Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 797 Ae 811 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. Peran Label Halal. Brand Ambassador dan Gaya Hidup Terhadap Keputusan Pembelian Skincare Merek Wardah di Kota Semarang Ardelia Nisa Adiana1. Mahmud. Dian Nuswantoro2 1,2Universitas Dian Nuswantoro ardelianisaa@gmail. com1, mahmud@dsn. ABSTRACT This research aims to analyze the influence of the halal label, brand ambassador and lifestyle on purchasing decisions for wardah brand skincare products in Semarang City. This research involved 96 respondents using wardah products from an unlimited population using a purposive sampling Purchasing decisions are the independent variables consist of halal label, brand ambassador and lifestyle. Data analysis was carried out using multiple linear regression. The research results show that there is a positive influence of the three independent variables on purchasing decisions for wardah skincare products. Keywords: Halal Label. Brand Ambassador. Lifestyle Purchasing Decisions. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Label Halal. Brand Ambassador, dan Gaya Hidup terhadap keputusan pembelian produk skincare merek Wardah di Kota Semarang. Penelitian ini melibatkan 96 responden pengguna produk Wardah dari populasi yang tidak terbatas dengan teknik purposive sampling. Keputusan pembelian sebagai variabel dependen, sementara variabel independen terdiri dari Label Halal. Brand Ambassador, dan Gaya Hidup. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dari ketiga variabel independen tersebut terhadap keputusan pembelian produk skincare merek Wardah. Kata kunci : Label Halal. Brand Ambassador. Gaya Hidup. Keputusan Pembelian. PENDAHULUAN Kemajuan zaman saat ini membuat masyarakat semakin menyadari pentingnya penampilan dan perawatan diri, menjadikan kosmetik dan skincare bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, melainkan kebutuhan utama bagi banyak orang, termasuk wanita, pria, dan anak-anak. Skincare, sebagai elemen penting dalam perawatan kecantikan, memainkan peran vital dalam menjaga kesehatan dan keindahan kulit perempuan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka. Perubahan iklim mapun cuaca di Indonesia, sering kali menimbulkan berbagai masalah kulit seperti minyak berlebih, komedo, jerawat, dan iritasi. Hal ini membuat masyarakat semakin menyadari pentingnya perawatan tubuh (Dewi & Walyoto, 2. Berdasarkan survei ZAP Beauty Index yang dilakukan pada 2019, hanya 0,8% dari 889 responden yang melaporkan bahwa mereka belum pernah menggunakan produk perawatan kulit. Temuan ini menunjukkan tingginya penggunaan skincare di Indonesia, yang mengarah pada perkiraan bahwa dalam waktu dekat. Indonesia akan menjadi lima 797 | Volume 4 Nomor 2 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 797 Ae 811 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. terbesar pasar kosmetik di dunia. Menanggapi peluang tersebut, pemerintah tidak melewatkan kesempatan ini. Saat ini industri bidang kosmetik dipandang sebagai sektor kunci yang akan memainkan peran signifikan dalam memperbaiki perekonomian di masa depan (Huda & Purwanto, 2. