KAPITAL EKONOMI VOL. 2 NO. 1 JULI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x FAKTOR-FAKTOR FUNDAMENTAL YANG MEMPENGARUHI HARGA SAHAM Eka Yulia Ningsih1. Bustanul Ulum2 Program Studi Akuntansi. Fakultas Ekonomi. Universitas Gresik Email: ekayulianingsi210703@gmail. com , bustanululum@unigres. Article Info Article history: Submitted: 05 June 2024 Revised: 28 June 2024 Accepted: 21 July 2024 Abstract PurposeAi This research aims to empirically test the influence of solvency, profitability and activity on stock MethodAi this researcher uses a quantitative Where the population of this study is food and beverage companies listed on the Indonesian stock exchange in 2018-2022. The sampling method was purposive sampling, obtaining a sample of 9 The analytical method used is multiple linear regression analysis calculated using the SPSS version 25 application. FindingAi The first finding explains that solvency has a significant negative effect on share prices. The second finding explains that profitability has a significant positive effect on share prices. The third finding explains that activity has a significant positive effect on stock prices. The fourth finding explains that solvency, profitability and activity have a significant effect on share prices. ImplikasiAi The practical implications of this research can help universities, future researchers and Theoretical implications are supported by agency theory and signaling theory. OriginalityAi The results of the researcher's observations found the same research on the same topic as the topic of fundamental factors that influence stock Keywords-- Solvency. Profitability. Activity. Share Prices PENDAHULUAN Analisis fundamental adalah tekinik analisa yang memperhitungkan berbagai faktor, seperti kinerja perusahaan, analisis persaingan usaha, analisis industri. Corresponding Author : bustanululum@unigres. KAPITAL EKONOMI VOL. 2 NO. 1 JULI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x analisis ekonomi, dan pasar mikro-makro. Dari sini dapat diketauhi apakah perusahaan tersebut masih sehat atau tidak, dari pengecekan tersebut, investor dapat mengetahiu mana perusahaan yang dalam kondisi baik dan bisa dipilih untuk investasi (Amri & Mufti, 2. Analisis ekonomi bertujuan untuk mengetahui prospek bidang usaha suatu perusahaan. Karena dalam analisis ekonomi berpengaruh terhadap peningkatan keuntungan perusahaan. Perusahaan yang baik akan sangat mempengaruhi profitabilitas perusahaan dimasa yang akan datang. Analisis fundamental juga berfokus pada gejala ekonomi masa depan dan juga dapat memprediksi kemungkinan perubahan pasar dalam jangka pendek dan panjang. Analisis industri merupakan tahapan melakukan analisis fundamental, karena untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan beberapa sektor dari jenis industri Investor sangat mementingkan hal ini ketika menganalisis fundamental sepertipenjualan perusahaan, laba perusahaan, kebijakan pemerintah, persaingan bisnis, dan harga saham perusahaan sejenis. Adapun analisis perusahaan dalam analisis fundamental untuk memahami bagaimana kinerja perusahaanselama mengelola perusahaan. Semaki baik perusahaan, semakin besar keuntungan yang dihasilkannya. Jika kinerja perusahaan tidak baik, maka akan mempengaruhi perkembangan perusahaan ke depan (Rochim & Nur Asiyah. Faktor Fundamental ada 2 faktor yaitu Faktor Internal dan Faktor Eksternal Faktor internal adalah faktor yang timbul dari dalam perusahaan serta berkaitan dengan kinerja keuangan seperti kualitas manajemen pada perusahaan, struktur modal, profitabilitas, struktur hutang pertumbuhan penjualan, kebijakan deviden. Faktor internal dapat dikatakan sebagai kondisi perusahaan yang sahamnya dibeli oleh investor. sebelum melakukan investasi para investor