p-ISSN: 2808-2443 e-ISSN: 2808-2222 Volume. No. 1, 2025 Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business PENGARUH CASHBACK. FLASH SALE. DAN TAGLINE AuGRATIS ONGKIRAy TERHADAP IMPULSE BUYING GENERASI AuZAy PADA SHOPEE Muhammad Iqbal1. Suwarno2. Arisky Andrinaldo3. Dewi Anggraini4 1,2,3,4 Universitas Bina Insan. Jl. Jend. Besar H. M Soeharto. Lubuklinggau. Indonesia Email: m. iiqiqbal@gmail. Article History Received: 15-02-2025 Revision: 19-02-2025 Accepted: 21-02-2025 Published: 24-03-2025 Abstract. This study aims to examine the effect of cashback, flash sales, and the "Gratis Ongkir" tagline on impulse buying among Generation Z on the Shopee e-commerce platform. The research uses a quantitative method with a population of 2,012 active students from Universitas Bina Insan. The sample consists of 95 students selected through purposive sampling. The results show that cashback and flash sales have a significant impact on impulse buying among Generation Z, with t-statistics values of 4. 309 and 2. 503, which are greater than the t-table value of 1. 985, and p-values of 0. 000 and 0. 012, which are smaller than 0. the other hand, the "Gratis Ongkir" tagline does not show a significant effect, with a t-statistics value of 0. 554, smaller than the t-table value of 1. 985, and a pvalue of 0. 580, which is greater than 0. The F regression result shows that the combination of cashback, flash sales, and the "Gratis Ongkir" tagline has a significant effect on impulse buying among Generation Z, with an F value of 370 and a p-value of 0. 000, which is smaller than 0. Keywords: Cashback. Flash Sale, "Gratis Ongkir" Tagline. Impulse Buying Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cashback, flash sale, dan tagline "Gratis Ongkir" terhadap impuls buying generasi "Z" pada platform e-commerce Shopee. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan populasi 2. 012 mahasiswa aktif Universitas Bina Insan. Sampel penelitian berjumlah 95 mahasiswa yang dipilih secara purposive Hasil penelitian menunjukkan bahwa cashback dan flash sale memiliki pengaruh signifikan terhadap impuls buying generasi "Z", dengan nilai tstatistics masing-masing 4. 309 dan 2. 503, yang lebih besar dari t-tabel 1. serta p-value 0. 000 dan 0. 012 yang lebih kecil dari 0. Sementara itu, tagline "Gratis Ongkir" tidak menunjukkan pengaruh signifikan, dengan t-statistics 554 yang lebih kecil dari t-tabel 1. 985, dan p-value 0. 580 yang lebih besar dari Hasil regresi F menunjukkan bahwa kombinasi cashback, flash sale, dan tagline "Gratis Ongkir" memiliki pengaruh signifikan terhadap impuls buying generasi "Z" dengan nilai F sebesar 941. 370 dan p-value 0. 000, yang lebih kecil Kata Kunci: Cashback. Flash Sale. Tagline Gratis Ongkir. Impulse Buying How to Cite: Iqbal. et al. Pengaruh Cashback. Flash Sale. Dan Tagline AuGratis OngkirAy Terhadap Impulse Buying Generasi AuZAy Pada Shopee. Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business, x . , 54373/ifijeb. Iqbal. et al. Pengaruh Cashback. Flash Sale A PENDAHULUAN Pada era globalisasi ini, perkembangan teknologi dan informasi semakin berkembang dengan pesat. Salah satunya adalah penggunaan internet yang menjadi penguhung antar manusia dalam berkomunikasi, mendapatkan hiburan dan bertukar informasi. Pada peringkat ketiga Indonesia memiliki pertambahan populasi yang mengaskses internet sebesar 17% dalam satu tahun terakhir, hal ini sama seperti 25,3 juta pengakes internet baru kurun waktu setaun (Ratnasari et al. , 2. Internet memberikan berbagai peranan dalam kegiatan masyarakat seperti mengakses berbagai