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat para penggiat industri kosmetik semakin bersaing ketat. Untuk tetap kompetitif, bisnis perlu mengambil langkah-langkah strategis untuk meningkatkan minat beli pelanggan. Strategi pemasaran harus disesuaikan agar dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan pelanggan, sementara perhatian terhadap konsumen menjadi kunci dalam mempengaruhi keputusan pembelian produk untuk keperluan dan kebutuhan mereka. Selama proses pengambilan keputusan pembelian, pembeli tidak langsung memutuskan pilihannya. Mereka melewati berbagai tahap yang meliputi penentuan masalah, pencarian informasi, penilaian opsi, pengambilan keputusan pembelian, serta tindakan setelah pembelian. Tindakan setelah pembelian ini berdampak pada keputusan untuk mempertimbangkan kembali pembelian produk yang sama atau mencoba produk Jika konsumen memilih untuk membeli kembali, mereka cenderung langsung memutuskan pembelian saat menghadapi masalah, tanpa melalui tahapan-tahapan sebelumnya (Huda & Purwanto, 2. Tindakan pembelian konsumen dipengaruhi oleh preferensi mereka, yaitu kecenderungan untuk menyukai atau tidak menyukai suatu produk. Preferensi ini merupakan elemen kunci dalam proses memutuskan pembelian sebuah produk. Aspek psikologis, kepribadian, sosial, dan budaya merupakan faktor yang mempangaruhi perilaku seorang konsumen. Di antara faktor-faktor tersebut, budaya dan agama memiliki pengaruh yang paling signifikan dalam membentuk keinginan dan perilaku konsumen. Agama, sebagai bagian penting dari budaya, memiliki peran penting sebagai kunci dalam mempengaruhi perilaku serta keputusan pembelian. Dalam memilih produk, umat Muslim tidak hanya mempertimbangkan kegunaan, tetapi juga status halal-haramnya. Ini penting karena konsumsi produk halal atau haram dapat mempengaruhi kesehatan dan aspek kehidupan lainnya secara signifikan. Prinsip ini menjadikan konsumen Muslim lebih selektif dan tidak mudah mengonsumsi sembarang Situasi ini menciptakan kondisi pasar yang khas. Para pemasar menghadapi tantangan sekaligus peluang dalam upaya menjangkau konsumen Muslim. Mereka dituntut untuk mengembangkan dan menyediakan produk-produk halal yang sesuai dengan kebutuhan spesifik segmen pasar ini. Lebih lanjut, tren meningkatnya popularitas hijab di Indonesia serta menguatnya kesadaran akan produk halal telah menjadi pendorong bagi banyak produsen, khususnya di industri kosmetik, untuk melakukan inovasi dan menciptakan produk yang sejalan dengan kebutuhan dan preferensi konsumen (Muslim Nurlia, 2. METODE PENELITIAN Populasi dan Sampel Populasi merupakan wilayah generalisasi yang merujuk pada objek atau subjek dari suatu area untuk populasi pada pemakai skincare wardah di Kota Semarang, dari mana kesimpulan akan diambil oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya 798 | Volume 4 Nomor 2 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 797 Ae 811 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. Sugiyono, . Populasi penelitian tak terbatas yaitu semua orang yang membeli dan menggunkan produk merek Wardah. Sample adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi Solihat et al. , . sample ini Diperoleh sebanyak 96 responden yang akan berkontribusi dalam penelitian ini. Jumlah besaran sampel tersebut dinyatakan telah memenuhi syarat yaitu apabila >30 dan <500. Sampel penelitian melalui purposive sampling dihitung menggunakan dengan rumus Rao Purba dalam Solihat et al. , . sebagai berikut: ycsycs 2 . ycyc yccycc 2 Keterangan : = Total sampel = Nilai standar normal . ` = Perkiraan proporsi populasi . = 1-p = Rentang atau deviasi . %) Dengan menggunakan rumus tersebut jadi diperoleh perhitungan diantaranya: ,9. = 96. Tabel 3. 