akan memperhatikan faktor internal pada perusahaan tersebut. Selain faktor internal harga saham juga dipengaruhi dengan faktor eksternal. Faktor eksternal merupakan faktor yang bersumber dari luar perusahaan (Makro ekonomi dan harga komoditas pasa. Pada penelitian ini menggunakan nilai tukar dan inflasi untuk melihat perkemabangan harga saham. Nilai Tukar merupakan harga mata uang pada suatu negara yang dinyatakandalam mata uang negara lain. Perusahaan subsektor food and beverage melakukan aktifitas perdagangan Internasional yang relative tinggi melalui ekspor yang menyebabkan sektor food and beverage sangat sensitif terhadap nilai tukar. Solvabilitas adalah salah satu aspek utama dalam analisis rasio keuangan yang digunakan untuk menilai kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka panjang. Istilah solvabilitas merujuk pada tingkat keamanan bagi keuangan perusahaan dalam menghadapi kewajiban jangka panjang (Tuharea. Rasio solvabilitas menggunakan Debt to Equity Ratio (DER) merupakan rasio yang membandingkan jumlah hutang terhadap ekuitas Profitabilitas merupakan suatu kemampuan perusahaan untuk memperoleh suatu keuntungan dari usahanya. Rasio profitabilitas mengkur suatu kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba dengan menggunakan sumber-sumber yang memiliki perusahaan, seperti aset, modal dan penjualan perusahaan (Logo&Masqudi 2. Dalam penelitian (Kadim & Sunardi, 2. rasio profitabilitas menggunakan Return on Assets (ROA). ROA adalah menunjukkan Corresponding Author : bustanululum@unigres. KAPITAL EKONOMI VOL. 2 NO. 1 JULI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x seberapa besar kemampuan perusahaan menghasilkan laba dengan memanfaatkan aktiva yang dimilikinya. Aktivitas merupakan komponen penting dalam analisis rasio keuangan yang bertujuan untuk menilai efisiensi dan produktivitas operasional suatu perusahaan. Istilah aktivitas mencakup sejumlah metrik yang menggambarkan seberapa baikperusahaan menfaatkan asetnya untuk menghasilkan penjualan dan pendapatan(Tuharea, 2. Aktivitas menggunakan Total Asset Turnover (TATO) adalah digunakan untuk menilai perputaran semua asset yang dimiliki sebuah perusahaan ,terhadap berapa jumlah rupiah yang di peroleh Teori yang berhubungan dengan penelitian ini yaitu teori agensi . gency theor. dan teori sinyal . ignalling theor. Teori agensi menjelaskan tentang sebuah perusahaan terdapat dua pihak yang saling berinteraksi. Pihak tersebut adalah pemilik perusahaan dan manajemen perusahaan. pemilik perusahaan . emilik saha. disebut sebagai principal, sedangkan manajemen perusahaan yaitu orang yang diberi kewenangan oleh pemilik saham untuk menjalankan perusahaan yang disebut agen. Penelitian yang dilakukan oleh (Putri dkk. , 2. dan (Artavia dan Manunggal, 2. menunjukkan bahwa solvabilitas berpengaruh negatif terhadap harga saham, sedangkan menurut (Salma & Syafrudin, 2. dan (Riska & Krido,2020 ) bahwa solvabilitas berpengaruh positif terhadap harga saham. mengemukakan bahwa solvabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Dari hasil penelitian (Vianastie dkk. , 2. dan (Kusuma & Agustiningsih. , 2. tentang profitabilitas mengemukakan hasil bahwa profitabilitas berpengaruh terhadap harga saham, sedangkan menurut (Putri dkk, 2. dan ( Afie & Djawoto, 2. tidak berpengaruh terhadap harga saham. (Saputri dan Kristanti, 2. dan (Adipalguna & Suarjaya, 2. , berpengaruh terhadap harga saham. Namun ada perbedaan terkait dengan aktivitas menurut (Nabella & Munandar, 2. dan (Candra & Wardani, 2. , tidak berpengruh terhadap harga saham. Berdasarkan fenomena perbedaan dari hasil penelitian (Fachur&Meliza,2. solvabilitas secara signifikan tidak berpengaruh terhadap harga saham, dikarenakan jika solvabilitas perusahaan tinggi berarti aktiva