NUR EL-ISLAM: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan DOI: https://doi. org/10. 51311/nuris. ISSN: 2337-7828. EISSN: 2527-6263 https://ejurnal. id/index. php/nurelislam/article/view/572 INOVASI MANAJEMEN SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN STANDAR PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Khalilurrahman STAI Al-Aqidah Al-Hasyimiyah Jakarta Email: khalilrhmn22@gmail. Budrini STAI Darul Ulum Sarolangun Email: rinisarolangun732@gmail. Abstract This study aims to explore school management innovations in enhancing the standards of Early Childhood Education (PAUD). Facing the challenges of the 21st century, it is crucial for educational institutions to adopt innovative management approaches to ensure high-quality education. The introduction of this research outlines the importance of effective and innovative school management in the context of PAUD, focusing on improving the quality of learning and holistic child This study employs a qualitative descriptive approach, with data collection techniques including in-depth interviews, observations, and document studies in several PAUD schools in Sarolangun. Jambi Province. The research informants consist of school principals, teachers, and parents. Data analysis was conducted using thematic analysis techniques to identify innovative patterns in school management practices. The findings indicate that school management innovations, such as the implementation of educational technology, continuous professional development for teachers, and active collaboration between schools and the community, significantly improve education standards in PAUD. Additionally, management that focuses on parental involvement and teacher empowerment is also proven effective in creating a supportive learning environment for child This study concludes that innovations in school management play a vital role in enhancing the standards of early childhood education. The study provides recommendations for educational practitioners and policymakers to adopt innovative and sustainable management strategies to achieve better education quality in PAUD. Keywords: School Management Innovation. Education Quality. Early Childhood Education. Qualitative Approach Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi inovasi manajemen sekolah dalam meningkatkan standar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Menghadapi tantangan abad ke-21, penting bagi institusi pendidikan untuk mengadopsi pendekatan manajemen yang inovatif guna memastikan kualitas pendidikan yang tinggi. Pendahuluan penelitian ini menguraikan pentingnya manajemen sekolah yang efektif dan inovatif dalam konteks PAUD, dengan fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan anak secara holistik. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi di beberapa sekolah PAUD di Sarolangun. Provinsi Jambi. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, dan orang tua siswa. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola-pola inovatif dalam praktik manajemen sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi manajemen sekolah, seperti penerapan teknologi pendidikan, pengembangan profesional berkelanjutan bagi guru, dan kolaborasi aktif antara sekolah dan komunitas, secara signifikan meningkatkan standar pendidikan di PAUD. Selain itu, manajemen yang berorientasi pada keterlibatan orang tua dan pemberdayaan guru juga terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan anak. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi dalam manajemen sekolah memainkan peran penting dalam meningkatkan standar pendidikan anak usia dini. Studi ini memberikan rekomendasi bagi praktisi dan pembuat kebijakan pendidikan untuk mengadopsi strategi manajemen yang inovatif dan berkelanjutan, guna mencapai kualitas pendidikan yang lebih baik di PAUD. Kata Kunci: Inovasi Manajemen Sekolah. Kualitas Pendidikan. Pendidikan Anak Usia Dini. Pendekatan Kualitatif PENDAHULUAN Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) didefinisikan sebagai proses pembelajaran yang diselenggarakan sejak anak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui berbagai bentuk kegiatan pembelajaran yang disesuaikan dengan perkembangan fisik, emosional, sosial, dan