalam memanfaatkan SIA berbasis ecommerce. Risiko adalah segala sesuatu terkait dengan keamanan pengguna suatu sistem atau aplikasi. Hal senada disampaikan dalam penelitiannya Afghani dan Yulianti . persepsi keamanan merupakan suatu perlindungan dimana seseorang merasa terjaga dari timbulnya ancaman-ancaman dari suatu aset informasi. Pada penelitian dari Haidari dan Tileng . menyatakan variabel trust dan perceived risk berpengaruh positif secara parsial terhadap intensitas pengguna Go-pay. Berbagai risiko telah diantisipasi oleh pihak GO-JEK melalui syarat dan kebijakan pengguna aplikasi termasuk tenant yang menjadi mitranya. Risiko ini bertujuan untuk meminimalkan terjadinya Tindakan penipuan yang mengatasnamakan PT GO-JEK. Risiko lain yang berpotensi muncul adalah risiko tekhnologi. Risiko ini menjadi salah satu pertimbangan pengguna dalam memanfaatkan fasilitas yang ditawarkan. Hal ini menunjukkan bahwa faktor keamanan dalam menggunakan SIA e-commerce adalah hal yang paling utama karena pengguna merasa terlindungi. Persepsi keamanan terkait jaminan dana yang tersimpan pada e-wallet serta data pribadi saat mendaftarkan diri pada akun e-wallet tersebut menjadi hal utama yang dipertimbangkan sebelum menggunakan e-wallet. SIMPULAN DAN SARAN Lifestyle berpengaruh positif signifikan terhadap minat menggunakan SIA berbasis e-commerce. Ini bermakna bahwa responden memiliki lifestyle yang selalu beradaptasi dengan perkembangan dan perubahan teknologi. Penelitian ini mengindikasikan bahwa lifestyle seseorang yang mengikuti perkembangan dan perubahan zaman akan cenderung memiliki minat yang tinggi dalam menggunakan SIA berbasis e-commerce. Perkembangan teknologi yang sedemikian pesat akan mempengaruhi perilaku dan kebiasaan masyarakat. Kebiasaan ini terjadi Pengaruh Lifestyle. Computer Self Efficacy. Persepsi Manfaat . Ae Rahmawati. Nasih akibat kemudahan dan efisiensi waktu yang ditawarkan teknologi. Hasil penelitian ini selaras dengan teori plan behavior (TPB). Kemampuan responden dalam mengoperasionalkan . omputer self efficac. berpengaruh terhadap minat menggunakan SIA berbasis e-commerce. Ini mencerminkan bahwa kepercayaan diri seseorang terhadap kemampuannya dalam menggunakan komputer akan mendorongnya untuk berminat dalam memanfaatkan SIA berbasis ecommerce. Persepsi Manfaat dan persepsi risiko berpengaruh terhadap minat individu menggunakan SIA berbasis e-commerce. Kedua persepsi ini yang menjadikan pertimbangan pengguna dalam menggunakan ecommerce. Ini dibuktikan dengan layanan GO-JEK dengan tambahan fasilitas GO-PAY yang memberikan kemudahan dalam melakukan berbagai macam transaksi yang mengutamakan efisiensi, efektifitas, dan keamanan pengguna. Risiko keamanan menjadikan pertimbangan penting karena terkait dengan keamanan dananya dan data yang disimpan dan e-wallet tersebut. DAFTAR PUSTAKA