platform digital, mencari informasi, pekerjaan, pendidikan, berbelanja dan juga berbagai peran penting lainnya. Salah satu peran internet yang dapat digunakan oleh para pelaku bisnis adalah untuk media promosi sehingga dapat menjangkau secara lebih luas (Afifah et al. , 2. Tentu sangat sulit menghasilkan penjualan yang menjangkau banyak orang dengan konsep pemasaran dari pintu ke pintu. Pemasar dirasa tidak efisien lagi untuk berkeliling menawarkan barang dagangannya menjadi alasan sulitnya menjual barang dengan cara konvensional selain biaya operasional yang terlalu tinggi (Syauqi et al. , 2. Dengan berkembangnya teknologi internet muncullah e-commerce, atau kemampuan untuk berbelanja secara praktis secara eksklusif melalui transaksi ponsel. Sebelumnya, transaksi hanya dilakukan secara langsung atau di tempat (Fachruroji & Padmalia, 2. Pada zaman ini konsumen yang dulunya harus datang secara langsung untuk melihat fisikal produk yang hendak dibeli, kini hanya perlu melihat gambar atau foto yang disajikan pada situs belanja online (Angela & Paramita, 2. Salah satu e-commerce yang saat ini memiliki perkembangan yang cukup signifikan sekali adalah Shopee. Shopee adalah sebuah aplikasi yang bergerak di bidang jual beli secara online. Shopee mengadakan promosi setiap bulannya untuk dapat meningkatkan penjualan, seperti gratis ongkos kirim. Flash sale. Cashback, voucher diskon, dan lain-lain (Gorga et al. , 2. Di era digital saat ini, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah cara konsumen berbelanja. E-commerce, khususnya platform seperti Shopee, menjadi salah satu pilihan utama bagi generasi ZAikelompok yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an. Generasi Z dikenal sebagai digital natives yang sangat terbiasa dengan penggunaan teknologi dan internet dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam aktivitas Dengan karakteristik yang cenderung impulsif dan terbuka terhadap inovasi, mereka menjadi target utama bagi strategi pemasaran digital. Shopee, sebagai salah satu platform e-commerce terbesar di Indonesia, telah menerapkan berbagai strategi promosi untuk menarik minat konsumen, seperti cashback, flash sale, dan Iqbal. et al. Pengaruh Cashback. Flash Sale A tagline "gratis ongkir. " Cashback memberikan insentif finansial yang menarik, sementara flash sale menciptakan rasa urgensi yang mendorong keputusan pembelian. Tagline "gratis ongkir" juga menjadi daya tarik tersendiri, mengingat biaya pengiriman sering kali menjadi faktor penentu dalam keputusan membeli. Ketiga strategi ini berpotensi memengaruhi perilaku pembelian impulsif generasi Z, yang dikenal memiliki kecenderungan untuk membeli produk secara tiba-tiba tanpa perencanaan sebelumnya. Dengan strategi pemasaran tersebut menimbulkan adanya impulse buying secara online yang sangat meningkat karena para pembeli menghabiskan waktu melalui internet dan membandingkan berbagai produk, diakibatkan karena stimulus baik dari strategi pemasaran, faktor internal dan eksternal yang mendorong pembeli melakukan pembelian spontan atau pembelian tidak terencana (Pangemanan et al. , 2. Salah satu alat lainnya yang dapat digunakan untuk memengaruhi pilihan konsumen adalah konsumen membutuhkan penawaran dengan memberikan dispensasi yang dilakukan untuk menerima barang dan jasa yang diperlukan yaitu dengan memberi pengembalian sebagian harga ketika mendapatkan produk atau jasa yang dikenal dengan Cashback. Maka konsumen atau pembeli bisa mengeksplorasi dan memilih produk dengan biaya sesuai dengan keinginannya, kegunaan barang dan jasanya, dan potensi finansialnya (Syauqi