perusahaan lebih besar dibiayai oleh hutang . Profitabilitas menurut (Yunazar dkk,2. memiliki pengaruh terhadap harga saham, dikarenakan jika profitabilitas semakin besar artinya mencerminkan informasi yang positif bagi investor dalam melakukan investasinya dan Aktivitas menurut (Adipaluna&Suarjaya,2. berpengaruh positif terhadap harga saham ,dikarenakan aktivitas yang semakin baik menunjukkan bahwa perusahaan tersebut telah mengelola asetnya secara benar dan efektif. Berdasarkan hasil penelitian terdahulu dapat dilihat dari variabel-variabel yang digunakan memiliki arah pengaruh yang berbeda-beda terhadap harga saham. Untuk itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul AuFAKTORFAKTOR FUNDAMENTAL YANG MEMPENGARUHI HARGA SAHAM AoAo LANDASAN TEORI Teori Agensi (Agency Theor. Menurut Jensen dan Meckling . mengemukakan bahwa hubungan keagenan terjadi ketika principal mewakilkan wewenangnya pada agen untuk melakukan beberapa pelayanan pada principal dan dikonseptualisasikan dalam perusahaan sebagai serangkaian kontrak dimana hak-hak diwakilkan kepada Corresponding Author : bustanululum@unigres. KAPITAL EKONOMI VOL. 2 NO. 1 JULI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x beberapa kelompok pelaku (Pranita, 2. Teori Agensi adalah teori yang membahas tentang hubungan antara prinsipal . emilik atau pihak yang memberikan wewenan. dan agen . ihak yang bertindak atas nama prinsipa. Dalam teori ini, agen dianggap ingin memaksimumkan keuntungan mereka. Hubungan ini biasanya diatur dalam bentuk kontrak (Sari, 2. Teori Sinyal (Signalling Theor. Signalling theory (Teori sinya. dicetuskan pertama kali oleh Michael Spence . yang menjelaskan bahwa pihak pengirim . emilik informas. memberikan suatu isyarat atau sinyal berupa informasi yang mencerminkan kondisi suatu perusahaan yang bermanfaat bagi para pihak penerima . (Nengsih, 2. Menurut Fahmi . Signalling Theory adalah teori yang membahas tentang naik turunnya harga di pasar sehingga akan memberikan pengaruh pada keputusan investor (Saputri dan Kristanti, 2. Hubungan teori sinyal dalam penelitian ini terdapat pada profitabilitas . Karena dengan profitabilitas tinggi menunjukkan kinerja keuangan perusahaan tersebut baik maka investor akan tertarik untuk menginvestasikan dananya yang berupa surat berharga atau saham (Eksandy dan Sari, 2. Solvabilitas Solvabilitas adalah salah satu aspek utama dalam analisis rasio keuangan yang digunakan untuk menilai kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka panjangnya . Istilah solvabilitas merujuk pada tingkat keamanan keuangan perusahaan dalam menghadapi kewajiban jangka panjang ,seperti hutang jangka panjang ,obligasi dan pinjaman dengan jangka waktu yang lebih dari satu tahun. Analisis rasio memberikan wawasan yang berharga kepada pemangku kepentingan, termasuk investor ,kreditur ,dan manjemen perusahaan (Tuharea, 2. Salah satu metode yang umum digunakan untuk mengukur solvabilitas perusahaan adalah dengan menggunakan rasio Debt to Equity Ratio (DER). DER menggambarkan proporsi utang dan ekuitas dalam struktur modal Rasio ini dihitung dengan membagi total utang perusahaan dengan total ekuitasnya (Andika Putra dkk. , 2. Profitabilitas Profitabilitas adalah salah satu aspek utama dalam analisis rasio keuangan yang menjadi perhatian utama para pemangku kepentingan dalam menilai kinerja dan kesehatan keuangan suatu perusahaan . Istilah ini merujuk pada kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan atau laba dari operasinya dalam suatu periode waktu tertentu . Tingkat profitabilitas merupakan indikator penting yang menggambarkan sejauh mana perusahaanberhasil dalam mengubah investasi dan usaha menjadi hasil yang menguntungkan (Tuharea, 2. Rasio ini menggunakan Return On Assets (ROA) merupakan