Keilmuan dan Keislaman e-ISSN 2964-4941 Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien Hemodialisis: Systematic Literature Review Berbasis Pendekatan Biopsikososial-Spiritual Rizka Oktarini1*. Mamnuah2 1 Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas AoAisyiyah Yogyakarta. Indonesia Corresponding email: riskaoktarini2@gmail. Histori Artikel: Submit: 18 Maret 2026. Revisi: 6 April 2026. Diterima: 9 April 2026 Publikasi: 11 April 2026. Periode Terbit: Juni 2026 Doi: 10. 23917/jkk. Abstrak Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan penyakit kronis yang berdampak tidak hanya pada kondisi fisik, tetapi juga pada aspek psikologis pasien, salah satunya adalah keputusasaan . Pasien yang menjalani hemodialisis rentan mengalami keputusasaan akibat kompleksitas penyakit dan terapi jangka panjang, sehingga diperlukan intervensi komplementer yang efektif, termasuk pendekatan berbasis spiritual seperti terapi murottal Al-QurAoan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang memengaruhi keputusasaan pada pasien hemodialisis serta menganalisis potensi terapi murottal dalam menurunkan keputusasaan melalui pendekatan narrative literature review. Data dikumpulkan dari basis data PubMed. Scopus, dan Google Scholar menggunakan kata kunci Chronic Kidney Disease (CKD), hemodialysis, hopelessness, dan murottal dengan operator Boolean AuANDAy, pada rentang tahun 2021Ae2025. Dari total 421 artikel yang ditemukan, sebanyak 7 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa keputusasaan dipengaruhi oleh berbagai faktor, meliputi depresi, kecemasan, usia, pendidikan, pendapatan, ketidakpastian penyakit, status transplantasi, serta perilaku perawatan diri. Terapi murottal terbukti efektif dalam menurunkan kecemasan, mengurangi kelelahan, menstabilkan tekanan darah, serta meningkatkan kualitas tidur. Secara integratif, terapi murottal berpotensi menurunkan keputusasaan melalui mekanisme tidak langsung dengan memperbaiki kondisi psikologis dan fisiologis Dengan demikian, terapi murottal dapat dipertimbangkan sebagai intervensi non-farmakologis berbasis spiritual dalam pendekatan perawatan holistik pada pasien hemodialisis, meskipun penelitian lanjutan dengan desain eksperimental yang lebih kuat masih diperlukan untuk memperkuat evidensi ilmiah. Kata Kunci: chronic kidney disease, hemodialisis, keputusasaan, terapi murottal, intervensi spiritual. Pendahuluan Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan salah satu permasalahan prevalensi dan tingkat mortalitas yang Berdasarkan penelitian yang Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien HemodialisisA. Keilmuan dan Keislaman e-ISSN 2964-4941 dilakukan oleh Chen et al. , pada tahun 2021, tingkat kejadian CKD tertinggi tercatat di Arab Saudi dengan angka 495,8 per 100. 000 penduduk, diikuti oleh Qatar sebesar 467,4 dan Uni Emirat Arab sebesar 466,4 per 100. Selain itu, secara absolut, jumlah kasus CKD tertinggi ditemukan di Tiongkok dengan 3. 175 kasus, diikuti India dengan 2. 892 kasus, serta Amerika Serikat dengan 1. Tingkat kematian akibat CKD signifikan di negara-negara tersebut, dengan Tiongkok mencatat 204. India 175. 637, dan Amerika Serikat 135. Data ini menunjukkan bahwa CKD tidak hanya menjadi beban kesehatan di negara berkembang, tetapi juga di negara maju, sehingga memerlukan perhatian serius dalam CKD merupakan kondisi kronis yang tidak hanya berdampak pada aspek fisik, tetapi juga memengaruhi kondisi psikologis pasien. Hasanah et al. mengungkapkan bahwa berbagai faktor risiko seperti usia, jenis kelamin, kebiasaan merokok, tingkat pendidikan, riwayat hipertensi, diabetes mellitus, hubungan yang signifikan dengan kejadian gagal ginjal kronik . < 0,05 pada CI 95%). Selain itu. Nurbaiti et al. menyoroti bahwa kondisi fisiologis pasien hemodialisis, seperti kadar ureum, hemoglobin, dan status nutrisi, turut memengaruhi kualitas kesehatan pasien. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa rata-rata kadar ureum pasien mencapai 158,5 . mg/dl dengan rentang 80Ae240 mg/dl, serta kadar hemoglobin sebesar 9,15 . gr/dl yang mengindikasikan adanya kondisi anemia dan malnutrisi pada Lebih lanjut, aspek psikologis seperti depresi dan keputusasaan juga menjadi faktor penting dalam kondisi pasien CKD, khususnya yang menjalani Kurita et al. menemukan bahwa sarkopenia pada pasien CKD memiliki hubungan yang signifikan dengan faktor psikologis seperti depresi dan keputusasaan. Risiko sarkopenia meningkat sebesar 33% untuk setiap penurunan 10 poin pada skala keputusasaan, sebesar 87% pada pasien dengan depresi, serta meningkat seiring pertambahan usia dan pada pasien yang menjalani hemodialisis. Temuan ini menunjukkan bahwa dipisahkan dari kondisi fisik pasien CKD, memengaruhi secara kompleks. Pasien hemodialisis juga sering mengalami gangguan tidur dan insomnia sebagai bagian dari dampak penyakit kronis yang diderita. Hambali et al. menunjukkan bahwa intervensi nonfarmakologis spiritual mampu menurunkan tingkat insomnia pada pasien hemodialisis. Intervensi ini menjadi alternatif yang menjanjikan karena tidak menimbulkan farmakologis, serta dapat meningkatkan kenyamanan psikologis pasien. Dalam konteks intervensi berbasis spiritual, terapi murottal Al-QurAoan telah Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien HemodialisisA. Keilmuan dan Keislaman e-ISSN 2964-4941 banyak diteliti dan menunjukkan hasil yang positif terhadap kondisi psikologis Nurkhasanah dan Rakhmawati . mendengarkan lantunan Al-QurAoan