intelektual anak1. PAUD merupakan tahap kritis dalam pembentukan fondasi pendidikan anak. Institusi pendidikan PAUD diharapkan mampu menyediakan lingkungan pembelajaran yang menyeluruh, mendukung, dan inovatif. Definisi PAUD di atas . Adriany. , & Saefullah. Deconstructing Human Capital Discourse in Early Childhood Education in Indonesi, . In T. -R. (New York: Palgrave Macmillan, 2. Volume 11. Nomor 1. April 2024 yang mencakup proses pembelajaran yang disesuaikan dengan perkembangan anak secara menyeluruh menunjukkan betapa pentingnya pendekatan yang holistik dalam pendidikan anak usia dini Salah satu kunci utama untuk memastikan ketercapaian nilai holistik sesuai perkembangan anak di level PAUD guna mendapatkan kualitas pendidikan terbaik, yaitu melalui manajemen sekolah yang efektif dan inovatif. Hal itu karena dengan inovasi dalam pengelolaan PAUD tersebut, maka memungkinkan sekolah untuk secara efektif mengimplementasikan pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan anak usia dini, sehingga menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan menyeluruh anak usia dini sesuai dengan standar pendidikan yang ditetapkan3. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak institusi PAUD menghadapi tantangan dalam mengadopsi pendekatan Tantangan mengimplementasikan pendekatan manajemen yang inovatif di institusi PAUD salah satunya terkait dengan standar manajemen. Sebuah grafik dalam jurnal Basuki dkk menunjukkan bahwa standar manajemen . memiliki rata-rata pencapaian terendah, yaitu 55,96%, dengan nilai berkisar antara 38% hingga 85%4. Era globalisasi dan kemajuan teknologi menimbulkan tuntutan baru terhadap pendidikan, termasuk di Implementasi teknologi pendidikan, pengembangan profesional bagi guru, serta kolaborasi dengan komunitas menjadi aspek penting yang sering kali belum optimal di banyak sekolah PAUD. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan antara tuntutan baru yang muncul dengan ketersediaan Rina Raflesia. Rambat Nur Sasongko. Manap Somantri. AuDevelopment of Early Childhood Education Management Model Based on National Education Standards and Management Information System (MPAUD-SNSI,Ay International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding 8, no. Ismail. AuManajemen Berbasis Sekolah : Solusi Peningkatan Kualitas Pendidikan. ,Ay Jurnal Ilmiah IqraAo 2, no. Basuki. Kebijakan Ditjen PAUD dan Dikmas dalam Pengembangan Mutu Satuan Pendidikan PAUD dan Dikmas (Indonesia: Sekretariat Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2. Volume 11. Nomor 1. April 2024 sumber daya dan implementasi yang ada di banyak sekolah PAUD5. Sehingga fenomena utama yang mendorong penelitian ini adalah perlunya eksplorasi tentang bagaimana inovasi dalam manajemen sekolah dapat meningkatkan standar pendidikan di PAUD. Praktikpraktik pengembangan profesional guru secara berkelanjutan, serta keterlibatan orang tua dan komunitas dalam proses pendidikan menjadi fokus utama. Studi ini akan mengidentifikasi dan menganalisis pola-pola inovatif dalam manajemen sekolah yang telah berhasil meningkatkan kualitas pembelajaran dan perkembangan anak usia dini. Adapun penelitian relevan terdahulu mengenai inovasi manajemen sekolah dalam meningkatkan standar PAUD diantaranya dilakukan oleh Siswanto dkk6. Basuki dkk7 dan Muyasaroh dkk8. Ketiga penelitian relevan di atas sama-sama terfokus pada inovasi manajemen sekolah dalam meningkatkan standar pendidikan anak usia dini. Semua penelitian tersebut menyoroti pentingnya manajemen yang efektif dalam konteks pendidikan anak usia dini untuk mencapai standar pendidikan yang diinginkan. Begitupun dengan tulisan ini. Namun perbedaan utama antara tulisan ini dengan penelitian relevan sebelumnya lebih kepada pendekatan dan metode yang digunakan serta konteks spesifik dari tema manajemen inovatif dalam peningkatan kualitas pendidikan PAUD tersebut. Tulisan ini lebih khusus mengkaji mengenai komponen seperti penerapan teknologi pendidikan, pengembangan profesional berkelanjutan bagi guru, dan kolaborasi aktif antara sekolah dan komunitas sebagai upaya dalam mewujudkan pendidikan PAUD yang berkualitas. Adriany. , & Saefullah. Deconstructing Human Capital Discourse in Early Childhood Education in Indonesi. Siswanto. AuPermasalahan