et al. , 2. Konsumen disodorkan promosi dompet elektronik secara gencar dalam bentuk iklan. Cashback serta berbagai kemudahan dalam menggunakan dompet elektronik . ser friendl. yang turut mendorong tingginya tingkat konsumsi masyarakat dan cenderung terjadi impulse buying . embelian tidak terencan. (Yanti & Adhiyani, 2. Tentunya Terdapat konsumen yang mendapat promo Cashback sehingga meningkatkan terjadinya pembelian tanpa terencana. Terdapat beberapa mahasiswa menggunakan shoppe mencari cashback dengan alasan ada poin yang bisa diambil dapat ditukar menjadi pengurangan harga beli nantinya. Konsep dari strategi Flash sale yaitu dilakukannya penjualan dengan cara memberikan potongan harga besar-besaran dalam kurun waktu tertentu dengan memperhatikan syarat dan ketentuan yang telah ditentukan (Rizki Octaviana et al. , 2. Dalam e-commerce Shopee terdapat sistem potongan harga atau bisa disebut dengan Flash sale. Dalam waktu singkat tersebut bisa memancing konsumen untuk membeli beberapa produk yang sedang ada diskon tersebut, karena kebanyakan konsumen akan tergiur dengan harga murah, jika sudah tergiur biasanya konsumen muncul sifat impulse buying atau pembelian tanpa rencana (Umroh et al. Mahasiswa ada yang membeli pada etalase shoppe, karena produk yang diinginkan harga terjangkau akibat adanya flash sale atau produk dijual cepat. Iqbal. et al. Pengaruh Cashback. Flash Sale A Terlihat dari gambar 3 tentunya Tagline AuGratis OngkirAy memuncakki diskon yang paling diminati oleh konsumen. Tagline ini sangat berpengaruh pada impulse buying, sebab beberapa konsumen sering merasa ragu untuk melakukan pembelian online dikarenakan ongkos kirim yang mahal untuk sampai ke rumah mereka. Terkadang ongkos kirim juga lebih mahal daripada harga produk itu sendiri. Faktor-faktor tersebut menjadi alasan pembelian tanpa perencanaan . mpulse buyin. , yang menjadi daya tarik produsen karena merupakan peluang pasar modern terbesar (Andriyani et al. , 2. TaglineAuGratis OngkirAy Shopee juga menjadi salah satu yang memengaruhi keputusan pembelian tersebut karena konsumen merasa mengeluarkan lebih sedikit uang dengan tidak membayar biaya ongkos kirim (Anggraini et al. , 2. Namun, meskipun banyak penelitian telah dilakukan mengenai perilaku belanja online, masih terdapat kekurangan dalam pemahaman tentang bagaimana spesifikitas promosi tersebutAicashback, flash sale, dan "gratis ongkir"Aiberinteraksi untuk memengaruhi keputusan pembelian impulsif generasi Z. Selain itu, dinamika perilaku belanja mahasiswa Universitas Bina Insan sebagai bagian dari generasi ini juga perlu dieksplorasi lebih dalam, mengingat latar belakang sosial dan ekonomi yang berbeda-beda di kalangan mahasiswa. Melihat pentingnya memahami pengaruh ketiga strategi promosi ini, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak cashback, flash sale, dan tagline "gratis ongkir" terhadap perilaku pembelian impulsif generasi Z di Shopee, khususnya di kalangan mahasiswa Universitas Bina Insan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berguna bagi pemasar dan perusahaan e-commerce dalam merancang strategi yang lebih efektif untuk menjangkau segmen pasar yang semakin berkembang ini. Hal yang sangat menggiurkan bagi generasi z tentunya mahasiswa merupakan gratis ongkos kirim Shopee, karena mahasiswa menghemat biaya kirim yang cukup lumayan besar dikisaran 10-20 ribu rupiah. Selain itu Banyaknya promo menarik membuat konsumen untuk melakukan pembelian tanpa rencana. Pembelian tanpa rencana terkadang sering terjadi, dikarenakan banyaknya promo dan ada beberapa metode pembayaran seperti COD, via