dapat meningkatkan kualitas tidur, memberikan efek relaksasi, serta menurunkan tingkat kecemasan. Selain itu. Kurniasih et al. juga menemukan bahwa terapi murottal secara signifikan mampu menurunkan kecemasan pada pasien dengan nilai p < 0,001 pada uji pre-post kelompok eksperimen dan kontrol. Secara umum, keterlibatan dalam aktivitas spiritual peningkatan kualitas hidup, penurunan stres, serta kemampuan adaptasi yang lebih baik terhadap penyakit kronis. Meskipun berbagai penelitian telah menunjukkan efektivitas terapi murottal dalam menurunkan kecemasan dan meningkatkan kualitas tidur, kajian yang secara spesifik mengkaji pengaruh terapi murottal terhadap tingkat keputusasaan pada pasien hemodialisis masih terbatas. Padahal, keputusasaan merupakan salah satu aspek psikologis yang sangat krusial karena dapat memengaruhi kepatuhan pengobatan, kualitas hidup, bahkan prognosis pasien CKD. Keputusasaan juga merupakan respons psikologis yang umum muncul pada pasien dengan penyakit kronis yang harus menjalani terapi jangka panjang seperti hemodialisis. Oleh karena itu, diperlukan suatu kajian komprehensif melalui pendekatan literature review untuk mengeksplorasi menurunkan tingkat keputusasaan pada Studi mengumpulkan artikel-artikel ilmiah yang relevan yang dipublikasikan dalam rentang waktu 1 Januari 2025 hingga 13 Juni 2025. Dengan mengintegrasikan berbagai temuan penelitian sebelumnya, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai efektivitas terapi murottal sebagai intervensi nonfarmakologis berbasis spiritual. Secara teoritis, penelitian ini khazanah ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang intervensi psikologis berbasis spiritual pada pasien dengan penyakit kronis. Dari sisi praktis, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan pendekatan terapi komplementer yang lebih holistik, yang tidak hanya berfokus pada aspek fisik tetapi juga aspek psikologis dan spiritual pasien. Dengan demikian, terapi murottal berpotensi menjadi salah satu alternatif intervensi yang efektif dalam membantu pasien hemodialisis meningkatkan kualitas hidup, serta memperkuat harapan hidup mereka. Berdasarkan tersebut, tujuan dari literature review ini adalah untuk mengeksplorasi dan menganalisis pengaruh terapi murottal terhadap tingkat keputusasaan pada pasien yang menjalani hemodialisis, implementasinya dalam praktik klinis perawatan yang komprehensif. Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien HemodialisisA. Keilmuan dan Keislaman e-ISSN 2964-4941 Metode Penelitian ini menggunakan desain narrative literature review untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengkategorikan faktor-faktor yang memengaruhi tingkat keputusasaan keterkaitannya dengan intervensi terapi Pendekatan narrative review dipilih karena memberikan fleksibilitas dalam mengintegrasikan berbagai jenis penelitian, baik kualitatif maupun kuantitatif, sehingga memungkinkan eksplorasi yang lebih luas terhadap fenomena yang diteliti tanpa batasan metodologis yang ketat sebagaimana pada systematic review. Fokus tinjauan ini adalah pada publikasi ilmiah yang membahas keputusasaan pada pasien Chronic Kidney Disease (CKD) yang menjalani hemodialisis, serta potensi intervensi berbasis spiritual, khususnya terapi Kajian dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai dimensi, termasuk aspek individu, sosial, dan sistem pelayanan kesehatan. Proses dilakukan melalui tiga basis data utama, yaitu PubMed. Scopus, dan Google Scholar. Pencarian dilakukan hingga tanggal 25 Mei 2025. Kata kunci yang digunakan dalam proses pencarian meliputi AuChronic Kidney Disease (CKD)Ay. AuhemodialysisAy. AuhopelessnessAy. AumurottalAy. Kata dikombinasikan menggunakan operator Boolean AuANDAy untuk meningkatkan spesifisitas hasil pencarian. Proses pencarian dilakukan dalam dua bahasa, yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, guna memperluas cakupan literatur yang relevan. Kriteria inklusi dalam penelitian ini meliputi: . artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2021 hingga 2025. artikel yang ditulis dalam bahasa Inggris atau bahasa Indonesia. penelitian yang secara spesifik membahas penyakit CKD, hemodialisis, keputusasaan, dan/atau terapi murottal. studi dengan desain kualitatif maupun kuantitatif. artikel yang tersedia dalam bentuk teks lengkap . ull-tex. Sementara itu, kriteria eksklusi mencakup: . artikel nonilmiah seperti opini atau esai populer. abstrak tanpa teks lengkap. publikasi yang tidak relevan secara langsung dengan topik penelitian, khususnya yang tidak membahas keputusasaan, dan intervensi murottal. Proses seleksi artikel dilakukan melalui dua tahap penyaringan. Tahap pertama merupakan proses screening awal berdasarkan judul dan abstrak untuk mengidentifikasi kesesuaian dengan kata kunci dan topik penelitian. Artikel yang relevan pada tahap ini kemudian dilanjutkan ke tahap kedua, yaitu full-text screening, untuk menilai kesesuaian secara lebih mendalam berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Pada tahap ini juga dilakukan penilaian terhadap kelengkapan konten serta aksesibilitas Seluruh proses seleksi literatur divisualisasikan menggunakan diagram alur PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta- Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien HemodialisisA. Keilmuan dan Keislaman e-ISSN 2964-4941 Analyse. sebagaimana ditunjukkan pada Gambar 1. Berdasarkan hasil pencarian awal, diperoleh sebanyak 421 artikel dari tiga basis data. Setelah