Pendidikan Dasar dan Pendidikan Anak Usia Dini,Ay Cendekia 8, no. : 137Ae50. Basuki. Kebijakan Ditjen PAUD dan Dikmas dalam Pengembangan Mutu Satuan Pendidikan PAUD dan Dikmas. Muyasaroh. AuPenjaminan Mutu di Raudhatul Athfal,Ay TaAoallum 4, no. : 317Ae Volume 11. Nomor 1. April 2024 Tujuan penelitian ini adalah untuk: . menganalisis apa saja bentuk inovasi dalam manajemen sekolah PAUD di Sarolangun dalam meningkatkan standar PAUD mereka, . mengidentifikasi best practice implementasi inovasi manajemen sekolah PAUD di Sarolangun dalam meningkatkan standar PAUD, dan . mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan inovasi manajemen sekolah PAUD untuk meningkatkan standar PAUD mereka tersebut, serta . menganalisis bagaimana pengaruh penerapan teknologi pendidikan, pengembangan profesional bagi guru, kolaborasi antara sekolah dan komunitas, serta keterlibatan orang tua dalam manajemen sekolah terhadap peningkatan kualitas pendidikan di PAUD di Sarolangun. Guna menjawab tujuan penelitian sebagaimana diuraikan di atas, maka dilakukan penelitian dengan pendekatan kualitatif Pendekatan kualitatif deskriptif lebih berorientasi pada pemahaman mendalam tentang fenomena yang diteliti. Pendekatan ini menekankan pada interpretasi, konteks, dan makna dari data yang Penelitian kualitatif cenderung bersifat eksploratif dan tidak terpaku pada pengukuran numerik atau statistik 9 . Teknik pengumpulan data dilakukan melalui: . Wawancara mendalam dengan Kepala Sekolah. Guru PAUD, dan Orang Tua Siswa, . Observasi untuk mengamati interaksi antara guru dan siswa, penggunaan teknologi pendidikan, ataupun kolaborasi antara sekolah dan komunitas, . Studi Dokumentasi: Dokumen seperti kebijakan sekolah, rencana pembelajaran, atau laporan evaluasi digunakan sebagai sumber data tambahan. Studi dokumentasi membantu dalam memahami konteks institusional sekolah serta perubahan yang telah terjadi dalam periode waktu tertentu10. Purba. Herman. Purba. Hutauruk. Silalahi. Julyanthry. , and Grace. AuImproving teachersAo competence through the implementation of the 21st century competencies in a post-covid-19 pandemic. ,Ay Jurnal Masyarakat Mandiri 6, no. : 1486Ae97. Bogdan. , & Biklen. Qualitative Research for Education: An Introduction to Theories and Methods (Allyn & Bacon. , 2. Volume 11. Nomor 1. April 2024 Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis tematik. Teknik ini melibatkan identifikasi, analisis, dan interpretasi pola-pola tematik yang muncul dari data wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Proses analisis tematik membantu dalam mengorganisasi dan memahami data secara holistik, serta mengungkap pola-pola inovatif dalam praktik manajemen sekolah PAUD yang mempengaruhi peningkatan standar pendidikan. TEMUAN DAN HASIL PENELITIAN Bentuk Inovasi dalam Manajemen Sekolah PAUD di Sarolangun untuk Meningkatkan Standar PAUD Terdapat beberapa bentuk inovasi dalam manajemen sekolah PAUD yang dilakukan untuk meningkatkan standar PAUD di Kabupaten Sarolangun. Penerapan Teknologi Pendidikan Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk aplikatif dari penerapan teknologi pendidikan dalam inovasi manajemen PAUD di Sarolangun diantaranya adalah: Penggunaan Video Learning dalam Pembelajaran Guru-guru PAUD pembelajaran untuk anak usia dini. Video learning dapat memberikan visualisasi yang menarik dan membantu anak-anak dalam memahami konsep-konsep pembelajaran dengan cara yang lebih menyenangkan. Secara teori, individu cenderung lebih mudah memahami dan mengingat informasi yang disajikan secara visual, seperti melalui gambar, grafik, atau video. Dengan menggunakan video sebagai media pembelajaran, guru dapat memanfaatkan kecenderungan ini untuk membantu anak-anak dalam memahami konsep-konsep pembelajaran dengan lebih Menurut teori konstruktivisme . , melalui pengalaman langsung dan interaksi dengan materi pembelajaran yang berbasis audio visual akan memudahkan anak mengkonstruksi pengetahuannya sendiri dan menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan memungkinkan siswa untuk membangun pemahaman mereka sendiri melalui Volume 11. Nomor 1. April 2024 observasi, refleksi, dan diskusi 11 . Penggunaan video learning dalam pembelajaran dapat memberikan visualisasi yang menarik, memfasilitasi pemahaman konsep secara lebih konkret, dan meningkatkan daya tarik serta motivasi belajar anak-anak dengan baik. Dengan menerapkan teori-teori belajar ini dalam penggunaan Video Learning dalam pembelajaran PAUD, diharapkan guru dapat menciptakan pengalaman belajar yang perkembangan anak-anak . Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Guru-guru PAUD di Sarolangun telah memanfaatkan berbagai teknologi informasi dan komunikasi dalam melaksanakan pendekatan dan strategi pembelajaran. Hal ini dapat mencakup penggunaan perangkat lunak pembelajaran interaktif, aplikasi pembelajaran yang mendukung kreativitas siswa, dan platform pembelajaran online. Pemanfaatan media pembelajaran interaktif, termasuk perangkat lunak pembelajaran interaktif, aplikasi pembelajaran yang mendukung kreativitas siswa, dan platform pembelajaran online tersebut didasarkan pada teori Teori konstruktivisme menekankan pentingnya pengalaman belajar aktif di mana anak berinteraksi langsung dengan materi pembelajaran untuk membangun pemahaman konsep secara lebih mendalam. Penggunaan media interaktif yang terintegrasi dengan platform pembelajaran online juga meningkatkan aksesibilitas pembelajaran, dan memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif13. Maria & Sediyono. AuPengembangan Model Manajemen Pembelajaran Berbasis Tik Di Sekolah Dasar,Ay Jurnal Kelola UKSW 59Ae71, https://doi. org/https://doi. org/10. 24246/j. Ratu Kemala. AuPengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif terhadap Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini di PAUD,Ay Thufuli Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini 1, no. : 8Ae13. Dewi. Pengaruh Teknologi dalam Pendidikan Anak Usia Dini (Yogyakarta: Canitra Publishing, 2. Volume 11. Nomor 1. April 2024 Inovasi Kurikulum Berbasis Teknologi Guru-guru mengembangkan kurikulum yang memasukkan elemen-elemen teknologi sebagai bagian integral dari proses Kurikulum yang berbasis teknologi dapat membantu meningkatkan keterampilan digital anak-anak sejak usia dini14. Guru-guru di beberapa PAUD di Sarolangun telah melakukan inovasi dalam pengembangan kurikulum dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam melaksanakan beberapa pendekatan dan strategi pembelajaran. Dan guru juga didukung dalam menerapkan prinsip-prinsip manajemen pembelajaran yang baik dengan memanfaatkan Hal ini menunjukkan adanya upaya untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran melalui penerapan teknologi dalam manajemen pembelajaran15. Pengembangan Profesional Berkelanjutan Bagi Guru Pengembangan Profesional Berkelanjutan bagi Guru adalah topik yang penting dalam dunia pendidikan, karena guru perlu terus meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka agar dapat memberikan pembelajaran yang berkualitas. Salah satu bentuk nyata yang sudah dilakukan beberapa PAUD di Sarolangun dalam pengembangan profesionalitas guru tersebut adalah melalui pelatihan penggunaan teknologi dalam Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Sekolah di PAUD Kota Sarolangun. Dalam konteks penggunaan teknologi, guru perlu terus mengembangkan keterampilan mereka dalam memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu pembelajaran. Hal ini dapat mencakup pelatihan dalam penggunaan platform Verawati dan Desprayoga. AuSolusi Pembelajaran 4. 0: Hybrid Learning,Ay in Prosiding seminar nasional pendidikan program pascasarjana universitas pgri palembang, 2019, 1183Ae Herman Sri Supiah Cahyati. Tukiyo. Nanda Saputra. Julyanthry . AuHow to Improve the Quality of Learning for Early Childhood? An Implementation of Education Management in the Industrial Revolution Era 4. 