1 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional Variabel Definisi Konsep Indikator Prosedur yang dipilih Banyaknya produk Keputusan Pembelian konsumen sebelum wardah baru dengan (Y) melakukan pembelian merek yang berbeda suatu barang atau layanan perpindahan ke merek Konsumen merasa terdorong membeli produk skincare wardah dengan harga Konsumen mengecek kembali sebelum membeli barang produk skincare Kebiasan dalam membeli produk 799 | Volume 4 Nomor 2 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 797 Ae 811 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. Variabel Label Halal (X. Brand Ambassador (X. Gaya Hidup 800 | Volume 4 Nomor 2 2025 Definisi Konsep Label yang menjamin produk tidak mengandung bahan haram dan diproses sesuai prinsip halal, biasanya terdapat pada kemasan produk. Merupakan tokoh atau individu yang memiliki daya tarik, pengaruh serta kredibilitas tinggi dipercaya untuk mempromosikan produk Cara individu atau kelompok menjalani Indikator skincare wardah, melakukan pembelian Setelah melakukan pembelian produk skincare wardah konsumen merasa puas dan tidak puas terhadap suatu produk -Gambar yang berbentuk hasil tiruan berupa bentuk gambar tumbuhan,hewan -Sedangkan tulisan hasil dari menulis diharapkan bisa dibaca Putri & Walyoto, . Pengaruh, sebuah merek yang terkait Kesesuaian dan kecocokan antara merek dan selebriti Kredibilitas, konsumen melihat pengetahuan, keahlian yang relevan dan sumber dapat dipercaya untuk memberikan informasi yang objektif Daya Tarik, tampilan non fisik yang menarik suatu produk atau iklan Power yang dilakukan oleh narasumber untuk konsumen sehingga terpengaruh membeli Mahsyar & Gunawan, 2023 Aktivitas, tindakan yang Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 797 Ae 811 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. Variabel (X. Definisi Konsep hidupnya, yang mencakup pola kebiasaan, nilai, dan aktivitas sehari-hari Indikator dalam waktu luang sehari-hari seperti hobi, liburan, olahraga dll Minat,kesukaan, ketertarikan, keinginan Rutinitas, terhadap diri sendiri, social, dan Qalby et al. , . Jenis dan Sumber Data Jenis Penelitian ini adalah Kuantitatif yaitu memanfaatkan analisis numerik untuk mengkaji sampel, yang menjadi landasan dalam mengatasi permasalahan penelitian. Sumber Data menggunakan Data primer didapatkan melalui distribusi kuesioner secara langsung kepada responden dan data sekunder yang didapatkan melalui sumber-sumber refernsi untuk memperkuat argumentasi. Metode Analisis Tahap berikutnya setelah data terkumpul yaitu data akan dianalisi lebih lanjut sebagaimana dijelaskan oleh Sugiyono . Proses ini melibatkan perhitungan untuk menguji hipotesis, mengelompokkan data sesuai jenis responden dan variabel, penyusunan tabel, serta penyajian data. Guna menggambarkan relasi antara variabel yang diteliti, perlu menggunakan analisis regresi linier berganda untuk memberikan kemungkinan penelitian secara simultan dengan bentuk persamaan linear. Uji Instrumen Pengujian instrumen yang digunakan dilakukan untuk mengevaluasi apakah metode tersebut layak untuk digunakan. Proses ini bertujuan untuk memastikan ketepatan serta keakuratan alat ukur dalam melaksanakan fungsinya, sehingga diperoleh hasil yang mencerminkan tingkat validitas dan reliabilitas yang memadai. Hal ini memungkinkan peneliti untuk menarik kesimpulan yang akurat Sugiyono & Rahajeng, . Uji Validitas Validitas merujuk pada ketepatan pada instrumen yang digunakan untuk mengukur fungsinya untuk menilai apakah instrumen dapat dijalankan sesuai fungsinya Slamet Riyanto, . Uji validitas menampilkan kecocokan alat ukur dengan objek ukur guna memverifikasi kelayakan pertanyaan untuk menggambarkan suatu variabel menggunakan SPSS, dengan syarat: Jika r hitung Ou r tabel, pertanyaan valid. Jika r hitung O r tabel, pertanyaan tidak valid. 801 | Volume 4 Nomor 2 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 797 Ae 811 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. Uji Reliabilitas Reliabilitas berkaitan dengan stabilitas hasil pengukuran. Instrumen dianggap reliabel jika menghasilkan skor yang relatif sama ketika diuji berulang Untuk menentukan reliabilitas instrumen, digunakan kriteria: Jika nilai Cronbach Alpha Ou 0,60, maka instrumen dianggap reliabel. Jika nilai Cronbach Alpha O 0,60, maka instrumen dianggap tidak reliabel. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Digunakan untuk mengevaluasi nilai residual pada data dengan distribusi normal menggunakan rumus Kolmogorov-Smirnov Monica, . Dengan kriteria berikut: Apabila nilai probabilitas . Ou 0,05, data memiliki distribusi normal . Apabila nilai probabilitas . O 0,05, data tidak memiliki distribusi normal. Uji Multikolinieritas Digunakan untuk mendeteksi relasi pada variabel bebas dalam model regresi, pada data berdistirbus normal harusnya tidak saling berelasi antar variabel independennya. Apabila terdapat korelasi maka dianggap sebagai variabel ortogonal yang mengacu pada kondisi di mana variabel independen memiliki korelasi nol. Deteksi multikolinearitas dilakukan dengan cara mengkaji matriks hubungan variabel bebas serta menghitung nilai tolerance dan VIF. Berikut kriteria pengambilan keputusan: Jika nilai VIF Ou 10,000, maka akan terdeteksi adanya multikolinearitas. Jika nilai VIF O 10,000, maka tidak akan terjadi multikolinearitas. Uji Heterosskedastisitas Model regresi yang optimal sebaiknya tidak memiliki gejala yang menunjukkan ketidaksamaan varians antar residual atau tidak menunjukkan adanya heteroskedastisitas Wisudaningsi et al. , . Analisis Regresi Linier Berganda Digunakan untuk menampilkan keterikatan antara variabel independen dengan variabel dependen. Analisis Koefisiensi Determinan (R. Perubahan variabel dependen ditunjukkan melalui uji koefisien determinasi (R) dengan ditandai adanya perubahan pada variabel independen (X). Uji F Untuk menguji model regresi dari populasi yang nyatakan akurat apabila nilai F sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan (Ghani & Amalia, 2. Berikut kriterianya : ) Jika nilai sig < 0,05 atau F-hitung > F-tabel, adanya pengaruh simultan. ) Jika nilai sig >0,05 atau F-hitung < F-tabel, tidak adanya pengaruh simultan. 802 | Volume 4 Nomor 2 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 797 Ae 811 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. Uji Hipotesis (Uji-. Untuk mengukur sejauh mana pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen secara individu Ghozali, . Hipotesis dirumuskan dengan keyakinan 5%, dengan asumsi sebagai berikut: ) Jika nilai sig < 0,05 atau t hitung > t tabel. X berpengaruh terhadap Y ) Jika nilai sig > 0,05 atau t hitung < t tabel. X tidak berpengaruh terhadap Y HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Instrumen . Uji Validitas Sebagai bentuk penilaian indikator valid atau tidak valid dengan membandingan nilai r-tabel dengan r-hitung pada program SPSS. Dengan menghitung df = n . Ae 2, yaitu 96 Ae 2 = 94, dengan sig. = 0,05 dan uji dua sisi, sehingga nilai r tabel adalah 0,201. Jika nilai r-hitung lebih > r-tabel, maka indikator dianggap tidak valid. Berikut hasil uji validitas: Nilai r hitung melebihi nilai r tabel dalam uji validitas, sehingga indikator yang digunakan sebagai alat ukur dinyatakan valid. Uji Reliabilitas Fungsi uji ini untuk mengetahu konsistensi dari jawaban kuesioner. Apabila jawaban dari responden sama secara berkala saat pertanyaan diajukan sama maka kuesioner akan dianggap reliabel. Hasil uji pada tabel: Variabel bel Halal and Ambassador ya Hidup 803 | Volume 4 Nomor 2 2025 Cronbach Alpha 644Ou 0,60 0,794Ou 0,60 0,799Ou 0,60 Hasil Uji Reliabel Reliabel Reliabel Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 797 Ae 811 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. putusan Pembelian 0,870Ou 0,60 Reliabel Kuesioner penelitian ini dianggap reliabel karena diperoleh nilai Cronbach's alpha untuk variabel independen lebih