ditemukan 1 artikel duplikat sehingga tersisa 420 artikel untuk tahap Pada tahap screening, sebanyak 413 artikel dieliminasi karena tidak memenuhi kriteria inklusi, intervensi, tujuan penelitian, dan populasi yang diteliti. Selanjutnya, 7 artikel memenuhi kriteria kelayakan . dan seluruhnya diterima untuk dianalisis dalam tinjauan ini. Proses ekstraksi data dilakukan secara sistematis dengan menggunakan tabel ringkasan data. Informasi yang masing-masing artikel meliputi: nama penulis, judul penelitian, tahun publikasi, lokasi penelitian, tujuan penelitian, desain penelitian, serta temuan utama yang berkaitan dengan keputusasaan pada pasien hemodialisis dan intervensi Proses ini bertujuan untuk pengumpulan dan interpretasi data. Analisis tematik . hematic analysi. , dengan mengelompokkan temuan penelitian ke berdasarkan pola yang muncul. Analisis ini difokuskan pada identifikasi faktorfaktor yang memengaruhi keputusasaan serta potensi kontribusi terapi murottal sebagai intervensi non-farmakologis dalam meningkatkan kondisi psikologis pasien hemodialisis. Gambar 1. Proses Pemilihan dan Pencarian Diagram PRISMA Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien HemodialisisA. Keilmuan dan Keislaman e-ISSN 2964-4941 Hasil dan Pembahasan Berdasarkan hasil sintesis terhadap tujuh artikel yang memenuhi kriteria inklusi, pembahasan dalam penelitian ini difokuskan pada tiga aspek utama yang saling berkaitan, yaitu faktor-faktor determinan keputusasaan pada pasien hemodialisis, efektivitas terapi murottal sebagai intervensi non-farmakologis, serta implikasi integratif terapi murottal dalam menurunkan tingkat keputusasaan melalui pendekatan holistik. Faktor-faktor Determinan Keputusasaan pada Pasien Hemodialisis Keputusasaan . merupakan salah satu respon psikologis yang umum dialami oleh pasien dengan penyakit kronis, termasuk Chronic Kidney Disease (CKD) yang menjalani Berdasarkan hasil sintesis terhadap tujuh artikel yang dianalisis , ditemukan bahwa keputusasaan pada pasien hemodialisis tidak disebabkan oleh satu faktor tunggal, melainkan merupakan hasil interaksi kompleks sosiodemografis, klinis, kognitif, dan Hal ini menunjukkan bahwa keputusasaan harus dipahami dalam Secara merupakan determinan utama yang paling konsisten ditemukan dalam berbagai studi. Kurita et al. menunjukkan bahwa depresi dan memprediksi terjadinya sarkopenia pada pasien CKD. Temuan ini menegaskan bahwa kondisi psikologis tidak hanya berdampak pada aspek mental, tetapi juga memiliki implikasi terhadap kondisi fisik pasien. Studi lain oleh Ibrahim et al. dan Sallam et . juga menguatkan bahwa mengalami depresi yang berkontribusi terhadap munculnya perasaan putus asa, terutama terkait kekhawatiran terhadap kematian dan penurunan kualitas hidup. Selain faktor psikologis, faktor sosiodemografis seperti pendidikan dan pendapatan juga memiliki peran penting Sajjadi et al. menemukan bahwa pendidikan dan tingkat harapan pasien, di mana individu dengan tingkat pendidikan dan status ekonomi yang lebih tinggi cenderung memiliki kemampuan coping yang lebih baik. Temuan ini didukung oleh Bakker et al. dan Meng et al. , yang menunjukkan bahwa rendahnya pendapatan dan keterbatasan akses terhadap sumber daya kesehatan berkontribusi terhadap peningkatan depresi dan kecemasan, yang pada akhirnya memperburuk keputusasaan. Untuk memberikan gambaran determinan keputusasaan. Tabel 1 berikut merangkum faktor-faktor utama yang diidentifikasi dalam berbagai Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien HemodialisisA. Keilmuan dan Keislaman e-ISSN 2964-4941 Tabel 1. Faktor-faktor Determinan Keputusasaan pada Pasien Hemodialisis Kategori Faktor Variabel Utama Sumber Penelitian Psikologis Depresi, kecemasan Kurita et al. Ibrahim et al. Sosiodemografis Usia, pendidikan, pendapatan Sajjadi et al. Meng et al. Klinis Lama hemodialisis, kondisi CKD Simorangkir et al. Kognitif Ketidakpastian penyakit Parviniannasab et al. Sistemik Daftar tunggu transplantasi Cigerli et al. Perilaku Perawatan diri . elf-car. Nguyen et al. Kim & Cho . Tabel 1 menunjukkan bahwa keputusasaan pada pasien hemodialisis dipengaruhi oleh berbagai dimensi yang saling berinteraksi. Faktor psikologis, khususnya depresi, muncul sebagai determinan yang paling dominan dan memiliki hubungan langsung dengan kondisi klinis pasien (Akpan et al. , 2. Hal intervensi terhadap depresi berpotensi terhadap penurunan keputusasaan. Selain itu, faktor sosiodemografis seperti menunjukkan bahwa aspek sosialekonomi tidak dapat diabaikan dalam pengelolaan pasien CKD, karena berperan dalam menentukan akses terhadap informasi, layanan kesehatan, serta kemampuan adaptasi terhadap Faktor ketidakpastian penyakit juga memiliki Parviniannasab et al. menyatakan bahwa ketidakpastian yang tinggi menurunkan kualitas hidup pasien. Hal ini menunjukkan bahwa kurangnya pemahaman pasien terhadap kondisi Oleh karena itu, edukasi pasien menjadi komponen penting dalam intervensi. Selanjutnya, faktor perilaku seperti perawatan diri . elf-car. juga berperan Nia et al. dan Nguyen et al. menunjukkan bahwa pasien dengan kemampuan perawatan diri yang baik cenderung memiliki kualitas hidup yang lebih tinggi dan tingkat keputusasaan yang lebih rendah. Hal ini menunjukkan bahwa pemberdayaan pasien melalui peningkatan kemampuan self-care dapat Untuk memperdalam pemahaman terkait hubungan antar faktor tersebut. Tabel 2 berikut menyajikan sintesis hubungan antara determinan dan dampaknya terhadap kondisi pasien. Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien HemodialisisA. Keilmuan dan Keislaman e-ISSN 2964-4941 Tabel 2. Hubungan Determinan dengan Dampak Psikologis dan Klinis pada Pasien Hemodialisis Determinan Dampak Psikologis Dampak Sumber Klinis/Fungsional Depresi Keputusasaan. Sarkopenia, kelelahan Kurita et al. Pendapatan Stres, kecemasan Penurunan kualitas Meng et al. Ketidakpastian Depresi, kecemasan Penurunan kualitas Parviniannasab et al. Usia lanjut Penurunan harapan Komorbiditas Hutama et al. Self-care rendah Keputusasaan Kualitas hidup rendah Nguyen et al. Tabel 2 memperlihatkan bahwa berdampak pada aspek psikologis, tetapi juga memiliki implikasi terhadap kondisi klinis dan fungsional pasien. Depresi, meningkatkan keputusasaan, tetapi juga berkontribusi terhadap kondisi fisik seperti sarkopenia dan kelelahan. Hal ini menunjukkan adanya hubungan dua arah antara kondisi psikologis dan fisik pada pasien hemodialisis. Selain pendapatan rendah dan ketidakpastian psikologis yang dialami pasien, yang pada akhirnya berdampak pada kualitas Ketidakpastian penyakit, khususnya, menjadi faktor penting karena berkaitan dengan persepsi pasien terhadap masa depan dan harapan hidup (Attiq et al. Ketika pasien tidak memiliki informasi yang cukup atau merasa tidak memiliki kontrol terhadap kondisi mereka, maka risiko keputusasaan akan Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan bahwa keputusasaan pada pasien hemodialisis merupakan memerlukan pendekatan intervensi yang holistik. Intervensi tidak hanya perlu difokuskan pada aspek medis, tetapi juga harus mencakup dukungan psikologis, edukasi, serta pemberdayaan pasien dalam perawatan diri (Cheng et Dengan komprehensif, tenaga kesehatan dapat merancang strategi intervensi yang lebih meningkatkan kualitas hidup pasien Efektivitas Terapi Murottal sebagai Intervensi Non-Farmakologis pada Pasien Hemodialisis Terapi Al-QurAoan merupakan salah satu bentuk intervensi non-farmakologis berbasis spiritual yang semakin banyak dikaji dalam konteks perawatan pasien dengan penyakit kronis, termasuk pasien Chronic Kidney Disease (CKD) yang menjalani hemodialisis. Berdasarkan hasil sintesis dari tujuh artikel yang dianalisis, terapi murottal terbukti memberikan dampak positif terhadap berbagai aspek kondisi pasien, baik Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien HemodialisisA. Keilmuan dan Keislaman e-ISSN 2964-4941 secara fisiologis, psikologis, maupun Efektivitas ini menunjukkan bahwa pendekatan spiritual dapat menjadi pelengkap yang signifikan dalam manajemen pasien hemodialisis yang umumnya mengalami beban berkepanjangan (Fajrianti et al. , 2. Secara menunjukkan bahwa terapi murottal tingkat kelelahan . , penurunan tekanan darah, penurunan kecemasan, serta peningkatan kualitas tidur. Dampak-dampak ini menjadi penting karena faktor-faktor tersebut merupakan Aspek yang Dipengaruhi Kelelahan (Fatigu. Tekanan darah Kecemasan Kualitas tidur Hemodinamik komponen utama yang memengaruhi kualitas hidup pasien hemodialisis. Misalnya. Najib et al. dalam studi kombinasi terapi murottal dengan foot massage mampu menurunkan tingkat kelelahan pasien secara signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa murottal memiliki efek relaksasi yang dapat mengurangi beban fisik akibat prosedur hemodialisis yang berulang. Untuk memberikan gambaran sistematis terkait efektivitas terapi murottal. Tabel 3 berikut merangkum berbagai temuan empiris dari studi yang Tabel 3. Efektivitas Terapi Murottal pada Pasien Hemodialisis Temuan Utama Metode Penelitian Sumber Penurunan signifikan Penurunan tekanan Penurunan tingkat Peningkatan kualitas Stabilisasi kondisi Case report, quasiexperiment Studi kasus Pre-post test Quasi-experiment Quasi-experiment Tabel 3 menunjukkan bahwa terapi murottal memiliki spektrum pengaruh yang luas terhadap kondisi pasien Dari aspek fisiologis, penurunan tekanan darah dan stabilisasi penting bahwa terapi ini tidak hanya berdampak secara psikologis, tetapi juga memberikan efek somatik yang nyata. Mekanisme ini dapat dijelaskan melalui respon relaksasi yang dipicu oleh stimulasi auditori dari lantunan AlQurAoan, yang berpotensi menurunkan Najib et al. Nuryanti et ZaAoim et al. Lutfiani & Kurnia . Nikmatul et al. Hapsari et al. Diawati et al. Nurkhasanah et al. Dian et al. aktivitas sistem saraf simpatis dan parasimpatis (Lisnawati et al. , 2. Dari aspek psikologis, penurunan kecemasan menjadi salah satu temuan yang paling konsisten. Nikmatul et al. menunjukkan bahwa pemberian murottal secara signifikan menurunkan tingkat kecemasan pasien hemodialisis. Temuan ini didukung oleh Hapsari et al. dan Hasanah et al. , yang menunjukkan bahwa terapi murottal mampu memberikan efek menenangkan Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien HemodialisisA. Keilmuan dan Keislaman e-ISSN 2964-4941 melalui mekanisme spiritual dan Penurunan kecemasan ini sangat penting karena kecemasan merupakan salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap keputusasaan pada pasien penyakit kronis (Siregar et , 2. Selain itu, peningkatan kualitas tidur juga menjadi salah satu manfaat utama terapi murottal. Diawati et al. menunjukkan bahwa pasien yang mengalami perbaikan kualitas tidur yang signifikan. Hal ini diperkuat oleh Nurkhasanah et al. , yang menemukan bahwa kombinasi dzikir dan murottal memberikan efek relaksasi yang mendalam sehingga membantu pasien mencapai tidur yang lebih berkualitas (Prastiwi et al. , 2. Kualitas tidur yang baik berperan