0,Ay Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 6, 5 . : 5437Ae46. Volume 11. Nomor 1. April 2024 pembelajaran online, pengembangan konten digital, atau integrasi teknologi dalam desain pembelajaran16. Kolaborasi Aktif Antara Sekolah dan Komunitas Dalam konteks peningkatan kualitas pendidikan, kolaborasi aktif antara sekolah dan komunitas menjadi sangat penting. Kolaborasi ini melibatkan kerjasama antara sekolah dengan berbagai pihak di luar lingkungan sekolah, seperti orang tua siswa, lembaga masyarakat, dan organisasi non-pemerintah. Tujuan utama dari kolaborasi ini adalah untuk menciptakan lingkungan belajar yang holistik dan mendukung perkembangan anak secara menyeluruh 17 . Kolaborasi antara sekolah dan komunitas dapat memberikan berbagai manfaat, antara lain: . Meningkatkan kualitas pembelajaran: Dengan melibatkan komunitas dalam proses pembelajaran, sekolah dapat memperkaya pengalaman belajar siswa dan memberikan perspektif yang lebih luas, . Pengembangan karakter: Kolaborasi dengan komunitas dapat membantu dalam program-program nilai-nilai Keterlibatan orang tua: Melalui kolaborasi ini, orang tua dapat lebih terlibat dalam pendidikan anak-anak mereka, sehingga menciptakan sinergi antara lingkungan sekolah dan rumah18. Faktor Pendukung dan Penghambat dalam Penerapan Inovasi Manajemen Sekolah PAUD untuk Meningkatkan Standar PAUD di Sarolangun Dalam penerapan inovasi manajemen sekolah PAUD untuk meningkatkan standar PAUD di Sarolangun, terdapat faktor Yakin. AuManajemen Kelas di Era Industri 4. 0,Ay Jurnal Peqguruang Conference Series 1, 1 . : 11Ae15. Endang. Manajemen Tenaga Pendidik dan Kependidikan (Bandung: Alfabeta, 2. Herman. Sherly. Sinaga. Sinurat. Sihombing. Panjaitan. Purba dan A. Sinaga. Marpaung. , and Tannuary. AuSocialization of the implementation of digital literacy for educators and students in the digital era in Pematangsiantar city,Ay Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat 5, no. 1683Ae89, https://doi. org/https://doi. org/10. 33024/jkpm. Volume 11. Nomor 1. April 2024 pendukung dan penghambat. Adapun uraian secara lebih khusus, dapat dilihat pada penjelasan di bawah ini: Faktor Pendukung Penerapan Inovasi Manajemen Sekolah PAUD untuk Meningkatkan Standar PAUD di Sarolangun Telah adanya inovasi dalam kurikulum PAUD di Sarolangun. Pengembangan kurikulum yang inovatif dan sesuai dengan tuntutan era revolusi industri 4. 0 dapat menjadi faktor pendukung dalam meningkatkan standar PAUD. Saat ini. Implementasi Kurikulum Merdeka telah terlihat nyata di dalam proses pembelajaran di kelas, salah satunya melalui penerapan Project Based Learning mengintegrasikan lingkungan dengan teknologi. Inovasi manajemen sekolah yang efektif dapat mempengaruhi aktivitas organisasi dan administrasi sekolah secara positif. Dengan menerapkan inovasi dalam manajemen sekolah, sekolah dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas layanan pendidikan yang diberikan kepada anak19. Aktifnya penggunaan dan pemanfaatan TIK di PAUD Sarolangun. Penggunaan TIK meningkatkan efektivitas dan efisiensi manajemen sekolah PAUD20. Pemanfaatan TIK dalam manajemen pendidikan dapat meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kualitas layanan Dengan mengintegrasikan TIK, sekolah dapat memperbaiki proses manajemen dan meningkatkan kualitas . Kemampuan Guru PAUD di kota Sarolangun semakin hari semakin membaik dan mumpuni. Hal itu ditandai dari para gru Aziz. AuManajemen Berbasis Sekolah : Alternatif Peningkatan Mutu Pendidikan Madrasah,Ay El-Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam 8, no. : 69Ae92. Ganovia. Sherly. , & Herman. AuEfektivitas Hybrid Learning dalam Proses Pembelajaran untuk Siswa Kelas XI SMA Kalam Kudus Pematangsiantar,Ay Jurnal Pendidikan Tambusai 6, no. : 1478Ae81. Early. Sideris. Neitzel. LaForett. , & G. Nehler. AuFactor Structure and Validity of The Early Childhood Environment Rating Scale-Third Edition,Ay Early Childhood Research Quarterly 44 . : 242Ae56. Volume 11. Nomor 1. April 2024 . prinsip-prinsip pembelajaran sesuai standar pengelolaan PAUD. Termasuk dalam penggunaan Sistem Informasi Manajemen (SIM) sebagai dasar untuk mengembangkan model manajemen perbaikan kualitas berbasis sekolah. SIM memainkan peran penting dalam membantu sekolah dalam mengelola data, informasi, dan proses manajemen secara efisien. Dalam konteks ini. SIAP PAUD digunakan sebagai alat untuk mengukur efektivitas manajemen pendidikan anak Faktor Penghambat Penerapan Inovasi Manajemen Sekolah PAUD untuk Meningkatkan Standar PAUD di Sarolangun Kurangnya Sumber Daya. Keterbatasan sumber daya, baik dari segi finansial maupun fasilitas, menjadi penghambat dalam menerapkan inovasi manajemen sekolah PAUD di Sarolangun secara holistik. Sumber daya memiliki peran yang sangat penting dalam inovasi manajemen sekolah. Misalnya: Mendukung Implementasi Inovasi. Meningkatkan Kualitas Pembelajaran. Memperkuat Keterlibatan Stakeholder Mendorong Kreativitas dan Inovasi . Ketidakmampuan Guru: Guru yang tidak memiliki kemampuan atau keterampilan dalam menerapkan inovasi manajemen sekolah PAUD dapat menjadi penghambat utama dalam meningkatkan standar PAUD. Kemampuan guru dalam inovasi manajemen sekolah sangat penting karena guru memiliki peran meningkatkan kualitas pendidikan. Beberapa alasan mengapa kemampuan guru dalam inovasi manajemen sekolah penting: . Implementasi Inovasi: Kemampuan guru dalam menguasai konsep dan praktik manajemen sekolah yang inovatif akan memungkinkan mereka untuk mengimplementasikan perubahan dengan efektif di lingkungan pembelajaran, . Peningkatan Syamsuar & Reflianto. AuPendidikan Dan Tantangan Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Di Era Revolusi Industri 4. 0,Ay E-Tech :Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan 6, no. Volume 11. Nomor 1. April 2024 Kualitas Pembelajaran: Guru yang memiliki kemampuan dalam inovasi manajemen sekolah dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif, kreatif, dan responsif terhadap kebutuhan siswa, . Pemberdayaan Siswa: Guru yang mampu memberdayakan siswa untuk mengembangkan potensi mereka secara maksimal dan . Kolaborasi dan Keterlibatan: Kemampuan guru dalam inovasi manajemen sekolah juga memungkinkan mereka untuk berkolaborasi dengan stakeholder lain, seperti orang tua siswa, komite sekolah, dan masyarakat, serta meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses Tantangan Teknis: Masalah teknis dalam penerapan teknologi informasi dan komunikasi atau kurangnya pemahaman terhadap inovasi manajemen sekolah PAUD juga dapat menjadi faktor Termasuk juga di beberapa sekolah PAUD di Sarolangun. Masalah teknis dalam penerapan teknologi dalam inovasi manajemen PAUD memiliki peran yang penting karena dapat memengaruhi efektivitas dan keberhasilan implementasi inovasi tersebut. Kurangnya Dukungan Stakeholder: Ketidaktersediaan dukungan dari berbagai pihak terkait, seperti orang tua siswa, komite sekolah, atau pihak terkait lainnya, dapat menjadi penghambat dalam menerapkan inovasi manajemen sekolah PAUD. Stakeholder memiliki peran yang sangat penting dalam inovasi manajemen sekolah PAUD karena mereka merupakan pihakpihak yang terlibat dan memiliki kepentingan dalam proses pendidikan anak usia dini. Dukungan dan Keterlibatan Stakeholder, seperti orang tua siswa, guru, kepala sekolah, komite sekolah, dan masyarakat, dapat memberikan dukungan dan keterlibatan yang diperlukan dalam implementasi inovasi Abdurohman. AuPengaruh Manajemen Sekolah terhadap Kinerja Guru dalam Mewujudkan Prestasi Belajar Siswa,Ay Jurnal Pendidikan Universitas Garut 11, no. 1Ae11. Volume 11. Nomor 1. April 2024 manajemen sekolah PAUD. Melalui kolaborasi yang solid, maka akan membawa kepada perspektif dan pengalaman yang beragam dalam proses inovasi manajemen sekolah PAUD, sehingga dapat membantu dalam merancang solusi yang lebih holistik dan efektif. Berikutnya dengan kolaborasi bersama stakeholder, maka sekolah PAUD akan dapat lebih baik memahami dan memenuhi kebutuhan para stakeholder terutama terkait dengan lingkungan pembelajaran yang lebih sesuai dan Pengaruh Penerapan Teknologi Pendidikan. Pengembangan Profesional Bagi Guru. Kolaborasi Antara Sekolah dan Komunitas. Serta Keterlibatan Orang Tua dalam Manajemen Sekolah terhadap Peningkatan Kualitas Pendidikan Di PAUD Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi pendidikan memberikan akses lebih luas terhadap materi pembelajaran yang relevan dan mendukung interaksi aktif anak-anak dalam proses belajar. Pengembangan profesional bagi guru membantu mereka dalam menyusun strategi pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan anak usia dini. Kolaborasi antara sekolah dan komunitas meningkatkan akses terhadap sumber daya tambahan dan mendukung pengembangan komprehensif anak-anak di luar kelas. Selain itu, keterlibatan orang tua dalam manajemen sekolah membangun dukungan yang penting dari lingkungan terdekat anak, yang secara positif mempengaruhi motivasi dan hasil belajar mereka. Secara lebih khusus, pengaruh atau dampak dari kesemua komponen di atas dalam inovasi