dari 0,60. Uji Asumsi Klasik Perlu melalui uji asumsi klasik sebagai langkah awal memastikan data yang dipergunakan sudah memenuhi syarat. Uji Normalitas Pengujian model normalitas regresi menggunakan kolmogorov-smirnov dengan nilai sig > 0,05. Seharusnya data dihasilkan harus berdistribusi normal. Berikut hasil ujinya: One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardiz ed Residual Normal Parametersa,b Mean Std. Deviation Most Extreme Absolute Differences Positive Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Calculated from data. Lilliefors Significance Correction. This is a lower bound of the true significance. Hasil uji normalitas memperlihatkan bahawa nilai sig dari variabel independen lebih dari 0,05 sehingga dinyatakan normal. Uji Multikolinieritas Pengidentifikasi korelasi antara varibel independen dalam model regresi merupakan tujuan dilakukannya uji mulitkolinieritas untuk mengetahui hubungan signifikan antar variabel tersebut. Hasil pada tabel berikut: Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients 804 | Volume 4 Nomor 2 2025 Standardize Coefficients T Sig. Collinearity Statistics Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 797 Ae 811 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. Toleranc VIF Std. Error Beta (Constan. Label Halal Brand Ambassador Gaya Hidup 1. Dependent Variable: Keputusan Pembelian Nilai Tolerance untuk setiap variabel independen melebihi 0,1 dan nilai VIF Oleh karena itu, nilai-nilai ini memenuhi kriteria yang ditetapkan, tidak ada masalah multikolinieritas dan variabel independen seperti label halal, brand ambassador, dan gaya hidup tidak menunjukkan korelasi yang kuat satu sama lain. Uji Heteroskedastisitas Seharusnya dalam model regresi tidak menunjukkan adanya heteroskesdastisitas yang artinya setiap variansi dari penelitian harus tetap sama. Uji ini digunakan untuk menentukan perbedaan variansi antar penelitian yang berkemungkinan terjadi heteroskedastisitas. Pengujian dilakukan menggunakan uji Glejser, jika nilai sig. > 0,05 akan dianggap tidak mengalami heteroskedastisitas. Berikut hasil ujinya: Coefficientsa Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Beta Model Sig. (Constan. Label Halal Brand Ambassador Gaya Hidup Dependent Variable: ABS_RES2 Berdasarkan uji heteroskedastisitas, nilai sig. 0,085 untuk label halal, 0,322 untuk brand ambassador dan untuk gaya hidup 0,286. Hasil nilai sig. masing-masing variabel > 0,05, model regresi tidak bergejala heteroskedastisitas. Analisis Regresi Linier Berganda Untuk mengetahui adanya hubungan antara variavel dependen dan variabel independen diperlukan analisis regresi linier berganda. Berikut beberapa uji yang telah 805 | Volume 4 Nomor 2 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 797 Ae 811 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. Analisis Koefisiensi Determinan (R. Perlu diukur seberapa jauh kemampuan setiap variabel label. Dilakukan anaslisi koefisiensi determinan (R. ) ditunjukkan dari Adjusted r Square dan untuk hasilnya dapat dilihat pada tabel Model Summary Adjusted R Std. Error of Model R Square Square the Estimate Predictors: (Constan. Gaya Hidup. Brand Ambassador. Label Halal Sebesar 0,860 Adjusted R Square pada tabel. Artinya 86,0% . ,860 x 100%) keputusan pembelian di pengaruhi label halal, brand ambassador, dan gaya hidup, sedangkan sisanya sebanyak 14% . % - 0,14%) disebabkan faktor luar lainnya. Uji F Model regresi dinyatakan baik apabila pada uji F didapat nilai sig. F O 0,05. Berikut hasil uji F yang diperoleh: ANOVAa Model Regressi Sum of Squares Mean Square Residual Total Dependent Variable: Keputusan Pembelian Sig. Predictors: (Constan. Gaya Hidup. Brand Ambassador. Label