transfer bahkan ada beli dulu bayar nanti atau dikenal paylater. Berdasarkan dari beberapa penjelasan latar belakang diatas, peneliti dirasa perlu untuk meningkatkan pengetahuan mendalam sehingga melanjutkan penelitian yang replikasi dari penelitian (Syauqi et al. , 2. dengan mengangkat judul Pengaruh Cashback. Flash sale. Dan Tagline AuGratis OngkirAy Terhadap Impulse buying Generasi AuZAy Pada Shopee (Studi Kasus Mahasiswa Universitas Bina Insa. Iqbal. et al. Pengaruh Cashback. Flash Sale A METODE Metode Penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Bina Insan berjumlah 2. 012 mahasiswa aktif. Populasi ini dipilih dengan tujuan untuk mengetahui atau mencari tahu pandangan Pengaruh Cashback. Flash sale. Dan Tagline AuGratis OngkirAy Terhadap Impulse Buying Generasi AuZAy Pada Shopee (Studi Kasus Mahasiswa Universitas Bina Insa. data sampel yang digunakan berjumlah 95 mahasiswa. Penelitian ini dilakukan di Universitas Bina Insan dengan alamat Jl. Jendral Besar Moh. Soeharto KM. Kelurahan Lubuk Kupang Kec. Lubuklinggau Selatan 1 Telp: . Sumatera Selatan. HASIL 1 Uji Hipotesis Dasar yang digunakan dalam pengujian hiotesis merupakan nilai yang terdapat pada output path coefficients. Berikut output estimasi untuk pengujian hipotesis: Secara Parsial Tabel 1. Total Effect Original sample (O) Cashback -> Impulse Buying Flash Sale -> Impulse Buying Gratis Ongkir -> Impulse Buying Standard (STDEV) T statistics (|O/STDEV|) Sample (M) Sumber: Olah Data Smart PLS 4 Dari data path coefficient pada tabel 1 dapat dilihat mengenai nilai original sampel, p values atau t statistics yang digunakan sebagai acuan untuk mengambil keputusan mengenai hipotesis diterima atau ditolak. Hipotesis diterima apabila pada hasil pengolahan data menunjukkan nilai t- statistics > t-tabel atau p values < 0,005. Pengaruh Cashback Terhadap Impulse buying Generasi AuZAy Pada Shopee Berdasarkan hasil pengolahan data, diperoleh nilai t statistics Cashback terhadap impulse buying sebesar 4. 309 > 1. 985 atau dapat dilihat pada p value yang menunjukkan nilai 0. 05, nilai original sample bernilai positif yakni 0. 992 yang menunjukkan arah pengaruh antara Iqbal. et al. Pengaruh Cashback. Flash Sale A Cashback terhadap impulse buying adalah positif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara Cashback terhadap impulse buying. Pengaruh Flash sale Terhadap Impulse buying Generasi AuZAy Pada Shopee? Berdasarkan hasil pengolahan data, diperoleh nilai t statistics Flash sale terhadap impulse buying sebesar 2. 503 > 1. 985 atau dapat dilihat pada p value yang menunjukkan nilai 0. < 0. 05, nilai original sample bernilai positif yakni 0. 464 yang menunjukkan arah pengaruh antara Flash sale terhadap impulse buying adalah Positif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara Flash sale terhadap impulse buying. Pengaruh Tagline AuGratis OngkirAy Terhadap Impulse buying Generasi AuZAy Pada Shopee? Berdasarkan hasil pengolahan data, diperoleh nilai t statistics Tagline AuGratis OngkirAy terhadap impulse buying sebesar 0,554 < 1. 985 atau dapat dilihat pada p value yang menunjukkan nilai 0. 580 < 0. 05, nilai original sample bernilai positif yakni 0. 018 yang menunjukkan arah pengaruh antara Tagline AuGratis OngkirAy terhadap impulse buying adalah Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan antara Tagline AuGratis OngkirAy terhadap impulse buying. Secara Simultan Tabel. Summary Anova Total Error Regression Sum Mean Sumber: Olah Data Smart PLS 4 Dari data Summary ANOVA pada tabel 4. 