manajemen PAUD adalah sebagai berikut: Penerapan Teknologi Pendidikan Penerapan teknologi pendidikan di PAUD dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dengan menyediakan berbagai sumber belajar yang interaktif dan menarik bagi anak usia dini. Misalnya, aplikasi pembelajaran interaktif atau permainan Trias Aprilyani dan Qosim Khiri Anwar. AuManajemen berbasis masyarakat dalam pengelolaan PAUD,Ay Journal of Nusantara Education 1, no. : 9Ae18. Volume 11. Nomor 1. April 2024 b. edukatif dapat membantu anak belajar dengan cara yang lebih menyenangkan dan menarik perhatian mereka. Selain itu juga dapat meningkatkan keterlibatan anak dalam proses belajar. Anak-anak cenderung lebih tertarik dan termotivasi untuk belajar melalui media digital yang interaktif dan menarik, sehingga dapat mempercepat pemahaman konsep-konsep Pengembangan Profesional Bagi Guru Pengembangan profesional bagi guru di PAUD dapat meningkatkan kualitas pengajaran dengan memperbarui pengetahuan dan keterampilan mereka dalam merancang pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan anak usia dini. Guru yang mengikuti pelatihan pengembangan profesional akan lebih mampu mengelola kelas dengan efektif, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, dan merespons kebutuhan individual setiap anak. Kolaborasi Antara Sekolah dan Komunitas Kolaborasi antara sekolah PAUD dan komunitas lokal dapat memberikan dukungan tambahan dalam meningkatkan kualitas Komunitas dapat memberikan sumber daya tambahan, pengalaman belajar yang beragam, serta membantu sekolah dalam merancang program pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan lokal. Kolaborasi ini juga dapat memperkuat hubungan antara sekolah, anak, dan lingkungan sekitar, menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung perkembangan holistik anak usia dini. Keterlibatan Orang Tua dalam Manajemen Sekolah Keterlibatan orang tua dalam manajemen sekolah dapat meningkatkan motivasi belajar anak dengan memberikan dukungan dan dorongan positif. Anak-anak akan merasa didukung dan dihargai, sehingga lebih termotivasi untuk belajar dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan sekolah. Keterlibatan Andriani. AuSistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Dan Komunikasi,Ay Jurnal Sosial Budaya: Media Komunikasi Ilmu-Ilmu Sosial Budaya 12, no. Volume 11. Nomor 1. April 2024 orang tua juga menciptakan hubungan yang harmonis antara sekolah dan keluarga, yang penting untuk mendukung perkembangan anak secara menyeluruh. Kolaborasi antara sekolah dan orang tua dapat menciptakan lingkungan belajar yang holistik dan mendukung perkembangan optimal anak usia KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat ditarik beberapa kesimpulan penting terkait dengan inovasi manajemen sekolah dalam meningkatkan standar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pertama, yaitu . Pentingnya Inovasi Manajemen Sekolah. Penelitian menegaskan bahwa inovasi dalam manajemen sekolah, seperti penerapan teknologi pendidikan, pengembangan profesional bagi guru, dan kolaborasi dengan komunitas, memiliki dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di PAUD. Hal ini menunjukkan bahwa adaptasi terhadap perkembangan zaman dan teknologi merupakan kunci untuk memastikan pendidikan yang berkualitas tinggi, . Efektivitas Manajemen Berbasis Partisipasi. Manajemen yang melibatkan orang tua dan memberdayakan guru terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan anak secara holistik. Dukungan aktif dari orang tua dan profesionalisme guru dalam merancang strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak menjadi faktor krusial dalam mencapai tujuan pendidikan, . Rekomendasi untuk Praktisi dan Kebijakan Pendidikan: Studi ini memberikan rekomendasi praktis bagi praktisi dan pembuat kebijakan pendidikan untuk mengadopsi strategi manajemen yang inovatif dan berkelanjutan di sekolah-sekolah PAUD. Hal ini termasuk investasi dalam pengembangan teknologi pendidikan, peningkatan profesionalisme guru, serta memperkuat keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak dan . Mendukung Pembangunan Pendidikan yang Berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa inovasi dalam manajemen sekolah tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan Volume 11. Nomor 1. April 2024 saat ini, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan pendidikan yang berkelanjutan, siap menghadapi tantangan masa depan. Daftar Referensi Abdurohman. AuPengaruh Manajemen Sekolah terhadap Kinerja Guru dalam Mewujudkan Prestasi Belajar Siswa. Ay Jurnal Pendidikan Universitas Garut 11, no. : 1Ae11. Adriany. , & Saefullah. Deconstructing Human Capital Discourse in Early Childhood Education in Indonesi. In T. -R. New York: Palgrave Macmillan, 2015. Andriani. AuSistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Dan Komunikasi. Ay Jurnal Sosial Budaya: Media Komunikasi Ilmu-Ilmu Sosial Budaya 12, no. Anwar. Trias Aprilyani dan Qosim Khiri. AuManajemen berbasis masyarakat dalam pengelolaan PAUD. Ay Journal of Nusantara Education 1, no. : 9Ae18. Aziz. AuManajemen Berbasis Sekolah : Alternatif Peningkatan Mutu Pendidikan Madrasah. Ay El-Tarbawi : Jurnal Pendidikan Islam 8, no. : 69Ae92. Basuki. Kebijakan Ditjen PAUD dan Dikmas dalam Pengembangan Mutu Satuan Pendidikan PAUD dan Dikmas. Indonesia: Sekretariat Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2019. Bogdan. , & Biklen. Qualitative Research for Education: An Introduction to Theories and Methods. Allyn & Bacon. , 2019. Desprayoga. Verawati dan. AuSolusi Pembelajaran 4. 0: Hybrid Learning. Ay In Prosiding seminar nasional pendidikan program pascasarjana universitas pgri palembang, 1183Ae92, 2019. Dewi. Pengaruh Teknologi dalam Pendidikan Anak Usia Dini. Yogyakarta: Canitra Publishing, 2020. Volume 11. Nomor 1. April 2024 Early. Sideris. Neitzel. LaForett. , & G. Nehler. AuFactor Structure and Validity of The Early Childhood Environment Rating Scale-Third Edition. Ay Early Childhood Research Quarterly 44 . : 242Ae56. Endang. Manajemen Tenaga Pendidik dan Kependidikan. Bandung: Alfabeta, 2019. Ganovia. Sherly. , & Herman. AuEfektivitas Hybrid Learning dalam Proses Pembelajaran untuk Siswa Kelas XI SMA Kalam Kudus Pematangsiantar. Ay Jurnal Pendidikan Tambusai 6, no. : 1478Ae81. Herman. Sherly. Sinaga. Sinurat. Sihombing. Panjaitan. Purba. , dan A. Sinaga. Marpaung. , and Tannuary. AuSocialization of the implementation of digital literacy for educators and students in the digital era in Pematangsiantar city. Ay Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat . 1683Ae89. https://doi. org/https://doi. org/10. 33024/jkpm. Ismail. AuManajemen Berbasis Sekolah : Solusi Peningkatan Kualitas Pendidikan. Ay Jurnal Ilmiah IqraAo 2, no. Kemala. Ratu. AuPengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif terhadap Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini di PAUD. Ay Thufuli Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini 1, no. : 8Ae Maria & Sediyono. AuPengembangan Model Manajemen Pembelajaran Berbasis Tik Di Sekolah Dasar. Ay Jurnal Kelola UKSW 4, no. 59Ae71. https://doi. org/https://doi. org/10. 24246/j. Muyasaroh. AuPenjaminan Mutu di Raudhatul Athfal. Ay TaAoallum 4, no. : 317Ae34. Purba. Herman. Purba. Hutauruk. Silalahi. Julyanthry. , and Grace. AuImproving teachersAo competence Volume 11. Nomor 1. April 2024 through the implementation of the 21st century competencies in a post-covid-19 pandemic. Ay Jurnal Masyarakat Mandiri 6, no. : 1486Ae97. Reflianto. Syamsuar &. AuPendidikan Dan Tantangan Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Di Era Revolusi Industri 4. Ay ETech :Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan 6, no. Siswanto. AuPermasalahan Pendidikan Dasar dan Pendidikan Anak Usia Dini. Ay Cendekia 8, no. : 137Ae50. Somantri. Rina Raflesia. Rambat Nur Sasongko. Manap. AuDevelopment of Early Childhood Education Management Model Based on National Education Standards and Management Information System (MPAUD-SNSI. Ay International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding 8, no. Sri Supiah Cahyati. Tukiyo. Nanda Saputra. Julyanthry . Herman. AuHow to Improve the Quality of Learning for Early Childhood? An Implementation of Education Management in the Industrial Revolution Era 4. Ay Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 6, no. : 5437Ae46. Yakin. AuManajemen Kelas di Era Industri 4. Ay Jurnal Peqguruang Conference Series 1, no. : 11Ae15. Volume 11. Nomor 1. April 2024