Halal Diperoleh hasil fit atau baik dalam penelitian ini karena nilai F sebesar 58,931 dan sig. 0,000 lebih kecil dari 0,05. Uji t Setelah dilakukan analis regresi maka selanjutnya dilakukan uji lebih lanjut yaitu uji hipotesis atau uji t. Akan dapat diterima jika nilai sig O 0,05. Berikut hasil uji t yang diperoleh. Coefficientsa Unstandardized Standardized Model Coefficients Coefficients T Sig. 806 | Volume 4 Nomor 2 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 797 Ae 811 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. Std. Error Beta (Constan. Label Halal Brand Ambassador -. Gaya Hidup Dependent Variable: Keputusan Pembelian Dari hasil uji t yang telah dilakukan, maka pembuktian hipotesis perlu dilakukan seperti berikut : ) Hipotesis menyatakan adanya pengaruh label halal terhadap keputusan pembelian dilihat dari hasil uji t yang menunjukkan bahwa 5,258 dengan nilai 0,000 < 0,05. ) Berdasarkan hasil uji t didapatkan hasil 4,461 dan nilai sig. 0,000 kurang dari 0,05. Maka, dapat dikatakan bahwa brand ambassador dapat mempengaruhi keputusan pembelian dapat diterima. ) Hasil dari uji t dengan nilai 31,208 dan nilai sig. 0,000 kurang dari 0,05, dengan ini hipotesis menyatakan ada pengaruh gaya hidup terhadap keputusan pembelian diterima. ) Pengaruh Label Halal Terhadap Keputusan Pembelian Telah dibuktikan dengan uji t sebesar 5,258 dan sig 0,000 kurang dari 0,005 bahwa label halal memberikan perngaruh positif terhadap keputusan pembelian skincare merek Wardah khususnya di Kota Semarang. Standar suatu produk itu halal ditandai dengan lalel halal yang menempel pada packagingnya yang terjamin sesuai syariat agama islam. Kepercayaan dan keyakinan para konsumen tentunya akan sangat dipengaruhi oleh adanya label halal pada produk, terutama konsumen muslim yang biasanya yang sangat sensitif terhadap kehalalan suatu produk dan cenderung memilih produk yang halal sesuai aturan agama mereka. Produk Wardah telah memiliki sertifikasi halal pada produk mereka dengan demikian konsumen tidak perlu khawatir tentang bahan atau kandungan dalam produk karena telah terbukti aman dari proses atau bahan yang tidak halal. Wardah menampilkan produk yang mudah dijangkau oleh konsumen dengan harga yang mereka tawarkan juga terbilang relatif terjangkau, sehingga mendapatkan perhatian tersendiri oleh konsumen dengan banyak keunggulan yang produk Wardah tawarkan membuat konsumen tertarik untuk membeli. Studi yang dilakukan oleh Al Umar et al. , . menyatakan bahwa label halal merupakn faktor utama bagi umat Muslim untuk memutuskan membeli suatu produk sesuai dengan kaidah islam. Hal tersebut sejalan dengan penelitian yang diambil. ) Pengaruh Brand Ambassador Terhadap Keputusan Pembelian Brand ambassador terbukti mempengaruhi keputusan pembelian skincare merek Wardah di Kota Semarang. Bukti ini didasarkan pada hasil uji-t sebesar 4,461 807 | Volume 4 Nomor 2 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 797 Ae 811 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. dengan nilai sig. 0,000, yang lebih kecil dari 0,05. Brand ambassador umumnya adalah tokoh publik terkenal yang dipilih perusahaan untuk mempromosikan produk melalui iklan atau kampanye promosi, dengan tujuan untuk memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Penentuan brand ambassador yang tepat dan mampu menyampaikan pesan yang mudah dipahami konsumen maka hal ini akan lebih mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Pemilihan Dewi Sandra sebagai brand ambassador Wardah dinilai cukup tepat dengan citra dan pengaruh positifnya dimata masyarakat. Dewi Sandra cukup terkenal dikalangan masyarakat sebagai seorang penyanyi, model sekaligus pemain film. Selain