10 dapat dilihat mengenai nilai Regression F, dan P-Value yang digunakan sebagai acuan untuk mengambil keputusan mengenai hipotesis berpengaruh atau tidak berpengaruh. Hipotesis berpengaruh signifikan apabila pada hasil pengolahan data menunjukkan nilai Regression F > 2. 70 atau p values < 0,005. Pengaruh Cashback. Flash sale. Dan Tagline AuGratis OngkirAy Terhadap Impulse buying Generasi AuZAy Pada Shopee? Berdasarkan hasil pengolahan data, diperoleh nilai Regression F Pengaruh Cashback. Flash sale. Dan Tagline AuGratis OngkirAy Terhadap Impulse buying sebesar 941. 370 > 2. 70 atau dapat dilihat pada p value yang menunjukkan nilai 0. 000 < 0. 05, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara Cashback. Flash sale. Dan Tagline AuGratis OngkirAy Terhadap Impulse buying. Iqbal. et al. Pengaruh Cashback. Flash Sale A DISKUSI Harap gunakan ukuran font 12 poin. Harap batasi teks ke yang dibenarkan. Naskah harus berjarak 1,5 kali. Sebuah paragraf minimal terdiri dari 3 kalimat. Semua informasi yang relevan harus dimasukkan dalam teks utama. Jangan membuat indentasi paragraf. beri jarak 1,5 kali satu baris di antara paragraf yang berurutan. Jangan menggarisbawahi kata-kata untuk Gunakan huruf miring sebagai gantinya. Daftar bernomor dan daftar berpoin dapat digunakan jika perlu. Sebelum mengirimkan naskah Anda, harap pastikan bahwa setiap kutipan dalam teks memiliki referensi yang sesuai di Kamsurya & Susanto. The Short Title of My Research Papers . 3 daftar referensi. Sebaliknya, pastikan setiap entri dalam daftar referensi memiliki kutipan dalam teks yang sesuai KESIMPULAN Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor tertentu mempengaruhi impuls buying generasi "Z" pada Shopee. Cashback dan flash sale terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap impuls buying, dengan t-statistics masing-masing sebesar 4. 309 dan 2. yang lebih besar dari t-tabel 1. 985, serta p-value yang lebih kecil dari 0. 05, yakni 0. 000 dan Namun, tagline "Gratis Ongkir" tidak menunjukkan pengaruh signifikan, karena tstatistics-nya hanya 0. 554, lebih kecil dari t-tabel 1. 985, dan p-value sebesar 0. 580 yang lebih besar dari 0. Secara keseluruhan, hasil regresi F menunjukkan bahwa kombinasi faktor cashback, flash sale, dan tagline "Gratis Ongkir" memiliki pengaruh signifikan terhadap impuls buying generasi "Z" pada Shopee, dengan nilai F sebesar 941. 370 yang jauh lebih besar dari nilai F tabel 2. 70 dan p-value 0. REKOMENDASI Berdasarkan kesimpulan tersebut, disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh faktor lain selain cashback, flash sale, dan tagline "Gratis Ongkir" terhadap impuls buying, serta mengeksplorasi interaksi antara faktor-faktor tersebut. Penelitian selanjutnya juga dapat memperluas sampel dengan segmentasi demografis yang lebih beragam dan menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami lebih dalam preferensi generasi "Z". Selain itu, studi longitudinal dapat digunakan untuk mengamati pengaruh jangka panjang promosi terhadap perilaku belanja impulsif. UCAPAN TERIMA KASIH Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dalam penelitian ini. Kami mengapresiasi kontribusi dan perhatian yang diberikan dalam menganalisis pengaruh Iqbal. et al. Pengaruh Cashback. Flash Sale A cashback, flash sale, dan tagline "Gratis Ongkir" terhadap impuls buying generasi "Z" pada Shopee. Semoga rekomendasi yang diajukan dapat menjadi acuan untuk penelitian lebih lanjut dan membantu dalam pengembangan strategi pemasaran yang lebih efektif di masa depan. Kami juga mengucapkan terima kasih atas kesempatan untuk menggali lebih dalam mengenai perilaku konsumen yang terus berkembang. REFERENSI