penting dalam proses pemulihan fisik dan stabilitas emosional pasien. Untuk memperjelas hubungan antara efek terapi murottal dengan mekanisme yang mendasarinya. Tabel 4 berikut menyajikan sintesis hubungan antara intervensi, mekanisme, dan Tabel 4. Mekanisme dan Dampak Terapi Murottal pada Pasien Hemodialisis Intervensi Mekanisme Kerja Dampak Psikologis Dampak Fisiologis Terapi murottal Murottal Murottal Relaksasi auditori, aktivasi spiritual Regulasi emosi dan fokus Aktivasi parasimpatis Tabel 4 menunjukkan bahwa terapi murottal bekerja melalui mekanisme multidimensional yang mencakup aspek neurologis, psikologis, dan spiritual. Secara neurologis, stimulasi suara dari gelombang otak, khususnya meningkatkan gelombang alfa yang berkaitan dengan kondisi relaksasi (Osman et al,. Menurut Saputra et al. secara psikologis, terapi ini membantu mengalihkan perhatian pasien dari rasa sakit dan kecemasan menuju kondisi yang lebih tenang dan stabil. Sementara memberikan makna dan harapan bagi Penurunan kecemasan, peningkatan ketenangan Peningkatan kualitas Penurunan stres Penurunan tekanan Stabilitas Penurunan fatigue pasien, yang sangat penting dalam menghadapi penyakit kronis. Dampak penurunan tekanan darah dan kelelahan menunjukkan bahwa terapi murottal tidak hanya bersifat subjektif, tetapi juga memiliki efek objektif yang dapat Hal ini menjadi penting dalam konteks praktik klinis, karena intervensi non-farmakologis seringkali dipertanyakan efektivitasnya jika tidak memiliki bukti empiris yang kuat (Onozaki et al. Secara keseluruhan, hasil ini menunjukkan bahwa terapi murottal Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien HemodialisisA. Keilmuan dan Keislaman e-ISSN 2964-4941 perawatan pasien hemodialisis. Dengan efek yang mencakup aspek fisik dan psikologis, terapi ini dapat menjadi bagian dari pendekatan perawatan holistik yang tidak hanya berfokus pada pengobatan medis, tetapi juga pada kesejahteraan mental dan spiritual Oleh karena itu, integrasi terapi murottal dalam praktik keperawatan dan pelayanan kesehatan dapat menjadi strategi inovatif dalam meningkatkan kualitas hidup pasien hemodialisis. Implikasi Integratif Terapi Murottal terhadap Penurunan Keputusasaan pada Pasien Hemodialisis Keputusasaan . pada pasien hemodialisis merupakan kondisi multidimensional, yang tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal seperti depresi dan kecemasan, tetapi juga oleh kondisi fisik, sosial, dan spiritual pasien. Berdasarkan hasil sintesis literatur, meskipun belum banyak penelitian yang secara langsung menguji hubungan keputusasaan, terdapat bukti empiris yang kuat bahwa terapi murottal mampu memodulasi berbagai faktor berkontribusi terhadap keputusasaan (Puspita et al. , 2. Dengan demikian, pendekatan integratif menjadi penting untuk memahami bagaimana terapi murottal berperan dalam menurunkan keputusasaan secara tidak langsung Secara konseptual, keputusasaan pada pasien hemodialisis sangat erat kaitannya dengan depresi, kecemasan, kelelahan, serta kualitas tidur yang Sebagaimana telah dibahas pada faktor-faktor tersebut merupakan determinan utama Oleh intervensi yang mampu memperbaiki kondisi-kondisi tersebut berpotensi terhadap penurunan keputusasaan. Terapi murottal, sebagai intervensi berbasis spiritual, terbukti mampu menurunkan kecemasan, meningkatkan kualitas tidur, serta mengurangi fatigue, sehingga secara tidak langsung dapat memperbaiki kondisi psikologis pasien secara keseluruhan (Muzaenah et al. Untuk menggambarkan hubungan integratif antara terapi murottal dan Tabel menyajikan sintesis hubungan antara determinan, intervensi, dan dampak yang dihasilkan. Tabel 5. Model Integratif Pengaruh Terapi Murottal terhadap Keputusasaan Determinan Intervensi Murottal Mekanisme Pengaruh Dampak Akhir Utama Depresi Murottal Al-QurAoan Relaksasi psikologis Penurunan Kecemasan Murottal audio Regulasi emosi Peningkatan ketenangan Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien HemodialisisA. Keilmuan dan Keislaman e-ISSN 2964-4941 Determinan Utama Kelelahan (Fatigu. Gangguan tidur Intervensi Murottal Mekanisme Pengaruh Dampak Akhir Murottal relaksasi Pengurangan stres fisik Peningkatan energi Murottal dzikir Induksi relaksasi tidur Kualitas tidur meningkat Ketidakpastian Pendekatan spiritual Peningkatan makna Peningkatan harapan Tabel 5 menunjukkan bahwa terapi murottal berperan sebagai mediator outcome psikologis yang lebih positif. Depresi merupakan faktor utama keputusasaan, dapat ditekan melalui efek relaksasi dan regulasi emosi yang dihasilkan oleh terapi murottal (Pardede et al. , 2. Mekanisme ini didukung oleh temuan bahwa stimulasi auditori dari lantunan Al-QurAoan dapat menurunkan aktivitas sistem saraf simpatis dan meningkatkan kondisi relaksasi, sehingga membantu menstabilkan kondisi emosional pasien. Selain itu, kelelahan . yang sering dialami pasien hemodialisis juga dapat dikurangi melalui terapi murottal. Kelelahan tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga berkontribusi menurunkan kemampuan pasien dalam Dimensi menjalani aktivitas sehari-hari (Maulida et al. , 2. Dengan berkurangnya kelelahan, pasien cenderung memiliki energi yang lebih baik, yang pada akhirnya meningkatkan persepsi positif terhadap kondisi mereka. Gangguan tidur juga merupakan faktor penting yang berkontribusi terhadap keputusasaan. Terapi murottal terbukti mampu meningkatkan kualitas tidur melalui mekanisme relaksasi dan ketenangan batin (Khusnani et al. , 2. Tidur yang berkualitas