rasio keuangan perusahaan yang terkait dengan potensi untuk mendapatkan keuntungan atau laba pada tingkat pendapatan, aset dan juga modal atas aktiva yang dipergunakan (Arifaturrohmah dkk. , 2. Aktivitas Analisis aktivitas merupakan komponen penting dalam analisis rasio keuangan yang bertujuan untuk menilai efisiensi dan produktivitas operasional suatu Istilah aktivitas menjacup sejumlah metrik yang menggambarkan seberapa baik perusahaan memanfaatkan asetnya untuk menghasilkan penjualan dan pendapatan . Dalam konteks ini , aktivitas mengacu pada berbagai tindakan atau operasi yang dilakukan oleh perusahaan sehari-hari dalam menjalankan Corresponding Author : bustanululum@unigres. KAPITAL EKONOMI VOL. 2 NO. 1 JULI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x bisnisnya (Tuharea, 2. Aktivitas menggunakan Total Asset Turnover (TATO) adalah digunakan untuk menilai perputaran semua asset yang dimiliki sebuah perusahaan ,terhadap berapa jumlah rupiah yang di peroleh. Harga Saham Harga saham merupakan salah satu indikator keberhasilan pengelolaan perusahaan, jika harga saham suatu perusahaan selalu mengalami kenaikan, maka investor atau calon investor menilai bahwa perusahaan berhasil dalam mengelola usahanya. Kepercayaan investor atau calon investor sangat bermanfaat bagi perusahaan, karena semakin banyak orang yang percaya terhadap perusahaan maka keinginan untuk berinvestasi pada perusahaan itu semakin kuat. Semakin banyak permintaan terhadap saham suatu perusahaan maka dapat menaikkan harga saham tersebut. Jika harga saham yang tinggi dapat dipertahankan maka kepercayaan investor atau calon investor terhadap perusahaan juga semakin tinggi dan hal ini dapat menaikkan nilai perusahaan. Sebaliknya, jika harga saham mengalami penurunan terus menerus berarti dapat menurunkan nilai perusahaan di mata investor atau calon investor (Nazariah dkk. Saham Saham merupakan membeli sebagian kepemilikan perusahaan, dan berhak atas perolehan keuntungan Menurut Fahmi . saham adalah tanda bukti bukti penyertaan kepemilikan modal atau dana pada suatu perusahaan . Dengan kertas tercantum dengan jelas nilai nominal , nama perusahaan dan di ikuti dengan hak dan kewajiban yang dijelaskan kepada setiap pemegangnya yang siap untuk di jual . Saham digunakan sebagai salah satu alat untuk mencari tambahan dana (Oktaviani & Agustin. Kerangka Konseptual Kerangka konseptual adalah suatu hubungan atau kaitan antara konsep satu terhadap konsep yang lainnya dari masalah yang ingin diteliti (Laylan & Harahap. Gambar 1: Kerangka Konseptual Solvabilitas (X. Harga Saham (Y) Profitabilitas (X. Aktivitas (X. Corresponding Author : bustanululum@unigres. KAPITAL EKONOMI VOL. 2 NO. 1 JULI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x METODE PENELITIAN Jenis dan Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif yaitu hasil penelitian yang kemudian diolah dan dianalisis untuk di ambil kesimpulannya ,artinya penelitian yang dilakukan adalah penelitian yang menekannkan analisisnya pada data-data numeric (Ayuningtyas & Bagana. Definisi Operasional Penelitian Pada penelitian ini diperoleh tiga macam variabel penelitian, yaitu Variabel Independen (Solvabilitas. Profitabilitas dan Aktivita. Variabel Dependen (Harga Saha. Populasi. Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah 9 perusahaan sub-sektor food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2018-2022. Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi Bila populasi besar ,dan peneliti tidak mengkin mempelajari semua yang ada pada populasi ,misalnya karena keterbatasan diambil dari populasi itu. Apa yang dipelajari dari sampel itu ,kesimpulannya akan dapat diberlakukan untuk populasi (Sugiyono, 2022 : . Sugiyono . menyatakan bahwa sampel merupakan bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi Metode Pengumpulan Data Metode pengumpulan data merupakan Langkah yang paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data. Tanpa mengetahui Teknik pengumpulan data, maka peneliti tidak akan mendapatkan data yang memenuhi standar data yang ditetapkan (Sugiyono, 2. Metode Analisis Data Uji Statistik Deskriptif Statistik deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi (Sugiyono, 2022:. Statistik deskriptif dapat digunakan bila peneliti hanya ingin mendeskripsikan data sampel dan tidak ingin membuat kesimpulan yang berlaku untuk populasi dimana sampel diambil (Sugiyono, 2022:. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi, variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal. Seperti diketahui bahwa uji t dan F mengasumsikan bahwa nilai residual mengikuti distribusi normal. Jika asumsi ini dilanggar maka uji statistik menjadi tidak valid untuk jumlah sampel kecil (Ghozali, 2018:. Uji Heteroskodastisitas Corresponding Author : bustanululum@unigres. KAPITAL EKONOMI VOL. 2 NO. 1 JULI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan varian dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang Jika varian dari residual satu pengamatan ke pengamatan lain tetap, maka disebut heteroskedastisitas (Ghozali, 2018:. Uji Multikolonieritas Uji multikolonieritas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas . Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi di antara variabel independen. Jika variabel independen saling berkorelasi, maka variabel-variabel ini tidak ortogonal. Variabel ortogonal yaitu variabel independen yang nilai korelasi antar sesama variabel independen sama dengan nol (Ghozali, 2018:. Uji Autokorelasi Uji autokorelasi bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi linier ada korelasi antara kesalahan pengganggu pada periode t dengan kesalahan pengganggu pada periode t-1 . Jika terjadi korelasi, maka dinamakan ada problem autokorelasi (Ghozali, 2018:. Model regresi yang baik yaitu yang tidak memiliki adanya masalah autokorelasi. Uji autokorelasi pada penelitian ini menggunakan Uji Durbin-Waston. Uji Linieritas Uji linieritas ini digunakan untuk melihat apakah spesifikasi model yang digunakan sudah benar atau tidak (Ghozali, 2018:. Dua variabel dikatakan mempunyai hubungan yang linier bila signifikan . ada kolom Deviation for Liniearit. >0,05, atau jika signifikansi . ada kolom F Liniearit. <0,05. Uji Regresi Linier Berganda Analisis regresi linier berganda adalah metode analisis yang digunakan untuk mengukur pengaruh dua variabel atau lebih dan untuk menunjukkan serta menentukan hubungan antara variabel independen dan variabel dependen (Ghozali, 2018:. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu varibel independen menggunakanSolvabilitas,Profitabilitas dan Aktivitas. Sedangkan variabel dependen pada penelitian ini yaitu harga saham. Uji Hipotesis Uji t Uji t dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen, apakah pengaruh yang dihasilkan signifikan atau tidak (Ghozali, 2018:. Pada penelitian ini, uji t digunakan untuk mengetahui secara parsial apakah variabel Solvabilitas yang diproksikan Debt to Equity Ratio (DER). Profitabilitas yang diproksikan Return on Asset (ROA), dan Aktivitas yang diproksikan Total Asset Turnover (TATO) terhadap harga saham Uji F Uji F atau uji koefisien regresi secara bersama-sama yaitu untuk mengetahui pengaruh variabel independen secara serentak terdahap variabel dependen, apakah pengaruhnya signifikan atau tidak (Ghozali, 2018:. Dalam penelitian ini, uji F betujuan untuk mengetahui apakah variabel Solvabilitas yang diproksikan Debt to Equity Ratio (DER). Profitabilitas yang diproksikan Return on Asset (ROA), dan Aktivitas yang diproksikan Total Asset Turnover (TATO) berpengaruh secara simultan terhadap harga saham. Corresponding Author : bustanululum@unigres. KAPITAL EKONOMI VOL. 2 NO. 1 JULI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Koefisien Determinan (R. Koefisien Determinasi (R. mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel dependen. Nilai koefisien determinasi adalah antara 0 dan 1. Nilai R2 yang kecil berarti kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen amat terbatas. Nilai yang mendekati satu berarti variabel independen memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variasi variabel dependen (Ghozali, 2018:. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Uji Statistik Deskriptif Tabel 1 Statistik Deskriptif Variabel Solvabilitas Profitabilitas Aktivitas Harga Saham Minimum 0,17 -0,03 0,01 5,59 Maximum 2,46 0,37 4,06 9,32 Mean 1,1760 0,0576 0,6389 7,0669 Std. Deviation 0,71420 0,06743 0,66185 0,98145 Variabel Solvabilitas yang diproksikan debt to asset ratio (DER) memiliki nilai minimum 0,17, nilai maksimum 2,46, nilai rata-rata 1,1760, dan standar deviasi sebesar 0,71420. Perusahaan terkait yang memiliki nilai Solvabilitas terendah yaitu perusahaan (LSIP) PT PP London Sumatera Indonesia Tbk pada tahun 2021 dan (LSIP) PT PP Landon Sumatera Indonesia Tbk 2022, sedangkan perusahaan yang memiliki Solvabilitas tertinggi yaitu perusahaan (TBLA) PT Tunas Baru Lampung Tbk pada tahun 2022. Variabel Profitabilitas yang diproksikan return on assets (ROA) memiliki nilai minimum -0,03, nilai maksimum 0,37, nilai rata-rata 0,0576, dan standar deviasi sebesar 0,06743. Perusahaan terkait yang memiliki Profitabilitas terendah yaitu perusahaan (SSMS) PT Sawit Sumbernas Sarana Tbk pada tahun 2020 dan (SSMS) PT Sawit Sumbernas Sarana Tbk pada tahun 2019, sedangkan perusahaan yang memiliki Profitabilitas tertinggi yaitu perusahaan (DSNG) PT Dharma Stya NusantaraTbk pada tahun 2018. Variabel Aktivitas memiliki nilai minimum 0,01, nilai maksimum 4,06, nilai rata-rata 0,6389, dan standar deviasi sebesar 0,66185. Perusahaan terkait yang memiliki Aktivitas terendah yaitu perusahaan ( COCO) PT Wahana Interfood Nusantara Tbk terjadi pada tahun 2019 dan (DSNG) PT Dharma Satya Nusantara Tbk pada tahun 2021, sedangkan Aktivitas tertinggi yaitu (DSNG) PT Dharma Satya Nusantara Tbk terjadi pada tahun 2018. Harga Saham diketahui memiliki nilai minimum 5,59, nilai maksimum 9,32, nilai rata-rata 7,0669, dan standar deviasi sebesar 0,98145. Perusahaan terkait yang memiliki Harga Saham terendah yaitu perusahaan (COCO) PT Wahana Interfood Nusantara Tbk pada tahun 2022, sedangkan perusahaan yang memiliki Harga saham tertinggi yaitu perusahaan (ICBP) PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk pada tahun 2019. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Corresponding Author : bustanululum@unigres. KAPITAL EKONOMI VOL. 2 NO. 1 JULI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Tabel 2 Uji Normalitas Indikator Asymp. Sig. -taile. Nilai ,200 Berdasarkan uji normalitas di atas dapat diketahui bahwa hasil tingkat kolimogrov-smirnov menunjukkan nilai Asymp. Sig. -taile. sebesar 0,200 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa nilai residual berdistribusi normal. Uji Heteroskodastisitas Tabel 3 Uji Heteroskodastisitas Model Solvabilitas Profitabilitas Aktivitas Sig. -taile. 