itu. Dewi Sandra mampu menyampain pesan iklan skincare merek Wardah dengan komunikasi yang baik dan lugas sehingga isi pesan dapat diterima baik oleh konsumen maupun masyarakat. Kesan tersebut tentunya mempengaruhi konsumen ataupun masyarakat sehingga mempunyai ketertarikan dan keinginan untuk membeli serta mencoba produk skincare Wardah. Tidak hanya itu, dikenal sebagai publik figur senior. Dewi Sandra menunjukkan sikap dan prilaku yang baik selama menjalani dunia keartisan sehingga meningkatkan dan memperkuat nilai dan sudut pandang konsumen terhadap produk skincare merek Wardah. Untuk mempengaruhi minat konsumen perlunya pemilihan brand ambassador yang tepat. Pemilihan brand ambassador bertujuan untuk melambangkan keinginan, hasrat atau kebutuhan konsumen, sehingga dapat dengan mudah diterima dan mempengaruhi keputusan pembelian. Pernyataan tersebut konsisten sesuai dengan penelitian Handayani, . ) Pengaruh Gaya Hidup Terhadap Keputusan Pembelian Pola hidup seorang individu dilihat dari gaya hidup yang mereka gunakan sehari-hari. Dalam penelitian ini ditemukan fakta bahwa gaya hidup berpengaruh terhadap keputusan pembelian skincare merek Wardah di Kota Semarang. Temuan berlandaskan hasil dari uji t dengan nilai 31,208 dan nilai sig. 0,000 ebih kecil dari 0,05. Hal tersebut menujukkan skincare merek Wardah telah mampu memenuhi gaya hidup konsumen dalam menggunakan produk perawatan kulit sehingga lebih dipilih untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Hal ini ditunjukkan dengan adanya pembelian berulang terhadap produk skincare merek Wardah karena telah memberikan manfaat yang sesuai dengan harapan konsumen untuk memiliki kulit yang bersih dan sehat. Konsumen juga memiliki pendapat dan opini yang baik tehadap produk skincare merek Wardah yang secara keseluruhan berarti memiliki pandangan baik pada kehadiran produk skincare Wardah dengan telah menawarkan beragam manfaat sesuai dengan ragam pilihan produk yang ditawarkan. Dengan telah mampu memenuhi gaya hidup konsumen dalam menggunakan produk skincare untuk perawatan kulit dan wajah maka tentunya skincare merek Wardah harus terus meningkatkan varian produknya agar terus berkembang mengikuti kebutuhan konsumen sehingga produknya akan terus menjadi pilihan bagi konsumen untuk memenuhi gaya hidupnya dalam perawatan kulit. 808 | Volume 4 Nomor 2 2025 Economic Reviews Journal Volume 4 Nomor 2 . 797 Ae 811 E-ISSN 2830-6449 DOI: 10. 56709/mrj. Penelitian oleh Khairun, . mendukung adanya temuan pada penelitian ini dengan pernyataan bahwa adanya pengaruh positif signifikan antara gaya hidup dengan keputusan pembelian. KESIMPULAN DAN SARAN Penelitian ini memiliki kesimpulan label halal, brand ambassador dan gaya hidup terhadap pembelian skincare merek wardah. Berdasarkan kesimpulan bahwa label halal berpengaruh positif signikan terhadap keputusan pembelian, brand ambassador berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian, gaya hidup berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan pembelian. Konsumen membeli produk skincare merek wardah di Kota Semarang. Konsistensi dari ketiga variabel menunjukkan bahwa faktor yang memberikan dampak pada keputusan pembelian konsumen. Perusahaan skincare wardah lebih meningkatkan kualitas produk pada skincare wardah sehingga lebih cocok untuk konsumen. Dari penelitian menunjukkan bahwa brand ambassador dan label halal berpengaruh terhadap keputusan pembelian merek wardah konsumen di sarankan agar perusahaan memilih brand asmbassador yang sesuai dengan keriteria oleh konsumen, baik dari penampilan sikap atau fisik pada brand ambassador. Label halal terletak pada kemasan yang bertulisan logo halal sehingga lebih menrik DAFTAR PUSTAKA