berperan dalam memperbaiki fungsi kognitif dan emosional, sehingga membantu pasien meningkatkan harapan hidup. Untuk memperkuat pemahaman mengenai kontribusi terapi murottal dalam pendekatan holistik. Tabel 6 berikut menyajikan integrasi dimensi intervensi dalam konteks biopsikososialspiritual. Tabel 6. Integrasi Terapi Murottal dalam Pendekatan Biopsikososial-Spiritual Peran Terapi Murottal Dampak terhadap Pasien Biologis Menurunkan tekanan darah, fatigue Stabilitas fisik Psikologis Menurunkan kecemasan dan depresi Kesejahteraan mental Sosial Meningkatkan dukungan spiritual Adaptasi sosial Spiritual Meningkatkan makna hidup dan harapan Penurunan keputusasaan Tabel 6 menunjukkan bahwa terapi murottal tidak hanya bekerja pada satu dimensi, tetapi mencakup seluruh aspek biopsikososial-spiritual pasien. Pada dimensi biologis, terapi ini membantu menstabilkan kondisi fisik pasien Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien HemodialisisA. Keilmuan dan Keislaman e-ISSN 2964-4941 melalui penurunan tekanan darah dan kelelahan (Setiawan & Ulinnuha, 2. Pada dimensi psikologis, murottal berperan dalam menurunkan kecemasan determinan utama keputusasaan. Pada dimensi sosial, terapi murottal dapat memperkuat hubungan pasien dengan lingkungan sosialnya, dukungan spiritual dari keluarga dan tenaga kesehatan. Sementara itu, pada dimensi spiritual, terapi ini memberikan makna yang lebih dalam terhadap pengalaman sakit yang dialami pasien, mengembangkan sikap penerimaan dan harapan terhadap masa depan. Pendekatan menunjukkan bahwa terapi murottal memiliki potensi besar sebagai bagian dari model perawatan holistik pada Dengan psikologis, sosial, dan spiritual, terapi ini mampu memberikan dampak yang lebih komprehensif dibandingkan intervensi yang hanya berfokus pada satu dimensi. Secara pembahasan ini menegaskan bahwa terapi murottal tidak hanya berfungsi sebagai intervensi simptomatik, tetapi juga sebagai pendekatan strategis dalam mengatasi keputusasaan pada pasien Dengan memperbaiki faktor-faktor yang mendasari keputusasaan, terapi murottal berpotensi meningkatkan kualitas hidup pasien secara menyeluruh (Syamsu et al. , 2. Oleh karena itu, integrasi terapi murottal dalam praktik klinis dan keperawatan perlu dipertimbangkan sebagai bagian dari pendekatan perawatan yang lebih humanistik dan holistik. Simpulan Berdasarkan hasil tinjauan literatur . menjalani hemodialisis merupakan dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berinteraksi, meliputi aspek psikologis, sosiodemografis, klinis, kognitif, dan perilaku. Faktor psikologis, khususnya depresi dan kecemasan, menjadi determinan utama yang paling dominan dalam memengaruhi tingkat Selain itu, faktor seperti usia, tingkat pendidikan, pendapatan, ketidakpastian penyakit, status dalam daftar tunggu transplantasi, serta kemampuan perawatan diri turut kondisi psikologis pasien. Di sisi lain, terapi murottal AlQurAoan terbukti memiliki efektivitas sebagai intervensi non-farmakologis yang memberikan dampak positif terhadap kondisi pasien hemodialisis. Terapi ini mampu menurunkan tingkat . , menstabilkan tekanan darah dan kondisi hemodinamika, serta meningkatkan kualitas tidur. Dampakdampak tersebut menunjukkan bahwa terapi murottal tidak hanya bekerja pada memberikan manfaat fisiologis yang Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien HemodialisisA. Keilmuan dan Keislaman e-ISSN 2964-4941 Lebih lanjut, secara integratif, terapi murottal memiliki potensi dalam menurunkan keputusasaan melalui mekanisme tidak langsung, yaitu faktor-faktor Penurunan kecemasan, peningkatan kualitas tidur, serta perbaikan kondisi fisik dan emosional pasien berkontribusi terhadap peningkatan harapan dan kualitas hidup secara keseluruhan. Dengan demikian, terapi murottal dapat pendekatan perawatan holistik berbasis biopsikososial-spiritual. Secara teoritis, penelitian ini memperluas pemahaman mengenai peran intervensi spiritual dalam mengatasi masalah psikologis pada khususnya hemodialisis. Secara praktis, temuan ini dapat menjadi dasar bagi sebagai intervensi komplementer dalam pelayanan keperawatan dan kesehatan, pasien secara menyeluruh. Namun demikian, keterbatasan dalam jumlah dan variasi desain penelitian yang dianalisis menunjukkan khususnya studi eksperimental dengan desain yang lebih kuat, untuk menguji secara langsung pengaruh terapi murottal terhadap tingkat keputusasaan pada pasien hemodialisis. Dengan selanjutnya dapat memperkuat evidensi ilmiah dan mendukung implementasi terapi murottal secara lebih luas dalam praktik klinis. Daftar pustaka Akpan. Udo. Umoh. & Umoh. Prevalence of Anxiety and Depression among Chronic Kidney Disease Patients in a Nigerian Tertiary Institution : A Comparison of Pre-dialysis and Hemodialysis Patients. https://doi. org/https://doi. 9734/ajmah/2025/v23i41203 Attiq. Tariq. Manzoor. Bacani, . James. Samour. Rafiq Chaudhry. , & Iftikhar. Health Related Quality of Life among ESRD Patients on Hemodialysis and Kidney Transplant Recipients: A Comparative Study. European Journal of Medical and Health Sciences, 5. , 44Ae48. Doi https://doi. org/10. 24018/ejmed. Bakker. Theunissen. , ynztyrk, . Litjens. Courtens. , van den Beuken- van Everdingen. , & Hemmelder. Educational Level And Gender Are Associated With Emotional Well-Being In A Cohort Of Dutch Dialysis Patients. BMC Nephrology, 25. Doi : https://doi. org/10. 1186/s12882024-03617-8 Chen. Deng. Zheng. Chen. Pang. Zhang. Tan. , & Bai, . Global, regional, and national trends in chronic kidney disease burden . 