0,541 0,064 0,517 Berdasarkan hasil uji gejser pada tabel di atas diperoleh nilai signifikansi solvabilitas sebesar 0,541, untuk profitabilitas memiliki nilai signifikansi sebesar 0,064, aktivitas memiliki nilai signifikan sebesar 0,517. Hal ini menunjukkan bahwa masing-masing variabel bebas pada uji ini memiliki nilai signifikansi di atas 0,05 yang artinya pada data penelitian yang di analisis tidak terjadi masalah heteroskedastisitas. Uji Multikolonieritas Tabel 4 Uji Multikolponieritas Model Solvabilitas Profitabilitas Aktivitas Tolerance 0,873 0,264 0,259 VIF 1,146 3,782 3,868 Berdasarkan tabel diatas pada uji multikolonieritas dapat diketahui bahwa nilai tolerance solvabilitas sebesar 0,873 > 0,10 dan VIF 1,146 < 10. Nilai tolerance profitabilitas sebesar 0,264 > 0,10 danVIF 3,782 < 10. Nilai tolerance aktivitas sebesar 0,259 > 0,10 dan VIF 3,868 < 10. Hasil tersebut menunjukkan semua nilai tolerance lebih dari 0,10 dan nilai VIF kurang dari 10, maka variabel penelitian dianggap bebas dari gejala multikolonieritas. Sebagaimana hasil analisis di atas dapat dinyatakan bahwa variabel dalam penelitian ini dapat dinyatakan tidak mengalami gangguan multikolonieritas. Uji Autokorelasi Tabel 5 Uji Autokorelasi Model ,549 R Square 0,302 Adjusted R Square 0,230 Corresponding Author : bustanululum@unigres. Std. Error of the Estimate 0,85880 DurbinWaston 2,290 KAPITAL EKONOMI VOL. 2 NO. 1 JULI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Berdasarkan tabel diatas maka dapat dilihat dari Durbin-Waston adalah sebesar 2,290, jumlah sampel . dan variabel bebas . Berdasarkan pengambilan keputusan ada atau tidaknya autokorelasi yang diberikan ketentuan nilai dU sebesar 1,666 lebih kecil dari nilai DW sebesar 2,290 dengan syarat dibawah 4-dU yaitu 2,334 yang menunjukkan bahwa nilai DW berada diantara daerah dU dengan 4-dU . ,666<2,290<2,. maka dapat disimpulkan bahwa data tersebut tidak terjadi adanya autokorelasi secara negatif maupun positif. Uji Linieritas Tabel 6 Uji Linieritas Deviation from Linearity Solvabilitas Profitabilitas Aktivitas Sig. 0,612 0,215 0,144 Berdasarkan hasil pada tabel di atas dapat diketahui bahwa : Nilai signifikan baris deviation from linearity untuk variabel Solvabilitas yang dirpoksikan debt to equity ratio (DER) yaitu sebesar 0,612, yang artinya lebih besar dari 0,05, hal ini menunjukkan bahwa kedua variabel Solvabilitas mempunyai hubungan linier terhadap harga saham. Pada variabel Profitabilitas yang diproksikan return on assets (ROA) diperoleh nilai signifikan pada baris deviation from linearity sebesar 0,215, yang berarti lebih besar dari 0,05 hal ini menunjukkan bahwa profitabilitas mempunyai hubungan linier terhadap harga saham Pada variabel Aktivitas diperoleh nilai signifikan pada baris deviation from linearity sebesar 0,144 yang berarti lebih besar dari 0,05 hal ini menunjukkan bahwa aktivitas mempunyai hubungan linier terhadap harga saham Uji Regresi Linier Berganda Tabel 7 Persamaan I Unstandardized Coefficients 7,279 -0,295 5,188 -0,523 Model . Solvabilitas Profitabilitas Aktivitas Berdasarkan hasil uji regresi linier berganda yang diperoleh pada tabel diatas dapat dirumuskan persamaan regresi linier berganda sebagai berikut : Y = 7,279 - 0,295X1 5,188X2 -0,523X3 u Nilai konstanta sebesar 7,279 dapat diartikan bahwa jika semua variabel independen solvabilitas yang diproksikan debt to equity ratio (DER), dan profitabilitas yang diproksikan return on assets (ROA) dianggap konstanta atau nilainya = 0, maka harga saham perusahaan mengalami kenaikan sebesar 7,279 Corresponding Author : bustanululum@unigres. KAPITAL EKONOMI VOL. 2 NO. 1 JULI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Koefisien regresi Solvabilitas (X. sebesar -0,295 dapat diartikan bahwa setiap kenaikan 1 satuan pada solvabilitas, maka pada harga saham (Y) perusahaan mengalami penurunan sebesar -0,295. Koefisien regresi profitabilitas (X. sebesar 5,188 dapat diartikan bahwa setiap kenaikan 1 satuan pada profitabilitas, maka pada harga saham (Y) perusahaan mengalami kenaikan sebesar 5,188. Koefisien regresi Aktivitas (X. sebesar -0,523 dapat diartikan bahwa setiap kenaikan 1 satuan pada aktivitas, maka pada harga saham (Y) perusahaan mengalami