0Ae2. : a systematic analysis of the global burden of disease in 2021. Tropical Medicine and Health, 53. Doi https://doi. org/10. 1186/s41182025-00703-x Cheng. Yang. Zuo. Peng. Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien HemodialisisA. Keilmuan dan Keislaman e-ISSN 2964-4941 Zhu. , & Jiang. Correlations Between Uncertainty In Illness And Anxiety. Depression And Quality Of Life In Patients Receiving Maintenance Haemodialysis: A Cross-Sectional Study. Nursing Open, 9. , 1322Ae1331. Doi : https://doi. org/10. 1002/nop2. Cho. Hong. , & Kim. Effect of Uncertainty in Illness and Fatigue on Health-Related Quality of Life of Patients on Dialysis: A Cross-Sectional Correlation Study. Healthcare (Switzerlan. , 10. Doi :https://doi. org/10. 3390/healthcar Cigerli. Kaplan. , & Parildar. Anxiety-Depression Levels And Coping Strategies Among Renal Transplant Waitlisted And NonWaitlisted Hemodialysis Patients. Journal of Surgery and Medicine, 6. , 999Ae1003. Doi https://doi. org/10. 28982/josam. Dian. Keperawatan. , & Delima, . CITRA DELIMA : Jurnal Ilmiah STIKES Citra Delima Bangka Belitung Pengaruh Terapi Murottal S Ar Rahman Terhadap Status Hemodinamika Pada Pasien Hemodialisa. JI, 6. Doi : https://doi. org/10. 33862/citradelima Diawati. Dewi. Inayati. Dharma. , & Metro. Penerapan Terapi Spiritual (Murottal Al-QurAoa. Terhadap Kualitas Tidur Pasien Gagal Ginjal Kronik Dengan Hemodialisa Di Rsud Jendral Ahmad Yani Metro Implementation Of Spiritual Therapy (Murottal Al-QurAoa. On Sleep Quality Of Chronic Kidney Failure Patients With Hemodialization At Jendral Ahmad Yani Metro Hospital. Jurnal Cendikia Muda, 3. , 2023. Fajrianti. Djamaludin. , & Chrisanto. Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (Sef. Mempengaruhi Kualitas Tidur dan Kecemasan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisa di Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin Kota Bandar Lampung. Malahayati Nursing Journal, 7. , 877Ae892. Doi https://doi. org/10. 33024/mnj. Hambali. Susdanarto. Utami. Aminudin. , & Lazuardi. Intervensi Spiritual Care untuk Menurunkan Insomnia pada Pasien yang Menjalani Hemodialisis. ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursin. , 5. , 33Ae39. Doi : https://doi. org/10. 30787/asjn. Hapsari. Endah. , & Putri. The Effect of Murottal AlQuran Therapy on Anxiety Level of Chronic Kidney Disease Patients Undergoing Hemodialysis. Hasanah. Dewi. Ludiana. Pakarti. , & Inayati. Analisis Faktor-Faktor Risiko Terjadinya Penyakit Ginjal Kronik Pada Pasien Hemodialisis. Jurnal Wacana Kesehatan, 8. Doi https://doi. org/10. 52822/jwk. Hutama. Daryanto. , & Gunawan. Analysis of Hemodialysis Periods. Age. And Smoking Towards The Severity Of Erectile Dysfunction in Patients With Chronic Renal Failure on Routine Hemodialysis. Ibrahim. Saeed. Hamarsheh. Al Zabadi. , & Ahmead. Epression And Death Anxiety Among Patients Undergoing Hemodialysis During the COVID-19 Pandemic In Palestine: A Cross Sectional Study. Frontiers in Psychiatry. Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien HemodialisisA. Keilmuan dan Keislaman e-ISSN 2964-4941 Doi https://doi. org/10. 3389/fpsyt. Khusnani. Jufriansah. Wahab. Samana. Bahruddin. Anwar. , . & Arifin. Temporal and Spatial Dynamics of Volcanic Aerosols: Absorbing Aerosol Index (AAI) Analysis During the Eruption of Mount Lewotobi Laki-laki. Jurnal Penelitian Sains Teknologi, 34-43. Kim. , & Cho. Factors influencing self-care behavior and treatment adherence in hemodialysis patients. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18. Doi https://doi. org/10. 3390/ijerph182 Kurita. Wakita. Fujimoto. Yanagi. Koitabashi. Suzuki. Yazawa. Kawarazaki. Shibagaki. , & Ishibashi. Hopelessness and Depression Predict Sarcopenia in Advanced CKD and Dialysis: A Multicenter Cohort Study. Journal of Nutrition. Health and Aging, 25. , 593Ae599. Doi : https://doi. org/10. 1007/s12603020-1556-4 Kurita. Wakita. Fujimoto. Yanagi. Koitabashi. Suzuki. Yazawa. Kawarazaki. Shibagaki. , & Ishibashi. Hopelessness and Depression Predict Sarcopenia in Advanced CKD and Dialysis: A Multicenter Cohort Study. Journal of Nutrition. Health and Aging, 25. , 593Ae599. Doi : https://doi. org/10. 1007/s12603020-1556-4 Kurniasih. Kurnia. , & Fitri Istiqomah. Pengaruh Terapi Spiritual (Isla. Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Hemodialisa. Jurnal Keperawatan Galuh, 3. Lisnawati. Keperawatan. , & Kesehatan. Application Of Murottal Therapy Of The QurAoan Surah Ar-Rahman As A Nursing Intervention In Tn. A With Decreasing Heart Output In Islamic Hospital. Dalam UrbanGreen Journal Avalaible id (Vol. Lutfiani. , & Kurnia. Penurunan Tekanan Darah Dengan Intervensi Terapi Murottal Surah Ar Rahman Pada Penderita Chronic Kidney Disease (CKD). Ners Muda, 2. Doi https://doi. org/10. 26714/nm. Maulida. Suryaningtyas. Anggita. , & Mahmudah. Influence of Perceived Security and Perceived Risk on Continuance Intention in Using ShopeePay Digital Wallet Service: SEM-PLS Analysis. Jurnal Penelitian Sains Teknologi, 44-57. Meng. Wu. Niu. Zhang, . Qin. Huang. Zhang, jun. Yu. Yu. Yan. , & Zhao. Prevalence Of Depression And Anxiety And Their Predictors Among Patients Undergoing Maintenance Hemodialysis In Northern China: A Cross-Sectional Study. Renal Failure, 44. , 933Ae944. Doi https://doi. org/10. 1080/0886022X. Muzaenah. Permana. Rochmawati. Spiritual and Knowledge level, and the Acceptance of Patients with Chronic Renal Failure Who Underwent Hemodialysis. Najib. Rochmawati. , & Zuhri. Pengaruh Kombinasi Terapi Foot Massage dan Murottal Alquran terhadap Tingkat Kelelahan Pasien Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien HemodialisisA. Keilmuan dan Keislaman e-ISSN 2964-4941 yang Menjalani Hemodialisa. Jurnal Medika Nusantara, 2. , 21Ae30. Doi : https://doi. org/10. 59680/medika. Nguyen. Liang. Liu. & Chien. Self-Care SelfEfficacy And Depression Associated With Quality Of Life Among Patients Undergoing Hemodialysis in Vietnam. PLoS ONE, 17. Jun. Doi https://doi. org/10. 1371/journal. Nia. Kohestani. Froelicher. Ibrahim. Ibrahim. Bayat Shahparast. , & Goudarzian, . The Relationship Between Self-Care Behavior and Concerns About Body Image in Patients Undergoing Hemodialysis in Iran. Frontiers in Public Health, 10. Doi : https://doi. org/10. 3389/fpubh. Nikmatul. Suhari. , & Widya Addiarto. The Effect of Murottal Al-QurAoan Audio Therapy on the Anxiety Levels of Cito Hemodialysis Patients. Health and Technology Journal (HTechJ), 3. , 8Ae15. Doi : https://doi. org/10. 53713/htechj. Nurbaiti. Yudhya Mulyani. SaAopang. Wahyuni. , & Novianti. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Status Kesehatan pada Pasien Hemodialisis di Rumah Sakit Medika BSD. Dalam Jurnal Gizi (Vol. Nomor . Nurkhasanah. Putri. , & Azali, . Pengaruh Penerapan Murottal dan Dzikir Terhadap Kualitas Tidur Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa di RSUD Dr. Moewardi. Dalam Journal of Nursing Care & Biomolecular (Vol. Nomor . Nurkhasanah. , & Rakhmawati. Penerapan Murottal Al QurAoan Meningkatkan Kualitas Tidur Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Di Rs Pku AoAisyiyah Boyolali. Nuryanti. Bayhakki, & Hellena Deli. Pengaruh Terapi Murottal AlQurAan Dan Benson Terhadap Tingkat Fatigue Pada Pasien Hemodialisis. Onozaki. Nagayama. Azuma. Sugai. Shitara. Sakai. Masai. Shirai. , & Tatsuno. Relation of Maximum Lifetime Body Mass Index with Age at Hemodialysis Initiation and Vascular Complications in Japan. Obesity Facts, 14. , 550Ae558. Doi : https://doi. org/10. 1159/000518049 Osman. Abusaad. -S. Salem, , & Gad. Effectiveness of Self-Care Program on the Health-RelatedQuality of Life for Children Undergoing Hemodialysis. Pardede. Safitra. , & Simanjuntak. Konsep Diri Berhubungan Dengan Kejadian Depresi Pada Pasien Yang Menjalani Hemodialisa. Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI), 5. Doi https://doi. org/10. 32419/jppni. Parviniannasab. Dehghani. , & Hosseini. The Mediating Role of Hope In The Relation Between Uncertainty And Social Support With Self-Management Among Patients With ESKD Undergoing Hemodialysis. BMC Nephrology, 25. Doi https://doi. org/10. 1186/s12882024-03558-2 Prastiwi. Wihastuti. , & Ismail. Correlational Analysis of Physiological and Psychological Factors with Fatigue on Chronic Kidney Disease Patients Undergoing Hemodialysis. Jurnal Aisyah : Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien HemodialisisA. Keilmuan dan Keislaman e-ISSN 2964-4941 Jurnal Ilmu Kesehatan, 7. , 85Ae92. Doi https://doi. org/10. 30604/jika. Puspita. , & Syar'i. Indikator yang Memengaruhi Kemampuan Membaca Pemahaman pada Siswa Kelas IV di SDN 2 Kasongan Baru. Jurnal Keilmuan dan Keislaman, 206214. RA. Endah. , & Putri. The Effect of Murottal AlQuran Therapy on Anxiety Level of Chronic Kidney Disease Patients Undergoing Hemodialysis. Doi https://doi. org/https://doi. 33755/jkk Saputra. Adalea. Wibowo, , & Yusof. Prinsip Sopan Santun dalam Kolom Komentar Berita Politik pada Media Sosial Digital. Jurnal Keilmuan Dan Keislaman, 4. , 87Ae101. https://doi. org/10. 23917/jkk. Sajjadi. Vahidi. Anarjani Sar. & Nemati. Relationship Between Uncertainty In Illness And Hope In Patients Undergoing Haemodialysis In Iran: A Cross-Sectional Study. BMJ open, 14. Sallam. Alsharif. Abaalalaa. Alakeely. Abdullah. Alkhamis. Sindi. , & Sharif. Prevalence Of Depression In Patients With End-Stage Renal Disease Undergoing Hemodialysis in Saudi Arabia: A Cross-Sectional Study. Belitung Nursing Journal, 8. , 296Ae303. Doi https://doi. org/10. 33546/bnj. Setiawan. , & Ulinnuha. Development and Feasibility Testing of Virtual Reality Based Learning Media for Practicum in LAN and Fiber Optic Network Cabling Using the 4D Model. Jurnal Penelitian Sains Teknologi, 20-33. Shamspour. Shamspour. Kharazmi. Azmandian. Dehghani, , & Zare. Comparison of Sleep Quality in Kidney Transplant Recipients vs. Hemodialysis Patients: A Cross-Sectional Study. Dalam J Sleep Sci (Vol. Nomor . Simorangkir. Andayani. , & Wiedyaningsih. FaktorFaktor yang Berhubungan dengan Kualitas Hidup Pasien Penyakit Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis. Siregar. Kaban. Harahap. , & Saftriani. Pengaruh Spiritual Emotional Freedom Technique (Sef. dan Murottal Surah Ar Rahman terhadap Kualitas Tidur Pasien Hemodialisa. JKEP (Jurnal Keperawata. , 8. Syamsu. Natsar. , & Putri. Uji Efektivitas Ekstrak Biji Anggur Merah (Vitis Vinifer. terhadap Proliferasi Sel Kanker Payudara Secara In Vitro. Jurnal Keilmuan dan Keislaman, 376385. Wati. Dewi. Meilena. Juanamasta. , & Lestari. Emotional Freedom Technique (EFT) Therapy on Chronic Kidney Disease (CKD) Patients to Reduce Fatigue. Jurnal Keperawatan, 12. , 76Ae82. ZaAoim. Ridla. Hakam. & Sugiharto. Implementasi Terapi Relaksasi Murottal Terhadap Tekanan Darah Pasien Dengan Chronic Kidney Disease. Ners Muda, 5. , 18. Doi : https://doi. org/10. 26714/nm. Efektivitas Terapi Murottal terhadap Keputusasaan pada Pasien HemodialisisA.