penurunan sebesar -0,523. Uji Hipotesis Uji t Table 8 Persamaan I Model Solvabilitas Profitabilitas Aktivitas -2,281 2,171 -2,369 Sig. 0,038 0,025 0,034 Pengaruh Solvabilitas Terhadap Harga Saham (H. Diperoleh hasil thitung sebesar -2,281 sedangkan ttabel 2,021, maka nilai thitung > Sementara nilai signifikansi Solvabilitas (X. yaitu sebesar 0,038 < 0,05, sehingga dari hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa solvabilitas berpengaruh negatif signifikan terhadap harga saham ditolak. Pengaruh Profitabilitas Terhadap Harga Saham (H. Diperoleh hasil thitung sebesar 2,171 sedangkan ttabel sebesar 2,021, maka nilai thitung > ttabel. Sementara nilai signifikansi profitabitas (X. yaitu sebesar 0,001 < 0,05, sehingga dari hasil uji tersebut maka dapat disimpulkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham diterima. Pengaruh Aktivitas Terhadap Harga Saham (H. Diperoleh hasil thitung sebesar -2,369 sedangkan ttabel sebesar 2,021, maka nilai thitung > ttabel. Sementara nilai signifikansi aktivitas (X. yaitu sebesar 0,034 < 0,05, sehingga dari hasil uji tersebut maka dapat disimpulkan bahwa aktivitas berpengaruh negatif signifikan terhadap harga saham diterima. Uji F Table 9 Persamaan I Model Regression Residual Total Sum of Squares 3,019 Mean Square 1,001 39,344 42,363 0,960 3,358 Sig. ,038 Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat hasil Fhitung menunjukkan nilai 3,358 lebih besar dari Ftabel sebesar 3,204 dengan nilai signifikansi 0,001 > 0,05, dapat diambil kesimpulan bahwa ketiga variabel independen tersebut secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap variabel dependen. Corresponding Author : bustanululum@unigres. KAPITAL EKONOMI VOL. 2 NO. 1 JULI 2024 P-ISSN : x-x E-ISSN: x-x Dengan demikian. Solvabilitas. Profitabilitas dan Aktivitas secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham. Koefisien Determinan (R. Table 10 Koefisien Determinan (R. Model ,563 R Square 0,317 Adjusted R Square 0,267 Std. Error of the Estimate 0,52068 Koefisien determinasi (R. digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh yang ditimbulkan Solvabilitas. Profitabilitas, dan Aktivitas terhadap harga saham. Dari hasil output regresi diatas diperoleh nilai R square sebesar 0,317. Nilai ini menunjukkan seberapa besar pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen yaitu sebesar 0,317 atau sebesar 31,7%. Dengan demikian masih ada variabel lain yang ikut mempengaruhi besarnya harga saham, yaitu sebesar 68,3% . % - 31,7%). KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian berikut membuktikan bahwa Solvabilitas. Profitabilitas dan Aktivitas sebagai variabel Independen ,dan harga saham sebagai variabel dependen pada perusahaan manufaktur sub sektor food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2018-2022. Hasil penelitian ini membuktikan hasil bahwa: Solvabilitas yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER) berpengaruh negatif signifikan terhadap harga saham. Semakin tinggi rasio hutang terhadap ekuitas semakin besar proporsi utang dalam struktur modal perusahaan Profitabilitas yang diproksikan dengan return on Asset (ROA) berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham. Semakin tinggi profitabilitas perusahaan maka pengaruhnya akan meningkatkan harga saham, begitu juga sebaliknya semakin rendah profitabilitas perusahaan maka pengaruhnya akan menurunkan harga Aktivitas yang diproksikan dengan Total Asset Turnover (TATO), berpengaruh positif signifikan terhadap harga saham. Total asset turnover yang semakin baik menunjukkan bahwa perusahaan tersebut telah mengelola asetnya secara benar dan efektif . Solvabilitas ,Profitabilitas dan Aktivitas secara simultan berpengaruh terhadap harga saham pada perusahaan food and beverage SARAN